Apa Saja Keuntungan Menjadi Investor?

Tomy Zulfikar 15 Jan 2019 4310

Dalam literasi keuangan, investor dikenal sebagai orang perorangan atau lembaga, baik domestik atau non-domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya). Kegiatan itu bisa dilakukan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Istilah "investor" sering juga digunakan untuk menyebutkan seseorang yang melakukan pembelian mata uang, komoditi, derivatif, saham perusahaan, properti, ataupun aset lainnya dengan suatu tujuan untuk memperoleh keuntungan, bukan hanya untuk kebutuhan dalam jangka pendek saja.

Keuntungan Menjadi Investor

 

Sejarah Perkembangan Investasi

Membahas tentang investor tidak lepas dengan sejarah perkembangan investasi. Ada tiga gelombang atau periode investasi dalam sejarah perkembangan investasi, yaitu: kolonialisme kuno, imperialisme baru, dan periode tahun 1960-an.

Adapun di era modern saat ini, di tengah derasnya kapitalisme, banyak tokoh profesional yang sukses dalam pekerjaannya. Mereka tidak hanya bekerja, melainkan juga mengatur strategi. Orang yang memiliki kapasitas tersebut adalah seorang investor. Seorang investor terbaik mengerti bagaimana caranya membangun keberuntungan dan melipatgandakan uang.

 

Belajar Dari Warren Buffett

Salah satu contoh sebagai investor sukses di dunia ialah Warren Buffett. Pada 1962, Buffett menjadi miliarder karena keuntungannya yang besar dari kemitraannya. Dia kemudian berinvestasi dan mengambil alih perusahaan manufaktur tekstil, Berkshire Hathaway. Ia lalu mengalihkan perhatiannya ke sektor asuransi, tetapi tetap dengan menggunakan nama Berkshire Hathaway.

Buffett yang dikenal sebagai Oracle of Omaha ini mempunyai gelar sebagai investor terbesar di dunia. Selama beberapa dekade panjang keberhasilannya di pasar saham, Buffett identik dengan kesuksesan dalam menjalankan bisnis dan berhasil mendongkrak pasar saham secara luar biasa.

Contoh Investor Sukses: Warren Buffett

Buffet memiliki cara yang sederhana untuk menghimpun dana. Dahulu ia membeli saham Coca-Cola hanya sebesar USD40 atau kurang lebih Rp532 ribu (kurs Rp13.300 per USD). Investasi tersebut terus berkembang; di akhir 2015 lalu, dari USD40 tersebut telah berkembang menjadi USD5 juta atau Rp66.5 miliar. Bahkan pada bulan April 2012, Dewan Direksi Coca-Cola mengusulkan pemecahan saham dengan nilai USD9.8 juta atau sekitar Rp130 miliar. Dengan aksi korporasi tersebut, Buffett mendapat keuntungan senilai USD10.8 juta atau sekitar Rp133 miliar.

Buffett sangat senang berinvestasi sejak dini. Menurutnya, investasi sangat dibutuhkan agar saat tua tidak capek karena kerja terus. Pada masa tua nanti, kita akan merasa lelah karena beban pekerjaan. Jika memasuki masa pensiun, maka pendapatan kita akan menurun. Oleh sebab itu, selama masih muda dan sanggup bekerja, kita seharusnya giat menabung dan gemar berinvestasi.

 

Beragam Keuntungan Menjadi Investor

Investasi memiliki banyak manfaat, di antaranya ialah:

  1. Dapat menghadapi kenaikan biaya hidup yang tak terelakkan dengan lebih baik, yang umumnya disebut sebagai inflasi.
  2. Dapat mencapai tujuan dengan lebih baik pada akhir periode waktu yang ditentukan.
  3. Membuat uang "bekerja" untuk menghasilkan lebih banyak uang, tanpa kita harus bersusah payah
  4. Bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan pokok.
  5. Dapat dimanfaatkan untuk membiayai keperluan keluarga yang lain, seperti membayar biaya sekolah anak dan sejenisnya.
  6. Memenuhi kebutuhan jangka panjang ketika memasuki masa pensiun.

Setelah melihat banyak keuntungan menjadi investor, lalu tunggu apa lagi guys?

 

Kini setelah mengetahui apa saja keuntungan menjadi investor, Anda mungkin tertarik melakukan investasi di dunia saham seperti halnya Warren Buffett. Sebelum membuka akun trading dan melakukan transaksi, ada baiknya Anda belajar dulu memahami 25 Istilah Saham Yang Wajib Diketahui Pemula.

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1

Panggil Saja Mawar 15 JAN 2019
Wah artikelnya sangat menginspirasi ya, jadi bersemangat jadi investor !!!!
reply
Seperti apa kondisi breakout itu?

Salam master..mo numpang tanya baru belajar ni master, yang di maksud kondisi breakout yg gimana master sama ada kata2 sudah terbentuk triangle apa maksudnya.? beri contoh ya master..terima kasih master..

Gunawan 2 Jun 2012

Reply:

Basir (02 Jun 2012 21:15)

Kalau diartikan Break Out itu = Diam dan keluar
Tringale = Segitiga

width=235

width=204

Symetrical Triangle

Sebuah segitiga simetris adalah formasi grafik dimana kemiringan harga tertinggi dan kemiringan harga terendah berkumpul bersama-sama ke titik di mana terlihat seperti segitiga.

