Swing Trading, Strategi Forex Ideal Untuk Profit Maksimal

    28 Dec 2016     5057

Sebelum terjun ke dunia trading forex, apa tujuan utama yang melatarbelakangi keinginan Anda? Apakah itu belajar menempatkan order? Melatih kemampuan psikologis? Atau mengenal seluk beluk perdagangan valas? Jawaban paling realistis tentunya adalah meraih profit forex yang disebut-sebut bisa tak terbatas. Akan tetapi, mendapatkan keuntungan di pasar forex nyatanya tak semudah membalik telapak tangan. Perlu strategi tepat agar trading bisa dieksekusi pada posisi-posisi yang menguntungkan. Salah satu strategi forex yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan tersebut adalah swing trading. Oleh karena itu, segmen artikel kali ini dibuat untuk melengkapi materi belajar trading forex tentang apa itu swing trading dan bagaimana cara menerapkan strategi forex tersebut.

Swing trading adalah strategi forex yang memfokuskan analisa pada pola ayunan (swing) harga. Para trader pengguna teknik ini mengambil kesempatan sell di ayunan harga tertinggi dengan target close di swing harga terendah, atau mencari peluang buy pada ayunan harga terendah dengan target close di swing harga tertinggi. Dengan demikian, profit yang didapat dari setiap posisi trading akan benar-benar optimal.

Strategi forex swing trading
Cara tersebut tentu sangat berbeda dengan strategi forex day trading dan scalping, yang cenderung memanfaatkan perubahan terkecil harga untuk mendapat profit dalam waktu singkat. Tujuan swing trading adalah untuk mengumpulkan keuntungan maksimal dalam sekali entry. Untuk mendapatkannya, swing trader mengutamakan validitas sinyal dalam mengambil setiap tindakan. Dengan demikian, peluang dari strategi forex ini tak muncul sesering sinyal pada metode trading jangka pendek.

Time frame harga untuk swing trading bisa lebih bervariasi dari standard yang digunakan oleh para scalper dan day trader. Dalam menahan posisi pun, trader pengguna swing trading tak memiliki batasan harian. Mereka bisa saja membiarkan posisi terbuka selama sehari, seminggu, atau bahkan berminggu-minggu lamanya, tergantung dari kemunculan sinyal exit yang diyakini bisa memberikan keuntungan terbaik.

 

Identifikasi Trend Harga Dalam Swing Trading

Secara garis besar, belajar trading forex dengan swing trading bisa dilakukan dengan menerapkan berbagai indikator teknikal. Fibonacci retracement, garis trend, dan pivot point adalah contoh indikator yang disarankan. Analisa trend menjadi fokus, karena mengetahui kapan harga memulai dan mengakhiri trend bisa menjadi pedoman entry dan exit dalam swing trading.

Salah satu metode yang cukup banyak digunakan adalah dengan memanfaatkan bantuan level support dan resistance. Kedua level penting itu bisa mengkonfirmasi sinyal entry, dimana order buy dapat ditempatkan ketika downtrend harga menyentuh level support dan terkonfirmasi akan berbalik ke atas. Sementara itu, posisi sell bisa dibuka saat uptrend mencapai resistance dan sinyal reversal turun telah terkonfirmasi.

Support Resistance Dalam Swing Trading

Plus Minus Strategi Forex Swing Trading

Layaknya strategi forex yang lain, swing trading juga memiliki kelebihan sekaligus kekurangan. Untuk melengkapi pemahaman belajar trading forex Anda, berikut ini daftar plus minus dari swing trading:

Kelebihan:

Kekurangan:

 

Akhir Kata

Agar swing trading bisa mendatangkan profit maksimal, sebaiknya gunakan swing trading hanya jika Anda merasa strategi forex ini sesuai dengan gaya Anda. Tujuan utama strategi ini adalah keuntungan maksimal, dimana untuk mendapatkannya, diperlukan kesabaran dan ketelatenan. Oleh karena itu, jauhi swing trading apabila Anda mudah bosan dan ingin sering profit. Namun apabila Anda ingin mendapat profit maksimal dan tak keberatan menanti momen yang tepat, maka swing trading bisa menjadi opsi ideal untuk diterapkan pada proses belajar trading forex Anda.


Perbedaan Day Trading Saham Dan Forex
Jujun Kurniawan 610
Cara Lolos Dari Jebakan Yoyo Trading
Jujun Kurniawan 792
5 Trik Bisnis Forex Tanpa Modal
Anna 1737