EUR/USD pullback di balik risiko Geopolitik, pejabat The Fed dan data Jerman, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD/CHF rebound jelang data tenaga kerja AS, naik ke dekat level 0.9030, 1 minggu, #Forex Teknikal   |   USD pulih dari posisi terendah 2 pekan karena fokus beralih ke laporan pekerjaan bulan Maret, 1 minggu, #Forex Fundamental   |   Emas berpotensi mengalami down trend setelah terkonfirmasi breakout, 1 minggu, #Emas Teknikal   |   Lo Kheng Hong berpotensi menerima dividen sebesar Rp3.11 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) pada 3 Mei mendatang, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melalui entitas usahanya, PT Mapan Global Tech mengakuisisi seluruh saham PT Multifinance Anak Bangsa yang dimiliki oleh Winato Kartono. , 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) berhasil membukukan pendapatan $46.63 juta selama 2023. Ini melesat 300.52% Year on Year (YoY) dari $11.64 juta, 1 minggu, #Saham Indonesia   |   PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan bersih Rp31.15 miliar selama 2023, 1 minggu, #Saham Indonesia

Jurnal Trading GBP/AUD: DAX, ASX200 Melemah Selaras Indeks Saham Lainnya

A Hasan 15 Jan 2016
Dibaca Normal 2 Menit
forex > analisa >   #indeks-saham   #jurnal-trading   #saham   #trading
Dengan acuan pada analisa trend mayor yang menyimpulkan pelemahan pada GBP dan juga AUD, maka chart GBP/AUD dindikasikan sedang bergerak turun, sehingga sell akan saya buka dengan lot 0.05 sesuai dengan rumus open posisi analisa trend minor ini.

Posisi Akun

Histori transaksi terakhir akun 1 (EUR/JPY), akun 2 (GBP/AUD), akun 3 (AUD/JPY):

Histori Akun


Keadaan balance akun 1: (return 0.1194 %), akun 2: (return 0.2422%), akun 3: (return 0.0032 %)

Balance

 

Analisa Trend Mayor

Indeks DAX masuk dalam kategori bearish, hal itu ditunjukan dengan posisi EMA mingguan yang berada dibawah EMA bulanan. DAX yang menjadi tolok ukur investor asing mengakibatkan melemahnya nilai GBP yang merupakan mata uang negara tempat DAX berada. Investor menganggap penurunan saham-saham blue chip anggota DAX sudah cukup menjadi gambaran pasar Britania Raya, sehingga GBP diindikasikan sedang melemah.

DAX

 

Indeks ASX200 juga demikian. EMA mingguan masih berada dibawah EMA bulanan, sehingga trend bulanan masih masuk dalam kategori bearish. Meskipun ada kemungkinan pemantulan akibat harga yang menyentuh level support seperti yang telah dijelaskan pada Jurnal AUD/JPY kemarin, AUD pada GBP/AUD sudah merespon dengan harga yang sideway beberapa hari ini. Karenanya, saya akan tetap mengikuti trend pasar yang sedang terjadi pada AUD menurut indeks sahamnya, yaitu melemah. Dengan demikian, arah pergerakan GBP/AUD adalah menurun.

ASX200

 

Analisa Trend Minor

Dengan acuan pada analisa trend mayor yang menyimpulkan pelemahan pada GBP dan juga AUD, maka chart GBP/AUD dindikasikan sedang bergerak turun, sehingga sell akan saya buka dengan lot 0.05 sesuai dengan rumus open posisi analisa trend minor ini. Posisi sell juga didukung dengan candle bearish harian yang terbentuk pada hari perdagangan kemarin sehingga seller harian sudah menjadi pengarah dalam pengambilan posisi sell ini.

Level keseimbangan proyeksi berada pada level 2.0451 yang merupakan level prediksi tujuan harga selanjutnya sehingga take profit dapat dipasang pada level tersebut.

Open posisi saya ambil dengan aturan:

  • Rumus Lot awal = (balance : 100000)
  • Rumus Lot jika terjadi floating = (besar floating : target dalam pips)
  • Stop loss dihilangkan dan diganti dengan diversifikasi akun untuk memperkecil resiko sistematis atau resiko pasar juga memperbanyak peluang untuk meraih sinyal open posisi muncul pada pair lain.
  • Modal di pecah menjadi 3 akun (akun 1, akun 2, akun 3)
  • Besar modal awal per akun minimal 5000 (akun cent/ standart)

GBPAUD

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Ansor |  19 Jan 2012

bagaimana cara menghitung rekomendasi yg anda berikan tiap hari soalnya rada akurat

Lihat Reply [2]

Ok Bung Ansor,, dalam penghitungan analisa harian bisa di deteksi dengan mengetahui AM = Avarage market terlebih dahulu . dengan Rumusan High + Low ; 2 = Avarage market.

Jika harga ada dibawah Average Market bberrti ada kecendrungan Menurun. Jika harga ada di Atas Avarage market ada kecendrungan Naik.

Untuk selanjutnya Bung Ansor bisa membuat rata rata atau rumusan mata uang tersebut berapa pips dia bergerak dalam 1 hari. jika menurut Bung Ansor mata uang EUR/USD bergerak dalam satu harinya 175 pips, maka Bung ansor bisa mem-petakan berapa pips dia akan bergerak lagi. Jika dia sudah bergerak 100 pips sewaktu Bung Ansor mrmbuka meta trader, maka EUR/USD bisa bergerak 75 pips lagi. ( 175-100 ). Untuk mengetahui berapa pips dia sudah bergerak, adalah dengan cara pengurangan High - Low.

Untuk selanjutnya harga bisa di deteksi arahnya kemana diperkirakan dia akan pergi. bisa dengan Stochhastich osilator 14,3,3 atau Bung ansor bisa mendeteksi dengan setingan di H1, H4 dan D1 silahkan di coba coba. thanks

Basir   19 Jan 2012

Untuk Ansor,

Apa yang Anda maksudkan dengan “bagaimana cara menghitung rekomendasi”? Bisa Anda jelaskan lebih detail lagi?

