Kiat Bisnis Online Saat New Normal


Wahyudi 22 Oct 2020 570Dibaca Normal 15 Menit

Meskipun pandemi Corona menghantam berbagai sektor usaha, bisnis online yang Anda kelola harus bertahan dengan melakukan beragam adaptasi. Bagaimana caranya?



Pandemi virus corona yang berlangsung cukup lama berpengaruh besar pada pergerakan ekonomi dunia. Tidak hanya industri besar bisnis berkembang bahkan rumahan juga terpengaruh. Banyak usaha yang harus tutup karena kehabisan modal dan sebagainya.

Masa new normal atau tatanan hidup baru memberi harapan baru bagi dunia usaha. Meski tidak dapat kembali normal seperti sebelum pandemi, dunia bisnis dapat mulai bangkit sedikit demi sedikit. Bisnis online adalah solusi menjalankan bisnis dengan tetap melakukan protokol kesehatan. Transaksi secara online dapat mengurangi interaksi yang dapat menjadi sarana penyebaran virus.

 

 

Apakah Bisnis Anda Siap Untuk Menghadapi Kondisi New Nomal?

Menemukan cara untuk kembali bisa bekerja dan tetap produktif saat dunia bergumul dengan krisis akibat pandemic COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya bisa membuat pebisnis frustasi.

Namun dengan mengikuti saran protokol kesehatan, rutin menyimak ulasan pakar kesehatan, pejabat setempat, dan kerjasama yang baik antara Anda dengan pelanggan/pembeli online, Anda dapat mengembangkan dan menerapkan protokol dan prosedur kerja dalam kondisi new normal dengan baik.

Prosedur kerja baru ini yang akan membantu Anda melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan sambil memastikan bisnis Anda siap menghadapi kondisi apapun — dan terus berkembang sambil memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi bagi bisnis online Anda.

Kiat Bisnis Jualan Online Saat New Normal

Wabah COVID-19 telah mempercepat pertumbuhan belanja online selama beberapa bulan terakhir dimana saat pandemi banyak sekali terdapat pembatasan (PSBB) sehingga banyak terjadi perubahan perilaku konsumen. Hal ini terutama terjadi di Indonesia di mana 24% populasinya adalah kaum milenial.



Selain itu, segmen pelanggan baru, seperti lansia mulai terbiasa, dan sekarang lebih mudah menerima dan terbiasa dengan kenyamanan belanja online.

Survei terbaru menemukan bahwa 40% pembeli online baru mengatakan mereka akan tetap menggunakan e-commerce bahkan setelah wabah selesai. Banyak pebisnis telah menangkap peluang tersebut dengan menyiapkan kehadiran bisnis online mereka untuk meningkatkan penjualan.

Data lembaga survey TrustRadius menemukan bahwa usaha kecil menengah dengan 10 hingga 50 karyawan semakin mencari solusi perangkat lunak eCommerce di tengah pandemi. Kondisi pandemic saat ini juga membuka peluang di masa depan dimana kelak diprediksi perusahaan besar dengan ribuan karyawan akan semakin berkurang.

Sebagai gantinya, UKM yang berawal dari bisnis online dengan karyawan 10-50 orang saja akan makin banyak jumlahnya dengan skala global. Semua itu bisa terjadi berkat kemajuan teknologi yang memudahkan transaksi tanpa batas. Inilah mengapa berbagai bisnis yang sebelumnya dijalankan secara konvensional didorong untuk ke arah penjualan online. Seperti warung makan agar tidak menerima atau membatasi pembelian makan di tempat. 

 

Kiat Bisnis Berjualan Online Di Masa New Normal

Tentu butuh waktu untuk membiasakan melakukan penjualan secara online. Untuk itu, terapkan langkah-langkah berikut.

