Strategi Forex Sederhana Untuk Menajamkan Sinyal Breakout

Wiji Purnama 12 Sep 2017
Dibaca Normal 5 Menit
forex > strategi >   #sinyal-buy   #breakout
Trading breakout tidak bisa dilakukan dengan 1 sinyal yang belum terkonfirmasi. Untuk menajamkannya, gunakan strategi forex sederhana dengan divergence.

Trading breakout merupakan salah satu strategi dengan peluang keuntungan yang besar. Biasanya, trader mengandalkan trendline sebagai alat bantu teknikal untuk mendapatkan sinyal breakout. Namun rupanya, ada strategi forex sederhana yang bisa digunakan untuk 'menajamkan' sinyal tersebut. khususnya yang diidentifikasi dari penembusan harga terhadap trendline. Namun sebelum membahas strategi forex sederhana yang dimaksud, ada baiknya kita memahami arti penting menggunakan sinyal trading yang lebih 'terasah'.

strategi forex sederhana breakout

 

Mengapa Sinyal Valid Dalam Strategi Forex Sederhana Itu Penting?

Dalam pengertian di atas, 'menajamkan' maksudnya adalah memperoleh sinyal yang lebih valid. Validitas sinyal biasanya dinilai dari konfirmasi. Semakin banyak indikator atau metode analisa yang mengkonfirmasi sinyal tersebut, maka semakin valid sifatnya, dan semakin tinggi pula probabilitas profitnya.

Validitas sinyal berbanding lurus dengan peluang keuntungan, karena konfirmasi oleh lebih dari satu metode analisa bisa memfilter kesalahan atau keterlambatan sinyal dari suatu indikator. Ditambah lagi, pergerakan harga di pasar forex selalu berfluktuasi dalam dinamika yang tidak bisa diperkirakan secara pasti. Jika kita menghadapinya dengan satu 'senjata' saja, maka kita akan selalu diliputi keraguan karena dibatasi oleh kelemahan indikator atau metode yang digunakan.

Namun apabila kita menggunakan lebih dari satu teknik, sinyal dapat lebih terkonfirmasi karena sudah difilter dengan metode lain, dan psikologi trading bisa lebih terjaga karena kita telah melakukan open posisi dengan dasar yang lebih logis.

Nah, sinyal trading breakout merupakan salah satu indikasi entry yang perlu mendapat konfirmasi lebih lanjut. Apabila hanya mengandalkan trendline, kita tidak akan mengetahui cara mengantisipasi fakeout (false breakout).

Bagaimanapun juga, harga tidak akan selalu bergerak seperti ini:

trading breakout sempurna

Karena harga juga dapat menunjukkan pergerakan seperti ini:

trading breakout tidak sempurna

Untuk menghindari kesalahan trading breakout dari contoh situasi kedua, kita memerlukan sinyal yang telah 'diasah' oleh metode lain. Teknik pelengkap yang akan dibahas di sini akan menunjukkan cara menajamkan sinyal breakout dengan strategi forex sederhana.

 

Strategi Forex Sederhana Dengan Analisa Divergence

Strategi forex sederhana untuk memasangkan trading breakout trendline dengan divergence ini terinsipirasi dari teknik John Benjamin, analis pasar yang berpengalaman di bidang teknikal maupun fundamental. Pada dasarnya, divergence adalah kondisi perbedaan harga dengan arah indikator (biasanya oscillator) yang mengindikasikan reversal.

Prinsip trading breakout dari trendline sejalan dengan teknik divergence, karena ketika harga menembus garis penanda trend, ia bisa dikatakan mengalami reversal dari trend sebelumnya. Bedanya, strategi forex sederhana dengan divergence bisa memberikan sinyal leading atau lebih awal dari terjadinya reversal. Mengapa demikian? Hal ini karena dalam strategi forex sederhana ini, oscillator bisa menunjukkan momentum atau kekuatan trend yang sebenarnya.

Sebagai contoh, harga saat ini sedang berada dalam trend bullish, sementara oscillator Stochastic malah menunjukkan penurunan. Menurut teori analisa divergence, uptrend harga yang seperti itu tidak ditunjang oleh momentum (yang diindikasikan oleh Stochastic), sehingga proyeksi harga berikutnya adalah, trend akan melambat dan berbalik ke arah bearish tak lama kemudian.