Argo Gold Spotter   22 May 2019
 Bilqis |  11 May 2021

Apakah saham dengan reksadana saham memiliki cara kerja yang sama? Dan juga ada istilah trading saham, kalau di reksadana saham apakah juga ada trading reksadana saham?

Lihat Reply [38]

@ Bilqis:

- Apakah saham dengan reksadana saham memiliki cara kerja yang sama?

Dalam hal trading saham, investor atau trader mengelola sendiri dananya dengan membeli saham-saham pilihan yang listing di Bursa efek Indonesia (BEI) sesuai dengan hasil analisanya. Bedanya dengan reksadana saham: Reksadana saham adalah instrumen investasi yang menempatkan sebagian besar atau seluruh portofolionya dalam saham yang listing di BEI. Pengelolaan dana pada reksadana dilakukan oleh manajer investasi dari perusahaan penerbit produk reksadana . Investor reksadana bisa memantau NAB (Nilai Aktiva Bersih) dari reksadana yang dibeli, yang nilainya bisa berubah setiap waktu. 

Dengan demikian cara kerjanya berbeda dalam hal pengelolaan dananya. Kalau trader saham mengelola dananya sendisi sedangkan investor reksadana dananya dikelola oleh manajer investasi.


- Dan juga ada istilah trading saham, kalau di reksadana saham apakah juga ada trading reksadana saham?

Trading saham artinya membeli atau menjual sejumlah saham perusahaan yang listing di suatu bursa lewat perusahaan pialang saham (broker saham). Untuk reksadana saham tidak ada istilah trading reksadana seperti halnya trading saham atau forex. Dalam hal reksadana, Anda bisa membeli atau menjual suatu produk reksadana baik secara offline maupun online di perusahaan sekuritas (broker saham), bank, atau lembaga keuangan lainnya yang menawarkan produk reksadana.

M Singgih   14 May 2021

@ Fahrudin:

PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa) dan PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) adalah portal marketplace reksadana yang memperjual-belikan produk investasi Reksadana secara online. Keduanya telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi legalitasnya jelas.

Di Bareksa, ada banyak pilihan produk Reksadana yang berasal dari berbagai perusahaan management investasi, sementara Bibit membrikan rekomendasi portofolio Reksadana terbaik.

Menurut kami baik Bareksa maupun Bibit sama saja, keduanya adalah perusahaan yang sudah berpengalaman dalam memberikan rekomendasi produk Reksadana.

 

M Singgih   20 Jun 2021

tapi kalau dari review-reviewnya, katanya pilihan manajer investasinya lebih banyak di Bareksa ya kak?

Fahrudin   22 Jun 2021

@ Fahrudin:

Mengenai hal tsb saya kurang tahu, karena saya pribadi bukan pengamat Reksadana. Mungkin ada pembaca yang lebih tahu silahkan sharing di sini.

 

M Singgih   23 Jun 2021

Nitip pertanyaan juga, misalnya kita punya dana 12 juta, dan mau diinvestasikan ke reksadana. Bagusnya 12 juta langsung dibelikan semuanya di awal atau dibagi menjadi 12x dalam setahun, jadi sebulan invest 1 juta? 

Aprilio   2 Jul 2021

@ Aprilio:

Menurut kami, jika ada waktu sebaiknya tidak dibelikan sekaligus. Bisa dicicil sambil mengamati naik turunnya nilai investasi reksadana Anda melalui NAB (Nilai Aktiva Bersih).
Baca juga: Reksadana Sedang Profit Atau Loss? Begini Cara Menghitungnya

 

M Singgih   5 Jul 2021

Nitip tanya juga dong, kalau untuk SUKUK apakah cara investnya juga sama dengan reksadana?

Wijanarko   13 Jul 2021

@ Wijanarko:

Mengeai caranya, silahkan menghubungi salah satu mitra distribusi Sukuk berikut ini:
PT. Bank Central Asia Tbk
PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT. Bank Permata Tbk
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT. Bank Danamon Indonesia Tbk
PT. Bank Maybank Indonesia Tbk
PT. Bank Panin Tbk
PT. Bank CIMB Niaga Tbk
PT. Bank DBS Indonesia
PT. Bank OCBC NISP Tbk
PT. Bank HSBC Indonesia
PT. Bank Commonwealth
PT. Bank UOB Indonesia
PT. Bank Mega Tbk
PT. Bank Syariah Mandiri.
PT. Bank BRISyariah Tbk
PT. Bank Muamalat Tbk
PT. Bank BNI Syariah
PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
PT. Danareksa Sekurita
 PT. Bahana Sekuritas
PT. Mandiri Sekuritas
PT. Sinarmas Sekuritas
PT. Bareksa Portal Investasi (Bareksa)
PT. Star Mercato Capitale (Tanamduit)
PT. Nusantara Sejahtera Investama (Invisee)
PT. Investree Radhika Jaya
PT. Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku)
PT. Lunaria Annua Teknologi (Koinworks).

 

M Singgih   14 Jul 2021

@ Paman Joe:

Biasanya yang volatilitas NAB-nya tinggi adalah reksadana saham., Jika IHSG sedang drop memang NAB bisa turun.  Dari informasi yang kami dapatkan, penurunan NAB tahunan (selama setahun) ada yang mencapai 26.72%. Informasinya bisa dibaca di halaman ini.

 

M Singgih   25 Jul 2021

Hemmm gt ya pak....nah pada saat minus sampai sebanyak itu, apakah itu sinyal untuk di-cut pak?

Paman Joe   26 Jul 2021

@ Paman Joe:

Mengenai apakah reksadana Anda layak untuk dicairkan (dijual) karena telah mengalami kerugian, silahkan Anda berkonsultasi dengan manager investasi dari perusahaan penerbit reksadana tersebut, karena pihak manager investasi yang bisa memberikan rekomendasi berdasarkan pengalamannya mengelola portofolio reksadana.

 

M Singgih   27 Jul 2021

Apakah saldo kita yang terkumpul di manager investasi reksadana, akan ditradingkan sebagian ke forex juga?

