Investasi Meme Coin, Layakkah Dicoba?

Cahyaning 14 Dec 2021
Dibaca Normal 8 Menit
kripto > koin >   #investasi-kripto   #meme
Semakin hari, semakin banyak trader yang tertarik dengan investasi meme coin. Namun, mereka tak menyadari risiko yang mengintai di baliknya. Layakkah hal ini dicoba?
DI

Dogecoin sempat menghebohkan dunia kripto di pertengahan tahun 2021. Pasalnya, kala itu tak ada yang menduga bahwa koin ini akan sangat populer dan meroket harganya. Salah satu penyebabnya adalah dukungan dari public figure besar seperti Elon Musk dan Snoop Dogg. Harga Dogecoin bahkan meroket pesat hingga 55%. Karena itu, tak heran jika banyak koin-koin sejenis kini bermunculan di pasar digital.

 

Mengenal Meme Coin

Meme Coin merupakan koin kripto yang terinspirasi dari meme atau lelucon yang beredar di media sosial. Jenis koin in cenderung memiliki volatilitas yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan mata uang kripto utama seperti Bitcoin dan Ether (ETH). Alasannya adalah karena meme coin merupakan token yang digerakkan oleh komunitas.

Selain itu, harganya pun sering kali dipengaruhi oleh media sosial serta sentimen komunitas online. Akibatnya, tak jarang koin ini menimbulkan kehebohan, FOMO, serta risiko keuangan. Trader yang mencoba investasi Meme Coin biasanya ingin meraup keuntungan dari tingginya volatilitas.

Baca juga: 7 Tips Ampuh Hindari FOMO untuk Trader Kripto

Karena tak memiliki mekanisme burning coin, tak heran jika Meme Coin umumnya memiliki pasokan yang besar atau tidak terbatas. Contohnya, Shiba Inu (SHIB) memiliki total pasokan sebesar 1 kuadriliun token. DOGE sendiri memiliki pasokan yang tidak terbatas dan saat ini telah memiliki peredaran token hingga lebih dari 100 miliar. Banyaknya pasokan menandakan bahwa harga Meme Coin sebetulnya relatif rendah, sehinnga trader bisa membelinya dengan modal yang relatif kecil. Tetapi, karena volatilitasnya sangat tinggi, bukan tidak mungkin untuk meraup keuntungan saat harganya sedang melonjak karena sentimen tertentu.

Investasi meme coin

 

Mengapa Meme Coin Populer?

Popularitas Meme Coin hingga kini tak kunjung pudar. Bahkan, tak sedikit trader kripto profesional yang iseng mencoba investasi Meme Coin. Padahal, jika diperhatikan, aset ini cenderung memiliki risiko yang lebih tinggi daripada mata uang kripto lainnya. Lalu, apa yang membuat Meme Coin begitu diminati di kalangan penggemar kripto?

 

1. Mengekor Kesuksesan DOGE

Kesuksesan Dogecoin pada pertengahan tahun 2021 menjadi alasan mengapa Meme Coin masih naik daun hingga saat ini. Menurut CoinMarketCap, volume trading Dogecoin sempat mencapai Rp27 triliun. Tak sedikit trader yang berhasil mendapatkan keuntungan karena coba-coba di pasar Meme Coin ini. Jadi, tak heran jika banyak trader yang ingin mecoba peruntungan di koin serupa karena melihat kesuksesan DOGE sebelumnya.

 

2. Didukung Komunitas dan Public Figure

Popularitas meme coin tak bisa dilepaskan dari sentimen komunitasnya masing-masing. Seperti yang sudah disebutkan, Meme Coin tercipta dari lelucon di internet dan tak jarang merupakan Inside Joke sebuah komunitas. Tak jarang anggota komunitas terkait akan membeli koin tersebut sebagai bentuk dukungan untuk kelompoknya. Selain itu, kepopuleran Meme Coin juga dipengaruhi oleh campur tangan influencer serta para public figure dan selebriti. Semakin banyak tokoh besar yang ikut mempopulerkan sebuah meme coin, maka akan semakin tenar koin tersebut. Minat publik juga akan meningkat pesat karena koin tersebut 'didukung' oleh tokoh-tokoh besar.

