Apa Itu Stop Level Broker Forex?

Wiji Purnama 28 Mar 2017
Dibaca Normal 5 Menit
forex > broker >   #stop-level   #broker-forex
Selain spread, lot, dan leverage, stop level adalah kondisi trading dari broker yang perlu Anda tahu. Sebenarnya, apa itu stop level broker?

Seperti halnya stop out, stop level sering terlewat dari perhatian trader saat menganalisa spesifikasi broker forex. Meski sama-sama berawalan "stop", kedua hal ini menjelaskan ketentuan yang sangat berbeda. Jika stop out berurusan dengan penutupan paksa sebuah posisi yang sedang merugi, maka stop level broker lebih berkaitan dengan seluk-beluk pembukaan order. Untuk lebih jelasnya, mari simak definisi, contoh, dan arti penting stop level berikut ini.

Apa Itu Stop Level Broker Forex

 

Apa Itu Stop Level Broker?

Stop level adalah batas yang menentukan jarak penempatan stop loss, take profit, dan pending order (buy stop dan sell stop) dari harga sekarang. Misalkan stop level broker ditentukan pada jarak 2 pip, maka Anda hanya bisa memasang order-order tersebut pada level harga yang berjarak minimal 2 pip dari harga sekarang. Masih bingung? Coba perhatikan contoh berikut ini:

"EUR/USD saat ini sedang berada di level 1.0727. Karena broker Andi memiliki ketentuan stop level 2 pips, maka ia baru bisa menempatkan order buy stop di level 1.0729 ke atas, atau sell stop pada level 1.0725 ke bawah."

Stop level broker biasanya ditetapkan bersamaan dengan limit level. Peranan keduanya sama, hanya dibedakan pada jenis pending order. Jika stop level broker berlaku untuk order buy stop dan sell stop, maka limit level menjadi acuan untuk batasan pending order buy limit dan sell limit. Secara umum, broker-broker forex yang memberlakukan aturan ini tidak membedakan besar stop level dan limit level. Bahkan, penamaan keduanya seringkali digabung menjadi "Stop & Limit Level".

 

Cara Mengetahui Stop Level Broker Forex

Ada 2 cara mengetahui berapa stop level yang ditentukan broker forex Anda. Pertama, Anda bisa mencari tahu pada bagian spesifikasi trading yang tersedia di situs resmi broker. Beberapa broker forex secara gamblang menyediakan informasi perihal stop level di bagian Akun Trading.

Cara kedua, Anda dapat melihat langsung stop level broker di platform MetaTrader 4. Teknik ini bisa diterapkan jika Anda kesulitan menemukan info mengenai stop level broker di website. Selain itu, cara ini lebih akurat untuk mengetahui stop level broker di setiap pair.

Perlu diketahui bahwa keterangan yang tersaji di situs broker biasanya diambil dari stop level untuk pair EUR/USD. Jadi apabila Anda ingin trading dengan pair selain EUR/USD, maka sebaiknya mengecek langsung berapa stop level yang ditentukan broker forex untuk pair Anda. Secara garis besar, jenis pair forex mayor memiliki stop level yang lebih kecil ketimbang pair cross dan eksotis.

Pertama-tama, klik kanan salah satu pair di kolom Market Watch yang terletak di bagian pojok kiri platform.

Cara Mengetahui Stop Level Broker Di MT4 1

Kemudian, pilih menu "Symbols".

Cara Mengetahui Stop Level Broker Di MT4 2

Cari pair yang ingin Anda ketahui stop level-nya, lalu klik "Properties".

Cara Mengetahui Stop Level Broker Di MT4 3

Di window "Properties", Anda bisa melihat langsung berapa stop level broker untuk pair tersebut.

