Analisa US OIL (WTI) Mingguan: Peluang Dari Tekanan Jual Minggu Lalu

Ardi99 21 Aug 2018 559
Dibaca Normal 4 Menit

Setelah menembus arus kenaikan D1, harga berusaha menguat di sekitar EMA-200. Tekanan Volume akan menjadi penentu arah pergerakan US Oil minggu ini.



Halo pembaca, saya melihat adanya suatu peluang entry di komoditas US OIL. Harga membentuk pola dan reaksi yang menarik untuk peluang hari ini sampai 24 Agustus 2018.

Simak US OIL dalam Daily Chart berikut:

US Oil Daily - 21 Agustus

Dalam gambar chart di atas, tekanan jual minggu lalu telah membuat harga menembus arus kenaikan sebelumnya. EUR/JPY kini kembali bergerak korektif di sekitar garis EMA-200. Secara teknikal, saya melihat harga masih cenderung berada dalam tekanan jual yang cukup baik sejak beberapa minggu lalu. Oleh karena itu, saya coba memetakan area konfirmasi untuk melihat reaksi apa yang akan coba dibentuk harga di dalam area ini dan terhadap garis EMA-200, untuk kejelasan arah dan tren di minggu ini.

Untuk ulasan entry minggu ini, mari kita simak US OIL dalam 4-hour chart berikut:

US Oil H4 - 21 Agustus

Mari kita analisa gambar di atas untuk entry terbaik kita. Saya sudah menentukan Level Support dan Resistance berikut:

  • Resistance2 (R2) : 68.76
  • Resistance1 (R1): 66.75
  • Support1 (S1): 64.34
  • Support2 (S2): 62.24

Berdasarkan gambar di atas, harga pekan lalu lebih cenderung bergerak dalam tekanan jual yang cukup kuat dari segi Volume dan ukuran candle Bearish. Berdasarkan kondisi tersebut, saya membuat garis yang menggambarkan arus Downtrend mingguan, dipertegas dengan posisi harga yang masih berada di bawah garis EMA-200.

Dalam pandangan analisa minggu ini, arus beli balik yang kuat bisa ditandai (salah satunya) dengan tingginya peningkatan Volume beli, serta peningkatan ukuran candle Bullish. Hal ini karena jika harga hanya bergerak naik perlahan saja, maka masih ada potensi yang lebih baik bagi para Seller untuk menekan harga komoditas ini kembali.



Sebagai salah satu pandangan saja, gagalnya harga menembus area S1 minggu ini akan menjadi indikasi kalau para Seller mulai kehilangan momentumnya untuk kembali menekan harga. Dengan demikian, sinyal yang cukup baik untuk dipertimbangkan adalah aksi beli balik.

 

Very interesting, right?

Dalam pergerakan pada gambar di atas, peluang Beli dan Jual masih sama kuat, memungkinkan Persentase yang menurut analisa teknikal saya adalah (Buy: 50%, Sell: 50%).

Nah, dalam pandangan atau prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa di atas, kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 4 hours.

 

Setup saya untuk Breakout opportunity,

  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level S2 (level Support terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity,



  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1.5 dan trailing stop (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level Support dan Resistance untuk referensi analisa Anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi Anda dalam melakukan analisa pada market.

harga minyak hari ini

Forum

Dani (05 Feb 2020)

Ketika terbentuk sebuah pola candlestick reversal apa aja sih syarat syarat klo si candlestick tersebut valid akan reversal ?

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru


Harga Minyak Hari Ini
Harga Minyak Hari Ini
Sistem   11 Jun 2020   2319  
Cara tepat memanfaatkan GAP
selamat siang master mohon bantuanya gimana cara yang tepat memanfaatkan moment GAP?

Siti Maiyah 9 Jun 2016

Reply:

Basir (13 Jun 2016 02:14)

Untuk Siti Maiyah

Gap adalah kesenjangan yang terbentuk ketika pergerakan harga pembukaan membuat tempat kosong pada chart. Hal ini terjadi ketika tinggi pada hari itu berada di bawah rendahnya hari sebelumnya atau saat rendahnya hari berada di atas tinggi dari hari sebelumnya. Kesenjangan sangat signifikan jika disertai dengan kenaikan volume.

Ada beberapa jenis Gap, diantaranya yang paling sering terjadi adalah Gap Up dan Gap Down.

Apakah Gap akan selalu di tutup gapnya dikemudian hari?

Seringnya begitu namun tidak harus. Kadang kala Gap tidak harus di tutup, dan ini dinamakan Runaway Gap. Gap juga bisa menjadi suport dan resistance baru. Yang perlu diketahui adalah, pergerakan harga ditentukan oleh aktivitas para BUYER dan SELLER, bukan oleh broker. Untuk menghindari hal-hal yang kurang berkenan, maka sebaiknya dihindari sistem trading yang bersifat spekulasi.

Anda bisa membaca ulasan tentang memanfaatkan GAP di awal pekan atau menggunakan GAP dalam trading.

Thanks

US OIL (WTI): Breakout Memperkuat Tren Bearish
US OIL (WTI): Breakout Memperkuat Tren Bearish
Ardi99   29 Oct 2018   539