Mengenal Indikator Ichimoku Kinko Hyo

SAM 24 Aug 2011 24937
Dibaca Normal 8 Menit

Indikator Ichimoku ini diciptakan untuk memberikan suatu gambaran lengkap mengenai level support/resistance, arah trend, dan peluang untuk entry/exit bagi trader.



Pada software trading MetaTrader 4 (MT4), Anda akan mendapati sebuah indikator yang bernama Ichimoku Kinko Hyo, yang mana indikator selanjutnya akan saya sebut Ichimoku. Indikator Ichimoku adalah sebuah indikator teknikal serbaguna yang dapat membantu menunjukkan level-level support dan resistance, mengidentifikasi arah pergerakan tren, mengukur momentum, dan memberikan sinyal trading yang dapat dieksekusi oleh trader forex untuk mendapatkan keuntungan.

 

Konsep Dasar Indikator Ichimoku

Indikator Ichimoku dikembangkan oleh seorang jurnalis bernama Goichi Hosoda dan dimuat dalam bukunya yang diterbitkan pada tahun 1969. Asal nama "Ichimoku Kinko Hyo" merupakan gabungan dari "Ichimoku" yang berarti "sekilas", "Kinko" bermakna "Keseimbangan dalam sekilas", dan "Hyo" bermakna "Grafik". Secara harfiah, artinya "Equilibrium chart at a glance".

Meski sepintas nampak kompleks saat dipasang bertumpuk dengan grafik harga, tetapi indikator Ichimoku sebenarnya mudah digunakan. Jika benar-benar sudah menguasainya, pengguna indikator Ichimoku dapat mengetahui tren sekaligus menemukan sinyal trading potensial hanya dalam sekali pandang. Bentuk dasar dari indikator Ichimoku bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini, dengan batang-batang biru-merah merupakan grafik harga teraktual:

Ichimoku 1 - twps2 - pendulangforex

Berikut rumus dasar dari berbagai garis indikator Ichimoku, dihitung berdasarkan titik-titik penting dalam histori pergerakan harga pada periode waktu tertentu: 

  • Tenkan Sen : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2, dengan periode standar 9. 
  • Kijun Sen : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2, dengan periode standar 26.
  • Chikou Span : Harga penutupan dan digeser ke belakang sebanyak 26 periode. 
  • Senkou Span A : (TENKAN SEN + KIJUN SEN)/2 kemudian di majukan sebanyak 26 periode.
  • Senkou Span B : (HIGHEST HIGH + LOWEST LOW)/2 dari 52 candle terakhir yang kemudian dimajukan sebanyak 26 periode. 

Setelah melihat rumus di atas, maka dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya periode pada setting default indikator Ichimoku adalah 9, 26, 52. Hal ini lumrah karena pada dasarnya Ichimoku digunakan untuk menganalisa pergerakan harga dalam jangka panjang atau long periods

Belum ditemukan informasi hingga saat ini mengenai apakah Ichimoku pun dapat digunakan pada time frame yang lebih pendek seperti layaknya dalam kegiatan day trading atau bahkan scalping. Namun demikian, periode dasar (9, 26, 52) dapat diganti-ganti.

Teori umum pada indikator Ichimoku ialah jika harga di atas awan (cloud), maka tren pada umumnya akan mengalami bullish, dan jika harga ada di bawah awan maka tren umumnya mengalami bearish. Terdapat juga indikator Moving Average (garis Tenkan dan Kijun) yang berfungsi seperti sinyal persilangan (crossover) MACD. Jika Kijun memotong Tenkan dari bawah, maka itu merupakan sinyal bullish. Sementara jika Tenkan memotong Kijun dari bawah, berarti ada sinyal bearish.

Sehubungan dengan berkembangnya software trading online masa kini, Anda tak perlu lagi susah payah menghitung dan menggambar sendiri semua garis-garis itu. Apalagi, indikator Ichimoku sudah tersedia dalam sistem software MetaTrader4. Untuk dapat memasang indikator ini pada software MetaTrader4, Anda cukup menengok menu "Indikator", lalu klik "Custom", kemudian pilih "Indikator Ichimoku"



 

Penggunaan Indikator Ichimoku

Meski Indikator Ichimoku sudah ada semenjak awal tahun 70-an, tetapi kegunaannya baru sampai pada kalangan dunia luas sekitar tahun 1990-an. Sebelum masa tersebut, Ichimoku dapat dikatakan sebagai indikator khusus yang tidak banyak digunakan seperti lazimnya Relative Strenght Index (RSI) atau bahkan William %R yang notabene muncul belakangan.

