Kiat Bisnis Online Saat New Normal

Wahyudi 22 Oct 2020 364
Dibaca Normal 15 Menit

Meskipun pandemi Corona menghantam berbagai sektor usaha, bisnis online yang Anda kelola harus bertahan dengan melakukan beragam adaptasi. Bagaimana caranya?



Pandemi virus corona yang berlangsung cukup lama berpengaruh besar pada pergerakan ekonomi dunia. Tidak hanya industri besar bisnis berkembang bahkan rumahan juga terpengaruh. Banyak usaha yang harus tutup karena kehabisan modal dan sebagainya.

Masa new normal atau tatanan hidup baru memberi harapan baru bagi dunia usaha. Meski tidak dapat kembali normal seperti sebelum pandemi, dunia bisnis dapat mulai bangkit sedikit demi sedikit. Bisnis online adalah solusi menjalankan bisnis dengan tetap melakukan protokol kesehatan. Transaksi secara online dapat mengurangi interaksi yang dapat menjadi sarana penyebaran virus.

 

 

Apakah Bisnis Anda Siap Untuk Menghadapi Kondisi New Nomal?

Menemukan cara untuk kembali bisa bekerja dan tetap produktif saat dunia bergumul dengan krisis akibat pandemic COVID-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya bisa membuat pebisnis frustasi.

Namun dengan mengikuti saran protokol kesehatan, rutin menyimak ulasan pakar kesehatan, pejabat setempat, dan kerjasama yang baik antara Anda dengan pelanggan/pembeli online, Anda dapat mengembangkan dan menerapkan protokol dan prosedur kerja dalam kondisi new normal dengan baik.

Prosedur kerja baru ini yang akan membantu Anda melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan sambil memastikan bisnis Anda siap menghadapi kondisi apapun — dan terus berkembang sambil memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi bagi bisnis online Anda.

Kiat Bisnis Jualan Online Saat New Normal

Wabah COVID-19 telah mempercepat pertumbuhan belanja online selama beberapa bulan terakhir dimana saat pandemi banyak sekali terdapat pembatasan (PSBB) sehingga banyak terjadi perubahan perilaku konsumen. Hal ini terutama terjadi di Indonesia di mana 24% populasinya adalah kaum milenial.



Selain itu, segmen pelanggan baru, seperti lansia mulai terbiasa, dan sekarang lebih mudah menerima dan terbiasa dengan kenyamanan belanja online.

Survei terbaru menemukan bahwa 40% pembeli online baru mengatakan mereka akan tetap menggunakan e-commerce bahkan setelah wabah selesai. Banyak pebisnis telah menangkap peluang tersebut dengan menyiapkan kehadiran bisnis online mereka untuk meningkatkan penjualan.

Data lembaga survey TrustRadius menemukan bahwa usaha kecil menengah dengan 10 hingga 50 karyawan semakin mencari solusi perangkat lunak eCommerce di tengah pandemi. Kondisi pandemic saat ini juga membuka peluang di masa depan dimana kelak diprediksi perusahaan besar dengan ribuan karyawan akan semakin berkurang.

Sebagai gantinya, UKM yang berawal dari bisnis online dengan karyawan 10-50 orang saja akan makin banyak jumlahnya dengan skala global. Semua itu bisa terjadi berkat kemajuan teknologi yang memudahkan transaksi tanpa batas. Inilah mengapa berbagai bisnis yang sebelumnya dijalankan secara konvensional didorong untuk ke arah penjualan online. Seperti warung makan agar tidak menerima atau membatasi pembelian makan di tempat. 

 

Kiat Bisnis Berjualan Online Di Masa New Normal

Tentu butuh waktu untuk membiasakan melakukan penjualan secara online. Untuk itu, terapkan langkah-langkah berikut.

Buat Rencana Keuangan Setahun Pertama

Untuk memulai kembali bisnis di masa new normal, pertama buatlah rencana keuangan untuk setahun pertama. Semisal Anda sudah pernah membuatnya, tentu perlu ada penyesuaikan di masa new normal, baik perkiraan anggaran yang perlu dikeluarkan dan perkiraan penjualan yang dihasilkan.