Buat Rencana Keuangan Setahun Pertama

Untuk memulai kembali bisnis di masa new normal, pertama buatlah rencana keuangan untuk setahun pertama. Semisal Anda sudah pernah membuatnya, tentu perlu ada penyesuaikan di masa new normal, baik perkiraan anggaran yang perlu dikeluarkan dan perkiraan penjualan yang dihasilkan.

Rencana keuangan ini penting dalam memulai kembali bisnis untuk menghindari kemungkinan kerugian di masa depan. Jangan lupa untuk membuat rencana cadangan atau plan B yang dapat diambil jika rencana awal tidak berjalan lancar.

Pertama, catat pendapatan dan pengeluaran Anda setiap hari. Kedua, identifikasi perubahan yang terjadi pada anggaran Anda. Misalnya, ketika pandemi dimulai, banyak perusahaan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah, yang mengakibatkan berkurangnya waktu di kantor dan lebih banyak waktu di rumah.

bisnis online di masa new normal

(Baca Juga: Keuangan Anda Sudah Kokoh? Cek Dulu Daftar Berikut)

Dalam situasi ini, pengeluaran terkait transportasi seharusnya berkurang. Namun, ada juga yang kurang percaya diri naik angkutan umum dan memilih menggunakan kendaraan pribadi, sehingga mengeluarkan lebih banyak untuk bensin, tol dan biaya parkir.

Faktor lainnya adalah masker wajah, hand sanitizer dan barang-barang terkait kesehatan lainnya yang sudah menjadi kebutuhan. Biaya yang terkait dengan ini seharusnya sudah naik. Atau tidak? Ingat saja, kesehatan adalah aset yang tak ternilai harganya. Semua faktor ini diperlukan untuk membuat anggaran yang akurat.

Ketiga, pisahkan kebutuhan dari keinginan. Apa kebutuhan itu? Sesuatu yang penting, sesuatu yang akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk hidup. Di era media sosial tanpa henti dan akses pinjaman yang lebih mudah ini, sebagian orang cenderung salah mengira keinginan sebagai kebutuhan.

Setelah mengalami pembatasan sosial berskala besar dan ketidakpastian yang meningkat saat musim pandemi seperti ini, sudah sepatutnya Anda dapat membedakan keduanya dan memprioritaskan mana yang paling penting.

Anda belum punya anggaran untuk ditinjau setelah masa new normal ini? Tenang saja, Anda belum terlambat untuk mulai membuatnya.

 

Selalu Siap Dengan Hal-hal Yang Tak Terduga

Dalam kondisi new normal, tidak mungkin bagi siapa pun untuk membuat pernyataan dengan keyakinan dan akurasi 100%. Perusahaan saat ini memilih untuk bekerja dari jarak jauh atau Bekerja dari Rumah (WFH) dan telah menerapkan infrastruktur dan kebijakan yang memungkinkan untuk mendukung hal ini.

Dalam menjalankan bisnis, Anda juga harus siap dengan segala kemungkinan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini banyak hal bisa terjadi, karena itu penting untuk penyiapkan strategi untuk menghadapi hal tidak terduga. Hal tidak terduga ini bisa karena pengaruh regulasi atau aturan pemerintah terkait ekonomi maupun faktor ekonomi makro.

uang darurat

(Baca Juga: Pentingnya Siapkan Dana Darurat)

Hal tidak terduga tersebut seperti jika pandemi semakin parah dan harus melakukan karantina wilayah. Maka harus siap untuk menjalankan bisnis dengan segala aturan pembatasan, mencari inovasi untuk dapat menjalankan bisnis sebaik mungkin.

 

Lakukan Diversifikasi Bisnis

Diversifikasi dapat menjadi salah satu metode untuk menghadapi kesulitan bisnis. Diversifikasi adalah upaya memperluas target penjualan atau menargetkan pelanggan yang lebih beragam. Mengunakan metode diversifikasi bisnis dapat membantu meminimalisir kerugian akibat risiko tidak laku.

