4 Peluang Investasi Saat Dolar AS Melemah

Febrian Surya 16 Jan 2020
Dibaca Normal 5 Menit
bisnis > keuangan >   #dolar   #investasi
Ketika Dolar AS melemah terhadap Rupiah, ada beberapa produk yang dapat Anda cermati sebagai peluang investasi. Apa saja?

Beberapa hari terakhir, Dolar AS menunjukkan tren pelemahan terhadap Rupiah. Sembilan bulan yang lalu, nilai tukar USD/IDR mencapai level Rp14,000. Namun, saat ini, Dolar AS berangsur-angsur mengalami penurunan terhadap mata uang Garuda ke level Rp13,000. Bagaimana sambutan investor terkait kondisi ini? Apakah penguatan Rupiah mampu menjadi sentimen positif untuk peluang investasi pada instrumen lainnya?

investasi dolar(Kunjungi juga: Kalkulator Kurs Mata Uang)

Pelemahan Dolar AS terhadap rupiah, bisa membuat pihak investor akan mencari peluang investasi lainnya yang menguntungkan, selain melalui perdagangan valuta asing. Berikut 4 peluang investasi yang bisa dicoba ketika Dolar AS melemah:

 

Emas

Ketika mata uang Dolar AS sedang melemah terhadap Rupiah, produk investasi yang bisa kamu tanam adalah instrumen yang dianggap stabil. Salah satu produk investasi yang dimaksud adalah emas batangan. Mengapa? Saat Dolar AS melemah, trader forex biasanya bersiap-siap untuk mencari peluang investasi pada produk lainnya. Emas menjadi salah satu "tempat pelarian" trader dalam hal ini. 

investasi dolar(Kunjungi juga: Harga emas hari ini)

Karena itu, emas disebut safe heaven. Emas dapat dikatakan kebal terhadap inflasi dan memiliki kecenderungan untuk selalu mengalami kenaikan harga. Selain itu, jika kamu berinvestasi pada Dolar AS, nilai tukar sebuah mata uang cenderung fluktuatif dan rentan terhadap inflasi, sedangkan emas lebih stabil. Terutama, ketika Dolar AS sedang mengalami pelemahan terhadap Rupiah akhir-akhir ini.

Apalagi sering terjadi saat nilai tukar Dolar AS sedang menguat, harga emas cenderung tidak bisa naik tinggi. Hal itu juga berlaku sebaliknya.

 

Forex

Sebagai mata uang dunia yang digunakan sebagai patokan nilai tukar berbagai instrumen, Dolar AS memiliki peran yang sangat krusial di pasar forex. Karena aset di pasar forex ditradingkan secara berpasang-pasangan, maka kamu bisa memanfaatkan pair yang mengalami kenaikan saat Dolar AS melemah. Misalnya saja AUD/USD dan EUR/USD. Selain itu, karena transaksi di pasar forex bisa dilakukan di 2 arah (buy dan sell), kamu bisa memanfaatkan penurunan Dolar AS untuk membuka posisi sell pada pair-pair yang menampilkan USD sebagai base currency (USD/CAD, USD/JPY, dsb.).

Trading Forex(Baca juga: Panduan Trading Forex Untuk Pemula)

Namun, perlu diperhatikan bahwa kamu juga perlu mengenali faktor apa yang menyebabkan Dolar AS melemah. Hal itu karena fluktuasi pair cenderung beragam dan tingkat pergerakannya sangat berkaitan dengan faktor yang berpengaruh. Misalnya saja, apabila Dolar AS melemah karena sentimen risiko meningkat, maka pair-pair seperti AUD/USD dan NZD/USD biasanya menunjukkan penguatan yang lebih signifikan daripada EUR/USD atau GBP/USD. Namun apabila Dolar AS melemah karena kabar positif dari benua Eropa, tentu saja EUR/USD akan menjadi pair yang lebih potensial dibanding AUD/USD. Untuk memahami hal ini, kamu bisa belajar melakukan analisa forex.

 

Saham

Peluang investasi yang bisa dijadikan opsi alternatif lainnya adalah pasar modal, yaitu saham. Di mana, hal ini membuat investor asing betah untuk menggelontorkan dana besar ke pasar modal Indonesia. Tren pelemahan bisa menjadi peluang investasimu di bursa saham. Saham-saham yang layak dikoleksi berasal dari emiten saham yang bergerak di bidang properti dan konstruksi, seperti WSKT, WIKA, SMRA dan PWON.

Sedangkan penurunan Dolar AS terhadap Rupiah, juga memberikan sentimen positif bagi saham-saham yang memiliki ketergantungan dengan produk impor, antara lain AUTO, KLBF, ERAA dan TELE.

Saham paling aktif hari ini(Simak Juga: Saham Paling Aktif Hari Ini)

 

Reksadana

Investasi reksadana beberapa tahun terakhir menjadi salah satu jenis instrumen investasi yang banyak dipilih kaum milenial, untuk memulai investasi pertamanya. Ketika isu pelemahan Dolar AS, peluang investasi reksadana saham juga masih dapat dipertimbangkan oleh kamu. Biasanya setiap reksadana yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI) sudah menyiapkan portofolio investasi terbaik berdasarkan kinerjanya. Tingkat risiko kerugian reksadana saham pun lebih kecil dibanding dengan investasi saham secara langsung.

 

Properti

Investasi aset tak bergerak ini juga bisa dijadikan opsi peluang investasi saat Dolar AS sedang melemah terhadap Rupiah. Harga properti cenderung mengalami kenaikan terus setiap tahunnya dan juga tergantung di mana lokasi properti tersebut.

investasi dolar

Bukan hanya itu saja, properti juga bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan pinjaman. Imbal hasil yang lebih besar dibandingkan emas, jika berinvestasi selama 10 tahun. Sedangkan, emas membutuhkan waktu minimal 3 tahun. Investasi properti juga bisa dijadikan suatu hal yang produktif bagi keuanganmu dengan menyewakannya kepada orang lain.

 

Memilih Produk Investasi Dengan Cermat

Itulah 4 peluang investasi yang bisa kamu jajaki di saat Dolar AS sedang melemah terhadap Rupiah. Kamu dapat mempertimbangkan dengan cermat dan bijak. Ketika nilai mata uang USD sedang melemah, kamu bisa mempertimbangkan peluang jenis instrumen investasi yang stabil seperti emas, yang memang sudah terbukti kebal inflasi dan cenderung mengalami kenaikan.

Peluang investasi emas memang sering dijadikan sebagai tempat untuk memindahkan dana milik investor guna meminimalisir risiko kerugian yang besar, seperti saat terjadi krisis finansial 2008 dan nilai tukar Dolar AS merosot tajam.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Andi |  22 Jan 2016

mau tanya dong , 1 lot itu jumlahnya berapa dollar yak kalo leverage 1:2000

Lihat Reply [34]

Rasio untung rugi bisa diatur berdasarkan margin atau berdasarkan persentase. Bebas mana yang mau saudara pilih.

Rugi : Untung
1:1 = Rugi untung sebanding
1:2 = Target untung 2x dari potensi rugi.

*Catatan target untung besar dari rugi.

Contoh,

1. Modal sebesar $100
2. BUY EUR/USD di 1.3000
3. Leverage 1:400/1:500
4. Akun standar dengan hitungan :
-lot 0.01 = 100 (bernilai 100/Rp 100)
-lot 0.10 = 1.000 (bernilai 1.000/Rp 1.000)
-lot 1.00 = 10.000 (bernilai 10.000/Rp 10.000)

TRADER A

Trader A membuat risk kerugian sebesar 5% trade.
$100 x 5% = $5

Ia akan cut loss atau menempatkan stop loss sebesar $5

Jika trade dengan lot 0.01 (senilai 100/Rp 100)

1. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3500 SL 1.2500 (1:1)
Jika kena TP dapat $5 jika kena SL loss -$5.

2. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.4000 SL 1.2500 (1:2)
Jika kena TP dapat $10 jika kena SL loss -$5.

Jika trade dengan lot 0.10 (senilai 1.000/Rp 1.000)

1. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3050 SL 1.2950 (1:1)
Jika kena TP dapat $5 jika kena SL loss -$5.

2. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3050 SL 1.2950 (1:2)
Jika kena TP dapat $5 jika kena SL loss -$5.

3. Jika trade dengan lot 1.00 (senilai 10.000/Rp 10.000)
Risk tidak cukup kecuali ditambah.

TRADER B.
Trader B menempatkan risk berdasarkan Margin.

Lot 0.01 margin $0.30 (sebanding 30 pips)
Lot 0.10 margin $3.00 (sebanding 30 pips)
Lot 1.00 margin $30.00 (sebanding 30 pips)

Lot 0.01 margin $0.30

1. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3030 SL 1.2970 (1:1)
Jika kena TP dapat $0.30 jika kena SL loss -$0.30.

1. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3060 SL 1.2970 (1:2)
Jika kena TP dapat $0.60 jika kena SL loss -$0.30.

Lot 0.10 margin $3.00

1. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3030 SL 1.2970 (1:1)
Jika kena TP dapat $3 jika kena SL loss -$3.

2. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3060 SL 1.2970 (1:2)
Jika kena TP dapat $6 jika kena SL loss -$3.

Lot 1.00 margin $30.00

1. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3030 SL 1.2970 (1:1)
Jika kena TP dapat $30 jika kena SL loss -$30.

2. BUY EUR/USD di 1.3000 TP 1.3060 SL 1.2970 (1:2)
Jika kena TP dapat $60 jika kena SL loss -$30.

Anda bisa kalkulasikan jika trade dengan 0.02, 0,03 dst

Thanks.

Basir   20 Feb 2017

Untuk Andi..

Anda perlu mengetahui dulu nilainya/jenis akun yang ditawarkan

Anda bisa melihat rumusan ini :

Jika 1 lot = 100.000 kontrak size
modal = $1.000
dan memilih leverage sebesar = 1 : 2000

Trade dengan lot 0.01
BUY atau SELL:  misalnya EUR/USD di 1.0900

Maka hitungannya:

1 lot kontrak size * lot trade * Leverage * Harga BUY / SELL = Margin

100.000 * 0.01 * 1 :2000 * 1.0900 =

Maka margin kurang lebih $0.545

Naik turun per 1 pips dengan trade lot 0.01 adalah $ 0.10, minimal SL sebanyak 5 pips ( $ 0.545 / $0.10 )

Anda profit sebesar 10 pips = $ 1
Anda loss sebesar 10 pips = - $1

Keterangan:
Jika 1 = 100.000 kontrak size, maka

lot 0.10 = 10.000
lot 0.01 = 1.000

jika trade dengan lot 0.02 = 2.000 dan seterusnya...


Thanks.

Basir   26 Jan 2016

Mau nanya ni klw misalnya dana 100 usd pada broker treding  GPBUSD leverage 1:100  pasang lotnya berapa supaya aman dananya

Riswanto   7 Jul 2019

@ Riswanto:

Aman atau tidak diukur dari ketahanan dana Anda. Ketahanan dana artinya kemampuan dana Anda untuk menahan posisi terbuka yang mengalami kerugian (floating loss) sebelum Anda terkena margin call (MC).

Modal Anda USD 100. Leverage 1:100 atau 0.1% dari nilai kontrak. Misal Anda buy atau sell GBP/USD sebesar 0.1 lot pada harga 1.2500, maka margin yang dibutuhkan =  (USD 100,000)  x 0.1 x 0.1% x 1.2500 = USD 12.5.
Dana Anda untuk menahan posisi tersebut sampai terkena MC adalah: (USD 100 - USD 12.5) / USD 1 = 87 pip. (Keterangan: USD 1 adalah nilai per pip untuk 0.1 lot GBP/USD).
Ketahanan 87 pip untuk GBP/USD adalah kecil, jadi kurang aman.

Tetapi jika Anda buy atau sell GBP/USD sebesar 0.01 lot pada harga 1.2500, maka margin yang dibutuhkan =  (USD 100,000)  x 0.01 x 0.1% x 1.2500 = USD 1.25.
Dana Anda untuk menahan posisi tersebut sampai terkena MC adalah: (USD 100 - USD 1.25) / USD 0.1 = 987 pip. (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot GBP/USD).
Ketahanan 987 pip untuk GBP/USD termasuk besar, jadi aman.

Kesimpulannya Anda bisa trading di lot mikro (0.01 lot dan kelipatannya). Untuk menghitung ketahanannya bisa dengan cara di atas.

Keterangan: penjelasan di atas adalah asumsi kami jika dana Anda dipakai semua. Jika Anda ingin membatasi risiko, misal Anda hanya ingin risikonya 5% dari dana Anda, maka Anda bisa menggunakan cara position sizing.

M Singgih   9 Jul 2019

@Andi

1 lot berapa dollar? jika dipakai leverage 1:1000 ? lot dan leverage itu 2 hal yg berbeda dan tidak berkaitan langsung. leverage itu dana yg dijaminkan dalam bentuk margin ke broker, seandainya ada pergerakan harga yg sangat cepat dan free margin nasabah habis broker tidak dirugikan. leverage itu membantu nasabah untuk menaikkan jumlah lot dan meminjam uang broker untuk bertransaksi.


Broker ada 2, broker bandar dan broker market execution, biasanya broker yg berani beri leverage sebesar 1000, 2000, 3000 adalah broker bandar, sistemnya kayak bandar judi, broker ini adalah market maker atau bandar, sistemnya broker ini ciptakan marketnya sendiri, transaksi tidak diteruskan ke pasar. Pastinya broker jenis ini akan hidup dari kekalahan nasabahnya, semakin banyak nasabah kalah dan terus deposit maka broker bandar itu bisa jalankan perusahaannya.


Sebaiknya cari broker lain, ciri-ciri broker benar itu maksimal leverage 500, dinegara eropa malah sangat kecil, kemudian ciri-ciri broker benar itu boleh scalping dan hedging, itu cara gampangnya lihat broker itu bandar atau bukan menurut pengalaman saya. 1 lot itu dari pengalaman saya itu 10 USD setiap pipsnya, ada perbedaan cara baca broker yg masih pakai 4 digit dan 5 digit. misalnya entry open buy di pair EURUSD 1.10790 kemudian 1 jam naik jadi 1.10890 naik 10 pips maka dollar yg didapat 10 dollar x 10 pips = 100 dollar setiap 10 pips atau 10 dollar/pips jika gunakan 1 lot. tapi hasil itu harus dikurangi biaya spread 2 pips/transaksi atau 20 dollar tergantung market bisa turun bisa naik.


Spread itu selisih harga, disitulah broker dapat untung jadi broker ini gak peduli trader mau profit atau loss karena keuntungan broker didapat dari komisi pertransaksi. ini contoh hitungan trader pakai kalkulator cabe, kalau mau lihat contoh perhitungan sebenarnya sudah dijelaskan master-master diatas.

Jeck Braso   26 Oct 2019
@Riswanto benar kata Master @Martin dengan modal 100 dollar pakai saja lot 0,01 - 0,02 lumayan juga naik 12 pips selama 2 jam bisa menghasilkan profit 2 dollar atau 28 ribu rupiah udah bisa sekali makan di warteg. kita ini trading jangan nafsu mau kaya, semua butuh proses, dimulai dari yg kecil nanti semakin mahir baru boleh pakai lot yg besar. Salam profit
Jeck Braso   26 Oct 2019
maaf, bukan nya kalau leverage 1:100 itu = 1% ya ? jadi kalau modal nya $100, untuk pasang posisi di 1,2500 sebanyak 0,1 lot ( mini ) hitungannya jadi =
( 100.000 x 0,1 x 1,2500 ) / Leverage = $ 125 ?
Jadi modal $100 bukan nya soal aman / tidak nya. tapi tidak bisa transaksi sama sekali. Margin requirement nya = $125 ?
Sylar   4 Jan 2020

@ sylar:

Anda benar Pak. Maaf, jawaban saya pada @ Riswanto di atas salah.
Seharusnya leverage 1:100 itu setara dengan 1% dari nilai kontrak, bukan 0.1%.
Jadi dalam hal ini dengan modal USD 100 memang tidak bisa membuka posisi.

