Alasan Investasi Syariah Bodong Banyak Peminatnya

Wahyudi 14 Feb 2020
Dibaca Normal 4 Menit
bisnis > syariah >   #investasi   #syariah
Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia jadi pasar menggiurkan untuk produk syariah, tak terkecuali investasi syariah baik legal maupun abal-abal.

Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, menjadikan Indonesia pasar yang gemuk untuk produk syariah, tak terkecuali investasi syariah. Dengan mengusung tema klasik anti riba, produk syariah seolah mendapat "endorse" terbaik untuk masuk dalam urutan atas di benak calon investor. Yang paling mudah dan praktis untuk dijalankan adalah produk investasi properti berlabel syariah.

Ada yang benar, namun ada juga yang bodong. Yang bodong ini adalah musuh bersama, baik musuh masyarakat awam maupun musuh pebisnis syariah sendiri. Investasi syariah bodong ini patut dihindari karena telah merusak citra produk syariah di masyarakat. Agar tak terjebak, ada baiknya kita selidiki: Apa sebenarnya yang menjadikan investasi syariah bodong banyak diminati sebelum ketahuan belangnya?

penipuan investasi syariah

 

Dosa Investasi Syariah Bodong: Menggiring Sisi Relijius Dengan Slogan Yang "Provokatif"

Ambil contoh saja produk investasi dalam bentuk penjualan produk properti syariah. Bahasa pemasaran anti riba, dengan dukungan dalil-dalil larangan riba, anti bank, anti akad batil telah membius banyak masyarakat. Akibatnya, orang-orang yang awam langsung merasa bahwa apa yang dilakukan banyak bisnis selama ini adalah dosa dan langsung membuka diri pada investasi "syariah" tanpa berpikir panjang. 

Kalo sudah sisi reliji yang disentuh, seringkali akal, logika dan pengetahuan dikesampingkan. Contohnya sederhana. Jika ada yang menjual proyek, baru sebatas gambar ilustrasi dengan tambahan gaya promosi seperti diatas, apalagi kalo sampai menggandeng tokoh agama, maka seringkali masyarakat seperti kerbau dicocok hidungnya dan percaya.

Artis A yang alim dan terkenal saja sudah ikut, masa saya nggak ikut?

Padahal, bukankah prinsip hati-hati, cek dan ricek itu penting? Jika malas riset dan hanya pasrah. Lalu ketika terjadi penipuan dianggap sebagai takdir, tak heran jika penipuan berkedok investasi syariah semakin menjamur di Indonesia. 

investasi syariah bodong(Baca Juga: Stop Investasi Bodong, Ikuti 5 Cara Ini)

 

Masyarakat Mudah Tergiur Penawaran Yang Bombastis

Sebenarnya tak perlu bombastis. Produk yang ditawarkan asalkan lebih praktis dan bisa menjawab kerisauan selama ini maka akan cepat diserap masyarakat, tanpa cek yang macam-macam. Misalnya saja, beli rumah dengan angsuran. Diangsur suka-suka, tanpa BI checking, cukup KTP KK, tanpa sita, tanpa denda, tanpa penalty dan sebagainya. Jika ditanya lokasinya maka Anda akan diantar melihat lahan yang memang sudah disiapkan biar Anda yakin. Padahal dibalik itu semua, ada banyak aspek yang mesti diperhatikan.

Agar tidak jadi korban, ini yang perlu diperhatikan saat membeli produk syariah:

1. Pastikan Produk Atau Proyeknya Berijin

Setiap produk yang dijual di Indonesia, apakah barang maupun jasa, ada ijinnya. Apalagi jika itu produk investasi. Proyek properti tidak masuk jenis jasa investasi tapi lebih ke arah jual beli. Jika Anda tertarik untuk membeli properti yang berlabel syariah maka pastikan:

  1. Developernya terkenal, jika tidak terkenal tanyakan saja legalitas proyeknya
  2. Legalitas yang perlu ditanyakan yang paling utama adalah terkait status sertifikat (punya siapa) dan IMB
  3. Jika bingung cek, tanya saja notarisnya siapa, datangi dan tanyakan legalitasnya
  4. Jika tidak mau ribet, pancing saja dengan pertanyaan "Bisa KPR nggak?" Jika tidak bisa dengan alasan apapun (termasuk alasan syariah), Anda patut waspada karena kalau bisa KPR artinya aman, karena bank akan cek semua legalitas proyek tersebut.

beli rumah(Baca Juga: Cara Memilih Pinjaman KPR Agar Tidak Mencekik)

 

2. Cek Wajar Tidak Penawaran Produknya

Untuk melihat kewajaran penawaran sebuah produk investasi atau misalnya tawaran untuk membeli property syariah, Anda bisa membandingkan dengan produk sejenis atau produk lainnya dalam kelas dan wilayah pemasaran yang sama. Jika beda jauh, maka perlu curiga. Makin bombastis, apalagi jika sampai membawa tokoh tertentu, maka Anda mesti lebih jeli lagi ceknya. Ada apakah gerangan di balik itu? Normalnya bisnis itu mencari keuntungan, jika tawarannya tak masuk akal maka keuntungan yang didapat juga tak wajar alias berpotensi "bodong".

Jadi kesimpulan dari ulasan diatas adalah bahwa masyarakat mudah tergoda dengan iming-iming produk yang bombastis dengan sentuhan psikologis maupun reliji mereka. Diluar itu, masyarakat juga enggan lebih jauh meneliti produk yang akan dibelinya, apalagi jika produk itu member kemudahan dan berlabel syariah. Hal ini yang mesti jadi pembelajaran bersama agar model investasi syariah bodong bisa dihentikan dimasyarakat. Apalagi, membeli properti itu tidak murah, dan butuh strategi menabung yang benar agar impian jadi nyata. 

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Ahong |  1 Apr 2021

Pak, misalkan saya punya uang 50 juta, dan pingin investasi saham jangka panjang minimal 10 tahun. Antara saham option dan index bagusan mana pak? Makasih

Lihat Reply [7]

@ Ahong:

Baik saham option maupun indeks saham merupakan produk derivatif (turunan) dari pasar saham. Keduanya tidak merepresentasikan kepemilikan dalam bentuk apapun atas saham suatu perusahaan.