 

3. Harga yang Murah

Alasan lain yang membuat popularitas Meme Coin kian meroket adalah karena harganya jauh di bawah harga aset kripto lainnya. Kebanyakan Meme Coin hanya dihargai beberapa sen atau bahkan sepersekian sen saja tiap koinnya. Trader akan membeli sejumlah Meme Coin saat harganya masih rendah, kemudian menunggu hingga sentimen pasar membawa nilai aset ini ke puncak untuk mengambil keuntungan darinya. Dengan demikian, mereka bisa mendapat banyak keuntungan dengan modal yang relatif lebih kecil dari yang dibutuhkan untuk investasi di aset kripto lainnya seperti Bitcoin.

Baca juga: 3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit

 

Meme Coin vs Aset Kripto Lain

Meskpun secara garis besar Meme Coin adalah aset kripto, namun ada beberapa hal yang membedakan koin lelucon ini dengan uang kripto pada umumnya. Aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum diciptakan dengan tujuan untuk menjadi solusi terhadap permasalahan yang ada di dunia nyata. Aset ini juga bertujuan untuk dapat diterima secara luas oleh bisnis dari berbagai skala, serta menciptakan transaksi yang bersifat terdesentralisasi dan merevolusi berbagai industri, khususnya di sektor ekonomi dan perbankan. Hal ini menyebabkan aset-aset kripto mampu bertahan lebih lama di pasar digital.

Lalu, bagaimana dengan Meme Coin? Sayangnya, koin lelucon ini hanya diciptakan sebagai cara untuk menghasilkan uang dengan cepat, atau diciptakan hanya untuk tujuan lelucon semata. Begitu harganya melonjak, para trader agak bergegas menjual koin yang dimilikinya untuk mendapatkan untung. Karena Meme Coin tak memiliki nilai guna yang nyata, kecil kemungkinannya token dan koin ini akan tetap ada dalam beberapa tahun ke depan. Ketika trader sudah mendapatkan keuntungan dari investasi Meme Coin, mereka akan segera berpindah ke koin baru lainnya, sehingga harga koin lama akan anjlok.

Baca juga: 4 Siklus Pasar Kripto Yang Perlu Anda Tahu

 

Meme Coin Paling Populer

Di pasar digital ada begitu banyak meme coin yang diperdagangkan. Namun, ada beberapa jenis Meme Coin yang paling populer di industri kripto saat ini. Apa saja?

 

1. Dogecoin (DOGE)

Dogecoin atau DOGE adalah Meme Coin yang dibuat pada tahun 2013 oleh insinyur perangkat lunak Billy Markus dan Jackson Palmer. Koin ini dibuat berdasarkan meme anjing Shiba Inu yang populer tahun itu dan sering kali disebut dengan Doge meme. Awalnya, Dogecoin dibuat sebagai lelucon untuk menarik perhatian khalayak umum. Pembuatnya mengkonsep DOGE sebagai mata uang kripto open-source yang berasal dari fork berbasis kode Litecoin. Saat ini, DOGE sering dimanfaatkan untuk untuk mendukung para content creator di beberapa media sosial seperti Reddit. Koin ini juga kerap digunakan untuk melakukan penggalangan dana.

Investasi meme coin Doge

Kunjungi juga: Daftar Koin Kripto dengan Kenaikan Harga Terbesar Hari Ini

 

2. Shiba Inu (SHIB)

Shiba Inu atau SHIB kerap disebut sebagai pesaing terbesar DOGE. Koin ini bahkan memliki julukan "Doge Killer". Sama seperti DOGE, Shiba Inu diberi nama berdasarkan salah satu ras anjing yang ada di Jepang. Shiba Inu pertama kali dibuat oleh pengembang anonim bernama Ryoshi pada bulan Agustus 2020. Saat ini, SHIB diketahui memiliki total pasokan lebih dari 589 triliun; sekitar 50% dari jumlah tersebut akan masuk mekanisme burning dan didonasikan untuk amal. Ekosistem SHIB mencakup bursa terdesentralisasi, inkubator seni NFT, NFT, dan game NFT.

