Cara Mengatasi Masalah Verifikasi Broker

Wiji Purnama 23 Mar 2018 3430
Dibaca Normal 7 Menit

Saat mendaftar pada broker forex kita terkadang menghadapi masalah verifikasi broker. Apa yang perlu disiapkan untuk menghindari masalah verifikasi ini?



Untuk dapat melakukan transaksi langsung dalam pasar forex memang diperlukan terlebih dahulu bantuan dari pihak broker sebagai penghubung kita dengan liquidity provider. Untuk dapat terdaftar dalam broker forex, tentu saja tidak semudah mendaftar akun demo langsung pada Metatrader Anda. Pada broker yang teregulasi oleh regulator kredibel, dibutuhkan banyak sekali syarat yang harus dipenuhi.

Dalam proses pendaftaran ini, sering sekali terjadi berbagai masalah verifikasi broker. Masalah ini muncul karena berbagai hal, baik dari pihak calon nasabah maupun dari pihak broker forex. Namun sebelum kita bahas lebih dalam perihal masalah verifikasi broker ini, ada baiknya kita mulai dengan mengapa verifikasi broker itu penting?

verifikasi broker itu penting

 

Mengapa Verifikasi Broker Penting?

Seperti telah dijelaskan di atas, dibutuhkan beberapa syarat agar kita dapat terdaftar dan terverifikasi secara resmi dalam suatu broker. Syarat-syarat ini biasanya berupa segala data yang dapat mendukung dan menjamin keaslian identitas kita. Syarat ini sangat penting bagi broker forex, selain karena telah diwajibkan oleh pihak regulatornya, tentu saja broker juga perlu mengetahui, apakah nasabah-nasabahnya adalah 'orang asli', 'bersih', atau justru pernah terlibat suatu tindak kejahatan.

Lalu apa pentingnya verifikasi broker untuk nasabah?

Beberapa broker tidak terlalu memusingkan perihal verifikasi broker nasabahnya, terutama karena kebanyakan trader yang mencoba suatu broker forex biasanya hanya ingin melihat spread atau beberapa fitur dasar dalam trading. Hanya saja, jika sudah menyangkut salah satu fitur penting, tentu saja verfikasi broker akan menjadi wajib hukumnya.

Salah satu fitur penting yang dapat diakses hanya bagi trader yang telah sudah verifikasi akun adalah withdrawal. Untuk menarik uang Anda dari akun trading Anda, tentu saja broker ingin memastikan identitas diri Anda, untuk menghindari kerugian jika akun dibobol oleh orang tak dikenal yang ingin menguras dana Anda. Apalagi jika Anda menggunakan fasilitas bank lokal. Ingat, jika untuk deposit, biasanya Anda belum diwajibkan untuk melakukan verifikasi broker.

Fitur lain yang dapat diakses hanya dengan verifikasi broker adalah promosi dan kontes. Jika suatu broker mengadakan kontes atau promosi tertentu, peserta-peserta yang boleh ikut hanyalah peserta yang memiliki akun yang sudah verifikasi broker. Mengapa demikian? Hal ini diperlukan broker agar kontes atau promosi hanya dapat diikuti satu kali per satu orangnya. Jika tidak dilakukan, seorang trader pro bisa ikut trading berulang kali tanpa harus melakukan deposit.



Selain fitur di atas, bahkan terdapat broker yang semua fitur di member area-nya hanya bisa diakses oleh member yang sudah verifikasi broker saja. Kebanyakan broker sangat mementingkan keaslian serta kesanggupan dari calon member yang ingin mendaftar di bawah naungannya. Keaslian dan kesanggupan ini kita tunjukkan dengan memberikan copy-an dari identitas diri maupun tagihan kita.