Jika Anda trading saham option, maka Anda harus bisa memprediksi harga suatu saham akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Jika harga saham diprediksi akan naik, maka trader akan membuka opsi Call, dan jika diprediksi turun, trader akan membuka opsi Put. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan baca: Apa Itu Option Saham (Stock Options) Dan Bagaimana Contohnya?

Jika Anda trading indeks saham, maka Anda harus bisa memprediksi indeks suatu bursa saham akan naik atau turun. Yang ditradingkan biasanya adalah indeks Hang Seng, Nikkei, Kospi, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq. Baca juga: Mengenal Apa Itu Indeks Saham Dan Beragam Manfaatnya

Menurut kami, jika Anda ingin berinvestasi di pasar saham, sebaiknya investasi sahamnya (beli saham perusahaan yang prospeknya bagus). Tetapi kalau ingin trading di produk derivatif saham, menurut kami trading di indeks saham lebih mudah, karena naik turunnya indeks saham suatu bursa lebih mudah diprediksi atau dianalisa dibandingkan dengan prediksi akan naik atau turunnya suatu saham dalam jangka waktu tertentu.

M Singgih   3 Apr 2021

Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Dan satu lagi pak, kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Terima kasih atas jawabannya­čÖĆ

Ahong   5 Apr 2021

@ Ahong:

- Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Risikonya tentu saja kalau harga saham yang Anda beli turun, sehingga mengalami kerugian. Risiko yang lebih besar adalah kalau saham yang Anda beli di-delisting dari bursa. Oleh sebab itu sebelum membeli sebuah saham pelajari dulu fundamental perusahaannya.

- Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Tidak juga. Menurut kami trading forex risikonya lebih besar karena menggunakan leverage tinggi dan juga fluktuasi pergerakan harganya lebih besar.

- kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Kalau Anda trading di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka Anda hanya bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di BEI saja, yaitu perusahaan-perusahaan dari Indonesia saja. Tetapi jika Anda trading di bursa New York, maka Anda bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di New York Stock Exchange (NYSE). Untuk trading di NYSE Anda harus mencari perusahaan pialang yang menawarkan trading di NYSE.

 

M Singgih   7 Apr 2021

Untuk mahasiswa rekomendasi Saham yang seperti apa pak? Daripada uang buat jajan ga jelas mending buat beli saham..haha

Oddie   12 Apr 2021

@ Oddie:

Kalau Anda pemain baru, kami sarankan untuk masuk pada saham-saham lapis pertama atau saham-saham blue chips seperti TLKM, BBCA, UNVR, dsb.
Penjelasan mengenai saham-saham blue chips, silahkan baca:

M Singgih   13 Apr 2021

Kalau dengan saham yang di reksadana itu pak, apakah sama? Dan bagus mana dengan membeli saham perusahaan dengan beli saham di reksadana?

Nur Salim   13 Apr 2021

@ Nur Salim: Saham-saham yang ada pada portofolio produk reksadana saham adalah saham-saham pilihan hasil analisa dari manager investasi perusahaan yang menerbitkan reksadana tersebut, jadi tentu merupakan saham-saham pilihan yang prospeknya bagus.

Kalau Anda belum berpengalaman di saham, menurut kami lebih aman membeli produk reksadana, dalam hal ini reksadana saham. Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021
 Chis Leon |  6 Oct 2021

Aku punya dana beberapa, rencananya tak investasikan di saham. target investasiku sekitar 5 tahun. Pertanyaannya, apakah saham bagus untuk investasi selama 5 tahun mendatang? Makasih. 

Lihat Reply [17]

@ Chis Leon:

Untuk investasi saham jangka panjang, disarankan untuk membeli saham-saham kategori blue chip seperti misalnya TLKM, BBRI, ASII dll. Dalam jangka panjang, saham-saham blue chip dianggap lebih aman.
Baca juga: Ciri-Ciri Saham Paling Menguntungkan Untuk Jangka Panjang

 

M Singgih   7 Oct 2021

Apakah saham red chip aman kalau buat main pendek pak? Setahun sampe 2 tahun aja durasinya

Iqbal   13 Oct 2021

@ Iqbal:

Maaf, saya tidak tahu prospek saham-saham yang Anda maksud. Red chip adalah saham-saham perusahaan China yang listing di Hong Kong Stock Exchange. Saya tidak ada informasi mengenai prospeknya, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

 

M Singgih   13 Oct 2021

@ Ragil:

Saham Facebook (FB) yang akan berubah kode jadi MVRS mulai Desember nanti adalah termasuk dalam saham blue chip, jadi menurut kami prospeknya bagus.
Silahkan baca juga: Ganti Nama Jadi Meta, Saham Facebook Langsung Rebound

M Singgih   8 Nov 2021

Untuk Ristanto,

Tergantung dari harga saham yang hendak Anda beli. Selain itu, pertimbangkan juga beberapa biaya yang diterapkan oleh sekuritas yang Anda ikuti. Misalnya saja harga saham dari PT.A perlembarnya adalah Rp.500,-.

Maka ketika Anda hendak membeli saham tersebut sebanyak 1 lot (100 lembar) dana yang perlu Anda persiapkan adalah sebesar Rp.50000,- . Namun kebutuhan dana minimum tersebut mungkin akan bertambah mengingat beberapa perusahaan sekuritas tentu menerapkan biaya-biaya tambahan lainnya.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   13 Dec 2021

Ada banyak cara untuk menghindari investasi saham bodong. Tiga yang paling utama:

  • Bukalah rekening investasi saham pada perusahaan sekuritas (broker) yang terdaftar sebagai anggota IDX (Bursa Efek Indonesia) dan sudah berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
  • Rekening investasi saham seharusnya dikendalikan oleh kita sendiri. Pihak sekuritas (broker) hanya dapat membeli/menjual saham atas perintah langsung dari kita. Jadi, jangan percaya pada pada pihak-pihak yang meminta akses rekening (ID dan password) agar mereka bisa trading/membelikan saham sesuai strategi mereka sendiri.
  • Tidak ada seorang pun yang dapat menjamin untung/rugi dalam investasi saham. Jadi, jangan percaya pada iming-iming "titip modal saja nanti pasti untung", karena mereka pasti penipu.

Daftar perusahaan sekuritas yang termasuk anggota bursa dapat diakses pada halaman berikut ini.