Investasi meme coin Shiba

Kunjungi juga: Daftar Koin Kripto dengan Penurunan Harga Terbesar Hari Ini

 

3. SafeMoon (SAFEMOON)

Selain DOGE dan SHIB, Meme Coin populer lainnya adalah SafeMoon. Koin ini merupakan token BEP-20 yang diluncurkan di Binance Smart Chain (BSC) pada bulan Maret 2021. SafeMoon memberikan rewards kepada pemilik jangka panjang dalam wujud penalti kepada orang yang menjual token dengan biaya keluar 10%. Uniknya, biaya tersebut akan didistribusikan kepada pemilik koin yang ada dan setengah lainnya akan masuk burning.

Investasi meme coin SafeMoon

 

Hati-Hati Dengan Risiko Meme Coin

Investasi Meme Coin memang memiliki potensi profit yang menggiurkan, tetapi risiko yang ada juga tidak kecil. Keberlangsungan Meme Coin sering kali ditentukan oleh popularitasnya di kalangan komunitas terkait. Itu berarti, Meme Coin memiliki sifat yang lebih spekulatif daripada mata uang kripto dengan kapitalisasi pasar yang lebih besar. Hal ini berpotensi menimbulkan skema Pump and Dump yang tidak terduga. Siklus Meme Coin juga cenderung lebih singkat, karena harga memang bisa meroket lalua merosot secara tidak terduga dalam waktu singkat, khususnya ketika komunitas memutuskan untuk beralih ke koin berikutnya.

Banyak juga penipuan kripto berkedok investasi Meme Coin. Salah satu kasus yang paling baru adalah Meme Coin Squid Game (SQUID) yang terinspirasi dari series Netflix populer berjudul sama. Ditopang oleh hype acara tersebut, koin ini melonjak lebih dari 86.000% dalam seminggu saja. Tetapi tak lama kemudian, tim pengembangnya mengaku gulung tikar tiba-tiba dan menyebabkan harga merosot sebesar 99%. Yang lebih buruk lagi, investor yang terlanjur membeli tidak diizinkan untuk menjual token SQUID mereka.

 

Kesimpulan

Investasi Meme Coin menjadi pilihan yang menggiurkan bagi sebagian besar trader. Tingginya volatilitas dan harga yang sangat terjangkau, membuat banyak trader rela mengambil risiko guna mendapatkan banyak keuntungan dari koin ini. Tetapi, keberadaan Meme Coin sering kali tak bertahan lama karena kebanyakan tak memiliki nilai guna yang bisa membuatnya mampu bertahan di pasar digital. Jadi apabila Anda tertarik menjadi investor Meme Coin, berhati-hatilah dalam memilih koin yang akan dibeli. Selain itu, jangan menerapkan strategi investasi jangka panjang dan pelajarilah cara investor Meme Coin lain dalam memanfaatkan lonjakan harga.

infografis meme coin

 

Minat masyarakat yang kian meningkat akan kripto dan meme coin berimbas pada banyaknya kasus penipuan yang mengatasnamakan cryptocurrency. Anda bisa belajar dari kasus-kasus penipuan kripto paling fenomenal untuk melindungi diri dari hal-hal seperti itu.