Metode diversifikasi dapat dilakukan dengan cara menambah atau mengubah produk Anda. Bisa pula dengan inovasi menghadirkan produk serupa dengan tampilan lebih menarik dan sebagainya. Cara memberikan alternatif pada pembeli untuk tetap memilih membeli di tempat Anda.

Achmad Yurianto, juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan, New Normal merupakan tindakan nyata untuk mempraktikkan hidup lebih sehat dengan memperhatikan kesehatan diri dan lingkungan. Saat yang tepat untuk menciptakan budaya gaya hidup yang lebih sehat karena New Normal membutuhkan adaptasi dengan situasi ini.

diversifikasi bisnis

(Baca Juga: 5 Tips Diversifikasi Portfolio Investasi)

Orang-orang disarankan untuk menjaga diri dengan terus berlatih menjaga kebersihan, olahraga, tidur yang cukup, nutrisi, dan memakai masker untuk menciptakan kesadaran kolektif untuk hidup sehat.

Kondisi ini, bagi Anda yang kreatif bisa memunculkan ide baru yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha atau menjadikannya sebagai bagian dari diversifikasi bisnis Anda. Menyediakan, menjual dan memproduksi makanan kesehatan dan alat penunjang kesehatan salah satu contohnya.

 

Jangan Bergantung Pada Satu Vendor

Jangan sampai usaha Anda menjadi terhambat karena hanya mengandalkan satu vendor saja. Anda harus memiliki alternatif untuk menjaga usaha Anda tetap berjalan dan tidak terhambat. Jika terjadi hal yang membuat satu vendor tidak bisa atau berhenti menyuplai barang, Anda masih bisa mendapatkan dari vendor lain.

Kondisi new normal tidak menjamin iklim bisnis juga normal. Pandemi yang belum sepenuhnya berakhir membuat iklim bisnis antara supplier/vendor dan pelaku usaha juga terganggu. Oleh karena itu, Anda tidak boleh mengandalkan satu vendor saja dalam berbisnis kondisi new normal saat ini.

Ingat, vendor Anda bisa jadi terganggu supply barang kebutuhan dasar yang Anda butuhkan akibat berbagai pembatasan yang mungkin saja masih ada di lokasi lain atau sektor bisnis lainnya.

 

Jangan Sampai Kehabisan Uang Tunai

Lancar tidaknya transaksi keuangan sebuah usaha dapat berdampak pada reputasi bisnis Anda. Misalkan jika Anda terlambat melakukan pembayaran pada karyawan atau vendor maka akan dipandang buruk. Meskipun penjualan online lebih banyak melalui transaksi elektronik, uang tunai tetap dibutuhkan untuk jaga-jaga saat dibutuhkan setiap waktu.

Dalam kondisi yang tidak pasti seperti saat ini, hindari pengeluaran atau investasi yang beresiko seperti forex. Jika ingin terjun ke forex, sebaiknya pelajari dulu resiko serta untung-ruginya. 

Akan lebih baik dan aman jika Anda menyimpan penghasilan dalam bentuk uang tunai, ibarat prinsip cash is a king. Prinsip ini cocok untuk menghindari kerugian akibat investasi atau pengeluaran dalam kondisi pasar yang tidak stabil. Jika ingin investasi, pilih obligasi yang risikonya paling rendah. 

investasi di masa new normal

(Baca Juga: Peluang Cuan, Begini Cara Investasi Obligasi)

 

Kiat Berbisnis Di Saat New Normal

Ada banyak bisnis yang pendapatannya anjlok bahkan mengalami kebangkrutan karena Pandemi virus corona. Hal tersebut karena ketidakmampuan menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu.Terutama saat kebijakan karantina wilayah atau lockdown dilakukan. Hampir semua aktivitas ekonomi berhenti yang tentu mengakibatkan kerugian yang besar.