Aisha   22 Feb 2022

Bagaimana sih kak, ciri-ciri mereka paling menonjol yang menyediakan investasi saham bodong? Agar saya lebih mudah mendeteksinya meski baru lihat pertama kali.

Lynka   23 Feb 2022

Ciri-ciri singkatnya investasi saham bodong ada 3:

  • Mengaku perusahaan sekuritas atau broker, tapi tidak punya izin OJK dan bukan anggota IDX.
  • Menjanjikan keuntungan tetap.
  • Menawarkan skema investasi titip modal.

Itu saja. Pokoknya jika dapat tawaran investasi yang kelihatannya bakal gampang sukses tanpa perlu berusaha dan belajar apa-apa, berarti itu tipu-tipu. Siapa pun hanya bisa sukses dalam investasi saham jika sudah memahami dan mampu menganalisis dengan baik.

Aisha   25 Feb 2022

Ada beberapa alasan.

Pertama, perkembangan bisnis inti (core business) media sosial sepertinya sudah mencapai puncak. Khususnya kunjungan ke Facebook, secara global telah mengalami penurunan.

Kedua, kendala dalam monetisasi. Koleksi media sosial META (Facebook, Instagram, Whatsapp) tidak mampu menghadirkan terobosan baru dalam hal monetisasi. Bahkan, wacana pengetatan regulasi di sejumlah wilayah (seperti Eropa) berpotensi makin mencekik pendapatannya.

Ketiga, pelaku pasar masih pesimistis dengan prospek Metaverse yang digadang-gadang Mark Zuckerberg.

Metaverse memang merupakan kemajuan teknologi yang mengasyikkan. Namun, proyek Metaverse masih dalam proses pengembangan yang pastinya bakal "bakar duit". Ini terbukti dengan kerugian Metaverse sebanyak lebih dari USD10 miliar pada tahun 2021 saja. Kita juga masih kesulitan mengukur jangkauan pasarnya dan prospek monetisasinya kelak.

Aisha   1 Mar 2022

Dilihat dari istilahnya saja, kita semestinya sudah paham bahwa saham syariah merupakan saham-saham yang lebih sesuai dengan aturan syariat Islam daripada saham konvensional. Contoh perbandingannya:

  • Saham konvensional mencakup pula saham-saham perbankan, padahal mereka memperoleh pendapatan berupa bunga yang dianggap riba dalam syariat Islam. Maka, saham syariah tidak mencakup saham perbankan konvensional (hanya mencakup bank syariah).
  • Saham konvensional mencakup pula pabrik rokok seperti Gudang Garam (GGRM) dan dan Sampoerna (HMSP). Padahal, status kehalalan rokok itu diragukan. Maka, saham syariah tidak mencakup saham rokok.
  • Saham konvensional mencakup pula perusahaan miras seperti Multi Bintang Indonesia (MLBI). Padahal, MUI telah mengharamkan miras. Dengan demikian, saham syariah tidak mencakup saham miras.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Daftar Efek Syariah (DES) yang mencakup semua saham syariah di Bursa Efek Indonesia, sehingga investor cukup menengok daftar itu saja jika ingin memfokuskan investasi pada saham syariah.

Aisha   13 Apr 2022

Apakah penyebab utama saham META turun banyak?

Renjani   25 Feb 2022

Bagaimana perbandingan investasi saham konvensioanal vs saham syariah?

Whendy Tandi   11 Apr 2022

Cara menghindari investasi saham bodong gimana kak?

Lynka   22 Feb 2022

Saya ingin main investasi saham. Kira-kira berapa modal yang diperlukan ya pak?

Ristanto   8 Dec 2021

Baru-baru ini Facebook telah ganti nama jadi Meta, bagaimana dengan sahamnya? Apakah bagus untuk investasi jangka panjang?

Ragil   8 Nov 2021

Apakah investasi di saham yang bukan blue chip dalam jangka panjang itu aman? Lantas bagaimana investasi saham yang benar meski tidak di saham blue chip? Makasih

Farid Ashar   21 Sep 2022

Ya, investasi saham jangka panjang bisa dalam saham apa saja dan tidak harus saham blue chip.

Saham blue chip itu bukan jaminan mutu, lho. Banyak juga saham yang dulu blue chip, tapi sekarang jadi recehan. Contohnya, BUMI. 

Sebaliknya, banyak saham second liner yang terbukti menghasilkan cuan melimpah selama bertahun tahun. Contohnya SIDO, DMAS, BJTM, BJBR.

Jadi, bagaimana cara investasi saham yang benar? Simpel saja. Jangan berfokus pada label saham "blue chip" dan "bukan blue chip", melainkan mempelajari dan mendalami fundamental saham yang akan dibeli. Cari tahu bisnisnya, keunggulannya, pangsa pasarnya, manajemennya, aktivitas pemasarannya, laporan keuangannya, valuasinya, dst.

Aisha   22 Sep 2022
 Jemmy |  15 Dec 2021

Apakah investasi emas di situasi pandemi seperti saat ini masih cocok?

Lihat Reply [29]

Untuk Jemmy,

Investasi emas batangan masih menjadi pilihan instrument investasi favorit sepanjang masa, termasuk disaat pandemi saat ini. Sebagai tambahan referensi, silahkan Anda simak ulasan Empat Cara Investasi Emas Saat Ini.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   17 Dec 2021

Emas dan deposito sama-sama cocok untuk investasi jangka panjang. Ada dua alasan utama:

  • Nilai emas dan deposito akan terus meningkat dalam jangka panjang. Emas meningkat seiring dengan inflasi, sementara deposito terus memperoleh bunga yang selaras dengan inflasi.
  • Emas dan deposito sama-sama dapat digadaikan sewaktu-waktu agar kita bisa memperoleh dana segar saat terjadi situasi darurat.

