Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 7 jam lalu, #Forex Fundamental   |   GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 7 jam lalu, #Forex Teknikal   |   EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 10 jam lalu, #Forex Teknikal   |   Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 10 jam lalu, #Emas Fundamental   |   Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 13 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 13 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 13 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 13 jam lalu, #Saham Indonesia

Dolar AS Menguat Berkat Klaim Pengangguran

Crypholic 21 Jul 2023
Dibaca Normal 2 Menit
forex > berita >   #dolar-as   #greenback
Klaim Pengangguran sukses meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga lanjutan Fed. Hasilnya, dolar AS pun rebound.

Pada hari Kamis (20/Juli), Biro Statistik AS merilis data klaim pengangguran mingguan yang semakin menurun dua pekan berturut-turut. Hasilnya, ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed kembali bangkit dan mendorong penguatan dolar AS. Indeks dolar AS (DXY) menguat 0.5% ke sampai kisaran tertinggi di 100.80-an pada sesi New York hari Kamis (20/Juli).

Klaim Pengangguran Menyusut, Dolar AS Rebound

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan jumlah klaim pengangguran sebesar 228 ribu pada periode yang berakhir pada 15 Juli 2023. Angka tersebut berada di bawah estimasi konsensus yang mencapai 242 ribu dan lebih rendah dari 237 ribu klaim yang tercatat pada pekan sebelumnya.

Ini menjadi kali kedua klaim pengangguran AS berada di bawah ekspektasi, sekaligus lebih rendah dibandingkan data periode sebelumnya. Kondisi ini membuat beberapa pelaku pasar mengharapkan kondisi ekonomi tetap kuat dan Federal Reserve dapat kembali menaikkan suku bunga setelah bulan Juli.

 

Ekspektasi Rate Hike Lanjutan Kembali Berkibar

Pelemahan dalam data inflasi AS pekan lalu sempat menurunkan harapan kenaikan suku bunga The Fed dari dua kali menjadi hanya satu kali dalam tahun ini. Namun, setelah rilis data klaim pengangguran kali ini, probabilitas untuk kenaikan suku bunga lanjutan mengalami peningkatan.

"Pasar telah mencari tanda-tanda PHK di Amerika Serikat dan itu tidak terwujud," kata Adam Button, kepala analis mata uang di ForexLive, "Data klaim pengangguran awal hari ini lagi-lagi menggarisbawahi bahwa Amerika Serikat memiliki pasar tenaga kerja yang sangat kuat dan The Fed masih memiliki lebih banyak tugas yang harus dikerjakan."

 

Penguatan Dolar Juga Didukung Dua Faktor Ini

Selain data pengangguran yang mendukung kenaikan suku bunga lebih banyak, penguatan Greenback juga didukung oleh beberapa berita dari luar Amerika Serikat. GBP/USD mengalami penurunan tajam selama dua hari terakhir karena data inflasi Inggris yang mengecewakan.

Sementara itu, pernyataan dovish dari para petinggi ECB menyebabkan EUR/USD terperosok ke level terendah dalam lima hari terakhir.

Terkait Lainnya
Kategori Terkait
 
Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 7 jam lalu, #Forex Fundamental

GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 7 jam lalu, #Forex Teknikal

EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 10 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 10 jam lalu, #Emas Fundamental

Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 13 jam lalu, #Saham Indonesia

Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 13 jam lalu, #Saham Indonesia

Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 13 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 13 jam lalu, #Saham Indonesia



Kirim Komentar Baru