PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 4 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 4 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 4 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 4 jam lalu, #Saham Indonesia

3 Tokoh Inspiratif yang Sukses Belajar Trading dari Nol

Hana Raisa 28 Aug 2023
Dibaca Normal 11 Menit
forex > tokoh >   #belajar-trading   #sukses
Usia, gender, latar belakang, dan pendidikan bukanlah halangan bagi 3 tokoh ini untuk belajar trading dari nol. Simak kisah inspiratif Ingeborga Mootz, George Soros, dan Ed Seykota berikut.

Tiga Tokoh Inspiratif yang Belajar Trading Dari Nol

Seorang trader kaya raya tidak tiba-tiba sukses begitu saja. Ia pasti sudah menempuh perjalanan panjang hingga sampai di puncaknya saat ini. Dari sekian banyak trader sukses tersebut, ada beberapa tokoh yang sangat inspiratif karena mau belajar trading dari nol tanpa memedulikan latar belakang, usia, gender, maupun pendidikan. Siapakah mereka? Simak kisah inspiratifnya berikut ini.

 

Ingeborga Mootz: Mulai Belajar Trading di Usia 96 Tahun

Apa yang biasa dilakukan nenek-nenek di masa tua mereka? Yang ada di pikiran Anda pastilah mereka hanya merajut, membuat kue, atau menyirami bunga, bukan? Tidak seperti nenek-nenek pada umumnya, Ingeborga Mootz, wanita kelahiran tahun 1922 ini justru mulai belajar trading dari nol di usianya yang ke-96 tahun.

Ingeborga Mootz, Trader Wanita yang Belajar Trading di Usia 96 Tahun

Frau Mootz lahir di sebuah kota kecil bernama Giessen, yang terletak di sebelah utara Frankfurt, Jerman pusat. Kondisi keluarganya saat itu sangatlah miskin. Ditambah, Ingeborga hanyalah satu dari sekian banyak anak yang harus dibiayai orang tuanya.

Alih-alih bersekolah, Ingeborga justru terpaksa menikah di usia yang masih belia, 17 tahun, demi bisa keluar dari kemiskinan. Ia berharap akan bisa hidup enak setelah menikah. Lepas mulut harimau, masuk mulut buaya, Ingeborga justru mendapatkan suami yang semena-mena.

Suami Ingeborga menganggap istrinya adalah orang "kerdil" karena berasal dari keluarga miskin. Ia tak memperbolehkan istrinya bekerja, tetapi juga tidak memberikan uang belanja yang cukup.

Penghasilan Tuan Mootz bahkan tidak seberapa sehingga Ingeborga terpaksa hidup susah lagi. Tiap hari, Ingeborga selalu memohon agar diperbolehkan bekerja, tetapi sang suami terus mengatainya bodoh dan yakin istrinya tidak akan bisa bekerja karena kebodohannya.

Suatu hari, Ingeborga sudah sangat kesal pada suaminya. Ia pun berkata, "Jika kau tidak mengizinkanku bekerja, aku akan trading saham!". Namun, Herr Mootz mengabaikannya sehingga Ingeborga terpaksa hidup dalam kemiskinan selama lebih dari 60 tahun sampai suaminya meninggal dunia.

Selepas suaminya tiada, Ingeborga tak tahu bagaimana cara agar ia bisa bertahan hidup. Akan trading pun, ia tak pernah bersekolah, apalagi mendapat ilmu-ilmu ekonomi. Saat itu, ia sudah menginjak usia kepala 8. Apa yang bisa dilakukan seorang janda tua yang tak pernah sekolah dan bekerja untuk bisa menghasilkan uang demi sesuap nasi?

Kemudian, saat membereskan berkas-berkas milik suaminya, Ingeborga menemukan 1,000 dokumen berharga dari sebuah konser Jerman "VEBA" yang nilainya 40,000 mark. Ironisnya, dokumen-dokumen tersebut dibeli sang suami menjelang akhir hayatnya. Dengan penuh keberanian, Ingeborga pun mulai trading dengan peralatan seadanya.

Ingeborga sama sekali tidak tahu cara mengoperasikan alat elektronik. Ia hanya mengandalkan selembar koran pagi untuk melihat harga-harga saham hari itu. Transaksi pertamanya ternyata sukses 100%, diikuti dengan transaksi-transaksi berikutnya yang hampir sama cemerlangnya. Tak perlu waktu lama bagi Ingeborga untuk menambah jumlah modalnya.

Setelah 8 tahun pertama, ia berhasil mengumpulkan profit sejumlah 500,000 Euro. Ia sukses menjadi jutawan di usia 96 tahun. Ingeborga berhasil melampaui trader-trader lain dengan hanya berbekal koran dan membuat panggilan telepon, tanpa menggunakan gadget, sinyal trading, indikator teknikal, platform trading, maupun internet.

Ingeborga pun dikenal dengan sebutan "Nenek Sejuta Dolar". Dari kisah hidupnya itu, Ingeborga Mootz membuktikan bahwa gender, usia, dan pendidikan bukanlah halangan untuk belajar trading dari nol.

Baca Juga:

Forex Brokers Providing Free Trading Signals

 

Strategi Trading Ingeborga Mootz

Siapa yang menyangka, strategi trading Nenek Sejuta Dolar ternyata sangatlah sederhana. Ingeborga hanya membeli surat-surat berharga yang tergabung dalam indeks saham DAX-30 dan M-DAX.

Kemudian, ia memilih perusahaan-perusahaan yang sudah berdiri lebih dari satu abad. Dari daftar tersebut, ia mengidentifikasi perusahaan mana saja yang membuka anak perusahaan baru dan memilih perusahaan yang cabangnya baru saja dibuka.

Ingeborga mendapatkan semua informasi yang diperlukannya hanya dari koran-koran pagi. Begitu menerima koran, ia langsung fokus pada tiga angka utama: harga saham emiten terkini, harga terendah selama setahun terakhr, dan tingkat maksimum untuk periode saat ini.

Menurut Ingeborga, jika harga saham sangat rendah, kemungkinan besar perusahaan menghadapi masalah. Namun, di saat yang sama, perusahaan berusia satu abad lebih kemungkinan besar akan mengatasi krisis keuangannya, yang berarti bahwa saham perusahaan akan naik kembali.

Untuk menghindari membeli saham perusahaan yang mungkin masih turun, Ingeborga Mootz memeriksa harga saham selama lima tahun terakhir. Kemudian, ia mengurangkan biaya minimum dari biaya maksimum untuk menghitung keuntungan yang diharapkan di tahun depan. Setelah menyempitkan pilihan, ia memeriksa harga saham dan membeli yang paling murah.

Strateginya tersebut juga telah ia tuliskan menjadi sebuah buku berjudul Borsenkrimi atau Stock Market Detective. Buku tersebut awalnya ditolak oleh editor untuk diterbitkan karena khawatir akan menyesatkan, mengingat Ingeborga seorang "amatir".

Namun, Ingeborga bersikeras bahwa ia bukanlah gambler yang hanya mengandalkan keuntungan semata. Ia memiliki strategi yang berdasar, hanya saja sangat sederhana sehingga kelihatannya tidak masuk akal. Buku tersebut pun diterbitkan sendiri oleh Ingeborga secara online, dan berhasil mengguncang dunia pada masa itu.

 

George Soros: Legenda Trader Sepanjang Masa

Siapa yang tak kenal George Soros? Pria berjuluk The Man Who Broke the Bank of England ini juga memulai karir tradingnya dengan tidak mudah. Banyak yang mengira George Soros adalah filantropis yang kebetulan berhasil menggunakan seluruh jatah keberuntungannya di dunia saat peristiwa Black Wednesday terjadi sehingga banyak yang meremehkannya.

George Soros, Pria dengan Julukan the Man Who Broke the Bank of England

George Soros lahir di Budapest, 12 Agustus 1930. Ia tumbuh di keluarga Yahudi yang berkecukupan. Ibunya memiliki usaha toko sutra, sedangkan ayahnya adalah tahanan perang selama Perang Dunia I.

Kehidupan sengsara George Soros bermula pada Maret 1944, ketika Nazi menduduki Hungaria untuk mencegah negara itu berdamai dengan Sekutu Barat. Anak-anak Yahudi dilarang sekolah dan orang-orang Yahudi dideportasi dari Budapest, sebagian besar menuju kamp kematian di Auschwitz.

Alih-alih bersekolah seperti anak-anak pada umumnya, George kecil justru fokus bertahan hidup bersama keluarganya. Pasalnya, selama kedudukan Nazi di tahun 1944-1945, sudah 500,000 orang Yahudi Hungaria tewas.

George dan keluarganya selamat dengan bersembunyi dan berpura-pura menjadi anak baptis seorang pegawai Kementerian Pertanian Hungaria. Ia membantu ayahnya dalam membuat ribuan dokumen palsu bagi mereka yang ingin melarikan diri dari Nazi. Hingga hampir 2 tahun lamanya, keluarga Soros sibuk mengungsi dan menyelamatkan diri.

Akhirnya, pada tahun 1947, George yang sudah beranjak dewasa ingin mencari uang untuk melanjutkan kehidupannya. Ia pergi ke London dan mendaftar di London School of Economics (LSE).

Selama itu, ia bekerja sebagai porter kereta api dan pelayan klub malam agar tetap bisa bertahan hidup. Pada tahun 1951, ia lulus dari LSE dengan gelar sarjana sains dalam filsafat. Ia melanjutkan pendidikannya untuk mendapatkan gelar doktor dalam filsafat pada tahun 1954.

Namun, selepas merayakan kelulusannya, George harus menghadapi kenyataan bahwa mencari pekerjaan bukanlah perkara mudah, apalagi dengan gelar filsafat seperti dirinya. Sembari mengirimkan lamaran ke berbagai perusahaan dan bank di London, ia bekerja sebagai penjual keliling di Pantai Welsh.

Akhirnya, surat balasan yang ditunggu-tunggunya pun tiba. Selama tahun 1954-1963, ia bekerja di beberapa perusahaan pialang Wall Street. Pada masa-masa inilah, George Soros yang lulusan filsafat mulai belajar trading dan strategi investasi agar bisa melakoni pekerjaannya dengan baik. Di hari Rabu tanggal 16 September 1992, terjadilah peristiwa jatuhnya Poundsterling Inggris terhadap Euro. 

George Soros yang menaruh posisi short terhadap Sterling rupanya memprediksi bahwa mata uang tersebut akan jatuh. Sehari sebelum Black Wednesday, ia menjual Pound dalam jumlah yang sangat besar, menyebabkan harga semakin jatuh. Kalkulasinya benar. Dalam semalam, ia berhasil meraih $1 miliar profit dari peristiwa Black Wednesday. Ada satu kutipan darinya yang sangat populer, yaitu:

"Aku bisa kaya raya karena aku tahu kapan aku salah."

 

Strategi Trading George Soros

Alih-alih trader atau investor, George Soros lebih dikenal sebagai spekulator. Pasalnya, ia mahir melakukan analisis fundamental terhadap suatu negara dan berspekulasi atas masa depan perekonomiannya

Menurut George Soros, semakin cepat pertumbuhan ekonomi suatu negara melebihi batas kapasitas fundamentalnya, maka kemungkinan negara tersebut terjebak dalam kondisi resesi akan semakin tinggi.

Inilah strategi yang dipakainya saat menjual Pound karena ia yakin bahwa bubble perekonomian Inggris akan segera jatuh sebagai dampak BoE keluar dari mekanisme ERM (Exchange Rate Mechanism). Teori tersebut akhirnya dikenal sebagai teori reflektivitas.

 

Ed Seykota: Pencetus Sistem Trading Otomatis

Jika Ingeborga Mootz mulai belajar trading di usia 75 ke atas, maka Ed Seykota sudah mulai belajar trading dari nol sejak usia 5 tahun. Trader legendaris yang bernama lengkap Edward Arthur Seykota ini lahir dari keluarga imigran Belanda yang datang ke Amerika.

Ed Seykota, Pencetus Sistem Trading Otomatis

Pada saat itu, kehidupan keluarga Seykota sangat terbatas. Sebagai imigran, mereka harus bertahan hidup dalam kemiskinan dan bekerja lebih keras daripada lainnya.

Edward kecil sangat antusias dengan trading forex. Sejak melakukan transaksi pertamanya di usia 5 tahun, ia memiliki keinginan besar untuk membuat sesuatu yang baru di dunia tersebut. Ed menamatkan pendidikan teknik elektro di MIT dan ilmu management di MIT Sloan School of Management pada tahun 1969. Tampak kurang relevan antara cita-cita dan pendidikannya, bukan?

Pada kenyataannya, Ed Seykota berhasil menerapkan semua ilmu yang didapatkannya dengan baik. Satu tahun setelah kelulusannya, Ed berhasil diterima bekerja di sebuah perusahaan pialang AS. Di sanalah tercetus ide untuk menciptakan mesin penghasil uang otonom.

Ed Seykota kemudian menggunakan ilmu komputer yang dipelajarinya di kampus untuk mengembangkan algoritma mekanik pada sistem trading. Dengan menggabungkan analisis teknis, data historis, dan perhitungan matematis, ia mengembangkan strategi automatisasi berdasarkan tren pasar.

Berkat program baru buatannya, akun-akun milik klien yang tadinya berisi $5,000, berkembang pesat menjadi $15 juta setelah beberapa tahun.

Sistem trading otomatis Ed Seykota bisa mencetak profit dengan sendirinya karena menerapkan prinsip dasar trend following. Trend following adalah strategi mengikuti arah pergerakan harga yang dominan dalam pasar. Jika pasar sedang mengalami uptrend, trader akan mencoba untuk buy saat harga naik dan sell saat harga turun sedikit, begitu juga kondisi sebaliknya.

Sistem trading otomatis yang dikembangkan oleh Seykota berbasis pada prinsip ini. Ia mengembangkan algoritma-algoritma mekanis yang dapat mengidentifikasi tren pasar secara otomatis dan menghasilkan sinyal berdasarkan tren tersebut. Singkatnya, sistem ini menciptakan sebuah eksekusi trading tanpa campur tangan emosi manusia yang sering kali memengaruhi keputusan trading.

Ada beberapa bentuk perdagangan otomatis, namun yang paling populer adalah copy trading. Metode ini pada dasarnya memungkinkan trader untuk meniru strategi trader lain dan mengambil keuntungan darinya. Hal ini tentu membuat trading sedikit lebih mudah, terutama bagi para pemula.

Baca Juga:

Expose the Facts about Copy Trading

 

Strategi Trading Ed Seykota

Metode trend following yang pertama kali digunakan Ed Seykota didasarkan pada prinsip Donchian 4 Week Rule dan 5-20 day Moving Averages. Seykota adalah seorang trend follower sejati, dan ia tetap konsisten dalam gaya tradingnya, baik dalam mengelola akunnya sendiri maupun akun klien.

Selain itu, ada beberapa prinsip yang selalu dilakukan oleh Ed Seykota, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Jangan ragu melakukan cut loss demi melindungi akun trading.
  2. Selalu terapkan risk reward ratio.
  3. Hindari membuka lot raksasa, atur jumlah lot sesuai money management.
  4. Rutin membuat trading plan.