Setelah mulai tersebarnya penggunaan PC dikalangan para trader Barat, barulah indikator Ichimoku banyak digunakan dan mulai disadari sebagai salah satu indikator teknikal paling komplit yang pernah ada, sekaligus memiliki tingkat akurasi yang sangat baik.

 

Awan, Kumo, Atau Cloud

Inti dari Ichimoku ialah keberadaan awan (cloud) atau yang biasa disebut dengan "Kumo" dalam bahasa Jepang. Dengan adanya Kumo ini, seorang trader dapat mengetahui dimanakah titik resisten atau support dari suatu pergerakan harga, seberapa tebal support atau resisten tersebut, juga tentang bagaimana sebuah trend akan terjadi.

Sedangkan komponen lainnya dalam indikator Ichimoku yang dapat mengetahui kuat tidaknya sebuah sinyal dalam suatu pergerakan harga ialah Tenkan Sen, Kijun Sen, dan Chikou Span. Sementara itu, kedua garis yang membatasi awan dinamakan sebagai Senkou Span A dan Senkou Span B. Dalam beberapa charting software lain juga sering disebut Up Kumo dan Down Kumo.

  • Bila harga bergerak di atas awan Senkou, itu berarti harga sedang berada dalam trend naik. Awan di bawahnya menjadi area Support dari pergerakan harga.

IAA - twps2 - pendulangforex

 

  • Begitupun sebaliknya. Apabila ternyata harga sedang berada di bawah Awan Senkou, maka trend sedang dalam pergerakan turun. Awan di atasnya menjadi area resisten.

IDBA - twps2 - pendulangforex

 

  • Bila ternyata harga berada di dalam awan, itu artinya harga sedang memasuki masa struggling dan trend naik atau turun belum diketahui, atau bisa juga disebut kondisi Sideways.

Ichimoku Sideway - twps2 - pendulangforex

 

Dalam berbagai keadaan, awan (kumo) seringkali berubah-ubah dari sisi ketebalannya. Dalam hal seperti ini kita harus memahami suatu konsep Support/Resistance menurut Hosoda. Sang pencipta indikator Ichimoku itu beranggapan bahwa support dan resistance bukanlah sebuah garis semata, melainkan cenderung diidentifikasikan sebagai area. Itu sebabnya area Support dan Resistance suatu harga menurut Ichimoku bisa bergerak menebal maupun menipis. Saat awan menebal, maka itu artinya area support/resistance juga menebal. Biasanya ini terjadi pada saat trend sudah mulai melemah dan akan segera berakhir.



Selain itu, salah satu keunikan Ichimoku ialah Kumo yang ditampilkan hingga ke depan, yang mampu melewati harga terakhirnya. Dengan demikian para pengguna indikator Ichimoku dapat meramalkan area Support dan Resistance yang akan terjadi, bahkan saat harga belum terbentuk. Karenanya, seorang trader bisa mendapatkan bayangan apa yang mungkin terjadi beberapa candle ke depan.

Kumo - twps2 - pendulangforex

 

Tenkan Sen dan Kijun Sen

Apabila dilihat dari bentuk dasarnya, maka kita dapat mengetahui bahwa sebenarnya kedua garis ini, baik Tenkan Sen maupun Kijun Sen, memiliki kegunaan yang sama dengan Moving Average periode 9 dan 26. Namun demikian, cara plotting-nya tidak sama persis dengan MA.

MA di-plotting dengan cara menjumlahkan semua titik Close pada periode yang disepakati, lalu dirata-ratakan. Sedangkan garis Tenkan dan Kijun Sen di-plotting hanya dengan membagi dua antara titik tertinggi dan terendah dari harga. Hasilnya adalah garis yang menyerupai Moving Average, tetapi memiliki sensitifitas lebih tinggi. Karena cara pemakaian Tenkan Sen dan Kijun Sen hampir sama dengan cara pemakaian MA, maka kedua garis itu dapat berfungsi sebagai suatu Trend Indicator layaknya MA.

