Menurut analis ING, EUR/USD tampaknya akan uji level 1.0800 dalam beberapa hari mendatang, 1 jam lalu, #Forex Teknikal   |   Indeks dolar AS bertahan positif di sekitar level 104.00, menanti data PDB AS, 1 jam lalu, #Forex Teknikal   |   USD/CHF beralih pulih menjelang ekspektasi survei ZEW Swiss, diperdagangkan di dekat level 0.8800, 1 jam lalu, #Forex Teknikal   |   USD/CAD naik dekati level tertinggi dua pekan, harga minyak bullish akan membatasi kenaikan menjelang data AS, 1 jam lalu, #Forex Teknikal   |   NZD/USD mencoba menguji level psikologis 0.6100 setelah level tertinggi Februari, 1 jam lalu, #Forex Teknikal   |   PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah modal ke salah satu anak usahanya, PT AKR Sea Transport (AST) sejumlah Rp 200 miliar, 6 jam lalu, #Saham Indonesia   |   BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham dan waran seri I PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX & MPIX-W) pada hari ini karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan, 6 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT Astra International Tbk (ASII) +3.38%, PT United Tractors Tbk (UNTR) +1.26%, PT Harum Energy Tbk (HRUM) +1.25%, 6 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan hari ini, naik 0.12% ke 7,294, 6 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Kupas Tuntas Trading Komoditas di MIFX

Cahyaning 8 Mar 2023
Dibaca Normal 6 Menit
forex > broker > panduan >   #komoditas   #mifx   #trading
Trading komoditas MIFX tersedia untuk beragam jenis trader. Manakah akun broker Monex yang cocok jika Anda seorang trader komoditas?

Trading Komoditas di MIFX

Sebagian besar trader tentu sudah tak asing lagi dengan trading komoditas. Banyak trader yang menyukai trading komoditas karena dianggap cocok untuk memperkaya portofolio trading mereka. Pasalnya, harga komoditas dianggap memiliki fluktuasi yang cukup menjanjikan.

Meski banyak peminatnya, tak semua broker lokal menyediakan kondisi trading komoditas yang nyaman. Salah satu broker Indonesia yang memiliki layanan trading komoditas adalah Monex Investindo Futures atau MIFX. Melalui trading komoditas MIFX, trader bisa mendapatkan beragam keuntungan. Pertama, trader bisa mendapatkan peluang memperoleh profit dua arah, bahkan saat pasar sedang melemah. MIFX juga menyediakan sistem trading online yang menjamin kecepatan transaksi dengan biaya terjangkau. Tak hanya itu, broker MIFX juga memiliki sistem trading 24 jam yang dapat diakses selama hari kerja. Bagaimana serba-serbi trading komoditas MIFX selengkapnya?

Baca Juga:

Commodity Trading: 4 Things to Know Beforehand

 

Mengenal Komoditas di MIFX

Sebagai broker yang sudah mengantongi regulasi dari Bappebti, MIFX menyediakan beragam keuntungan untuk tradernya. Selain memiliki biaya komisi dan spread yang terjangkau, broker MIFX juga menawarkan beragam jenis aset komoditas untuk ditradingkan. Apa saja aset yang dimaksud?

 

1. Emas

Tak heran jika broker MIFX menyediakan pilihan trading emas komoditas. Pasalnya, trading emas yang dilakukan tanpa perpindahan aset fisiknya jauh lebih praktis. Sebelum trading emas komoditas di MIFX, ada baiknya trader mengenal faktor apa saja yang mempengaruhi pergerakan harga logam mulia ini. Seperti layaknya instrumen trading pada umumnya, pergerakan harga emas juga dipengaruhi oleh jumlah persediaan dan permintaan. Emas juga dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang dolar. Karena kondisinya yang unik, emas sering dianggap sebagai aset diversifikasi terbaik.

Baca Juga:

Optimize Your Gold Trades with Low Spread Brokers

 

2. Perak

Selain emas, perak merupakan jenis logam mulia yang menjadi favorit para trader komoditas. Sama seperti emas, perdagangan perak secara virtual dianggap lebih praktis karena tidak melibatkan perpindahan aset secara fisik. Perak memiliki posisi yang cukup penting di dunia industri, serta merupakan bahan baku perhiasan yang belum bisa digantikan seutuhnya. Logam mulia ini memiliki volatilitas harga yang lebih tinggi dari emas dan menghasilkan peluang trading yang menggiurkan. Salah satu faktor yang utama yang mempengaruhi pergerakan harga perak adalah persediaan dan permintaan di sektor industri.

 

3. Minyak

Selain logam mulia, minyak merupakan jenis komoditas yang menjadi favorit trader. Itulah sebabnya, broker MIFX menyediakan instrumen ini. Minyak merupakan bahan bakar transportasi dan industri dunia. Tak heran jika minyak memiliki jumlah permintaan yang tinggi. Harga minyak dipengaruhi oleh jumlah produksi dan ekspor. Selain itu, minyak juga dipengaruhi oleh berbagai isu politik serta hambatan terkait produksi.

Baca juga: 3 Faktor Penggerak Harga Minyak Menurut Broker MIFX

 

Bagaimana Kondisi Trading Komoditas di MIFX?

Trading komoditas di MIFX tersedia dalam tiga jenis akun trading yang ditawarkan pialang ini. Tentunya, masing-masing akun memiliki kondisi trading yang berbeda-beda. Lalu, bagaimana perbedaan kondisi trading emas, perak, dan minyak di ketiga akun MIFX?

 

1. Ultra Low

Sesuai namanya, akun ultra low memiliki kondisi trading yang cocok untuk penyuka spread rendah. Trader yang mendaftar pada akun live ini mendapat besaran komisi yang sama untuk trading komoditas emas, minyak, dan perak, yaitu sebesar $10. Begitu juga dengan ukuran transaksi mulai dari 0.01 yang berlaku di semua komoditas.

Akan tetapi, besaran tick untuk masing-masing instrumen komoditas berbeda-beda. Emas dan minyak memiliki perhitungan tick 0.01, tetapi perak memiliki besaran tick hanya 0.001. Dalam hal target spread, perak mempunyai besaran paling rendah yakni mulai dari $0.01. Sementara itu, spread komoditas ditargetkan di $0.03, dan trading emas di MIFX memiliki target spread mulai dari $0.23.

Jika bicara tentang ukuran kontrak, emas memiliki nominal paling kecil dengan 100 unit saja. Sebagai perbandingan, ukuran kontrak minyak adalah 1000 dan perak 5000 unit. Untuk perbandingan trading komoditas MIFX ultra low yang lebih jelas beserta perbedaan Long Swap dan Short Swap, silakan cek tabel di bawah ini.

Komoditas Komisi Tick Target Spread Ukuran Transaksi Ukuran Kontrak Long Swap Short Swap
Emas $10 0.01 Mulai $0.23 0.01 100 -5.5 3.5
Minyak $10 0.01 Mulai $0.03 0.01 1000
Perak $10 0.001 Mulai $0.01 0.01 5000 -5.75 3.75

 

2. Standard

Akun standard umumnya dianggap memiliki kondisi fleksibel yang cocok untuk para trader pemula. Dengan komisi sebesar $1 saja, tersedia ukuran transaksi minimal 0.01 lot di semua trading komoditas.

Perak memiliki besaran target spread paling kecil mulai dari $0.03 di akun MIFX ini. Sementara itu, minyak memiliki target spread mulai dari $0.04, dan emas di $0.43. Ukuran kontrak yang ditetapkan tidak berbeda dari akun ultra low. Untuk perbandingan lebih jelas terkait trading komoditas MIFX di akun standard dapat dilihat di tabel berikut.

Komoditas
Komisi Tick Target Spread Ukuran Transaksi Ukuran Kontrak Long Swap Short Swap
Emas $1 0.01 Mulai $0.43 0.01 100 -5.5 3.5
Minyak $1 0.01 Mulai $0.04 0.01 1000
Perak $1 0.001 Mulai $0.03 0.01 5000 -5.75 3.75

 

3. Pro

Sesuai namanya, akun pro dibuat khusus oleh broker MIFX untuk trader profesional. Akun ini memiliki ketentuan komisi dan ukuran transaksi minimal yang sama dengan akun standard untuk trading emas, minyak, dan perak.

Perak lagi-lagi memiliki besaran target spread paling kecil yaitu mulai dari $0.03 saja. Sementara itu, target spread minyak mulai dari $0.04, dan emas memiliki target spread $0.37. Kondisi trading komoditas MIFX di akun pro selengkapnya dapat dilihat dalam tabel berikut.