Cara Mengetahui Stop Level Broker Di MT4 4

 

Arti Penting Stop Level Broker

Meski tidak sepopuler spread ataupun leverage, stop dan limit level tetap memiliki arti penting dan wajib dipahami khususnya bagi trader-trader pengguna strategi khusus seperti scalping. Bagaimana bisa? Berikut ini detail lebih lanjut dari hal-hal yang bisa terpengaruh oleh stop level broker:

  1. Ukuran stop loss tidak bisa lebih kecil dari stop level. Jika stop level broker kecil (antara 1-3 pips) mungkin tidak jadi masalah. Namun apabila mencapai belasan atau bahkan puluhan pip, hal ini bisa sangat berpengaruh pada manajemen risiko trader. Bayangkan saja jika stop level broker ditentukan pada jarak 14 pips. Itu artinya, ukuran stop loss Anda tak bisa kurang dari 14 pips.
  2. Semakin kecil stop level broker, semakin bagus pula kondisinya untuk para scalper. Seperti diketahui pada penjelasan di artikel tentang kondisi trading terbaik untuk scalping, biaya trading yang besar tidak kompatibel dengan strategi tersebut. Adanya penambahan pip dari target-target stop dan pending order tentu bisa membebani kinerja strategi scalping yang sangat memerlukan akurasi. Belum lagi, teknik scalping tak jarang dilakukan dengan membuka banyak posisi dalam waktu singkat. Jika untuk setiap order terdapat penambahan pip dari stop level broker, beban spread tentu bisa berlipat.
  3. Stop level broker juga bisa mengganggu kinerja EA (robot forex). Trading otomatis biasanya difasilitasi dengan EA yang sudah diset untuk mengeksekusi open dan close trading pada level-level tertentu. Jika kapasitas itu terganggu oleh stop level broker, maka kemungkinan besar trader akan sulit mendapat keuntungan yang diharapkan dari penggunaan EA.

 

Kesimpulan

Dari uraian di atas, jelas dapat disimpulkan bahwa semakin kecil stop level broker, semakin baik efeknya bagi trading Anda. Karena kesulitan-kesulitan yang bisa dimunculkannya, banyak trader kemudian mencari broker forex yang memiliki kebijakan zero stop level, atau stop level 0 pip.

Stop Level 0 Pip

Namun demikian, broker forex dengan kemudahan tersebut belum tersebar luas. Jikapun ada, hanya broker-broker dengan kondisi khusus (ECN) yang memperkenankan stop dan limit level 0 pip. Karena tipe broker forex seperti itu mengusung spesifikasi yang tidak sesuai bagi semua kalangan trader, maka jalan tengah pun diambil.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Ghani |  20 Jan 2022

Beberapa waktu lalu ketika trading, ada transaksi pemotongan dana di akun trading saya dengan tulisan: “Custody Fee aff. adjusment”. Itu maksutnya apa ya?

Lihat Reply [1]

@ Ghani:

Forex custody fee adalah biaya penitipan atau biaya penyimpanan, yaitu sejenis fee atau biaya komisi yang dikenakan broker forex untuk layanan terkait nilai dana deposit trader yang disimpan atau dititipkan di akun broker sebagai penyelenggara perdagangan forex.

Forex custody fee sendiri baru diterapkan mulai Oktober 2021 di beberapa broker, sehingga masih belum banyak keterangan lengkap mengenainya, seperti berapa fee yang dibebankan dan sebagainya. Yang jelas forex custody fee ini akan memotong saldo trading yang memiliki transaksi menginap selama 7 hari meskipun itu akun bebas swap.

M Singgih   30 Jan 2022
 Wildan |  5 Dec 2022

Halo mastah-mastah.

Saya pengen coba trading dengan broker lokal. Kira-kira broker forex lokal apa yang bagus? Mohon rekomendasinya. Terima kasih

Lihat Reply [16]

GKINVEST itu recommended.

MONEX juga.

Atau apa aja asal bukan rif** sih, menurutku.

Maxxx   7 Dec 2022

@ Wildan:

Mengenai broker, kami tidak memberikan rekomendasi pada broker tertentu. Silahkan Anda temukan pada ulasan-ulasan artikel di situs ini.