 

Kesimpulan

Dari kisah inspiratif Ingeborga Mootz, George Soros, dan Ed Seykota, dapat disimpulkan bahwa sukses trading bisa dimulai dari nol. Ingeborga yang tidak pernah sekolah ataupun bekerja, belajar trading dari nol di usianya yang sudah senja, ketika orang-orang seusianya sudah tak lagi produktif.

George Soros harus menjalani hidup survival selama beberapa tahun lamanya. Ia tak memedulikan gelar doktor filsafat yang disandangnya saat mulai belajar trading dari nol di pialang tempatnya bekerja. Ed Seykota yang berasal dari keluarga imigran, berambisi menyumbangkan sesuatu yang baru di dunia trading dengan ilmu yang diperolehnya susah payah.

Satu hal yang menyamakan ketiganya: kemauan. Ketiga tokoh inspiratif di atas punya kemauan yang sangat besar saat memutuskan belajar trading. Tak peduli berapapun usianya, laki-laki atau perempuan, bagaimana latar belakangnya, punya pendidikan tentang ekonomi atau tidak, semuanya tak lagi penting bagi Ingeborga Mootz, George Soros, dan Ed Seykota. 

 

Belajar trading dari nol memang sulit, tetapi sudah ada yang melakukannya hingga sukses besar. Jika belajar sendiri terlalu sulit, cobalah untuk belajar trading secara tatap muka. Akan ada mentor dan murid sesama trader yang bisa Anda ajak bertukar pikiran.

Terkait Lainnya
 
PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan penurunan penjualan mobil selama periode Januari–Maret 2024, 4 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG dibuka rebound pada perdagangan hari ini, naik 0.35% ke level 7,156, 4 jam lalu, #Saham Indonesia

Pada Rabu (17/April), BEI melakukan pengumuman Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), 4 jam lalu, #Saham Indonesia

Kapitalisasi pasar alias market cap PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) makin menggembung, sudah menembus Rp1,063 triliun, 4 jam lalu, #Saham Indonesia

Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 22 jam lalu, #Forex Fundamental

GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 22 jam lalu, #Forex Teknikal

EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 1 hari, #Forex Teknikal

Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 1 hari, #Emas Fundamental

Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 1 hari, #Saham Indonesia

Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 1 hari, #Saham Indonesia

Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Arif B ... |  17 Sep 2014

Banyak trader yang sudah sukses di akun demo, tapi setelah masuk di akun ril malah sering merugi. Mungkin nggak sih platform trading yang digunakan beda? Atau ini hanya masalah mental trader aja yang belum siap trading dengan uang asli?

Lihat Reply [78]

Akun demo merupakan fasilitas dari broker untuk latihan mengenal pasar. Antara demo dan real bedanya adalah di psikologis saja. BUY SELL di akun demo dengan lot berapa saja bebas, anda minus tidak berpengaruh. Namun saat di akun real, grogi bisa terjadi karena yang di gunakan adalah nilai dollar real. Namun bisa jadi kebiasaan saat diakun demo terbawa di akun real.

Thanks.

Basir   17 Sep 2014

@ Arif B Setiawan:

- . Mungkin nggak sih platform trading yang digunakan beda?

Pada broker yang sama, platform antara akun demo dan akun riil tidak berbeda. Pergerakan harganya juga tidak berbeda. Yang berbeda hanya alamat servernya. Antara server demo dan server riil (live) dipisah.

Pada akun riil kemungkinan bisa terjadi requote, dan eksekusi order bisa lebih lambat dari akun demo, karena memang ada delay di server riil untuk melempar order ke broker afiliasi atau penyedia likuiditas dari broker tersebut.

- Atau ini hanya masalah mental trader aja yang belum siap trading dengan uang asli?

Benar, secara psikologis memang berbeda antara trading di akun demo dan akun riil. Oleh karena itu bagi mereka yang masih baru terjun di akun riil (akun live), disarankan untuk menggunakan dana yang relatif kecil terlebih dahulu.

M Singgih   20 Jun 2019

Akun demo dirancang untuk  memudahkan para pemula mengetahui dasar-dasar kondisi pasar. Dalam prakteknya - Pada akun demo sering kali  tidak memiliki rasa takut kehilangan modal. Dan karena itu, kadang ada posisi terbuka dibiarkan saja bahkan sampai di hari selanjutnya. Jika posisi benar maka bisa profit besar. Jika posisi salah, tinggal bikin akun demo yang baru lagi.

Jika akun real, tidak akan dibiarkan begitu saja, ditunggu, begitu +5 pips main sikat ! Ketika minus banyak, dibiarkan...berharap kembali ! Dia tidak bikin akun baru lagi lalu deposit, proyek mengembalikan posisi adalah prioritasnya. Kemudian banyak masalah ditemui dalam perjalanan tradingnya, akhirnya pikiran kacau  dan MC juga.

Antara akun demo dan akun real memang berbeda. Ada perbedaan kinerja antara perdagangan live account dan demo account yang dapat dikaitkan dengan masalah eksekusi. Yang akhirnya hasil yang dicapai dari trading di demo account dapat berbeda jauh dari hasil live trading yang sebenarnya.

Thanks.

Basir   10 Apr 2015

@ Rangga:
- Setahu saya pergerakan harga antara account demo dan account live sama, hanya servernya memang dibedakan antara mereka yang masih demo dan mereka yang sudah trading dengan uang beneran.
- Pada umumnya broker tidak memanipulasi pergerakan harga, tetapi memanipulasi kualitas order (sering re-quote, eksekusi berlangsung lama dsb) dan terjadinya slip-page (lompatan harga) yang bisa menyebabkan stop loss Anda kena, dalam hal ini broker tsb sering disebut dengan ‘stop loss hunter’.
- Manipulasi tersebut terjadi pada account live, bukan pada account demo, karena tidak ada untungnya memanipulasi account demo.
- Manipulasi pada account live tsb biasanya dilakukan oleh broker jenis market maker jika hasil trading Anda sering profit (walaupun tidak semua broker market maker berlaku demikian), oleh sebab itu Anda mesti jeli dalam memilih broker.

M Singgih   2 Apr 2015

@ daudlero:
Saya sarankan Anda latihan di demo lagi, mungkin kurang lama terutama pada GJ dan GU yang volatilitasnya tinggi. Buatlah juga jurnal trading pada account demo tsb supaya Anda tidak mengulangi kesalahan lagi, baru kembali ke account riil.

M Singgih   22 May 2015

Untuk Oza...

Tidak ada aturan khusus, berapa besar modal yang perlu di pakai baik di akun demo atau di akun real. Kecuali jika broker tersebut membuat peraturan besarnya minimal deposit pada akun real. Di akun demo bisa menggunakan berapapun modal, karena ini virtual. Mau buka berapa akun pun pun tidak ada permasalahan. Saran bisa diterima, bisa juga di tolak. Tiap trader mempunyai gaya dan style tersendiri. Apa yang digunakan/dipakai oleh trader lain, hal itu belum tentu cocok dengan karakter sendiri. Jadi anda bisa berkreasi/inovasi sesaui dengan yang anda bisa.

Namun demikian, bagi para pemula ada baiknya menggunakan modal kecil terlebih dahulu saat mulai menggunakan akun real. Karena pada umumnya, sebagian besar trader pemula/yang mulai terjun dalam trading forex ini, dipastikan akan mengalami LOSS atau MC. Dan ini merupakan mimpi buruk, berapapun yang ia depositkan. Bukan untuk menakut-nakuti, tapi ini sebuah kenyataan. Anda bisa menelusuri jejak para trader yang telah sukses. Anda akan mendapati, mereka adalah yang sering mengalami loss dan MC diawal-awal memulai karir tradinya.

Thanks.

Basir   2 Dec 2015

Untuk Andre..

Tidak ada batasan waktu untuk mencoba sebuah sistem trading. Jika anda sudah siap dengan resiko yang dihadapi atas kinerja kerja dari sistem tersebut maka strategi tersebut sudah bisa di gunakan di real akun.

Thanks.

Basir   19 Feb 2016

Kalau buat pengujian strategi sebenarnya tidak perlu lama karena bisa dengan cara backtest. Untuk forward test memang bisa diperlukan waktu lebih lama, mungkin minimal satu bulan. Tapi ini secara umum, bukan terkhusus buat strategi day trading. Apakah memang bisa ada perbedaan lama waktu pengujian, dari masing2 strategi? Contoh kalau dgn strategi scalping forward test tidak perlu sampai berbulan-bulan begitu?

Ergana   19 Feb 2016

Untuk Ergana...

Kalau ingin sistem yang valid, maka ini membutuhkan forward test cukup lama. Termasuk scalping ataupun longterm. Pengujian ini yang dikejar tidak hanya hasil profit tapi juga konsistensi. Ada yang tergiur dengan tester singkat, menghasilkan profit ribuan persen, namun kemudian 1, 2, 3 bulan membuat MC.

Thanks

Basir   25 Feb 2016

Untuk Junaedi

Harus diakui bahwa antara akun demo dan real sangat berbeda. Hal ini terkait dengan kondisi platform dan psikologis.

Platform demo bisa berjalan mulus tanpa masalah karena order yang dibuka para trader bersifat fiktif. Sementara di platform sungguhan, arus order benar-benar berjalan dan memuat transaksi sungguhan. Adanya ketidakseimbangan atau lonjakan (biasanya disebabkan news high impact) akan menyebabkan beberapa masalah, seperti slippage dan requote. Hal-hal inilah yang biasanya tidak bisa diantisipasi di akun demo, sehingga banyak trader kebingungan saat pertama kali mengalami masalah ini di akun real.

Kedua, ada perbedaan psikologis antara menjalankan akun demo dan akun real. Di akun demo, loss berapapun terasa santai, floating minus berhari- hari terasa tidak ada beban. Loss atau MC tinggal buka akun baru. Itu semua karena di akun demo, kita tidak menggunakan uang sendiri.

Sementara di akun real, kita jadi beribu-ribu kali lebih waspada, karena jika loss maka uang sendiri yang akan hilang. Pikiran yang tadinya lebih santai bisa mendadak dipenuhi rasa takut, grogi, atau bahkan serakah. Padahal, ketidakstabilan emosi seperti itulah yang menjadi biang kegagalan trading.

Saran kami, sebaiknya biasakanlah untuk trading seperti di akun real, meskipun Anda baru mengelola akun demo. Jika tidak dibuat terbiasa, maka kebiasaan buruk di akun demo akan terbawa di akun real.

Basir   21 Apr 2016

bgmn caranya spy bisa main di akun real dulu untuk bljr, tapi risk-nya tetap rendah?

Husni Firmansyah   19 Jul 2017

Untuk Husni Fimansyah..

Anda bisa membuka akun cent, di mana anda bisa menggunakan mata uang sen yang nilainya seperseratus lebih kecil dari nilai standard. Jadi ketika Anda membuka 1 lot, maka nilainya hanya 100,000 US cent atau setara dengan 1,000 USD. Kalau Anda membuka lot micro 0.01, maka nilai transaksinya tidak bernilai 1,000 USD, tapi 1,000 US cent atau setara dengan 10 USD saja.

Dengan keringanan itu, Anda bisa trading dengan risiko yang sangat rendah. Meskipun statusnya sudah akun real, namun besar risikonya cuma beda sedikit dengan yang ada di akun demo.

Saat ini ada banyak broker yang menawarkan akun cent.  

Thanks.

Basir   20 Jul 2017

Untuk Agus..

Tidak ada larangan, namun alangkah baiknya melakukan pemanasan di akun demo terlebih dahulu. Sebelum terjun berenang, maka para perenang akan melakukan pemanasan. Demikian pun dengan para trader, agar tidak shock saat melihat kondisi pasar maka sebaiknya belajar trading dulu di akun demo.

Sementara untuk trading di akun real, Anda bisa memulai dengan dana kecil.

Thanks.

Basir   31 Oct 2016

Untuk Edi Sertiawan...

Jika anda ingin mencoba akun demo dan Live, maka anda bisa menggunakan 2 PC, untuk memastikan kejujuran broker yang anda harapkan. 
Thanks

Basir   30 Aug 2016

@ Edi Setiawan:
Jika Anda ingin mencoba cara tersebut, Anda bisa coba fasilitas multi terminal untuk Metatrader dari broker Anda. Dengan cara ini Anda bisa mengakses lebih dari satu akun secara simultan dari terminal tunggal (dari 1 PC) dengan sekali klik.

Anda bisa coba dengan yang satu akun demo dan yang lain akun riil. Coba konsultasikan dengan broker Anda karena server demo dan server untuk akun riil berbeda, apakah bisa fasilitas multi terminal ini digunakan pada server yang berbeda, barangkali broker Anda memberikan fasilitas tersebut. Dengan cara ini Anda bisa entry dengan eksekusi pada waktu yang persis sama.
Saya belum pernah coba untuk akun demonya, tetapi untuk beberapa akun riil pernah saya lakukan pada server yang sama.

Kalau cara ini tidak bisa (karena servernya harus sama) maka Anda harus menggunakan 2 PC, tetapi agak sulit mengatur timing eksekusi ordernya karena dilakukan secara manual. Dengan 2 PC Anda bisa coba juga pending order dengan harga yang persis sama untuk akun demo dan akun riil, perhatikan mana yang lebih dulu tereksekusi.

Catatan dari kami: pada setiap broker, baik itu broker yang regulated maupun broker bandar, server untuk demo dan server untuk live trading selalu dibuat terpisah. Dengan demikian pergerakan harga di server demo dan live tidak akan persis sama, selalu ada perbedaan tetapi tidak menyimpang jauh.
Perbedaan yang paling mencolok adalah dalam hal kecepatan eksekusi order dan requote. Kecepatan eksekusi order pada akun live akan lebih lambat dari akun demo, dan requote pada akun live akan lebih sering terjadi dibandingkan pada akun demo, terutama jika volatilitas pasar sedang tinggi.

M Singgih   31 Aug 2016

Untuk Estu..

Memang tidak semua broker memberikan layanan instrumen XAU/USD baik demo atau real. Jika anda ingin mengetahui apakah ada layanan XAU/USD atau tidak ada di broker yang sedang anda gunakan bisa melihatnya di market wacth. Untuk memunculkannya, dengan cara :

Arahkan mouse ke market watch. Klik Kanan. klik Symbol. Cari Instrumen yang dmaksud. Klik Symbol tersebut sampai tanda kuning muncul.

Untuk broker yang menawarkan instrumen XAU/USD anda bisa simak Daftar broker. Kunjungi pula Profil broker tersebut. Disana anda akan mendapati instrumen yang ditawarkan dari broker tersebut.

Thanks.

Basir   28 Dec 2016

@ Estu:
Setahu saya ada banyak, saat ini kalau broker forex tidak ada XAU/USD kurang laku.