Apabila Tenkan Sen berada di atas Kijun Sen, maka dapat dikatakan bahwa harga sedang dalam trend naik. Begitupun dengan sebaliknya, apabila Tenkan Sen berada di bawah Kijun Sen, berarti harga sedang berada dalam kondisi trend turun. Sementara itu, perpotongan diantara keduanya adalah tanda peralihan suatu trend dari naik ke turun, atau sebaliknya.

ITS - twps2 - pendulangforex

Dengan demikian, sejauh ini kita memiliki dua buah konfirmasi trend, yakni Tenkan Sen/Kijun Sen dan posisi harga terhadap awan Senkou. Sementara untuk dapat mengetahui titik support dan resistance suatu harga, batasan awan menjadi konfirmatornya.

 

Chikou Span

Chikou Span sebenarnya hanyalah data harga penutupan yang digeser ke kiri sejauh 26 periode. Apabila kita mengganti tampilan suatu harga dari Candlestick menjadi Line Chart, maka akan terlihat bahwa nilai Chikou Span akan sama persis dengan harga yang sedang terjadi. 

Ichimoku - twps2 - pendulangforex

Chikou Span dapat digunakan untuk memberikan konfirmasi lebih lanjut mengenai bagaimana posisi tren yang sedang terjadi. Bila Chikou Span berada di atas harga, maka dapat dikatakan sebuah trend naik cenderung kuat. Sebaliknya, bila Chikou Span berada di bawah dari harga terakhirnya, ini berarti trend turun yang lebih kuat.



 

Rangkuman Cara Membaca Indikator Ichimoku

Dengan banyaknya ragam cara membaca indikator Ichimoku, maka sebetulnya kita dapat mengetahui derajat kuat tidaknya sebuah tren serta sinyal trading yang muncul. Berikut adalah kesimpulan dari berbagai sinyal yang akan mungkin terjadi serta bagaimana indikator Ichimoku mengindikasikannya pada setiap pergerakan harga :  

Tren Kondisi Indikator Ichimoku
Strong Bullish Signal (Tren naik kuat)  Kumo berada di bawah harga, sementara Tenkan Sen berada di atas Kijun Sen dan Chikou Span juga berada di atas harga. 
Medium Bullish Signal (Tren naik dengan kekuatan sedang)  Kumo berada di bawah harga, Tenkan Sen di atas Kijun Sen tetapi berada di dalam Kumo. Sedangkan Chikou Span berada di atas harga. 
Weak Bullish Signal (Tren naik lemah)  Kumo berada di atas harga, Tenkan Sen di atas Kijun Sen, tetapi di bawah Kumo. Sementara Chikou Span berada di atas harga. 
Strong Bearish Signal (Tren turun dengan sangat kuat)  Kumo Berada di atas harga, sementara Tenkan Sen berada di bawah Kijun Sen dan Chikou Span juga berada di bawah harga. 
Weak Bearish Signal (Tren turun secara lemah)  Kumo berada di bawah harga, sedangkan Tenkan Sen di bawah Kijun Sen namun di atas Kumo. Chikou Span berada di bawah harga. 

 



Forum

Ghefary (05 Jan 2019)

Bagai mana cara meminimalisir lose? /kerugian 

Selengkapnya...

Pola Candlestick
Three Outside Up
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 15    