Strategi forex sederhana itu jelas banyak berperan untuk menajamkan sinyal breakout dari trendline. Ketika kita melihat harga tengah berupaya menembus trendline dan membuat reversal, adanya divergence harga dengan indikator oscillator tentu bisa mengkonfirmasi peluang breakout.

Masih bingung? Coba perhatikan grafik di bawah ini untuk melihat contoh strategi forex sederhana dengan breakout dan divergence:

contoh strategi forex sederhana bearish Strategi forex sederhana untuk reversal bearish

Pada chart di atas, harga terlihat menguat sebagaimana ditandai oleh up trendline. Akan tetapi, grafik oscillator di bawah justru semakin menurun. Proyeksi reversal dari metode divergence terkonfirmasi ketika harga menembus trendline dan membuat pergerakan bearish. Pada situasi ini, saran entry terbaik dari strategi forex sederhana ini adalah, open posisi ketika harga mengkonfirmasi penurunan dengan melakukan rebound dari up trendline, yang pada poin ini telah berubah menjadi resistance. Sementara itu, stop loss dapat ditempatkan di atas high harga terakhir dari trend bullish sebelumnya.

Contoh lain ini memperlihatkan strategi forex sederhana untuk situasi sebaliknya:

contoh strategi forex sederhana bullish Strategi forex sederhana untuk reversal bullish

Sebelum berbalik menguat, harga bergerak menurun dan ditandai dengan down trendline. Walaupun begitu, oscillator justru semakin menguat dan mengindikasikan reversal bullish. Analisa itu terbukti akurat setelah harga menembus down trendline dan terus bergerak dalam trend bullish. Untuk mencari posisi entry ideal, kita bisa memanfaatkan test harga di batas trendline yang setelah ditembus berubah menjadi support. Sementara itu, strategi forex sederhana untuk menempatkan stop loss disarankan berada di level low downtrend sebelumnya.

 

Akhir Kata

Strategi forex sederhana di atas menunjukkan bahwa sinyal trading breakout dan divergence sebenarnya saling mengkonfirmasi. Jika keduanya sama-sama menandakan reversal, maka kita bisa mendapatkan peluang entry dengan sinyal breakout yang lebih tajam.

Satu hal yang perlu dipahami jika benar-benar menerapkan strategi forex sederhana ini adalah, sinyal breakout dan divergence tidak selalu selaras, bahkan cenderung jarang terjadi. Jadi, strategi forex sederhana di atas kemungkinan jarang memberikan sinyal entry yang bisa ditradingkan. Hal ini sebenarnya wajar, mengingat semakin jarang suatu sinyal muncul, maka semakin tinggi pula probabilitasnya. Jadi meskipun tak sering mendapat peluang, strategi forex sederhana memungkinkan kita untuk entry dengan potensi profit yang lebih besar dalam sekali trading.

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

Jangan cari strategi holy grail, tapi indikator yang sangat akurat menunjukkan sinyal buy atau sell. Terus cari dan seringlah coba-coba, kamu akan menemukan indikator yang paling cocok denganmu dan tujuan tradingmu.
 Mentari |  6 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Holy Grail Dalam Trading Forex
@ Olan:

Tidak. Harus dilihat apakah dua candle doji (double doji) yang berurutan tersebut muncul di ujung trend atau di tengah-tengah pergerakan trend. Jika munculnya double doji di ujung trend, dan terkonfirmasi, maka bisa dianggap sebagai sinyal reversal (pembalikan arah trend). Tetapi jika munculnya double doji di tengah-tengah pergerakan trend, maka kemungkinan besar akan terjadi penerusan arah trend.

