4 Peluang Investasi Saat Dolar AS Melemah

Febrian Surya 16 Jan 2020 326

Beberapa hari terakhir, Dolar AS menunjukkan tren pelemahan terhadap Rupiah. Sembilan bulan yang lalu, nilai tukar USD/IDR mencapai level Rp14,000. Namun, saat ini, Dolar AS berangsur-angsur mengalami penurunan terhadap mata uang Garuda ke level Rp13,000. Bagaimana sambutan investor terkait kondisi ini? Apakah penguatan Rupiah mampu menjadi sentimen positif untuk peluang investasi pada instrumen lainnya?

investasi dolar

Pelemahan Dolar AS terhadap rupiah, bisa membuat pihak investor akan mencari peluang investasi lainnya yang menguntungkan, selain melalui perdagangan valuta asing. Berikut 4 peluang investasi yang bisa dicoba ketika Dolar AS melemah:

 

Emas

Ketika mata uang Dolar AS sedang melemah terhadap Rupiah, produk investasi yang bisa kamu tanam adalah instrumen yang dianggap stabil. Salah satu produk investasi yang dimaksud adalah emas batangan. Mengapa? Saat Dolar AS melemah, trader forex biasanya bersiap-siap untuk mencari peluang investasi pada produk lainnya. Emas menjadi salah satu "tempat pelarian" trader dalam hal ini. 

investasi dolar

Karena itu, emas disebut safe heaven. Emas dapat dikatakan kebal terhadap inflasi dan memiliki kecenderungan untuk selalu mengalami kenaikan harga. Selain itu, jika kamu berinvestasi pada Dolar AS, nilai tukar sebuah mata uang cenderung fluktuatif dan rentan terhadap inflasi, sedangkan emas lebih stabil. Terutama, ketika Dolar AS sedang mengalami pelemahan terhadap Rupiah akhir-akhir ini.

Apalagi sering terjadi saat nilai tukar Dolar AS sedang menguat, harga emas cenderung tidak bisa naik tinggi. Hal itu juga berlaku sebaliknya.

 

Forex

Sebagai mata uang dunia yang digunakan sebagai patokan nilai tukar berbagai instrumen, Dolar AS memiliki peran yang sangat krusial di pasar forex. Karena aset di pasar forex ditradingkan secara berpasang-pasangan, maka kamu bisa memanfaatkan pair yang mengalami kenaikan saat Dolar AS melemah. Misalnya saja AUD/USD dan EUR/USD. Selain itu, karena transaksi di pasar forex bisa dilakukan di 2 arah (buy dan sell), kamu bisa memanfaatkan penurunan Dolar AS untuk membuka posisi sell pada pair-pair yang menampilkan USD sebagai base currency (USD/CAD, USD/JPY, dsb.).

Trading Forex(Baca juga: Panduan Trading Forex Untuk Pemula)

Namun, perlu diperhatikan bahwa kamu juga perlu mengenali faktor apa yang menyebabkan Dolar AS melemah. Hal itu karena fluktuasi pair cenderung beragam dan tingkat pergerakannya sangat berkaitan dengan faktor yang berpengaruh. Misalnya saja, apabila Dolar AS melemah karena sentimen risiko meningkat, maka pair-pair seperti AUD/USD dan NZD/USD biasanya menunjukkan penguatan yang lebih signifikan daripada EUR/USD atau GBP/USD. Namun apabila Dolar AS melemah karena kabar positif dari benua Eropa, tentu saja EUR/USD akan menjadi pair yang lebih potensial dibanding AUD/USD. Untuk memahami hal ini, kamu bisa belajar melakukan analisa forex.

 

Saham

Peluang investasi yang bisa dijadikan opsi alternatif lainnya adalah pasar modal, yaitu saham. Di mana, hal ini membuat investor asing betah untuk menggelontorkan dana besar ke pasar modal Indonesia. Tren pelemahan bisa menjadi peluang investasimu di bursa saham. Saham-saham yang layak dikoleksi berasal dari emiten saham yang bergerak di bidang properti dan konstruksi, seperti WSKT, WIKA, SMRA dan PWON.

Sedangkan penurunan Dolar AS terhadap Rupiah, juga memberikan sentimen positif bagi saham-saham yang memiliki ketergantungan dengan produk impor, antara lain AUTO, KLBF, ERAA dan TELE.

 

Reksadana

Investasi reksadana beberapa tahun terakhir menjadi salah satu jenis instrumen investasi yang banyak dipilih kaum milenial, untuk memulai investasi pertamanya. Ketika isu pelemahan Dolar AS, peluang investasi reksadana saham juga masih dapat dipertimbangkan oleh kamu. Biasanya setiap reksadana yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI) sudah menyiapkan portofolio investasi terbaik berdasarkan kinerjanya. Tingkat risiko kerugian reksadana saham pun lebih kecil dibanding dengan investasi saham secara langsung.

 

Properti

Investasi aset tak bergerak ini juga bisa dijadikan opsi peluang investasi saat Dolar AS sedang melemah terhadap Rupiah. Harga properti cenderung mengalami kenaikan terus setiap tahunnya dan juga tergantung di mana lokasi properti tersebut.

investasi dolar

Bukan hanya itu saja, properti juga bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman. Imbal hasil yang lebih besar dibandingkan emas, jika berinvestasi selama 10 tahun. Sedangkan, emas membutuhkan waktu minimal 3 tahun. Investasi properti juga bisa dijadikan suatu hal yang produktif bagi keuanganmu dengan menyewakannya kepada orang lain.

 

Memilih Produk Investasi Dengan Cermat

Itulah 4 peluang investasi yang bisa kamu jajaki di saat Dolar AS sedang melemah terhadap Rupiah. Kamu dapat mempertimbangkan dengan cermat dan bijak. Ketika nilai mata uang USD sedang melemah, kamu bisa mempertimbangkan peluang jenis instrumen investasi yang stabil seperti emas, yang memang sudah terbukti kebal inflasi dan cenderung mengalami kenaikan.

Peluang investasi emas memang sering dijadikan sebagai tempat untuk memindahkan dana milik investor guna meminimalisir risiko kerugian yang besar, seperti saat terjadi krisis finansial 2008 dan nilai tukar Dolar AS merosot tajam.

Kirim Komentar/Reply Baru
Cara Meminimalisir Loss

Bagai mana cara meminimalisir lose? /kerugian 

Ghefary 5 Jan 2019

Reply:

Erik T (07 Jan 2019 15:25)

Untuk Ghefary,

Anda dapat menggunakan Stop Loss pada setiap posisi trading untuk mengontrol kerugian yang terjadi. Banyak cara dan metode yang dapat digunakan untuk menentukan titik Stop Loss level. Salah satu cara yang paling sederhana adalah menggunakan level support atau resisten terdekat sebagai titik kerugian (Stop Loss). Mengenai penempatan dan bagaimana cara menentukan Stop Loss yang ideal, dapat Anda simak di sini.

Semoga bisa membantu.

Febrian Surya 204
Emas  
Febrian Surya 301
Emas  
Febrian Surya 363
Jujun Kurniawan 301