Ketika kehidupan mulai berangsur membaik dengan penerapan kehidupan normal baru atau new normal, aktivitas ekonomi kembali dimulai. Sebagaimana kehiduan normal baru, bisnis yang Anda jalankan harus memenuhi aturan-aturan sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Namun sayangnya ada yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan banyaknya perubahan. Terlebih yang sebelumnya menjalankan bisnis secara konvensional. Mau tidak mau mereka harus berusaha memulai untuk melakukan bisnis secara online untuk hasil maksimal. Untuk itu, berikut kiat menjalankan bisnis jualan online di tengah new normal:

 

Kelola Arus Kas Dengan Baik

Tidak jauh dari menjalankan bisnis pada umumnya, yang pertama harus dilakukan adalah mengelola arus kas dengan baik. Pahami pengaturan keuangan berupa pengeluaran dan pendapatan, catat setiap uang masuk dan keluar untuk melihat perkembangan bisnis Anda. Yang perlu diperhatikan jenis pengeluaran baru setelah memulai penjualan secara online.

mengelola gaji bisnis new normal

(Baca Juga: Tips Mengelola Gaji Di Tengah Wabah Corona)

 

Siapkan Dana Darurat

Saat new normal seperti ini, Anda perlu persiaan dana darurat, baik untuk keperluan pribadi maupun usaha online Anda. Mulainya dari mana? Setelah menilai (review) kembali pengeluaran Anda untuk anggaran tersebut, Anda dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang berapa banyak yang dibutuhkan untuk menutupi kebutuhan pokok bulanan Anda.

Berapa yang dibutuhkan untuk keadaan darurat? Setidaknya, Anda perlu memiliki dana untuk menutupi kebutuhan dasar Anda selama tiga bulan. Lebih baik lagi jika dana tersebut cukup untuk enam bulan, dan yang terbaik adalah mencakup 12 bulan.

Tidak ada ruginya untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra, karena kita tahu semuanya bisa berubah dalam hitungan detik. Dimana menaruh dana darurat tersebut? Simpan dana Anda di tempat atau instrumen yang tidak terpengaruh oleh volatilitas pasar, tanpa biaya administrasi (jika memungkinkan) dan dapat ditarik kapan saja.

 

Jangan Menyatukan Keuangan Bisnis Dengan Pribadi

Sekecil apapun bisnis yang Anda jalankan, jangan pernah menyatukan uang pribadi dengan uang bisnis. Keuangan bisnis harus digunakan untuk kepentingan bisnis bukan untuk digunakan kebutuhan pribadi. Sebaliknya jangan begitu saja menggunakan uang pribadi untuk kebutuhan bisnis tanpa perhitungan yang jelas.

Hal ini demi kemajuan bisnis usaha yang Anda jalankan. Selain mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, konsistensi penggunaan uang ini sangat penting untuk dilakukan.

 

Jaga Hubungan Bisnis Dengan Pelanggan

Di masa yang sulit seperti sekarang, jangan sampai Anda kehilangan pelanggan walau hanya satu orang. Caranya dengan memberikan pelayanan terbaik dan tidak mengecewakan pelanggan. Hal ini termasuk dalam strategi marketing yakni konsep word of mouth.

Dalam penjualan online misalnya penting untuk siaga melayani pesan atau pertanyaan melalui direct message (DM). Dengan tidak diabaikan pelanggan akan merasa senang untuk kembali membeli produk Anda.

 

Jangan Takut Mencoba Peluang Baru

Meski situasi tampak sulit, jangan takut untuk mengambil peluang jika ada. Selama relevan dengan bisnis Anda mencoba mengambil peluang baru tidak masalah. Hal tersebut baik untuk memperluas pangsa pasar dengan target baru.