Rencana keuangan ini penting dalam memulai kembali bisnis untuk menghindari kemungkinan kerugian di masa depan. Jangan lupa untuk membuat rencana cadangan atau plan B yang dapat diambil jika rencana awal tidak berjalan lancar.



Pertama, catat pendapatan dan pengeluaran Anda setiap hari. Kedua, identifikasi perubahan yang terjadi pada anggaran Anda. Misalnya, ketika pandemi dimulai, banyak perusahaan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah, yang mengakibatkan berkurangnya waktu di kantor dan lebih banyak waktu di rumah.

bisnis online di masa new normal

(Baca Juga: Keuangan Anda Sudah Kokoh? Cek Dulu Daftar Berikut)

Dalam situasi ini, pengeluaran terkait transportasi seharusnya berkurang. Namun, ada juga yang kurang percaya diri naik angkutan umum dan memilih menggunakan kendaraan pribadi, sehingga mengeluarkan lebih banyak untuk bensin, tol dan biaya parkir.

Faktor lainnya adalah masker wajah, hand sanitizer dan barang-barang terkait kesehatan lainnya yang sudah menjadi kebutuhan. Biaya yang terkait dengan ini seharusnya sudah naik. Atau tidak? Ingat saja, kesehatan adalah aset yang tak ternilai harganya. Semua faktor ini diperlukan untuk membuat anggaran yang akurat.

Ketiga, pisahkan kebutuhan dari keinginan. Apa kebutuhan itu? Sesuatu yang penting, sesuatu yang akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk hidup. Di era media sosial tanpa henti dan akses pinjaman yang lebih mudah ini, sebagian orang cenderung salah mengira keinginan sebagai kebutuhan.

Setelah mengalami pembatasan sosial berskala besar dan ketidakpastian yang meningkat saat musim pandemi seperti ini, sudah sepatutnya Anda dapat membedakan keduanya dan memprioritaskan mana yang paling penting.

Anda belum punya anggaran untuk ditinjau setelah masa new normal ini? Tenang saja, Anda belum terlambat untuk mulai membuatnya.

 

Selalu Siap Dengan Hal-hal Yang Tak Terduga

Dalam kondisi new normal, tidak mungkin bagi siapa pun untuk membuat pernyataan dengan keyakinan dan akurasi 100%. Perusahaan saat ini memilih untuk bekerja dari jarak jauh atau Bekerja dari Rumah (WFH) dan telah menerapkan infrastruktur dan kebijakan yang memungkinkan untuk mendukung hal ini.



Dalam menjalankan bisnis, Anda juga harus siap dengan segala kemungkinan. Apalagi di tengah pandemi seperti saat ini banyak hal bisa terjadi, karena itu penting untuk penyiapkan strategi untuk menghadapi hal tidak terduga. Hal tidak terduga ini bisa karena pengaruh regulasi atau aturan pemerintah terkait ekonomi maupun faktor ekonomi makro.

uang darurat

(Baca Juga: Pentingnya Siapkan Dana Darurat)

Hal tidak terduga tersebut seperti jika pandemi semakin parah dan harus melakukan karantina wilayah. Maka harus siap untuk menjalankan bisnis dengan segala aturan pembatasan, mencari inovasi untuk dapat menjalankan bisnis sebaik mungkin.

 

Lakukan Diversifikasi Bisnis

Diversifikasi dapat menjadi salah satu metode untuk menghadapi kesulitan bisnis. Diversifikasi adalah upaya memperluas target penjualan atau menargetkan pelanggan yang lebih beragam. Mengunakan metode diversifikasi bisnis dapat membantu meminimalisir kerugian akibat risiko tidak laku.

Metode diversifikasi dapat dilakukan dengan cara menambah atau mengubah produk Anda. Bisa pula dengan inovasi menghadirkan produk serupa dengan tampilan lebih menarik dan sebagainya. Cara memberikan alternatif pada pembeli untuk tetap memilih membeli di tempat Anda.

