Cara Deteksi Bullish Reversal Dengan Pola Unique Three Rivers

Damar Putra 24 Jul 2020 473

Salah satu ciri reversal atau rejection adalah munculnya Pin Bar pada chart. Secara umum, Pin Bar menggambarkan suatu kejadian di pasar yang mempengaruhi sentimen seller maupun buyer. Namun, formasi candlestick yang mengindikasikan reversal ternyata tidak hanya Pin Bar. Faktanya, pola lain juga bisa digunakan sebagai deteksi reversal. Salah satunya adalah pola Unique Three Rivers yang kerap kali dipakai trader untuk memprediksi terjadinya bullish reversal.

pola candlestick unique three rivers

 

Berkenalan Dengan Pola Candlestick Unique Three Rivers

"Apa itu pola candlestick Unique Three Rivers?"

Mungkin itu pertanyaan yang pertama kali muncul di benak Anda. Dilansir dari Investopedia, Unique Three Rivers adalah sebuah pola yang terbentuk dari tiga komposisi candlestick, terdiri atas dua candle bearish dan dan satu candle bullish. Jika pada chart ditemukan pola ini, trader patut waspada. Biasanya, akan terjadi pembalikan atau reversal dari bearish ke bullish.

Namun, dalam membaca pola candlestick diperlukan kejelian. Sebab, pola candle kerap kali memberikan sinyal palsu jika trader tidak mengkonfirmasinya terlebih dahulu. Sehingga, posisi yang dibuka justru berlawanan dengan pasar. Hal tersebut tentu akan sangat merugikan Anda. Pola Unique Three Rivers ini pun kerap kali mengecoh trader. Umumnya, pola ini memang mampu menunjukkan pembalikan tren, akan tetapi ada kemungkinan chart justru melanjutkan tren bearish (downtrend) setelah pola ini terjadi. Karena itu, Anda wajib mempelajari baik-baik kriteria pola Unique Three Rivers yang valid untuk mengurangi risiko terjebak sinyal palsu.

 

Kriteria Pola Candlestick Unique Three Rivers

Formasi candlestick yang bisa disebut sebagai pola Unique Three Rivers harus memiliki ciri-ciri tertentu yang harus dipenuhi. Berikut adalah beberapa kriteria pola Unique Three Rivers beserta cara membacanya.

Nah agar lebih mudah dipahami, pola candlestick Unique Three Rivers bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini.

pola candlestick unique three rivers

Candlestick pertama merupakan cerminan bahwa aksi para seller sedang mendominas, sehingga pola candle yang dihasilkan memiliki body candle bearish yang panjang. Selanjutnya, candlestick kedua memperlihatkan bahwa tekanan dari seller mulai melemah dan buyer mulai mendapatkan kembali kekuatannya setelah penurunan yang berkepanjangan; alhasil yang muncul adalah pola Hammer. Kemudian candle yang ketiga adalah momen awal mula terjadinya pembalikan harga atau bullish reversal; para buyer sudah mengendalikan pasar dan menunjukkan tanda-tanda potensi akan bergerak lebih tinggi lagi.

Namun, trader perlu berhati-hati dan sebaiknya menggunakan konfirmasi tambahan pada candle berikutnya setelah Unique Three Rivers. Apabila candle yang muncul setelah pola adalah candle bullish dan penutupannya berada di atas candle ketiga, hal ini bisa memperkuat sinyal bullish reversal. Namun apabila setelah pola justru terbentuk candle bearish, maka kemungkinan harga gagal berbalik dan melanjutkan tren bearish sebelumnya.

 

Perbedaan Pola Unique Three Rivers Dan Inside Up

Kedua pola ini pada dasarnya memiliki komposisi yang sama, karena body candle kedua berada di dalam range body candle pertama. Namun pada pola Inside Up, candle ketiga sudah menjadi konfirmator yang biasanya berbentuk bullish, memiliki body besar, dan ditutup di atas harga penutupan candle kedua. Hal ini tentu berbeda dari candle ketiga pola Unique Three Rivers yang justru mensyaratkan body kecil, serta memiliki harga penutupan lebih rendah dari candle kedua.

unique three rivers vs inside up pattern

 

Trading Menggunakan Pola Unique Three Rivers

Sebelum Anda ingin mencoba trading menggunakan pola ini sebagai landasan entry, sebaiknya Anda pahami bahwa pada trading yang sesungguhnya, terkadang beberapa trader tidak terlalu mengacu dengan pola candle Unique Three Rivers seperti yang terlihat pada gambar. Biasanya trader juga memperhatikan pola-pola yang terlihat mirip. Sehingga, meskipun formasinya tidak sama persis, akan tetapi trader sudah mengetahui outlook yang mungkin akan terjadi dengan bantuan pola tersebut.

Sebagai contoh, candle kedua bukanlah pola Hammer, melainkan candle doji dengan ekor panjang. Kemudian, candle bullish ketiga bisa ditutup lebih rendah atau lebih tinggi dari candle kedua. Meskipun adanya perbedaan ini, beberapa trader masih bisa mentolelir dan menganggap formasi tersebut bisa dijadikan tolok ukur dalam menentukan sinyal bullish reversal.

Di bawah ini adalah contoh trading dengan memanfaatkan pola Unique Three Rivers sebagai landasan open posisi.

contoh trading dengan pola three unique rivers

Selain itu, beberapa trader juga biasanya menggunakan tambahan indikator untuk konfirmasi agar proyeksi pergerakan harga lebih valid. Pada dasarnya, trading hanya menggunakan price action memang cukup riskan, dan price action bukanlah sistem trading yang bisa berdiri sendiri. Jikapun ada trader yang hanya menggunakan price action saja sebagai landasan entry, tentu saja dia sudah ahli dan berpengalaman di bidang ini.

Namun untuk pemula, sangat disarankan untuk menggunakan tambahan analisa teknikal dan fundamental. Kemudian juga jangan lupa untuk selalu menerapkan Money Management yang ketat serta menggunakan Stop Loss. Kalaupun masih ragu, alangkah baiknya jika Anda mencoba trading di akun demo terlebih dahulu.

 

Tertarik belajar price action? Seringkali banyak trader yang menganggap price action adalah metode mudah dan akurat dalam memperdiksi pergerakan harga di pasar. Namun, hal tersebut sebenarnya baru berlaku jika trader memahami 4 hal penting dalam price action

Kirim Komentar/Reply Baru


Apa Artinya Buy EUR/USD?

Mau tanya bpk/ibu saya open buy pada eur/usd itu artinya saya beli eur atau usd? Dan dimana saya mengetahui harga setiap mata uang tanpa rivalnya saya sering baca berita di seputar forex saat ini harga usd 94,.. Mohon penjelasan terima kasih

Lianyuandry 7 Jan 2016

Reply:
Febrian Surya 651
Forex  
Febrian Surya 626
Forex  
Febrian Surya 729
Forex