Teknik Scalping 1 Menit Dengan Trendline


Cahyaning 21 Jul 2021 81Dibaca Normal 6 Menit

Teknik scalping 1 menit bisa dilakukan dengan mengandalkan trendline dan pin bar. Benarkah semudah itu? Apa saja yang perlu diperhatikan agar strategi tersebut sukses?



Mencari profit dengan menggunakan teknik scalping 1 menit tentu terdengar menggiurkan bagi trader. Bahkan tak sedikit trader yang sukses dalam menggunakan strategi ini. Nah, salah satu metode analisa dalam teknik scalping 1 menit adalah menggunakan trendline dan pin bar sebagai acuan.

Namun sebelum mempelajari cara teknik scalping 1 menit, ada baiknya Anda mengenal lebih baik tentang seluk-beluk scalping agar tak salah arah.

 

Apa Itu Scalping?

Secara singkat, scalping merupakan salah satu strategi trading yang dilakukan dengan time frame singkat. Tujuannya adalah untuk mendapatkan profit di pasar forex secara cepat.

Trader menerapkan strategi ini dengan cara open posisi menggunakan lot yang kecil. Dengan kata lain, mereka tak mengincar profit melimpah dari strategi ini. Para scalper biasanya merasa cukup dengan profit 5 hingga 20 pips asalkan sering dan konsisten.

Karena singkatnya waktu yang digunakan untuk trading menggunakan strategi ini, banyak yang menganggap bahwa scalping kurang cocok bagi pemula. Apalagi, menerapkan teknik scalping time frame 1 menit akan mempersulit seorang pemula untuk membuat keputusan tepat.

Namun jika Anda penasaran, tak ada salahnya mempelajari strategi ini di akun demo. Berikut beberapa tips scalping yang bisa Anda pelajari sebelum mencobanya.

 

1. Konsisten Dengan Ukuran Lot

Penting bagi scalper untuk menjaga konsistensi lot. Ini karena scalping cenderung membuat trader membuka banyak posisi. Misalnya jika Anda ingin menempatkan 0.01 lot per posisi, maka gunakan ukuran yang sama untuk semua order Anda. Hal ini akan memudahkan money management.



 

2. Atur Leverage

Karena sifat scalping yang mengutamakan keuntungan dari posisi kecil, tak jarang trader memperbanyak posisi dengan tujuan mendapatkan profit yang tinggi. Umumnya mereka menggunakan leverage besar untuk memenuhi tujuan itu.

Akan tetapi, hal ini tidak cocok jika Anda masih pemula dalam dunia scalping. Lebih baik gunakan leverage kecil sampai Anda menemukan metode scalping yang cocok. Jangan gelap mata karena mengincar profit besar dalam waktu singkat.

Baca juga: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

 

3. Mengatur Emosi dan Pola Pikir

Seorang scalper haruslah memiliki pola pikir yang tahan banting. Anda tak boleh baper saat merugi, sebab seorang scalper harus selalu siap cut loss dan langsung menyiapkan posisi berikutnya. Oleh sebab itu, Anda harus mengatur emosi sebelum scalping.

Jika ingin menerapkan strategi ini, wajib hukumnya untuk memiliki kesabaran dan disiplin tinggi. Sebab, Anda perlu terus fokus memantau grafik harga dan memiliki respon cepat terhadap perubahan chart.

Anda juga wajib memiliki skill yang bisa membantu saat scalping. Contohnya memiliki kemampuan mengenali level Support dan Resistance harian secara cepat, dapat mengidentifikasi pola chart dalam fluktuasi pergerakan harga yang tinggi, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Tutorial Forex Scalping Untuk Trader Pemula

 

Strategi Scalping dengan Time Frame 1 Menit

Teknik scalping 1 menit sebetulnya cukup umum. Namun, beberapa trader menganggap bahwa trading dalam time frame 1 menit cukup berisiko dan kurang menguntungkan untuk trading. Karena pergerakan candle dalam time frame ini cenderung banyak noise yang menyebabkan arah harga sukar untuk ditebak.

Akan tetapi, hal ini bisa diatasi dengan menggunakan trendline dan pin bar. Penggunaan keduanya berfungsi sebagai pelengkap dari strategi scalping. Dengan menggunakan trendline dan pin bar, trader akan lebih mudah mengenali Price Action yang dapat memudahkan scalping. 

Trendline adalah garis yang menghubungkan level-level terendah harga yang naik (higher lows) atau level-level tertinggi dari harga yang turun secara beruntun (lower highs). Fungsi trendline adalah untuk membantu trader mengenali mana trend naik dan mana trend turun.

Selanjutnya, trader bisa menggunakan pin bar untuk menandai sinyal Buy atau Sell. Peluang entry maupaun exit bisa diidentifikasi melalui penembusan atau pengujian pin bar di trendline. Anda bisa memasang posisi di pair mata uang dengan spread rendah (kurang dari 2 pips).

 

1. Cara Membuat Trendline

Untuk menentukan trend naik, Anda membutuhkan setidaknya 2 Rising Support Points atau Swing Lows. Sementara itu, untuk menentukan trend turun, Anda membutuhkan 2 Falling Resistance Points.

Dengan demikian, pada grafik akan terlihat harga menyentuh trendline sebelum akhirnya memantul. Contohnya bisa dilihat pada grafik GBP/USD dalam time frame 1 menit di bawah ini.