Achmad Yurianto, juru bicara Kementerian Kesehatan mengatakan, New Normal merupakan tindakan nyata untuk mempraktikkan hidup lebih sehat dengan memperhatikan kesehatan diri dan lingkungan. Saat yang tepat untuk menciptakan budaya gaya hidup yang lebih sehat karena New Normal membutuhkan adaptasi dengan situasi ini.

diversifikasi bisnis

(Baca Juga: 5 Tips Diversifikasi Portfolio Investasi)



Orang-orang disarankan untuk menjaga diri dengan terus berlatih menjaga kebersihan, olahraga, tidur yang cukup, nutrisi, dan memakai masker untuk menciptakan kesadaran kolektif untuk hidup sehat.

Kondisi ini, bagi Anda yang kreatif bisa memunculkan ide baru yang bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha atau menjadikannya sebagai bagian dari diversifikasi bisnis Anda. Menyediakan, menjual dan memproduksi makanan kesehatan dan alat penunjang kesehatan salah satu contohnya.

 

Jangan Bergantung Pada Satu Vendor

Jangan sampai usaha Anda menjadi terhambat karena hanya mengandalkan satu vendor saja. Anda harus memiliki alternatif untuk menjaga usaha Anda tetap berjalan dan tidak terhambat. Jika terjadi hal yang membuat satu vendor tidak bisa atau berhenti menyuplai barang, Anda masih bisa mendapatkan dari vendor lain.

Kondisi new normal tidak menjamin iklim bisnis juga normal. Pandemi yang belum sepenuhnya berakhir membuat iklim bisnis antara supplier/vendor dan pelaku usaha juga terganggu. Oleh karena itu, Anda tidak boleh mengandalkan satu vendor saja dalam berbisnis kondisi new normal saat ini.

Ingat, vendor Anda bisa jadi terganggu supply barang kebutuhan dasar yang Anda butuhkan akibat berbagai pembatasan yang mungkin saja masih ada di lokasi lain atau sektor bisnis lainnya.

 

Jangan Sampai Kehabisan Uang Tunai

Lancar tidaknya transaksi keuangan sebuah usaha dapat berdampak pada reputasi bisnis Anda. Misalkan jika Anda terlambat melakukan pembayaran pada karyawan atau vendor maka akan dipandang buruk. Meskipun penjualan online lebih banyak melalui transaksi elektronik, uang tunai tetap dibutuhkan untuk jaga-jaga saat dibutuhkan setiap waktu.

Dalam kondisi yang tidak pasti seperti saat ini, hindari pengeluaran atau investasi yang beresiko seperti forex. Jika ingin terjun ke forex, sebaiknya pelajari dulu resiko serta untung-ruginya. 

Akan lebih baik dan aman jika Anda menyimpan penghasilan dalam bentuk uang tunai, ibarat prinsip cash is a king. Prinsip ini cocok untuk menghindari kerugian akibat investasi atau pengeluaran dalam kondisi pasar yang tidak stabil. Jika ingin investasi, pilih obligasi yang risikonya paling rendah. 

investasi di masa new normal

(Baca Juga: Peluang Cuan, Begini Cara Investasi Obligasi)

 

Kiat Berbisnis Di Saat New Normal

Ada banyak bisnis yang pendapatannya anjlok bahkan mengalami kebangkrutan karena Pandemi virus corona. Hal tersebut karena ketidakmampuan menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu.Terutama saat kebijakan karantina wilayah atau lockdown dilakukan. Hampir semua aktivitas ekonomi berhenti yang tentu mengakibatkan kerugian yang besar.