Apa yang terjadi selama pembentukan ini adalah bahwa pasar sedang membuat Lower high dan higher low . Ini berarti bahwa baik pembeli maupun penjual mendorong harga cukup jauh untuk membuat tren yang jelas.

Jika ini pertempuran antara pembeli dan penjual, maka ini akan menjadi seri.

Ini juga merupakan jenis konsolidasi.

width=418

Dalam chart di atas, kita dapat melihat bahwa baik pembeli maupun penjual bisa mendorong harga ke arah mereka. Ketika ini terjadi, kita mendapatkan lower high dan higher low.

ketika semakin runcing, itu berarti bahwa breakout semakin dekat. Kita tidak tahu kemana harga akan berlari, tetapi kita tahu bahwa pasar sebentar lagi akan breakout. Akhirnya, satu sisi pasar akan menyerah

Jadi bagaimana kita bisa mengambil keuntungan dari hal ini?

Sederhana.

Kita dapat melakukan order diatas atau dibawah kemiringan dengan buy stop atau sell stop. Karena kita sudah tahu bahwa harga akan breakout, kita bisa mencari tumpangan kemanapun harga akan bergerak.

width=406

Dalam contoh ini, jika kita menempatkan entry order di atas kemiringan.

Jika Anda telah menempatkan pending sell order di bawah kemiringan maka kita bisa menutupnya.


Ascending Triangle

Jenis pembentukan terjadi ketika ada tingkat resistensi dan kemiringan lebih rendah.

Apa yang terjadi selama ini adalah bahwa ada suatu tingkat tertentu yang pembeli tidak bisa melebihinya. Namun, mereka secara bertahap mulai untuk mendorong harga ke atas dengan membentuk higher low.

width=395

Dalam tabel di atas, Anda dapat melihat bahwa pembeli mulai mendapatkan kekuatan karena mereka membuat higher low. Mereka terus memberi tekanan pada tingkat resistensi dan sebagai hasilnya, breakout pasti terjadi.

Sekarang pertanyaannya adalah, “Kemana harga akan pergi? Apakah pembeli dapat memecahkannya atau resistensi terlalu kuat?”

Banyak buku charting akan memberitahu Anda bahwa dalam banyak kasus, pembeli akan memenangkan pertempuran ini dan harga akan keluar melewati resistance.

Namun, dari pengalaman kami bahwa hal ini tidak selalu terjadi. Kadang-kadang level resistance terlalu kuat, dan daya beli tidak cukup untuk menembus resistance.

Dalam hal ini, kami akan menetapkan pending buy stop order di atas garis resistensi dan pending sell stop order di bawah kemiringan.

width=396

Dalam skenario ini, para pembeli kalah dan harga mulai menyelam! Anda dapat melihat bahwa harga drop sekitar jarak yang sama dengan ketinggian formasi segitiga.

Descending Triangle

Seperti yang Anda duga, Descending triangle adalah kebalikan dari ascending triangle (kami tahu anda pintar!).

width=312

Dalam chart di atas, Anda dapat melihat bahwa harga secara bertahap membuat higher low.

MUNGKIN, harga akhirnya akan menembus support dan terus turun.

Namun, dalam beberapa kasus support yang terlalu kuat, dan harga akan memantul dan membuat gerakan kuat keatas.

Kabar baiknya adalah bahwa kita tidak peduli kemana harga akan pergi. Kita hanya tahu bahwa itu akan pergi ke suatu tempat. Dalam hal ini, kita akan menempatkan pending order di atas garis atas dan di bawah garis support.

width=345

Dalam hal ini, harga akhirnya breakout ke atas puncak segitiga.

 

Kiki R (21 Sep 2019 16:25)

@Gunawan: Breakout adalah suatu kondisi dimana harga berhasil menutup diatas/dibawah suatu batasan harga. Sebagai contoh terdapat resisten Daily di harga 1.2000. Maka kondisi breakout resisten adalah ketika harga berhasil menembus 1.2000 dan ada minimal 1 candlestick Daily yang tutup diatas harga 1.2000.

Sedangkan triangle adalah pola grafik (chart pattern) yang terjadi di market. Ada 3 jenis pola triangle yaitu symmetrical triangle, ascending triangle, dan descending triangle.

1. Symmetrical Triangle

Pola segitiga simetris terjadi di pasar yang arah harganya tidak jelas. Karenanya, garis tren atas dan bawah kelihatan sama saja, tidak ada yang flat.

pola

2. Ascending Triangle

Ascending triangle yang terjadi saat harga meniti uptrend (bergerak naik) merupakan pola chart yang bullish yang sangat mudah diidentifikasi dan bisa dipakai sebagai sinyal entri ataupun exit. Namun, perlu diperhatikan disini bahwa pola ascending triangle hanya bisa dianggap sebagai sinyal kelanjutan tren lama, jika ada suatu trend yang sedang berlangsung.

pola

3. Descending Triangle

Descending Triangle biasanya terjadi saat tren menurun (downtrend) dan sering dianggap sebagai sinyal bearish. Sebagaimana bisa Anda lihat di gambar dibawah ini, pola Descending Triangle persis kebalikan dari Ascending Triangle.

pola


Sistem 81
Data  
Sistem 13
Rupiah  
Sistem 20
Sistem 21
Data  
Sistem 52
Tools  
Sistem 18
Sistem 14
Kredit  
Sistem 152
Data  
Sistem 27
Saham