Jadi, mana yang lebih baik untuk berinvestasi jangka panjang? Kita bisa mempertimbangkan pula beberapa hal ini:

  • Apabila berinvestasi emas, kita harus memikirkan sendiri tempat penyimpanan dan pengamanannya. Sedangkan pengamanan deposito sudah diatur oleh pihak bank.
  • Investasi emas hanya berlaku untuk logam mulia berbentuk batangan asli, sehingga kita harus mampu memastikan orisinalitasnya sebelum membeli. Sedangkan investasi deposito sangat rentang penipuan oleh oknum karyawan bank, sehingga kita perlu memastikan dokumentasi yang komplit saat membuka rekening deposito di bank. 
  • Keamanan emas terjamin oleh sifat fisiknya yang dapat digadaikan ataupun dijual sewaktu-waktu, sedangkan keamanan deposito terjamin oleh undang-undang perbankan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Investasi emas dapat dimulai dari 0,1 gram saja. Sedangkan deposito bank saat ini umumnya hanya dapat dibuka dengan setoran modal awal sebesar Rp10 juta.

Dengan mempertimbangkan poin-poin di atas, kita bisa memilih emas atau deposito yang lebih sesuai dengan kondisi kita sendiri.

Aisha   17 Mar 2022

Apakah semua perbankan di indonesia sudah di jamin LPS ya min? dan apakah ada aturan besaran nilai yang dijamin oleh LPS? Mohon infonya. Tq

Suci Irawati   18 Mar 2022

Semua bank di Indonesia wajib mengikuti penjaminan LPS. Jadi, jawabannya ya, semua perbankan sudah dijamin LPS.

Penjaminan LPS memiliki empat syarat sebagai berikut:

  • Simpanan atau deposito nasabah harus tercatat dalam pembukuan bank.
  • Nasabah tidak memperoleh bunga simpanan yang melebihi tingkat bunga wajar yang ditetapkan oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS saat ini untuk bank umum adalah 3,50% dan untuk BPR adalah 6.00%, tetapi LPS dapat mengubahnya sewaktu-waktu.
  • Nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, seperti kredit macet.
  • Saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank adalah paling banyak sebesar Rp 2 Milyar.
Aisha   19 Mar 2022

Harga emas minggu lalu baru turun dari rekor tertinggi. Karenanya, apabila tak ada kejutan besar, harga emas pekan ini kemungkinan melanjutkan penurunan atau berkonsolidasi (bergerak naik-turun dalam rentang terbatas) dengan kisaran antara Rp960 ribu-Rp1 juta.

Perlu diperhatikan: Ini hanya prediksi yang berlaku mulai 21 Maret 2022 sampai seminggu ke depan. Ini bukan rekomendasi untuk menjual ataupun membeli emas. Anda bebas menentukan sendiri keputusan investasi Anda dengan memahami segala potensi keuntungan dan risikonya.

Aisha   21 Mar 2022

Emas digital adalah investasi emas online yang jual-belinya dapat dilakukan melalui aplikasi mobile. Biasanya tidak langsung dikirim dalam bentuk fisik kepada investor, melainkan "disimpankan" oleh operator aplikasi.

Dengan teknis seperti ini, jelas sekali keuntungan emas digital antara lain:

  • Kita dapat membeli dan menjual emas di mana saja, kapan saja. Umpama kita menyaksikan harga emas naik dan kebetulan sedang berada di luar kota, kita bisa langsung menjual koleksi emas digital pada saat itu juga.
  • Kita terbebas dari biaya penyimpanan dan pengamanan emas fisik, karena semuanya disediakan oleh aplikasi secara gratis. Tak perlu khawatir perampokan atau pencurian emas dari lemari atau brankas di rumah.
  • Kita dapat membeli emas digital dengan modal yang sangat kecil. Aplikasi seperti Tamasia dan Tanamduit memperbolehkan pembelian emas mulai dari Rp10 ribu saja.

Kendati demikian, perlu dipahami bahwa segala hal yang bersifat digital itu rentan peretasan (hacking) sehingga kita perlu menjaga gadget dan password dengan hati-hati saat membeli/menjual emas digital. Selain itu, ada dua kekurangan emas digital lainnya yang patut diperhatikan:

  • Harga emas digital tidak mencakup ketersediaannya secara fisik. Kita harus menambah biaya pencetakan dan ongkos kirim berasuransi untuk mendapatkan emas batangan yang diinginkan secara fisik.
  • Emas digital tidak dapat digadaikan, karena pegadaian hingga saat ini hanya menerima emas fisik dalam bentuk perhiasan atau batangan.
Aisha   22 Mar 2022

Waktu terbaik investasi emas adalah kapan saja kita punya dana yang dapat disisihkan untuk jangka panjang (lebih dari 5 tahun)

Mengapa demikian? Karena jual-beli emas mengandung "spread" atau selisih harga jual dan harga beli yang sangat besar, sedangkan harga emas sangat fluktuatif dalam jangka pendek. 

Investasi emas hanya akan menguntungkan dalam jangka panjang. Agar kita tidak sampai terkena harga yang mahal, maka sebaiknya berinvestasi secara bertahap (mencicil) secara rutin daripada sekaligus banyak (lump sum) dalam satu waktu tertentu.

Aisha   24 Mar 2022

Sejak era kerajaan-kerajaan kuno, emas dikenal sebagai harta berharga dan penyimpan nilai kekayaan. Tak sedikit pula peradaban yang memanfaatkan emas sebagai mata uang logam.

Memasuki era modern, perjanjian Bretton Woods meresmikan emas sebagai acuan bagi nilai tukar mata uang USD. Meskipun nilai tukar USD dan mata uang lain saat ini sudah tak mengacu pada emas sepenuhnya lagi, perjanjian ini mematenkan pamor emas sebagai pelindung nilai kekayaan dalam sejarah umat manusia. 

Bank-bank sentral dunia masih hobi mengoleksi emas tiap tahun guna memperkaya dan menjaga stabilitas nilai tukar mata uang dan cadangan devisanya. Langkah para pemain pasar raksasa ini tentu menjadi kiblat bagi para investor dan pebisnis, sehingga emas dianggap sebagai "safe haven".

Aisha   11 Apr 2022

Apabila kamu membeli emas melalui aplikasi jual-beli emas digital, maka emas tersebut pasti dapat dicetak. Prosedur cara mencetak emas digital berbeda-beda untuk setiap aplikasi. Hubungilah Customer Service aplikasi yang kamu gunakan untuk mengetahui prosedur selengkapnya.

Aisha   13 Apr 2022

Tidak ada yang lebih baik antara investasi emas digital dan emas batangan fisik. Pilihan kita sebagai investor itu sebaiknya ditentukan oleh kebutuhan dan tujuan investasi.