Ketika kehidupan mulai berangsur membaik dengan penerapan kehidupan normal baru atau new normal, aktivitas ekonomi kembali dimulai. Sebagaimana kehiduan normal baru, bisnis yang Anda jalankan harus memenuhi aturan-aturan sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Namun sayangnya ada yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan banyaknya perubahan. Terlebih yang sebelumnya menjalankan bisnis secara konvensional. Mau tidak mau mereka harus berusaha memulai untuk melakukan bisnis secara online untuk hasil maksimal. Untuk itu, berikut kiat menjalankan bisnis jualan online di tengah new normal:

 

Kelola Arus Kas Dengan Baik

Tidak jauh dari menjalankan bisnis pada umumnya, yang pertama harus dilakukan adalah mengelola arus kas dengan baik. Pahami pengaturan keuangan berupa pengeluaran dan pendapatan, catat setiap uang masuk dan keluar untuk melihat perkembangan bisnis Anda. Yang perlu diperhatikan jenis pengeluaran baru setelah memulai penjualan secara online.

mengelola gaji bisnis new normal

(Baca Juga: Tips Mengelola Gaji Di Tengah Wabah Corona)

 

Siapkan Dana Darurat

Saat new normal seperti ini, Anda perlu persiaan dana darurat, baik untuk keperluan pribadi maupun usaha online Anda. Mulainya dari mana? Setelah menilai (review) kembali pengeluaran Anda untuk anggaran tersebut, Anda dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang berapa banyak yang dibutuhkan untuk menutupi kebutuhan pokok bulanan Anda.

Berapa yang dibutuhkan untuk keadaan darurat? Setidaknya, Anda perlu memiliki dana untuk menutupi kebutuhan dasar Anda selama tiga bulan. Lebih baik lagi jika dana tersebut cukup untuk enam bulan, dan yang terbaik adalah mencakup 12 bulan.

Tidak ada ruginya untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra, karena kita tahu semuanya bisa berubah dalam hitungan detik. Dimana menaruh dana darurat tersebut? Simpan dana Anda di tempat atau instrumen yang tidak terpengaruh oleh volatilitas pasar, tanpa biaya administrasi (jika memungkinkan) dan dapat ditarik kapan saja.

 

Jangan Menyatukan Keuangan Bisnis Dengan Pribadi

Sekecil apapun bisnis yang Anda jalankan, jangan pernah menyatukan uang pribadi dengan uang bisnis. Keuangan bisnis harus digunakan untuk kepentingan bisnis bukan untuk digunakan kebutuhan pribadi. Sebaliknya jangan begitu saja menggunakan uang pribadi untuk kebutuhan bisnis tanpa perhitungan yang jelas.

Hal ini demi kemajuan bisnis usaha yang Anda jalankan. Selain mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran, konsistensi penggunaan uang ini sangat penting untuk dilakukan.

 

Jaga Hubungan Bisnis Dengan Pelanggan

Di masa yang sulit seperti sekarang, jangan sampai Anda kehilangan pelanggan walau hanya satu orang. Caranya dengan memberikan pelayanan terbaik dan tidak mengecewakan pelanggan. Hal ini termasuk dalam strategi marketing yakni konsep word of mouth.

Dalam penjualan online misalnya penting untuk siaga melayani pesan atau pertanyaan melalui direct message (DM). Dengan tidak diabaikan pelanggan akan merasa senang untuk kembali membeli produk Anda.

 

Jangan Takut Mencoba Peluang Baru

Meski situasi tampak sulit, jangan takut untuk mengambil peluang jika ada. Selama relevan dengan bisnis Anda mencoba mengambil peluang baru tidak masalah. Hal tersebut baik untuk memperluas pangsa pasar dengan target baru.

Dengan mengambil peluang dan menargetkan pelanggan baru, Anda dapat meminimalisir kerugian akibat rendahnya pembelian.

ide bisnis online tanpa modal

(Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Modal)

 

Jaga Stabilitas Perkembangan Bisnis Dengan Pinjaman Modal Usaha

Setelah sempat terhenti karena pandemi, bukan tidak mungkin modal Anda habis atau berkurang. Jangan sampai hal tersebut menganggu perkembangan bisnis Anda. Kembalikan stabilitas bisnis dengan penambahan modal. Ambilah pinjaman modal usaha untuk menjaga stabilitas usaha namun lakukan perhitungan yang tepat supaya tidak salah langkah.