M Singgih   3 Jan 2017

Pak @m singgih alasannya kenapa XAUUSD tidak ada di akun demo meta trader dan broker karena kurang laku. Mungkin harga emas yg jarang bergerak jadi kurang peminat, padahal menurut saya market XAUUSD yg grafiknya jelas bisa ditebak arahnya, gak kayak EURUSD grafiknya kayak benang kusut sebentar ke atas sebentar kebawah akhirnya loss. Terima kasih infonya

Ruben   6 Sep 2019

@ Ruben:

Maksud saya, kalau broker tidak menyediakan XAU/USD di akun demonya, maka broker tersebut kurang diminati atau kurang laku. Silahkan Anda baca lagi kalimat saya pada jawaban di atas.
Saat ini XAU/USD banyak ditradingkan, dan volatilitas XAU/USD cukup tinggi.

M Singgih   10 Sep 2019

Untuk Muhammad Rusdy..

Selain sifat dana yang ditradingkan, perbedaan akun demo dan real adalah:

  • Ragam fasilitas trading. Beberapa broker biasanya tidak membuka akses full ke fasilitas trading yang disediakannya di akun demo.
  • Harga di market watch bisa berbeda antara di platform demo dan real.
  • Aplikasi plugin
  • Server trading
  • Psikologi yang mempengaruhi trading


Thanks

Basir   11 Jan 2017

Untuk Andri...
Anda bisa melakukan Order dengan klik New Order
Maka akan muncul Tampilan seperti ini :

Anda bisa melakukan  Sell atau Buy, sesuai dengan analisa yang anda lakukan. Bisa mengisi juga Stop loss dan Take Profit.

Jika anda melakukan BUY, maka orderan anda akan masuk ke pasar. Dan terilhat di Aplikasi MT4, yang anda gunakan.

Jika Harga belum naik/atau turun, maka akan terlihat masih minus. Jika harga naik maka akan terlihat profit. Anda bisa menutup orderan anda dengan melakukan Klik tanda X. Maka orderan anda tertutup. Laporannya, akan terlihat di Account Histrory.

Thanks

Basir   27 Jul 2017

kenpa order buy limit sya tidak tereksekusi? padahal target harganya sudah kena

Sukar   27 Jul 2017

Untuk Sukar..

Order Buy Limit anda seharunsya tereksekusi jika memang harga sudah menyentuhnya.

Jika tidak tereksekusi, coba perhatikan pula spread dari harga Sell dan Buy pasangan mata uang tersebut.

Selain itu, bisa juga hal ini disebabkan oleh slippage. Selain limit order, masalah slippage juga bisa terjadi pada Stop Order, baik itu Buy Stop atau Sell Stop. Potensi terjadi Slippage adalah ketika pasar bergerak sangat kencang (biasanya akibat news).

Thanks.

Basir   28 Jul 2017

@ Zul:

Di artikel yang mana (judul artikelnya)?
Platform untuk demo dan untuk trading riil tentu sama. Kalau tidak sama untuk apa trading dengan akun demo?
Misal broker yang menggunakan platform Metatrader 4, maka baik platform demo dan platform riil-nya tentu sama-sama Metatrader 4..

Hanya saja server antara akun riil dan akun demo memang berbeda, tetapi pergerakan harganya sama. Bedanya hanya pada kecepatan eksekusinya saja. Pada akun riil kecepatan eksekusi lebih lambat, dan kemungkinan ada re-quote.

M Singgih   18 Sep 2018

@ Jonathan:

Akun demo digunakan untuk berlatih dan untuk mencari dan menguji sistem trading yang tepat. Jika Anda telah menemukan sistem trading yang cocok dan menghasilkan profit konsisten, maka Anda seharusnya konsisten menggunakan sistem trading tersebut.

Secara psikologis, trading di akun demo dan di akun riil (live) memang berbeda. Di akun demo, Anda tentu tidak begitu terpengaruh jika ternyata hasil trading Anda mengalami kerugian karena tidak menggunakan uang beneran. Sebaliknya di akun riil.

Untuk mengatasi hal tsb, Anda harus menggunakan sistem trading yang profitable agar hasil dalam akun riil tidak jauh berbeda dengan hasil di akun demo. Sebelum masuk di akun riil, Anda harus bisa menghasilkan profit yang konsisten di akun demo terlebih dahulu.

M Singgih   9 Jan 2020

tp master, brpa lama wktu yg bsa digunakan utk mngtahui kualitas sistem trading? mksdnya klo kita pakai sistem trading A, tp tak kunjung profit, kita prlu ganti sistem lg, itu bs diketahui stelah digunakan brp lama ya?

Khairullah   7 Oct 2020

@ Khairullah:

Mengenai berapa lama waktu untuk menilai sebuah sistem trading, tentunya tergantung dari peruntukan sistem trading tsb, apakah untuk jangka pendek, atau jangka menengah panjang. Sistem trading yang diperuntukkan untuk jangka pendek, waktu untuk menilai tentu akan lebih singkat dibandingkan dengan yang jangka menengah panjang.

Ini bisa dilihat dari time frame yang digunakan pada sistem trading tsb. Untuk sistem trading dengan time frame H1 (jangka pendek) biasanya dilihat dalam beberapa hari, apakah sudah bisa menghasilkan profit yang konsisten.

Yang perlu Anda lakukan untuk menguji sistem trading, selain dengan forward test yaitu diuji pada pasar yang sedang berjalan saat ini sampai beberapa waktu ke depan, Anda juga sebaiknya melakukan back-test atau pengujian pada kondisi pasar yang telah lampau.

Biasanya kalau pada pengujian backtest profitable, maka bisa dianggap akan profitable. Penjual sistem trading dan juga robot trading biasanya mengacu pada hasil uji backtest sebagai referensinya.

M Singgih   8 Oct 2020

Misalnya upgrade ke akun dengan minimal deposit rendah gt, dengan tujuan belajar apa juga disarankan gak gan? Soalnya saya mikir mungkin dengan keluar sedikit uang, trading saya jadi fokus gt. Kalo pakai akun demo saya mungkin jadi mikir "Nothing To Loss".

Nah pertanyaannya, jika saya dengan akun modal kecil tadi mengalami loss, apakah hal tersebut juga akan mempengaruhi psikologi trading saya?

Kevin   17 Nov 2020

@ Kevin:

Tidak ada saran khusus agar pindah ke akun riil dengan deposit kecil. Sepenuhnya tergantung dari tradernya sendiri. Jika secara psikologis merasa lebih nyaman dengan akun riil, silahkan saja.

- … Nah pertanyaannya, jika saya dengan akun modal kecil tadi mengalami loss, apakah hal tersebut juga akan mempengaruhi psikologi trading saya?

Kalau menurut Anda modal tsb kecil, kami kira Anda tentu sudah siap, karena trading pasti ada risikonya. Kalau ingin risiko yang super kecil, silahkan trading di akun Cent.

M Singgih   18 Nov 2020

@ Jovan:

Jika sistem trading yang Anda gunakan telah di-backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam akun demo), dan menghasilkan persentase profit lebih dari 50%, seharusnya jika diterapkan pada akun riil juga akan sama.

Dalam hal ini mungkin bisa dibenahi lagi sistem trading tsb, dan dicoba pada akun demo lagi. Mengenai manipulasi broker, menurut kami sangat kecil kemungkinannya. Pergerakan harga di akun demo dan akun riil sama, perbedaannya hanya pada kecepatan eksekusinya. Pada akun riil kecepatan eksekusi biasanya lebih lambat.

 

M Singgih   24 Jan 2021

@M Singgih, kecepatan eksekusinya bisa lambat di akun riil itu kenapa pak?

Jovan   25 Jan 2021

@ Jovan:

Karena sever untuk akun demo dan akun riil berbeda. Saya pernah mengalami hal tsb, yang mana pada broker yang sama, kecepatan eksekusi antara akun demo dan akun riil berbeda, akun demo lebih cepat, tetapi harganya sama. Mengenai kenapa akun riil eksekusi ordernya lebih lambat saya tidak tahu pasti.

 

M Singgih   26 Jan 2021

Ini seperti yang saya alami. Ketika trading di akun demo, cari profit itu seperti gampang banget. Nah, setelah pindah ke akun rill, malah performa jadi jeblok...

Aku nganggep mungkin itu karena psikologi yang lg ancur. Jadi saya agak bimbang, ini yang diurusin psikologinya dulu apa membenahi sistem tradingnya?

Samsul Anam   7 Feb 2021

@ Samsul Anam:

Menurut kami periksa sistem tradingnya terlebih dahulu, apakah masih profitable atau tidak.

Dalam hal ini Anda bisa menguji sistem trading tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

 

M Singgih   9 Feb 2021

Selain psikologi perlu diketahui juga bahwa :

- slippage nggak ada di akun demo.

- spread di akun demo sifatnya statis sedangkan pada akun real bersifat dinamis. 

Slippage. pada akun demo semua transaksi mulus eksekusinya dan harga selalu diperoleh seperti yang diorder. Kenyataannya nggak seperti itu. 

Slippage terjadi pada saat open dan saat close trade karena pergerakan harga yang cepat, sehingga ada perbedaan harga yang kita eksekusi dengan kenyataannya. Apalagi di saat menjelang news, slippage lebih gila2an lagi.

Kalau spread lain lagi itu sederhananya rentang harga jual dan harga beli. Pada demo account sifatnya statis, misalnya spreadnya 1 untuk eurusd ya 1 terus. Padahal kenyataannya nggak begitu.

 

Xtra   19 Feb 2021

@Reihan Simamora: Ketika sudah ada bukti jelas performa akun bisa profit konsisten perbulannya minimal 3 - 6 bulan.

Selama Anda belum bisa buktikan dari history trading Anda, lebih baik fokus perbaikan dulu di akun demo.

Trading di akun riil lebih susah daripada akun demo karena sedikit banyaknya akan berpengaruh langsung ke emosi kita.

Kiki R   24 Mar 2022

kenapa ya, saat buka akun live menjadi tidak percaya diri, tidak seperti waktu akun demo?
mohon tips dan pencerahannya. Trm ksh

Halimatus Suadah   9 May 2022

Kamu bisa beralih dari akun demo ke akun riil kapan saja, asalkan kamu benar-benar sudah mahir. Bukti kemahiran itu ada dua:

  • Kamu mampu membuat strategi/sistem trading yang punya win rate bagus (minimal 51%), atau mampu menghasilkan profit lebih besar daripada loss.
  • Kamu mampu mengembangkan modal virtual dalam akun demo menjadi lebih besar lagi dari aktivitas trading saja (bukan dari minta top-up modal virtual dari broker)

Tiap orang bisa makan waktu berbeda-beda dalam akun demo. Ada yang butuh satu bulan, ada yang butuh satu tahun. Berapa lama pun sah-sah saja asal kedua syarat tadi terpenuhi.

Aisha   24 May 2022

Saya punya pengalaman yang kurang mengenakkan. Setelah belajar trading beberapa bulan dan mulai trading di akun demo, di bulan petama, dan kedua win ratenya sekitar 60-67%. Akhirnya saya memutuskan untuk trading di akun rill. Namun, hasilnya langsung drop..win rate hanya sekitar 35%-40% saja.

Padahal, broker, strategi maupun pair yang saya tradingkan itu sama dengan yang di akun demo? Mengapa bisa demikian? Apakah akun rillnya sudah dimanipulasi broker?

Jovan   22 Jan 2021

Kapan waktu yang cocok untuk pemula beralih dari akun demo ke akun riil?

Reihan Simamora   23 Mar 2022

Apakah dalam pembelajaran akun demo kita harus konsisten pada waktu dalam bertrading? 
Dan apakah mempengaruhi psikologis kita? 

Jonathan   3 Jan 2020

Kenapa tidak setiap akun demo broker ada chart xau/usd? Broker mana saja yang bisa trading demo xau?

Estu   28 Dec 2016
Kenapa masih ada yang mempermasalahkan akun demo dan keberatan menggunakannya?

Padaal jelas akun demo sangat menguntungkan trader yang baru belajar karena bisa untuk praktek trading scr gratis.

Apa ini karna ada manipulasi dari broker juga di akun demo?
Rangga   31 Mar 2015
apakah akun demo diseting lebih mudah drpd akun real? selain memang menggunakan uang virtual. maksud saya pegerakan trade dan analisis nya, apakah memang di seting lebih mudah atau akun demo dn real hanya berbeda di uang nya saja?
Dani   8 Apr 2015
salam kenal. saya nubie di forex. saya punya permasalahan persis seperti Saputrra,. anehnya, saya nyoba di demo, bisa profit, dengan indikator dan pair yg sama. saya main di EU GU EJ GJ, kadang2 di UJ..mohon pencerahan dari para master.
Daudlero   21 May 2015
Berapa bulan sebaiknya kita menguji satu strategi trading untuk day trading di akun demo?
Andre   17 Feb 2016
master kalau main di demo acount ko terasa mudah sekali profitnya ,tapi kalau main di real acount ko susah ya
Junaedi   20 Apr 2016
Apa boleh main forex tanpa belajar pada akun demo?
Agus   28 Oct 2016
Saat buka akun demo kt bisa trading dgn modal demo besar2 sampai 10000 usd, tpi ada yg menyarankan sebaiknya itu disamakan dgn modal kita nanti saat buka akun ril saja. Jadi seandainya kita ada modal 100 usd maka trading di akun demo juga sebaiknya ambil modal demonya juga sebesar itu.

Pertanyaannya, apa ini bisa dan wajar dilakukan? Apa untungnya kita melakukan ini? Bukankah saat belajar baiknya kita dengan modal yg besar?
Oza   2 Dec 2015
Pagi master.. disini sy mau tanyakan soal cara manage trading demo & live. Menurut tips trader2 untuk mengetahui suatu broker curang apa tidak dikatakan lebih baik coba saja jalankan dua-duanya. Tapi sy bingung dengan caranya, apakah harus selalu buka kedua platform itu di PC, kemudian eksekusi trading selalu disamakan pengaturan & waktunya?
Atas penjelasannya sy ucapkan trma kasih
Edi Setiawan   29 Aug 2016
maaf sebelumnya adakah perbedaan akun demo dengan real selain saldo tidak nyata ? terimakasih :)
Muhammad Rusdy   10 Jan 2017
saya coba akun demo lalu mencoba order dan  kolom stop rugi ambil untung saya kosongkan, lalu saya memilih m15 setelah saya tunggu 15 menit kok gak ada informasi profit tidak nya. bagaimana caranya
Andri   25 Jul 2017

Setelah pernah baca bahwa antara platform demo dgn platform real BEDA... maksud nya bagaimana ya?

Zul   15 Sep 2018

Gimana caranya menghindari kejadian seperti ini kak? apa sebenarnya akun demo itu sengaja dirancang supaya penggunanya tertarik dan ikut yang riil nya? jadi sistem dan algoritmanya dibedakan gitu kak?

Hilmi   17 Oct 2022

Untuk menemukan solusinya, kita perlu membahas faktor-faktor yang bisa membuat trader sukses di akun riil, tapi rugi di akun demo. Antara lain:

  • Menggunakan nominal modal yang berbeda.

