Strategi Trading Paling Cocok Untuk Part Time Trader

Jujun Kurniawan 10 Nov 2020 265

Menjadi trader forex paruh waktu adalah jalan yang sering dipilih oleh orang ketika mengenal dunia trading. Apa saja yang perlu diperhatikan saat menjalaninya?

Sekarang ini, masih sedikit orang yang bekerja atau berprofesi sebagai trader forex penuh waktu. Hal itu dapat dipahami, karena trader seperti itu harus fokus pada perdagangan setiap waktu dan dapat memaksimalkan peluang-peluang yang muncul sehingga hasilnya pun maksimal. Namun, peluang-peluang tersebut seringkali terlewatkan oleh trader-trader paruh waktu (Part Time trader).  

Meskipun trader paruh waktu tidak memiliki peluang sebesar trader penuh waktu, beberapa strategi masih dapat digunakan agar hasil tradingnya maksimal. Salah satu solusinya adalah dengan menyesuaikan jadwal trading berdasarkan sisa waktu luang yang dimiliki.

Anda bisa melakukan transaksi atau trading saat malam hari untuk pasangan mata uang tertentu. Dalam hal ini, tentu saja memilih mata uang yang pergerakannya lebih aktif di malam hari berpotensi lebih menguntungkan.

Contohnya seperti trading di pasangan mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Poundsterling (GBP). Pada malam hari di Indonesia, mata uang USD dan Pounsterling lebih aktif berfluktuasi sehingga trader dapat memanfaatkannya untuk memperoleh peluang profit.

strategi trading part time trader

(Baca Juga: 8 Konsep Pasar Forex Yang Perlu Dipahami Trader)

 

Apa Saja Yang Harus Dilakukan Oleh Trader Paruh Waktu?

Masalah utama sebagai trader paruh waktu adalah kalian tidak memperhatikan mata uang mana saja yang bergerak aktif di waktu-waktu tertentu. Berikut beberapa Strategi yang dapat menjadi referensi bagi kalian trader Paruh Waktu

1. Ketahui Pasar Forex Anda

Dengan asumsi kalian bekerja delapan jam perhari mulai dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Kalian dapat melakukan transaksi sebelum atau sesudah bekerja.

Strategi perdagangan terbaik dalam blok waktu tersebut adalah memilih pasangan mata uang paling aktif (yang memiliki aksi harga paling banyak). Mengetahui jam berapa pasar mata uang utama buka akan membantu dalam memilih pasangan mata uang utama.

Ketika ingin melakukan transaksi di malam hari, kalian dapat memilih mata uang seperti USD dan Poundsterling (GBP/USD). Meskipun sangat penting untuk memahami pasangan mata uang terbaik yang sesuai dengan jadwal kalian, sebelum memasang posisi apa pun, trader perlu melakukan analisis lebih lanjut pada pasangan ini dan fundamental dari setiap mata uang.

 

2. Memasang Perintah Stop Loss di Setiap Transaksi Perdagangan

Strategi terbaik untuk pedagang paruh waktu yang tidak memiliki banyak waktu untuk memperhatikan layar monitor pergerakan harga disarankan kalian untuk menggunakan Stop Loss, karena pasar forex sangat fluktuatif dan sulit untuk diprediksi. Maka dari itu menggunakan Stop Loss dapat menahan kerugian kalian jika pasar secara tiba-tiba bergerak melawan posisi transaksi kalian.

 

3. Melakukan Scalping di Forex

Ada juga strategi untuk pedagang paruh waktu yang masuk dan keluar dari transaksi kurang dari satu hari bahkan dalam hitungan jam atau menit. Waktu perdagangan yang singkat namun kuantitas yang banyak ini dapat memungkinkan penerapan strategi trading Scalping.

Trading Scalping berarti menganalisis menggunakan teknikal atau grafik harga. Kunci sukses dengan strategi ini adalah berdagang dari kerangka waktu grafik yang paling sesuai dengan jadwal kalian.

forex scalping untuk trader paruh waktu

(Baca Juga: Tutorial Forex Scalping Untuk Pemula)

Pasar forex yang sangat fluktuatif membuatnya berisiko bagi semua pelaku pasar, terutama para trader paruh waktu. Jika strategi yang tepat tidak diterapkan, seperti memilih waktu untuk bertransaksi atau trading, menerapkan metode Scalping dan menggunakan teknologi Stop Loss akan berakibat pada keberhasilan trader Forex paruh waktu. Selain itu, toleransi risiko, leverage, dan jangka waktu (dari per jam hingga mingguan) juga harus diperhitungkan untuk strategi trader yang lebih luas.

 

Singkatnya, elemen-elemen ini adalah bagian penting dari strategi perdagangan apa pun, baik fokusnya pada keuntungan jangka pendek atau panjang. Anda juga perlu terus mengupdate wawasan dengan berita serta analisa terbaru dari dunia forex. 

Kirim Komentar/Reply Baru


Penjelasan Support Resistance Dan Pivot

sy trader pemula...mau tanya ttg Support resistance dan pivot....bs dijelaskan pengaplikasiaanya pada grafik?kapan kita buy dan kapan waktu yg tepat untuk sell...dan pada TF berapa dasar untuk perhitungananya

Arif 29 May 2012

Reply:

Ahmed Sar (01 Jun 2012 11:41)

Selamat pagi trader Arif..

Secara sederhana support area adalah batas kewajaran harga terendah dalam satuan waktu tertentu, & resistant area adalah batas kewajaran harga tertinggi dalam satuan waktu tertentu. Ini digunakan sebagai acuan harga agar prediksi harga kita tidak melebar kemana-mana.

Sedangkan pivot adalah angka tengah antara batas kewajaran terendah & tertinggi. Ini digunakan sebagai acuan harga kewajaran saat ini. Bahasa kerennya adalah area konsolidasi, biasanya di area ini berimbang antara jumlah buyer & seller, atau lebih teknis lagi adalah area equilibrium dimana harga menemukan keseimbangan antara peminat & penyedia barang.

Contoh sederhana adalah harga garam sekarang sekitar 7 ribuan rupiah, dimana harga ini adalah tidak wajar 1-2 bulan lalu (saat harga sekitar 3 ribuan rupiah). Ini terjadi karena peminat lebih banyak daripada penyedia barang. Bukan tidak mungkin 1 bulan kedepan akan lebih naik lagi karena peminat semakin tinggi sedangkan penyedia barang semakin langka.

Hari ini anda tidak akan menemukan harga garam 4 ribuan dimanapun tempatnya karena batas kewajaran adalah antara 7 ribu sampai 8 ribu rupiah, sehingga secara wajar anda hanya bisa membeli minimal 7 ribuan & menjual 8 ribuan.

Ini terjadi hingga ada keseimbangan baru, misalkan ada penambahan peminat atau penambahan barang yang tersedia.

Saat yang tepat untuk buy adalah ketika harga diarea support & sell adalah disekitar resistan, dengan stoploss sedikit diatas resistan atau dibawah support (TP & SL sesuaikan dengan trading rules anda, missal RR 1:2 dengan TP 40 pip & SL 20 pip). TF yang bagus adalah D1 atau minimal H4 (karena lebih sedikit noise-nya atau gangguannya).

Baca juga:

  • Kumpulan artikel Support Resistance
  • Kumpulan artikel Pivot Point


Semoga membantu.

Cara Memanfaatkan Tiktok Untuk Bisnis
Febrian Surya 112
Fintech