Saat ini ada banyak layanan finansial yang menyediakan pinjaman khususnya untuk modal usaha. Namun jangan sampai salah memilih, periksa kredibilitasnya, bunga yang harus dibayar dan sebagainya. Jangan sampai pinjaman ini nantinya merugikan untuk usaha Anda.

 

Adaptasi Pada Bisnis Online Saat New Normal

Terlepas Anda baru mengenal bisnis online atau telah mengoptimalkan saluran online sebelum wabah COVID-19, akan ada banyak tantangan baru mengingat persaingan yang lebih ketat antar sesama pebisnis online untuk berebut market yang seolah tak terbatas.

Oleh karena itu, di bawah ini ada beberapa adaptasi yang dapat diterapkan pada bisnis online Anda agar bisa menang dalam menjalani bisnis online saat kondisi new normal tersebut:

 

Tingkatkan Pengalaman Berkesan Saat Belanja Di Toko Anda

Belanja di dalam toko hadir dengan keistimewaannya sendiri. Pengalaman menyentuh dan merasakan produk secara fisik di toko offline tidak mungkin ditiru di toko digital. Membeli pakaian atau barang elektronik baru tanpa pernah mencobanya, pada awalnya dapat menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian pelanggan.

Perubahan gaya belanja ini perlu edukasi dan pengalaman yang berkesan. Memberikan informasi produk yang terperinci sekarang menjadi lebih penting dari sebelumnya. Jika Anda menjual toko pakaian, cobalah meniru pengalaman berbelanja di dalam toko secara online dengan media interaktif seperti video, untuk menunjukkan tampilan produk yang berbeda dari berbagai sudut pandang.

promosi online di masa new normal

(Baca Juga: Cara Jitu Mempromosikan Usaha Secara Online)

Pertimbangkan juga untuk membuat halaman untuk setiap produk Anda dan menyisipkan foto interaktif untuk setiap variasi yang berbeda (misalnya warna, ukuran). Jika Anda menjual gadget dan elektronik, pertimbangkan untuk melampirkan panduan cara kerja dalam format video dan menyematkan konten buatan pengguna ke halaman produk Anda.

Selain itu, menyertakan ulasan dan testimonial di halaman produk Anda untuk meyakinkan calon pelanggan tentang kualitas produk dan layanan juga disarankan.

 

Bangun Navigasi Yang Mudah Untuk Memandu Pelanggan

Karena Anda ingin pelanggan bisa dengan mudah menjelajahi toko Anda, berikan lebih banyak panduan dengan chat langsung atau pesan pop-up untuk memandu pelanggan mulai dari mencari produk hingga check-out. Pertimbangkan untuk menambahkan rekomendasi produk jika produk yang dimaksud sudah habis.

Ada sejumlah pembuat e-Commerce yang dapat Anda pilih, untuk membantu Anda membangun sebuah toko online dengan berbagai fitur menarik dengan cara meniru pengalaman berbelanja di dalam toko lain yang lebih dulu populer. Opsi pembuat e-niaga populer yang bisa Anda pertimbangkan diantaranya adalah Shopify, WooCommerce, Magento, dan Opencart.

 

Sediakan Berbagai Pilihan Metode Pembayaran

Salah satu aspek paling menantang dari perdagangan online di Indonesia adalah seputar penerimaan pembayaran. Data internal berbagai lembaga survey menunjukkan bahwa pasar pembayaran Indonesia terfragmentasi, dengan preferensi berbeda yang mencakup lebih dari 17,508 pulau di seluruh nusantara.

Transfer bank memegang mayoritas pemakaian dengan sekitar 70-75% dari total transaksi online dilakukan melalui saluran tersebut. Pembayaran e-Wallet, dengan aplikasi seluler dan pembayaran tunai tradisional melalui gerai ritel masing-masing menghasilkan 10-15% dan 5-10% dari transaksi e-niaga.