Piloo   3 Aug 2021

@ Piloo:

Tergantung Anda milih reksadana jenis apa. Kalau reksadana saham ya hanya ditradingkan di saham. Kalau reksadana campuran bisa dimainkan di deposito, obligasi dsb.

 

M Singgih   4 Aug 2021

Iya pak, saya main di reksadana campuran. Untuk tau modal kita ditradingkan di instrumen apa aja gimana ya pak caranya? Makasih sebelumnya

Piloo   4 Aug 2021

@ Piloo:

Silahkan tanya langsung pada manager investasi perusahaan reksadana tsb. 

 

M Singgih   4 Aug 2021

Pak Investasi Reksadana melalui bareksa apakah aman?

Mr Tan   24 Sep 2021

@ Mr Tan:

Bareksa adalah sebuah marketplace khusus untuk produk-produk finansial dan investasi pertama di Indonesia, yang telah mendapat lisensi resmi sebagai agen penjual reksadana dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Dengan demikian membeli atau berinvestasi reksadana melalui Bareksa tentunya aman.

 

M Singgih   26 Sep 2021

Kok penjual saham/reksada regulasinya dari OJK, tapi kok forex yang ngatur itu Bappebti ya pak?

Jerome   4 Nov 2021

@ Jerome:

Karena forex termasuk dalam perdagangan berjangka, maka diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), sementara perdagangan saham di pasar modal yang bukan perdagangan berjangka diatur oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Sejak tahun 2013, tugas dan fungsi Bapepam berpindah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

M Singgih   5 Nov 2021

Reksadana termasuk investasi yang tak membutuhkan investasi minimal dalam jumlah besar. Kita bisa mulai berinvestasi hanya dengan modal Rp10 ribu saja melalui aplikasi investasi reksa dana seperti Ajaib, Tanamduit, dan lain-lain.

Tapi, berapa minimal investasi reksa dana yang ideal? Hal ini tergantung rencana dan tujuan investasi masing-masing.

Mari ambil contoh dari pengalaman saya. 

Saya punya beberapa jenis reksa dana. Ada reksa dana yang ditujukan untuk dana darurat, ada yang ditujukan untuk mengimbangi risiko trading saham & forex, dan lain-lain.

Untuk dana darurat, saya memilih jenis reksa dana pasar uang (RDPU). Awalnya saya setor dana setara pengeluaran 3 bulan ke dalam RDPU tersebut. Setelah itu, saya menyetor uang Rp20 ribu tiap minggu ke dalam reksa dana tersebut. 

Untuk mengimbangi risiko trading, saya memilih jenis reksa dana pendapatan tetap (RDPT). Saya menganut prinsip portofolio berimbang 50:50, sehingga dana yang disetorkan ke RDPT adalah sama besarnya dengan dana yang disetorkan ke akun trading.

Aisha   2 Apr 2022

Perbedaan mendasar antara investasi saham dan reksa dana sama ada tiga:

  • Pengelolaan Dana Investasi

Untuk investasi saham, kita harus menganalisis sendiri dan membeli saham sendiri. Kita bisa memilih saham yang cocok dengan minat dan tujuan investasi kita, tetapi kita harus rajin belajar dan menganalisis sendiri.

Sedangkan kalau berinvestasi melalui reksa dana saham, kita cukup setor dana untuk kemudian dikelola oleh Manajer Investasi. Manajer Investasi belum tentu membeli saham yang kita inginkan, tetapi kita jelas tidak perlu repot menganalisis sendiri.

  • Kebutuhan Modal

Untuk investasi saham, kita harus menyiapkan modal sesuai dengan harga saham per lot yang ingin kita beli. Umpama harga saham BBCA Rp7700 per lembar, maka kita harus menyiapkan modal minimal Rp770.000 per lot.

Sedangkan dalam reksa dana, kita dapat berinvestasi mulai dari Rp10 ribu atau Rp100 ribu saja. Kita tidak harus memiliki seluruh dana yang dibutuhkan untuk membeli 1 lot saham dulu.

  • Potensi Risiko dan Return

Kalau berinvestasi saham sendiri, kita dapat memperoleh keuntungan dari capital gain dan dividen secara langsung. Semua itu akan masuk ke rekening efek, yang kemudian bisa langsung ditarik ke rekening bank kita.

Sedangkan dalam reksa dana saham, keuntungan dari hasil pengelolaan Manajer Investasi akan tertampung dalam reksa dana itu. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana akan meningkat, sehingga dana investasi kita bertumbuh. Tapi kita tidak akan menerima capital gain dan dividen secara langsung dari reksa dana saham.

Jadi, mana yang lebih untung antara investasi saham dan reksa dana saham? Hal itu tergantung kebutuhan kamu sendiri. Bagi seorang pemula, reksa dana saham mungkin lebih baik karena tidak perlu menganalisis sendiri dan bisa dijadikan bahan belajar. Tapi bagi investor berpengalaman, investasi saham langsung jelas akan jauh lebih menguntungkan. 

Perlu diketahui, rata-rata kinerja tahunan reksa dana saham di Indonesia biasanya lebih rendah daripada kinerja IHSG. Reksa dana saham juga sering tersangkut skandal saham gorengan yang berakhir fatal seperti Asabri dan Jamsostek.

Aisha   20 Apr 2022

bagaimana dengan reksadana saham, reksadana saham apa yg bagus?

Ansharullah El Rahman   18 May 2022

saya baru mendengar istilah "Sukuk", sukuk itu apa ya? mohon infonya. trims

Paprika Merah   18 May 2022

tips agar terhindar dari investasi saham abal2?

Rahayu Pujiwati   20 May 2022

apakah investasi saham yang dimaksud disini sama dengan trading saham?