Bibi Gumilang
14 MAR 2012
Maaf tapi sepertinya salah sebut itu untuk garis pembatas awan yang mestinya Senkou Span A dan Senkou Span B disini sempat tertulis sebagai Chikou Span A dan Chikou Span B. Sya amati lagi Chikou Span hanya ada satu dan lebih berfungsi sebagai indikator tren. Terima Kasih
Admin
16 MAR 2012
Terima kasih atas notifikasi Anda. Kesalahan tulis telah dibetulkan.
Idrus
8 APR 2012
Ichimoku bgs bisa memberikan area support dan resistan, jadi level itu gak terbatas sebagai garis2 aja,
Nanangsantoso
13 APR 2012
bwt yg weak signal, bisa tampak kalo harga lg ada ditren yg g jelas. tp kondisi tenkan sen diatas kijun smntr kumo dbwh harga itu ane g pernah tau. bgtpn tenkan yg dibawah kiju smntr awan ada diatas itu ane jg g pernah liat. yg ada kumo biasanya punya jarak yg dekat sm harga kalo tren udah mulai melemah, tp g pernah sampai bener2 cros, tenkan sm kijun apalagi, selalu nunjukin posisi yg sesuai sm tren, dg tenkan diatas kijun klo uptrend dan tenkan dibawah kijun klo downtrend
Bibi Gumilang
18 APR 2012
@Nanang: Iya, pada dasarnya ichimoku memang indikator tren, jadi pergerakannya juga sesuai dengan tren. Saat tren bullish awan kumo bertindak sebagai support sementara saat bearish awan kumo sebagai resistan. Seharusnya dengan keterangan soal lebar awan sudah bisa menunjukkan tren yang akan berakhir, karena saat berbalik harga biasanya sempat ada di area kumo. Tapi kalau berkepanjangan bisa juga dibarengi dengan crossing2 tenkan dan kijun di waktu yang bersamaan. Kalau seperti ini sinyal entri jadi kurang jelas, dan kalau belum ada indikator yang khusus diplot di situasi seperti ini lebih aman untuk menghindar pasar dulu. Jadi disini sebenarnya tenkan dan kijun yang ada di dalam kumo sudah bisa menjadi isyarat yang cukup kuat untuk menandakan berakhirnya tren.
Bintang Kejora
17 SEP 2012
Ichimooku bisa juga disebutny sebagai indikator teknis terkomplit kalau entry sudah bisa nyaman sama indikator ini aja. banyak aspek dari ichimoku ini sebetulny bisa banget dibuat konfirmator-konfirmator tambahan sebelum entry. tapi kalau akirny masi butuh indikator lain macam oscillator malah nantiny bikin chart tamba ribet
Bilkis Eka
13 JUN 2014
Info tentang indikator ichimoku kinko hyo ini sangat menarik dan membantu terutama untuk trader2 jangka panjang
Ariemashud
8 JUL 2014
Kalo cloud nya bisa didepan harga berarti ini bisa jadi leading indicator, bahkan bisa bantu lihat juga pergerakannya akan kemana....
Herman Adriano
12 JUL 2014
@Arie. Sepertinya kalau dari segi support dan resistannya memang bisa dibilang leading, hampir semua indikator penentu support dan resistan memang seperti itu. Tapi Ichimoku ini lebih ke penggabungan antara indikator-indikator penentu tren, support dan resistan, yang tidak semuanya leading.

Jika diperhatikan Chikou Span memiliki pergerakan yang paling lagging karena bergerak dengan merespon harga yang sudah terbentuk.
Nurizza
15 JUL 2014
arie: masak cloud bisa terus memperkirakan pergerakan harga bakal ke arah mana? bukanx itu cuman perkiraan level support/resistan ya? kemungkinanx kan antara harga masih mengikuti posisi sebelumx, masuk ke cloudx, atau break dr cloudx. unikx cloud dr ichimoku ini ya adaz area support/resistan itu yg dr situ nanti bisa dilihat tebal tipisx cloud untuk ngukur kekuatan tren yg tengah terjadi.
Somat_49
21 JUL 2014
konsep nya icimoku kinki ini allinone tapi sayang kenapa buat timeframe yang tinggi2 aja, padahal yg paling sering diminati disini ya scalping sama intraday trading. klo hanya bisa buat trading jangka panjang berarti mesti tambah modal biar akun nya juga kuat nahan floating. ini sayang padahal banyak juga yang bisa dianalisa dari indikator ini.
Fachrizal R.
13 SEP 2020

itu ada kesalahan penulisan crossover antara tenkan sen dan kijun sen. Seharusnya Tenkan sen memotong kijun sen dari bawah ke atas seharusnya mengindikasikan bullish dan sebaliknya.

