Meraup Dividen Saham Dengan Tepat, Keuntungan Jadi Berlipat

Tiffany 16 Oct 2019 1041
Dibaca Normal 4 Menit

Dividen perusahaan menjadi cuan tambahan saat Anda berinvestasi saham. Jadi pastikan Anda mengetahui jadwal pembagian dan tips berikut ini.



Pengertian Dividen

Setiap orang yang memutuskan berinvestasi saham, pasti menunggu-nunggu kapan waktu dividen datang. Terutama para pemula yang baru saja melakukan investasi dan mengelola uang maupun harta yang dimiliki. Dividen sendiri merupakan salah satu pembagian laba kepada pemegang saham. Nilai yang diperoleh para pemegang saham tergantung dari jumlah saham yang dimiliki, yang seringkali dikenal dengan satuan Lot (100 lembar saham).

Semakin banyak jumlah saham yang Anda miliki, maka semakin banyak pula jumlah dividen yang akan Anda terima. Meskipun pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia dalam perusahaan, distribusi dividen kepada para pemilik saham perlu dilakukan, yang memang menjadi tujuan utama sebuah bisnis dari perusahaan tersebut. Sehingga dividen saham menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh banyak investor yang memiliki saham di emiten itu.

pembagian dividen(Simak Juga: Jadwal Dividen Saham Indonesia)

 

Dividen Saham Berdasarkan Perusahaan

Setiap pemegang saham akan mendapatkan jumlah dividen yang berbeda-beda. Hal tersebut bergantung dari kebijakan perusahaan dan jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham. Intinya sebagai pemegang saham termasuk Anda, akan mendapatkan keuntungan jika perusahaan itu juga untung. Untuk menyempurnakan dividen yang Anda peroleh, tidak ada salahnya kalau mengikuti tips di bawah ini, agar tetap mendapat keuntungan dalam jangka panjang.

 

Tips Meraup Dividen Saham dengan Tepat

1. Mengetahui Tanggal Cum Date

Hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu mengetahui waktu Cumulative Date atau yang lebih dikenal dengan Cum Date. Sebelum menjelaskan lebih lanjut, apakah Anda sudah mengetahui pengertian Cum Date? Cum Date merupakan salah satu istilah yang digunakan dalam investasi saham, yang berarti hari terakhir atau deadline untuk mendapatkan dividen.

Misalnya saja, saham perusahaan A akan membagikan dividen pada tanggal 8 Agustus. Jika Anda ingin mendapatkan saham dari perusahaan A, maka Anda harus membeli sahamnya paling tidak pada tanggal 8 Agustus. Lebih baik lagi kalau Anda membeli saham sebelum tanggal jatuh tempo tersebut. Sementara untuk investor yang ingin menjual, Anda yang menjual saham A pada 8 Agustus, maka tidak berhak lagi mendapatkan pembagian dividen. Namun, jika Anda menjualnya pada 9 Agustus, maka Anda masih berhak mendapatkan dividen, karena pada tanggal 8 Agustus, Anda masih tercatat sebagai pemegang saham di perusahaan A.



Hal ini membantu Anda untuk tetap menanamkan saham dan mengelola pendapatan dengan baik. Selain mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham, Anda juga mendapatkan "bonus" dari perolehan dividen.

mencatat jadwal cum date(Baca Juga: Cara Memilih Broker Saham Yang Baik)


2. Mencatat Tanggal Ex Date Saham

Selanjutnya langkah yang bisa dilakukan untuk bisa mendapatkan atau mengelola dividen saham yaitu dengan mengetahui tanggal Ex Date, yaitu hari berakhirnya pembagian dividen dari emiten. Anda yang membeli saham saat Ex Date, tentu saja tidak akan mendapatkan keuntungan dari pembagian dividen. Sementara untuk penjual, investor masih akan memperoleh dividen apabila melakukan aksi jual pada jadwal Ex Date, karena investor masih tercatat sebagai pemegang saham A pada jadwal Cum Date.

Jika tidak memperoleh dividen, pastinya Anda akan menyesal kan?. Karena itu, Anda pelu memperhatikan tanggal-tanggal krusial dalam pembagian dividen dari perusahaan yang menjadi target Anda. Selain itu, Anda perlu mengamati pergerakan harga saham saat jadwal Ex Date maupun Cum Date. Seringkali dua jadwal itu memberikan pengaruh terhadap perubahan harga secara signifikan. Pada saat Cum Date, banyak investor yang melakukan aksi beli saham, maka akibatnya harga saham mengalami kenaikan. Sebaliknya, mereka beramai-ramai melakukan aksi jual saat Ex Date, sehingga harga saham menjadi turun.