Dengan mengambil peluang dan menargetkan pelanggan baru, Anda dapat meminimalisir kerugian akibat rendahnya pembelian.

ide bisnis online tanpa modal

(Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Modal)

 

Jaga Stabilitas Perkembangan Bisnis Dengan Pinjaman Modal Usaha

Setelah sempat terhenti karena pandemi, bukan tidak mungkin modal Anda habis atau berkurang. Jangan sampai hal tersebut menganggu perkembangan bisnis Anda. Kembalikan stabilitas bisnis dengan penambahan modal. Ambilah pinjaman modal usaha untuk menjaga stabilitas usaha namun lakukan perhitungan yang tepat supaya tidak salah langkah.

Saat ini ada banyak layanan finansial yang menyediakan pinjaman khususnya untuk modal usaha. Namun jangan sampai salah memilih, periksa kredibilitasnya, bunga yang harus dibayar dan sebagainya. Jangan sampai pinjaman ini nantinya merugikan untuk usaha Anda.

 

Adaptasi Pada Bisnis Online Saat New Normal

Terlepas Anda baru mengenal bisnis online atau telah mengoptimalkan saluran online sebelum wabah COVID-19, akan ada banyak tantangan baru mengingat persaingan yang lebih ketat antar sesama pebisnis online untuk berebut market yang seolah tak terbatas.

Oleh karena itu, di bawah ini ada beberapa adaptasi yang dapat diterapkan pada bisnis online Anda agar bisa menang dalam menjalani bisnis online saat kondisi new normal tersebut:

 

Tingkatkan Pengalaman Berkesan Saat Belanja Di Toko Anda

Belanja di dalam toko hadir dengan keistimewaannya sendiri. Pengalaman menyentuh dan merasakan produk secara fisik di toko offline tidak mungkin ditiru di toko digital. Membeli pakaian atau barang elektronik baru tanpa pernah mencobanya, pada awalnya dapat menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian pelanggan.

Perubahan gaya belanja ini perlu edukasi dan pengalaman yang berkesan. Memberikan informasi produk yang terperinci sekarang menjadi lebih penting dari sebelumnya. Jika Anda menjual toko pakaian, cobalah meniru pengalaman berbelanja di dalam toko secara online dengan media interaktif seperti video, untuk menunjukkan tampilan produk yang berbeda dari berbagai sudut pandang.

promosi online di masa new normal

(Baca Juga: Cara Jitu Mempromosikan Usaha Secara Online)

Pertimbangkan juga untuk membuat halaman untuk setiap produk Anda dan menyisipkan foto interaktif untuk setiap variasi yang berbeda (misalnya warna, ukuran). Jika Anda menjual gadget dan elektronik, pertimbangkan untuk melampirkan panduan cara kerja dalam format video dan menyematkan konten buatan pengguna ke halaman produk Anda.

Selain itu, menyertakan ulasan dan testimonial di halaman produk Anda untuk meyakinkan calon pelanggan tentang kualitas produk dan layanan juga disarankan.

 

Bangun Navigasi Yang Mudah Untuk Memandu Pelanggan

Karena Anda ingin pelanggan bisa dengan mudah menjelajahi toko Anda, berikan lebih banyak panduan dengan chat langsung atau pesan pop-up untuk memandu pelanggan mulai dari mencari produk hingga check-out. Pertimbangkan untuk menambahkan rekomendasi produk jika produk yang dimaksud sudah habis.

Ada sejumlah pembuat e-Commerce yang dapat Anda pilih, untuk membantu Anda membangun sebuah toko online dengan berbagai fitur menarik dengan cara meniru pengalaman berbelanja di dalam toko lain yang lebih dulu populer. Opsi pembuat e-niaga populer yang bisa Anda pertimbangkan diantaranya adalah Shopify, WooCommerce, Magento, dan Opencart.

 

Sediakan Berbagai Pilihan Metode Pembayaran

Salah satu aspek paling menantang dari perdagangan online di Indonesia adalah seputar penerimaan pembayaran. Data internal berbagai lembaga survey menunjukkan bahwa pasar pembayaran Indonesia terfragmentasi, dengan preferensi berbeda yang mencakup lebih dari 17,508 pulau di seluruh nusantara.

