EUR/USD pullback di balik risiko Geopolitik, pejabat The Fed dan data Jerman, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD/CHF rebound jelang data tenaga kerja AS, naik ke dekat level 0.9030, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD pulih dari posisi terendah 2 pekan karena fokus beralih ke laporan pekerjaan bulan Maret, 1 minggu, #Forex Fundamental   |   Emas berpotensi mengalami down trend setelah terkonfirmasi breakout, 1 minggu, #Emas Teknikal   |   Lo Kheng Hong berpotensi menerima dividen sebesar Rp3.11 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) pada 3 Mei mendatang, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui entitas usahanya, PT Mapan Global Tech mengakuisisi seluruh saham PT Multifinance Anak Bangsa yang dimiliki oleh Winato Kartono. , 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berhasil membukukan pendapatan $46.63 juta selama 2023. Ini melesat 300.52% Year on Year (YoY) dari $11.64 juta, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan bersih Rp31.15 miliar selama 2023, 1 minggu, #Saham Indonesia

Deposito Syariah: Seperti Apa Praktik Dan Ketentuannya?

Febrian Surya 28 Apr 2020
Dibaca Normal 4 Menit
bisnis > deposito >   #deposito-syariah   #deposito
Ingin berinvestasi deposito syariah tapi masih bingung bagaimana dengan praktik dan ketentuannya? Kamu bisa baca apa saja aturan dan bagaimana penerapannya di artikel berikut ini.

Deposito syariah adalah produk simpanan berjangka yang uangnya dikelola oleh bank syariah berdasarkan prinsip syariah. Hal yang membedakan antara deposito konvensional dan deposito syariah adalah bagaimana cara dana deposito dikelola. Bila kamu berinvestasi pada deposito syariah, dana yang kamu setorkan kepada pihak bank akan diolah secara akad mudharabah.

deposito syariah dan praktiknya di perbankan syariah(Baca juga: 6 Akad Yang Perlu Diketahui Saat Investasi Syariah)

 

Praktik Deposito Syariah Di Perbankan

Deposito konvensional yang berdasarkan perhitungan suku bunga, termasuk ke dalam jenis deposito yang tidak dibenarkan secara syariah. Oleh sebab itu, muncullah deposito syariah yang dikelola oleh pihak bank berdasarkan prinsip-prinsip syariah secara mudharabah. Nasabah dan bank saling bekerja sama, dengan pihak nasabah yang memberikan modal untuk usaha, kemudian modal akan digunakan dan diinvestasikan oleh bank untuk membiayai jenis usaha yang tidak melanggar prinsip syariah. Jenis akad ini termasuk akad mudharabah menghimpun dana.

Pada dasarnya, praktik akad mudharabah pada deposito syariah memungkinkan kamu sebagai pemilik dana untuk mendapatkan keuntungan ataupun merugi. Sebab, berbeda dengan deposito konvensional yang memperoleh keuntungan dari suku bunga simpanan tetap hingga akhir jangka waktu deposito berakhir, deposito syariah tidaklah demikian. Keuntungan dari deposito syariah dihitung dengan sistem bagi hasil atau nisbah.

Apabila kamu sebagai nasabah menyetorkan sejumlah dana untuk berinvestasi deposito syariah di bank dengan jangka waktu investasi 12 bulan dan nisbah 70:30. Uang yang kamu setorkan tersebut nantinya akan dikelola oleh bank syariah dan diinvestasikan kembali ke bisnis atau usaha yang sesuai prinsip syariah. Jika nantinya hasil investasi tersebut memperoleh keuntungan Rp50 juta, berarti kamu akan memperoleh Rp35 juta, sedangkan pihak bank akan menerima sisanya yakni Rp15 juta.

praktik deposito syariah di perbankan(Baca juga: Strategi Investasi Deposito Yang Mudah Diaplikasikan)

Selain itu, perlu diketahui bahwa deposito syariah tidak membebankan biaya penalti pencairan deposito sebelum jatuh tempo, karena kamu tidak terikat dengan pengaturan suku bunga. Tentu saja, hal ini berbeda jika kamu berinvestasi pada deposito konvensional, yang akan membebankan biaya penalti sebesar 0.5% - 3% bila kamu memilih untuk mencairkan dana deposito sebelum jatuh tempo.