Erni Puspikasari   20 May 2022

kak.. bantu rekomendasi reksadana yang bagus saat ini apa? trims

Naufal Zidane   20 May 2022

@ Paprika Merah:

Sukuk adalah salah satu bentuk surat utang negara yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia untuk membantu membiayai pembangunan Negara. Jadi termasuk obligasi.
Silahkan baca juga: Ragam Jenis Obligasi di Indonesia yang Harus Anda Ketahui

 

M Singgih   21 May 2022

@ Ansharullah El Rahman:

Silahkan lihat perubahan NAB (Nilai Aktiva Bersih) dalam periode waktu tertentu. Jika NAB setelah periode waktu tertentu mengalami kenaikan, berarti reksadana tsb menguntungkan.

Untuk penjelasan mengenai return (imbal hasil) dari reksadana, silahkan baca:
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Cara Menghitung NAB Reksadana

 

M Singgih   21 May 2022

Asalkan kamu buka rekening efek pada sekuritas yang sudah terdaftar di OJK dan BEI, maka kamu tidak akan kena modus investasi saham abal-abal.

Aisha   24 May 2022

Istilah "investasi saham" mengarah pada beli saham untuk disimpan dalam jangka panjang, dengan target keuntungannya mencakup dividen dan capital gain.

Sedangkan istilah "trading saham" mengarah pada beli saham untuk dijual demi keuntungan dalam jangka pendek. Target keuntungan biasanya hanya capital gain. 

Kita bisa membandingkan investasi saham dengan reksa dana saham, karena dua-duanya sama-sama untuk jangka panjang. Tapi "trading saham" dan reksa dana saham tidak bisa diperbandingkan, karena targetnya berbeda. 

Aisha   24 May 2022

Aplikasi reksa dana online biasanya sudah dilengkapi dengan alat untuk menyaring reksa dana berdasarkan kinerjanya. Kamu bisa dapat rekomendasi reksa dana yang bagus dengan memanfaatkan alat yang tersedia di sana, sehingga real-time berdasarkan reksa dana yang bagus pada saat kamu mau beli.

Aisha   24 May 2022

Apa perbedaan mendasar investasi saham vs reksadana saham? MAna yang lebih menguntungkan untuk investor jangka panjang?

Zaenal Mustofa   18 Apr 2022

Berapa ya minimal investasi yang ideal untuk reksadana? Trm ksh

Reisa Bawazir   28 Mar 2022

Bagaimana cara diversifikasi investasi reksadana yang benar?

Bondan   15 Dec 2021

Saya mau tanya, Reksadana saham saya minus lebih dari 10% apakah memang masih tahap wajar? Makasih

Paman Joe   23 Jul 2021

Saya baru belajar mengenai Reksadana, antara Bareksa dan Bibit mana yang lebih cocok untuk pemula? 

Fahrudin   18 Jun 2021

Cara diversifikasi investasi reksa dana yang benar adalah yang sesuai dengan tujuan investasi kamu.

Setiap investor bebas menentukan cara diversifikasi sendiri yang sesuai dengan tujuan investasi masing-masing. Jadi, tidak ada istilah "cara diversifikasi reksadana yang benar". Semua cara itu benar, asalkan sesuai dengan tujuan investasi kamu.

Contohnya: Investor saham ternama Lo Kheng Hong berinvestasi paling besar dalam saham, tetapi ia juga menyimpan sejumlah dananya dalam reksa dana pendapatan tetap (RDPT). Tujuannya melakukan diversifikasi reksa dana seperti ini adalah karena likuiditas yang bagus, sehingga dana dapat disimpan dalam RDPT dulu sebelum diinvestasikan ke dalam saham.

Orang lain pun tentu bisa punya strategi diversifikasi reksa dana berbeda yang sama-sama jitunya. Contoh lain: seorang ibu rumah tangga menyimpan sebagian besar uangnya dalam reksa dana pasar uang (RDPU) dengan niat menabung dana darurat keluarga. Kemudian sebagian lagi diinvestasikan dalam reksa dana pendapatan tetap (RDPT), karena ingin mendapatkan return lebih tinggi tapi tak mau menanggung risiko saham.

Aisha   3 Jun 2022

Erni Puspikasari: Investasi saham dan trading saham itu beda. Meskipun keduanya ngelakuin jual-beli saham di pasar, tapi tujuannya, cara ngelakuinnya, dan waktu yang dipake beda banget.

  • Investasi Saham: Kalo investasi saham, tujuannya adalah beli saham perusahaan dan pegang lama-lama dengan harapan nilainya naik atau dapat dividen. Biasanya, investor saham fokus pada hal-hal dasar kayak kinerja keuangan perusahaan, peluang pertumbuhan, dan manajemen. Mereka biasanya mikirin jangka panjang dan nggak terlalu sering jual-beli.

  • Trading Saham: Nah, kalo trading saham, lebih ke aktivitas jual-beli saham dengan ngejar keuntungan dari perubahan harga saham dalam waktu singkat. Trader saham sering pake analisis teknikal, grafik harga, dan indikator teknikal buat cari peluang trading cepat dan untung. Mereka lebih aktif dan mungkin sering jual-beli dalam hitungan menit atau beberapa hari.

Pokoknya, intinya investasi saham itu buat jangka panjang dan menekankan pertumbuhan nilai, sedangkan trading saham lebih ke jangka pendek buat manfaatin fluktuasi harga.

Boateng   11 Jul 2023
 Puthu Gede |  31 Aug 2021

Halo min, 

saya pemula di saham. Saya sering dengar istilah IPO saham. Apakah IPO ini memberi dampak signifikan untuk saham terkait?

Lihat Reply [25]

@ Puthu Gede:

IPO (Initial Public Offering) adalah penawaran saham perdana. IPO adalah saham suatu perusahaan yang pertama kali dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat. Setelah saham tsb dicatatkan di bursa atau pasar sekunder, biasanya harga saham akan naik (tetapi tidak selalu). Hal ini bisa terjadi karena ada anggapan bahwa suatu saham yang baru IPO adalah bagus untuk diinvestasikan dan peminatnya tinggi.

 

M Singgih   1 Sep 2021

@ Wardiman:

Dari informasi yang kami dapatkan, hal tsb terjadi karena keluarnya investor asing. Untuk lebih jelasnya, silahkan Anda tanya ke perusahaan pialang (sekuritas) yang lebih tahu.