Namun, proses verifikasi broker juga berbeda-beda loh. Perbedaan ini muncul karena perbedaan syarat dari regulator yang menaunginya. Seperti misalnya, broker lokal akan mengiblatkan aturan verifikasi brokernya ke BAPPEBTI, sedangkan broker yang berkedudukan di luar negeri tidak akan mengikuti aturan broker lokal. Perbedaan-perbedaan ini kadang menjadi masalah verifikasi broker tersendiri.

 

Masalah Verifikasi Broker Dan Cara Mengatasinya

Masalah verifikasi broker adalah ditolaknya verifikasi yang Anda lakukan di broker, karena terdapat hal yang tidak sesuai dengan kebijakan verifikasi broker tersebut. Penolakan ini terjadi dengan berbagai macam jenis alasan.

Masalah verifikasi broker forex ini biasanya muncul karena kekurangsiapan dari sisi trader. Namun, tidak jarang pula kekurangsiapan ini ada karena trader kaget dengan persyaratan broker yang terlalu berlebihandalam meminta bukti identitas diri. Oleh karena itu, berikut kami sajikan beberapa syarat-syarat yang harus Anda siapkan, sekiranya Anda ingin berpetualang dan mencoba berbagai broker, baik lokal maupun luar negeri. Masalah verifikasi broker ini utamanya tidak akan pernah terjadi jika Anda telah menyiapkan segala keperluan yang diinginkan broker forex.

 

Siapkan Kartu Identitas Terbaru Dan Scan Dengan Baik

Penolakan kartu identitas adalah yang paling sering terjadi dalam masalah verifikasi broker. Penolakan identitas ini bisa terjadi karena berbagai macam hal, di antaranya:

  • Hasil scan kartu identitas kurang jelas.
  • Kartu identitas telah habis masa berlakunya.

Pada kasus hasil scan kartu identitas yang kurang jelas, jika memang kartu identitas Anda yang telah rusak atau telah habis masa berlakunya seperti poin kedua, segera ajukan penggantian kartu di lembaga yang berwenang. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan surat pengantar atau keterangan jika saat ini sedang dalam proses pembuatan.

scan ktp dengan baik

Perlu diperhatikan, ada broker-broker yang tidak menerima hasil scan, tapi justru mewajibkan bukti dalam bentuk foto. Artinya, Anda mesti memotret kartu identitas, lalu mengunggah hasil fotonya sebagai bukti identitas. Mengapa hal ini diterapkan? Bukankah hasil scan lebih jelas daripada hasil foto? Usut punya usut, ketentuan ini diwajibkan untuk menghindari risiko editing atau pemalsuan yang memang lebih mudah dilakukan di hasil-hasil scan.



 

Siapkan Bukti Identitas Lain

Menyiapkan kartu identitas tentu saja tidak cukup untuk menyatakan diri Anda secara keseluruhan. Broker akan meminta bukti-bukti lain yang dapat menggambarkan diri Anda lebih lengkap, biasanya untuk membuktikan alamat tempat tinggal Anda. Masalah verifikasi broker selanjutnya adalah:

  • Broker membutuhkan bukti-bukti identitas Anda yang lain.
  • Terdapat broker yang memiliki verifikasi bertingkat.

Beberapa broker bahkan memiliki verifikasi bertingkat, atau mungkin lebih dikenal dengan level verifikasi broker. Pada setiap level ini, dibutuhkan pengiriman bukti dokumen yang berbeda agar dapat naik ke level selanjutnya. Masalahnya, untuk dapat mengakses keseluruhan fitur, Anda harus berada pada level verifikasi broker tertinggi. Jadi sebaiknya siapkan beberapa bukti selain kartu identitas pribadi:

  • Tagihan Listrik, Air, atau Gas.
  • Surat keterangan kepemilikan rekening bank (bank statement), atau bisa juga diganti dengan rekening koran.

Selalu ingat, siapkan bukti-bukti yang mencantumkan nama dan alamat Anda dengan jelas. Serta jangan lupakan masalah verifikasi broker yang pertama tadi. Selalu cek apakah bukti tersebut masih berlaku atau tidak. Jangan lupa juga untuk menggunakan kamera dengan kualitas bagus atau jangan ragu menggunakan scan pada printer.