Akun demo biasanya berisi modal virtual senilai ribuan dolar. Padahal, trader mungkin mulai trading riil dengan modal 100 dolar doang. Jelas sekali, gap seperti ini bikin trader enggak siap.

  • Masalah mental "uang saya" dan "bukan uang saya".

Mungkin si trader sudah belajar demo dengan nominal uang yang sama dengan rencana trading riil-nya. Tapi, uang yang dipakai dalam demo itu kan "virtual" dan bukan uangnya sungguhan. Ketika loss dalam demo, kita bisa enak saja minta top up ke broker. Jadi, tentu saja sensasi tradingnya beda dengan trading uang sendiri yang kalau loss maka harus pusing top up sendiri.

  • Masalah keuangan pribadi.

Banyak trader pemula itu mulai dengan modal uang panas. Uang panas itu misalnya dana yang akan dipakai bayar KPR bulan depan, dana pinjaman dari bank/rentenir, uang sekolah anak tahun depan, dan sejenisnya.

Trading dengan uang panas seperti itu pasti berakhir gagal, karena psikologis kita nggak bisa menerima rugi sama sekali. Ketika baru profit sedikit, langsung close posisi. Ketika loss sudah ratusan pips, posisi dibiarkan terbuka terus sampai kena Margin Call. Jadilah, gagal trading riil.

  • Beda kecepatan dan akurasi eksekusi order.

Dalam situasi trading demo, semua order akan otomatis tereksekusi (tidak perlu disalurkan ke pasar, karena ini kan cuma simulasi). Oleh karena itu, trader yang baru sukses dalam demo sering tak terbiasa menghadapi macam-macam situasi dalam eksekusi order riil.

Dalam situasi trading riil, semua order kita akan disalurkan oleh broker kita ke pasar. Order itu bisa langsung tereksekusi, bisa juga tertunda, atau tereksekusi pada harga yang berbeda (slippage), atau menghadapi spread yang melebar/menyempit, dll.

  • Beda perhitungan biaya trading.

Broker biasanya menunjukkan grafik harga yang sama untuk demo dan riil. Tapi, mereka bisa menerapkan struktur biaya berbeda. 

Biaya trading itu apa aja sih? Ada spread, komisi, dan swap. Nah, spread, komisi, dan swap untuk akun demo dan akun riil itu bisa saja berbeda.

Solusinya gimana? Kamu sebaiknya menjajal akun riil dengan modal kecil dulu, meskipun tamat akun demo. Jangan langsung masuk akun riil dengan modal gede, karena kamu belum tentu terbiasa menghadapi situasi riil.

Aisha   19 Oct 2022

Gan boleh dijelasin apakah langkah saya sudah tepat dengan buka akun demo sebagai langkah awal saya belajar forex atau apa perlu saya pelajari terlebih dahulu teori baru buka akun demo? Untuk buka akun demo sendiri biasa ada diisi akun demo $10,000 misalnya, kenapa bisa banyak seperti itu ya?

Gery   5 Dec 2022

Tepat kok pak, akun demo adalah tempat latihan menerapkan teori yang sudah bapak pelajari.

Istilahnya, belajar sekaligus praktek.

Biasanya memang broker membuka akun demo dengan saldo $10,000 sebagai saldo awal.

Saya pribadi melihat alasan broker memberikan akun demo $10,000 adalah agar trader biar lebih mudah menerapkan money management.

Kalau pakai risiko 1% per transaksi artinya di akun $10,000 artinya risiko sebesar $100.

Namun, nilai yang besar ini mempunyai kekurangan yaitu si trader akan merasa kurang realistis. Dia hanya akan deposit $100 tapi karena trading di akun demo $10,000, si trader merasa tidak terbiasa.

Kiki R   6 Dec 2022

Wah terima kasih gan atas penjelasannya! Saya siap deh buka akun demo dan mempelajari trading langsung disana. Untuk kedepannya setelah saya sudah merasa siap dan langsung trading sebenarnya apakah perlu modal saya yang sebenarnya menyesuaikan dengan modal di akun demo?

Jadi rencana saya akan mengikuti modal yang disediakan di demo dan juga kayaknya makin besar modal maka lebih enak pengaturan keuangannya

Gery   7 Dec 2022

Tidak harus sama antara modal di akun demo dengan deposit awal Anda kok.

Di awal-awal deposit kecil dulu sampai Anda merasa nyaman dan konsisten, baru kemudian mulai membesarkan akun tersebut.

Intinya Anda bisa profit konsisten dulu di akun real. Mengenai jumlah modal Anda bisa tambahkan berangsur-angsur.

Kiki R   8 Dec 2022

Untuk cara setting deposit di akun demo bisa ga ya kak? Soalnya saya sampai sekarang masih belum mengerti bagaimana cara setting akun demo dengan deposit yang bisa diubah-ubah. Dan kalau ga salah kita masih belum bisa memiilih leverage kah kak saat demo account terus belum dikenakan biaya seperti komisi dan spread kan kak?

Ailen   26 Dec 2022

Kenapa eksekusi order lebih lambat pada akun riil daripada demo?

Karena akun demo itu hanya simulasi. Ketika kita kirim order, maka ordernya akan langsung tereksekusi. Broker nggak perlu mencocokannya lagi dengan order lain.

Sedangkan akun riil itu yaaa riil, nyata, sungguhan. Pada broker STP/ECN, order kita harus dicocokkan dengan order dari trader lain agar bisa tereksekusi. Padahal, butuh waktu agar untuk proses itu.

Untuk gambaran yang lebih konkrit, cobalah simulasi trading saham. Saat trading saham demo doang, semua order beli ataupun jual akan tereksekusi instan. Sedangkan pada situasi sungguhan, kita hanya bisa membeli suatu saham jika ada orang lain yang mau jual pada harga yang kita inginkan (dan kita hanya bisa jual saham jika ada orang lain yang mau beli).

Pasar forex sebenarnya mirip dengan pasar saham itu. Likuditas pasar forex itu jutaan kali lipat lebih besar daripada pasar saham, juga ada jauh lebih banyak penjual dan pembeli untuk tiap mata uang daripada saham, sehingga order forex seolah-olah langsung tereksekusi tanpa proses pencocokan. Tapi ya, sebenarnya, tetap ada proses yang harus ditempuh.

Aisha   27 Dec 2022

Jawaban untuk Ailen:

Tidak semua broker menyediakan setting nominal deposit ya kak.

Di beberapa broker saya bisa setting deposit akun demo namun di broker lainnya diberi nominal yang sama (biasanya $10,000).

Di akun broker yang bisa setting deposit, saya bisa memasukkan nilai yang saya inginkan.

Kemudian, di akun demo biasanya trader tidak setting leverage. Jadi, leverage kita ngikut leverage yang biasa digunakan. 1:500 atau 1:1000.

Untuk biaya seperti spread dan komisi pada akun demo biasanya ada. Swap pun biasanya ada.

Kiki R   27 Dec 2022

@Reihan Simamora:

Alternatif lain dari menunggu untuk menjalani proses selama 3-6 bulan adalah mencari mentor offline yang sudah berpengalaman dan terbukti mampu meraih profit konsisten sebagai trader. Dengan adanya mentor ini, waktu belajar demo akun Anda akan dapat dipersingkat hingga hanya menjadi 1-2 bulan saja.

Nur Salim   28 Dec 2022

Ada beberapa alasan yang dapat menyebabkan seseorang merasa tidak percaya diri saat trading di akun live setelah sebelumnya merasa percaya diri saat trading di akun demo. Beberapa di antaranya adalah:

1. Tekanan dana: Saat trading di akun demo, tidak ada tekanan finansial yang terlibat karena tidak ada risiko kehilangan uang sungguhan. Namun, saat trading di akun live, ada risiko kehilangan uang yang sebenarnya, akibatnya malah jadi tidak pede.

2. Kemampuan mengelola emosi: Saat trading di akun demo, seseorang mungkin merasa lebih tenang dan lebih mudah mengelola emosinya karena seperti "coba coba saja"

3. Ketidakpastian pasar: Saat trading di akun demo, seseorang bisa lebih tenang. Namun, saat trading di akun live, pasar forex dapat menjadi lebih tidak pasti dan tidak dapat diprediksi.

Tips agar bisa percaya diri: 

1. Menyiapkan diri dengan baik: Lakukan riset

2. Mengelola risiko dengan benar: Menggunakan teknik manajemen risiko yang tepat dapat membantu seseorang merasa lebih percaya diri saat trading di akun live.

3. Mengontrol emosi: Belajar mengelola emosi dengan baik dapat membantu seseorang merasa lebih percaya diri saat trading di akun live.

4. Berlatih di akun demo: Terus berlatih di akun demo dapat membantu seseorang memperoleh kepercayaan diri yang diperlukan saat trading di akun live.

Ananta   28 Dec 2022

Halo, saya pernah mendengar/membaca sebenarnya deposit yang bagus untuk Forex itu minimal $10.000 dan makanya di akun demo itu disetting biasanya $10.000 juga. Nah pertanyaan saya nih apa benar modal $10.000 di anggap ideal? Dan mengapa di demo akun standar nya $10.000? Terima kasih

Erwin   31 Dec 2022

Membuka akun demo dan belajar teori bisa dilakoni berbarengan pak, justru lebih bagus seperti itu agar bisa learning by doing dan problem solving sebelum memakai uang sendiri.

Uang virtual di akun demo memang banyak, karena tujuannya adalah memberi kesempatan trader untuk bisa mencoba berbagai macam strategi dan melakukan evaluasi. Tapi tetap perlu mawas diri, karena seringkali kalau terlalu lama di akun demo justru kaget saat di akun rill. 

Jadi sedikit catatan, tetap perlakukan akun demo seperti akun rill walau kerugiannya tidak nyata. Agar mental trader bertanggung jawabnya bisa terbentuk. 

Ananta   2 Jan 2023

@ Erwin:

Setahu saya tidak ada ketentuan baku mengenai modal minimal untuk trading, baik di akun demo maupun akun riil. Sepenuhnya tergantung dari ketentuan broker. Setahu saya akun demo jumlah depositnya juga bervariasi, bisa dipilih.

 

M Singgih   3 Jan 2023

Menurut saya tergantung money management yang agan terapin serta dana yang ga kepake berapa buat trading, artinya trading lah sesuai dengan kemampuan agan. Ga ada pasti trading modal berapa, tapi memang makin banyak modal makin memiliki kebebasan dalam hal seperti holding floating loss atau buka lebih banyak posisi. Tapi kalau itu ga diimbangi oleh money management serta sistem tradingnya ga diuji dan mental ga dilatih, mau uang sebanyak apapun bakal abis.

Winto   7 Jan 2023

Sebenarnya, modal yang digunakan dalam trading forex bervariasi tergantung dari trader dan strategi yang digunakan. Lalu mengapa sebagian besar broker menyarankan modal minimal sebesar $10.000 untuk trading di akun standar? Tujuannya adalah agar trader dapat mengelola risiko dengan lebih baik dan masih punya ruang untuk mengambil beberapa posisi yang berbeda tanpa khawatir kena margin call.

Demo account standar diset dengan modal $10.000 karena ini adalah modal yang dianggap cukup untuk menguji strategi dan memahami mekanisme trading. Tapi bukan berarti saat trading di akun riil harus langsung memakai modal $10.000, sesuaikan saja modal dengan kemampuan dan tujuan trading Anda sendiri. Bisa baca juga artikel berikut:

Ananta   12 Jan 2023

Setelah membaca penjelasan bapak mengenai demo akun yang start awal langsung $10,000, berarti untuk trading Forex dengan lebih leluasa memang memerlukan modal yang cukup besar ya pak? Mengingat saya pernah melakukan trading dengan deposit yang cukup minimal, alhasil saya berhenti trading karena merasa ruang gerak saya dengan dana tersebut agak terbatas dan merasa resiko kehilangan uang lebih tinggi.

Alexander   21 Jan 2023

Alexander: betul sekali pak, memang seperti itulah realitanya. Sebenarnya yang lebih penting lagi adalah pengendalian diri (psikologi trading). Mungkin Anda pernah mendengar tips kalau akun besar ataupun kecil, selama manajemen risikonya tepat, akan tetap bisa berhasil.

Di lapangan, trading dengan modal kecil bisa dilakukan, tapi kebanyakan yang sanggup memang para trader pro yang sudah sangat terlatih, sementara pemula harus mengikhlaskan modal awal tersebut sebagai "uang belajar" karena masih sulit mengendalikan diri. 

Ananta   6 Feb 2023

Sore pak/bu, sedikit out of topic. Di akun demo sendiri kan menyediakan virtual uang dan bentuknya kan US Dollar. Misalkan nih uang virtualnya kita gnti ke mata uang lain apakah memungkinkan?

Sy ada lihat beberapa broker luar ngeri yg melayani deposit mata uang lain seperti Dollar Australia, dan apakah trder dngn depsoit dollar Australia akan trading dngn dollar AUD jga?

Enzo   8 Feb 2023

Enzo:

di beberapa akun demo trading forex, memang ada fitur untuk mengubah mata uang virtual dari US Dollar ke mata uang lain, seperti Euro, Pound Sterling, atau Yen Jepang. Tujuannya adalah memberikan pengalaman trading dengan berbagai mata uang dan membantu trader untuk memahami bagaimana fluktuasi mata uang mempengaruhi posisi trading mereka.

Namun, perlu diingat bahwa setiap akun demo mungkin memiliki batasan dan fitur yang berbeda, jadi sebelum melakukan perubahan mata uang, Anda harus teliti membaca syarat dan ketentuannya. 

Ananta   12 Feb 2023

Ananta: Makasih kak atas penjelasannya. Saya mau nannya lagi kak, Jadi gini, Kdng sy sdniri ada cb cari broker luar dan mencoba bandingin ama broker lokal dan kbtulan ada broker dari Aussie, yang nawarin bisa deposit 100 AUD.  Kalau misalkan dari akun demo ke akun riil sendiri apkah bisa trading dengan mata uang selain Dollar? 

Enzo   13 Feb 2023

Selamat malam,  mhn pencerahan :

Ketika trading di akun demo, buy/sell stop selalu tereksekusi sesuai price order (meskipun esoknya terjadi GAP saat open price market). Begitu jg stop loss, tersekusi di price order. Tetapi ketika di akun real, semua eksekusinya terseret ke open price market. Apakah perbedaan rules demo dng real ini wajar atau penipuan broker tsb? Terimakasih

 

Cahyo   15 Feb 2023

@ Cahyo:

Maaf, apa maksud “eksekusinya terseret ke open price market” ?

Setahu saya di broker yang sama, pergerakan harga di akun demo tidak berbeda dengan di akun riil, perbedaannya hanya pada kecepatan eksekusi yang mana order di akun demo lebih cepat tereksekusi karena server akun demo dan akun riil berbeda.

Untuk menghindari broker yang curang, kami sarankan agar menggunakan broker yang telah teregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional yaitu: CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.
Jika ingin trading di broker lokal, pilihlah broker yang telah teregulasi oleh Bappebti.