Semua perusahaan pialang berjangka (broker) yang telah terdaftar di Bappebti bisa digunakan untuk trading. Untuk mengetahui lebih lanjut, Anda bisa berkomunikasi dengan perusahaan pialang berjangka tsb, mencoba akun demonya, atau kalau mungkin bisa berkunjung ke kantornya.

M Singgih   8 Dec 2022

Saat ini, seluruh broker lokal mempunyai regulasi dari Bappepti sehingga regulasi bukan menjadi patokan utama untuk melihat broker lokal terbaik.

Dilihat dari sisi tradernya, pertimbangan utama dalam melihat broker lokal adalah biaya trading.

Sebelumnya, Inbizia pernah menulis artikel mengenai broker lokal dengan biaya trading termurah. Beberapa broker termasuk di dalamnya  adalah:

  • Monex Investindo Futures (MIFX)
  • GKInvest
  • Maxco
  • Valbury
  • Finex berjangka

Untuk melihat detailnya, Anda bisa membacanya langsung ke artikel berikut: Daftar Broker Lokal dengan Biaya Trading Termurah

Kiki R   9 Dec 2022

Bang, apakah broker GKInvest dan Monex bagus buat strategi scalping? Mohon masukannya bang. Aku bingung mau pilih diantara dua broker itu...

Ivan Adi Jaya   12 Dec 2022

@Ivan Adi Jaya: Bagus. Keduanya mempunyai jenis akun dengan spread kecil dan kecepatan eksekusi tinggi.

Di Monex (MIFX) gunakan jenis akun ultra low, sedangkan pada GKInvest gunakan tipe akun raw Zero.

Kiki R   13 Dec 2022

Monex kalau dibuat scalping rekomended gak kak? Soalnya tak liat spreadnya sampe 1:100 aja.

Wildan   13 Dec 2022

Apakah broker indonesia sangat direkomendasikan untuk main scalping?

Alwi Bin Slamet   14 Dec 2022

Maaf, pertama-tama perlu diluruskan dulu ya.

Spread itu pasti dalam satuan pips. Umpamanya, 0.2 pips, 1 pips, 2.3 pips, dan seterusnya.

Apabila berupa perbandingan, seperti 1:100, maka biasanya merujuk pada leverage.

Jadi, apakah Monex memiliki spread sampai 1:100? Itu tentu tidak benar. 

Monex sekarang punya 4 jenis akun dengan standar spread berbeda-beda:

  • Akun Ultra Low dengan spread mulai dari 0.2 pips
  • Akun Standar dengan spread mulai dari 1.8 pips
  • Akun Pro dengan spread mulai dari 1.8 pips
  • Akun Multilateral dengan spread mulai dari 0.6 pips

(jenis akun dan spread bisa berubah-ubah, silakan cek situs Monex untuk mengetahui status terbaru)

Untuk scalping, trader butuh spread yang rendah dan bea komisi yang murah. Mari ambil contoh akun Ultra Low saja, spread mulai dari 0.2 dan bea komisi $10 per lot. Ini tarif yang sangat masuk akal untuk scalping. Memang bukan yang termurah, tapi juga tidak tergolong mahal.

Tapi, leverage-nya cuma 1:100? Leverage itu tidak mempengaruhi gaya trading, melainkan hanya mempengaruhi kebutuhan modal trader. Banyak sekali trader yang bisa scalping dengan leverage 1:100. Hanya saja, memang butuh modal lebih besar agar bisa scalping dengan nyaman pada leverage maksimum segitu.

Aisha   15 Dec 2022

Sebagai broker, perusahaan yang menyediakan layanan trading forex biasanya menetapkan beberapa aturan dan ketentuan yang harus diikuti oleh para trader yang ingin menggunakan layanannya. Ditambah lagi, ada badan regulasi yang memberi syarat-syarat tertentu.

