Analisa US OIL (WTI) Mingguan: Bearish Di Arus Kenaikan Harian

Ardi99 11 Sep 2018 531
Dibaca Normal 4 Menit

Meski masih berada di atas arus kenaikan harian, US Oil cenderung bearish di chart H4 karena telah bergerak di bawah EMA-200



Halo pembaca, saya melihat adanya suatu peluang entry di komoditas US OIL. Harga membentuk pola dan reaksi harga yang menarik untuk peluang hari ini sampai 14 September 2018.

Simak US Oil dalam Daily Chart berikut:

US Oil Daily - 11 September 2018

Dalam gambar chart di atas, harga kini kembali berada di sekitar arus kenaikan. Harga sebelumnya mengalami False Breakout dari garis ini, sehingga kembali menguat dan membentuk Lower High. Secara teknikal, Breakout valid pada arus kenaikan akan mengindikasikan berlanjutnya arus Downtrend, sehingga di minggu ini, reaksi harga terhadap arus kenaikan akan menjadi salah satu indikasi yang baik untuk mengambil posisi trading US Oil di minggu ini.

Untuk ulasan entry, mari kita simak US Oil dalam 4-hour chart berikut:

US Oil H4 - 11 September 2018

Mari kita analisa gambar diatas untuk entry terbaik kita. Saya sudah menentukan Level Support dan Resistance berikut:

  • Resistance2 (R2) : 69.54
  • Resistance1 (R1): 68.25
  • Support1 (S1): 66.69
  • Support2 (S2): 65.44

Berdasarkan gambar di atas, harga cenderung bergerak dalam penurunan setelah gagal menembus level tertinggi sebelumnya, yang diwakili sekitaran level R2 minggu ini. Dalam time frame Daily, pergerakan tersebut menjadi Lower High. Kegagalan Beakout tersebut membuat harga kembali berada di bawah garis EMA-200.

Dalam pandangan analisa minggu ini, peluang lanjutan Downtrend pada komoditas ini bisa dilihat dari reaksi harga terhadap arus kenaikan Daily dan area penolakan di masa lalu (kotak oranye). Pengukuran tersebut akan memberikan gambaran yang lebih mengkonfirmasi arah harga selanjutnya.



 

Very interesting, right?

Dalam pergerakan pada gambar di atas, peluang Beli dan Jual masih sama kuat, memungkinkan Persentase yang menurut analisa teknikal saya adalah (Buy: 50%, Sell: 50%).

Nah, dalam pandangan atau prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa di atas, kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 4 hours.

 

Setup saya untuk Breakout opportunity,

  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level S2 (level Support terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity,

  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1.5 dan trailing stop (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level Support dan Resistance untuk referensi analisa Anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada terjadinya konsolidasi harga.



Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi Anda dalam melakukan analisa pada market.

harga minyak hari ini

Forum

Yosi (29 Jul 2016)

Cara hitung Eliot Wave dan Fibonaci gmn pak ?

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru


Harga Minyak Hari Ini
Harga Minyak Hari Ini
Sistem   11 Jun 2020   2319  
Saya Loss, Apa Yang Salah?
saya sudah 2 tahun lebih trading forex. dan sudah beberapa tekhnik yang saya coba.bebrpa di bulan juni 2015 sy gunakan tekhnik suport and Resisten tapi modal yg sy gunakan 100 usd kemudian sya kelola. sy heran kok dana yg tadinya 100 usd gak bisa lewat2 100usd. berada di kisaran 50 usd sampai 90 usd. hingga akhirnya kena MC.

setelah itu sy belajar lagi dengan technik compound.
target profit dengan 5% dan tak pake stop los. sya nyoba di akun demo. dana 100 usd yg sy kelola bisa menghasilkan 300an usd dalam 1 bulan lbih.
karena saya rasa ini bisa menghasilkan profit dari sebelumnya sya percya diri dengan deposit 300 an usd sya trading dengan tekhnik itu.
awal trading sy salah sehingga modal tergerus 20an usd lebih. setelah itu sy usahakan recovery tapi belum sampai di modal awal sya los lagi sebanyak 90 usd karena sy tdk pake sl.

sya ingin tanya apakah cara trading sya yg salah. psycologi saya kah atau money management saya yg salah atau ada hal lainnya yg salah atau mungkin sy ndak cocok di dunia trading. toling jawabannya

Jumardi 29 May 2016

Reply:

M Singgih (01 Jun 2016 02:32)

@ jumardi:
Ya, cara trading Anda salah karena tidak menerapkan money management. Dengan tidak menentukan stop loss berarti Anda tidak membatasi resiko. Dan lagi menggunakan teknik compounding adalah memperbesar resiko (kecuali jika sudah sangat berpengalaman). Selain itu trading di akun demo secara psikologis sangat berbeda dengan trading di akun riil.

Yang harus Anda lakukan adalah:
1. Cobalah temukan sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management. Metode meliputi indikator teknikal yang digunakan, dan biasanya disesuaikan dengan type trading Anda, apakah ingin trading dalam jangka pendek (scalping atau trading harian), jangka menengah atau jangka panjang. Money management meliputi besarnya resiko per trade dan risk/reward ratio yang agar profitable sebaiknya lebih besar dari 1:1.
2. Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat), atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentasi profitnya. Kalau persentasi profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.
3. Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.
4.Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.
5. Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasi keuntungannya.
Baca juga:
Belajar Memahami Money Management
Teknik Compound Yang Realistis
Pelajaran Dari Live Trading (1)

Trading bisa dipelajari dan bukan karena faktor cocok atau tidak cocok.
Selamat mencoba dan semoga sukses..

US OIL (WTI): Breakout Memperkuat Tren Bearish
US OIL (WTI): Breakout Memperkuat Tren Bearish
Ardi99   29 Oct 2018   539