Pertama-tama, pahami dulu perbedaan karakteristik antara keduanya.

Investasi emas digital itu berarti kita menyetorkan uang untuk membeli emas kepada platform digital tertentu. Platform akan "menyimpankan" emas kita hingga suatu saat kelak kita memutuskan untuk menjual atau mencetaknya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa investasi emas digital itu:

  • Bebas biaya penyimpanan.
  • Bebas risiko pencurian.
  • Harga beli lebih murah, karena tak mencakup biaya cetak. Kita perlu membayar biaya cetak secara terpisah jika ingin memiliki emas batangannya saja.
  • Berbasis kepercayaan antara investor dan platform, sehingga kita harus memilih platform yang berizin dan transparan.
  • Tidak dapat digadaikan.
  • Apabila tidak dicetak, emas digital hanya dapat dijual kepada platform asalnya saja.

Investasi emas batangan fisik itu berarti kita membeli emas batangan dari toko emas, gerai Antam, toko online, dan lain sebagainya. Emasnya akan kita simpan sendiri, sehingga:

  • Ada biaya penyimpanan.
  • Ada risiko pencurian.
  • Harga beli lebih mahal, karena mencakup biaya cetak.
  • Ada risiko emas palsu, sehingga kita harus pintar memilih tempat membeli yang terpercaya dan dapat membedakan emas asli/palsu.
  • Dapat digadaikan.
  • Dapat dijual lagi kepada banyak pihak, bukan pada penjual asalnya saja.

Nah, dari hal-hal itu, mana yang kira-kira paling cocok bagimu? Pilihannya ada di tanganmu. Apa yang baik bagi orang lain, boleh jadi kurang baik bagimu. Apa yang baik bagimu juga belum tentu baik bagi orang lain.

Aisha   19 Apr 2022

Prediksi harga emas menjelang lebaran tahun ini kemungkinan naik di pasar internasional, tetapi stagnan atau bahkan turun di pasar lokal Indonesia.

Harga emas di pasar internasional saat ini cenderung meningkat karena perang Rusia-Ukraina yang berlarut-larut. Selain itu, banyak investor yang memilih untuk berinvestasi dalam emas guna menanggulangi risiko dampak lonjakan inflasi global yang sangat tajam.

Harga emas di pasar lokal kemungkinan cenderung stagnan atau bahkan menurun, karena kebiasaan masyarakat kita menjual atau menggadaikan simpanan emas menjelang lebaran guna mendanai mudik dan kebutuhan musiman lainnya. Meskipun harga emas Indonesia masih mengacu pada harga emas internasional, tetapi kelebihan penawaran (excess offer) dapat menekan harga.

Aisha   20 Apr 2022

apakah ada kemungkinan setelah lebaran harga akan kembali naik ya kak?

Herlian Disha   20 Apr 2022

Pergerakan harga apa saja itu selalu punya kemungkinan naik dan kemungkinan turun. Jadi ya, ada kemungkinan untuk naik lagi. Ada juga kemungkinan untuk turun makin jauh. Tergantung bagaimana situasi pada saat itu.

Aisha   20 Apr 2022

@ Sigit Pria:

Tanggal 25 April masih cenderung bearish. Untuk analisa pergerakan harga emas, silahkan baca kumpulan artikel analisa ini.

M Singgih   25 Apr 2022

Untuk meninjau history harga emas, mari kita lihat grafik dalam rentang bulanan.

History Harga Emas

Terlihat bahwa harga emas mulai mengalami peningkatan sejak awal merebaknya kabar tentang COVID pada kuartal pertama tahun 2020. Hal ini terjadi karena status emas sebagai "pelindung kekayaan" yang banyak dicari di tengah ketidakpastian dan gejolak dunia.

Harga emas mencapai puncaknya pada Agustus 2020, kemudian mulai mengalami penurunan. Namun, penurunan ini tidak membuat logam mulia kembali ke harga pra-pandemi.

Harga emas sekarang tetap cenderung lebih mahal daripada masa-masa sebelum pandemi. Mungkin karena virus Corona masih terus mengkhawatirkan, ditambah dengan situasi perang di Ukraina dan berbagai kekhawatiran ekonomi global lainnya.

Aisha   28 Apr 2022

kak, apakah kenaikan harga emas ini juga dialami oleh logam mulia lainnya, seperti perak dll?

Riki Ardiansyah   29 Apr 2022

Ya, jika kita meninjau grafik harga komoditas hampir semuanya meningkat seusai pecahnya pandemi COVID-19 --termasuk logam mulia perak dll-. Alasannya agak berbeda dengan kenaikan harga emas yang berfungsi sebagai "pelindung kekayaan (safe haven)". Melainkan karena gangguan rantai pasokan global, kendala produksi, dan peningkatan permintaan telah memicu kenaikan harga-harga komoditas secara umum.

Aisha   29 Apr 2022

Bagaimana prospek harga emas setelah lebaran? Yaaa bisa naik ataupun turun. Jawabannya sih tergantung Anda ingin tahu untuk jangka waktu berapa lama, serta Anda ingin tahu untuk tujuan apa?

Dilihat dari kondisi grafik harga emas spot hari ini (10 Mei 2022), emas berpotensi menurun lagi dalam rentang waktu bulanan dan mingguan. Namun, ada kemungkinan menguat dalam rentang waktu harian.

Ini berarti, pasca lebaran 2022 bukanlah waktu yang tepat kalau Anda ingin memborong emas batangan dengan target investasi jangka pendek. Namun, investor jangka panjang (target lebih dari 10 tahun) dapat membeli emas batangan kapan saja dengan cara mencicil tanpa perlu mempedulikan naik-turun harga jangka pendek.

Aisha   10 May 2022

Kapan waktu terbaik untuk melakukan investasi emas?

Sangat Sabar   23 Mar 2022

Di era saat ini semua serba digital, Apa Kelebihan dan Kekurangan Emas Digital?

Eddhy_sabar   22 Mar 2022

Bagaimana prediksi harga emas untuk pekan ini kak?

Putra Adhi   21 Mar 2022

Antara emas vs deposito, mana yang cocok untuk investasi jangka panjang?

Suci Irawati   16 Mar 2022

Kenapa emas disebut sebagai aset safe haven?

