Apa Saja Keuntungan Menjadi Investor?

Tomy Zulfikar 15 Jan 2019 6187
Dibaca Normal 4 Menit

Mulai dari memenuhi kebutuhan hingga jaminan di masa tua, berikut adalah penjelasan lengkap tentang keuntungan menjadi investor.



Dalam literasi keuangan, investor dikenal sebagai orang perorangan atau lembaga, baik domestik atau non-domestik yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya). Kegiatan itu bisa dilakukan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Istilah "investor" sering juga digunakan untuk menyebutkan seseorang yang melakukan pembelian mata uang, komoditi, derivatif, saham perusahaan, properti, ataupun aset lainnya dengan suatu tujuan untuk memperoleh keuntungan, bukan hanya untuk kebutuhan dalam jangka pendek saja.

Keuntungan Menjadi Investor

 

Sejarah Perkembangan Investasi

Membahas tentang investor tidak lepas dengan sejarah perkembangan investasi. Ada tiga gelombang atau periode investasi dalam sejarah perkembangan investasi, yaitu: kolonialisme kuno, imperialisme baru, dan periode tahun 1960-an.

  • Pertama, pada periode kolonialisme kuno, ditandai dengan pendirian perusahaan-perusahaan oleh Spanyol, Belanda, dan Inggris yang mendirikan banyak tambang serta perkebunan di beberapa negara jajahan, di antaranya adalah pada negara-negara Asia pada abad ke-17 hingga ke-18. Mereka merampas dan mengeksploitasi sumber-sumber alam serta kekayaan penduduk jajahan.
  • Kedua, periode imperialisme baru yang dimulai pada abad ke-19. Investasi negara-negara Eropa di beberapa fasilitas perkebunan, jalan-jalan, dan pusat-pusat kota telah menciptakan suatu infrastruktur yang penting bagi negara-negara jajahan.
  • Ketiga, periode tahun 1960-an, dimulai ketika negara-negara sedang berkembang memperkenalkan strategi subtitusi impor sebagai cara yang dianggap tercepat untuk menuju industrilisasi.

Adapun di era modern saat ini, di tengah derasnya kapitalisme, banyak tokoh profesional yang sukses dalam pekerjaannya. Mereka tidak hanya bekerja, melainkan juga mengatur strategi. Orang yang memiliki kapasitas tersebut adalah seorang investor. Seorang investor terbaik mengerti bagaimana caranya membangun keberuntungan dan melipatgandakan uang.

 

Belajar Dari Warren Buffett

Salah satu contoh sebagai investor sukses di dunia ialah Warren Buffett. Pada 1962, Buffett menjadi miliarder karena keuntungannya yang besar dari kemitraannya. Dia kemudian berinvestasi dan mengambil alih perusahaan manufaktur tekstil, Berkshire Hathaway. Ia lalu mengalihkan perhatiannya ke sektor asuransi, tetapi tetap dengan menggunakan nama Berkshire Hathaway.

Buffett yang dikenal sebagai Oracle of Omaha ini mempunyai gelar sebagai investor terbesar di dunia. Selama beberapa dekade panjang keberhasilannya di pasar saham, Buffett identik dengan kesuksesan dalam menjalankan bisnis dan berhasil mendongkrak pasar saham secara luar biasa.

Contoh Investor Sukses: Warren Buffett

Buffet memiliki cara yang sederhana untuk menghimpun dana. Dahulu ia membeli saham Coca-Cola hanya sebesar USD40 atau kurang lebih Rp532 ribu (kurs Rp13.300 per USD). Investasi tersebut terus berkembang; di akhir 2015 lalu, dari USD40 tersebut telah berkembang menjadi USD5 juta atau Rp66.5 miliar. Bahkan pada bulan April 2012, Dewan Direksi Coca-Cola mengusulkan pemecahan saham dengan nilai USD9.8 juta atau sekitar Rp130 miliar. Dengan aksi korporasi tersebut, Buffett mendapat keuntungan senilai USD10.8 juta atau sekitar Rp133 miliar.



Buffett sangat senang berinvestasi sejak dini. Menurutnya, investasi sangat dibutuhkan agar saat tua tidak capek karena kerja terus. Pada masa tua nanti, kita akan merasa lelah karena beban pekerjaan. Jika memasuki masa pensiun, maka pendapatan kita akan menurun. Oleh sebab itu, selama masih muda dan sanggup bekerja, kita seharusnya giat menabung dan gemar berinvestasi.