Komoditas Komisi Tick Target Spread Ukuran Transaksi Ukuran Kontrak Long Swap Short Swap
Emas $1 0.01 Mulai $0.37 Mulai dari 0.01 100 -5.25 3.75
Minyak $1 0.01 Mulai $0.04 Mulai dari 0.01 1000
Perak $1 0.001 Mulai $0.03 Mulai dari 0.01 5000 -5.5 4
Baca Juga:

Your Guide to Finding the Perfect Broker

 

Kesimpulan

Trading komoditas sering menjadi pilihan populer untuk melakukan diversifikasi aset. Itu karena harga aset komoditas berkorelasi negatif dengan kebanyakan aset tradisional lainnya, terutama Dolar AS. Saat ini ada beberapa broker yang menawarkan trading komoditas, salah satunya adalah broker MIFX.

Trading komoditas MIFX bisa dilakukan melalui tiga jenis akun. Akun utra low cocok untuk trader yang mencari spread rendah, akun standard bisa dimanfaatkan oleh trader yang menginginkan komisi kecil, sementara akun pro biasanya cocok untuk trader berpengalaman.

Terkait Lainnya
 
Menurut analis ING, EUR/USD tampaknya akan uji level 1.0800 dalam beberapa hari mendatang, 1 jam lalu, #Forex Teknikal

Indeks dolar AS bertahan positif di sekitar level 104.00, menanti data PDB AS, 1 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CHF beralih pulih menjelang ekspektasi survei ZEW Swiss, diperdagangkan di dekat level 0.8800, 1 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CAD naik dekati level tertinggi dua pekan, harga minyak bullish akan membatasi kenaikan menjelang data AS, 1 jam lalu, #Forex Teknikal

NZD/USD mencoba menguji level psikologis 0.6100 setelah level tertinggi Februari, 1 jam lalu, #Forex Teknikal

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) menambah modal ke salah satu anak usahanya, PT AKR Sea Transport (AST) sejumlah Rp 200 miliar, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

BEI menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham dan waran seri I PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk (MPIX & MPIX-W) pada hari ini karena terjadi penurunan harga kumulatif yang signifikan, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

Top gainers LQ45 pagi ini adalah: PT Astra International Tbk (ASII) +3.38%, PT United Tractors Tbk (UNTR) +1.26%, PT Harum Energy Tbk (HRUM) +1.25%, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di awal perdagangan hari ini, naik 0.12% ke 7,294, 6 jam lalu, #Saham Indonesia

Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 1 hari, #Saham Indonesia

PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 1 hari, #Saham Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Shifu |  18 Jan 2014

Master,

Cara Trading Dengan Metode Fibonacci Retracement itu sebenarnya gimana ya ??

Dari Artikel yang ada disini saya belum paham betul soalnya ...

Lihat Reply [26]

Hal pertama yang harus Anda ketahui tentang alat Fibonacci adalah bahwa ini bekerja lebih baik ketika pasar sedang dalam tren.

Idenya adalah untuk buy long (atau membeli) pada retracement pada tingkat dukungan fibonacci ketika pasar sedang tren naik, dan untuk sell short (atau menjual) pada retracement pada tingkat resistensi fibonacci ketika pasar sedang tren turun.

Dalam rangka untuk mencari tingkat retracement, Anda harus mencari level yang cukup penting dari Swings high dan Swing Lows. Kemudian, untuk downtrend, klik pada Swing High dan tarik kursor ke Swing low terbaru.

Untuk uptrends, lakukan sebaliknya. Klik pada Swing Low dan tarik kursor ke Swing high terbaru.

thanks.

Basir   18 Jan 2014

@Shifu: Cara trading dengan menggunakan fibonacci retracement adalah trading mengikuti trend dan mengukur perkiraan koreksi dengan fibonacci retracement. Idealnya harga koreksi ke 38.2%, 50.0% atau 61.8% sebelum melanjutkan impulse trendnya.

Sebagai contoh trend naik dari harga 50.00 ke harga 150.00 kemudian mengalami koreksi. Kita bisa menggunakan fibonacci untuk mengukur perkiraan jarak koreksinya dengan menarik fibonacci retracement dari harga 50.00 ke 150.00. Sebaliknya jika harga sedang trend turun, maka fibonacci retracement ditarik dari atas ke bawah untuk melihat koreksi naik sebelum melanjutkan penurunan. 

Terima Kasih

Kiki R   21 Nov 2019

@ Edy:

Secara teknikal hingga malam ini (22 Februari) masih cenderung bearish setelah terbentuk 2 bearish engulfing candle, titik indikator parabolic SAR yang pindah ke atas bar candle, dan harga yang menembus level support Fibo 23.6% :


width=700

Untuk mengetahui kemungkinan akan berbalik arah atau terus harus dikonfirmasi dengan minimal 2 indikator. Seperti pada pergerakan sebelumnya, setelah gagal menembus level support Fibo 38.2%, pergerakan berbalik bullish setelah terkonfirmasi oleh:

- indikator RSI yang bergerak diatas level 50
- garis histogram ADX yang berganti warna hijau (bullish).

Kalau Anda entry buy pada bar berikutnya juga masih terkonfirmasi oleh titik indikator parabolic SAR yang pindah ke bawah bar candle. Memang tidak harus semua indikator mengkonfirmasi karena hampir semua indikator bergerak lagging (responnya lambat).

Mengenai level Fibo yang berpotensi mempengaruhi pergerakan harga, sebenarnya semua level Fibo penting dan punya potensi mempengaruhi pergerakan.
Dalam hal ini dari history pergerakan daily tampak Fibo 38.2% dan 61.8% sebagai level support yang kuat.

M Singgih   23 Feb 2018

@ Herli:

Level-level Fibonacci, baik retracement (FR) maupun expansion (FE) menunjukkan support dan resistance yang dianggap cukup akurat sehingga bisa digunakan sebagai level patokan entry dan exit. Misal pada EUR/USD time frame daily saat ini:
Tampak terjadi pola double top pada level FE 23.6 yang mengisyaratkan pergerakan bearish. Anda bisa sell pada A setelah harga menembus kurva middle band Bollinger Bands, dengan target profit (TP) level FR 38.2. Minimal 50 pip dapet.
Setelah gagal menembus level resistance FR 38.2, Anda juga bisa sell lagi dengan TP level FR 50.

Juga pada pergerakan sebelumnya, setelah membentuk pola tweezer bottom pada level FR 38.2 yang mengisyaratkan pergerakan bullish, Anda bisa buy pada B setelah harga menembus kurva resistance ema 55, dengan tarfet profit level FR 23.6 atau FE 23.6.

Mengenai time frame, baik Fibonacci retracement, expansion maupun Fibonacci fan (kipas Fibonacci), bisa berjalan dengan baik pada semua time frame. Hanya saja semakin tinggi time frame yang Anda gunakan akan semakin akurat.

M Singgih   26 Apr 2018
Berarti kalo dengan fibo ini harus memperhatikan pola pola candle ya master...?.. Lalu jika kita tidak memperhatikan pola candle misalnya hanya melihat indikator adx dan stochastik yang di kombinasikan dengan fibo apakah akan ok.... Soalnya saya tidak ngerti fibo
Herli   26 Apr 2018

@ Herli:

Bisa saja, tetapi sering kali kurang akurat atau sering meleset karena hampir semua indikator teknikal yang dihitung secara matematis bersifat lagging atau terlambat dalam merespon perubahan harga. Setelah harga bergerak baru perhitungan dilakukan, jadi selalu terlambat. Tapi secara statistik indikator memang bisa untuk memprediksi arah pergerakan harga.

Pola-pola candle atau price action bersifat leading (lawan dari lagging) sehingga bisa memprediksi arah sentimen pasar lebih cepat dari indikator teknikal. Trader biasanya menggabungkan price action dan indikator. Price action untuk mengetahui arah sentimen pasar sementara indikator untuk konfirmasi dan mencari momentum yang tepat untuk entry.

M Singgih   30 Apr 2018

@ Budi:

Kepanjangan atau tidak itu relatif, tergantung bagaimana Anda akan melakukan analisa.
Dalam hal ini, kalau Anda menarik garis trend dari time frame daily, maka untuk time frame yang lebih rendah (H4, H1, M30 dst) akan tampak lebih jelas titik-titik high dan low-nya.
Ini tidak berlaku sebaliknya. Kalau Anda menarik trend line dari time frame rendah kemudian dipantau pada time frame yang lebih tinggi, maka akan kurang akurat.