Terima kasih atas koreksinya.

M Singgih   17 Jan 2020

Maaf, nanya nih admin.
Klo modal 100 dollar, 
Lot 0.1
Eur/USD

Untung 12pips, 
Brpa nilainya? 
Trims.....
Yanuar   18 Mar 2020

@ Yanuar:

Nilai kontrak forex untuk 1 lot adalah USD 100,000, yang mana untuk pasangan mata uang XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) nilai per pip-nya (pip value) adalah USD 10.
Untuk 0.1 lot maka nilai kontrak = 0.1 x USD 100,000 = USD 10,000, yang mana nilai per pip = USD 1.
Dengan demikian untuk 0.1 lot EUR/USD, jika profit 12 pip, maka nilai profitnya = 12 x USD 1 = USD 12.

M Singgih   20 Apr 2020

Halo min misal modal saya 15 dollar dengan leverage 1:3000, maksimal lot yang aman berapa ya

Jihan   13 Oct 2020

maaf mo tny master kalau trade di account cent dgn ukuran lot 1.00 utk GBPUSD dpt profit 10 pip, kira2 nilainya brp USD?

Yan Ariyanto   13 Oct 2020

Profit yg tertera di account cent mt4 itu dlm bentuk pip atau sdh dlm bentuk mata uang USD, misal tertera profit 10.00? mhn dijelaskan, thnks

Yan Ariyanto   13 Oct 2020

@ Jihan:

Dengan modal USD 15, Anda bisa trading di akun Cent, dengan minimal 1 Cent lot. Dengan akun Cent, maka modal Anda adalah USD ¢ 1500 atau 1500 Sen US Dollar.

Ketahanan modal Anda belum termasuk margin adalah sekitar: (USD ¢ 1500) / (USD ¢ 0.1) = 15000 pip (Keterangan: USD ¢ 0.1 adalah nilai per pip untuk 1 Cent lot pair XXX/USD seperti misalnya EUR/USD, GBP/USD, dll).

Pada akun Cent, nilai kontrak 1 Cent lot adalah seperseratus dari akun micro yaitu 10 unit atau dalam hal ini USD 10, atau = USD ¢ 1,000.

Dengan leverage = 1:3000 = 0.033% dari nilai kontrak.

Jika Anda trading 1 Cent lot pada pair XXX/USD, maka Margin = (USD ¢ 1,000)  x 1 x 0.033% = USD ¢ 0.33. Ketahanan modal Anda = (USD ¢ 1500 - USD ¢ 0.33) / (USD ¢ 0.1) = 14996 pip.

Jika Anda trading 100 Cent lot, maka Margin = (USD ¢ 1,000)  x 100 x 0.033% = USD ¢ 33. Ketahanan modal Anda = (USD ¢ 1500 - USD ¢ 33) / (USD ¢ 10) = 146 pip. (Keterangan: USD ¢ 10 adalah nilai per pip untuk 100 Cent lot pair XXX/USD).

Untuk maksimal lot tergantung dari ketahanan (dalam pip) yang diinginkan. Silahkan dihitung maksimal lot yang bisa dibuka berdasarkan ketahanan yang Anda inginkan (dalam pip), dengan cara perhitungan di atas.

M Singgih   14 Oct 2020

@ Yan Ariyanto:

Pada akun standard, ukuran 1 lot adalah 100,000 unit, pada akun micro ukuran 1 lot adalah seperseratus dari akun standard yaitu 1,000 unit atau 0.01 dari standard lot, dan untuk akun cent ukuran 1 lot (1 Cent lot) adalah seperseratus dari akun micro yaitu 10 unit atau 0.0001 dari standard lot.

Untuk 1 micro lot pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) nilai per pip-nya adalah USD 0.1, sedang untuk 1 Cent lot pair XXX/USD nilai per pip-nya adalah USD ¢ 0.1 atau 0.1 Sen US Dollar.

Jika Anda trading 1 Cent lot GBP/USD dan profit 10 pip, maka dalam satuan uang adalah sebesar USD ¢ 0.1 x10 = USD ¢ 1 atau 1 Sen USD. Jika USD/IDR = 15000, maka 1 Sen USD adalah sebesar Rp.150,-.

M Singgih   14 Oct 2020

@ Yan Ariyanto:

Pada terminal platform Metatrader di bagian Trade, profit yang tertulis adalah dalam satuan mata uang. Jika broker Anda menggunakan USD, maka dalam satuan USD.

M Singgih   14 Oct 2020

@ Prayoga:

Karena broker lokal biasanya mengenakan komisi per transaksi yang diukur dengan satuan lot, misal komisi per 1 lot sekian USD. Dengan demikian semakin kecil ukuran lot maka komisi yang diterima broker juga akan semakin kecil. Oleh karena biaya komisi adalah salah satu income dari broker, maka tidak ditawarkan lot kecil misalnya micro lot yang minimalnya 0.01 lot.

 

M Singgih   24 Feb 2021

Berarti kalau untuk modal kecil, broker lokal kurang disarankan ya pak?

Prayoga   26 Feb 2021

@ Prayoga:

Broker lokal biasanya menentukan modal minimal untuk deposit. Mengenai kecil atau besarnya modal itu relatif.
Untuk keterangan mengenai hal ini, silahkan baca: 5 Broker Forex Lokal Indonesia dengan Syarat Deposit Rendah

 

M Singgih   1 Mar 2021

Selamat pagi Master,

Mau menanyakan jika kita akan trading dengan kondisi seperti ini :

Equity : USD.10.000

Transaksi : tidak boleh melebihi 5% dr equity

Berapa hitungan lot yang harus dgunakan untuk sekali entry ? Terimakasih

Prasetio   20 Sep 2021

@ Prasetio:

Anda ingin transaksi sebesar: USD 10,000 x 5% = USD 500.
Untuk menentukan besarnya lot, harus menentukan ketahanan modal yang Anda inginkan. Ketahanan modal artinya kemampuan dana Anda untuk menahan semua posisi terbuka yang mengalami kerugian (floating loss) sebelum terkena Margin Call (MC). Tujuan Anda mengetahui ketahanan modal adalah untuk menentukan besarnya resiko sesuai dengan modal.

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dan ketahanan modal ditentukan 1000 pip, maka Anda harus trading dengan ukuran: (USD 500) / 1000 pip = USD 0.5 / pip. Dalam hal ini Anda bisa trading dengan 0.05 lot (micro lot), yang mana nilai per pip untuk 0.05 lot pair XXX/USD adalah USD 0.5.

Jika ketahanan modal ditentukan 500 pip, maka Anda harus trading dengan ukuran: (USD 500) / 500 pip = USD 1 / pip. Dalam hal ini Anda bisa trading dengan 0.1 lot (mini lot), yang mana nilai per pip untuk 0.1 lot pair XXX/USD adalah USD 1.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, dan ketahanan modal ditentukan 5000 pip, maka Anda harus trading dengan ukuran: (USD 500) / 5000 pip = USD 0.1 / pip. Dalam hal ini Anda bisa trading dengan 0.1 lot (mini lot), yang mana nilai per pip untuk 0.1 lot pair XAU/USD adalah USD 0.1.

Jika ketahanan modal ditentukan 10000 pip, maka Anda harus trading dengan ukuran: (USD 500) / 10000 pip = USD 0.05 / pip. Dalam hal ini Anda bisa trading dengan 0.05 lot (micro lot), yang mana nilai per pip untuk 0.05 lot pair XAU/USD adalah USD 0.05.

Catatan:
Perhitungan di atas belum termasuk margin yang diperlukan. Margin tergantung dari leverage. Anda bisa menggunakan leverage tinggi, karena semakin tinggi leverage akan semakin kecil margin. Baca juga: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

M Singgih   21 Sep 2021

Terimakasih atas informasinya. Sekedar info tambahan untuk leverage adalah 1:100. Untuk tradingnya 0.1 berapa kali entry ya pak ? 