 

Bersiaplah Untuk Selfie

Ya, selfi. Inilah masalah verifikasi broker selanjutnya. Broker akan meminta Anda berfoto dengan kartu identitas diri ataupun dengan selembar kertas bertuliskan sesuatu. Untuk tujuannya? Sama dengan tujuan-tujuan yang telah disebutkan sebelumnya, broker ingin memastikan keaslian diri Anda. Dengan ini, broker akan dapat membandingkan diri Anda saat ini dengan foto pada kartu identitas Anda.

bersiaplah untuk selfie

Tapi tenang saja, Anda tidak akan diwajibkan untuk pergi ke studio foto untuk melakukan foto ini. Anda dapat melakukannya dengan selfie atau meminta bantuan teman Anda untuk mengambil gambar Anda. Selain itu, tidak ada ketentuan baju yang harus digunakan dalam pengambilan foto, jadi mungkin Anda bisa sedikit memainkan kreativitas Anda jika bertemu dengan verifikasi broker seperti ini.



 

Persiapkan Printer Dan Materai 6000

Untuk tips terakhir ini sengaja dimuat di akhir, karena mungkin sudah tidak ada broker yang memberlakukan ini. Namun berhubung penulis sendiri pernah merasakannya saat mendaftar di broker luar, maka syarat ini dirasa tetap perlu disertakan. Pada saat itu, broker belum memiliki perwakilan resmi di Indonesia.

Apa masalah verifikasi broker yang terjadi saat itu? Penulis harus mencetak sebuah surat perjanjian yang menyatakan pertanggungjawaban penuh dalam perdagangan di pasar forex dan telah mengerti risikonya. Surat ini berisi beberapa terms and agreement yang harus dibaca. Pada akhir surat, Anda diminta menandatangani surat tersebut dan materai materai 6000 Rupiah. Surat ini kemudian harus di-scan dan dikirim balik ke pihak broker.

Jika Anda memang masih sibuk mencari broker terpercaya, beberapa masalah verifikasi broker di atas dapat menjadi panduan dalam pencarian Anda. Tentu saja setiap broker akan berbeda syarat dan ketentuannya dalam hal verifikasi broker ini. Namun, tidak ada buruknya bukan mempersiapkan segalanya dengan lengkap?



Forum

Mpi (03 Jul 2012)

master,misal trading dg news waktu itu range harga masih kecil,berarti masih ada kelanjutan trend y,,trs klo range udah besar kemungkinan ada pembalikan trend???

Selengkapnya...

Pola Candlestick
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 6    

Bayu Saputra
3 JUN 2020

Syaratnya banyak banget om kayak syarat ambil pinjaman di bank

Karina Kamelia
23 DEC 2020

kadang ada juga broker yang syarat verifikasinya ribet :( ya bagus sih, demi keamanan....

Theo
23 DEC 2020

Broker menyuruh kliennya melakukan verifikasi sebetulnya untuk beberapa tujuan, termasuk mempelajari tentang Anda dan kebutuhan keuangan Anda serta memenuhi kewajiban peraturan tertentu. Meskipun mungkin membutuhkan sedikit waktu untuk mengisi form, penting untuk menjawab pertanyaan secara akurat. Jadi, pastikan untuk membaca form dan perjanjian yang menyertai serta dokumen lain yang diberikan broker. Jangan lupa ajukan pertanyaan tentang apa pun yang tidak Anda pahami.

Tirta
23 DEC 2020

Biasanya dokumen apa aja yang dibutuhkan?

Delon
23 DEC 2020

KTP, SIM, passport, keterangan sedang bekerja, rekening koran, dll

Kiki
23 DEC 2020

Terus sekarang ada lagi, suka disuruh nulis contact person yang bisa dihubungi, alamat, dan nomor telepon mereka. 