Saat ini, regulator Indonesia yaitu Bappebti tidak melarang Scalping, jadi Anda tinggal cek ke kondisi brokernya.

Jadi, apakah broker Indonesia sangat direkomendasikan untuk scalping? Sebaiknya Anda tidak memandang broker hanya dari aspek negaranya saja, tetapi lebih ke aturan dan ketentuan yang diberlakukan oleh broker tersebut.

Untuk bocoran soal nama-nama brokernya, bisa cek artikel berikut ini: Broker Lokal Untuk Scalping

Ananta   20 Dec 2022

Sangat direkomendasikan sih enggak ya.

Kan broker Indonesia itu sendiri tuh jumlahnya buanyaaak. Ada yang bangsat, ada yang oke. nggak bisa dipukul rata dong ya

Kalau mau copet-copetan, pokoknya cari broker yang ngebolehin scalping, spread tipis, komisi murah, eksekusi muluss. Dah, itu ja.

Sofiyan   27 Dec 2022

Kak, kalau scalping pakai fixed spread itu direkomendasikan apa enggak ya?

Alwi Hidayat   27 Dec 2022

@Alwi Hidayat:

Scalping sebaiknya menggunakan spread variable. Kenapa? Karena scalping butuh spread sekecil mungkin. Spread variable itu biasanya lebih kecil daripada spread fixed, kecuali pada situasi pasar khusus.

Tapi jika ingin coba scalping dengan akun spread fixed juga sah-sah saja. Coba dulu lewat demo agar memahami konsekuensinya pada sistem trading.

Aisha   27 Dec 2022

Kak, kalau milih broker scalping itu pilih spread rendah atau komisi rendah?

Samsul Hadi   28 Dec 2022

Jika Anda akan melakukan scalping, maka spread yang rendah lebih disarankan. Hal ini karena spread yang tinggi akan membebani hasil trading Anda.

Contohnya begini: jika Anda membuka posisi buy dengan spread sebesar 2 pip, dan kemudian menutup posisi tersebut setelah 5 menit dengan profit 1 pip, maka secara teori Anda hanya akan mendapatkan profit sebesar 1 - 2 = -1 pip. Jadi spread mulai nol koma itu menarik untuk para scalper.

Sebenarnya komisi yang rendah juga merupakan faktor yang perlu dipertimbangkan, tapi karena hitungannya dengan nominal, cenderung lebih besar daripada hitungan pips. Apalagi komisi yang rendah biasanya hanya ditawarkan oleh beberapa broker forex tertentu dengan minimal depo agak kurang ramah dompet. 

untuk menambah wawasan soal spread rendah, bisa cek ke sini: 

Ananta   2 Jan 2023

Maxxx:. Wah, dari insialnya udah ketebak broker mana nih kak. Emang kenapa koq menganggap broker tersebut gak rekomen? Btw saya bukan sales broker yaaa, beneran nanya ini karena mau coba trading di broker lokal. 

Rekan-rekan yang lain juga boleh donk share pada pk broker apa, terutama yang rebatenya lumayan, hehehe

Shakira   25 Jan 2023

Shakira:

Kesel banget lah sama rif** itu. Salesnya sering bgt nelpon tahun lalu, mau ngasih tahu peluang bisnis, bla bla bla.

Tiap kali ada yang nelpon, udah dibilang "gua udah ngarti!!!" trus tutup. Tapi tetep aja besoknya ada yang nelpon lagi.

Iming-imingnya ngga beres pula. Ada yang bilang pasti untung, gampang, diajarin sampai bisa. Lahhhh, boong semua itu.

Kalau pemula ya, jangan mau sama sales broker yang ngebet kayak gitu. Lha wong mereka sendiri belum tentu bisa trading kok, malah sok-sokan ngasih garansi cuan.