 

M Singgih   22 Oct 2021

Hemmm...

Apakah saham yang sudah IPO ada kemungkinan suatu saat nanti bisa melakukan IPO lagi pak?

Puthu Gede   1 Sep 2021

@ Puthu Gede:

Setahu kami tidak bisa. IPO hanya sekali.

 

M Singgih   1 Sep 2021

Berapa persen saham perusahaan lokal bisa diakuisisi oleh asing pak? Apakah ada batasan?

Wardiman   25 Oct 2021

Untuk D. Parta,

Tujuannya adalah satu, yakni untuk menarik minat masyarakat luas agar mau menanamkan modalnya ke perusahaan tersebut.

Argo Gold Spotter   20 Dec 2021

Apa risiko untuk perusahaan jika IPO nya kurang diminati masyarakat ya pak?

D. Parta   20 Dec 2021

Untuk D. Parta,

Resiko yang tampak jelas cuma satu, yaitu besarnya beban biaya perusahaan. Pasalnya, perusahaan yang benar-benar sudah siap dengan keputusan “go public” harus bersedia merogoh kocek yang dalam untuk merealisasikan keputusan IPO tersebut.

Jika program IPO berhasil menarik banyak investor, maka tentu seluruh biaya-biaya yang sudah dikeluarkan diawal akan tertutupi. Namun jika program IPO kurang diminati atau bahkan gagal, maka tentu keputusan IPO ini akan menjadi boomerang besar bagi perusahaan tersebut.

Argo Gold Spotter   21 Dec 2021

Tidak ada yang salah dengan strategi IPO Bukalapak dari sudut pandang perusahaan dan stakeholder. Dengan IPO, Bukalapak dapat dana segar untuk melanjutkan ekspansinya. Yang salah adalah euforia para investor saat IPO Bukalapak. 

Sejak awal, prospektus Bukalapak sudah mencantumkan bahwa perusahaan masih merugi. Mereka belum pernah meraih laba sama sekali. Hanya saja, pasar saat itu tergiur oleh label "New Economy" dan potensi pertumbuhan masa depannya, sehingga investor beramai-ramai membeli saham yang valuasinya pada harga IPO saja sudah terlalu mahal.

Esensinya, ini tak jauh beda dengan saham gorengan. Ketika harga saham tinggi secara tak wajar, maka mekanisme pasar akan mengoreksinya sendiri hingga harga turun lagi ke tingkat yang lebih masuk akal.

A. Muttaqiena   25 Jan 2022

Jadi seperti itu, kalau misalnya ada perusahaan yang mau IPO, apa saja yang harus diperhatikan sebelum membeli sahamnya kak? Terima kasih

Ratna   26 Jan 2022

Saya tidak merekomendasikan pemula untuk membeli saham IPO. Saham IPO itu sangat spekulatif, sehingga berisiko besar.

Tapi jika keukeuh ingin membeli saham IPO, sebaiknya perhatikan 10 hal ini:

  • Perusahaan minimal sudah berdiri selama 5 tahun.
  • Perusahaan punya produk atau layanan dengan model bisnis yang dapat dipahami.
  • Pengendali atau manajemen perusahaan memiliki reputasi yang baik (hati-hati pada IPO saham dari grup-grup konglomerat yang terkenal kena skandal).
  • Perusahaan melepas cukup banyak (%) saham dalam IPO, sehingga likuiditasnya setelah IPO bisa terjamin.
  • Prospektus harus menampilkan laporan keuangan selama minimal 3 tahun terakhir.
  • Laporan tadi setidaknya harus menunjukkan bahwa perusahaan sudah mampu menghasilkan laba secara konsisten tiap tahun. Perhatikan rasio RoE dan NPM, semakin tinggi semakin bagus (kalau di bawah 10% berarti jelek).
  • Laporan tadi harus menampilkan rasio utang yang terkendali dengan Debt-Equity Ratio (DER) di bawah 100% atau di bawah 1x. Semakin kecil DER, semakin baik. Sedangkan kalau DER di atas 100% atau di atas 1x, berarti jelek.
  • Laporan tadi harus menampilkan arus kas yang positif (tidak defisit).
  • Rencana penggunaan dana pasca-IPO bukan untuk membayar utang.
  • Ketahui rencana pembagian dividen saham ke depan, pastikan apakah sesuai dengan rencana investasi Anda atau tidak.
Aisha   31 Jan 2022

Apa tujuan perusahaan memilih langkah IPO untuk sahamnya?

D. Parta   17 Dec 2021

Apakah IPO GoTo berprospek bagus?

Hanif Putra   29 Mar 2022

Apakah strategi IPO Bukalapak salah langkah? Semakin hari harganya tidak kunjung membaik

Ratna   24 Jan 2022

IPO GOTO tidak berprospek bagus. Kita bisa melihat dari prospektusnya saja bahwa perusahaan Gojek Tokopedia itu mengalami kerugian tiap tahun. Perusahaan juga masih berupaya untuk terus berekspansi, sehingga sekalipun suatu saat bisa memperoleh laba maka tidak akan langsung membagikan dividen. Di sisi lain, valuasi saham GOTO sangat mahal (khususnya dengan mengingat bahwa perusahaan masih rugi).

Bagi investor, tidak ada untungnya berinvestasi pada saham yang perusahaannya tekor, tidak mampu memberikan dividen, dan valuasinya mahal. Saham GOTO mungkin cocok untuk trader spekulatif yang ingin profit jangka pendek dan berani menanggung risiko tinggi, tapi tidak sesuai untuk investor yang benar-benar bijak.

Aisha   1 Jun 2022

Min, minta analisanya dong...mengapa saham Bukalapak (BUKA) setelah IPO kemarin justru mengalami penurunan ya?

Wardiman   21 Oct 2021

Bagaimana prospek setelah PT Indo Boga Sukses Tbk melakukan IPO?