 

Ketentuan Umum Deposito Syariah Di Perbankan

Deposito syariah telah diatur dalam fatwa No: 03/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Deposito. Ketentuan-ketentuannya adalah sebagai berikut:

  1. Dalam transaksi deposito syariah, nasabah merupakan shahibul maal atau pemilik dana dan bank bertindak sebagai mudharib atau pengelola dana.
  2. Sebagai mudharib, pihak bank dapat melakukan berbagai macam usaha dan mengembangkannya, namun tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah; termasuk di dalamnya melakukan perjanjian akad mudharabah dengan pihak lain.
  3. Modal harus dinyatakan jumlahnya, dalam bentuk tunai dan bukan piutang.
  4. Pembagian keuntungan harus dalam bentuk nisbah atau bagi hasil yang dituangkan dalam akad pembukaan rekening deposito syariah.
  5. Bank sebagai mudharib atau pengelola dana menutup biaya operasional deposito dengan menggunakan nisbah keuntungan yang menjadi haknya.
  6. Pihak bank tidak diperbolehkan untuk mengurangi nisbah keuntungan nasabah tanpa adanya persetujuan dari nasabah bersangkutan.

ketentuan umum deposito syariah di perbankan(Baca juga: Inilah Kriteria Investasi Halal Menurut MUI)

Jadi, bisa dikatakan bahwa semua hal terkait praktik deposito yang dibenarkan dalam ajaran Islam sudah tertuang di fatwa No: 03/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Deposito. Dari praktik dan ketentuan yang diterapkan, investasi pada deposito syariah bisa mendatangkan manfaat-manfaat berikut:

  • Dana kamu terjamin aman.
  • Keuntungan sesuai keinginan.
  • Praktinya pasti halal, sehingga kamu bisa menghasilkan uang dari kegiatan investasi sesuai dengan kaidah-kaidah Islam dan hukum syariah.
  • Deposito syariah bisa dijadikan sebagai jaminan pembiayaan.

 

Tertarik untuk melakukan investasi syariah? Jika modal yang kamu siapkan tak berjumlah besar, jangan berkecil hati dulu. Ada solusi yang bisa kamu temukan di artikel "Investasi Syariah Dengan Budget Murah, Apa Sajakah?"