 

3. Membidik Saham High Dividend 20

Tips lainnya yang bisa Anda ikuti untuk mengelola dividen dengan tepat, yaitu mengamati saham-saham di Indeks IDX High Dividend 20. Nilai dividen saham yang dibagikan ke investor sebenarnya tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Ada yang memberikan hanya Rp1 per lembar, ada juga yang memberikan keuntungan Rp2,000 per lembar. Kalau Anda bingung mana saja emiten dengan dividen tinggi, maka lebih baik fokuskan saja untuk membidik saham-saham yang tergabung dalam indeks IDX High Dividend 20.



Saham- saham tersebut nantinya menjadi saham yang paling terkenal atau diminati oleh investor, karena seringkali membagikan dividen paling besar. Selain itu, anggota indeks IDX High Dividend 20 juga memiliki fundamental yang sangat bagus dan tentu saja performa yang tidak kalah dengan perusahaan populer lainnya.

 

Selain memperhatikan daftar emiten dengan dividen terbesar serta jadwal-jadwalnya, investor juga perlu melakukan analisis saham perusahaan yang menjadi target, agar mendapatkan keuntungan lebih maksimal. Salah satunya dengan menggunakan indikator teknikal saham.

Forum

Muhammad Noor Fitriyadi (16 Apr 2019)

Kenapa saldo akun kontes demo saya ga bisa di pakai?

Selengkapnya...

Kode Saham Last Change(%)  
VRNA 166 34.96%
ALDO 710 13.6
BBSI 2,730 24.66%
CENT 334 15.97%
DAYA 278 13.01%
ESTA 115 11.65%
AYLS 90 34.33%
PANI 137 28.04%
MTWI 191 30.82%
BIMA 71 33.96%

Kirim Komentar/Reply Baru


Apakah Keuntungan Bitcoin Kena Pajak Di Indonesia?
Big Floating Karena Hedging

Dear master...Mo nanya ni master kondisi saya sekarang masih dalam keaadaan big floating karena saya pasang hedging dengan jarak 400pips,dan harga running sekarang di tengah2,apa yang harus sya lakukan master..,kalau mau di close salah satu profit minusnya terlalu besar...Terima kasih master...

Gunawan 2 Apr 2012

Reply:

Basir (02 Apr 2012 20:17)

Tehnik averaging atau pun Hedging perlu di latih terlebih dahulu sebelum di gunakan di akun Real. karena teknik ini memiliki pola pola tertentu. sebaiknya berlatih lah sebelum digunakan diakun real. karena ketika kita membuka posisi baru minus dan margin  bisa bertambah.

Thanks

M Singgih (28 Jul 2016 10:57)

@ Gunawan:
Membuka hedging atau locking tidak mudah, lebih baik di cut loss saja dan entry lagi karena sebenarnya hedging atau locking adalah kerugian (loss) yang belum direalisasikan. Tetapi jika Anda tetap mau membuka hedging tersebut bisa dilakukan sebagai berikut:



- Tunggu hingga harga trending.
- Misal ketika downtrend dan telah melampaui level sell (sell 1), koreksi dan kembali berbalik (lihat gambar diatas), pada level tersebut Anda closing yang posisi buy (buy 1) dan buka lagi posisi buy baru (buy 2). Dalam hal ini Anda rugi sebesar (buy 1 - buy 2) dan profit sebesar (sell 1 - buy 2).
- Tunggu lagi hingga harga uptrend, dan caranya kebalikan dari ketika downtrend.
- Kalau dilakukan secara berulang Anda bisa mengumpulkan profitnya sehingga bisa menutup kerugian awal yang sebesar (buy 1 - sell 1), bahkan mungkin Anda bisa malah profit. Tetapi Anda harus sabar dan tidak mudah.
Semoga bisa membantu.

Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   107  
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Melati   9 Apr 2021   61  
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Linlindua   31 Mar 2021   466  
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Wahyudi   31 Mar 2021   139  
Panduan Lengkap Cara Membaca Candlestick Cryptocurrency
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   214  
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
Nandini   30 Mar 2021   122