 

M Singgih   21 Feb 2023

Enzo: kalau untuk tradingnya, anda mau menggunakan mata uang selain AS bisa-bisa saja. Biasanya broker menyediakan fitur mata uangnya dikonversi atau sesuai ketentuan yang berlaku. Soal "dari akun demo ke akun riil" ini, saya masih kurang paham maksudnya bagaimana ya? Kalau akun demo dikonversi menjadi akun rill tentu tidak bisa, karena akun demo hanya menyediakan uang virtual (tidak bisa di WD). 

Ananta   21 Feb 2023

Cahyo:

Hanya ada dua skenario di mana eksekusi order terjadi pada harga berbeda dari yang diminta, yakni:

Di luar kedua kasus itu, instruksi order seharusnya dieksekusi pada harga yang ditentukan. Begitupun, requotes dan slippage semestinya jarang terjadi.

Apabila broker sering mengeksekusi harga di luar instruksi order (bukan hanya sekali-dua kali), maka kita bisa menganggapnya suspect scam.

Aisha   24 Feb 2023
 Aang Abdul |  7 Feb 2015

mw tanya masta, apakah ada trader sukses yang hanya memakai tehnikal saja? trimakasih..

Lihat Reply [24]

Dalam dunia trading pergerakan harga bisa di analisa dengan fundament dan tekhnikal, ada trader yang menggunakan salah satunya, atau bahkan menggunakan keduanya. Keterampilan menggunakan tekhnikal bisa menghantarkan menjadi Trader sukses, demikianpun dengan fundament. Menurut hemat kami, adakalanya menggunakan tekhnikal, adakalanya menggunakan fundamental, bahkan ada saatnya menggunakan keduanya.

Thanks.

Basir   10 Feb 2015

Contoh trader propesional yng trading pake teknikal aja?

Ujo   10 Feb 2015

Secara perorangan kami belum mengetahui siapa Trader tekhnikal yang sukses.

Basir   10 Feb 2015

Ada banyak trader sukses yang hanya mengandalkan analisa teknikal, seperti misalnya:
1. Trader terkenal Richard Donchian - bapak ‘trend following’ dan pencipta indikator Donchian Bands,
2. Dr.Alexander Elder - pencipta sistem trading triple screen,
3. Richard Dennis - pendiri kursus trading on-line Turtle Trader,
4. Trader legendaris Michael Marcus,
5. Gary Wagner - pakar analisa dengan candlestick,
6. Jake Bernstein - analis, pengajar dan penulis buku,
7. Cynthia Kase (konsultan trading dan pencipta indikator teknikal)
dan masih banyak yang lain....
Tetapi dalam prakteknya pada taraf tertentu ketika trader sudah mahir analisa teknikal, ia juga akan menggabungkannya dengan analisa fundamental, meski titik beratnya tetap pada analisa teknikal.

M Singgih   11 Feb 2015

Minta contoh yang saat ini masih aktif donk pak. Dari indonesia juga kalau bisa.

Desy Rianti   17 Aug 2018

ada banyak sekali juga pak. Contohnya beberapa analis di kami, seperti:

1. Pak Ahmed Sar, dengan gara trading Price Action dan Pola Harmonicnya.

trader-sukses-3

2. Bu V3. dengan trading menggunakan Indikator ZigZag dan pola harganya.

trader-sukses

3. Pak Rico, dengan gaya trading melawan arusnya.

trader-sukses-2

Masih banyak lainnya juga. Anda bisa membaca beberapa yang saat ini aktif pada 5 Trader Indonesia Yang Meraih Profit Luar Biasa berikut.

Admin   18 Aug 2018

Apakah analis-analis itu bisa dibilang trader sukses? padahal saya pernah ikut analisa salah satu, lebih sering salahnya.

Achmad Yunus   19 Aug 2018

@Achmad Yunus

Mohon maaf pak jika terjadi kesalahan-kesalahan analisa pada analis kami. Namun, itulah trading pak. Kita tidak akan pernah bisa benar setiap saat. Kita hanya bisa disiplin mengikuti rule-rule dan strategi trading yang kita tetapkan. Tentu saja ini juga berlaku bagi Follower-follower analis kami. Jadi tidak bisa seenaknya juga menilai bahwa ini banyak salah dan benarnya. Setidaknya ikuti dulu penuh selama 1-2 bulan untuk melihat performa dan konsistensinya. Jika baru ikut 2-3 sinyal saja dan sudah mampu bilang banyak salahnya, tentu masih terlalu dini bukan buat menilai.

Terima kasih dan semoga membantu.

Admin   20 Aug 2018

iya sih masuk akal juga. Saya memang baru-baru saja mengikuti analis tersebut karena penjelasannya yang mudah saya pahami dan masuk akal. Tapi baru-baru saja itu loss terus.

baiklah klo menurut admin begitu. akan saya coba ikuti selama 1-2 bulan.

Terima kasih min.

Achmad Yunus   21 Aug 2018

@Achmad Yunus:

Terima kasih juga atas saran dan masukannya pak. Semoga sukses terus

Admin   22 Aug 2018

@Aang Abdul
Saya hanya pakai teknikal aja, tapi baca berita ekonomi juga. trader yg pakai teknikal aja cenderung menghindari jam-jam news dan jam buka sesi market. misalnya hindari open posisi ketika sesi perdagangan baru buka asia, sydney, eropa amerika. hindari open posisi ketika ada berita misalnya jam 8.30 malam, jam 10 malam. trader teknikal juga wajib ikuti berita tapi tidak gunakan berita untuk OP. cukup tau berita fundamental. sejauh ini sukses dapat 20-50 pips sekali entry. trader yg utamakan teknikal lebih ke scalping dan trader harian, kalau trader jangka panjang wajib pakai fundamental. 

Habib Akbar   22 Apr 2020

Analisa Tekhnikal dan Fundamental merupakan alat bantu untuk menganalisa harga. Seorang teknikalis akan menggap bahwa analisa tekhnikal merupakan yang terbaik. Demikianpun dengan pengguna analisa fundament. Keduanya bisa dipergunakan. Sebaik-baiknya indikator adalah diri sendiri, karena hal ini terkait dengan emosi dan psikolog trader itu sendiri. Thanks.

Basir   18 Nov 2015

Itu sih relatif, baik enggak nya tergantung yang pakai analisa. Trader yang suka teknikal mungkin anggap teknikal paling baik karena bisa nge-detect kapan mesti entry dan kapan bisa out dari pasar, juga bisa dipakai trading jangka pendek, padahal analisa fundamental nggak bisa begitu dan lebih cocok buat trader jangka panjang. Tapi realitanya, analisa teknikal saja nggak bisa membuat trader sukses. Biarpun sedikit, analisa fundamental tetap harus paham. Kalau enggak, nanti pas ada kejutan the Fed atau gimana, bisa bingung sendiri. Jadi dua-duanya sama-sama penting, walaupun terserah kita mau cenderung ke teknikal atau fundamental.

Mona   19 Nov 2015

Untuk Sapto..

Trading adalah ilmu dan seni mengatur uang untuk mendapatkan uang, hal ini terkait dengan slogan bahwa trading ini High Risk. Dalam dunia trading terdapat dua aliran, yaitu : fundamentalis dan tekhnikalist. Sementara yang ketiganya adalah gabungan dari dua analisa tersebut.

Tidak salah jika anda menggunakan analisa tekhnikal. Yang paling utama adalah anda bisa mengukur dan mengatur emosi dan keuangan anda.

Thanks.

Basir   20 Mar 2017

memang tidak salah masta, tapi pertanyaannya gimana kalo benar2 teknikal saja, tanpa fundamental sama sekali?

Adri   30 Mar 2017

Untuk Adri..

Murni atau campuran bisa dilakukan. Dan hal itu tidak salah. Karena ujungnya adalah target keuntungan bisa di dicapai. Technical Analysis adalah teknik analisa yang menganalisa fluktuasi harga dalam rentang waktu tertentu. Dari pergerakan harga tersebut trader mengamati pola-pola tertentu yang dapat dipakai sebagai dasar untuk melakukan pembelian atau penjualan.

Maka hal ini yang paling penting adalah ditunjang dengan kontrol emosi dan keuangan.

Thanks

Basir   30 Mar 2017

Untuk Rezza Lukman Hakim,

Analisa teknikal berawal dari pemikiran bahwa pergerakan harga dapat diprediksi dari masa lalu. Artinya, dengan sederet data pergerakan harga di masa lalu, trader dapat memprediksi pergerakannya di masa yang akan datang. Bagi para analis fundamental, ini adalah sesuatu yang tidak masuk akal, karena mereka percaya bahwa pergerakan harga disebabkan oleh faktor-faktor penggerak pasar, sehingga mempelajari dan menganalisa faktor tersebut adalah cara paling ampuh untuk memperkirakan pergerakan harga selanjutnya.

Namun demikian, para analis tehnikal percaya bahwa sejarah akan berulang. Pola pergerakan harga yang terjadi di masa lalu bisa terjadi lagi di masa depan. Mereka menggunakan metode untuk menganalisa data-data masa lalu dari pasar yaitu data harga, volume dan open interest untuk memprediksi kecenderungan harga pada masa mendatang. Data-data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk Grafik, yang jika diperhatikan memang menyajikan siklus berulang dari pergerakan harga.

Dalam membaca chart, teknikalis juga memanfaatkan indikator yang sebetulnya menyesuaikan dengan kondisi pasar yang sedang terjadi. Sementara market tidak akan mengikuti indikator. Kalau saja market mengikuti indikator tentu para trader bisa profit semua. Indikator yang repaint ini sangat berbeda dengan indikator forex yang memberikan signal false.

Jika signal false ini terkadang memberikan signal yang berlawanan. itulah signal false. Sedangkan indikator repaint hanya bergeser artinya dia tidak melawan. yang tadinya sell dia tetep memberikan signal sell begitu pula sebaliknya. Namun bisa bertolak belakang dengan kondisi sesungguhnya.

Thanks.

Basir   13 Nov 2017

Mengapa analisa teknikal belum pasti kebenarannya?

Rezza Lukman Hakim   11 Nov 2017

Mengapa analisa teknikal lebi baik dari fundamental?

Oni   18 Nov 2015

Bagaimana penerapan analisa teknikal kemudian dikonfirmasi dengan analisa fundamental?

Eric Hs   8 Jun 2022

Sepertinya terbalik deh.

Lazimnya, analisa fundamental kemudian dikonfirmasi dengan analisa teknikal. Analisa fundamental itu memberikan gambaran makro untuk prediksi pergerakan harga dalam rentang waktu lebih panjang. Setelah tahu gambaran besarnya, baru kita mencari titik entry (buy/sell) dengan analisa teknikal.

Umpamanya: Federal Reserve menaikkan suku bunga, sedangkan bank sentral Jepang membiarkan suku bunganya tetap negatif. Ini berarti proyeksi jangka panjang USD lebih kuat daripada JPY.

Setelah mengetahui ini, kemudian kita buka chart USD/JPY. Bagaimana tren saat ini? Apakah sudah mulai bullish dan sedang terkoreksi? Jika ya, kita bisa memantau indikator/pola candlestick/fibonacci/dll untuk mencari titik entry yang tepat untuk pasang posisi buy.

Aisha   10 Jun 2022

Ada ngk sih trader yang kelola dana besar (bisa prop firm, hedge fund atau capital management) yang tradingnya hanya mengandalkan analisa teknikal?

Sari   22 Jun 2022

@Sari: Market wizard ada yang trading hanya mengandalkan analisa teknikal, contohnya:

  • Richard Dennis
  • Paul Tudor Jones
  • Ed Seykota
  • Marty Schwartz

Anda bisa membaca lebih detail mengenai market wizard di atas pada buku Jack Scwager - Market Wizards.

Kiki R   23 Jun 2022
Apa cukup trading dengan hanya mengandalkan ilmu teknikal saja?
Terimakasih untuk jawabanya.
Sapto   17 Mar 2017
 Eggy |  19 Jan 2022

Apakah ada tips dan trik supaya dapat rejeki nomplok kayak Ghozali yang sukses jualan NFT?

Lihat Reply [25]

Pertama, kita harus paham teknologi terkini.

Ghozali itu sudah tahu teknologi terkini, sehingga ia bisa jual NFT di OpenSea. Di era digital 4.0, pengetahuan tentang teknologi ini sangat penting, khususnya IT. Hanya jika kita sudah tahu, maka kita akan mampu mendapat keuntungan dari kesempatan yang ada.

Kedua, kita harus tekun.

Ghozali mampu berkomitmen selfie di depan komputernya setiap hari selama bertahun-tahun hanya demi membuat video time lapse. Tidak sembarang orang bisa melakukannya. Kebanyakan orang lebih sering mencoba sambil lalu sekali atau dua kali, kemudian patah arang karena upaya sekali atau dua kali itu tidak menghasilkan apa-apa.

Ketiga, kita harus mampu menyediakan produk yang unik dan menarik di mata calon pembeli.

Rejeki nomplok Ghozali itu berbeda dengan hoki judi atau dapat undian. Banyak orang mengira asalkan pasang foto di OpenSea atau asal jualan NFT lalu bisa dapat rejeki yang sama. Tapi realitanya, para buyer di pasar NFT hanya akan membeli barang yang "punya nilai" bagi mereka.

Mari ambil contoh seperti perangko. Bagi orang awam, perangko itu mungkin barang kuno dan nggak berguna. Tapi bagi filateli, perangko bisa jadi sangat berharga. Harga perangko usang itu bisa mencapai jutaan dolar per satu kotak kecilnya. 

Demikian pula dengan NFT. Mungkin kita tak bisa memahami mengapa ada orang yang menganggap selfie Ghozali itu berharga. Tapi bagi Ghozali (dan para pembelinya), selfie itu punya nilai tertentu. 

Aisha   20 Jan 2022

Jadi NFT ini apakah seperti saham yang bisa digoreng-goreng agar harganya bisa naik kak?

Eggy   20 Jan 2022

Bukan. NFT berbeda dengan saham, karena tidak diperjualbelikan melalui mekanisme bursa. NFT itu lebih seperti versi digital dari karya seni, lukisan, perangko, atau barang koleksi sejenisnya.

Aisha   20 Jan 2022

Kalau membeli NFT harus pakai ETH ya kak?

Maya   11 Feb 2022

Membeli NFT tidak harus menggunakan ETH. Setiap platform jual-beli NFT memiliki aturan sendiri mengenai mata uang apa yang direkomendasikan untuk bertransaksi.

Sebagian besar memang menggunakan ETH, karena mayoritas NFT saat ini dibuat dalam blockchain ethereum. Namun, ada pula marketplace atau platform lelang NFT tertentu yang memperbolehkan metode pembayaran lain. Misalnya: Nifty Gateway memperbolehkan pembayaran dengan ethereum maupun kartu kredit.

Aisha   14 Feb 2022

NFT (Non-fungible token) adalah suatu unit data permanen yang disimpan dalam blockchain, serta dapat diperjualbelikan. Unit data NFT biasanya berupa berkas digital seperti foto, video, dan audio.

Kita bisa memahami NFT seperti barang koleksi yang berbentuk digital, ibarat lukisan Van Gogh atau simfoni Beethoven.