Rising trendline

 

2. Menentukan Buy

Untuk menentukan kapan harus Buy, Anda bisa menggambar rising trendline seperti grafik GBP/USD yang ada di atas. Tanda panah biru yang ada di pada grafik menunjukan posisi candlestick yang menyentuh trendline.

Setelah itu, tunggu sampai harga kembali mengunjungi area trendline, lalu perhatikan apakah ada sinyal bullish dari pin bar pada candlestick. Jika ya, Anda bisa melakukan buy. Jangan lupa untuk memasang stop loss dan target profit sekitar 10 pips. 

Baca juga: Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

 

3. Menentukan Sell

Menentukan sell dengan trendline tidak jauh berbeda dari cara mencari Buy. Bedanya, kali ini Anda perlu membuat falling trendline. Gambar panah pertama menjadi penanda awal, kemudian tunggu hingga harga kembali bergerak mendekati garis trend lagi. Setelah itu, tunggu hingga ada sinyal bearish dari pin bar. Untuk menentukan stop loss dan target profit, Anda bisa menargetkan di kisaran 10 pips. 

Falling Trendline

 

Apakah Broker Melarang Scalping?

Sebelum menerapkan teknik scalping 1 menit, ada baiknya memastikan bahwa strategi ini tidak dilarang oleh broker pilihan Anda. Perlu diingat bahwa tak semua broker memperbolehkan scalping, dan ada juga yang memberikan batasan pada para scalper. Ada beberapa alasan mengapa broker melarang strategi scalping forex, diantaranya:

 

1. Bisa Membebani Server Broker

Prinsip scalping yang membuka banyak posisi dalam waktu singkat berpotensi membebani server broker forex. Tak jarang, scalper garis keras membuka posisi dalam waktu 1 hingga dua menit. Jika hal ini terjadi berulang kali dalam sehari tentu akan menganggu performa server.

Padahal, kelancaran server broker sangat penting untuk memastikan kesuksesan eksekusi semua posisi trading dari trader lainnya. Server yang terhambat bisa membuat chart harga menjadi macet, atau menyebabkan posisi tidak tereksekusi sebagaimana mestinya. Hal ini tentu bisa menjadi kerugian bagi trader lain.

 

2. Perhatikan Jenis Brokernya

Ada juga jenis broker yang mengizinkan strategi forex ini. Biasanya, broker yang bermodel STP/ECN cenderung mengizinkan Anda untuk scalping karena bisa menyambungkan order klien langsung ke pasar forex. Sehingga, server broker tidak terbebani oleh kegiatan trading klien.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Broker STP Dan Keunggulannya

 

Risiko Scalping

Meskipun teknik scalping 1 menit terlihat menggiurkan, bukan berarti strategi ini bebas risiko. Karena strategi scalping dilakukan dalam waktu yang singkat, untuk melakukannya dibutuhkan konsentrasi yang tinggi. Selain itu, kecepatan reaksi trader dalam menghadapi fluktuasi harga juga memiliki peran penting.

Strategi ini memang kurang cocok digunakan oleh pemula. Bahkan banyak sumber yang mengatakan bahwa scalping lebih cocok diterapkan oleh trader yang sudah berpengalaman dan mengerti kondisi pasar. Namun dengan mempelajari teknik ini, Anda setidaknya bisa mendapatkan pemahaman awal mengenai teknik scalping 1 menit yang benar.

 

Memilih broker yang tepat sangat penting jika Anda berminat untuk menerapkan strategi scalping. Tips mengenali ciri-ciri broker terbaik untuk scalping bisa dilihat di sini.

Advertisement


Forum

LUTPI (15 Apr 2019)

Hai. saya mau tau kalian punya pola candlestick/indikator yang akurat buat dipakai di binary option nggak??. saya udah baca banyak artikel tetntang candlestik, tapi saya mau yang 99% akurat, kalo kalian punya tolong kasih tau dong

Selengkapnya...

Advertisement

Kirim Komentar/Reply Baru
Benarkah Price Action Lebih Baik Dari News Trading?
Benarkah Price Action Lebih Baik Dari News Trading?
Cahyaning   23 Jul 2021   32  
Cara Trading 1 Jam Dengan Pair USD/JPY
Cara Trading 1 Jam Dengan Pair USD/JPY
Cahyaning   22 Jul 2021   53  
Tips Cepat Kaya Dengan Trading Forex
Tips Cepat Kaya Dengan Trading Forex
Linlindua   23 Mar 2021   653  
5 Strategi Trading Paling Aneh, Layakkah Dicoba?
5 Strategi Trading Paling Aneh, Layakkah Dicoba?
Jujun Kurniawan   27 Feb 2021   711  
Strategi Trading Untuk Mengembangkan Akun Kecil
Strategi Trading Untuk Mengembangkan Akun Kecil
Jujun Kurniawan   13 Nov 2020   1725  
Strategi Trading Paling Cocok Untuk Part Time Trader
Strategi Trading Paling Cocok Untuk Part Time Trader
Jujun Kurniawan   10 Nov 2020   1104  
Strategi Pivot Point Dengan Price Action
Strategi Pivot Point Dengan Price Action
Kiki R   20 Oct 2020   2840  
Trading Dengan Metode Price Action
Trading Dengan Metode Price Action
Kiki R   24 Aug 2020   2904  
Kupas Tuntas Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar
Kupas Tuntas Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar
Fatma Adriana   25 Jul 2020   3024