Avril   16 Jun 2022

Pada umumnya, saham-saham yang tercatat pada papan akselerasi itu memiliki kinerja yang meragukan. Termasuk IBOS.

Untuk mengetahui prospeknya, periksa saja prospektusnya. Berapa lama perusahaan berdiri? Apakah perusahaan sudah mampu menghasilkan laba secara konsisten? Apakah perusahaan mampu melunasi utang-utangnya? Apa tujuannya melaksanakan IPO? Apakah perusahaan punya keunggulan yang dapat membantunya meningkatkan penghasilan di masa depan?

Aisha   17 Jun 2022

Oooo...jadi gt ya kak. Perusahaan yang baru saja IPO bukan berarti memiliki pasti memiliki prospek bagus..

Lantas, mengapa beberapa perusahaan baru tetap melakukan IPO ya kak? 

Avril   17 Jun 2022

Tujuan IPO adalah menambah modal perusahaan. Jadi, asalkan IPO sudah berhasil jual saham saja, perusahaan sudah untung. Harga saham setelah IPO nggak harus naik. Yang berkepentingan dengan kenaikan harga saham setelah IPO itu kan pihak investor/trader saja.

Perusahaan-perusahaan baru suka melakukan IPO karena butuh tambahan modal. Mungkin mereka ingin bikin pabrik baru, buka cabang, bayar utang, atau lainnya. Tujuan IPO biasanya sudah tercantum juga pada prospektus yang dirilis sebelum IPO.

Aisha   21 Jun 2022

Bagaimana ciri IPO perusahaan dapat dibilang sukses?

Alexandria   25 Jul 2022

IPO Perusahaan bisa dibilang sukses jika oversubscribe, yaitu jumlah pemesan lebih banyak daripada jumlah saham yang siap dilepas.

Kenapa oversubscribe itu sukses? Karena apabila oversubscribe, itu berarti sahamnya laris manis dan perusahaan berhasil menghimpun dana dari IPO dengan efektif.

Apakah itu berarti harga sahamnya akan naik? Belum tentu. Banyak juga kejadian IPO yang oversubscribe, tapi harganya amblas pada hari-H pencatatan.

Aisha   26 Jul 2022

Saya salah satu trader saham yang menjual saham GoTO saya setelah ada kenaikan signifikan. Sempat sih naik sampai Rp 394 per saham, habis itu mengalami penurunan terus. Kayaknya ini udah kasusnya udah sama dengan Bukalapak. 

Hal ini karena e-commerce masih mengalami kerugian dan ga pernah mencatatkan keuntungan sama sekali. Sekelas Shopee saja masih rugi. Kalau saran saya apabila ada IPO lebih baik ditelusuri keuangan perusahaannya dulu, apalagi start up e-commerce lebih baik dihindari apabila menabung saham jangka panjang.

Lionardi   12 Nov 2022

Puthu Gede: Secara teori, saham yang sudah melewati proses Initial Public Offering (IPO) seharusnya tidak melakukan IPO lagi. IPO merupakan proses di mana saham perusahaan pertama kali ditawarkan kepada publik untuk dibeli dan diperdagangkan di pasar saham.

Namun, dalam beberapa kasus tertentu, perusahaan bisa melakukan penawaran umum perdana sekunder (Secondary Public Offering) setelah IPO pertama mereka. Secondary Public Offering adalah ketika perusahaan yang sudah go public mengeluarkan saham tambahan untuk dijual kepada publik.

Alasan di balik Secondary Public Offering bisa bermacam-macam, misalnya perusahaan membutuhkan tambahan dana untuk ekspansi atau akuisisi, atau pemegang saham yang ada ingin menjual sebagian saham mereka ke publik.

Namun, penting untuk dicatat bahwa melakukan Secondary Public Offering bukanlah hal yang umum terjadi setelah IPO. Sebagian besar perusahaan lebih memilih untuk meningkatkan modal melalui penawaran saham privat kepada investor institusional atau melalui penerbitan obligasi.

Irawan   2 Jul 2023

@ Alexandria:

IPO yang dianggap sukses adalah jika jumlah pemesannya banyak, sehingga saham yang dilaunching di pasar perdana tsb habis terjual. Selain itu, setelah diperjual-belikan di pasar sekunder (bursa efek), harga saham tsb mengalami kenaikan.

M Singgih   4 Jul 2023
 Nandeo |  21 Jan 2022

Jika dalam konteks investasi saham. Apakah investor baru mendapatkan capital gain setelah sahamnya dijual saja?

Lihat Reply [6]

Definisi "Capital Gain" dalam konteks investasi saham adalah laba yang diperoleh dari selisih harga jual dan harga beli saham. Ada pula yang menyebut "Capital Gain" sebagai kenaikan dalam nilai suatu saham ketika dijual setelah dimiliki selama beberapa waktu.

Jadi, ya, "Capital Gain" hanya dapat diperoleh setelah saham dijual. Jika kita baru membeli saham saja dan belum menjualnya, maka kita belum memperoleh "Capital Gain" secara resmi, melainkan baru berstatus "Unrealized Gain" (laba yang belum terealisasi) atau "Floating Profit" (laba mengambang) saja. 

Aisha   25 Jan 2022

Untuk investor long term saham, biasanya jenis saham yang seperti apa saja ya min yang bakal dipilih?

Syakila   31 Jan 2022

Ada banyak cara investor long-term memilih saham. Tiga cara paling populer adalah income investing, value investing, dan growth investing.

Income investing berarti investor mengharapkan pendapatan konsisten dari saham yang dibelinya. Karena itu, investor akan membeli saham-saham yang terbukti mampu memberikan dividen dalam jumlah besar setiap tahun. Kriteria pemilihannya: Dividend Yield, Dividend Payout Ratio, dan analisis fundamental saham lain.

Value investing berarti investor membeli saham-saham yang nilainya dianggap murah, dengan harapan akan mendapat keuntungan dari peningkatan nilainya di masa depan. Kriteria pemilihannya: Price-earning Ratio (PER), Price-to-book Value (PBV), dan analisis fundamental saham lain.