Terimakasih

Salam

Sulaiman 

Sulaiman Prasetio   23 Sep 2021

@ Sulaiman Prasetio:

Leverage = 1:100, maka margin yang diperlukan adalah 1% dari nilai kontrak. Nilai kontrak dalam forex untuk 1 lot adalah USD 100,000.

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka perhitungan untuk margin adalah:
Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu
Misal: Anda trading dengan leverage 1:100, buy atau sell 0.1 lot EUR/USD pada harga 1.1700, maka margin yang diperlukan =  (USD 100,000)  x 0.1 x 1% x 1.1700 = USD 117.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, maka perhitungan untuk margin adalah:
Margin = (harga XAU/USD) x besarnya lot x persentase leverage x 100. (Keterangan: 100 adalah nilai kontrak untuk 1 lot XAU/USD, yaitu 100 troy ounce).
Misal: Anda trading dengan leverage 1:100, buy atau sell 0.1 lot XAU/USD pada harga 1750.00, maka margin yang diperlukan =  1750.00 x 0.1 x 1% x 100 = USD 175.

- Untuk tradingnya 0.1 berapa kali entry ya pak ?

Dari penjelasan pada jawaban sebelumnya, perhitungan tsb kan untuk sekali entry. Kalau ingin beberapa kali entry silahkan membagi equity tersebut dengan frekuensi trading yang diinginkan. Misal Anda ingin entry 5 kali, maka hitung ketahanannya pada masing-masing posisi untuk sekali entry dengan USD 500 / 5 = USD 100. Tentu saja ukuran lot-nya akan lebih kecil dari 0.1 lot.

M Singgih   24 Sep 2021

@ Muji Lestary:

Dalam hal ini Anda harus menentukan berapa ketahanan dalam pip yang diinginkan.

Misal jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), dan ketahanan yang diinginkan adalah 100 pip, maka Anda harus trading dengan = USD 13 / 100 pip atau USD 0.13 / pip. Dengan demikian Anda bisa trading dengan 0.013 lot (micro lot) yang mana nilai per pip dari 0.013 lot pair XXX/USD adalah USD 0.13.

M Singgih   21 Dec 2021

Modal saya $100.

Leverage 1:3000. Berapa lot yang aman agar tidak kena MC.  Soalnnya saya masih bingung dengan perhitungannya

Arul   28 Jan 2022

@ Arul:

Dalam hal ini harus menentukan ketahanan modal (dalam satuan pip).

Jika trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dan ketahanan ditentukan 1000 pip, maka Anda harus trading dengan micro lot yaitu 0.01 lot, yang mana nilai per pip 0.01 lot pair XXX/USD adalah USD 0.1, sehingga ketahanan Anda adalah USD 100 / USD 0.1 = 1000 pip.
Ketahanan 1000 pip untuk pair XXX/USD adalah reasonable.

Jika trading pada pair XAU/USD dan ketahanan ditentukan 10000 pip, maka Anda harus trading dengan 0.01 lot, yang mana nilai per pip 0.01 lot pair XAU/USD adalah USD 0.01, sehingga ketahanan Anda adalah USD 100 / USD 0.01 = 10000 pip.
Ketahanan 10000 pip untuk pair XXX/USD adalah reasonable.

M Singgih   1 Feb 2022

Semua perhitungan di atas benar adanya.. modal yg di bawa 100-200-1000 10000 berapapun itu tergantung set di pikiran kita. Ketentuan harga dan keuntungan / kerugian kita yg tentukan, apapun itu. Jgn berasumsi jauh untuk MC, semua berfikir MC sebagai kejadian terburuk itu pasti terjadi. Intinya klo blm siap, jgn lah tampil. 

Ferris   20 Feb 2022

@Unhi Rais: Akun mini lot terkecilnya 0.1 lot sedangkan akun mikro lot terkecilnya adalah 0.01 lot.

Kiki R   12 Apr 2022

Perbedaan ukuran lot untuk akun mini dan mikro?

Unhi Rais   12 Apr 2022

Master berapa lot standard untuk saldo 13 dolar dan leverage 1:2000 terima kasih arahannya

Muji Lestary   18 Dec 2021

pak saya mau tanya tentang penentuan lot size.
jika risk $6 dan SL 222, maka perhitungan saya 6:222 = 0.0272..
jika menurut master bagusnya untuk lot size dilipatkan 0.02 atau 0.03 dengan resiko jadi lebih besar ?

terimakasih

Budi   18 Feb 2017

Kenapa broker lokal hanya menawarkan lot lebih besar dibanding broker-broker yang ada di luar negeri?

Prayoga   23 Feb 2021

Bagaimana cara menentukan lot transaksi dengan berdasar leverage? Apakah bisa? Terima kasih.

Riko   20 Jul 2022

Ketentuan lot dalam trading forex itu bersifat tetap.

Pilihan lot dalam trading forex bisa dilihat dalam tabel berikut ini:

Lot dalam trading forex

Ketentuan lot yang tercantum di atas itu tidak berubah, berapa pun leverage yang kita gunakan untuk trading. Contohnya: Kalau kamu punya akun mikro, maka minimal pembelian 1 lot setara 1,000 USD, meskipun leverage 1:100 ataupun 1:200. Demikian pula seterusnya.

Kita bisa melakukan transaksi bernilai lebih dari 1 lot, tetapi itu akan tergantung pada berapa banyak jumlah modal yang kita punya. Umpamanya: Kamu punya modal USD100 dan menggunakan leverage 1:100, maka kamu bisa trading seolah-olah punya dana USD10.000.

Dengan dana sebesar itu, secara teoretis kamu bisa trading 10 lot mikro (karena 10x1000=10.000). Tapi kalau kamu benar-benar buka posisi sebanyak 10 lot mikro, maka posisi trading itu akan langsung tertolak karena adanya persyaratan margin minimum dari broker. 

Bagaimana kalau kamu trading 9 lot mikro? Kamu mungkin bisa buka posisi trading itu, tetapi pasti akan langsung kena Margin Call (MC), karena semua modal dipakai untuk trading tanpa ada persediaan untuk menghadapi fluktuasi pasar.

Jadi, sebaiknya trading berapa banyak lot? Cukup 1 lot mikro saja. Kelihatannya kecil sekali, tetapi itu akan memberi kamu kesempatan untuk trading sambil mempelajari aturan main dalam trading forex.

Kalau menambah leverage, misalnya 1:500 atau 1:1000, apakah boleh menambah lot? Boleh saja. Tapi di sini kamu harus paham bahwa lot yang lebih banyak itu tidak lantas berarti kamu bakal cuan lebih besar. Daripada menggunakan leverage terlalu tinggi yang mengandung risiko lebih besar, lebih baik pakai leverage pas-pasan dan trading dengan 1 lot saja sampai kamu benar-benar ahli.

Aisha   20 Jul 2022
 Ahong |  1 Apr 2021

Pak, misalkan saya punya uang 50 juta, dan pingin investasi saham jangka panjang minimal 10 tahun. Antara saham option dan index bagusan mana pak? Makasih

Lihat Reply [7]

@ Ahong:

Baik saham option maupun indeks saham merupakan produk derivatif (turunan) dari pasar saham. Keduanya tidak merepresentasikan kepemilikan dalam bentuk apapun atas saham suatu perusahaan.

Jika Anda trading saham option, maka Anda harus bisa memprediksi harga suatu saham akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Jika harga saham diprediksi akan naik, maka trader akan membuka opsi Call, dan jika diprediksi turun, trader akan membuka opsi Put. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan baca: Apa Itu Option Saham (Stock Options) Dan Bagaimana Contohnya?

Jika Anda trading indeks saham, maka Anda harus bisa memprediksi indeks suatu bursa saham akan naik atau turun. Yang ditradingkan biasanya adalah indeks Hang Seng, Nikkei, Kospi, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq. Baca juga: Mengenal Apa Itu Indeks Saham Dan Beragam Manfaatnya

Menurut kami, jika Anda ingin berinvestasi di pasar saham, sebaiknya investasi sahamnya (beli saham perusahaan yang prospeknya bagus). Tetapi kalau ingin trading di produk derivatif saham, menurut kami trading di indeks saham lebih mudah, karena naik turunnya indeks saham suatu bursa lebih mudah diprediksi atau dianalisa dibandingkan dengan prediksi akan naik atau turunnya suatu saham dalam jangka waktu tertentu.