Contoh pada EUR/USD berikut ini:
Tarik garis uptrend mulai dari tanggal 28 Juni 2018 pada time frame daily, lalu bandingkan dengan time frame H1:





M Singgih   17 Jul 2018

@ adam:
- Setting indikator simple moving average (sma) yang biasa dikombinasikan dengan Fibonacci retracement atau expansion biasanya tergantung dari time frame trading:
Untuk time frame daily: sma 200 saja, sma 200 dan sma 50, sma 200 dan sma 100, sma 21 dan sma 55.
Untuk H1: sma 21 dan sma 55, sma 55 dan sma 89.
Untuk M5: sma 8 dan sma 21, sma 21 dan 55.
Akurasi untuk setiap pasangan mata uang bisa berbeda, sebaiknya ditest mana kombinasi yang paling akurat.
Khusus untuk time frame daily, sma 200 day bisa digunakan pada semua pasangan mata uang karena hampir semua trader forex menggunakannya pada time frame daily sebagai acuan arah trend dan acuan support dan resistance.

- Indikator WMA jarang digunakan karena meskipun WMA lebih sensitif tetapi lebih banyak noise.

- Jika Anda menggunakan kombinasi ema 18 dan ema 28, bisa dikombinasikan dengan indikator parabolic SAR, RSI dan MACD sebagai konfirmator untuk entry, seperti pada contoh GBP/USD H4 berikut ini:


Buy jika ema 18 memotong ema 28 dari arah bawah, dan titik indikator Parabolic SAR berada dibawah bar candlestick, kurva indikator RSI berada diatas level 50.0 dan kurva indikator MACD bergerak diatas kurva sinyal (warna merah) serta garis histogram OSMA juga berada diatas level 0.00.
Sell jika ema 18 memotong ema 28 dari arah atas, dan titik indikator Parabolic SAR berada diatas bar candlestick, kurva indikator RSI berada dibawah level 50.0 dan kurva indikator MACD bergerak dibawah kurva sinyal (warna merah) serta garis histogram OSMA juga berada dibawah level 0.00.

Level stop loss (SL) dan target profit (TP) bisa ditentukan pada level support atau resistance terdekat, dengan risk/reward ratio minimal 1:1. Kalau level support atau resistance tidak jelas bisa menggunakan level Fibonacci retracement atau Fibonacci expansion. Dalam contoh diatas, untuk buy SL bisa di level support 1.4088 dan untuk sell SL bisa pada level resistance 1.4638.

Semoga bisa membantu.

M Singgih   27 May 2016

@ Dewi:

Level-level Fibonacci baik yang retracement maupun extension biasanya digunakan sebagai referensi level-level resistance dan support. Sedangkan RSI merupakan indikator oscillator yang biasanya digunakan untuk mencari momentum entry yang tepat yaitu ketika kurva indikator RSI berada di atas atau di bawah level 50.

Pada kondisi trending, RSI digunakan untuk melihat adanya kemungkinan divergensi, sedangkan pada kondisi sideways, RSI bisa digunakan untuk menentukan momentum entry ketika kurva telah berada di area overbought atau oversold.

Untuk membuka posisi (pada semua pair, baik XAU/USD ataupun pair yang lain), trader biasanya mengamati sinyal dari price action, yang dikonfirmasi dengan indikator teknikal, baik indikator trend maupun indikator momentum seperti RSI.

Level-level Fibonacci (baik retracement maupun extension) bisa untuk konfirmasi juga, dalam hal ini jika level resistance atau support yang ditunjukkan oleh Fiboacci tsb memang signifikan, tetapi level Fibonacci tidak bisa dibuat sebagai patokan untuk membuka posisi.

M Singgih   18 May 2021

Bagaimana jika harga sudah membreak garis 70 RSI, namun harga tak kunjung turun? Apakah saya perlu memasang pending order di garis 70 tersebut?

Alvian   19 May 2021

@ Alvian:

Mungkin maksudnya bagaimana jika kurva indikator RSI sudah break level 70, namun harga tidak turun.
Dalam hal ini harus mengamati trend pergerakan harga. Jika pergerakan harga sedang trending (baik uptrend maupun downtrend), maka abaikan penunjukan overbought dan oversold indikator RSI, tetapi perhatikan apakah terjadi divergensi atau tidak.

Sebaliknya jika pergerakan harga sedang sideways, perhatikan penunjukan overbought dan oversold indikator RSI. Untuk mengetahui pergerakan harga sedang trending atau sedang sideways, perhatikan penunjukan indikator ADX.
Mengenai hal ini, silahkan baca: 3 Tips Trading Dengan Indikator RSI

Jadi dalam hal ini perhatikan trend pergerakan harga. Kalau sedang uptrend maka abaikan penunjukan overbought indikator RSI, tetapi amati apakah terjad divrgensi bearish atau tidak. Kalau terjadi divergensi bearish maka bisa open sell setelah ada sinyal dari price action.

M Singgih   20 May 2021

Apakah ini waktunya untuk Sell emas..soalnya sudah break garis atas

XAU/USD Overbought

Friman   25 May 2021

@ Friman:

Seperti penjelasan di atas, sentimen saat ini sedang sangat bullish dan harga masih bergerak uptrend, jadi penujukan overbought indikator RSI bisa diabaikan, dan perhatikan apakah terjadi divergensi atau tidak.

Dari pengamatan terakhir pada time frame daily (26 Mei 2021 malam), tidak terjadi divergensi indikator RSI, dan juga tidak ada sinyal dari price action yang mengisyaratkan pergerakan bearish.

Cara Trading Emas Menggunakan Fibonacci Dan Rsi

M Singgih   26 May 2021

@ Firman Abadi:

- Apa yang dimaksud dengan retracement?

Retracement adalah koreksi. Misal peregerakan harga secara keseluruhan sedang bullish atau uptrend, tetapi ada saat tertentu akan bearish sebelum melanjutkan bullish. Kondisi bearish pada keadaan uptrend ini yang disebut koreksi atau retrace. Demikian juga kondisi bullish pada keadaan downtrend disebut koreksi atau retrace.

- Apa yang dimaksud dengan Tren terkonsolidasi secara horizontal selama beberapa sesi perdagangan saja atau turun (kembali) ke posisi support sebelumnya?

Itu maksudnya pergerakan harga sedang sideways atau ranging atau bergerak dalam range harga yang sempit.

- Apa yang dimaksud dengan implikasi bullish dan bearish?

Implikasi keadaan bullish adalah harga akan bergerak naik, dan implikasi keadaan bearish adalah harga akan bergerak turun.

- Apa yang dimaksud dengan konsolidasi horizontal sideways?

Itu maksudnya pergerakan harga sedang sideways atau ranging atau bergerak dalam range harga yang sempit.

M Singgih   8 Dec 2021

@ Wayan Sujana:

Yang sering digunakan trader adalah Fibonacci retracement dan Fibonacci expansion. Fibonacci retracement untuk mengetahui batas-batas level koreksi, sementara Fibonacci expansion untuk mengetahui batas-batas level ekspansi. Untuk selengkapnya Anda bisa membaca thread ini

M Singgih   22 Mar 2022

@ Hasibuan Reynol:

Tentukan titik swing high dan swing low terdekat. Tarik garis Fibonacci retracement dari titik swing low ke titik swing high pada saat uptrend, atau dari titik swing high ke titik swing low pada saat downtrend. Amati level-level retracement pada 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8% dan 76.4% sebagai level-level support atau resistance.

M Singgih   12 Apr 2022

Master Singgih bagaimana cara OP XAU dengan fibonacci dan RSI?

Dewi   12 May 2021

Selamat malam master,saya mau tanya kira-kira sekarang emas berada di poisisi fibo 23.6 apakah ada daerah fibo Yang membuat dia balik arah yg kuat? Dan bagaimana melihat kemungkinan daerah fibo yg perlu diwaspadai?

Edy   22 Feb 2018

Macam Fibonacci yang digunakan untuk trading?

Wayan Sujana   17 Mar 2022

Bagaimana cara menggunakan Fibonacci Retracements?

Hasibuan Reynol   8 Apr 2022
Selamat Siang Master,

Di Forum tanya jawab ini sy mengetahui bahwa yg biasa digunakn oleh profesional trader utk teknik analisa yaitu Kombinasi Moving Average dan Fibonacci Retracement.

Mohon petunjuk setingan umum yg bagaimana utk Moving Average yg bisa dikombinasikan dgn Fibonacci Retracement, mhn penjelasan kpn kita OP dan brp pip kta entry TP/SL berdasarkan kombinasi tsb !

Apabila sy menggunakan Moving Average
WMA 5 & WMA 8
EMA 18 & EMA 28

sebaiknya dikombinasikan dgn apa spy kta dpt prediksi kpn kita OP dan brp pip yg akan kta entry pada TP/SL

Terima Kasih
Adam   25 May 2016
gimana ya gan, kalau trend kuat melebihi 5 candle beri contohnya dong...
kalau di tarik dari swing low tf D1 5 candle lebih, lalu di ubah ke tf h1 apa gk kepanjangan ya
Budi   14 Jul 2018

Apa yang dimaksud dengan retracement?

Apa yang dimaksud dengan Tren terkonsolidasi secara horizontal selama beberapa sesi perdagangan saja atau turun (kembali) ke posisi support sebelumnya?