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

Meskipun mengakomodir kebutuhan orang-orang yang beragama tertentu, deposito syariah juga punya kekurangan menurut saya. Saya pernah tertarik memindahkan deposito saya dari yang konvensional ke deposito syariah. Tapi ketika mendengarkan penjelasannya. Lalu saya membandingkan deposito konvensional dengan deposito syariah, saya menemukan beberapa kelemahan dari deposito tersebut. Kelemahannya antara lain: 1. Imbal hasilnya paling rendah, bahkan ketika membandingkannya dengan reksadana syariah pun, terhitung lebih rendah. Jadi kalau memang mau berbasis syariah, daripada deposito mending pilih reksadana. 2. Uang dibiarkan mengendap cukup lama. Namun ketika masa pengendapannya selesai atau jatuh tempo, uang yang kita dapatkan juga hanya sedikit. Waktu itu saya simulasinya menanamkan deposito sejumlah dua puluh juta. Ketika sudah selesai dan jatuh tempo, saya hanya mendapatkan dua puluh satu juta lebih, tidak sampai dua puluh dua juta. Jadi tidak worth it. Kita diibaratkan memberikan uang saja sebagai modal bisnis bank, dan bank yang akan mendapatkan untung besar dari uang tersebut. Karena ada perjanjian waktu, jadi uang tidak bisa diambil semau kita. Udah untungnya dikit banget pas akhir masa jatuh tempo. Tapi nggak bisa diambil ketika kita perlu, buat apa deposito kalau begitu? Ada yang bisa menambahkan kerugian deposito ini?
 Pitha |  18 Jan 2023
Halaman: Perbedaan Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa
Elisa: Menurut saya, jika memang Anda ingin membuka deposito dalam jangka panjang satu hingga dua tahun, dan ingin mendapatkan keuntungan, lebih baik menggunakan deposito bank umum atau konvensional. Karena menurut saya, Anda atau siapa pun belum tentu bisa memprediksi kondisi ekonomi dan iklim investasi ke depannya. Seperti yang sudah disebut dalam artikel di atas bahwa indeks keuntungan bank syariah bisa berubah setiap bulannya. Jangankan satu atau dua tahun, dalam satu bulan saja bisa berubah. Mungkin jika kondisi ekonomi bagus dan kinerja investasi binaan bank syariah juga bagus, keuntungan bisa menjanjikan. Tapi ketika terjadi penurunan sudah pasti hasil yang akan Anda terima juga akan jauh berkurang. Artinya bagi hasil yang Anda peroleh dari deposito syariah tidak bisa diprediksi dan belum terjamin. Sedangkan untuk deposito bank umum, Anda sebagai nasabah bisa langsung menghitung berapa bunga yang akan Anda peroleh nantinya, bahkan sebelum Anda memutuskan membuka deposito. Mungkin itu saja saran dan masukan dari saya, terima kasih.
 Fahrul |  26 Jan 2023
Halaman: Perbedaan Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa
Elisa: Mungkin saya memiliki pendapat lain. Menurut saya deposito syariah juga cukup menguntungkan dalam jangka panjang. Memang tidak ada orang yang bisa memprediksi kondisi perekonomian, dan iklim investasi, tapi jika hanya satu tahun, perkembangan perekonomian mungkin masih bisa kita lihat. Walaupun hasil deposito syariah bisa berubah setiap bulannya, tapi tidak menutup kemungkinan hasilnya lebih tinggi dari bunga bank umum. Agar bisa mendapatkan hasil maksimal di deposito syariah, Anda harus pandai memilih bank, karena hasil dari deposito syariah nantinya akan dihitung berdasarkan profit yang didapat oleh bank tersebut. Anda harus bisa memilih bank yang berlabel bagus atau tidak pernah memiliki catatan buruk. Anda bisa mencari tahu terlebih dulu tentang bank tujuan. Baik itu jumlah nasabah, jaringan, bahkan standar pelayanannya. Sebelum menentukan bank tempat Anda membuka deposito, bandingkan dulu dengan bank lainnya. Poinnya, Anda harus memilih yang terbagus dari deretan bank syariah yang bagus. Apalagi saat ini sudah beberapa bank syariah milik BUMN yang merger, sehingga tidak terlalu banyak bank syariah lainnya yang harus Anda bandingkan.
 Fathia |  26 Jan 2023
Halaman: Perbedaan Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa
Membuka rekening deposito memang salah satu pilihan investasi bagi sebagian orang. Keuntungannya pun lumayan bagi orang-orang yang memiliki modal awal yang besar, baik itu deposito syariah atau umum. Dua jenis deposito tersebut juga memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tapi yang ingin saya tanyakan, apakah ada jaminan keamanan saat kita berinvestasi di deposito? Mengingat deposito merupakan tabungan berjangka, dan bisa saja sewaktu-waktu bank jadi bangkrut, padahal uang kita masih tersimpan di bank.
 Cindy |  26 Jan 2023
Halaman: Perbedaan Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa
Maulana Syarief:Hallo juga bro, gw cb jelasin ya tentang bagi hasil atau bagi rugi dlm deposito syariah. Dlm deposito syariah bagi hasil merupakan pembagian keuntungan pihak bank dg pihak nasabah. Namun mungkin ada kalanya pihak bank tidak mengalami keuntungan ketika menginvestasikan dana deposito nasabah, sehingga pihak bank juga mengalami kerugian, nah ketika bank tersebut mengalami kerugian maka nasabah juga akan rugi, tapi hal ini sangat jarang terjadi. sebagai contoh bagi hasil misalnya: nilai deposito nasabah (Anda): Rp20 juta
Jangka waktu yg dipilih nasabah: 1 tahun
Nisbah (bagi hasil) : 60% (untuk nasabah/sesuai kesepakatan awal dg bank) - dlm waktu 1 bulan
Nilai deposito seluruh nasabah bank dg jangka waktu 1 tahun: Rp5 miliar
Perkiraan atau proyeksi keuntungan deposito dg jangka waktu 1 tahun: Rp100 juta Rumus bagi hasil:
(Nilai deposito nasabah : Nilai deposito seluruh nasabah bank dg jangka waktu 1 tahun) x Nisbah (bagi hasil) x proyeksi keuntungan deposito dg jangka 1 tahun Perhitungan: (20.000.000 : 5.000.000.000) x 60% x 100.000.000
= 0,004 x 60% x 100.000.000
= 0,0024 x 100.000.000
= 240.000 Jd bagi hasil yang kamu terima sebesar Rp240.000 per bulan (nilai ini bs berubah sesuai dengan proyeksi keuntungan deposito dlm bulan tsb) Bagaimana dg bagi rugi? perhitungannya sama, tapi Perkiraan atau proyeksi keuntungan deposito dg jangka waktu 1 tahun diganti dengan nilai kerugian misalnya di bulan Agustus bank mengalami kerugian -Rp100 juta. Perhitungan: (20.000.000 : 5.000.000.000) x 60% x -100.000.000
= 0,004 x 60% x -100.000.000
= 0,0024 x -100.000.000
= -240.000
Jadi nilai kerugian yang harus kamu tanggung sebesar Rp240 ribu di bulan Agustus.
Tp sekali lagi hal tersebut sangat jarang terjadi. mdh2an pnjlsan gw bs dimengerti. thanks.
 Tari |  1 Sep 2023
Halaman: Perbedaan Deposito Syariah Dan Deposito Berjangka Biasa
Aska:Emang sih bg org yg blm tau seluk beluk deposito akan berpikiran spt km dan hal itu wajar aja bg sy. tp km jg hrs tau jk deposito mrpkan salah satu investasi yg diburu oleh pr investor krna mreka menilai deposito mrpkan investasi yg paling aman, apalagi dpsito syariah. Emang sih keuntungannya trmasuk dikit dibandingkan dg investasi lainnya. Tp minimal modal utk investasi tsb terjamin keamanannya. krna ketika udah jatuh tempo, modal yg km depositokan tsb bs balik lagi, utuh gak berkurang. Bgmn jk bank bangkrut? km gak perlu khawatir krn di Indonesia ada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Salah satu fungsi LPS adalah menjamin uang yang disimpan nasabah di bank, termasuk deposito. Ktka bank bangkrut maka pihak LPS yg akan mengganti semua dana nasabah dg ketentuan dan peraturan yg udah ditetapkan. klo gak salah nih simpanan dibwah Rp2 miliar bs dikembalikan utuh, tlg koreksi klo salah. Tp yg perlu km ingat, hnya bank2 yg pnya kerja sama dg LPS saja yg dijamin keamanannya. Jd sblm km buka deposito, pilihlah bank yg dijamin olh LPS.
 Chintya |  19 Oct 2023
Halaman: Deposito Syariah Seperti Apa Praktik Dan Ketentuannya
Suku Bunga Deposito
BANK 12 bulan 12 bulan
  Rupiah USD
BNI 46 2.75% 2.75%
BCA 2.50% 2.50%
MANDIRI 2.50% 2.50%
OCBC NISP 3.00% 3.00%
PANIN 4.25% 4.25%
Lihat Bank Lain

