Risk And Reward Ratio Dalam Trading Forex


Kiki R 13 Aug 2020 2113Dibaca Normal 6 Menit

Pernahkah Anda mengalami profit berturut-turut sehingga sangat optimis lalu dalam sekali loss profit Anda ludes semua? Atau mungkin Anda pernah mengalami profit dari banyak transaksi namun pada saat dihitung selisihnya di balance malah terlihat kecil?



Jika Anda pernah mengalami kejadian-kejadian "salah hitung" saat trading forex, maka ada beberapa hal penting mengenai Risk And Reward ratio yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui Risk And Reward ratio, Anda bisa meningkatkan performa trading serta menambah keyakinan pada sistem trading yang digunakan.

Sekarang, apa itu Risk And Reward ratio?

Sesuai dengan namanya:

  • Ratio = rasio/perbandingan
  • Risk = resiko. Dalam trading bisa juga diartikan sebagai stoploss atau jarak harga entry ke harga stoploss
  • Reward = hasil. Dalam trading adalah take profit atau jarak harga entry ke harga take profit

Jadi dengan demikian, Risk And Reward ratio adalah perbandingan antara resiko terhadap hasil. Atau dalam dunia trading sering disebut perbandingan antara loss terhadap profit.

Lalu bagaimana kaitan antara pengalaman diatas dengan Risk And Reward ratio?

Dengan Risk And Reward ratio, Anda bisa mengatur agar dalam sekali loss, profit tidak langsung ludes semua dan dalam jangka panjang selisih profit dan loss pada balance menjadi lebih banyak surplusnya. Menarik bukan?

Lalu bagaimana cara penerapannya?

Sebelum masuk ke cara penerapannya, saya ingin menyinggung terlebih dahulu tentang winrate karena Risk And Reward ratio tidak bisa berdiri sendiri tanpa winrate.

win rate di risk and reward

(Baca Juga: Trading Forex Aman Dengan Manajemen Risiko)



 

Hubungan Antara Risk And Reward Ratio Dengan Winrate

Banyak trader terutama trader pemula sangat memuja atau mengidolakan winrate tinggi, kalau bisa tanpa loss (winrate 100%), kenapa harus winrate tinggi atau tanpa loss? Semua berasal dari satu hal, INGIN PASTI PROFIT. Dengan winrate tinggi, maka harapan sukses trading dalam waktu seminggu langsung jadi kenyataan. Kalau pasti profit artinya sudah psati cepat kaya.

Satu hal lagi, dengan winrate tinggi maka menggunakan lot gajah dimungkinkan. Dengan trading lot gajah, maka profit lebih 100% dalam sekali entry bisa terjadi.

Jika Anda pernah mengharapkan strategi winrate tinggi dengan cara seperti ini, maka kita senasib. Saya juga dulunya sangat menyukai hal-hal yang berbau fantastis seperti winrate tinggi dan profit besar sekali transaksi. Intinya saya ingin pasti profit dan harus besar. Profit yang kecil kurang memberikan "kejutan".

Sayangnya, fakta tidak sejalan dengan harapan. Buktinya, akun saya banyak yang habis dan saya jadi langganan deposit. Lalu apa yang salah?

Setelah beberapa lama, saya mulai mencari tahu lebih dalam. Apakah strategi harus winrate tinggi baru bisa profitable? Apakah para trader yang hebat seperti market wizard punya winrate mendekat 100%?

Saya kemudian mulai banyak membaca buku-buku trading dari luar negeri seperti buku Market Wizard dari Jack Schwager dan buku-buku penerapan resiko yang benar dalam trading. Dari sekian banyak buku yang dibaca, saya menemukan pesan yang sama, trader hebat sangat baik dalam pengendalian resiko.

risk reward ratio sukses

(Baca Juga: Belajar Dari Pengalaman Loss Trader Sukses)

Banyak dari mereka memiliki winrate dibawah 60%. Dengan kata lain, winning rate tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan suatu sistem bisa profitable jangka panjang. Winning rate harus dipasangkan dengan Risk And Reward ratio untuk melihat performa akun dalam jangka panjang.

