3 Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading


Wiji Purnama 31 May 2017 7424Dibaca Normal 5 Menit

Anda sudah mengenali peluang tapi takut bertindak karena salah entry trading? 3 tips ini akan mengungkap kiat-kiat untuk memastikan akurasi entry trading.

Kesalahan entry trading merupakan salah satu biang kerugian yang banyak ditakuti para trader. Selain menghadirkan loss sebagai dampak negatif, kekeliruan memilih posisi entry trading forex bisa menyebabkan efek psikologis yang merugikan, dan jika tidak hati-hati, bisa berujung pada overtrading.

Menghindari kesalahan entry trading

Bayangkan saja, Anda sudah susah payah mengidentifikasi trend dan berusaha menangkap peluang sebaik mungkin. Ketika sudah entry trading, trend justru berbalik dan mengikis dana Anda.

Di lain waktu, Anda sudah berhati-hati supaya tidak begitu saja mengartikan penerusan trend. Dengan merencanakan open trade di arah yang sebaliknya dari trend saat ini, Anda berharap bisa mengenali pembalikan harga dan mendapat keuntungan trading forex di awal trend. Namun sekali lagi, Anda terkecoh setelah entry trading, karena sinyal pembalikan yang sebelumnya muncul ternyata hanya sekedar koreksi. Harga justru selanjutnya kembali dalam trend semula, dan dana Anda kembali tenggelam dalam kerugian.

Dalam bahasa trader awam, salah entry trading adalah keadaan di mana "open buy harga malah turun, sudah dituruti sell tapi harga justru naik". Agar tak terjebak dalam situasi serupa, Anda dianjurkan untuk memastikan akurasi entry trading forex sebelum bertindak. Nah, 3 kiat berikut akan mengungkapkan cara-cara yang bisa dilakukan:

 

1. Lakukan Analisa Entry Trading Di Sesi Penutupan

Pasar forex memang aktif 24 jam penuh selama hari kerja. Namun demikian, bukan berarti tidak ada rekomendasi khusus tentang waktu terbaik untuk analisa entry trading. Walaupun Anda tidak diharuskan untuk mengikuti jadwal tertentu, agar akurasi entry trading tetap terjaga, sebaiknya lakukanlah analisa setelah penutupan pasar New York. Mengapa harus seperti itu?

Analisa di sesi penutupan New York

Di waktu ini, pasar baru saja mengakhiri sesi New York dan beralih ke Sydney. Volume perdagangan di sesi ini sangatlah rendah, sehingga Anda tak akan menemui banyak noise di chart. Hal itu jelas akan mempermudah Anda mengamati support resistance, sinyal, ataupun trend harian. Sebagai catatan, sebaiknya gunakan time frame harian (D1) untuk memaksimalkan fungsi analisa entry trading ini.



 

2. Sebelum Entry Trading, Selaraskan "TLS"

Berkaitan langsung dengan konfirmasi entry trading, tips ini menyebutkan "TLS" (Trend, Level, Sinyal) sebagai komponen-komponen yang harus mendukung satu sama lain sebagai syarat open trade. Contohnya, ketika Anda mengandalkan sinyal price action untuk entry trading forex, maka perhatikan juga bagaimana trend dan level support resistance-nya.

Menyesuaikan Trend, Level, dan Sinyal sebelum entry trading

Grafik di atas menunjukkan formasi bullish pin bar (sinyal buy) yang memantul dari suatu level kunci. Karena level tersebut adalah support teruji yang sedang beralih fungsi sebagai resistance, maka sinyal buy pin bar dianggap sudah terkonfirmasi. Bersamaan dengan kondisi tersebut, trend harga tampak sedang menguat (up). Nah, kondisi seperti inilah yang menunjukkan keselerasan antara Trend, Level, dan Sinyal.

Sedangkan untuk entry trading sell, sebaiknya perhatikan pula bagaimana kesesuaian antara Trend, Level, dan Sinyal. Apabila sinyal sudah mengirimkan alarm sell tapi trend dan level tidak mendukungnya, maka sebaiknya jangan entry trading dulu karena akurasi open trade seperti itu sangat diragukan.