Kirim Komentar/Reply Baru
Mengungkap 5 Rahasia Trader Miliarder
Mengungkap 5 Rahasia Trader Miliarder
Wahyudi   8 Jun 2020   1904  
Merubah Sistem Dari Long Ke Scalping

siang master..gimana master kalau sistem trading saya rubah dari long ke scalping..di long yg ga tahan si flotingnya boss..sistem yang saya pakai sekarang range pivot suport dan resistance..open posisi sy sell kalao harga dah tembus R2/3 buy kalau harga tembus S2/3 catatan range harian dah 100%..dan saya pake TP & SL..di long sy pernah profit loss yg sangat besar..mohon saran dan pendapatnya master..nuwunnn.

Rahmat H 1 Aug 2013

Reply:

Basir (01 Aug 2013 11:05)

Disesuaikan saja. Tiap sistem yang digunakan tetap memiliki resiko tersendiri.  bisa dipelajari disini tips dan triknya.

Metodologi scalping trik dan tips

Thanks.


M Singgih (20 Aug 2015 02:18)

@ Rahmat h:
- Dari long term trading berubah ke scalping: harus berlatih dulu di account demo karena tingkat kesulitannya berbeda. Perlu diketahui bahwa scalping biasanya hanya mengandalkan analisa teknikal, begitu ada kesempatan langsung entry dan cepat exit. Hindari entry saat ada rilis data fundamental penting karena volatilitas pasar saat itu bisa sangat tinggi sehingga bisa membahayakan posisi trading Anda. Sesuaikan dulu dengan keadaan pergerakan harga di time frame rendah sampai terbiasa dan nyaman.
- Jika dari trading di account demo ternyata Anda kurang cocok dengan scalping sebaiknya jangan dipaksakan, kembali ke gaya trading Anda semula.
- Sebaiknya tidak menggunakan acuan level-level support dan resistance yang diturunkan dari pivot point karena dihitung secara matematis, jadi kurang akurat. Level support dan resistance yang paling akurat adalah yang dari pengamatan, kemudian yang dari Fibonacci retracement atau expansion.
Sebagai keterangan tambahan bisa baca: Mengukur Kekuatan Level Support Dan Resistance.
- Metode entry tidak harus bouncing seperti yang Anda lakukan, tetapi bisa juga breakout, jadi sell kalau harga menembus support dan buy kalau tembus resistance. Untuk itu bisa disesuaikan dengan price action yang terbentuk pada level-level tersebut. Untuk penjelasan bisa baca: Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price Action.

5 Rutinitas Sebelum Trading Untuk Tingkatkan Profit
5 Rutinitas Sebelum Trading Untuk Tingkatkan Profit
Wahyudi   5 Jun 2020   1679  
Cara Lolos Dari Jebakan Yoyo Trading
Cara Lolos Dari Jebakan Yoyo Trading
Jujun Kurniawan   18 Oct 2019   1681  
Apakah Bisnis Forex Halal atau Haram?
Apakah Bisnis Forex Halal atau Haram?
Anna   24 Apr 2019   3907  
5 Trik Bisnis Forex Tanpa Modal
5 Trik Bisnis Forex Tanpa Modal
Anna   29 Mar 2019   2919  
4 Jenis Broker Forex Yang Perlu Diwaspadai
4 Jenis Broker Forex Yang Perlu Diwaspadai
Wiji Purnama   30 Aug 2018   4112  
Mengapa Broker Forex Melarang Trading Forex Dengan Hedging?
Mengapa Broker Forex Melarang Trading Forex Dengan Hedging?
Wiji Purnama   10 Jul 2018   4650  
Apa Pentingnya Server Trading Forex Broker?
Apa Pentingnya Server Trading Forex Broker?
Wiji Purnama   26 Jun 2018   4046  
Pilih Mana, Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan?
Pilih Mana, Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan?
Wiji Purnama   4 Jun 2018   4053  
3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Pemula
3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Pemula
SAM   23 Nov 2017   7543