Rena Miradi   8 Apr 2022

Apakah emas digital bisa dicetak? bagaimana caranya?

Sasongko San   11 Apr 2022

Baiknya investasi emas digital atau emas batangan (emas real)?

Neni Wahyuni   12 Apr 2022

bagaimana prediksi harga emas menjelang lebaran?

Zaidan Aki   19 Apr 2022

mohon info analisa harga emas hari ini (25 april 2022)? Trims

Sigit Pria   25 Apr 2022

Bagaimana history harga emas dari saat munculnya covid sampai dengan saat ini?

Fikri Bobi   27 Apr 2022

Bagaimana prospek dan proyeksi harga emas usai lebaran ya kak?

Sukri Bambang   9 May 2022
 Kurniawan |  9 Mar 2022

Sekarang ini marak sekali investasi bodong, mohon info dan tips agar terhindar dari investasi bodong min?

Lihat Reply [7]

@Kurniawan: Berikut ini tips agar terhindar dari investasi bodong.

  • Jangan pernah langsung percaya 100% apapun yang Anda dapatkan di internet ataupun medsos.
  • Jangan pernah tergiur oleh investasi apapun walaupun ada keluarga/artis/influencer atau siapapun. Masuklah karena Anda melihat potensi profit didalamnya secara jelas, bukan karena si A, B, atau C.
  • DYOR (Do Your Own Research), lakukan riset sebelum mengambil keputusan. Pelajari dengan detail investasi apa yang ditawarkan, apa produknya, bagaimana cara menghasilkan keuntungan dan apakah realistis terhadap janji yang diberikan.
  • Hindari grup-grup yang terlalu "vulgar" memberikan janji-janji surga. Sesuatu yang kelihatannya terlalu "bagus" (too good to be true) biasanya tidak bagus.
  • Selalu berfikir logis dan kritis.
Kiki R   10 Mar 2022

Skema Ponzi adalah modus penipuan berkedok investasi yang seolah-olah menawarkan profit besar, tetapi sesungguhnya profit yang diberikan kepada investor awal bersumber dari dana setoran investor yang mendaftar belakangan. Di Indonesia, skema ponzi terkenal dengan istilah "money game" dan "member get member". 

Bagaimana cara mengenalinya? Ada beberapa ciri-ciri umum dari skema ponzi, antara lain:

  • Penipu menawarkan profit tetap dalam jumlah fantastis. Hal ini tidak mungkin terjadi pada skema investasi sungguhan, karena selalu ada risiko kerugian yang setara dengan peluang keuntungan. Lembaga regulator sah seperti OJK dan Bappebti juga melarang promosi investasi yang menjanjikan profit tetap.
  • Penipu menawarkan iming-iming "profit tanpa kerja keras" hanya dengan setor dana saja. Padahal, semua skema investasi perlu proses pembelajaran agar investor bisa sukses.
  • Penipu mengharuskan dana setoran pokok "terkunci" atau tidak boleh ditarik selama periode yang panjang. Investor hanya boleh menarik profit saja secara berkala, tetapi tak boleh mengambil dana pokoknya dalam waktu lama. Hal ini karena sebenarnya penipu akan mengoper dana pokok yang tersimpan itu untuk menjadi "profit" bagi investor lain.
  • Penipu biasanya menggunakan istilah-istilah asing yang terkesan elite untuk mendapatkan kepercayaan orang awam, tetapi kesulitan untuk menjelaskan skema investasinya kepada orang yang sudah berpengalaman. Umpamanya penipu punya skema ponzi yang berkedok robot trading, maka para pakar trader dan programmer robot sesungguhnya dapat membongkar kedok tersebut.
Aisha   24 Mar 2022

mohon info tips nya kak agar terhindar dari skema ponzi?
apakah skema ponzi mencangkup semua jenis investasi atau hanya investasi tertentu saja ya kak? Terima kasih

Nana_banana   24 Mar 2022

Skema ponzi bisa menggunakan kedok investasi apa saja, mulai dari forex (robot trading), emas, properti, bahkan tambak udang ataupun kebun kurma. Sudah banyak sekali contoh kasusnya di Indonesia.

Tips agar terhindar dari skema ponzi? Ya, mudah saja. Kenali ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas, kemudian jangan setor dana ada tawaran semacam itu.

Aisha   27 Mar 2022

Tidak ada satu pun diantara ketiganya yang aman untuk pemula. Pemula sebaiknya mengawali dengan belajar berinvestasi, bukan langsung trading. Jika ingin setor modal tanpa belajar dan mau cari aman, maka berinvestasilah pada reksa dana.

Jika sudah belajar dan mau mulai trading, maka sebaiknya berlatihlah pada saham. Lebih baik lagi, cobalah simulasi trading saham dulu. Apabila sudah mahir dalam dunia saham, barulah menjajal forex atau kripto.

Pasar saham lebih mudah diamati dan dipelajari bagi pemula, daripada pasar forex atau kripto yang berskala internasional. Namun, perlu diperhatikan bahwa semuanya sama-sama tidak aman.

Semua aktivitas trading itu mengandung risiko yang sebanding dengan potensi keuntungannya, sehingga kita sendiri yang perlu mengelola risiko (risk management) agar tidak mengalami kerugian di luar batas toleransi kita. Semua calon trader/investor harus memahami ini sebelum mulai trading/berinvestasi apa saja.

Aisha   25 Apr 2022

Apa yang dimaksud dengan skema ponzi dalam investasi dan bagaimana cara mengenalinya?

Nana_banana   22 Mar 2022

antara trading forex, saham dan kripto, manakah yang aman digunakan untuk pemula?

Hairi Nuh   22 Apr 2022
 Joko Winarno |  17 Mar 2021

Bagaimana cara meminimalisir risiko investasi ya min, mengingat saat ini sedang marak berita investasi bodong?