Jadi, apa faedah NFT? Bagi pembeli, itu merupakan barang koleksi yang bernilai artistik dan kemungkinan akan mengalami kenaikan harga di masa depan. Sedangkan bagi penjual atau pembuatnya, NFT merupakan suatu metode untuk mengabadikan hasil karya mereka.

Baca Juga: Panduan Bisnis Jual NFT Untuk Pemula

Aisha   4 Apr 2022

Saat ini lagi ramai NFT, NFT itu sebenarnya apa ya kak? Dan faedahnya untuk penggunanya itu apa?

Bosqueee   31 Mar 2022

Apakah ada rekomendasi NFT lokal yang memiliki prospek bagus saat ini?

Revan   22 Jun 2022

Apakah aman kalau foto kita yang dijadikan NFT seperti Ghozali? NFT itu jaminan keamannya apa kak? 

Shiva   22 Jun 2022

Jika NFT hanya berupa foto diri saja itu tidak masalah. Baru akan menjadi masalah jika foto itu bukan hanya foto diri, melainkan juga menampilkan KTP atau identitas diri lain yang seharusnya dirahasiakan.

NFT itu terbuat dalam blockchain, mirip dengan smart contracts yang terbentuk dalam jaringan ethereum. Jadi, jaminan keamanannya ya tergantung pada blockhain dimana "smart contract" untuk NFT itu terbuat.

Selain itu, mengingat NFT bisa diperjualbelikan di marketplace, keamanan marketplace terkait juga sangat berpengaruh. Jika marketplace diserang hacker, maka NFT bisa saja dicuri.

Aisha   24 Jun 2022

Saat ini banyak sekali kreator-kreator NFT dalam negeri yang mulai dapat pengakuan internasional.

Ketika memilih NFT, akan sangat prospek jika Anda memilih desain-desain yang beragam dan mudah diaplikasikan ke Metaverse kelak. Jangan lupa juga, perhatikan value dan tujuan dari NFT tersebut dibuat. 

Rekomendasi NFT lokal yang menarik antara lain:

1. Baliverse, garapan klub sepakbola Bali United dengan seniman Rakajana. Produknya berupa 8000 aset digital NFT yang bisa dikoleksi.

2. Meta Forest Society, yang punya ide menjual NFT sekaligus bersedekah untuk kemakmuran masyarakat. Developernya mengklaim akan membagikan 20% dari hasil penjualan untuk para petani jahe.

3. Soulcops, cocok buat yang suka nge-game karena berbentuk NFT P2E (play to earn). Sambil mengkoleksi karakter, Anda juga bisa dapat keuntungan dari aset digitalnya.

Ananta   29 Jun 2022

Di Indonesia ini apakah ada exchanger yang menerima layanan jual beli NFT? Saya juga mau donkkks jualan, sapa tau hoki kayak master Gojali. xixixix

BentoBento   18 Aug 2022

@Bentobento:

Untuk Exchanger sendiri sebetulnya ada banyak. Beberapa di antaranya ada Enevti, TokoMall, Baliola, dll. Ketiga Exchanger tersebut setahu saya berbasiskan di Indonesia. TokoMall sendiri bahkan diusung langsung oleh Tokocrypto sebagai salah satu layanan kripto terbesar di indonesia. Untuk proses pembuatan NFT-nya sendiri, bapak bisa mencoba untuk membuat dengan aplikasi-aplikasi pembuat NFT berikut.

Nur Salim   24 Aug 2022

Sebaikan NFT dijadikan koleksi atau instrumen trading? Mana yang lebih menguntungkan? Makasih

Safee Sali   24 Aug 2022

@Safee Sali:

Untuk jadi instrumen trading mungkin kurang pas pak, terlebih lagi untuk mendapatkan keuntungan mungkin diperlukan waktu yang cukup lama kalau saat ini. Dulu waktu lagi Hype mungkin akan banyak yang menyebut ini investasi, tapi untuk saat ini mungkin memang yang paling tepat disebut sebagai koleksi saja.

Nur Salim   26 Aug 2022

Sepertinya karya harus menarik terlebih dahulu dan benar benar out to the box. Belajar dari Gozhali, dia itu berpikir secara simple tapi benar benar out to the box dengan foto selfienya. Buat kolektor seni ini sesuatu yang diluar pikiran mereka dan justru keunikannya disitu. Kita harus memikirkan sesuatu yang bagi orang itu tidak masuk akal atau sama sekali tidak terpikirkan. Kurasa fotografer pasti ga kepikiran bahwa bisa selfie sederhana pakai HP malah nilai jual melebihi karya mereka yang perlu usaha dan alat-alat yang mahal.

Dan yang ga kalah penting ya seperti saran saran diatas ya harus melek teknologi dan informasi dan ditambah lagi ketekunan. Karena kita ga tau apakah salah satu karya kita akan berhasil di pasaran atau ga.

Arfin   25 Oct 2022

Mau tanya, mengapa NFT Bored Ape Yacht harganya bisa sangat mahal?

Agung Jr   14 Dec 2022

@Arifin:

Sebenarnya tidak perlu terlalu Out Of The Box juga pak. sama seperti gozali, dia tidak akan pernah terpikir bahwa foto selfinya akan laku dijual dengan harga puluhan hingga ratusan juta Rupiah. Lebih dari pada pemikiran yang Out Of The Box, ada hal penting yang bisa jadi mendasari kesuksesan sebuah NFT.

Pertama, pemilihan tema atau karakteristik NFT. Tidak harus unik dan aneh, tema lebih baik dipilih dengan basis pasar yang akan diincar. Seperti misalnya NFT yang bertemakan superhero akan menarik fans-fans superhero sebagai pembeli.

Kedua, hal yang lebih penting dari tema adalah konsistensi dan disiplin. Setelah menetapkan tema, teruslah berusaha Minting NFT dengan tema tersebut secara konsisten dalam waktu yang lama. NFT yang Anda hasilkan di awal memang tidak akan langsung laku terjual mahal. Namun, dengan tidak berhenti dan terus konsisten membuat NFT, skill yang Anda miliki akan terus bertambah dan hasil akan menjadi lebih baik. Sisanya, biarkan pasar yang menentukan.

Nur Salim   20 Dec 2022

@Agung Jr

Untuk ini, setahu saya alasan utamanya sangat mirip dengan mengapa Bitcoin bisa menjadi sangat tinggi nilainya saat ini. Bored Ape merupakan salah satu NFT pertama yang rilis di market. Bored Ape juga memiliki nilai Supply terbatas pada 10,000 jenis dan tidak akan ditambah lagi. Beberapa hal tersebutlah yang membuat Bored Ape bisa merajai pasar NFT saat NFT viral dahulu.

Yang lebih spesial lagi, tidak hanya pada awal rilis, para developer Bored Ape saat ini masih terus berinovasi dan mengayomi para usernya dengan fitur-fitur dan akses layanan terbaru.

Nur Salim   20 Dec 2022

Mana yang lebih menguntungkan tergantung pada kondisi pasar dan kemampuan Anda dalam mengelola dan memprediksi pergerakan harga NFT.

Jika Anda ingin menjadikan NFT sebagai koleksi, pilih NFT yang memang kontennya Anda minati dan memahami nilai yang terkandung di dalamnya.

Jika menjadikan NFT sebagai instrumen trading, sebaiknya memahami risiko yang terkait dengan perdagangan NFT dan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi harganya. 

Baca Juga: 

Ananta   31 Dec 2022

Setuju dengan saran dari Pak @Nur. Menurut saya, penjualan NFT sendiri sebenarnya sama saja berjualan seperti pada umumnya. Seperti penjualan produk via e-commerce marketplace, NFT juga memiliki permintaan pasarnya sendiri. Gozhali kenapa bisa, menurut saya itu karena ada beberapa orang yang memang kebetulan saja menyukai foto selfie nya saja dan kebetulan juga di expose sama media makanya bisa sukses. Intinya berjualan NFT itu sama saja dengan berjualan secara tradisional yang membedakannya hanya tempat, jenis produk, dan jenis mata uang yang didapatkan

Qory   1 Jan 2023

Ketika seseorang membeli NFT Bored Ape, mereka bukan cuma membeli gambar monyet jelek. Mereka juga membeli hak copy right atas gambar tersebut, berikut membership ke grup privat online eksklusif yang dikelola oleh perusahaan pembuat NFT itu. Makanya nama komplit NFT ini adalah "Bored Ape Yacht Club".

Ada apa saja di klub eksklusif mereka? Yah, sebagai orang awam, tentu saja kita tidak tidak tahu. Tapi yang jelas, ada berita bahwa banyak selebritis sudah membeli NFT ini (dan join klub-nya), termasuk Justin Bieber, Eminem, Madonna, Neymar, dll. 

Aisha   5 Jan 2023

Permisi, saya mau menanyakan perihal mengenai upah saya jika berhasil menjual NFT. Apakah akan dalam bentuk mata uang kripto tertentu atau mata uang kripto secara umum seperti Bitcoin?

Adakah saran dalam menerima mata uang kripto, mana yang lebih menjanjikan? Karena kalau smbrng terima, tktya mata uang kripto yg saya asal terima ga ada valuenya sperti cth Luna gt. Jadi sy rencana ga nerima mata uang tertentu dan sebaiknya menggunakan marketplace mana utk berjualan NFT?

Terima kasih!

Sharlotte   12 Feb 2023

Sharlotte:

Pembayaran untuk NFT biasanya dilakukan dengan mata uang kripto seperti Ether (ETH) yang digunakan di jaringan Ethereum. Namun, ada juga beberapa pasar NFT yang menerima pembayaran dengan mata uang kripto lainnya seperti Bitcoin (BTC), atau bahkan dengan fiat (mata uang konvensional seperti USD atau EUR) di beberapa pasar.

Keuntungan dari menjual NFT dalam bentuk mata uang kripto tertentu adalah Anda dapat memperoleh keuntungan dari kenaikan harga mata uang kripto tersebut. Misalnya, jika Anda menjual NFT dengan harga 1 ETH dan harga ETH meningkat, maka nilai NFT Anda juga akan meningkat. Selain itu, dengan menggunakan mata uang kripto untuk pembayaran, transaksi dapat dilakukan secara global tanpa terbatas oleh peraturan dan batasan geografis.

Namun, penting untuk diingat bahwa mata uang kripto memiliki volatilitas yang tinggi, sehingga harga dapat naik dan turun dengan cepat. Oleh karena itu, menjual NFT dengan mata uang kripto dapat melibatkan risiko pasar dan volatilitas harga.

Intinya, kalau Anda ingin “main aman” pilih koin dengan valusi (market cap) tinggi dan performa relatif stabil seperti Ethereum dan BTC. Hindari koin dengan market cap kecil dan volatilitas yang terlalu tinggi.

Sefie   15 Feb 2023

Sharlotte:

Karena umumnya NFT marketplace sendiri dibangun di atas Blockchain Ethereum maka proses pembayarannya juga akan menggunakan ETH. Dari ETH sendiri ini nanti Anda akan bisa mengkonversinya ke kripto lain seperti BTC, BNB, DOGE, bahkan LUNAC. Namun beberapa Marketplace sendiri sudah menyediakan fitur pembayaran lain seperti Solana, USDC, dll.

Mengenai Platform sendiri sebenarnya sudah banyak pak. Dari OpenSea yang menjadi salah satu Marketplace terbesar NFT ataupun bebebrapa Marketplace lain seperti Binance, Rarible, dll. Mengenai mana yang baik sendiri saya kurang tahu karena saya baru pernah mencoba OpenSea. Tapi dari yang saya ketahui, kabarnya Binance Marketplace dibuat di atas Blockchainnya sendiri dan tidak menggunakan Ethereum Blockchain. Mungkin jika ingin mencoba bapak bisa mencoba ke Binance.

Nur Salim   17 Feb 2023
 Krisno Duaji |  3 Apr 2023

Halo guys,
Saya pemula, mau tanya ya...Jika baru saja memulai trading forex dan hanya menggunakan modal kecil ($10), apakah masih bisa sukses atau mendapatkan profit besar seperti master-master?

Lihat Reply [44]

Apakah mungkin trading hanya dengan modal 100 ribu? Kalau bisa, dimana brokernya ya kak?

Kariim   4 Apr 2023

Bagaimana cara mengembangkan akun trading modal kecil menjadi lebih besar?

Dewi Angel   4 Apr 2023

Apakah ada broker yang menyediakan modal trading gratisan dengan profit yang bisa ditarik?

Ahmad Royyan   4 Apr 2023

Berapa rata-rata modal yang digunakan oleh trader profesional untuk trading forex?

Hilda Adinta   4 Apr 2023

Berapa modal yang dibutuhkan agar bisa mendapatkan profit yang bisa dijadikan sumber penghasilan bulanan?

Indri Melanti   4 Apr 2023

halo pak, untuk pertanyaannya saya pecah jadi 2 ya:

1. Apakah bisa sukses? Bisa, karena pada dasarnya forex itu sama seperti bisnis yang lain. Selama mau terus belajar dan bisa menemukan peluang, bisa dapat cuan dan kalau ditekuni lama-lama sukses.

2. Apakah bisa profit besar? Untuk hal ini, tentu saja kembali ke modal awalnya. Jika modalnya 10 USD dan berharap dapat ratusan atau ribuan dolar dalam waktu singkat, tentu agak kurang realistis. Jadi sebaiknya kumpulkan dulu profit dari modal yang kecil tersebut, lalu perbesar modalnya agar profit yang didapat juga mengikuti.

Semoga sukses. 

Ananta   3 Apr 2023

Masalahnya di sini ada dua.

1. ukuran suksesnya itu apa?

Kalau ukuran suksesnya itu profit 1000% dari 10 dolar disulap jadi 10.000 dolar, maka itu jelas tidak mungkin.

Kalau ukuran suksesnya sekedar balik modal dan profit ala kadarnya, maka bisa-bisa saja asalkan udah punya wawasan dan skill yg cukup.

Ingat, modal cuma 10 dolar lho ya.

2. udah punya sistem trading yang ampuh belum?

Jujur aja, belum pernah lihat pemula bisa sukses cuma dengan depo 10 dolar. Biasanya ludes duluan, soalnya trading asal-asalan tanpa knowledge dan pengalaman. Nggak mau latihan demo dulu, metatrader aja nggak paham, definisi lot & spread nggak ngerti, tapi langsung masuk real account. Ini namanya bunuh diri.

Kalau masih pemula ya, rekomendasi konkret nih: Latihan demo dulu beberapa bulan sambil nabung buat modal yang lebih gede.

Sambil latihan demo, km bisa bikin strategi trading yang cocok. Sambil latihan demo, km jg bakal ngerti berapa banyak modal yg km butuh buat mensukseskan strategi itu.

Sonny   3 Apr 2023

@ Krisno Duaji:

Profit besar atau profit kecil dalam satuan uang itu relatif. Jika ingin profit besar, maka modal juga harus besar.
Tujuan trading adalah menghasilkan profit yang konsisten dalam periode waktu tertentu, misal 10% dalam sebulan, atau sekian persen dalam seminggu, dsb. Besarnya profit dalam periode waktu tertentu diukur dengan persentase dari modal.