Komentar[6]    
  Aska   |   19 Oct 2023

Saat ini investasi merupakan hal yg sdh mnjadi incaran diberbgai klangan terutama generasi muda zaman skrg. Mreka berlomba-lomba utk memulai berbagai bentuk investasi utk membangun masa depan, termasuk salah satunya deposito.

Baik itu deposito di bank konvensional atau bank syariah menjadi buruan kalangan muda. Tp menurut sy deposito krg menjanjikan dlm segi keuntungan. krna imbal hasil yg kita peroleh stiap bulannya hnya sedikit bhkan tdk sesuai dg harapan kita.

trus bnyk juga nih kkrgan deposito, misalnya dr segi keamanan. Saat kita menyimpan uang di deposito, apa pihak bank bnr2 menjamin keamanan dana kita, klo mslnya bank tsb bangkrut gimana? kan uang kita yg dideposito bs hilang. Udahlah untungnya dikit, resikonya besar pula.

  Chintya   |   19 Oct 2023

Aska:Emang sih bg org yg blm tau seluk beluk deposito akan berpikiran spt km dan hal itu wajar aja bg sy. tp km jg hrs tau jk deposito mrpkan salah satu investasi yg diburu oleh pr investor krna mreka menilai deposito mrpkan investasi yg paling aman, apalagi dpsito syariah.

Emang sih keuntungannya trmasuk dikit dibandingkan dg investasi lainnya. Tp minimal modal utk investasi tsb terjamin keamanannya. krna ketika udah jatuh tempo, modal yg km depositokan tsb bs balik lagi, utuh gak berkurang.

Bgmn jk bank bangkrut? km gak perlu khawatir krn di Indonesia ada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Salah satu fungsi LPS adalah menjamin uang yang disimpan nasabah di bank, termasuk deposito.