Growth investing berarti investor mengharapkan perusahaan yang sahamnya dibeli akan terus mengalami pertumbuhan lebih pesat di masa depan, meskipun mungkin saat ini kinerjanya masih lemah dan belum menghasilkan dividen. Kriteria pemilihannya: pertumbuhan penjualan, pangsa pasar potensial yang besar, dan analisis fundamental saham lain.

Aisha   1 Feb 2022

Capital Gain adalah keuntungan yang kita dapatkan dari selisih harga jual dan harga beli saham. Contohnya: Kamu membeli saham BBCA sebanyak 20 lot pada harga Rp7000, kemudian menjualnya pada harga Rp7500, berarti kamu memperoleh "capital gain" sebanyak Rp1 juta (belum termasuk pajak dan fee broker).

Dividen adalah pembagian laba perusahaan yang akan kita dapatkan jika kita memiliki saham yang perusahaannya memperoleh laba dan membagikan dividen. Contohnya: Kamu punya saham BJTM sebanyak 20 lot. BJTM tahun ini membagikan dividen sebanyak Rp52 per lembar saham. Maka kamu akan memperoleh dividen sebanyak Rp104.000.

Kamu bisa memperoleh Capital Gain kapan saja setelah menjual saham dengan harga lebih tinggi daripada harga belinya. Sedangkan dividen hanya dapat diperoleh jika perusahaan membagikan dividen.

Pembagian dividen biasanya satu tahun sekali, dua kali, atau sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, tetapi perusahaan juga bisa memutuskan untuk tidak membagikan dividen sama sekali jika menderita kerugian atau ingin menggunakan laba untuk pengembangan bisnis.

Aisha   13 Apr 2022

Apa perbeadaan Keuntungan saham capital gain dengan dividen?

Judy Liem   11 Apr 2022

Judy Liem:

Keuntungan saham capital gain didapat dari kenaikan harga saham, sedangkan dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.

Jika ingin mengambil keuntungan secara cepat, saham capital gain bisa menjadi pilihan yang tepat karena profit bisa didapat dalam waktu singkat. Tapi Anda harus siap memantau pergerakan harga saham karena fluktuatif dan bisa turun kapan saja.

Sementara itu, dividen cocok bagi Anda yang ingin mendapat keuntungan secara periodik dan stabil. Sebagai pemula, lebih baik memilih dividen karena memberikan keuntungan yang lebih pasti dan stabil. 

Ananta   6 Mar 2023
 Mikasa |  8 Feb 2022

Apakah pergerakan harga saham terpengaruh oleh keputusan the Fed?

Lihat Reply [14]

Saham AS dapat terpengaruh oleh keputusan The Fed, tetapi tidak selalu. Hubungan antara keduanya adalah hubungan tidak langsung. Pengaruh muncul karena keputusan suku bunga The Fed akan menjadi acuan untuk suku bunga obligasi, perbankan, dll.

Apabila suku bunga The Fed naik, bunga bank dan obligasi akan meningkat sehingga perusahaan-perusahaan perlu mengeluarkan uang lebih banyak untuk membayar utang. Biaya untuk ekspansi seperti mendirikan pabrik baru, merintis jalur marketing baru, dll juga bakal bertambah. Akibatnya, kenaikan suku bunga The Fed biasanya punya dampak negatif bagi pendapatan perusahaan dan harga saham pada umumnya.

Di sisi lain, kenaikan suku bunga The Fed justru dapat menguntungkan bagi perbankan dan saham-saham terkait. Ini karena pendapatan bunga mereka juga berpotensi meningkat. 

Situasi sebaliknya jika The Fed menurunkan suku bunga. Ketika suku bunga The Fed turun, perusahaan-perusahaan umum diuntungkan dan perbankan cenderung dirugikan.

Aisha   9 Feb 2022

Hemm begitu, berarti kalo kita berinvestasi/trading saham di perusahaan bidang finansial, kebijakan dar the Fed juga perlu diperhatikan?

Mikasa   9 Feb 2022

Tentu saja. Kebijakan The Fed wajib dipantau oleh investor dan trader di seluruh dunia, tak peduli kita sedang berinvestasi pada instrumen apa saja. Termasuk juga ketika kita berinvestasi pada perusahaan bidang finansial.

Di Indonesia pun, kebijakan The Fed akan selalu dipantau oleh para investor dan trader. Karena kebijakan mereka dapat memengaruhi aksi investor asing dan kebijakan Bank Indonesia juga.

Aisha   10 Feb 2022

Berapa lama efek kebijakan yang diambil the FED bisa berpengaruh ke pergerakan sebuah aset? 

Mikasa   10 Feb 2022

Efek kebijakan The Fed itu bervariasi untuk setiap instrumen investasi, dan tergantung jenis kebijakan serta situasinya juga. Ada yang hanya punya efek instan, ada juga yang punya efek jangka panjang. Kita tidak bisa pukul rata untuk semuanya.

Contohnya: Pejabat The Fed "memperkirakan" kenaikan suku bunga tahun 2022 akan terjadi sebanyak tiga kali. Pernyataan individual seperti ini langsung berimbas ke pasar. Tapi kemungkinan hanya akan berimbas singkat pada forex dan saham. Sedangkan pasar obligasi akan memperhatikannya dalam kurun waktu lebih lama (setidaknya sampai "perkiraan" itu terwujud").

Aisha   11 Feb 2022

Apakah ada korelasi saham Indonesia dengan kebijakan the FED? Terima kasih

Restu   22 Jun 2022

Kebijakan Federal Reserve berdampak ke seluruh dunia, karena mata uang dolar AS merupakan alat pembayaran utama dalam perdagangan dan transaksi keuangan internasional.

Ketika The Fed menaikkan suku bunga, dolar AS menguat, maka arus modal asing akan kembali ke mancanegara. Akibatnya, bisa terjadi aksi jual saham di Indonesia. 

Ketika The Fed menurunkan suku bunga, dolar AS melemah, maka arus modal asing akan mencari bunga yang lebih tinggi. Salah satunya, ke Indonesia. Akibatnya, bisa terjadi banjir modal asing masuk ke saham Indonesia.