Transfer bank memegang mayoritas pemakaian dengan sekitar 70-75% dari total transaksi online dilakukan melalui saluran tersebut. Pembayaran e-Wallet, dengan aplikasi seluler dan pembayaran tunai tradisional melalui gerai ritel masing-masing menghasilkan 10-15% dan 5-10% dari transaksi e-niaga.

Menurut Bank Indonesia, penetrasi kartu kredit di dalam negeri sekitar 2%, sehingga tidak mengherankan jika pembayaran kartu kredit hanya menampung 5-10% dari transaksi e-Commerce. Preferensi pelanggan dalam metode pembayaran juga bergantung pada ukuran keranjang. Berikut fakta-fakta soal beragam metode pembayaran: 

  • e-Wallet paling banyak digunakan untuk item tiket rendah hingga menengah, seperti F&B dan fashion
  • Kartu kredit/debit paling banyak digunakan untuk barang dengan harga yang lebih tinggi, seperti gadget dan elektronik
  • Kredit tanpa kartu yang digunakan untuk barang-barang dengan harga tinggi yang bisa digunakan untuk membayar dengan skema cicilan.

Dengan transaksi e-niaga dan daring, dan berbagai tawaran alternative skema pembayaran, maka tingkat kunjungan ke toko online Anda bisa naik mencapai 70%. Metode pembayaran ini penting bagi pembeli untuk meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan dalam berbelanja.

mobile payment untuk masa new normal

(Baca Juga: Alasan Utama UKM Perlu Menggunakan Mobile Payment)

 

Kebijakan Pengembalian Barang Yang Fleksibel

Meningkatkan pengalaman belanja bagi pelanggan di eCommerce adalah salah satu hal yang paling penting, dan satu aspek penting untuk meyakinkan pelanggan adalah menawarkan pelanggan untuk mengembalikan barang jika terjadi masalah atau jika mereka tidak menyukai produk tersebut.

Jika Anda mempertimbangkan untuk menawarkan kebijakan pengembalian barang, penting untuk membuat aturan secara jelas dan lugas. Pastikan semua ketentuan sudah diinformasikan dengan baik kepada pelanggan, seperti batas waktu pengembalian (30 hari, kebijakan 60 hari), biaya pengiriman dan pengembalian, serta proses pengembalian uang.

Meskipun kebijakan pengembalian barang dapat efektif dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, pastikan prosesnya cepat dan tidak berbelit. 72% pelanggan online berharap menerima pengembalian dana dalam waktu 5 hari setelah pengembalian barang, jadi penjual online memerlukan sistem untuk memproses pembayaran secara instan sehingga proses retur barang bisa cepat diselesaikan.

 

Ulasan di atas adalah kiat bisnis jualan online di masa new normal yang bisa Anda coba lakukan. Disamping tips diatas, satu hal terpenting adalah konsistensi Anda untuk menjaga kualitas produk. Kepuasan pelanggan atas barang yang diterima akan membuat mereka membeli kembali, adanya pelanggan setia ini sangat penting untuk bisnis penjualan secara online.

Kalkulator KPR

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros
Kirim Komentar/Reply Baru
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
Linlindua   28 Apr 2021   258  
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Wahyudi   31 Mar 2021   546  
Cara Menghasilkan Uang Dari TikTok Untuk Pemula
Cara Menghasilkan Uang Dari TikTok Untuk Pemula
Wahyudi   29 Mar 2021   589  
Intip 5 Potret Peluang Usaha Minim Pesaing
Intip 5 Potret Peluang Usaha Minim Pesaing
Wahyudi   28 Feb 2021   425  
Strategi Digital Marketing Untuk UKM Pemula
Strategi Digital Marketing Untuk UKM Pemula
Linlindua   31 Dec 2020   405  
Cara Jitu Mempromosikan Usaha Secara Online
Cara Jitu Mempromosikan Usaha Secara Online
Wahyudi   15 Oct 2020   320