Lihat Reply [12]

Reksa dana adalah investasi yang bagus dan berisiko rendah untuk pemula. Beberapa keunggulannya:

  • Siapa saja bisa mulai berinvestasi reksa dana, hanya dengan mengunduh aplikasi investasi reksa dana seperti Tanamduit, Bibit, Bareksa, Ajaib, dll. Pendaftaran dan setor-tarik dana sudah online sepenuhnya.
  • Kita tidak perlu repot menganalisis sendiri, karena dana akan dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah punya ijin OJK.
  • Kita bisa memantau portofolio Manajer Investasi sebagai bahan belajar, khususnya jika kelak ingin investasi saham sendiri.
  • Kita bisa mulai investasi reksa dana dengan modal mulai dari Rp10 ribu saja, sehingga sangat terjangkau.
  • Setor dan tarik dana bebas biaya.
  • Setor dan tarik dana hanya butuh waktu singkat. Setoran biasanya masuk dalam satu hari, sedangkan pencairan dana antara 2-12 hari.
Aisha   10 Mar 2022

Ada banyak cara meminimalisir risiko investasi terkait investasi bodong. Berikut ini tiga diantaranya yang paling penting:

  • Hanya berinvestasi pada hal yang kamu pahami. Jika kamu ingin sekali berinvestasi pada sesuatu, maka pelajarilah dulu hingga kamu benar-benar paham. Jika kamu tidak paham dan tidak mau belajar, ya janganlah berinvestasi di situ.
  • Hanya berinvestasi dengan menggunakan uang dingin. Uang dingin adalah dana sisa yang tidak akan dipergunakan untuk kebutuhan dalam waktu dekat, bukan dana pinjaman, dan bukan dana cadangan darurat. 
  • Memahami bahwa semua investasi dan bisnis itu pasti mengandung potensi untung dan risiko kerugian. Jangan percaya pada orang yang mengklaim bisa menghasilkan "investasi pasti untung" atau "investasi anti rugi" hanya dengan setor uang saja. Tidak ada yang seenak itu. Para investor sukses saat ini, semuanya pernah mengalami masa-masa susah payah belajar dan sewaktu-waktu tetap bisa mengalami rugi.
Aisha   19 Mar 2021

Semua jenis investasi bisa jadi bagus untuk karyawan. Yang perlu kamu perhatikan saat akan memilih investasi itu bukan profesi kamu, melainkan bagaimana toleransi risiko dan apa target investasi kamu.

Toleransi risiko itu berkaitan dengan pertanyaan: Apakah kamu siap menanggung kerugian atas seluruh dana investasi kamu?

  • Jika kamu siap menanggung rugi total, berarti kamu tergolong "risk-taker". Kamu bisa coba investasi saham atau bahkan forex dan kripto. Strategi trading/investasi dapat dirancang dengan target investasi jangka pendek maupun panjang.
  • Jika kamu merasa tidak siap menanggung kerugian dalam jumlah banyak, berarti kamu tergolong "safe-seeker". Kamu lebih cocok dengan investasi riil seperti properti dan emas, atau investasi keuangan berisiko rendah seperti Surat Berharga Negara dan reksa dana. Produk reksa dana pasar uang cocok untuk jangka pendek; Surat Berharga Negara cocok untuk untuk jangka menengah; sedangkan properti dan emas cocok untuk jangka panjang.

Investasi mana pun yang kelak jadi pilihanmu, kamu harus paham bahwa tidak ada kesuksesan instan. Butuh proses pembelajaran agar kamu benar-benar memahami pilihan investasimu, baru kemudian kamu bisa mulai menyetorkan modal untuk investasi. Sisihkan waktu di luar jam kerja karyawan biasa untuk belajar dan berlatih hingga mahir, serta jangan ragu untuk bertanya pada ahlinya jika ada yang tidak dipahami.

Aisha   20 Mar 2022

Setiap penasihat keuangan mungkin memiliki pendapat berbeda tentang berapa persen penghasilan yang perlu disisihkan untuk investasi. Bisa jadi 10%, 20%, 30%, dan seterusnya. Namun, pada dasarnya semua itu tergantung juga pada berapa besar pendapatan dan pengeluaran kamu.

Umpama kamu punya pemasukan Rp10 juta per bulan dan pengeluaran Rp8 juta per bulan, maka cukup masuk akal untuk menyisihkan Rp2 juta untuk berinvestasi (20%).

Tapi seandainya kamu punya pemasukan Rp100 juta per bulan dan pengeluaran Rp8 juta per bulan, maka menyisihkan 20% saja (Rp20 juta) menjadi kurang masuk akal, karena akan ada dana puluhan juta yang menganggur dan tentunya tidak baik jika dipakai untuk foya-foya saja.

Jadi, sebenarnya tidak penting berapa persen penghasilan yang digunakan untuk investasi. Teknis menyisihkan dana untuk berinvestasi yang tepat adalah:

  • Pertama, kamu sudah mampu memenuhi kebutuhan pokok dan melunasi pinjaman dengan penghasilan kamu.
  • Kedua, kamu sudah punya persediaan dana cadangan yang memadai untuk persiapan situasi darurat (sebesar minimal 3x pengeluaran bulanan).
  • Ketiga, jika ada sisa dari poin pertama dan kedua tadi, maka kamu bebas menggunakannya untuk investasi.

Lalu, bagaimana jika kita ingin segera mulai berinvestasi padahal masih belum mampu memenuhi kebutuhan pokok dan belum punya dana darurat? Ya, dalam situasi ini, tentu tidak masuk akal pula jika kamu mengalokasikan sekian persen penghasilan untuk berinvestasi. Sebaiknya coba menabung atau berinvestasi receh yang tidak akan membebani kantong kamu, misalnya mulai dari Rp10 ribu per minggu pada reksa dana. 

Aisha   29 Mar 2022

selain reksa dana, investasi apa saja ya kak yang bisa mulai dari nominal kecil, dibawah 100ribu?
Terima kasih

Almaluna   30 Mar 2022

Berikut ini beberapa investasi yang bisa dimulai dengan nominal kecil, selain reksa dana:

  • Saham: Sekuritas yang merakyat seperti IPOT dan Ajaib memperbolehkan investor untuk mendaftar tanpa syarat setoran minimal. Jadi, kita bisa menyetor setara nilai satu lot saham yang ingin dibeli saja. Sedangkan ada banyak sekali saham yang nilai 1 lot-nya kurang dari Rp100 ribu, seperti saham BJTM, PWON, ELSA, dan lain-lain.
  • Emas: Nabung emas di Pegadaian atau aplikasi digital lain dapat dimulai dari 0,01 gram atau Rp10 ribu.