Ktka bank bangkrut maka pihak LPS yg akan mengganti semua dana nasabah dg ketentuan dan peraturan yg udah ditetapkan. klo gak salah nih simpanan dibwah Rp2 miliar bs dikembalikan utuh, tlg koreksi klo salah.

Tp yg perlu km ingat, hnya bank2 yg pnya kerja sama dg LPS saja yg dijamin keamanannya. Jd sblm km buka deposito, pilihlah bank yg dijamin olh LPS.

  Samantha   |   19 Oct 2023

Chintya: ijin nambahin yee..

Jd mksmal dana yg dijamin oleh LPS adalah Rp2 miliar, misalnya km punya deposito sbsar Rp3 miliar, maka jk terjadi kebangkrutan dana km yg bs dikembalikan LPS cm Rp2 miliar aja dan sisanya yaa km hrs iklasin aja dprd ilang semuanya hehehe.

dana Rp2 miliar itu per bank ya, misal km punya deposito di bank umum 2 miliar, di bank syariah 2 miliar, ternyata dua bank itu bangkrut semuanya, maka km tetap mendapatkan 2M dr bank umum dan 2M dr bank syariah. Makanya di Indonesia ini bnyk org2 kaya yg punya banyak rekening di bank2 yg berbeda.

Selain demi keamanan juga utk menjga jika slh satu bank mengalami kebangkrutan, mreka msh punya simpanan di bank lain. Misalnya cm punya satu deposito di satu bank aja, klo bangkrut yaa udah ilang semua deeeh, tinggal yg dijamin oleh LPS aja. thanks.

  Shendi   |   19 Oct 2023

Mouuunning All..

Ngomongin mslh deposito emng menarik, slh satu investasi yg ckp bnyk peminatnya. wlpun profitnya emang gak sbnyk jnis investasi lainnya yaa, tp klo dr segi keamanan deposito bs sngat2 aman, aplg deposito syariah.

tp klo dr segi keuntungan nih, gw pengen tau sbnrnya lebih untung mana antra deposito syariah atau konvensional, klo gw mau investasi jangka panjang? misalnya ngambil jgka waktu antara 2-5 thun. makasih

  Vira   |   19 Oct 2023

Shendi: hai kak,

Klo mnrt gw nih, misal lo mau buka deposito dlm jgka panjang dg tujuan profit atau keuntungan, mending pake bank konvensional atau umum aja. soalnya bank umum pake perhitungan dr suku bunga, sdgkan keuntungan dr deposito syariah dihitung dr imbal hasil atau bagi hasil, makanya indeks keuntungannya bs brubah setiap bulannya.

Apalagi nih kita gak bs prediksi kondisi ekonomi dan iklim investasi di Indonesia ke depannya, jd kita gak tau tuh apa deposito syariah bs menguntungkan atau tidak. Klo misal kondisi ekonomi bagus dan kinerja investasi binaan bank syariah juga bagus, keuntungan emang bisa menjanjikan siiih. Namun saat perekonomian lesu sdh pasti nilai imbal hasil yg lo dpat jg akan turun nantinya.

Berbeda dg deposito bank konvensional, mau ekonomi naik atau terpuruk lo tetep aja bs dpt profit yg jelas dr prhitungan bunga. Ini pndpat gw lhoo, mungkin ada pndpt lainnya? silahkeen.

  Barry   |   19 Oct 2023

Shendi: klo gw siiih sbnrnya dpsto syariah jg mngntungkan dlm jgka panjang. emg sih bg hasil dpsito syariah bs berbeda tiap bulannya, tp ada kalanya imbal hsl tsb lbh bnyk dr perhitungan bank, gak selalu di bwh bnga bank.

Klo lo pengen bs dptin hsl mksimal dr dpsito syariah, sblm buka deposito lo hrs pinter2 pilih bank syariahnya, jgn cuma asal2an.

soalnya imbl hasil dpsto syariah dihitung brdasarkan profit yg diperoleh bank tsb. klo bank syariahnya gak punya reputasi yg bgus, maka kmgkinan besar akan smkin tinggi jg imbal hasilnya.

klo reputasinya buruk yaa jgn hrp dpt imbal hasil tinggi. krn bank syariah jg punya mitra2 terpercaya utk menyalurkan investasi pr nasabahnya.

klo punya reputasi buruk otomatis mitra2 tsb jg gak mau menerima saluran investasi, jd yaa jgn harap dpt imbal hasil, bs2 lo dpt bagi rugi doank