Apa yang dimaksud dengan implikasi bullish dan bearish?

Apa yang dimaksud dengan konsolidasi horizontal sideways?

FIRMAN ABADI   4 Dec 2021
Pagi master... Bagaimana teknik trading dengan fibo untuk mengambil posisi dan exit?
Dan penerapannya lebih tepat di tf berapa?
Herli   25 Apr 2018

Apakah Pivot Point lebih baik dari Fibonacci Retracement dalam trading forex ataukah sebaliknya?

Martha   13 Jul 2022

@Martha: Tidak, pivot point dan fibonacci retracement hanyalah level harga sebagai area entry.

Untuk bisa menggunakan fibonacci retracement dengan baik, Anda harus memahami di struktur harga seperti apa Anda menggunakannya.

Sebagai contoh, jika Anda menggunakan fibonacci retracement pada kondisi market sideways maka Anda akan melihat fibonacci ini kurang efektif. Level-levelnya sering tembus.

Namun coba Anda gunakan pada market trending, Anda akan melihat bagaimana harga pantul pada level 38-61% fibonacci retracement.

Jadi, yang menentukan mana yang lebih baik adalah si penggunanya. Kalau si pengguna mengerti cara menggunakannya maka dia akan menyatakan bahwa fibonacci retracement sudah bagus.

Kiki R   14 Jul 2022
 Eric Suwandi |  19 Nov 2014

apa sebenarnya regresi linear itu dan bagaimana menggunakannya untuk trading?

Lihat Reply [1]

Secara sederhana, Linear Regression yang dapat membantu anda dalam memahami suatu trend dengan gambar layaknya sebuah kurva yang mengikuti perkembangan sebuah pergerakan harga. Dimana konsepnya hampir sama seperti ketika saat kita menggunakan Moving Average (MA).

Linear Regression merupakan sebuah data statistik yang dapat memprediksikan suatu harga kedepan dari data masa lalu, biasanya digunakan dimana saat pergerakan harga sedang mengalami kenaikan maupun penurunan yang sangat signifikan.

Perlu pengkajian lebih dalam tentang hal ini, bagi mereka yang bergelun dalam dunia ekonomi setidaknya memahami akan hal ini.

Thanks.

Basir   19 Nov 2014
 Siswoyo |  13 Nov 2015

bagaimana cara entry trading dg trend supaya tdak slh masuk, sudah entry buy tapi trendnya malah ganti turun atau entry sell malah trendnya berubah naik

Lihat Reply [36]

Untuk Siswoyo,,,

Aktivitas pasar terjadi karena ada kekuatan seller dan buyer. Dua kekuatan inilah yang menjadikan market menjadi hidup. Trending Market adalah di mana harga umumnya bergerak dalam satu arah. Bull market trend yang bergerak  ke atas, sementara bear market tren menuju ke bawah. Pasar trending dapat diklasifikasikan seperti itu baik untuk jangka pendek, menengah atau panjang.

Thanks

Basir   16 Nov 2015

@ siswoyo:
Yang Anda perkirakan salah masuk sebenarnya adalah Anda masuk tidak pada momen yang tepat. Dalam hal ini Anda masuk saat akan terjadi retracement (koreksi) atau reversal (pembalikan arah trend). Karena Anda seorang trend follower (trading dengan mengikuti arah trend) maka hindari trading dengan time frame rendah (biasanya dibawah 1 jam atau H1) karena kurang akurat.
Trading berdasarkan trend (trend follower) harus menggunakan indikator trend, yang umum adalah exponential moving average (ema), ADX, MACD dan Parabolic SAR (pSAR).
Berikut contoh pada EUR/USD H4:



Entry sell pada momentum yang tepat (perhatikan garis berwarna kuning), yaitu ketika:
1. Harga menembus support kurva ema 55
2. Titik indikator pSAR berada diatas harga, menunjukkan sentimen bearish.
3. Kurva MACD memotong kurva sinyal (berwarna merah) dari atas dan bergerak dibawahnya dengan sudut yang semakin melebar, dan garis histogram OSMA juga bergerak dibawah level 0.00.
4. Garis histogram indikator ADX berubah ke warna merah yang menunjukkan dominan bearish.
Kekuatan trend bisa dilihat pada level indikator ADX saat itu. Biasanya ADX antara 20-25 bisa dianggap trend sedang kuat.

Exit juga pada momentum yang tepat, yaitu ketika (perhatikan garis berwarna kuning):
1. Harga gagal menembus support kuat 1.1000.
2. Titik indikator pSAR berada dibawah harga, menunjukkan sentimen bullish.
3. Kurva MACD memotong kurva sinyal (berwarna merah) dari bawah dan bergerak diatasnya dengan sudut yang semakin melebar, dan garis histogram OSMA juga bergerak diatas level 0.00.
4. Garis histogram indikator ADX berubah ke warna hijau yang menunjukkan dominan bullish.

M Singgih   17 Nov 2015

Untuk Sumitro

Konsep dasar tentang tren (trend) ialah hal yang sangat mendasar dalam berbagai pendekatan analisa pasar yang berbasis kepada analisa teknikal. Semua tool yang digunakan chartist seperti level support dan resistance, price patterns, moving average, trendline, dll. Semuanya bertujuan sama yaitu untuk membantu dalam mengukur tren yang sedang terjadi dipasar, dalam rangka berpartisipasi dalam tren tersebut. Anda mungkin sering mendengar istilah populer seperti always trade in the direction of the trend, never buck the trend, atau the trend is your friend.

Kondisi pasar forex atau mata uang sangat di pengaruhi oleh kondisi dari negara yang bersangkutan. Data fundamental dari sebuah negara seperti laporan ekonomi, data tenaga kerja, eksposr impor, trade balance, kondisi politik  investasi, serta Inflansi ikut berperan besar didalamnya.

Namun dalam kondisi tertentu, pembalikan pasar menuju trend penurunan bisa saja terjadi dengan alasan-alasan tertentu semisal positifnya data data negara AS sehingga dapat memperkuat mata uang AS. Maka trader bisa segera exit atau menutup dari open buy, kemudian melakukan open sell.

Arah Pasar Forex dapat berubah dalam waktu yang sangat cepat  Trend Up dan Trend Down. Dalam Kondisi seperti itu, maka mengikuti arah pasar  bisa menjadikan bertambahnya balance, equty atau modal kita. Namun tidak sedikit pula para trader yang justru melakukan open posisi yang justru bertentangan dengan arah trend pasar. Contohnya: dalam perdagangan jangka pendek biasanya penganut aliran m singgihgale  adalah mereka yang melakukan posisi dengan Melawan Arah pasar.

Thanks.

Basir   10 Dec 2015

@ Herli:

Menurut saya time frame M1 tidak bisa digunakan sebagai time frame utama maupun time frame untuk patokan entry karena noise (false signal) yang banyak dan fluktuasi harga yang relatif tinggi. Jika Anda bermain scalping, minimal gunakan time frame 5 menit (M5) sebagai acuan untuk entry.

Untuk memastikan pergerakan harga benar-benar sedang uptrend baik di tf H1 atau H4, Anda harus konfirmasikan dengan indikator ADX, moving average atau MACD. Tanpa konfirmasi mungkin saja pergerakan harga sedang koreksi atau retracement.

Untuk menentukan level entry sebaiknya Anda melihat sinyal dari price action yang dikonfirmasikan dengan indikator, dan juga level-level resistance atau support terdekat.
Misal jika price action membentuk candle bullish engulfing, untuk entry buy bisa menunggu bar berikutnya menembus level resistance terdekat, dan indikator RSI berada diatas level 50.
Untuk entry yang akurat harus melihat arah sentimen pasar (price action) dan juga konfirmasi indikator teknikal, tidak hanya melihat arah trend secara sekilas.

- … harga saat itu bid/ask : 1.13458/1.13469 sebaiknya kita membuka posis buy di saat harga menyentuh berapa?

Jawaban:

Untuk entry buy usahakan harga pada Ask yang serendah mungkin.

M Singgih   3 Jan 2018

Untuk menentukan support dan resistence lebih baik menggunakan time frame berapa?

Herli   3 Jan 2018

@ Herli:

Tergantung dari Anda ingin trading di time frame berapa. Kalau scalping mungkin saja di tf M5 (5 menit) atau M15, kalau day trading bisa di tf M30 atau H1 dst.

Level-level support dan resistance yang Anda gunakan sebagai patokan harus mengacu pada time frame dimana Anda trading, karena Anda juga menggunakan sinyal trading yang muncul pada time frame itu. Misal Anda trading di tf H1 maka tentunya Anda akan entry ketika ada sinyal pada tf H1, bukan tf H4 atau daily.
Untuk setting stop loss dan take profit juga harus mengacu pada level-level support dan resistance pada time frame trading Anda.