Menurut Bank Indonesia, penetrasi kartu kredit di dalam negeri sekitar 2%, sehingga tidak mengherankan jika pembayaran kartu kredit hanya menampung 5-10% dari transaksi e-Commerce. Preferensi pelanggan dalam metode pembayaran juga bergantung pada ukuran keranjang. Berikut fakta-fakta soal beragam metode pembayaran: 

  • e-Wallet paling banyak digunakan untuk item tiket rendah hingga menengah, seperti F&B dan fashion
  • Kartu kredit/debit paling banyak digunakan untuk barang dengan harga yang lebih tinggi, seperti gadget dan elektronik
  • Kredit tanpa kartu yang digunakan untuk barang-barang dengan harga tinggi yang bisa digunakan untuk membayar dengan skema cicilan.

Dengan transaksi e-niaga dan daring, dan berbagai tawaran alternative skema pembayaran, maka tingkat kunjungan ke toko online Anda bisa naik mencapai 70%. Metode pembayaran ini penting bagi pembeli untuk meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan dalam berbelanja.

mobile payment untuk masa new normal

(Baca Juga: Alasan Utama UKM Perlu Menggunakan Mobile Payment)

 

Kebijakan Pengembalian Barang Yang Fleksibel

Meningkatkan pengalaman belanja bagi pelanggan di eCommerce adalah salah satu hal yang paling penting, dan satu aspek penting untuk meyakinkan pelanggan adalah menawarkan pelanggan untuk mengembalikan barang jika terjadi masalah atau jika mereka tidak menyukai produk tersebut.

Jika Anda mempertimbangkan untuk menawarkan kebijakan pengembalian barang, penting untuk membuat aturan secara jelas dan lugas. Pastikan semua ketentuan sudah diinformasikan dengan baik kepada pelanggan, seperti batas waktu pengembalian (30 hari, kebijakan 60 hari), biaya pengiriman dan pengembalian, serta proses pengembalian uang.

Meskipun kebijakan pengembalian barang dapat efektif dalam meningkatkan kepuasan pelanggan, pastikan prosesnya cepat dan tidak berbelit. 72% pelanggan online berharap menerima pengembalian dana dalam waktu 5 hari setelah pengembalian barang, jadi penjual online memerlukan sistem untuk memproses pembayaran secara instan sehingga proses retur barang bisa cepat diselesaikan.

 

Ulasan di atas adalah kiat bisnis jualan online di masa new normal yang bisa Anda coba lakukan. Disamping tips diatas, satu hal terpenting adalah konsistensi Anda untuk menjaga kualitas produk. Kepuasan pelanggan atas barang yang diterima akan membuat mereka membeli kembali, adanya pelanggan setia ini sangat penting untuk bisnis penjualan secara online.

Forum

Giwan (09 Jun 2016)

pak sya mau tanya lagi ini?semoga master tidak bosan menjwab pertanyaan saya,hehehehhe,pak gimana sebenarny mengunakan teknik suport dan resisten?ko para master banyak yg berhasil pake teknik itu?sekali lg trimaksih pak

Selengkapnya...

BANK KPR Ritel
Bank Amar Indonesia 13.00% 11.00%
Bank Artha Graha Internasional 10.90% 10.40%
Bank Artos Indonesia 30.23% 30.23%
Bank Bisnis Internasional 8.78% 12.35%
Bank Bukopin 9.31% 9.20%
Bank Bumi Arta 9.98% 10.55%
Bank Capital Indonesia 13.30% 13.30%
Bank China Construction Bank Indonesia 9.89% 9.89%
Bank Cimb Niaga 9.55% 10.10%
Bank Commonwealth 10.75% 10.75%

Kirim Komentar/Reply Baru


Sesi pasar untuk trading emas

master saya mau tanya
apakah trading emas ada sesi market sama seperti trading biasa contoh
EUR/USD pada saat jam 14.00-19.59 pasar lebih agresif dari pada jam 04.00-13.59 dan jam 20.00-03.59 pasar lebih agresif lagi dari jam 04.00-19.59
dan kalau ada jam berapa bukanya
untuk emas?
Terima Kasih

Putra 2 Nov 2015

Reply:

M Singgih (04 Nov 2015 00:52)

@ putra:
Jam trading untuk komoditi yang tersedia pada platform Metatrader termasuk emas (XAU/USD dan XAU/EUR) mengikuti jam trading forex, jadi jam tradingnya tergantung dari jam aktif server dari broker, biasanya aktif mulai hari Senin jam 4 pagi sampai Sabtu jam 4 pagi.

