Cara Menggunakan Pola Candlestick Marubozu


SAM 2 Jun 2020 20094Dibaca Normal 3 Menit

Marubozu merupakan salah satu pola candlestick langka yang berwujud candle tanpa ekor. Berikut ini cara mengimplementasikannya sebagai strategi untuk bertrading forex.



Marubozu merupakan salah satu pola candlestick yang paling dasar. Ciri-ciri yang paling mencolok dari candlestick marubozu adalah absennya jarum di tubuh candlestick, karena harga pembukaan (open price) sama dengan harga terendah (candle putih) dan harga penutupan (close price) sama dengan harga level tertinggi (candle hitam). Singkatnya, untuk menggunakan pola candlestick Marubozu ini, trader tinggal memperhatikan ada atau tidaknya warna pada tubuh candle.

pola-marubozu

Copyright:.com/nadia)

Marubozu Sebagai Isyarat Tren

Candlestick Marubozu juga erat kaitannya dengan tren. Pada dasarnya, pola candlestick seperti dengan batang warna putih adalah kondisi yang sangat bullish karena jelas bahwa saat itu pemegang kendali adalah para buyer. Jika Marubozu muncul di chart, maka bisa jadi tren bullish akan berlanjut atau akan muncul pola reversal bullish. Sebaliknya, batang candle warna hitam adalah penanda tren bearish karena seller-lah yang memegang kendali atas price action.

pola-marubozu

Black Marubozu adalah isyarat keberlanjutan tren bearish atau pola reversal bearish. Pola Marubozu biasanya diamati juga bersama dengan Doji untuk mengamati sentimen pasar. Seperti dalam artikel kami yang berjudul Cara Jitu Analisa Trend Dengan Pola Candlestick, disebutkan bahwa pola Candlestick Marubozu menunjukkan sentimen pasar yang kuat, sedangkan Doji menunjukkan sentimen pasar yang lemah.


Bagaimana Mengimplementasikan Pola Marubozu Dalam Strategi Trading Forex?

Strategi trading yang menguntungkan bisa dibangun berdasarkan indikasi continuation yang dikandung oleh Marubozu. Mula-mula, trader mencari poin entry yang bagus dan menawarkan risiko yang minim. Setelah itu, strategi trading yang sederhana dapat diciptakan setelah melihat penampakan pola Marubozu, tetapi tetap tergantung pada konteks pasar saat pola itu muncul.

Sebetulnya kemunculan Marubozu terbilang jarang terjadi, utamanya dalam time frame harian. Tapi jangan salah, sinyal yang disampaikan oleh Marubozu terbilang cukup kuat.

Oleh sebab itu, saat menangkap kemunculan Marubozu, yang pertama dipertimbangkan adalah dalam konteks pasar seperti apa pola candlestick itu terbentuk. Kemudian, amatilah dimana closing price dalam candle marubozu itu sebagian besar terletak, apakah di garis support atau resisten.

Jika candle menembus sebagian besar support atau resisten dengan meyakinkan, maka strategi yang mungkin untuk dilakukan adalah dengan memasukkan sebuah limit atau market order, dalam upaya untuk memasuki pasar pada retracement harga yang kembali ke dekat level support dan resisten. Jangan lupa untuk memasang stop-loss di level yang berlawanan dengan level tersebut.

Contohnya: EUR/USD telah membangun support di level 1.2500. Kemudian, sebuah candle Marubozu terbentuk dan mengambil harga dari 1.2480, secara penuh menuju angka 1.2550. Trader kemudian mencari peluang retracement untuk order BUY antara 1.2510 dan 1.2520, dengan order STOP-LOSS di kisaran 1.270, di bawah pembukaan candle Marubozu.

Apabila candle Marubozu ternyata tidak melewati level support maupun resisten kita, maka trader harus mencari indikator momentum seperti MACD untuk petunjuk selanjutnya tentang bagaimana kira-kira pergerakan pasar sebelum membuat keputusan trading.


Bagaimana Cara Entry Poin Dalam Kondisi Candle Marubozu?

Jika ditanya bagaimana cara entry point setelah mendapati pola Marubozu, apakah setelah penutupan harganya ataukah memakai Pending Order? Maka jawabannya relatif pada masing-masing trader.