M Singgih   3 Apr 2021

Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Dan satu lagi pak, kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Terima kasih atas jawabannya🙏

Ahong   5 Apr 2021

@ Ahong:

- Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Risikonya tentu saja kalau harga saham yang Anda beli turun, sehingga mengalami kerugian. Risiko yang lebih besar adalah kalau saham yang Anda beli di-delisting dari bursa. Oleh sebab itu sebelum membeli sebuah saham pelajari dulu fundamental perusahaannya.

- Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Tidak juga. Menurut kami trading forex risikonya lebih besar karena menggunakan leverage tinggi dan juga fluktuasi pergerakan harganya lebih besar.

- kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Kalau Anda trading di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka Anda hanya bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di BEI saja, yaitu perusahaan-perusahaan dari Indonesia saja. Tetapi jika Anda trading di bursa New York, maka Anda bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di New York Stock Exchange (NYSE). Untuk trading di NYSE Anda harus mencari perusahaan pialang yang menawarkan trading di NYSE.

 

M Singgih   7 Apr 2021

Untuk mahasiswa rekomendasi Saham yang seperti apa pak? Daripada uang buat jajan ga jelas mending buat beli saham..haha

Oddie   12 Apr 2021

@ Oddie:

Kalau Anda pemain baru, kami sarankan untuk masuk pada saham-saham lapis pertama atau saham-saham blue chips seperti TLKM, BBCA, UNVR, dsb.
Penjelasan mengenai saham-saham blue chips, silahkan baca:

M Singgih   13 Apr 2021

Kalau dengan saham yang di reksadana itu pak, apakah sama? Dan bagus mana dengan membeli saham perusahaan dengan beli saham di reksadana?

Nur Salim   13 Apr 2021

@ Nur Salim: Saham-saham yang ada pada portofolio produk reksadana saham adalah saham-saham pilihan hasil analisa dari manager investasi perusahaan yang menerbitkan reksadana tersebut, jadi tentu merupakan saham-saham pilihan yang prospeknya bagus.

Kalau Anda belum berpengalaman di saham, menurut kami lebih aman membeli produk reksadana, dalam hal ini reksadana saham. Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021
 Chis Leon |  6 Oct 2021

Aku punya dana beberapa, rencananya tak investasikan di saham. target investasiku sekitar 5 tahun. Pertanyaannya, apakah saham bagus untuk investasi selama 5 tahun mendatang? Makasih. 

Lihat Reply [15]

@ Chis Leon:

Untuk investasi saham jangka panjang, disarankan untuk membeli saham-saham kategori blue chip seperti misalnya TLKM, BBRI, ASII dll. Dalam jangka panjang, saham-saham blue chip dianggap lebih aman.
Baca juga: Ciri-Ciri Saham Paling Menguntungkan Untuk Jangka Panjang

 

M Singgih   7 Oct 2021

Apakah saham red chip aman kalau buat main pendek pak? Setahun sampe 2 tahun aja durasinya

Iqbal   13 Oct 2021

@ Iqbal:

Maaf, saya tidak tahu prospek saham-saham yang Anda maksud. Red chip adalah saham-saham perusahaan China yang listing di Hong Kong Stock Exchange. Saya tidak ada informasi mengenai prospeknya, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

 

M Singgih   13 Oct 2021

@ Ragil:

Saham Facebook (FB) yang akan berubah kode jadi MVRS mulai Desember nanti adalah termasuk dalam saham blue chip, jadi menurut kami prospeknya bagus.
Silahkan baca juga: Ganti Nama Jadi Meta, Saham Facebook Langsung Rebound

M Singgih   8 Nov 2021

Untuk Ristanto,

Tergantung dari harga saham yang hendak Anda beli. Selain itu, pertimbangkan juga beberapa biaya yang diterapkan oleh sekuritas yang Anda ikuti. Misalnya saja harga saham dari PT.A perlembarnya adalah Rp.500,-.

Maka ketika Anda hendak membeli saham tersebut sebanyak 1 lot (100 lembar) dana yang perlu Anda persiapkan adalah sebesar Rp.50000,- . Namun kebutuhan dana minimum tersebut mungkin akan bertambah mengingat beberapa perusahaan sekuritas tentu menerapkan biaya-biaya tambahan lainnya.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   13 Dec 2021

Ada banyak cara untuk menghindari investasi saham bodong. Tiga yang paling utama:

  • Bukalah rekening investasi saham pada perusahaan sekuritas (broker) yang terdaftar sebagai anggota IDX (Bursa Efek Indonesia) dan sudah berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
  • Rekening investasi saham seharusnya dikendalikan oleh kita sendiri. Pihak sekuritas (broker) hanya dapat membeli/menjual saham atas perintah langsung dari kita. Jadi, jangan percaya pada pada pihak-pihak yang meminta akses rekening (ID dan password) agar mereka bisa trading/membelikan saham sesuai strategi mereka sendiri.
  • Tidak ada seorang pun yang dapat menjamin untung/rugi dalam investasi saham. Jadi, jangan percaya pada iming-iming "titip modal saja nanti pasti untung", karena mereka pasti penipu.

Daftar perusahaan sekuritas yang termasuk anggota bursa dapat diakses pada halaman berikut ini.

Aisha   22 Feb 2022

Bagaimana sih kak, ciri-ciri mereka paling menonjol yang menyediakan investasi saham bodong? Agar saya lebih mudah mendeteksinya meski baru lihat pertama kali.

Lynka   23 Feb 2022

Ciri-ciri singkatnya investasi saham bodong ada 3:

  • Mengaku perusahaan sekuritas atau broker, tapi tidak punya izin OJK dan bukan anggota IDX.
  • Menjanjikan keuntungan tetap.
  • Menawarkan skema investasi titip modal.

Itu saja. Pokoknya jika dapat tawaran investasi yang kelihatannya bakal gampang sukses tanpa perlu berusaha dan belajar apa-apa, berarti itu tipu-tipu. Siapa pun hanya bisa sukses dalam investasi saham jika sudah memahami dan mampu menganalisis dengan baik.

Aisha   25 Feb 2022

Ada beberapa alasan.

Pertama, perkembangan bisnis inti (core business) media sosial sepertinya sudah mencapai puncak. Khususnya kunjungan ke Facebook, secara global telah mengalami penurunan.

Kedua, kendala dalam monetisasi. Koleksi media sosial META (Facebook, Instagram, Whatsapp) tidak mampu menghadirkan terobosan baru dalam hal monetisasi. Bahkan, wacana pengetatan regulasi di sejumlah wilayah (seperti Eropa) berpotensi makin mencekik pendapatannya.

Ketiga, pelaku pasar masih pesimistis dengan prospek Metaverse yang digadang-gadang Mark Zuckerberg.

Metaverse memang merupakan kemajuan teknologi yang mengasyikkan. Namun, proyek Metaverse masih dalam proses pengembangan yang pastinya bakal "bakar duit". Ini terbukti dengan kerugian Metaverse sebanyak lebih dari USD10 miliar pada tahun 2021 saja. Kita juga masih kesulitan mengukur jangkauan pasarnya dan prospek monetisasinya kelak.

Aisha   1 Mar 2022

Dilihat dari istilahnya saja, kita semestinya sudah paham bahwa saham syariah merupakan saham-saham yang lebih sesuai dengan aturan syariat Islam daripada saham konvensional. Contoh perbandingannya:

  • Saham konvensional mencakup pula saham-saham perbankan, padahal mereka memperoleh pendapatan berupa bunga yang dianggap riba dalam syariat Islam. Maka, saham syariah tidak mencakup saham perbankan konvensional (hanya mencakup bank syariah).
  • Saham konvensional mencakup pula pabrik rokok seperti Gudang Garam (GGRM) dan dan Sampoerna (HMSP). Padahal, status kehalalan rokok itu diragukan. Maka, saham syariah tidak mencakup saham rokok.
  • Saham konvensional mencakup pula perusahaan miras seperti Multi Bintang Indonesia (MLBI). Padahal, MUI telah mengharamkan miras. Dengan demikian, saham syariah tidak mencakup saham miras.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Daftar Efek Syariah (DES) yang mencakup semua saham syariah di Bursa Efek Indonesia, sehingga investor cukup menengok daftar itu saja jika ingin memfokuskan investasi pada saham syariah.