XAU sensitif terhadap data fundamental AS. Trader yang telah berpengalaman menyarankan agar trading XAU/USD pada sesi Asia (pagi hari WIB) atau sesi Eropa (siang hari WIB). Kalau ingin trading dengan tenang bisa di sesi Asia, tetapi kalau ingin yang agak fluktuatif  (volatilitasnya agak tinggi) bisa trading pada sesi Eropa atau saat pasar London buka (sekitar jam 14:00 sampai 15:00 WIB) hingga sekitar jam 19:00.
Hindari trading pada sesi New York (malam hari WIB) karena fluktuasi biasanya tinggi seiring dengan rilis data fundamental AS. Kalau ingin masuk pada sesi New York sebaiknya tunggu sampai pasar tenang, atau saat tidak ada rilis data.

Harith (02 Sep 2019 09:10)

Pak @Martin, apa kelebihan dan kekurangan trading daily dan trading mingguan jangka panjang? Lebih baik mana trading harian atau mingguan? Khusus untuk trading emas, apakah ada analisa teknikal yg Pak @Martin sarankan untuk dipakai di trading harian? Terima Kasih atas jawabannya.

M Singgih (03 Sep 2019 10:01)

@ Harith:

Trading daily, maksud Anda trading secara harian?
Mengenai trading jangka pendek, menengah atau panjang, tergantung dari keinginan trader. Selama ini tidak ada yang berpendapat bahwa trading jangka pendek lebih baik dari jangka menengah panjang, atau sebaliknya.

Semua jenis trader, baik yang jangka pendek ataupun jangka menengah panjang bisa menghasilkan profit yang konsisten, asalkan mempunyai sistem trading yang telah teruji (sudah diback-test).
Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.


- Khusus untuk trading emas, apakah ada analisa teknikal yg Pak @Martin sarankan untuk dipakai di trading harian?

Analisa teknikal untuk emas (XAU/USD) dari saya bisa Anda baca di rubrik analisa emas mingguan. 

Untuk trading harian, menurut saya Anda bisa merubah indikator RSI (14) dengan stochastic (14,3,3), untuk mengetahui momentum saat kurva %K dan %D berpotongan, supaya momentum entry lebih jelas dan cepat didapat. Time frame untuk trading harian biasanya M30, H1, atau maksimal H4. Untuk time frame M30, bisa menggunakan stochastic (5,3,3).

Bambang (06 Sep 2019 11:05)

@Martin terima kasih Pak, penjelasan tentang XAUUSD sangat jelas, saya lebih tertarik dengan XAUUSD karena marketnya lebih stabil dan tidak fluktuatif kayak market lainnya. XAUUSD kalau naik naik aja atau turun turun aja, garisnya jelas jadi bisa di analisa, sepertinya saya mau fokus belajar di market XAUUSD saja lebih baik paham di satu market.

Jarang-jarang loh ada seorang analis kayak Pak @Martin yg mau jawab pertanyaan di website secara jelas dan detail, baru Pak @Martin yg sangat respon. Biasanya para ahli kalau gak di cuekin atau ujung-ujungnya mengarahkan ke perusahaannya ujung-ujungnya mau ilmu ya bayar. Semoga sukses trus Pak @Martin dengan analisa-analisanya dan buat @SeputarForex teruslah berkarya buat para newbie-newbie yg baru mengenal trading forex ini bisa profit dengan info-info dari SeputarForex. Thanks

Admin (09 Sep 2019 12:20)

Terima kasih, Pak Bambang. Seputarforex akan selalu berusaha memfasilitasi kebutuhan ilmu bagi trader sebaik mungkin. Salam profit!