Ngga ada istilah pasti cuan dlm investasi. pasti bisa cuan, tapi pasti bisa boncos juga. jadi kalau ada yang janjiin untung, gampang pula, nah, pasti boong.

Maxxx   27 Jan 2023
 

Komentar @inbizia

Ternyata tidak semua broker punya stop level. Tapi di MetaTrader kita bebas menentukan take profit atau stop loss order semau kita.
 Bima |  26 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Level Broker Forex
Ya...sebetulnya mirip2 sih, sama2 untuk mencegah loss. Misalnya kamu buy di level 1.0710. Kamu pasang stop level 10 pip. Artinya kamu hanya bisa stop loss di level antara 1.0711 ~ 1.0710 atau 1.0700 ~ 1.0710
 Djoko |  26 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Level Broker Forex
Semakin kecil nilai stop level semakin untuk, terlebih bagi scalper. Lebih enak lagi kalau ada broker yang pasang stop level 0. Artinya dia ga punya stop level jadi kita bebas pasang berapa pips semau kita.
 Ello |  26 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Level Broker Forex
Halo kak Sammy, Untuk trading CFD di semua broker forex tidak ada pembagian dividen ya. Karena yang diperjualbelikan sebetulnya hanya pergerakan harga dari saham tersebut. Semoga membantu.
 Inbizia Support |  23 Jan 2023
Halaman: Keuntungan Trading Indeks Di Hfx Internasional Berjangka
Moon maaf, Saya kebetulan kan lagi nyari broker di Inbizia. Terus saya banyak menemukan broker-broker yang sering mengikuti kompetisi. Itu tujuannya broker ikut kompetisi itu apa? Terus di artikel ini juga dituliskan kalau Maxco menyabet posisi 3 besar. Di Maxco udah perdagangin 20 ribuan lot. Itu 1 lot di broker Forex itu sebesar apa ya? Dan apa artinya dengan meraih posisi tiga besar single stok teraktif? Apakah lebih terpercaya?
 Nathan Leo |  23 Jan 2023
Halaman: Maxco Raih Posisi Tiga Besar Broker Single Stock Teraktif
Kalau dari yang agan paparkan memang sih dengan menyabet top 3, menunjukkan kapabilitas Maxco sebagai broker Forex. Saya jadi tertarik untuk mencoba trading di Maxco. Untuk trading di Maxco apakah membutuhkan syarat-syarat gan? Terus diteleponin ga pas pendaftaran, soalnya saya agak sensi dengan telepon. Ya iya ga apa2 kalau buka live akun, ini aku cuma rencana buka akun demo aja di Maxco.
 Nathan Leo |  23 Jan 2023
Halaman: Maxco Raih Posisi Tiga Besar Broker Single Stock Teraktif

Broker Forex


Komentar[7]    
  Bima   |   26 Jan 2021

Ternyata tidak semua broker punya stop level. Tapi di MetaTrader kita bebas menentukan take profit atau stop loss order semau kita.

  Pelangi   |   26 Jan 2021

Stop level sama stop loss apa bedanya?

  Djoko   |   26 Jan 2021

Ya...sebetulnya mirip2 sih, sama2 untuk mencegah loss. Misalnya kamu buy di level 1.0710. Kamu pasang stop level 10 pip. Artinya kamu hanya bisa stop loss di level antara 1.0711 ~ 1.0710 atau 1.0700 ~ 1.0710

  Rara   |   26 Jan 2021

Semakin kecil nilai stop level semakin rugi atau untung ya?

  Ello   |   26 Jan 2021

Semakin kecil nilai stop level semakin untuk, terlebih bagi scalper. Lebih enak lagi kalau ada broker yang pasang stop level 0. Artinya dia ga punya stop level jadi kita bebas pasang berapa pips semau kita.

  Maya   |   13 Sep 2021

Apa beda stop level dan spread?

  Inbizia   |   14 Sep 2021

Selamat pagi, Maya. Anda bisa membaca tentang spread di halaman berikut.