 

3. Manfaatkan Pending Order

Fitur pending order memberikan kemudahan tak terkira bagi mereka yang benar-benar ingin menghindari kesalahan entry trading forex. Pada dasarnya, pending order memungkinkan Anda menentukan suatu level entry yang baru akan tereksekusi di masa mendatang. Dengan demikian, open trade baru akan benar-benar terlaksana ketika harga menyentuh level yang sudah Anda targetkan.

Ada 2 jenis pending order yang paling umum digunakan untuk membantu trader menghindari kesalahan entry trading, yaitu limit dan stop.



 

Penerapan Limit Order

Limit order cocok digunakan untuk para pengguna strategi reversal, karena pada dasarnya memfasilitasi trader untuk entry trading buy di bawah harga saat ini, atau merencanakan level sell di atas harga sekarang.

Memastikan akurasi entry trading dengan limit order

Dalam hal ini, target level yang dipasang dalam order buy ataupun sell limit bisa disesuaikan dengan level kunci yang menjadi katalis pembalikan harga. Tentunya, diperlukan analisa terlebih dulu untuk mendapatkan level kunci seperti itu.

Support resistance, level-level pivot, atau batas psikologis adalah contoh level yang biasanya diamati sebagai katalis. Katakanlah EUR/USD saat ini sedang merosot dan mendekati support kunci 1.1210. Karena prediksi pasar mengisyaratkan pair tersebut akan beralih bullish, Anda bisa mengantisipasi peluang buy dengan menempatkan buy limit di 1.1210.

 

Penerapan Stop Order

Stop order paling bermanfaat untuk trader yang gemar "berselancar dengan trend". Order buy stop nyatanya memungkinkan trader untuk entry trading, hanya ketika harga sudah menyentuh level yang lebih tinggi dari harga saat ini. Sementara itu, sell stop hanya akan mengaktifkan open trade sell ketika harga sudah menyentuh level yang lebih rendah dari harga sekarang.

Memastikan akurasi entry trading dengan stop order

Dalam hal ini, target level dari stop order adalah yang diperkirakan sebagai konfirmator penerusan trend. Sebagai contoh, ketika EUR/USD menguat dan berpotensi menembus (breakout) resistance 1.1250, maka Anda bisa menjadikan 1.1250 sebagai target level dalam buy stop order. Dengan demikian, Anda tak perlu khawatir seumpama harga gagal menguat sampai ke 11250 dan justru selanjutnya menurun, karena tak ada satupun order yang tereksekusi dan menimbulkan floating minus pada akun Anda. 

Informasi selengkapnya dapat dilihat dalam infografis berikut ini.

entry trading

 

Jangan Lupakan Aturan Emas Ini

Sebaik-baiknya Anda mengatur strategi entry trading forex, dan setinggi-tingginya probabilitas suatu sinyal, kemungkinan meleset akan selalu ada. Untuk mengantisipasi kerugian yang bisa ditimbulkan, tetaplah gunakan manajemen risiko. Anda bisa mengatur rasio risk/reward atau mengatur besar ukuran per trade agar tidak mengalami loss besar yang jumlahnya di luar batas toleransi risiko Anda.

Advertisement


Erness (28 Oct 2014)

saat melihat pola rectangle apakah hanya bisa diamati dari panjang polax saja? Apakah lebar pola rectangle jg bisa dipakai untuk memperkirakan pembentukan tren selanjutx?

Selengkapnya...

18 Pola Candle Terbaik
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Hanging Man
Hanging Man
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang membentuk gap naik dari candlestick sebelumnya. Terjadi di akhir uptrend, Hanging Man memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dari body-nya. Sinyal bearish reversal dari pola ini terkonfirmasi apabila candlestick selanjutnya bersifat bearish atau membentuk gap turun, dan ditutup melemah dari harga pembukaannya.
18 Pola Candle Terbaik
Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Inverted Hammer
Inverted Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang dibuka lebih rendah dari candlestick sebelumnya. Setelah bergerak menguat, candlestick kemudian ditutup di dekat atau pada harga pembukaannya (Open). Semakin panjang sumbu atas dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Hammer
Bullish Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang ditutup di dekat atau pada harga tertingginya (High), sehingga menandakan pelemahan momentum downtrend. Semakin panjang sumbu bawah dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Bullish
Harami Bullish
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bearish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bullish. Pola ini menandakan downtrend mulai kehilangan momentum. Meski bisa menambah akurasi sinyal, sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama.
18 Pola Candle Terbaik
Morning Star
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Down
Three Outside Down
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bearish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bearish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Bearish
Harami Bearish
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.
18 Pola Candle Terbaik
Bearish Doji Star
Bearish Doji Star
Indikasi : Bearish Reversal

