PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Aksi Ambil Untung Menghantui Dolar AS di Level Ekstrem

Hana Raisa 28 Sep 2023
Dibaca Normal 2 Menit
forex > berita >   #dolar   #dolar-as
Meskipun ekspektasi suku bunga The Fed tetap tinggi, sebagian pelaku pasar memanfaatkan situasi untuk ambil keuntungan dengan menjual Dolar.

Dolar AS Tersandung Aksi Ambil Untung

Pada Kamis (28/September), nilai tukar Dolar AS melemah. Indeks Dolar AS (DXY) jatuh di angka 0.5% sampai kisaran 106.00 selama sesi New York, sehingga mungkin mengakhiri reli yang telah berlangsung sejak pekan lalu.

Data GDP (Produk Domestik Bruto) tumbuh sesuai ekspektasi sebelumnya, yakni 2.1% pada kuartal II/2023. Data klaim pengangguran menunjukkan 204k, lebih baik daripada estimasi konsensus yang diperkirakan 215k. Data Pending Home Sales merosot drastis sampai -7.1% pada Agustus 2023, jauh dari perkiraan pasar yang hanya -0.8%.

Data-data tersebut tidak mengubah persepsi pasar bahwa kondisi perekonomian AS relatif lebih kokoh daripada kawasan lain seperti China dan Eropa. Ekspektasi suku bunga The Fed juga tetap tinggi. Namun, sebagian pelaku pasar memanfaatkan momentum untuk ambil untung dengan menjual Dolar AS.

 

Penguatan Rival Greenback Hanya Sementara

Baik EUR/USD maupun GBP/USD naik lebih dari 0.6% dalam perdagangan intraday. AUD/USD bahkan menembus lebih dari 1.1%. USD/JPY terkoreksi tipis sekitar 0.3% sampai 149.20-an.

Sejumlah analis pasar berpendapat bahwa penguatan rival-rival Dolar AS saat ini kemungkinan hanya rebound sementara karena posisi berbagai pair sudah terlalu ekstrem.

George Vessey mengatakan bahwa kemungkinan sterling turun lebih lanjut dalam beberapa minggu dan beberapa bulan ke depan masih sangat besar. Menurut analis Convera tersebut, kemungkinan yang terjadi adalah rebound jangka pendek atau konsolidasi pada level saat ini. Pasalnya, indikator RSI harian menunjukkan GBP/USD oversold pada kondisi yang ekstrem.

Sementara itu, W. Brad Bechtel dari Jefferies LLC mengatakan bahwa tim mereka juga mengambil keuntungan dari posisi jual GBP/USD sebelum target mereka di 1.2000 karena pergerakan harga agak ekstrem dan USD kritis pada hampir semua parameter. Menurutnya, ada terlalu banyak persamaan dengan apa yang telah dilihat dalam siklus reli USD sebelumnya, terutama dalam kerangka waktu Musim Gugur. Akhirnya, terjadi koreksi signifikan sebelum aksi beli USD berlanjut. Bechtel juga mengungkapkan bahwa timnya sekarang sedang menunggu koreksi USD tersebut.

Para trader kini menunggu pidato Jerome Powell yang dijadwalkan malam ini serta rilis data indeks harga PCE besok. Kedua data tersebut berpeluang kecil untuk mengubah ekspektasi suku bunga The Fed, kecuali jika situasi aktual menyimpang terlalu jauh dari perkiraan pasar.

Terkait Lainnya
Kategori Terkait
 
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 21 jam lalu, #Forex Fundamental

GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 21 jam lalu, #Forex Teknikal

EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 23 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 23 jam lalu, #Emas Fundamental

Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 1 hari, #Saham Indonesia

Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 1 hari, #Saham Indonesia

Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 1 hari, #Saham Indonesia



Kirim Komentar Baru