Hanya saja, jika Anda trading di tf H1 kebawah, sebaiknya tentukan level-level support dan resistance-nya pada tf yang lebih tinggi yaitu daily, lalu H4, H1 dst, agar Anda tahu mana level-level support dan resistance yang mayor (kunci) dan minor.

M Singgih   5 Jan 2018

@ Muhammad Yusuf:

Saat ini (30 November pagi) GBP/USD baik yang time frame D1, H4 maupun H1 sedang uptrend. Tanggal 28 November tf H4 downtrend (koreksi) dan H1 juga downtrend.

Kalau time frame trading utama Anda di H1, lihat trend di H4 dan ambil momentum entry di tf M15 dengan indikator oscillator. Sesuaikan posisi entry dengan arah trend.

Kami sarankan agar selalu menggunakan money management. Setiap mau ambil posisi (buy atau sell), tentukan besarnya resiko sesuai dengan yang Anda inginkan, biasanya antara 1% sampai 5% dari equity. Kemudian sesuaikan besarnya lot dengan resiko (stop loss).

M Singgih   30 Nov 2017

@ Nanda:

Price action bisa berupa single candle atau beberapa candle yang membentuk pola tertentu. Diantara single candle atau pola candle tersebut ada yang mengisyaratkan pembalikan arah trend (trend reversal), atau penerusan arah trend (trend continuation).

Untuk single candle yang bersifat trend continuation, biasanya berupa pin bar yang muncul searah dengan arah trend yang sedang terjadi.

Untuk pola candle yang bersifat trend continuation, biasanya berupa segitiga simetris, flag dan pennant, juga wedge (irisan).

Meski demikian, untuk mengetahui validitas isyarat dari price action, sebaiknya juga dikonfirmasikan dengan indikator trend seperti MACD, ADX, atau Bollinger Bands.

M Singgih   18 Mar 2019

Untuk Stefanie,

Pergerakan emas hingga saat ini (18 Januari 2021) terlihat masih ditekan oleh sentimen bearish. Dengan begitu, untuk saat ini tentu saja posisi sell akan memiliki tingkat profitabilitas yang tinggi dibandingkan posisi buy. Sedangkan mengenai dimana letak titik entry/exit-nya, Anda dapat menyimak ulasan analisa emas harian yang tersaji disini.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   18 Jan 2021

@Nanda:

Untuk strategi berbasis Breakout atau sering dikenal dengan nama Trend Following sendiri sejatinya bisa digunakan pada time frame dan instrument manapun. Hanya saja memang semakin kecil time frame maka akan semakin banyak pula Noise yang bisa menyebabkan False Breakout. Banyaknya Noise ini juga selain menimbulkan kerugian dari Loss, juga menyebabkan kerugian-kerugian lain dari biaya trading yang membengkak seperti Spread, komisi jika menggunakan ECN, serta Slippage. Sehingga memang sangat sulit mendapatkan strategi Trend Following yang baik di time frame kecil.

fb-1

Untuk yang cocok dengan strategi trend following bisa dicoba di time frame H4 dan Daily pak. Di time frame yang lebih besar, False Breakout semakin sedikit terjadi, serta trend berlangsung lebih lama jika dibandingkan dengan time frame kecil. Sehingga selain jumlah profit yang didapat bisa lebih besar Pipsnya, biaya-biaya seperti Spread, komisi dan Slippage juga bisa dikurangi. Hanya saja kekurangannya ada di risiko yang jauh lebih besar karena Range pergerakannya juga lebih luas.

Selain mengganti time frame, jika menggunakan indikator berbasis trend seperti MA, BB, dll. Bapak juga bisa mencoba pendekatan lain yaitu memperbesar periode perhitungan indikator yang digunakan. Meskipun tidak seefektif mengganti time frame, metode ini terbukti mampu menghilangkan False Breakout dengan efektif. Cara lain yang tidak kalah efektifnya adalah bapak bisa menambahkan Moving Average kedua yang berfungsi sebagai filter dari False Breakout. Penggunaan strategi dengan 2 atau lebih MA ini biasanya dikenal dengan Golden Cross dan Death Cross.

fb-2

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   18 Feb 2022

@Shabrina Vira:

Tentu saja bisa bu. Oscillator ada banyak jenis dan macamnya, dan tidak semua Oscillator akan menggambarkan kondisi Overbought atau Oversold seperti Stochastics dan RSI seperti yang diketahui orang pada umumnya. Basic-nya, indikator dengan turunan langsung harga atau indikator yang dibuat dengan perhitungan rumus tertentu sehingga hanya akan menghasilkan nilai pada kisaran tertentu dapat disebut Oscillator. Contoh salah satu indikator Oscillator yang tidak bisa melihat kondisi Overbought dan Oversold adalah MACD, ATR, dsb.

Untuk penggunaan indikator Oscillator pada strategi trend following ada beberapa yang sering digunakan.

1. Average True Range

Strategi ini dipopulerkan oleh para Turtles. Strategi dirancang dengan menggunakan Donchian Channel dan ATR sebagai indikator tambahan atau konfirmasi sinyal serta perhitungan risiko yang digunakan. Mereka berpendapat bahwa Breakout yang valid biasanya terjadi saat market dalam keadaan Low Volatility atau nilai ATR-nya rendah.

osci-1

2. MACD

MACD ini juga banyak digunakan sebagai indikator tambahan dalam strategi yang berbasis Trend Following. Premisnya mudah, histogram yang ditampilkan oleh indikator MACD menggambarkan kondisi atau kekuatan pergerakan market saat itu. Jika histogram terus mencetak Higher High pada hasilnya, maka disimpulkan bahwa saat itu Buyer sedang memegang kendali. Cara lain yang biasanya sering digunakan adalah Crossover antara Histogram MACD dengan level 0. Jika harga Cross ke atas level 0 dari bawah, maka trend diartikan sedang dikuasai oleh Buyer begitu pula sebaliknya.

osdci-2

3. RSI

Selain bisa untuk melihat kondisi Overbought dan Oversold, RSI juga bisa digunakan pada strategi berbasis Trend Following. Cara penggunaannya biasanya dengan melihat Crossover nilai RSI terhadap level 50. Jika RSI naik ke atas level 50 maka trend dinyatakan Bullish, sedangkan jika turun ke bawah level 50 maka trend dinyatakan Bearish.

Selain itu masih banyak indikator Oscillator lain yang bisa ibu manfaatkan seperti Momentum, ADX, CCI, dll.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Delta:

Malam bu, untuk trend following memang karakteristiknya seperti itu bu jika menggunakan sistem trading yang standar seperti Moving Average atau Breakout High/Low. Jadi kalau mau dihilangkan sepenuhnya itu tidak akan mungkin. Namun kalau untuk mengurangi kemunculan False Signal ada beberapa metode yang bisa ibu pakai.

1. Crossover 2 buah Moving Average

Jika ibu menggunakan Moving Average saat ini, metode yang paling mudah digunakan untuk mengurangi False Signal yang muncul adalah menambahkan satu buah Moving Average tambahan. Jadi selain Crossover antara harga dan Moving Average, sinyal akan disaring dengan Crossover dua buah MA tersebut. Metode ini juga biasa dikenal dengan Death Cross dan Golden Cross MA.

2. Triple Moving Average

Metode kedua ini merupakan pengembangan dari Crossover 2 buah Moving Average yaitu dengan menambahkan Moving Average ketiga. Prinsipnya kurang lebih sama dengan penggunaan 2 buah MA.

3. Menggunakan konfirmasi dalam bentuk Oscillator

Selain dengan menambahkan MA, ada juga metode penambahan indikator yang berjenis Oscillator sebagai konfirmasi. Namun tidak semua Oscillator bisa digunakan dalam hal ini. Biasanya yang dipakai adalah ADX, ATR, MACD,dll.

macd-breakout

4. Filter waktu

Filter yang pengaplikasiannya sebenarnya mudah namun membutuhkan riset yang lumayan rumit adalah waktu. Kecenderungannya, Breakout yang valid biasanya terjadi pada jam, sesi, hari, atau bahkan minggu dan bulan-bulan tertentu. Jadi sinyal yang terjadi tidak pada waktu yang ditentukan bisa dihilangkan.

Terima kasih, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   28 Mar 2022

@Briano Sato: Sederhana, perbaiki sambungan internet Anda .

Anda tidak perlu koneksi super cepat untuk trading di MT4/MT5.

Dulu saat masih menggunakan speed (belum ada Indihome) koneksi internet lancar kok, trading manual dan pakai robot (EA) juga tidak ada masalah.

Kiki R   10 May 2022

Pastinya utk trading membutuhkan sinyal yg bagus, bagaimana jika saat open posisi namun tiba2 ada gangguan jaringan internet?
apa yg harus dilakukan?