Seorang trader bisa dianggap sukses jika telah bisa menghasilkan profit yang konsisten dalam periode waktu tertentu, dipertahankan, dan berusaha untuk ditingkatkan dari waktu ke waktu. Yang perlu diketahui adalah Anda tidak akan bisa menghasilkan profit yang sangat besar dalam waktu singkat secara terus menerus. Ini karena sistem trading yang profitable yang bisa menghasilkan profit secara konsisten mempunyai keterbatasan persentase profit (win rate) yang biasanya tidak sampai 100%.

Sebagai tambahan, untuk modal USD 10, Anda bisa trading dengan menggunakan akun Cent agar ketahanan modalnya cukup. 

M Singgih   4 Apr 2023

Indri Melanti: berapa penghasilan bulanan yang Anda inginkan? Kalau mengikuri UMR Jakarta per tahun 2023 misalnya sekitar 5 juta, lalu trading dengan potensi keuntungan 10% per bulan, berarti modal yang dibutuhkan sekitar 50.000.000.

Perlu dicatat juga itu hanya hitungan kasar, belum termasuk biaya trading seperti komisi dan spread, lalu juga disesuaikan dengan kurs usd/idr jika memakai floating rate.

Jadi langkah awal yang dilakukan adalah menetapkan dulu target profit yang realistis dan sesuai dengan kemampuan kita. Artikel berikut ini juga menarik untuk dijadikan referensi:

Ananta   4 Apr 2023

@ Kariim:

- Apakah mungkin trading hanya dengan modal 100 ribu?

Bisa. Dalam hal ini Anda bisa trading dengan menggunakan akun Cent, yang mana Rp.100 ribu setara dengan USD 6.67 atau 667 Sen Dollar (kurs USD/IDR = 15000).

Untuk penjelasan yang lebih lengkap, silahkan baca: Akun Cent, Layanan Broker Paling Ideal Untuk Trader Pemula

M Singgih   5 Apr 2023

Hilda Adinta:

Untuk ukuran akun trading sendiri sebenarnya beragam. Bagi yang menggunakan modal dari uangnya sendiri kisarannya setahu saya minimal ada di 10,000-20,000 USD. Untuk yang menggunakan modal dari uang investor atau perusahaan biasanya ada di minimal 50,000-100,000 USD.

Nur Salim   7 Apr 2023

Indri Melanti: KLu maksud lo dalam konteks trading di pasar finansial, menurut pendapat gue sendiri gak ada ukuran pasti modal berapa yang dibutuhkan buat dapetin profit yang bisa jadi sumber penghasilan tetap tiap bulan. Semuanya tergantung dari strategi trading, pengelolaan risiko, dan kondisi pasar yang lagi berlangsung.

Jadi sebagai trader, lo harus mikirin besar risiko yang bisa lo ambil, target profit harian atau bulanan, biaya trading, dan juga waktu serta kemampuan lo buat pantau pergerakan pasar.

Penting juga buat punya strategi trading yang jelas dan konsisten, dan selalu disiplin buat ngikutin rencana trading yang lo bikin. Semua hal itu bisa mempengaruhi hasil trading lo dan resiko yang harus lo tanggung.

Gak disarankan buat cuma ngandelin trading sebagai sumber penghasilan utama lo, terutama kalau lo masih belajar trading. Mending lo anggap trading sebagai sumber penghasilan tambahan aja dan tetap jaga sumber penghasilan utama lo.

Intinya, modal yang dibutuhkan buat trading bakal bervariasi tergantung pada situasi lo, risiko yang siap lo ambil, serta tujuan dan strategi trading yang lo pilih. Jadi lo harus bijak dalam menentukan modal yang dibutuhkan dan selalu memperhitungkan risiko yang bakal lo tanggung.

Hollie   7 Apr 2023

Jawaban untuk Ahmad Royyan:

Ada. Program ini biasa disebut dengan No-deposit bonus atau NDB. Ada beberapa broker yang menyediakan program ini rata-rata broker luar negeri.

Kiki R   10 Apr 2023

Berapa modal awal trading master pada saat awal-awal belajar trading?

Habibi   11 Apr 2023

Adakah orang yang benar-benar sukses dari hasil trading forex sebagai sumber penghasilan utamanya?

Candy Asih   11 Apr 2023

Mengapa lebih banyak orang yang gagal dibandingkan dengan orang yang sukses di trading forex?

Ririn Hasanah   11 Apr 2023

Mengapa modal kecil untuk trading forex akan cepat habis?

Fikri Fauzan   11 Apr 2023

Jika trading menggunakan modal kecil, berapa leverage dan lot yang harus digunakan?

Rama   11 Apr 2023

@ Hilda Adinta:

- Berapa rata-rata modal yang digunakan oleh trader profesional untuk trading forex?

Mengenai modal rata-rata yang digunakan para trader profesional, kami tidak tahu pasti karena belum pernah melakukan survey. Setahu kami mereka berangkat dari modal yang relatif kecil, setelah menghasilkan profit konsisten modal ditingkatkan sedikit demi sedikit hingga ada yang mencapai ratusan ribu US Dollar atau milliaran Rupiah. Setahu kami mereka kebanyakan trading di broker-broker besar luar negeri dengan leverage yang relatif rendah.

M Singgih   11 Apr 2023

Ahmad Royyan:

Ada banyak sekali broker yang demikian pak. Dimulai dari program No Deposit Bonus seperti yang dijelaskan pak Kiki R di atas. Hingga terbaru kini ada juga yang bahkan menyediakan program Funding langsung. Semua program ini bisa diikuti dengan gratis, hanya saja biasanya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu perihal pendaftaran, syarat trading, dan lain sebagainya.

Nur Salim   11 Apr 2023

Rama : Ketika trading dengan modal kecil, sebaiknya trader memilih leverage yang rendah dan ukuran lot yang kecil. Leverage adalah pinjaman yang diberikan broker kepada trader untuk meningkatkan daya beli modal trading. Namun, semakin besar leverage yang digunakan, semakin besar pula risiko yang dihadapi.

Sebagai acuan umum, kakak sebenarnya dapat memilih leverage sekitar 1:10 hingga 1:50 untuk mengelola risiko dengan baik. Tetapi karena kebanyakan broker baik luar negeri maupun dalam negeri rata-rata menawarkan leverage 1:100, maka ambil leverage 1:100 ga masalah asal udah membatasi resiko dengan manajemen resiko.

Selain itu, untuk ukuran lot, sebaiknya kakak memilih ukuran lot yang kecil seperti 0.01 lot atau bahkan lebih kecil. Dengan ukuran lot yang kecil, kakak dapat meminimalkan risiko kerugian yang terlalu besar. 

Sebagai referensi, bila modal kakak adalah $100 (tergolong sangat kecil untuk Forex) maka bisa baca artikel berikut : Tips Money Management $100

Hero   11 Apr 2023

Candy Asih:

Nggak ada orang yang sukses dari hasil trading forex saja. Kenapa? Karena diversifikasi.

Diversifikasi ini suatu wawasan investasi yang wajib dicamkan oleh semua orang, tapi sering diabaikan oleh orang Indonesia yang nggak melek keuangan. 

Apa itu diversifikasi? Diversifikasi adalah meragamkan isi portofolio investasi kita agar mengurangi risiko dan meningkatkan peluang cuan. 

Semua investor dan trader dunia yang sukses dalam jangka panjang pasti menerapkan diversifikasi. Artinya, mereka tidak akan menggunakan seluruh uang mereka dalam satu jenis investasi saja, melainkan membaginya ke dalam beberapa jenis investasi. Jenis-jenis investasi yang masuk ke dalam portofolio mereka pun berubah-ubah sesuai situasi makro dan pasar keuangan dunia.

Mari ambil contoh George Soros. Dia adalah trader forex paling terkenal di dunia. Aksi trading Soros bahkan pernah berhasil menjatuhkan pound Inggris, baht Thailand, dll, yang notabene mata uang dibekingi pemerintahnya secara resmi. 

Dari aksinya melawan pound Inggris pada tahun 1992, media massa memperkirakan Soros berhasil mendulang profit sekitar 1 miliar USD! Lalu Soros dapat untung sekitar 1 miliar USD lagi dari Baht Thailand pada 1997. Dan terakhir, Soros dapat 1 miliar USD lagi dari Yen Jepang antara 2013-2014. 

Luarrr biasa kan!? Tapi kekayaan Soros bukan hanya bersumber dari trading forex. Soros juga berinvestasi dalam saham (Google, Tesla, dll), obligasi, dan ETF. 

Kenapa harus diversifikasi? Ada 2 alasan utama:

  • Kondisi pasar berubah-ubah. Bulan ini, kita mungkin bisa menemukan banyak peluang trading forex. Tapi bulan depan belum tentu ada peluang trading forex lagi. Nah, full-time trader harus makan apa kalau nggak ada peluang? Solusinya gampang, cari peluang di market lain seperti saham.
  • Ibaratnya punya 10 telur lalu ditaruh dalam satu keranjang. Kalau keranjang itu jatuh, pecahlah semua telur kita. Tapi kalau 10 telur itu dibagi-bagi ke dalam 2-5 keranjang, maka kita masih punya beberapa telur seandainya salah satu keranjang itu jatuh. Betul? Begini pula pentingnya diversifikasi.
Aisha   11 Apr 2023

Jawaban untuk Kariim:

Mungkin. Trading dengan modal kecil seperti 100ribu rupiah cocok untuk jenis akun cent. Contoh broker yang menawarkan akun cent seperti broker-broker luar negeri.

Kiki R   12 Apr 2023

Jawaban untuk Ririn Hasanah:

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan lebih banyak orang yang gagal dibandingkan dengan orang yang sukses di trading forex, di antaranya adalah:

  • Kurangnya pengetahuan dan keterampilan: Trading forex memerlukan pengetahuan yang mendalam dan keterampilan yang baik dalam analisis pasar dan manajemen risiko. Banyak orang yang terjun ke dalam dunia trading forex tanpa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai, sehingga mengalami kerugian dan gagal dalam jangka panjang.
  • Emosi yang tidak terkendali: Trading forex juga memerlukan pengendalian emosi yang baik, seperti ketahanan terhadap tekanan dan kecemasan saat mengambil keputusan dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Banyak orang yang tidak mampu mengendalikan emosinya, sehingga membuat keputusan yang buruk dan berujung pada kerugian.
  • Tidak memiliki rencana trading yang baik: Rencana trading yang baik adalah penting untuk mencapai kesuksesan dalam trading forex. Banyak orang yang gagal karena tidak memiliki rencana trading yang jelas, seperti tidak memiliki target profit dan stop loss yang tepat.
  • Kurangnya disiplin: Disiplin dalam menjalankan rencana trading juga sangat penting. Banyak orang yang tidak disiplin dalam menjalankan rencana trading, seperti tidak mengikuti aturan manajemen risiko dan terlalu sering melakukan trading yang tidak direncanakan.
  • Tidak sabar: Trading forex memerlukan kesabaran dan ketekunan untuk mencapai kesuksesan dalam jangka panjang. Banyak orang yang tidak sabar dan ingin cepat kaya, sehingga terlalu sering melakukan trading yang berisiko dan mengalami kerugian.
  • Faktor pasar yang tidak terduga: Pasar forex sangat fluktuatif dan tidak bisa diprediksi dengan sempurna. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar, seperti kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi global, dan perubahan suku bunga. Bahkan trader yang sangat berpengalaman dan sukses dapat mengalami kerugian akibat faktor pasar yang tidak terduga ini.
Kiki R   12 Apr 2023

Fikri Fauzan: Pernyataan itu ga benar. Mengapa? Modal cepat habis itu bukan karena modal kecil atau gede tetapi trader sendiri yang tidak menyesuakan volume trading dengan modal yang dimiliki. Trading itu adalah perdagangan versi digital dan berjangka. Keuntungan juga berasal dari perbedaan antara nilai jual dan nilai beli. 

Bisa kebayangkan bila modal elo pas-pasan $100 kemudian beli pasangan mata uang sebesar 1-2 lot. Berarti pergerakan 10 pips aja udah habis semua modal elo (1 lot = $10 per 1 pips). Lain hal dengan modal elo $100 tetapi buka trading sbesar 0.01 lot. (0.01 lot = $0.1), berarti modal $100 diperlukan 1000 pips untuk habis. (1000 x $0.1 = $100).

Chiko   12 Apr 2023

Fikri Fauzan:

Modal yang cepat habis dalam trading forex sebenarnya lebih melekat ke arah alasan tidak adanya pengaturan risiko yang diterapkan oleh seorang trader. Modal sebesar apapun kalau tidak diatur risikonya maka akan cepat habis juga kok pak. Masalah pengaturan risiko ini akan jadi sangat sulit untuk diaplikasikan untuk akun trading dengan ukurang kecil. Contoh saja dengan modal 100 USD, maka jika per posisi yang dibuka diterapkan risk sebesar 1% dari total modal atau 1 USD, maka posisi yang dibuka maksimal harus memiliki Stop Loss sebesar 10 Pips saja dengan Lot 0.01. Besaran SL ini akan semakin kecil jika digunakan Lot yang lebih besar. Dengan modal yang lebih kecil misalnya 50 USD, maka besaran SL ini akan semakin tipis pula dengan hanya berkisar 5 Pips jika menggunakan Lot 0.01. Hal ini tentu akan sangat membatasi jenis strategi yang dapat digunakan.

Saran saya jika memang modalnya masih kecil, maka mungkin bisa menggunakan akun Mikro, Nano bahkan Cent untuk trading sehingga perhitungan risikonya dapat lebih baik.

Nur Salim   12 Apr 2023

@ Habibi:

Saya lupa Pak, sudah lama. Sepertinya di bawah USD 1000.

 

M Singgih   12 Apr 2023

Candy Asih: Ada, tetapi hanya orang yang "terpilih" saja. Maksud gua gini, hanya orang tertentu aja yang menjadikan Forex sebagai penghasilan utama. Mngkn dari 10 paling 1-2 orng aja itupun bukan hanya trading Forex saja. Setuju gua ama kak @Aisha klo penerapan diversifikasi sangat berpengaruh juga. Bisa aja pendapatan utama dari trader itu dari Forex, tetapi ada juga pendapatan lain yang tentunya lebih stabil.

Dan dari pemaparan kak @Aisha udah jelas banget kalo trading Forex itu terkadang naik dan turun, ga bisa dijadikan "oenghasilan utama" terus menerus

Yudha   15 Apr 2023

Ririn Hasanah:

Selain alasan lengkap yang telah dipaparkan oleh pak Kiki R di atas, umumnya hal ini terjadi karena persepsi atau mind set seorang trader yang beranggapan bahwa trading merupakan suatu jalan pintas untuk meraih kekayaan atau kesuksesan financial. Persepsi ini biasanya muncul karena faktor-faktor seperti oknum yang suka memamerkan hasil-hasil profit fantastis, dan lain sebagainya. Padahal kenyataannya trading sendiri sama seperti bisnis lainnya. Terdapat risiko di sana, Anda bisa merugi, modal bisa habis.

