Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menghijau di level 6,130. Kondisi ini memberikan pengaruh terhadap saham sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi. Salah satunya, terlihat pada saham PT Jasa Marga (JSMR) yang mengalami fluktuasi harga.

emiten jasa marga

Berita Emiten

Progres pengerjaan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) atau Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek telah mencapai 86 persen hingga akhir Juni 2019. Direktur Utama Jasa Marga, Djoko Dwijono, menjelaskan proyek jalan tol sepanjang 36.40 kilometer itu akan selesai pada akhir tahun 2019. Kinerja baik yang terus ditunjukkan oleh Jasa Marga ini tentunya memberikan dampak positif terhadap keputusan investor, untuk menanamkan saham pada perusahaan yang mampu memenuhi target kerjanya. Selain dari berita itu, investor dapat menyempurnakan keputusan untuk menanam saham di JSMR dengan analisis teknikal berikut ini.

 

Analisis Teknikal

Secara teknikal, indikator Pivot Point candle stick akan bergerak ke arah Resistance 1 hingga Support 1, yang mengindikasikan adanya fluktuasi harga. Selanjutnya, harga saham akan terkoreksi sementara ke batas supportnya. Hasil analisis ini juga didukung dengan indikator Bollinger band yang sebelumnya mengindikasikan pola kenaikan dan dilanjutkan dengan penurunan sementara hingga batas supportnya.

analisis teknikal jasa marga
Berdasarkan analisis teknikal pada grafik di atas, maka investor disarankan untuk HOLD (5,075-5,550).