Ada pula dampak khusus pada emiten eksportir/importir tertentu. Ketika kurs dolar menguat/melemah dan berdampak pada kurs rupiah menguat/melemah, maka pendapatan emiten eksportir/importir akan ikut terpengaruh, sehingga harga sahamnya juga bisa cenderung naik/turun.

Aisha   24 Jun 2022

Lantas bagaimana The Fed juga bisa mempengaruhi pasar kripto ya kak? Mohon penjelasannya....

Sergey   21 Sep 2022

Kripto punya karakter khas terdesentralisasi dan tidak diatur oleh otoritas mana pun. Oleh karena itu, The Fed tidak dapat mempengaruhi pasar kripto secara langsung.

Lalu, kenapa ada berita atau analisis yang menyebutkan bahwa bitcoin jatuh karena The Fed begini atau begitu? Yang mempengaruhi pasar kripto sebenarnya adalah sikap para investor/trader dan bukan kebijakan The Fed itu sendiri.

Dalam hal ini, perlu diperhatikan bahwa kebijakan The Fed apa pun akan mempengaruhi persepsi dan pengambilan keputusan investor di seluruh dunia. Umpamanya ketika The Fed menaikkan suku bunga, maka investor akan lebih memilih untuk menyimpan deposito dolar AS daripada deposito euro. 

Nah, dalam skenario yang sama, Bitcoin cenderung jatuh ketika The Fed menaikkan suku bunga. Kenapa? Bitcoin dan kripto lain merupakan aset yang tidak memberikan bunga, sehingga investor cenderung lebih memilih dolar AS yang memberikan bunga lebih besar.

Aisha   22 Sep 2022

@Restu: Ada korelasinya. 

Jika The Fed menaikkan suku bunga, investor akan cenderung mengalihkan dana mereka dari pasar saham ke pasar obligasi yang dianggap lebih aman, karena menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan penurunan harga saham.

Sebaliknya, jika The Fed menurunkan suku bunga, investor akan cenderung mengalihkan dana mereka dari pasar obligasi ke pasar saham yang dianggap lebih menguntungkan, karena menawarkan tingkat bunga yang lebih rendah. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan harga saham.

Secara umum, kebijakan The Fed dapat mempengaruhi tingkat risiko di pasar global, yang dapat mempengaruhi arus modal dan harga saham di Indonesia.

Ananta   14 Jan 2023

Jika The Fed menaikkan suku bunga, maka investor lebih memilih aset berisiko atau tidak? Saya masih bingung

Kardi   10 Mar 2023

Kardi: Jika The Fed menaikkan suku bunga, biasanya investor akan lebih memilih aset yang lebih aman dan kurang berisiko seperti: obligasi atau surat utang pemerintah, atau Depositomaupun aset aman lainnya karena mereka dapat memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan aset berisiko seperti saham atau properti.

Hal ini dikarenakan kenaikan suku bunga biasanya memperkuat nilai mata uang negara tersebut dan menurunkan tingkat inflasi, sehingga investasi seperti itu menjadi lebih menarik bagi investor.

Namun, keputusan investor dalam memilih aset berisiko atau tidak juga tergantung pada faktor-faktor lain, seperti outlook ekonomi global, kondisi pasar saham, dan sentimen pasar secara keseluruhan. Jika outlook ekonomi dan kondisi pasar saham positif, investor mungkin masih cenderung memilih aset berisiko, meskipun suku bunga naik. Sebaliknya, jika outlook ekonomi dan kondisi pasar saham buruk, investor mungkin akan lebih memilih untuk meminimalkan risiko dan memilih aset yang lebih aman.

Mardini   11 Mar 2023

Kardi:

Jika The Fed menaikkan suku bunga, maka keputusan investor untuk memilih aset berisiko atau tidak akan tergantung pada sejumlah faktor.

Secara umum, kenaikan suku bunga dapat menyebabkan investor untuk lebih memilih aset dengan risiko rendah seperti obligasi atau deposito yang menawarkan hasil yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Hal ini karena investor dapat memperoleh pengembalian yang lebih baik tanpa harus menanggung risiko yang lebih besar.

Namun, kenaikan suku bunga juga dapat mengurangi permintaan untuk saham atau aset berisiko lainnya, terutama jika kenaikan suku bunga tersebut terjadi sebagai respons terhadap inflasi yang tinggi atau ketidakpastian ekonomi.

Kenaikan suku bunga dapat memperumit atau memperlambat pertumbuhan ekonomi dan mengurangi keuntungan yang dapat diperoleh dari investasi pada aset berisiko.

Dengan demikian, keputusan investor untuk memilih aset berisiko atau tidak akan sangat tergantung pada situasi ekonomi dan kebijakan moneter yang diterapkan oleh The Fed.

Ananta   23 Mar 2023

Mikasa:

Ya, kebijakan dari The Fed (Federal Reserve) dapat mempengaruhi pasar saham secara keseluruhan, termasuk perusahaan bidang finansial. Kebijakan yang dilakukan oleh The Fed dapat mempengaruhi suku bunga dan likuiditas pasar, yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan bidang finansial. Sebagai contoh, ketika The Fed menaikkan suku bunga, maka perusahaan bidang finansial dapat merasakan dampak negatif, karena biaya pinjaman mereka meningkat dan dapat mengurangi minat investor dalam melakukan investasi. Sebaliknya, ketika The Fed menurunkan suku bunga, maka perusahaan bidang finansial dapat mengalami peningkatan minat investor dan kinerja yang lebih baik. Tapi ini bukan harga mati, selain kebijakan The Fed, anda juga tetap harus mempelajari cara-cara analisa saham lainnya. 

Ananta   10 Apr 2023
 
Saham Untung
Kode Saham Last Change  
SNLK 560 10.89%
CLEO 870 10.83%
SINI 620 9.73%
SKLT 140 8.53%
SURE 2,040 8.51%

Kirim Komentar Baru