Penggabungan winning rate dengan Risk And Reward ratio untuk melihat kemungkinan profit akun dalam jangka panjang disebut dengan nilai ekspektasi (expectancy value).

Nilai ekpektasi = (winrate x $ rata-rata profit) - (lossrate x $ rata-rata loss)

Sistem trading dengan winrate 90% atau 80% tidak berarti sudah pasti profitable dan sebaliknya sistem trading dengan winrate 30% atau 40% tidak berarti sudah pasti tidak profitable.

Jika dengan winning rate 90% namun rata-rata sekali loss menghabiskan lebih dari 10 kali profitnya maka hasil akhirnya akunnya tetap akan minus. Perhatikan studi kasus berikut:

  • 100 kali transaksi
  • 90% winrate atau 90 kali profit
  • Profit 1% per transaksi
  • 10% lossrate atau 10 kali loss
  • Loss 10% per transaksi

Nilai ekspektasi = (90% x 1) - (10% x 10) = 90 - 100 = -10

Sebaliknya, dengan winning rate 30% namun rata-rata sekali profit bisa melebih 3 kali lossnya maka hasil akhirnya masih tetap profit.

  • 100 kali transaksi
  • 30% winrate atau 30 kali profit
  • Profit 3% per transaksi
  • 70% lossrate atau 70 kali loss
  • Loss 1% per transaksi

Nilai ekspektasi= (30% x 3) - (70% x 1) = 90 - 70 = +20

tabel risk and reward

Tabel hubungan antara Risk And Reward terhadap winrate dalam trading

Artinya:

  • Dengan winrate 25%, Anda memerlukan Risk And Reward ratio minimal 1 : 3
  • Dengan winrate 50%, Anda memerlukan Risk And Reward ratio minimal 1 : 1
  • Dengan winrate 60%, Anda memerlukan Risk And Reward ratio minimal 1 : 0.7
  • Dengan winrate 70%, Anda memerlukan Risk And Reward ratio minimal 1 : 0.3

Jadi, Anda tidak perlu langsung parno ketika melihat sistem trading dengan winrate dibawah 50%. Selama minimal Risk And Reward ratio-nya terpenuhi, maka sistem tersebut bisa profitable.

Jika Anda mempunyai sistem trading yang mempunyai winrate sebesar 60%, Anda hanya memerlukan Risk And Reward ratio minimal 1 : 0.7 untuk bisa profitable. Artinya jika sistem Anda memberikan signal entry dengan Risk And Reward 1:1 Anda bisa mengambilnya. Semakin besar reward-nya semakin besar profit yang bisa Anda hasilkan menggunakan sistem trading tersebut.

Sebaliknya, jika sistem trading Anda memberikan signal entry dengan Risk And Reward ratio dibawah 1: 0.7 maka jangan diambil sebagus apapun signal tersebut. Keberhasilan trading dalam jangka panjang ditentukan oleh kedisiplinan trader mengikuti aturan trading dan resikonya.

Setelah hal ini dipahami, maka kita bahas cara menentukan Risk And Reward dalam trading.

Cara Menentukan Risk And Reward Dalam Trading

Penentuan Risk And Reward cukup sederhana. Berikut adalah prinsipnya:

  • Risk dihitung dari jarak dari harga entry ke harga stoploss
  • Reward dihitung dari jarak harga entry ke harga take profit
  • Risk And Reward ratio dihitung dari risk dibagi reward atau jarak ke stoploss dibagi jarak ke take profit

Contohnya, sebuah transaksi mempunyai jarak stoploss (SL) sebesar 50 pips dan jarak take profit sebesar 50 pips. Maka nilai Risk And Rewardnya adalah 1 : 1 (50 pips : 50 pips).