Aisha   13 Apr 2022

Apakah penyebab utama saham META turun banyak?

Renjani   25 Feb 2022

Bagaimana perbandingan investasi saham konvensioanal vs saham syariah?

Whendy Tandi   11 Apr 2022

Cara menghindari investasi saham bodong gimana kak?

Lynka   22 Feb 2022

Saya ingin main investasi saham. Kira-kira berapa modal yang diperlukan ya pak?

Ristanto   8 Dec 2021

Baru-baru ini Facebook telah ganti nama jadi Meta, bagaimana dengan sahamnya? Apakah bagus untuk investasi jangka panjang?

Ragil   8 Nov 2021
 Jemmy |  15 Dec 2021

Apakah investasi emas di situasi pandemi seperti saat ini masih cocok?

Lihat Reply [29]

Untuk Jemmy,

Investasi emas batangan masih menjadi pilihan instrument investasi favorit sepanjang masa, termasuk disaat pandemi saat ini. Sebagai tambahan referensi, silahkan Anda simak ulasan Empat Cara Investasi Emas Saat Ini.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   17 Dec 2021

Emas dan deposito sama-sama cocok untuk investasi jangka panjang. Ada dua alasan utama:

  • Nilai emas dan deposito akan terus meningkat dalam jangka panjang. Emas meningkat seiring dengan inflasi, sementara deposito terus memperoleh bunga yang selaras dengan inflasi.
  • Emas dan deposito sama-sama dapat digadaikan sewaktu-waktu agar kita bisa memperoleh dana segar saat terjadi situasi darurat.

Jadi, mana yang lebih baik untuk berinvestasi jangka panjang? Kita bisa mempertimbangkan pula beberapa hal ini:

  • Apabila berinvestasi emas, kita harus memikirkan sendiri tempat penyimpanan dan pengamanannya. Sedangkan pengamanan deposito sudah diatur oleh pihak bank.
  • Investasi emas hanya berlaku untuk logam mulia berbentuk batangan asli, sehingga kita harus mampu memastikan orisinalitasnya sebelum membeli. Sedangkan investasi deposito sangat rentang penipuan oleh oknum karyawan bank, sehingga kita perlu memastikan dokumentasi yang komplit saat membuka rekening deposito di bank. 
  • Keamanan emas terjamin oleh sifat fisiknya yang dapat digadaikan ataupun dijual sewaktu-waktu, sedangkan keamanan deposito terjamin oleh undang-undang perbankan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Investasi emas dapat dimulai dari 0,1 gram saja. Sedangkan deposito bank saat ini umumnya hanya dapat dibuka dengan setoran modal awal sebesar Rp10 juta.

Dengan mempertimbangkan poin-poin di atas, kita bisa memilih emas atau deposito yang lebih sesuai dengan kondisi kita sendiri.

Aisha   17 Mar 2022

Apakah semua perbankan di indonesia sudah di jamin LPS ya min? dan apakah ada aturan besaran nilai yang dijamin oleh LPS? Mohon infonya. Tq

Suci Irawati   18 Mar 2022

Semua bank di Indonesia wajib mengikuti penjaminan LPS. Jadi, jawabannya ya, semua perbankan sudah dijamin LPS.

Penjaminan LPS memiliki empat syarat sebagai berikut:

  • Simpanan atau deposito nasabah harus tercatat dalam pembukuan bank.
  • Nasabah tidak memperoleh bunga simpanan yang melebihi tingkat bunga wajar yang ditetapkan oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS saat ini untuk bank umum adalah 3,50% dan untuk BPR adalah 6.00%, tetapi LPS dapat mengubahnya sewaktu-waktu.
  • Nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, seperti kredit macet.
  • Saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank adalah paling banyak sebesar Rp 2 Milyar.
Aisha   19 Mar 2022

Harga emas minggu lalu baru turun dari rekor tertinggi. Karenanya, apabila tak ada kejutan besar, harga emas pekan ini kemungkinan melanjutkan penurunan atau berkonsolidasi (bergerak naik-turun dalam rentang terbatas) dengan kisaran antara Rp960 ribu-Rp1 juta.

Perlu diperhatikan: Ini hanya prediksi yang berlaku mulai 21 Maret 2022 sampai seminggu ke depan. Ini bukan rekomendasi untuk menjual ataupun membeli emas. Anda bebas menentukan sendiri keputusan investasi Anda dengan memahami segala potensi keuntungan dan risikonya.

Aisha   21 Mar 2022

Emas digital adalah investasi emas online yang jual-belinya dapat dilakukan melalui aplikasi mobile. Biasanya tidak langsung dikirim dalam bentuk fisik kepada investor, melainkan "disimpankan" oleh operator aplikasi.

Dengan teknis seperti ini, jelas sekali keuntungan emas digital antara lain:

  • Kita dapat membeli dan menjual emas di mana saja, kapan saja. Umpama kita menyaksikan harga emas naik dan kebetulan sedang berada di luar kota, kita bisa langsung menjual koleksi emas digital pada saat itu juga.
  • Kita terbebas dari biaya penyimpanan dan pengamanan emas fisik, karena semuanya disediakan oleh aplikasi secara gratis. Tak perlu khawatir perampokan atau pencurian emas dari lemari atau brankas di rumah.
  • Kita dapat membeli emas digital dengan modal yang sangat kecil. Aplikasi seperti Tamasia dan Tanamduit memperbolehkan pembelian emas mulai dari Rp10 ribu saja.

Kendati demikian, perlu dipahami bahwa segala hal yang bersifat digital itu rentan peretasan (hacking) sehingga kita perlu menjaga gadget dan password dengan hati-hati saat membeli/menjual emas digital. Selain itu, ada dua kekurangan emas digital lainnya yang patut diperhatikan:

  • Harga emas digital tidak mencakup ketersediaannya secara fisik. Kita harus menambah biaya pencetakan dan ongkos kirim berasuransi untuk mendapatkan emas batangan yang diinginkan secara fisik.
  • Emas digital tidak dapat digadaikan, karena pegadaian hingga saat ini hanya menerima emas fisik dalam bentuk perhiasan atau batangan.
Aisha   22 Mar 2022

Waktu terbaik investasi emas adalah kapan saja kita punya dana yang dapat disisihkan untuk jangka panjang (lebih dari 5 tahun)

Mengapa demikian? Karena jual-beli emas mengandung "spread" atau selisih harga jual dan harga beli yang sangat besar, sedangkan harga emas sangat fluktuatif dalam jangka pendek. 

Investasi emas hanya akan menguntungkan dalam jangka panjang. Agar kita tidak sampai terkena harga yang mahal, maka sebaiknya berinvestasi secara bertahap (mencicil) secara rutin daripada sekaligus banyak (lump sum) dalam satu waktu tertentu.

Aisha   24 Mar 2022

Sejak era kerajaan-kerajaan kuno, emas dikenal sebagai harta berharga dan penyimpan nilai kekayaan. Tak sedikit pula peradaban yang memanfaatkan emas sebagai mata uang logam.

Memasuki era modern, perjanjian Bretton Woods meresmikan emas sebagai acuan bagi nilai tukar mata uang USD. Meskipun nilai tukar USD dan mata uang lain saat ini sudah tak mengacu pada emas sepenuhnya lagi, perjanjian ini mematenkan pamor emas sebagai pelindung nilai kekayaan dalam sejarah umat manusia. 

Bank-bank sentral dunia masih hobi mengoleksi emas tiap tahun guna memperkaya dan menjaga stabilitas nilai tukar mata uang dan cadangan devisanya. Langkah para pemain pasar raksasa ini tentu menjadi kiblat bagi para investor dan pebisnis, sehingga emas dianggap sebagai "safe haven".