Briano Sato   9 May 2022

Hallo pak, saya mau tanya emas naik sampe 1960 tiba-tiba dia turun lagi ke 1902. Apa kah nanti akan sell di posisi 2 ato di balik ke 1975? 

Stefanie   7 Jan 2021

Selamat malam master, boleh minta saran dan petunjuk tuk ngurangin false signal yg muncul saat pakai sistem trend following seperti moving average? thx b4

Delta Shaffiyah   28 Mar 2022

bisakah kita menggunakan oscillator untuk trend following seperti break out? Oscillator apa yang baik ya?

Shabrina Vira   28 Feb 2022

Untuk trading dengan trend following sederhana seperti menggunakan MA, channel, baiknya di tf berapa pak? saya sedang berusaha disiplin di tf m30 emas selama 1 bulan terakhir kok masih banyak lossnya. mohon arahan

Nanda   18 Feb 2022

Bagaimana cara trading mengikuti tren apa cukup bagus peluangnya?

Sumitro   10 Dec 2015

Bagaimana cara melihat trend akan berlanjut melalui candle price action bapak Martin?

Nanda   14 Mar 2019

coach, katakanlah saya menggunakan TF H1 untuk entry dan trendnya uptrend seperti GBPUSD saat ini, tapi di tf h4 terlihat sideways dan mendekati level resistance disana apakah ini bisa diartikan bahwa trend H1 akan berubah turun sampai menuju suport di H4?

Dan di TF D1 naik, saya masih kesulitan untuk mengambil keputusan bahwa trend yang saya ambil naik atau turun, saya berusaha semaksimal mungkin tujuan dan tahapan trading saya jelas coach. btw saya mengalami margin call tadi siang karena mengira GBP akan menguat lagi setelah false break di H1 dan memasang lot sebesar2nya. bagaimana masukannya master?

Muhammad Yusuf   29 Nov 2017

Jika trend dalam time frame H1 dan H4 sedang mengalami up trend dan pada M1 mengalami down trend dan harga saat itu bid/ask : 1.13458/1.13469 sebaiknya kita membuka posis buyi di saat harga menyentuh berapa?  

Herli   28 Dec 2017

Pergerakan harga suatu mata uang selalu berubah-ubah dan bergerak. Saat kondisi uptrend kuat, kita membuka posisi beli, namun tidak lama, harga malah justru berbalik turun. Bagaimana cara kita menentukan bahwa harga mencapai titik jenuh?

Abdul Ghani   18 Jul 2022

@Abdul Ghani: Anda bisa menggunakan indikator berjenis oscillator untuk menunjukkan kondisi jenuh beli dan jenuh jual (overbought dan oversold).

Contoh indikator ini seperti relative strength index (RSI) dan stochastic oscillator.

Selain itu, gunakan juga indikator ADX untuk mengukur kekuatan trend yang sedang terjadi. Masuk hanya pada kondisi trending kuat, angka ADX diatas 25.

Jangan entry apabila angka ADX dibawah 25. Cari pair lain atau tunggu sampai trend menguat.

Kiki R   19 Jul 2022

Herli:

Menentukan support-resistance dengan tf berapa? Lha, km sendiri tuh mau trading pakai tf berapa?

Kita cari support-resistance itu buat trading, biar tahu di mana buy, dimana sell, di mana TP, di mana SL. Semuanya itu lah yang dinamakan TRADING. Jadi seharusnya cari support-resistance ya dengan tf yang sama dengan yang mau dipakai trading.

Sahara   24 Aug 2023

Jawaban untuk Muhammad Yusuf: 1. Belum tentu. Harga yang menguji resisten H4 bisa jadi menembus atau bisa jadi memantul. Dalam hal ini, sebaiknya Anda melihat reaksi harga di level resisten H4 tersebut apakah terdapat ciri-ciri memantul (reversal) atau malah menembus (breakout).

2. Selalu gunakan money management, jangan trading dengan risiko seluruhnya. Cukup risikokan 1-2% saja dari setiap peluang trading yang muncul.

Ingat, tidak ada yang pasti di market. Yang tadinya naik kuat bisa saja tiba-tiba turun dengan kencang begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, Anda harus disiplin mengontrol risiko agar akun Anda bisa bertahan dalam jangka panjang.

Kiki R   25 Aug 2023

Jawaban untuk Herli: Sebaiknya Anda mengambil posisi buy karena searah dengan tren di H1 dan H4 yang sedang naik.

Namun, posisi buy masuk bukan di sembarang tempat tapi pada level harga yang penting seperti di support atau area demand.

Silakan Anda masuk ke time frame H1 dan tandai level support penting yang ada di time frame tersebut. Setelah tandai, Anda menunggu konfirmasi harga di level tersebut untuk entry.

Kiki R   25 Aug 2023

Jawaban untuk Sumitro: Trading mengikuti tren pada dasarnya sederhana yaitu mengambil posisi searah dengan tren pada level-level penting.

Sebagai contoh, trend di time frame Daily (D1) sedang naik maka untuk mengikuti tren yang naik tersebut Anda akan masuk posisi buy.

Namun, entry posisi buy pada level yang penting contohnya level support atau level demand. Di level support/demand inilah Anda menunggu konfirmasi untuk entry buy.

Trading dengan mengikuti tren secara umum peluangnya lebih bagus daripada melawan tren. Selain itu, trading mengikuti tren juga menawarkan rasio risk/reward yang lebih tinggi.

Baca juga:

Kiki R   25 Aug 2023

@ Briano Sato:  

Tunggu sampai jaringan internet kembali normal.

M Singgih   30 Aug 2023

@ Delta Shaffiyah:

Ketika pergerakan sedang trending dan harga telah menembus level resistance atau level support, harus diamati apakah harga benar-benar breakout atau sebaliknya akan bouncing (fake breakout atau false break).

Untuk itu yang paling aman adalah mengamati price action yang terbentuk ketika break level resistance. Price action adalah patokan untuk entry, yaitu sebagai sinyal untuk entry

Jika misalnya setelah break level resistance terbentuk pola tweezer top, maka bisa saja itu false break atau fake breakout. Untuk itu perlu dikonfirmasikan dengan indikator trend seperti moving average, parabolic SAR, ADX, dan juga MACD.

Kalau terkonfirmasi misal kurva indikator MACD di atas kurva sinyal dan kurva indikator ADX berada di atas level 20, maka uptrend akan berlanjut dan Anda bisa entry buy. Kalau tidak terkonfirmasi jangan entry buy dulu karena bisa saja itu false break akibat dari pola tweezer top. Tunggu sinyal berikutnya.

Jadi kesimpulannya ketika terjadi breakout amati price action yang terbentuk pada level resistance atau level support sebagai sinyal. Kemudian konfirmasikan dengan indikator trend. Kalau terkonfirmasi Anda bisa entry.

M Singgih   30 Aug 2023

@ Shabrina Vira:

Tidak bisa. Ketika pergerakan harga sedang trending, baik uptrend maupun downtrend, maka abaikan penunjukkan overbought dan oversold dari indikator oscillator. Overbought dan oversold hanya berlaku ketika pergerakan harga sedang sideways. Ketika trending tidak berlaku.

Ketika pergerakan harga sedang trending, maka Anda bisa mengamati apakah terjadi divergensi pada indikator oscillator tsb. Untuk penjelasan mengenai divergensi silahkan baca: Divergensi Indikator Teknikal

M Singgih   30 Aug 2023

@ Abdul Ghani:

Tidak ada titik jenuh pada pergerakan harga yang sedang trending dengan kuat.

Untuk entry disarankan mengamati sinyal yang diberikan oleh price action yang terbentuk, kemudian konfirmasikan dengan indikator trend seperti moving average, parabolic SAR, ADX dan juga MACD.

Kalau terkonfirmasi Anda bisa entry, kalau tidak atau belum terkonfirmasi, silahkan tunggu sampai terkonfirmasi atau tunggu sinyal berikutnya.

M Singgih   1 Sep 2023

Jawaban untuk Herli: Penentuan time frame bergantung pada tipe trader.

Untuk daytrader, penentuan level support/resisten biasanya pada time frame H1 atau H4.

Untuk swing trader, penentuan level support/resisten biasanya pada time frame Daily atau Weekly.

Kiki R   5 Sep 2023

Jawaban untuk Nanda: Melihat kelanjutan tren dari price action adalah dengan mengamati apakah terbentuk pola candlestick atau pola grafik penerusan tren.

Contohnya saat tren sedang turun, salah satu tanda tren akan turun kembali adalah terbentuknya pola candlestick bearish engulfing di resisten.

Kiki R   5 Sep 2023

Jawaban untuk Nanda: Untuk bisa profit konsisten anda butuh sistem trading yang menyeluruh. Sistem trading ini meliputi kriteria entry, money management, dan kriteria exit.