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap naik dan tidak memiliki body karena harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama. Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bearish panjang dan gap turun dari doji.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.
18 Pola Candle Terbaik
Three Black Crows
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.
18 Pola Candle Terbaik
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.
18 Pola Candle Terbaik
Three Line Strike
Three Line Strike
Akurasi :

Terdiri dari 4 candlestick. Tiga candlestick pertama adalah candle bullish yang ditutup menguat secara berturut-turut, sementara candlestick keempat adalah candlestick bearish panjang yang dibuka di harga lebih tinggi, tapi ditutup jauh di bawah harga penutupan tiga candlestick sebelumnya.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Up
Three Outside Up
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Shooting Star
Shooting Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick dan terjadi di pucuk uptrend. Harga pembukaan candlestick ini menciptakan gap naik dari candlestick sebelumnya, tapi kemudian ditutup dekat harga terendahnya. Sinyal bearish terkonfirmasi apabila candlestick berikutnya dibuka di bawah body Shooting Star.
18 Pola Candle Terbaik
Three White Soldiers
Three White Soldiers
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bullish panjang. Harga penutupan candlestick kedua harus lebih tinggi dari candlestick pertama, begitu pula dengan harga penutupan candlestick ketiga dan kedua. Ini menandakan momentum uptrend yang masih kuat untuk membawa harga melanjutkan kenaikan.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Cross
Harami Cross
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang di penghujung downtrend, sedangkan pola kedua adalah candlestick doji ber-body kecil dengan harga pembukaan yang nyaris sama dengan harga penutupannya. Pola ini lebih signifikan ketimbang Harami biasa. Semakin kecil body candlestick kedua, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal-nya.
Advertisement

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 5    

Victor
12 JAN 2021

Jangan sekali-kali kelupaan pakai stop loss order. Penggunaan stop loss sudah mengambil 60% risiko kerugian saat trading.

 

Adam
12 JAN 2021

Kalau mau mulai entry, patokannya lihat di mana ya?

Ihwan
12 JAN 2021

Bisa lihat dari sinyal-sinyal trendlines, breakouts, dan pola candlestick. Indikator untuk mendapatkan sinyal-sinyal itu bisa pakai indikator RSI, MA, MACD

Zahra
12 JAN 2021

Berarti aman ya, asalkan entry trade saat uptrend?

Budi
12 JAN 2021

Tapi tetap harus hati-hati pada reversal. Bisa saja setelah kamu trade, eh malah downtrend. Harus banyak-banyak belajar dari trend-trend sejenis di masa lalu. Dan jangan lupa pasang stop loss.

Kirim Komentar/Reply Baru
Cara Membangun Strategi Trading Long Term
Cara Membangun Strategi Trading Long Term
Nandini   29 Dec 2021   46  
Cara Trading Mudah Menggunakan Strategi Fakeout
Cara Trading Mudah Menggunakan Strategi Fakeout
Yuvita   30 Nov 2021   173  
Strategi Entry Mudah Menggunakan Pola Bear Trap
Strategi Entry Mudah Menggunakan Pola Bear Trap
Damar Putra   25 Nov 2021   164  
3 Pola Chart Terbaik untuk Day Trading
3 Pola Chart Terbaik untuk Day Trading
Damar Putra   23 Oct 2021   357  
3 Strategi Breakout Mudah Untuk Pemula
3 Strategi Breakout Mudah Untuk Pemula
Jujun Kurniawan   13 Oct 2021   382  
3 Cara Menentukan Reversal Untuk Mendulang Profit
3 Cara Menentukan Reversal Untuk Mendulang Profit
Cahyaning   28 Sep 2021   640  
Tips Merancang Strategi Trading Saat Pandemi
Tips Merancang Strategi Trading Saat Pandemi
Cahyaning   24 Aug 2021   156