Aisha   11 Apr 2022

Apabila kamu membeli emas melalui aplikasi jual-beli emas digital, maka emas tersebut pasti dapat dicetak. Prosedur cara mencetak emas digital berbeda-beda untuk setiap aplikasi. Hubungilah Customer Service aplikasi yang kamu gunakan untuk mengetahui prosedur selengkapnya.

Aisha   13 Apr 2022

Tidak ada yang lebih baik antara investasi emas digital dan emas batangan fisik. Pilihan kita sebagai investor itu sebaiknya ditentukan oleh kebutuhan dan tujuan investasi.

Pertama-tama, pahami dulu perbedaan karakteristik antara keduanya.

Investasi emas digital itu berarti kita menyetorkan uang untuk membeli emas kepada platform digital tertentu. Platform akan "menyimpankan" emas kita hingga suatu saat kelak kita memutuskan untuk menjual atau mencetaknya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa investasi emas digital itu:

  • Bebas biaya penyimpanan.
  • Bebas risiko pencurian.
  • Harga beli lebih murah, karena tak mencakup biaya cetak. Kita perlu membayar biaya cetak secara terpisah jika ingin memiliki emas batangannya saja.
  • Berbasis kepercayaan antara investor dan platform, sehingga kita harus memilih platform yang berizin dan transparan.
  • Tidak dapat digadaikan.
  • Apabila tidak dicetak, emas digital hanya dapat dijual kepada platform asalnya saja.

Investasi emas batangan fisik itu berarti kita membeli emas batangan dari toko emas, gerai Antam, toko online, dan lain sebagainya. Emasnya akan kita simpan sendiri, sehingga:

  • Ada biaya penyimpanan.
  • Ada risiko pencurian.
  • Harga beli lebih mahal, karena mencakup biaya cetak.
  • Ada risiko emas palsu, sehingga kita harus pintar memilih tempat membeli yang terpercaya dan dapat membedakan emas asli/palsu.
  • Dapat digadaikan.
  • Dapat dijual lagi kepada banyak pihak, bukan pada penjual asalnya saja.

Nah, dari hal-hal itu, mana yang kira-kira paling cocok bagimu? Pilihannya ada di tanganmu. Apa yang baik bagi orang lain, boleh jadi kurang baik bagimu. Apa yang baik bagimu juga belum tentu baik bagi orang lain.

Aisha   19 Apr 2022

Prediksi harga emas menjelang lebaran tahun ini kemungkinan naik di pasar internasional, tetapi stagnan atau bahkan turun di pasar lokal Indonesia.

Harga emas di pasar internasional saat ini cenderung meningkat karena perang Rusia-Ukraina yang berlarut-larut. Selain itu, banyak investor yang memilih untuk berinvestasi dalam emas guna menanggulangi risiko dampak lonjakan inflasi global yang sangat tajam.

Harga emas di pasar lokal kemungkinan cenderung stagnan atau bahkan menurun, karena kebiasaan masyarakat kita menjual atau menggadaikan simpanan emas menjelang lebaran guna mendanai mudik dan kebutuhan musiman lainnya. Meskipun harga emas Indonesia masih mengacu pada harga emas internasional, tetapi kelebihan penawaran (excess offer) dapat menekan harga.

Aisha   20 Apr 2022

apakah ada kemungkinan setelah lebaran harga akan kembali naik ya kak?

Herlian Disha   20 Apr 2022

Pergerakan harga apa saja itu selalu punya kemungkinan naik dan kemungkinan turun. Jadi ya, ada kemungkinan untuk naik lagi. Ada juga kemungkinan untuk turun makin jauh. Tergantung bagaimana situasi pada saat itu.

Aisha   20 Apr 2022

@ Sigit Pria:

Tanggal 25 April masih cenderung bearish. Untuk analisa pergerakan harga emas, silahkan baca kumpulan artikel analisa ini.

M Singgih   25 Apr 2022

Untuk meninjau history harga emas, mari kita lihat grafik dalam rentang bulanan.

History Harga Emas

Terlihat bahwa harga emas mulai mengalami peningkatan sejak awal merebaknya kabar tentang COVID pada kuartal pertama tahun 2020. Hal ini terjadi karena status emas sebagai "pelindung kekayaan" yang banyak dicari di tengah ketidakpastian dan gejolak dunia.

Harga emas mencapai puncaknya pada Agustus 2020, kemudian mulai mengalami penurunan. Namun, penurunan ini tidak membuat logam mulia kembali ke harga pra-pandemi.

Harga emas sekarang tetap cenderung lebih mahal daripada masa-masa sebelum pandemi. Mungkin karena virus Corona masih terus mengkhawatirkan, ditambah dengan situasi perang di Ukraina dan berbagai kekhawatiran ekonomi global lainnya.

Aisha   28 Apr 2022

kak, apakah kenaikan harga emas ini juga dialami oleh logam mulia lainnya, seperti perak dll?

Riki Ardiansyah   29 Apr 2022

Ya, jika kita meninjau grafik harga komoditas hampir semuanya meningkat seusai pecahnya pandemi COVID-19 --termasuk logam mulia perak dll-. Alasannya agak berbeda dengan kenaikan harga emas yang berfungsi sebagai "pelindung kekayaan (safe haven)". Melainkan karena gangguan rantai pasokan global, kendala produksi, dan peningkatan permintaan telah memicu kenaikan harga-harga komoditas secara umum.

Aisha   29 Apr 2022

Bagaimana prospek harga emas setelah lebaran? Yaaa bisa naik ataupun turun. Jawabannya sih tergantung Anda ingin tahu untuk jangka waktu berapa lama, serta Anda ingin tahu untuk tujuan apa?

Dilihat dari kondisi grafik harga emas spot hari ini (10 Mei 2022), emas berpotensi menurun lagi dalam rentang waktu bulanan dan mingguan. Namun, ada kemungkinan menguat dalam rentang waktu harian.

Ini berarti, pasca lebaran 2022 bukanlah waktu yang tepat kalau Anda ingin memborong emas batangan dengan target investasi jangka pendek. Namun, investor jangka panjang (target lebih dari 10 tahun) dapat membeli emas batangan kapan saja dengan cara mencicil tanpa perlu mempedulikan naik-turun harga jangka pendek.

Aisha   10 May 2022

Kapan waktu terbaik untuk melakukan investasi emas?

Sangat Sabar   23 Mar 2022

Di era saat ini semua serba digital, Apa Kelebihan dan Kekurangan Emas Digital?

Eddhy_sabar   22 Mar 2022

Bagaimana prediksi harga emas untuk pekan ini kak?

Putra Adhi   21 Mar 2022

Antara emas vs deposito, mana yang cocok untuk investasi jangka panjang?

Suci Irawati   16 Mar 2022

Kenapa emas disebut sebagai aset safe haven?

Rena Miradi   8 Apr 2022

Apakah emas digital bisa dicetak? bagaimana caranya?

Sasongko San   11 Apr 2022

Baiknya investasi emas digital atau emas batangan (emas real)?

Neni Wahyuni   12 Apr 2022

bagaimana prediksi harga emas menjelang lebaran?

Zaidan Aki   19 Apr 2022

mohon info analisa harga emas hari ini (25 april 2022)? Trims

Sigit Pria   25 Apr 2022

Bagaimana history harga emas dari saat munculnya covid sampai dengan saat ini?

Fikri Bobi   27 Apr 2022

Bagaimana prospek dan proyeksi harga emas usai lebaran ya kak?

Sukri Bambang   9 May 2022
 Kurniawan |  9 Mar 2022

Sekarang ini marak sekali investasi bodong, mohon info dan tips agar terhindar dari investasi bodong min?

Lihat Reply [7]

@Kurniawan: Berikut ini tips agar terhindar dari investasi bodong.