Saya menyarankan Anda trading dengan melihat struktur harga di time frame H1 atau H4 lalu masuk di time frame M15 atau M30.

Jadi Anda menggunakan dua time frame, 1 time frame yang lebih tinggi untuk melihat struktur harga sedangkan time frame yang lebih kecil untuk entry. Entry di time frame yang lebih rendah bertujuan agar stop loss lebih kecil sehingga rasio risk/reward jauh lebih baik.

Sebagai contoh, pair EURUSD H1 dalam tren turun dimana harga berada di bawah garis MA. Selanjutnya Anda tinggal menentukan level resisten yang signifikan lalu menunggu reaksi harga di level tersebut pada time frame M15.

Kiki R   5 Sep 2023

@ Herli:

Penentuan level-level resistance dan support bisa dilakukan pada semua time frame, hanya saja semakin rendah time frame maka akan semakin banyak level resistance dan support minor, dan tidak tampak mana level-level resistance dan support mayor yang penting.

Untuk itu sebaiknya penentuan level-level resistance dan support dimulai dari time frame yang paling tinggi kemudian turun ke time frame yang lebih rendah agar tampak jelas mana level-level resistance dan support mayor dan mana yang minor. Level-level resistance dan support mayor lebih penting dari yang minor.

Untuk penjelasan mengenai hal ini, silahkan baca: 3 Cara Sederhana Untuk Menentukan Support Dan Resistance

M Singgih   6 Sep 2023
 Zoro |  20 Mar 2019

Saya suka pair NZD/USD, jam brp kah biasanya pasar ini paling volatile kalau menurut pengamatan mastah?

Lihat Reply [1]

@ Zoro:

Untuk NZD/USD, tentunya saat yang aktif adalah ketika pasar New Zealand buka dan ketika pasar New York buka.
Pasar New Zealand adalah yang pertama kali buka (sekitar jam 4 pagi WIB), dan pasar New York buka sekitar jam 19:30 WIB.

Dari pengamatan kami, NZD akan volatile ketika ada rilis data New Zealand yang berdampak tinggi seperti Employment, CPI, GDP, RBNZ meeting, dan itu biasanya pagi antara jam 4 - jam 5 WIB.
Dalam hal ini tidak hanya NZD/USD yang volatile, tetapi juga NZD/JPY dan pair lainnya yang ada NZD.

Ketika ada rilis data AS (saat pasar New York buka), NZD/USD bisa volatile, tetapi tidak sehebat EUR/USD atau USD/JPY, karena volume perdagangan NZD/USD memang tidak sebesar EUR/USD dan USD/JPY.

M Singgih   22 Mar 2019
 Trader Receh |  1 Mar 2021

Pak, saya mau tanya seputar jurnal trading. Jurnal trading itu butuh waktu berapa lama ya agar bisa dievaluasi? Apakah evaluasinya bulanan atau tahunan? 

Dan minta saran mengenai jurnal trading yang saya buat ini. Apakah ada yang perlu dicatat lagi pak?

jurnal trading

Makasih

Lihat Reply [19]

@ Trader Receh:

- Jurnal trading itu butuh waktu berapa lama ya agar bisa dievaluasi? Apakah evaluasinya bulanan atau tahunan?

Tidak ada acuan waktu tertentu. Sampai persentase profitnya berkurang dari yang ditargetkan.


- … Apakah ada yang perlu dicatat lagi pak?

Menurut kami sudah cukup lengkap.

M Singgih   2 Mar 2021

kalau pemula, apakah juga perlu membuat seperti ini pak, meskipun masih menggunakan akun demo?

Darmaji   11 Mar 2021

@ Darmaji:

Menurut kami, kalau ingin serius trading sebaiknya berlatih membuat jurnal trading untuk pembelajaran.

 

M Singgih   11 Mar 2021

@Heri Heryanto: Yang perlu dievaluasi cuma 1 yaitu kedisiplinan proses.

Apa yang dimaksud disiplin proses?

Disiplin proses = kesamaan cara mulai dari entry sampai exit.

Misal, di akun demo Anda entry market pakai cara A dan exit pakai cara B. Di akun live/real harus sama juga entry market pakai cara A dan exit pakai cara B.

Jadi, Anda harus evaluasi apakah caranya sudah benar-benar sama atau tidak.

Apa faktor penyebab akun live hasilnya jauh daripada akun demo?

Emosi/perasaan. Di akun demo, Anda biasanya akan tenang dan obyektif karena pikirannya benar-benar trading the market, bukan profit/loss.

Anda profit tidak terlalu senang dan ketika loss juga tidak terlalu kecewa. Otak Anda tidak terlalu terganggu.

Sedangkan di akun live, baru floating saja emosi sudah bermain. Otak Anda tergambar bayangan loss berapa, profit berapa.

Jadi, obyektif sudah berkurang dan hal ini membuat Anda jadi tidak disiplin.

Kiki R   23 Apr 2022

Di akun demo bisa profit konsisten, namun di akun live sering loss, apa yang hrs di evaluasi?

Heri Heryanto   21 Apr 2022

Apa yang harus dilakukan setelah melakukan evaluasi trading?

Kevin Nash   6 Jun 2022

@Kevin Nash: Setelah melakukan evaluasi trading dan mencatata apa saja kesalahan yang terjadi maka tugas selanjutnya mencari solusi.

Mencari solusi artinya Anda mencari cara agar kesalahan-kesalahan dalam trading yang masih Anda lakukan bisa diminimalisasi/berkurang.

Solusi inilah yang Anda terapkan pada setiap entry posisi berikutnya.

Dengan demikian, maka seiring berjalannya waktu maka trading Anda makin sedikit kesalahan yang terjadi atau dengan kata lain menjadi lebih profitable,

Kiki R   8 Jun 2022

Untuk membuat jurnal trading apakah harus pakai sistem trading dan pair yang sama terus utk menguji efektif atau tidaknya strategi yg digunakan?

Ega Wibisono   1 Jul 2022

@Ega Wibisono: Tidak, membuat jurnal untuk menguji sistem trading bisa menggunakan lebih dari 1 pair.

Sebagai contoh, jika Anda ingin mengetahui peluang berhasil (winrate) dari metode A di berbagai pair, Anda tentu bisa membuat jurnalnya.

Dari pengujian tersebut, Anda bisa membandingkan winrate metode A tersebut pada pair forex.

Kiki R   4 Jul 2022

Tanya pak, kira-kira waktu ideal untuk mulai trading di akun real itu kapan ya? Saya sudah 2 minggu main di akun demo dan hijau terus. Terus target profit yang realistis untuk modal 100 USD itu berapa? Terima kasih. 

Navian Azhrori   5 Jul 2022

@Navian Azhrori: kira-kira waktu ideal untuk mulai trading di akun real itu kapan ya? Saya sudah 2 minggu main di akun demo dan hijau terus.

Uji strategi trading Anda sekitar 3-6 bulan. Silakan evaluasi setelah masa uji tersebut.

Biasanya setelah 3-6 bulan, Anda akan pernah mengalami masa loss berutut-turut (losing streak) sehingga drawdown akun membesar. Perhatikan seperti apa Anda bisa recovery akun tersebut.

Terus target profit yang realistis untuk modal 100 USD itu berapa?

5-10% per bulan. Fokus pada konsistensi, bukan besarnya profit setiap bulan.

Kalau sudah bisa profit konsisten 5% setiap bulan selama 6 bulan, silakan besarkan akun Anda secara berangsur-angsur.

Kiki R   5 Jul 2022

@ Kevin Nash:

Jika persentase profit atau win rate telah berkurang atau tidak sesuai dengan yang ditargetkan maka benahi lagi indikator-indikator teknikal yang digunakan dalam sistem trading. Bisa dengan mengganti indikator atau mengatur ulang parameternya.

Misal periode moving average diubah dari sebelumnya (misalnya) periode 50 diubah ke 100, dsb. Setelah itu uji coba (backtest dan atau forward test) lagi di akun demo sampai menghasilkan persentase profit atau win rate yang lebih tinggi dari sebelumnya, baru diterapkan lagi di akun riil.

 

M Singgih   11 Jul 2023

Navian Azhrori:

2 minggu bisa ijo terus gitu malah mestinya ati-ati lo. saranku baru ke real kalau udah loss.

Soalnya nggak ada trader yang nggak loss. Yang ada, trader yang belum loss. Ada yang loss di depan, ada loss yang di belakang. Yang jelas, loss itu mesti dirasakan duluan saat demo. Kalau udah pernah loss di demo, mental kuat sanggup bangkit lagi, baru lah mulai real.