Parlindungan (07 Dec 2019 18:16)

Saya punya Planning untuk jadi Trader di Gold Comodity Pak Martin, tapi jujur Saya masih Newbie. Saya punya pertanyaan Pak Martin, Apakah bagus kalau Kita Open Price di Awal buka pasar dengan menggunakan 1 lot untuk target  2 s/d 3 Point? Mohon Responnya Pak Martin

M Singgih (12 Dec 2019 06:18)

@ Parlindungan:

Kalau menurut saya, membuka posisi bisa setiap waktu asalkan ada sinyal yang valid. Sinyal untuk entry bisa muncul dari price action. Validitasnya bisa diamati dari konfirmasi indikator teknikal terhadap sinyal tersebut.

Mengenai target profit yang 2 atau 3 pip, itu tergantung dari cara trading. Kalau Anda trading dengan cara scalping, bisa saja dilakukan. Untuk scalping, biasanya sering-sering masuk pasar, dengan mengandalkan penunjukan indikator teknikal saja.

Kebetulan saya pribadi tidak trading dengan cara scalping, sehingga tidak bisa komentar banyak mengenai hal tsb. Tetapi saya tahu memang ada trader yang scalpingan di Gold, tetapi dengan target profit sekitar 5 hingga 10 pip.

Anggi Bachtiar (11 Mar 2020 00:23)

Pak martin sebelumnya terima kasih saya suka membaca dan belajar di inbizia terutama materi pak martin karena mudah di mengerti, saya baru belajar trading xauusd harian cenderung intraday saya menggunakan pivot point untuk s/r untuk indikator pSAR MACD dan RSI14, yang ingin saya tanya kan kapan waktu yang valid menghitung pivot point untuk trader intraday? Apakah seminggu sekali di awal buka pasar asia hari senin, ataukah setiap buka pasar per hari atau juga per buka pasar sesi asia eropa amerika (3x sehari hitung pivot point)? Terima kasih pak martin 

Amri Kasmir (13 Mar 2020 10:23)

@Parlindungan
jangan di gold Pak, banyak yg hancur di gold. saya udah tobat masuk ke XAUUSD. Banyak spekulannya di sana, modal tebak-tebak. jadi indikator pun di buat kacau. bapak trading di forex aja, lebih jelas. gold itu banyak orang serakah. rumah mobil semua dijual rata-rata yg pakai gold itu cerita sedihnya. kalau newbie janganlah pakai 1 lot, awal-awal pakai 0.05 lot aja. jangan nafsu pak, banyak yg hancur karena nafsu. bapak pakai money manajemen biar selamat. saya juga dulu kayak bapak mau cepat kaya pakai 1 lot. ternyata trading ini gak seindah yg dibayangkan. catatan penting buat pemula stop loss harus di atas 50 pips. ini saran aja ya pak, jauhi XAUUSD, saya udah delete XAU,XAG,OIL dari daftar. sekarang murni trading forex. 
Kalkulator P2P Lending
Kalkulator P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   49  
Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   107  
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Wahyudi   31 Mar 2021   139  
Cara Menghasilkan Uang Dari TikTok Untuk Pemula
Cara Menghasilkan Uang Dari TikTok Untuk Pemula
Wahyudi   29 Mar 2021   195  
Kiat Trading Sukses Ala Yukiko Ikebe
Kiat Trading Sukses Ala Yukiko Ikebe
Jujun Kurniawan   24 Mar 2021   283  
Intip 5 Potret Peluang Usaha Minim Pesaing
Intip 5 Potret Peluang Usaha Minim Pesaing
Wahyudi   28 Feb 2021   250  
10 Bisnis Paling Laris, Bahkan Saat Hari Libur
10 Bisnis Paling Laris, Bahkan Saat Hari Libur
Wahyudi   26 Feb 2021   219  
Ide Bisnis Online Untuk Mahasiswa
Ide Bisnis Online Untuk Mahasiswa
Nandini   31 Jan 2021   261