Untuk penjelasan mengenai hal ini, silahkan baca: Trik Menggunakan Dua Candle Doji untuk Strategi Breakout
Baca juga: Trading Dengan Memanfaatkan Doji
 M Singgih |  10 Aug 2022
Halaman: Formasi Doji Candlestick Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading
@john: Fractalnya tentu saja valid pak. Karena sudah terbentuk Lower Low dari sisi kanan maupun kiri. Contoh di atas digunakan dengan menggunakan paduan antara Fractal dan Alligator. Sinyal Buy valid, jika harga telah membentuk Fractal dan berhasil ditutup di atas gigi Alligator (garis merah). Pada contoh, Fractal telah memberikan indikasi untuk kenaikan, hanya saja karena harga akhirnya meneruskan penurunan maka sinyal dianggap batal setelah terbentuk Fractal selanjutnya.
 Nur Salim |  15 Aug 2022
Halaman: Cara Menggunakan Indikator Fractal
Dulu saya pernah diajari sm trader (ga perlu saya sebut ya namanya), kalau mau cuan gampang pas volatility tinggi, disuruh lihat harga breakout ke mana, terus ikuti aja arah breakoutnya trus pake trailing stop. Tapi kok susah ya, kudu cepet ngeklik tangannya. :(
 Arnold |  13 Oct 2022
Halaman: Apa Yang Dimaksud Volatilitas Harga Valas
@praharianto, cara menentukan moving average itu biasanya dalam trading view maupun Metatrader sudah disediaiin. Tinggal menentukan seberapa besar moving average yang mau digunakan, entah 50, 100, 120, dan seterusnya. Nah, moving average ini bukan hanya dalam pola reversal three bars saja tetapi juga dalam trading dengan signal apapun digunakan sebagai dasar open baik itu buy/sell. Biasanya dipakai 2 moving average dalam trading untuk menentukan Support Resistance, menentukan juga konfirmasi reversal, serta sebagai data indikator tren apa yang berlaku saat ini. Jadi moving average itu penting banget. Dalam pola reversal three bars, moving average bertindak sebagai indikator yang membantu konfirmasi para trader untuk melakukan open posisi juga. Seperti yang sudab dibilang, hal ini bertujuan agar menghindari false breakout dimana candlestick memberikan signal salah. Perlu dicatat juga kalau reversal dalam pola candlestick merupakan salah satu konfirmasi saja.
 Mumun |  22 Oct 2022
Halaman: Cara Sukses Day Trading Dengan Pola Reversal Three Bar
Ada. Untuk lebih mudah, Anda bisa membuat bentuk diamond terlebih dahulu kemudian mencocokkannya di grafik harga. Kalau bentuk diamondnya terlalu besar atau terlalu kecil, Anda bisa ubah ukurannya agar sesuai dengan pola yang terjadi di grafik. Bentuk diamond hampir mirip dengan pola head and shoulders karena titik tertingginya sama-sama berada di tengah. Kondisi sideways bentuknya lebih datar, dan harga tertingginya bukan cuma ada di tengah. Untuk konfirmasi arah kecenderungannya, kalau kondisi sideways, tunggu break support/resisten terluar untuk mendapatkan konfirmasi arah harga mau kemana. Sedangkan untuk pola diamond, konfirmasi arah ditentukan dari breakout pola diamond itu sendiri.
 Kiki R |  21 Nov 2022
Halaman: Belajar Trading Dengan Diamond Pattern

Komentar[8]    
  Yona One   |   4 Jan 2021

Indikator apa saja yang dipakai saat breakout?

  Tama   |   4 Jan 2021

Umumnya MA, RSI, Volume

  Sidharta   |   4 Jan 2021

Saat trading forex, pair mata uang biasanya bergerak dalam range tertenty, Ketika bergerak di luar range tersebut, dinamakan breakout. Pergerakan di luar range bisa disebabkan oleh banyak hal.

  Gautama   |   7 Jun 2022

Salah satu contoh penyebabnya apa, mastah @Sidharta?

  Edoardo   |   4 Jan 2021

Kalau mau exit pasar setelah breakout trade enakan pakai teknik apa ya?

  Gumbert   |   4 Jan 2021

Price action. MA enakan dipakai kalau pas mau cari profit saat breakout.

  Lintang   |   23 Sep 2022

Strategi Forex Sederhana Untuk Menajamkan Sinyal
Berarti penggunaan stop loss tetap wajib ya meskipun sudah pakai konfirmasi divergen?

  Nur Salim   |   13 Oct 2022

@lintang:

Betul pak, Stop Loss utamanya wajib digunakan untuk strategi-strategi yang berbasis countertrend seperti divergence. Mengingat kita sedang masuk melawan trend di market, jadi lebih baik jika ada pengaman.