Selain saham dan emas, trading forex juga bisa dimulai dengan investasi di bawah 100 ribu. Tapi trading forex membutuhkan ilmu tingkat lanjutan, sehingga sebaiknya hanya dipilih jika sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan di dunia keuangan.

Aisha   30 Mar 2022

Berikut ini beberapa investasi yang bisa dimulai dengan nominal kecil, selain reksa dana:

  • Saham: Sekuritas yang merakyat seperti IPOT dan Ajaib memperbolehkan investor untuk mendaftar tanpa syarat setoran minimal. Jadi, kita bisa menyetor setara nilai satu lot saham yang ingin dibeli saja. Sedangkan ada banyak sekali saham yang nilai 1 lot-nya kurang dari Rp100 ribu, seperti saham BJTM, PWON, ELSA, dan lain-lain.
  • Emas: Nabung emas di Pegadaian atau aplikasi digital lain dapat dimulai dari 0,01 gram atau Rp10 ribu.

Selain saham dan emas, trading forex juga bisa dimulai dengan investasi di bawah 100 ribu. Tapi trading forex membutuhkan ilmu tingkat lanjutan, sehingga sebaiknya hanya dipilih jika sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan di dunia keuangan.

Aisha   30 Mar 2022

Semua jenis investasi dapat ditujukan untuk jangka panjang. Bahkan, "investasi" itu sendiri sejatinya merupakan aktivitas menanamkan modal dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Jika hanya menginginkan untung jangka pendek, itu bukanlah "investasi" melainkan "trading".

Istilah "jangka panjang" dan "jangka pendek" itu sendiri bersifat relatif. Apa yang "panjang" bagi sebagian orang, bisa jadi "pendek" bagi yang lain. Karenanya, kita semestinya mengukur jangka waktu investasi bukan berdasarkan standar waktu yang abstrak seperti itu, melainkan berdasarkan pada berapa lama persisnya kita ingin mempertahankan suatu aset investasi.

Berikut ini prakiraan rentang waktu investasi bagi beberapa jenis investasi hingga menghasilkan profit:

  • Reksa dana pasar uang: sekitar 1 tahun
  • Deposito, valas, kripto: sekitar 1 tahun
  • Reksa dana pendapatan tetap: antara 1-5 tahun
  • Reksa dana saham: di atas 5 tahun
  • Saham: di atas 5 tahun
  • Emas: di atas 5 tahun
  • Properti: di atas 10 tahun
  • Obligasi: tergantung jangka waktu hingga maturitas, terdapat obligasi 1 tahun, 3 tahun, 25 tahun, dan masih banyak lagi.
Aisha   5 Apr 2022

Baiknya berapa persen dari penghasilan kita yang perlu kita sisihkan untuk investasi?

Almaluna   28 Mar 2022

Jenis investasi apa yang bagus untuk karyawan?

Hamka Yahya   18 Mar 2022

Apa saja jenis investasi jangka panjang?

Keanu Tiger   1 Apr 2022

mohon infonya min, investasi apa yang bagus dan risiko rendah untuk pemula, mengingat saat ini banyak sekali produk investasi? Trims

Nur Halimah   8 Mar 2022
 

Komentar @inbizia

Reksadana syariah dapat dibeli melalui bank, Manajer Investasi, perusahaan efek penyedia sistem online trading syariah, dan berbagai marketplace yang bekerjasama dengan perusahaan efek serta mendapat izin dari OJK sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana.
 Wahyu Aji |  13 Jan 2022
Halaman: Investasi Syariah Untuk Haji Manakah Yang Cocok
kalau menabung di reksadana syariah yang sudah bekerjasama dengan biro perjalanan umroh maka semua kebutuhan umroh, spt pendaftaran dll sudah di atur oleh biro
 Masud |  1 Apr 2022
Halaman: Cara Menabung Umroh Lewat Reksadana
Halo kak, saya tertarik belajar soal obligasi. Info terbaru katanya ada obligasi syariah yg bisa sekalian berwakaf? Kira2 prospeknya bagaimana ya? Mohon pencerahan trima kasih.
 Setyobudi |  11 Apr 2022
Halaman: Keuntungan Obligasi Yang Wajib Anda Ketahui
Dha banyak pilihan saham syariah gini, tp orang2 masih bnyk yg kena bujuk rayu saham abal2. Disitu sy merasa sedih. Btw min gaada rencana bahas saham paytrennya Yusuf mansyur ato icoin punya anaknya? Kyknye seru tuh kalo diangkat. Biar makin bnyk yg tercerahkan. Xixixixi
 Anton |  13 Apr 2022
Halaman: Pasar Modal Dan Saham Menurut Islam
Untuk yang persis IHSG dalam versi Syariah belum ada, tetapi untuk semacam indeks LQ45 yang berisi saham-saham paling liquid, Anda bisa cek JII (Jakarta Islamic Index) dan ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia), kedua indeks tersebut merangkum pergerakan harga saham-saham syariah paling liquid yang melantai di BEI. Di aplikasi Ajaib, Anda bisa mengakses pergerakan saham-saham syariah ini sesuai dengan time frame yang diinginkan. Ada 470 emiten di ISSI, sementara JII mencakup 30 emiten. Untuk membelinya, sama seperti membeli reksadana pada umumnya. Melalui marketplace reksadana, lalu Anda bisa memilih filter "reksadana syariah"
 Ananta |  27 May 2022
Halaman: Apa Pengaruh Ihsg Pada Reksadana
Meskipun tidak dalam waktu dekat, tapi bisa dibilang kalau Metaverse juga termasuk ke dalam bisnis big data dalam jangka panjang. Ini adalah 2 alasan utama mengapa Metaverse bakal prospek di masa depan: 1. Metaverse memiliki kemampuan untuk mengubah cara kerja organisasi dan punya kemampuan mengolah data yang akan dibuat secara progresif. 2. Metaverse memungkinkan kita untuk memiliki aset digital di dunia virtual dan merasakannya secara riil, didukung dengan piranti-piranti canggih yang akan terus berkembang. Baca juga: Haruskah Anda Berinvestasi di Metaverse?
 Kholil Abdulnajib |  18 Aug 2022
Halaman: Bisnis Big Data Bagaimana Potensinya Untuk Jangka Panjang

Kirim Komentar Baru