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

ini saya udah ada pegangan klo cari broker liat batasan deposit ama lot kan ya..
cuma yang gaya trading ini koq jadi rada galau yaa..
"Gaya trading membutuhkan penyesuaian tersendiri dalam tahap mencari broker ideal, karena setiap strategi bisa memerlukan spesifikasi broker yang berbeda-beda" masa kita klo mau ganti strategi trading mesti ganti broker .. ??
padahal kan strategi itu dipengaruhi kondisi pasar juga setau saya.. gimantu
 Emil |  20 Nov 2022
Halaman: Panduan Memilih Broker Ideal Menurut Kondisi Trading
Bisa, mbak. Tapi juga jangan asal serok, pahami dulu risiko investasi kripto juga. Apalagi ini pasar kripto sedang memasuki masa bear market, jadi mending kalau mbak Indah mau serok, jangan langsung pakai semua dana yang ada. Bisa juga coba pakai strategi Dollar Cost Averaging. Untuk tahu lebih lengkap soal apa itu Dollar Cost Averaging, mbak Indah bisa coba cek di postingan ini. Salam.
 Evan |  3 Jun 2022
Halaman: Stocktoflow Cara Memprediksi Harga Bitcoin Di Masa Depan
Bantu jawab ya pak: Dari sisi alur transaksi di platform kripto, dengan sendirinya hal demikian akan membuat transaksi batal karena nampaknya pajak dan biaya trading adalah satu kesatuan, tidak terpisah-pisah. Di beberapa negara, investor kripto yang menolak untuk membayar pajak atau tidak memasukan investasi kripto dalam laporan pajaknya, dapat mengakibatkan denda, penalti, bunga, audit, dan bahkan sampai terancam pidana. Begitu sih kabarnya.
 Athar |  6 Jun 2022
Halaman: Bagaimana Cara Menghitung Pajak Kripto Di Indonesia
"Untuk mengidentifikasi pola butterfly, Anda cukup memperhatikan tiga titik yaitu titik B, C, dan D. Tiga titik ini adalah patokan untuk mengkonfirmasi apakah pola butterfly valid atau tidak valid." Kok rodo ngganjel ya pernyataannya itu, apakah itu berarti titik X dan A tidak perlu diperhatikan ketika mengidentifikasi pola butterfly? Atau bagaimana maksudnya?
=====

"Pertama, ukur titik B menggunakan fibonacci retracement yang ditarik dari X ke A."

Bagaimana cara menentukan titik X dan A?
=====

"Nilai fibonacci retracement harus di 78.6% atau 0.786, karena jika hanya 38.2% sampai 61.8%, maka tidak memenuhi syarat sebagai pola butterfly."

Apakah itu ukurannya harus benar-benar segitu? Tidak boleh kurang ataupun lebih?
=====

Melihat penjelasan dari gambar ini, berarti harmonic pattern ini termasuk indikator leading ya?
======

Sorry kalau banyak tanya, soalnya beneran gak paham cara bikin dan pake harmonic pattern.
 Tian |  16 Nov 2022
Halaman: Kupas Tuntas Trading Dengan Butterfly Harmonic Pattern
Apalagi doge coin seperti yang ditulis pada awalnya cuma iseng doang mau ngejek orang yang tukarin uang dengan bitcoin. Kemudian karena lucu, karena gambarnya aja meme anjing, orang-orang pada beli ini koin digital. Jadi seperti yang pak @hendrik katakan projeknya doge itu ga jelas dan awal diciptakan juga iseng-isengan. Takutnya sisi fundamentalnya bukan rapuh tapi benar-benar lemah, sehingga nilainya ditentuin sama banyak/tidaknya orang tertarik dengan doge coin. Kalau udah ga hype bisa aja jatuh nilainya. Tentunya shiba inu memiliki proyek yang lebih jelas dengan fundamental yang lebih bagus daripada doge coin.
 Yanto |  20 Nov 2022
Halaman: Trading Meme Coin Pilih Shiba Inu Atau Dogecoin
Fan token secara basic seperti kita memegang saham dari sebuah klub sepakbola. Saya seorang fans barca dan tentu kalau pengambilan keputusan klub, pemilihan presiden, dan laporan keuangan adalah hal yang lumrah di Barcelona. Dengan adanya fan token, otomatis bisa dikatakan kita bisa jadi socio dimana terlibat langsung terkait dengan masa depan klub. Patut dibeli nih fan token, bukan hanya soal merchandising atau benda fisik lainnya. Tapi juga bagaimana klub dan fans tetap dalam satu sinergi yang sama dalam membangun klub. Perlu diingat juga dalam sistem Barcelona, pemilihan presiden klub mirip dengan pemilu jadi Barcelona pasti membuat fan token ini juga. Selain menggalang dana untuk keuangan klub, akan menarik juga buat fans dan investor bisa terlibat langsung dengan klubnya. Menurutku ini wajib banget untuk fans garis keras nih yang suka kritik klub bisa langsung terlibat
 Lionel Messi |  20 Nov 2022
Halaman: Mengenal Fan Token Dan Cara Kerjanya

Kirim Komentar Baru