Muh Nuzul
15 SEP 2020

@Fahrizal R:

Lah bukannya emang ditulis seperti pak di artikelnya? Tenkan memotong Kijun dari bawah tandanya bullish. Bapak baca dari paragraf yang mana?

Zandi
20 NOV 2020

Chikou span bisa di kasih gambarkah jika diatas harga itu yang bagaimana jika emang kuat naik dan jika di bawah seperti apa? Bisa diberikan gambarnya? Terima kasih

Joko Sunarko
12 MAR 2021

ada di rizubot..

Kirim Komentar/Reply Baru
Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   90  
Ada 5 Posisi Floating, Apa Yang Harus Dilakukan?
Saya mau solusinya bapak/ibu
Saya punya posisi
1 buy di 1190
1 buy di 1148
1 sell di 1137
2 sell di 1133
Harga running di 1137
Kira2 dalam kondisi seperti apa yang harus aku buat.

Binsar 27 Dec 2016

Reply:

M Singgih (29 Dec 2016 03:28)

@ Binsar:
Dalam hal ini Anda punya 4 posisi terbuka yang saling mengunci (hedging atau locking). Saya kira Anda tidak memasang stop loss dan target profit. Dengan running price sekarang, kondisi profit / loss dalam pip adalah:
1137.00 - 1190.00 (buy) = -5300 pip
1137.00 - 1148.00 (buy) = -1100 pip
1137.00 (sell) - 1137.00 = 0
1133.00 (sell) - 1137.00 = -400 pip
total loss = -6800 pip.

Solusinya ada 2 pilihan:
1. Hedging / locking dibuka satu per satu sehingga loss bisa diperkecil atau mungkin malah bisa profit kalau membukanya benar, tetapi tidak mudah dilakukan.
2. Semua posisi di-closed sehingga marginnya bisa digunakan untuk membuka posisi baru atau menambah ketahanan pada posisi baru.

Kalau saya pilih alternatif ke 2, yaitu close semua posisi dan buka posisi baru tetapi dengan memasang stop loss dan target profit yang proporsional, yaitu menggunakan money management dengan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1.


Jika sudah menentukan stop loss bersamaan dengan saat open posisi maka seharusnya tidak khawatir karena Anda telah menentukan besarnya resiko dari awal. Setiap kali membuka posisi biasakan untuk menentukan level stop loss dan target dan sebisa mungkin hindari hedging.

Kalau Anda pilih alternatif pertama (membuka hedging/locking), maka harus bisa memprediksi arah pergerakan harga dengan benar, kalau salah maka jarak locking akan semakin lebar atau kerugian Anda akan bertambah besar. Sebaliknya kalau benar maka jarak locking bisa semakin sempit atau bahkan bisa berbalik jadi profit.

Dari pengalaman saya, membuka locking tidak semudah yang dibayangkan karena harga tidak selalu bergerak seperti yang kita rencanakan. Selain itu kita harus selalu memonitor pergerakan harga jangan sampai terlambat action.

Hedging adalah cut loss yang belum direalisasikan atau cut loss yang ditunda. Mungkin Anda bisa mengurangi jarak hedge pip Anda sedikit demi sedikit bahkan lama-lama bisa berbalik jadi profit (hedging-nya jadi positif), tetapi itu sama saja dengan Anda membuka posisi baru setelah posisi hedging Anda tutup semua. Secara psikologis memang tampaknya hedging yang negatif bisa jadi positif kalau cara membukanya tepat, tetapi sebenarnya sama saja dengan Anda melakukan cut-loss dan membuka posisi baru.

Untuk contoh cara membuka hedging / locking Anda bisa baca disini.

Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Melati   9 Apr 2021   54  
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Linlindua   31 Mar 2021   382  
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Wahyudi   31 Mar 2021   125  
Panduan Lengkap Cara Membaca Candlestick Cryptocurrency
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   175  
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
Nandini   30 Mar 2021   108  
Apa Yang Terjadi Jika Saham ARA?
Apa Yang Terjadi Jika Saham ARA?
Anna   30 Mar 2021   100  
Cara Trading Tanpa Indikator Untuk Profit Maksimal
Cara Trading Tanpa Indikator Untuk Profit Maksimal
Linlindua   29 Mar 2021   339