Nur Salim   17 Apr 2023

Jawaban untuk Habibi:

Modal awal saya trading $50.

Kiki R   17 Apr 2023

Rama:

leverage, lot, itu tergantung modal. nah, modal "kecil" nya itu berapa?

sekedar saran nih:

Kalau modal antara $100-$1000, leverage 1:100 aja. Kalau mau cari aman, pakai akun sen atau lot mikro. Kalau nggak ada, lot mini gpp

Sofiyan   18 Apr 2023

Dewi Angel:

Banyak cara mengembangkan akun trading modal kecil jadi besar.

Pertama, mesti sudah punya sistem trading yang teruji.

Kedua, trader mesti sudah punya wawasan dan pengalaman. Setidaknya, sudah latihan akun demo sampai mahir.

Ketiga, kunci yang mungkin paling penting: Compounding.

Compounding ini maksudnya km jangan menarik profit trading, tapi membiarkannya dalam akun untuk dijadikan modal trading lagi. Umpamanya trading dengan modal $100, lalu profit $10 di bulan pertama, maka modal trading di bulan kedua jadi $110. Kalau bulan kedua bisa naikkan untung lagi jadi $11, maka modal trading bulan ketiga jadi $121.

Begitu terus menerus dalam jangka panjang. Dengan modal trading lebih besar, harapannya kelak bisa untung lebih besar lagi. Jadilah, akun trading makin berkembang.

Aisha   18 Apr 2023

Aisha: Setuju banget! Jalan satu2nya agar modal bisa berkembang setelah mendapatkan profit di trading adlaah dngn cara menabung lagi profit yang ada alias ibarat klu profit digulung jadi modal lagi. Maka lama kelamaaan modal yang ada akan jadi besar, trading size pun mngkn saja bsa besar dan pada akhirnya akan terus berkembang.

Yudha   19 Apr 2023

Yudha:

Ya, seperti itu. Tapi lebih pentingnya bukan ukuran lot (trading size) sih, melainkan margin dan ketahanan modal.

Saat kita trading dengan modal kecil, kita pasti sering merasa khawatir kalau-kalau nanti kena margin call. Seiring dengan makin besarnya modal, ketahanan modal kita meningkat, margin makin banyak, maka kita bisa trade lebih bebas dan nggak perlu dihantui MC terus-terusan.

Secara mentalitas trading dengan khawatir MC (modal mepet) dan trading tanpa khawatir MC (modal cukup) itu beda banget lho. Coba aja trading dengan dua skenario itu, nanti terasa sensasinya.

Aisha   22 Apr 2023

Fikri Fauzan: Menurut ane sendiri, modal kecil di trading forex itu kyk modal jajan kamu di warung cuman sedikit. Bayangin aja kamu mau beli makanan enak di warung tapi kamu cuma bawa duit pas-pasan. Mau beli yang mana aja pasti kamu bakal pusing milihnya karena harganya mahal dan duit kamu cuma cukup buat beli yang murah-murah aja.

Nah, di trading forex juga sama. Kamu pengen trading banyak pasangan mata uang tapi modal kamu kecil. Cuma bisa pasang lot kecil-kecil doang. Kalo lot kecil-kecil terus, profit yang kamu dapet juga kecil. Kalo loss, bisa-bisa modal kamu langsung habis.

Selain itu, kalo modal kecil, kamu juga jadi gampang stress. Karena setiap loss yang kamu dapet rasanya berat banget di hati. Stres terus jadi trading kamu jadi ga konsentrasi. Akhirnya, trading kamu jadi semakin merugi dan modal habis dalam waktu yang cepat. Dan ini emang lebih ke arah psikilogis dan juga management yg buruk sih karena modal kecil, manaegemnt harus lebih ketat karena ya tadi, uang jajan terbatas.

Greg   22 Apr 2023

Ahmad Royyan: Ya, ada beberapa broker yang menawarkan program bonus tanpa deposit atau modal trading gratisan. Dalam program ini, broker memberikan sejumlah uang kepada trader baru sebagai modal untuk trading tanpa memerlukan deposit awal. Namun, perlu diingat bahwa setiap broker memiliki aturan dan persyaratan yang berbeda dalam program bonus semacam itu.

Profit yang dihasilkan dari modal gratisan tersebut biasanya dapat ditarik setelah memenuhi syarat-syarat tertentu. Syarat-syarat tersebut bisa berupa mencapai volume trading tertentu atau mencapai persyaratan lain yang ditentukan oleh broker. Selalu penting untuk membaca dan memahami syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum mengambil bagian dalam program semacam itu.

Dion   11 Jun 2023

Jadi gini, misalkan aku belajar trading gitu. Setelah ngerasa matang, aku deposit Rp 500.000 dlu kemudian tiap bulan aku setor ke akun aku Rp 500.000 tiap bulan.

Apakah tindakan aku ini perlu? Msksdnya biar aku bsa dapat mengembangkan modal, jdi perlahan2 tabung ke trading Forex, kan lumayan, setahun bsa kumpul Rp 6 juta utk modal tambahan trading.

Selain itu, untuk leverage yg cocok utk aku yg kebetulan trading dengan broker yg memiliki pilhan leverage dari 1:100 hingga 1:3000 itu, leverage yg dipake itu enakan angka berapa ya gan? Mohon bntuannyaa, makasih bnyk

Fian   13 Jun 2023

Fian:

Kalau menurut saya, rencana kamu itu salah.

Kenapa? Karena trading itu berisiko sangat tinggi. Kamu harus memastikan selalu punya dana cadangan terpisah yang diinvestasikan ke aset lain. Jangan semuanya jadikan modal trading. Ntar kalau bangkrut fatal kan malah nggak lucu. TRADING ITU BUKAN UNTUK NABUNG.

Jadi, baiknya dari modal awal 500rb itu coba dikembangkan dulu. Kalau sudah terbukti berhasil profit, nah gunakan profit tadi sebagai modal tambahan untuk mengembangkan trading.

Bagaimana dengan 500ribu yang bisa disisihkan pada tiap bulan berikutnya? sebaiknya masukkan ke investasi yang lain. Umpamanya reksa dana atau saham dividen. Dengan begitu, umpamanya trading forex kamu gagal pun, kamu bisa mulai lagi dengan tarik dana dari investasi yang lain. Uang dalam reksa dana dan saham dividen juga bisa tumbuh berkembang sendiri tanpa kamu mesti pusing mikir strategi apapun.

Aisha   23 Jun 2023

Fian:

Perlu dan tidak perlunya menurut saya sendiri tergantung dari performa trading bapak. Jika memang menguntungkan dan bisa konsisten, menambahkan modal tentu saja baik untuk akun trading.

Hanya saja menurut saya jika masih dalam tahap belajar sebaiknya fokusnya diganti terlebih dahulu. Daripada terpikir untuk menambah atau menabung di akun, coba dipikirkan terlebih dahulu bagaimana akun ini bisa bertahan selama minimal 3-6 bulan tanpa pernah mengalami MC atau Stop Out serta mendapatkan keuntungan.

Uang yang 500 ribu perbulan tadi bisa disimpan atau ditabung terlebih dahulu di bank atau instrumen investasi lain. Jika sudah berhasil melewati periode 3-6 bulan tersebut barulah tambahkan modal yang telah ditabung tadi ke dalam akun.

Nur Salim   24 Jun 2023

Fian: Saya setuju dengan pemaparan kakak2 diatas. Trading itu mau kita punya modal gede atao kecil, semua ada potensi yang sama. Berbeda dengan saham, trading itu bisa menghasilkan profit kapan saja selama ada peluang. Lagian ada juga kok trader yang memulai trading dari hanya modal kecil hingga membuahkan hasil profit yang lumayan besar. 

Berbeda dengan saham yang mungkin ada dividen sehingga bisa makai metode tabung.

So, saya sendiri setuju bahwa trading itu ga sama dengan menabung tetapi setuju juga, bila trading plan udah matang, kita bisa menambahkan modal selama kita tidak rugi terus.

Octavianus   24 Jun 2023

Klo trading forex modal Rp 3,000,000 apa kah bisa?

Ari Nugraha   3 Jul 2023

@ Ari Nugraha:

Dengan modal Rp. 3 juta atau sekitar USD 200 (kurs USD/IDR = 15000), Anda bisa trading dengan akun micro dengan ketahanan sekitar 2000 pip (belum termasuk margin). Kalau ingin ketahanan yang lebih besar, bisa menggunakan akun Cent.

M Singgih   5 Jul 2023

Ari Nugraha:

Bisa lah. Trading forex modal 1 juta aja bisa kok

Sandra   8 Jul 2023

Jawaban untuk Ari Nugraha: Bisa, dengan modal 3 juta Anda bisa menggunakan akun mikro yang memiliki minimal lot sebesar 0.01 lot.

Kiki R   15 Jul 2023
 

Komentar @inbizia

Wah, asli klu apa aja yg bakaln dipersiapkan itu, panjang ceritanya gan. Tetapi sepengalaman gue, lebih enak kita memulai dngn memahami dasar2 Forex dan membuat perencanaan traidng (trading plan). Krna dengan memahami dasar2 Forex sperti isitilah buy/sell, ato spread/komisi, dan apapun terms yg berkaitan dngn Forex itu bsa ngebantu kita mengetaui apa yg seebanrnya terjadi di pasar dan membntu kita dalam belajar trading Forex secara teori Smntara itu dngn meyusun trading plan, tujuan trading dan cara trading serta aturan2 trading kita jadi lebih jelas. Hal ini dapat membantu kita mencapai profit sembari mengikuti aturan2 trading yg pstinya disesuaikan dngn modal yg dimiliki serta resiko trading yg bsa kita tanggung. (selengkapnya bsa baca trading plan disini : Penyebab Eksekusi Trading Plan Gagal )
 Bayu |  9 Jul 2023
Halaman: Investasi Jangka Pendek Terbaik Menurut Broker Finex
Ini aku mau tanya lebih lanjut aja mengenai kegunaan akun demo selain utk belajar2. Yg ku ketaui, selain digunakan oleh trader2 pemula utk belajar trading, akun demo kan biasanya digunakan ama EA trader jga utk nguji sistem EA yg mereka bangun apakah berjalan ato ga. Selain itu, utk pengujian strategi baru, terkadang trader pro jga menguji di akun demo utk menghindari kerugian secara real. Tetapi kan klu diliat, utk ngisi akun demo ini memakai MIFX Mobile atopun di webtrader nya MIFX. Sedangkan yg tadi aku sebutkan tadi itu adalah akun demo yg memakai metatrader 4. Nah, apakah MIFX di aplikasi tradingnya itu mnyedikaan kyk tools2 yg bsa digunakan utk menguji EA trading dan jga tools utk menguji strategi seperti indikator tools?
 Vincent |  21 Jul 2023
Halaman: Solusi Mifx Jika Akun Demo Kehabisan Dana
Mau tanya, utk judulnya sbnrnya agak click bait yaa krna trading tanpa deposit di Finex yg dimaksudkan itu sepertinya adalah trading di akun demo. Seputar utk trading di akun demo itu sndiri, aku ingin bertanya mengenai sistem akun demo itu sndiri. Memang bahwa akun demo ini dipake oleh trader yg ingin nguji strategi trading mereka dan buat mereka yg baru belajar trading, bsa memulai trading di akun tsb tanpa harus mempertaruhkan modal mereka. Dan bkn hnya itu aja, akun demo itu jga memiliki chart market yg sesuai dngn chart market pada live account. Yg jadi pertanyaan, ketika kita memsan order buy ato sell di trading akun demo, apakah broker jga meneruskan orderan kita ke penyedia likuiditas jga?
 Alex |  26 Jul 2023
Halaman: Cara Trading Tanpa Deposit Di Broker Finex
Sbnrnya aku ada pertanyaan mengenai maslaah belajar di akun demo. Emang iya bahwa ada beberapa broker yg emang memfokuskan diri mereka ke edukasi buat trader mereka, salah satunya adalah broker Monex dmana kita bsa bebas trading di akun demo tanpa batasan waktu, dan ada lho broker2 lain yg menerapkan batasan waktu trading di akun demo. Selain itu, dari sisi edukasi, broker Monex cukup lengkap lahh perpustakaannyaa meliputi ebook hingga MIFX Academy. Yg jadi pertanyaan adalah cara memulai trading, mksdnya gini, di setiap pair itu kan berbeda2 yaa aset nyaa. Terus jenis aset jga banyak, dan dari pemaparan artikel kan itu adalah secara umum klu kita mau memulai belajar trading. Nah, apakah sbaiknya kita fokus belajar di 1 aset dlu ato bsa aset yg berbeda2 mengingat broker Monex mnyediakan aset yg cukup bnyk dari Forex hingga Indeks saham.
 Mario |  29 Jul 2023
Halaman: Kiat Belajar Trading Gratis Di Broker Monex
Maaf ini aku mau tanya lebih lanjut mengenai isitilah ukuran kontrak di trading saham. Dan dari pemaparan table perbandingan di artikel bsa jelas banget bahwa ukuran kontrak di indeks sham masing2 S&P, Dow Jones, dan NASDAQ itu memiliki ketentuan berapa USD dikalikan dngn Indeks. Di S&P sndiri memiliki ukuran kontrak sebesar $50 x Indeks; terus di Dow Jones memiliki ukuran kontrak sebesar $5 x Indeks, dan NASDAQ sebesar $20 x Indeks. Apa itu berarti dalam trading Indeks sahaam memiliki biaya open posisi yg lbih gede dibandingkan dngn Forex? Dan apakah itu berarti utk pemula yg baru belajar trading berjangka sebaiknya start di Forex aja? Sbnrya aku menemukan trading saham itu lebih menarik, tetapi ngeliat trading indeks saham terutama saham AS, kliatannya lebih menarik dbandingkan Forex itu sndiri
 Frendy |  1 Aug 2023
Halaman: Perbandingan Akun Mrg Untuk Trading Saham
Dengan minimal 75 pips sehari, kira2 trading yg tepat utk trading EUR/USD itu apa yaa? Dan klu menilik dari sfifat ato karakter dari EUR/USD sndiri, kira2 gaya trading yg cocok serta analisa teknikal yg cocok utk pasangan mata uang ini apa ya? Mohon bntuannya min, soalnya saat memulai belajar trading, aku di rekomendasikan ama orng2 utk coba di EUR/USD nihh. Dan krna tau Forex ini beresiko, aku jadi agak takut utk memulai trading dngn uang sbnrnyaa tarus aku juga masih bingung shngga cari tau seluk beluk dari EUR/USD. Kmudian krna kebtulan menemukan artikel yg ngebahas tntng in i, aku jadi tertarik bertanya disini. Selain itu aku jga lagi nyari broker yg cocok ama modal aku, dan MIFX ini keliatannya kandidat terkuat
 Ferdi |  2 Aug 2023
Halaman: Karakteristik Eurusd Menurut Mifx

Kirim Komentar Baru