Sekarang kita masuk ke chart. Misalnya Anda adalah seorang trader swing support resisten dengan winrate sebesar 50%. Anda melihat adanya signal entry di resisten seperti grafik dibawah ini.

menentukan risk reward ratio

Sekarang mari kita lihat dari Risk And Reward nya:

menentukan risk reward ratio

menghitung risk and reward ratio

Risk dihitung dari jarak harga entry ke harga stoploss (area merah), sedangkan reward dihitung dari jarak entry ke harga take profit (area hijau). Pada peluang diatas, risk yang ditawarkan sebesar 80 pips dan rewardnya sebesar 126 pips.

Risk And Reward ratio dari peluang ini sebesar 80/126 atau 1 : 1.57.

Apakah Anda akan mengambil posisi sell?

Jawabannya, ya. Anda harus mengambil posisi sell tersebut. Posisi sell tersebut menawarkan Risk And Reward sebesar 1 : 1.57 sedangkan minimum Risk And Reward yang Anda butuhkan sebesar 1 : 1. Dengan winrate 50%, maka semua peluang entry yang mempunyai Risk And Reward lebih dari 1:1 bisa Anda ambil.

Saya berharap teman-teman bisa memahami penerapan Risk And Reward dan mampu menggunakannya untuk meningkatkan performa trading. Semoga bermanfaat. Selain memahami Risk And Reward Ratio, pelajari juga 4 metode manajemen risiko yang bisa membantu trading Anda ke depannya. 

Advertisement


Forum

Ahmad Fauzi (10 Apr 2013)

tanya pak, yang di maksud dalam kamus pola candlestick itu pada TF berapa ya?sebab setiap ganti TF selalu barubah bentuk.trims

Selengkapnya...

Kalkulator KPR
Advertisement

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

Meta
7 SEP 2020

Kesalahan yang dilakukan oleh trader pada umumnya tidak disiplin dalam eksekusi trading sesuai dengan risk dan reward yang telah direncanakan dan ditetapkan sebelumnya. Jika kita benar-benar menerapkan metode risk/reward ratio dengan disiplin pada setiap posisi yang kita buka, dan disertai dengan strategi trading yang memadai, maka penerapan risk/reward ratio ini adalah benar-benar faktor "holy grail" dalam trading.

5 Hal Yang Wajib Dipastikan Sebelum Trading
5 Hal Yang Wajib Dipastikan Sebelum Trading
Tomy Zulfikar   25 Feb 2021   546  
Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading
Jebakan Paling Berbahaya Dalam Trading
Jujun Kurniawan   21 Dec 2020   1182  
Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Forex Mulai Dari Nol
Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Forex Mulai Dari Nol
Jujun Kurniawan   4 Dec 2020   1568  
3 Kiat Trading Saat Menghadapi Market Yang Tidak Jelas
3 Kiat Trading Saat Menghadapi Market Yang Tidak Jelas
Jujun Kurniawan   25 Sep 2020   786  
Belajar Menjadi Trader yang Sukses Profit Konsisten
Belajar Menjadi Trader yang Sukses Profit Konsisten
Kiki R   11 Sep 2020   2089  
10 Channel Youtube Terbaik Untuk Trader Forex
10 Channel Youtube Terbaik Untuk Trader Forex
Wahyudi   15 Jul 2020   3131  
Berapa Modal Minimal Untuk Trading Harian?
Berapa Modal Minimal Untuk Trading Harian?
Wahyudi   22 Jun 2020   3386  
5 Rutinitas Sebelum Trading Untuk Tingkatkan Profit
5 Rutinitas Sebelum Trading Untuk Tingkatkan Profit
Wahyudi   5 Jun 2020   1858  
Apa Fungsi Overbought Dan Oversold Dalam Trading Forex?
Apa Fungsi Overbought Dan Oversold Dalam Trading Forex?
Wiji Purnama   4 Jun 2020   10538