Memang, salah satu sifat Marubozu adalah kalau candlenya naik maka kelanjutannya akan naik dan kalau candle marubozu turun, maka kelanjutannya akan turun, namun tetap diingat bahwa realitanya terkadang tidak sesederhana itu.

Untuk entry point, baik setelah close price maupun menggunakan Pending Order, sebaiknya tetap menggunakan SL sekitar 50% - 100% dari ukuran candle marubozu tersebut. Candle Marubozu-nya bisa diukur menggunakan tools Crosshair di Metatrader. Analis kami sendiri biasanya akan menunggu beberapa candle, yaitu 1 atau 2 candle berikutnya untuk bisa memastikan pergerakan pair selanjutnya.



Advertisement


Pola Candlestick
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Indikasi : Bearish Continuation
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.
Advertisement

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 13    

Soni Arsah
29 MAR 2019

Sukses trus mba.

Nadia
29 MAR 2019

Terima kasih

Razak
8 JAN 2020
Contoh yang diberikan membingungkan, sepertinya bilangan angkanya salah ya?
Nadia
13 JAN 2020
Sudah betul itu, Gan. Kalau penjelasan artikel yg ini dirasa membingungkan, boleh searching artikel ttg Marubozu yg pernah kami ulas di website ini. Terima kasih
7hours
19 JAN 2020
Mungkin maksud kak Reza adalah harga stop loss pada contoh yang kak Nadia berikan diatas..
Jonni
11 JAN 2020
Bahasa bahasa yg diberikan terlalu susah dipahami. Bahasa penulis hanya diberikan kepada orang orang yg sudah diluar kepala ttg marubozu itu sendiri.
Fachrizal R.
5 SEP 2020

Paragraf pertama itu ada yang salah, seharusnya candle hitam harga pembukaan sama dengan harga tertinggi, bukannya harga penutupan sama dengan harga tertinggi.

Sam
15 SEP 2020

Terima kasih atas koreksinya, tapi itu maksudnya memang harga penutupan Candle Putih kok bukan masuk di Candle Hitam. Mungkin bahasa penulisannya yang kurang tepat.

Fachrizal R.
5 SEP 2020

Iya, ini memang bahasa yang digunakan susah untuk dipahami. Biasanya yang mengerti, yang udah tau tentang sistem trading dan analisanya. kalo bisa disederhanakan, menjadi ruang lingkup marubozu saja. Jangan langsung dengan pembahasan analisa teknikalnya, biar trader baru lebih paham tentang marubozu. 

Andy
15 SEP 2020

@Fachrizal:

Kan judulnya memang cara menggunakan Marubozu bro, jadi wajarlah kalau bahas gituan. Mungkin sebelumnya udah ada artikel lain yang bahas dari dasar dan pengertiannya.

Wakakakakka
15 JAN 2021

Heran gw kadang uda numpang makan tempat orang isinya komplen semua, sudah bagus ada yang mau jelasin masih pada komen bahasa sulit dipahami lah, berarti situ emang orang awam trading. Pelajari dlu beli buku dulu baca buku dulu baru belajar candle stick, dasar aja ga ada mau komplen kalau masih kurang jelas kan masi bisa googling. 

Surip
13 FEB 2021

Bantuin nambahin gan. Marobuzu tingkat akurasinya tinggi. Salah satu candlestick dasar yang wajib dipahami trader. Marobuzu intinya gundul alias nggak ada jarumnya. Marobuzu bullish (tren akan naik) harga close lebih tinggi dari open. Marobuzu Bearish (tren turun) harga close lebih rendah dari open

Tamsil
30 APR 2021

terima kasih sdah berbagi ilmu, sukses selalu buat kita karena sudah mau berbagi ilmu

Kirim Komentar/Reply Baru
Cara Membaca Candlestick Piercing Line Dan Kiat Tradingnya
Cara Membaca Candlestick Piercing Line Dan Kiat Tradingnya
Tomy Zulfikar   24 Feb 2021   589  
Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal
Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal
SAM   1 Jun 2020   23957  
Mengenal Pola Candlestick Harami
Mengenal Pola Candlestick Harami
SAM   1 Aug 2016   13271  
Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star
Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star
SAM   29 Jun 2016   12391  
Trading Dengan Pola Engulfing Candle
Trading Dengan Pola Engulfing Candle
SAM   31 Oct 2014   15029