 

Beragam Keuntungan Menjadi Investor

Investasi memiliki banyak manfaat, di antaranya ialah:

  1. Dapat menghadapi kenaikan biaya hidup yang tak terelakkan dengan lebih baik, yang umumnya disebut sebagai inflasi.
  2. Dapat mencapai tujuan dengan lebih baik pada akhir periode waktu yang ditentukan.
  3. Membuat uang "bekerja" untuk menghasilkan lebih banyak uang, tanpa kita harus bersusah payah
  4. Bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan pokok.
  5. Dapat dimanfaatkan untuk membiayai keperluan keluarga yang lain, seperti membayar biaya sekolah anak dan sejenisnya.
  6. Memenuhi kebutuhan jangka panjang ketika memasuki masa pensiun.

Setelah melihat banyak keuntungan menjadi investor, lalu tunggu apa lagi guys?

 

Kini setelah mengetahui apa saja keuntungan menjadi investor, Anda mungkin tertarik melakukan investasi di dunia saham seperti halnya Warren Buffett. Sebelum membuka akun trading dan melakukan transaksi, ada baiknya Anda belajar dulu memahami 25 Istilah Saham Yang Wajib Diketahui Pemula.

Forum

Bill (17 May 2012)

permisi master,.. saya mau tanya.. master bgmn caranya memupuk keberanian untuk op karena selama ini alhamdulillah saya selalu stabil dalam mengambil profit di demo,jarang sekali loss :)).. sehingga saat terjun ke real saya hanya bisa menebak arah gerakan grafik tapi takut ambil op .. ;(..makasih

Selengkapnya...

Kode Saham Last Change(%)  
VRNA 166 34.96%
ALDO 710 13.6
BBSI 2,730 24.66%
CENT 334 15.97%
DAYA 278 13.01%
ESTA 115 11.65%
AYLS 90 34.33%
PANI 137 28.04%
MTWI 191 30.82%
BIMA 71 33.96%

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

Panggil Saja Mawar
15 JAN 2019

Wah artikelnya sangat menginspirasi ya, jadi bersemangat jadi investor !!!!



Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   214  
Sulit mengatur money management

Pak, money management kok sulit banget yaa..mesti kalo dihitung, dalam 10x trading, lossnya lebih banyak...hadeh

Vincent 19 Mar 2021

Reply:

Mika (19 Mar 2021 16:57)

Bener banget...ini yang saya alami sekarang. Jadi masih takut buat nyoba di akun riill...

Anggara (19 Mar 2021 16:59)

Ya gpp gan, itu memang proses...dulu pas saya awal-awal belajar trading ya gitu. Masih sering loss, bahkan uang $100 lebih amblass...

Nikmati aja prosesnya, nanti kalo ketemu polanya pasti bisa profit kok..

M Singgih (23 Mar 2021 19:12)

@ Vincent:

Profit atau loss tidak ditentukan oleh penerapan money management, tetapi ditentukan oleh sistem trading yang digunakan, termasuk di dalamnya strategi entry dan exit.

Money management gunanya untuk mengendalikan risiko dan mengatur risk/reward ratio agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profitable. Money management terutama digunakan untuk menentukan ukuran lot dengan position sizing.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca:

  • 5 Dasar Money Management Forex Yang Perlu Anda Tahu
  • Cara Bermain Forex Aman Dengan Money Management
Apa itu ARA Hunter?
Apa itu ARA Hunter?
Linlindua   28 Feb 2021   348  
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
Tomy Zulfikar   16 Feb 2021   277  
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Kiat Sukses Day Trading Saham Untuk Pemula
Nandini   11 Dec 2020   710  
Daftar 10 Broker Saham Terbaik Untuk Pemula
Daftar 10 Broker Saham Terbaik Untuk Pemula
Yulinda   30 Sep 2020   3447  
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
Febrian Surya   29 Sep 2020   1088  
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Investasi ETF Vs Reksadana, Mana Yang Terbaik?
Febrian Surya   22 Sep 2020   814  
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Panduan Memilih Sekuritas Untuk Pemula
Jujun Kurniawan   14 Aug 2020   812