  • Jangan pernah langsung percaya 100% apapun yang Anda dapatkan di internet ataupun medsos.
  • Jangan pernah tergiur oleh investasi apapun walaupun ada keluarga/artis/influencer atau siapapun. Masuklah karena Anda melihat potensi profit didalamnya secara jelas, bukan karena si A, B, atau C.
  • DYOR (Do Your Own Research), lakukan riset sebelum mengambil keputusan. Pelajari dengan detail investasi apa yang ditawarkan, apa produknya, bagaimana cara menghasilkan keuntungan dan apakah realistis terhadap janji yang diberikan.
  • Hindari grup-grup yang terlalu "vulgar" memberikan janji-janji surga. Sesuatu yang kelihatannya terlalu "bagus" (too good to be true) biasanya tidak bagus.
  • Selalu berfikir logis dan kritis.
Kiki R   10 Mar 2022

Skema Ponzi adalah modus penipuan berkedok investasi yang seolah-olah menawarkan profit besar, tetapi sesungguhnya profit yang diberikan kepada investor awal bersumber dari dana setoran investor yang mendaftar belakangan. Di Indonesia, skema ponzi terkenal dengan istilah "money game" dan "member get member". 

Bagaimana cara mengenalinya? Ada beberapa ciri-ciri umum dari skema ponzi, antara lain:

  • Penipu menawarkan profit tetap dalam jumlah fantastis. Hal ini tidak mungkin terjadi pada skema investasi sungguhan, karena selalu ada risiko kerugian yang setara dengan peluang keuntungan. Lembaga regulator sah seperti OJK dan Bappebti juga melarang promosi investasi yang menjanjikan profit tetap.
  • Penipu menawarkan iming-iming "profit tanpa kerja keras" hanya dengan setor dana saja. Padahal, semua skema investasi perlu proses pembelajaran agar investor bisa sukses.
  • Penipu mengharuskan dana setoran pokok "terkunci" atau tidak boleh ditarik selama periode yang panjang. Investor hanya boleh menarik profit saja secara berkala, tetapi tak boleh mengambil dana pokoknya dalam waktu lama. Hal ini karena sebenarnya penipu akan mengoper dana pokok yang tersimpan itu untuk menjadi "profit" bagi investor lain.
  • Penipu biasanya menggunakan istilah-istilah asing yang terkesan elite untuk mendapatkan kepercayaan orang awam, tetapi kesulitan untuk menjelaskan skema investasinya kepada orang yang sudah berpengalaman. Umpamanya penipu punya skema ponzi yang berkedok robot trading, maka para pakar trader dan programmer robot sesungguhnya dapat membongkar kedok tersebut.
Aisha   24 Mar 2022

mohon info tips nya kak agar terhindar dari skema ponzi?
apakah skema ponzi mencangkup semua jenis investasi atau hanya investasi tertentu saja ya kak? Terima kasih

Nana_banana   24 Mar 2022

Skema ponzi bisa menggunakan kedok investasi apa saja, mulai dari forex (robot trading), emas, properti, bahkan tambak udang ataupun kebun kurma. Sudah banyak sekali contoh kasusnya di Indonesia.

Tips agar terhindar dari skema ponzi? Ya, mudah saja. Kenali ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas, kemudian jangan setor dana ada tawaran semacam itu.

Aisha   27 Mar 2022

Tidak ada satu pun diantara ketiganya yang aman untuk pemula. Pemula sebaiknya mengawali dengan belajar berinvestasi, bukan langsung trading. Jika ingin setor modal tanpa belajar dan mau cari aman, maka berinvestasilah pada reksa dana.

Jika sudah belajar dan mau mulai trading, maka sebaiknya berlatihlah pada saham. Lebih baik lagi, cobalah simulasi trading saham dulu. Apabila sudah mahir dalam dunia saham, barulah menjajal forex atau kripto.

Pasar saham lebih mudah diamati dan dipelajari bagi pemula, daripada pasar forex atau kripto yang berskala internasional. Namun, perlu diperhatikan bahwa semuanya sama-sama tidak aman.

Semua aktivitas trading itu mengandung risiko yang sebanding dengan potensi keuntungannya, sehingga kita sendiri yang perlu mengelola risiko (risk management) agar tidak mengalami kerugian di luar batas toleransi kita. Semua calon trader/investor harus memahami ini sebelum mulai trading/berinvestasi apa saja.

Aisha   25 Apr 2022

Apa yang dimaksud dengan skema ponzi dalam investasi dan bagaimana cara mengenalinya?

Nana_banana   22 Mar 2022

antara trading forex, saham dan kripto, manakah yang aman digunakan untuk pemula?

Hairi Nuh   22 Apr 2022
 

Komentar @inbizia

Saya punya 1 dolar as seri 2006 sebanyak 11 lembar, di Semarang ada gak yang menerima penukaran uang dolar lama?
 Tarmadi |  29 Jul 2021
Halaman: Macam Macam Kurs Uang Rupiah Yang Perlu Anda Ketahui
Teman saya katanya punya beberapa ratus lembar dolar US pecahan 100 dolar tahun 2009. Katanya sulit dijual. Benarkah? Atau diduga palsu? 
 Dwiutomo |  15 Sep 2021
Halaman: Macam Macam Kurs Uang Rupiah Yang Perlu Anda Ketahui
Sy punya uang dolar pecahan 100 ribu tahun 1934, kira2 bisa di cairkan atau gak yah..? Atau adakah kolektor yg berminat
 Sugiyono |  31 Mar 2022
Halaman: Macam Macam Kurs Uang Rupiah Yang Perlu Anda Ketahui
ad gan, coba cari aja di mql5. di situ ada banyak robot, mulai dari yang gratis sampe puluhan ribu dolar
 Fery |  3 Jun 2022
Halaman: Keunggulan Dan Kelemahan Robot Trading Forex Ea
iyah gan, awalnya aja sih itu yang bikin bingung, soalnya emang istilah-istilah baru. Tapi benernya konsep dasarnya sama aja koq kayaq deposito bank.

lagian ntar semua prosesnya dijalankan secara otomatis sama sistem koq, selebihnya nasabah cuma perlu klik-klik aja.

Yang penting itu exchanger-nya kudu bener-bener amanah, jangan cuma ambil untung doang terus rug-pull. Apalagi kalau staking di koin-koin micin gitu, hadeeeh.

Tapi setahu ane sih, Triv ini salah satu exchanger amanah sih, udah hampir setahun trading sama staking di sini, ga ada masalah kritis sih menurut ane
 Darto |  30 Jun 2022
Halaman: Cara Dapat Passive Income Di Fitur Staking Triv
Kenapa inflasi dan buruknya data ekonomi Amerika malah bikin dollar menguat? Kenapa investor masih lebih memilih dolar daripada investasi lainnya? Bingung gue
 Marta |  30 Jun 2022
Halaman: Risiko Resesi Global Mencuat Dolar As Menguat
Suku Bunga Deposito
BANK HSBC INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK MEGA BANK RAKYAT INDONESIABANK BTPN BANK RAKYAT INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK RAKYAT INDONESIABNI 46 BANK RAKYAT INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK RAKYAT INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK RAKYAT INDONESIABANK PANIN BANK RAKYAT INDONESIABANK OCBC NISP BANK RAKYAT INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK MANDIRI BANK RAKYAT INDONESIABANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BNI 46 BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BNI 46 BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIA
BANK 12 bulan 12 bulan
  Rupiah USD
BRI 2.30% 0.200%
BNI 46 2.25% 0.200%
BCA 1.90% 0.250%
MANDIRI 2.75% 0.200%
OCBC NISP 3.00% 0.110%
BTPN 4.00% 0.200%
DANAMON 3.15% 0.900%
PANIN 2.85% 0.100%
HSBC INDONESIA 3.50% 0.107%
Lihat Bank Lain
Suku Bunga Kredit
BANK Korporasi Ritel KPR
BRI 8.00% 8.25% 7.25%
BNI 8.00% 8.25% 7.25%
BCA 7.95% 8.20% 7.20%
Mandiri 8.00% 8.25% 7.25%
BTN 8.00% 8.25% 7.25%
OCBC NISP 8.25% 8.50% 8.00%
BTPN 6.08% 9.57% -
Danamon 8.25% 9.00% 8.00%
CIMB Niaga 8.00% 8.75% 7.25%
HSBC Indonesia 6.50% 9.50% 8.50%
Lihat Bank Lain

Kirim Komentar Baru