Sahida   12 Jul 2023

Dalam hal jenjang waktu yg diperlukan dalam trading nihh, klu sistem kita baik trus diuji berbulan2 dan ternyata udah lulus gt, berrti kita udah siap utk trading secara real. Ini yg gue tangkap dri forum diskusi kali ini.

Sbnrnya ada hal yg membuat gue bingung. Jdi ada diskusi disini itu kan ada yg blng bahwa dia udah nguji dan berturut2 hijau slama 2 mggu dan akhirnya disarsnkan utk melakukan uji coba hingga beberapa bulan ke depan utk ngeliat sbrapa okee sistem yg dibangun. Cuman, yg ingin gue pertanyakan adalah hijaunya profit berapa, krna kita bsa aja tohh kita profit tpi dngn pips yg dikit. Kira2 target pips yg realistis itu berapa yaa, khususnya scalping?

Charlie   13 Jul 2023

@ Ega Wibisono:

Ya, tentu harus menggunakan sistem trading yang digunakan. Sistem trading biasanya dibuat untuk pair tertentu pada time frame tertentu. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.

 

M Singgih   14 Jul 2023

Charlie:

Menurutku, profit yang realistis itu seenggaknya 30%. Jadi kalau misal uji sistem di demo udah dapat profit bersih 30%, maka siap trading real.

Menurutku aja lo ya..

Sandra   16 Jul 2023

@ Charlie:

- … kan ada yg blng bahwa dia udah nguji dan berturut2 hijau slama 2 mggu ….

Apa yang Anda maksudkan dengan hijau? Apakah profit?


- … Kira2 target pips yg realistis itu berapa yaa, khususnya scalping?

Tidak ada acuannya. Target profit atau take profit (TP) biasanya ditentukan dari level support atau level resistance terdekat. Jadi besarnya pip tidak harus fix sekian pip.

M Singgih   22 Jul 2023

@ Heri Heryanto:   

Yang harus dievaluasi adalah sistem trading yang Anda gunakan. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Biasanya sistem trading bisa berjalan dengan baik pada pair tertentu dan pada time frame tertentu.

Kalau di akun demo sudah diuji dan bisa menghasilkan profit, maka di akun riil akan bisa menghasilkan profit juga. Kalau sudah tidak profitable lagi atau persentase profitnya berkurang, maka yang perlu dievaluasi adalah indikator dan juga parameter dari indikator teknikal yang ada pada sistem trading tsb.

M Singgih   25 Sep 2023

@ Navian Azhrori:

- Tanya pak, kira-kira waktu ideal untuk mulai trading di akun real itu kapan ya? Saya sudah 2 minggu main di akun demo dan hijau terus.

Kalau 2 minggu masih kurang lama. Silahkan Anda lihat persentase profit di akun demo setelah 3 bulan. Minimal profit di akun demo lebih besar dari 50%, kalau masih belum tercapai, harap dievaluasi lagi sistem tradingnya.


- … Terus target profit yang realistis untuk modal 100 USD itu berapa?

Target profit tidak bisa ditentukan di muka, harus ditentukan dari setiap trade atau trade per trade. Gunakan prinsip money management dengan menentukan risiko atau besarnya stop loss (SL) setiap trade, dan gunakan risk/reward ratio minimal 1:1, kalau bisa lebih besar seperti 1:2 atau 1:3 agar dalam jangka panjang hasil trade secara keseluruhan profitable. Dari sekian kali trade (misal 100 kali trade) bisa diketahui persentase profitnya. Misal setelah 100 kali trade profitnya 60%.

M Singgih   20 Oct 2023
 

Komentar @inbizia

Richard: Bntu jawab ya! Dlm hal apakah diversifikasi portofolio butuh modal besar ato ga, jawabannya jelas iya! Diversifikasi portofolio artinya kamu membuka posisi di berbagai jenis aset, seperti forex, saham, komoditas, dll. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko yang terkait dengan kinerja buruk dalam satu jenis aset saja. Meskipun diversifikasi bisa membutuhkan modal lebih banyak karena kamu membuka lebih banyak posisi, tetapi hal ini juga membantu dalam mengurangi risiko keseluruhan. Jumlah modal yang lebih baik untuk diversifikasi portofolio bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk besar kecilnya aset yang kamu perdagangkan, tujuan investasi, dan toleransi risiko. Jadi ini terserah dari kamu, selama ga membebani modal serta tidak menambah jumlah kerugian, why not! Intinya sih, prinsip umumnya adalah jangan pernah risikokan lebih dari yang kamu mampu untuk kehilangan. Sebagai pemula, lebih baik memulai dengan modal yang kamu merasa nyaman dan belajar dari pengalaman. Baca Juga: 5 Tips Diversifikasi Portofolio Investasi
 Vito |  29 Aug 2023
Halaman: Belajar Copy Trading Untuk Pemula Bersama Hsb
Arrow: Hai kak, gw sih sbnrnya bkn ahli ekonomi yee, tp gw cb bntuin jwb. Jika nilai rupiah melemah sbnrnya semua kalangan terkena imbasnya, bgitu jg dg yg menengah ke bawah bhkn klangan msyrkt bawah yg paling mraskan imbasnya. krn ktka rupiah melemah smua hrg kbutuhan pokok akan naik. dan emang biasanya mrka tdk trlalu berpikir bhwa kenaikan hrga barang dan kbthan pokok disebabkan olh melemahnya rupiah. Biasanya gini, ktka gaji PNS naik maka smua hrga bhn pokok ikut naik, pdhl tdk slalu begitu. Jd ketika rupiah melemah, biasanya diikuti dg hrg pangan yg diimpor olh pmrntah Indonesia, krna ktrgantungan negara kt dg brg impor msh tinggi, tdk hnya bhn baku pangan dan bhn penolong, tp barang2 lainnya. Smp skrg Indonesia msh mengimpor bbrp komoditas pangan utk memenuhi kebutuhan msyarakat dan jg untuk mnjga kestabilan harga pangan di dlm negeri. Contohnya nih, pmrntah msh mengimpor gandum bhkn bs mncpai puluhan jt ton per tahunnya, pdhl gndum bukan mknan pokok di negara kita. Tp msyrkt msh bnyk mengkonsumsi makanan dg bhn dasar gandum ini, spt roti, mie instan, gorengan dll. Nah mknan2 itu plg sering dikonsumsi ama kalangan menengah ke bawah, jd bs kebayang kan jika rupiah melemah harga impor naik, sudah pasti msykrat kecil kena imbasnya. itu br satu contoh saja lhoo, blm lg skrg ini utk memenuhi kebutuhan pangan pemerintah jg mulai impor beras, masyarakat kecil lg yg paling kena imbasnya.
 Naim |  18 Oct 2023
Halaman: Faktorfaktor Penyebab Mata Uang Rupiah Melemah
Yg gue tau sejauh ini, klo kita trading mata uang ato Forex itu pastinya berbeda dngn trading Emas secara CFD. Nah, di MIFX kan terdapat 3 jenis akun yakin Ultra Low, Standard, dan Profesional yaa... Jd ini yg agak bingung bagi gue nih. gue kan berencana trading tetapi dgn instrument Forex krna emang rata2 yg gue baca baik di artikel maupun buku, smua nganjurin utk memulai trading dngn Forex ntah itu dngn pasangan mata uang kyk EUR/USD hingga mata uang lain yg mssh termasuk Major Pair. Sedangkan utk trading emas itu sndiri jga agak berbeda karakteristik dngn Forex. Kira2 ada ga solusi, dari ketiga akun yg disediakan ama MIFX, ada ga yg cocok utk trading Forex dan jga emas? Soalnya mnrt gue, klo kita buka akun yg berbeda hnya karna beda instrument akan agak ribet dan ga tau cafra monitor trading kita. Terima kasih dan ditggu saran dari suhu2 ya, Grazie!
 Vito |  18 Oct 2023
Halaman: Manakah Akun Mifx Yang Cocok Untuk Trading Emas
Heru: Bantu jawab ya gan! Scara umum sbnrnya kata "Multilateral" menunjukkan bahwa sistem yg dipake tk ngebedain antara akun mulitlateral dngn akun lainnya. Bedanya disini adalah sistem perdagangnan or sistem trading yg ditawarkan di akun ini. Klu akun yg lain yg non mulitlateral itu adalah sistem perdagangan dimana trdpt 1 penjual yg bertemu dngn bnyk pembeli, dlm arti kita trading dngn salah satu provider likuiditas dri MIFX. Tetapi, sistem Perdagangan Multilateral itu berbeda banget dmana sistem ini merupakan sistem perdagangan di mana banyak penjual (seller) bertemu banyak pembeli (buyer) dan tidak saling mengenal (many to many), yang transaksinya terjadi secara langsung di dalam bursa ICDX. Sehingga, seluruh transaksi otomatis terdaftar di bursa dan lembaga kliring. Moga jelas ya! Jd hnya perbedaannya disitu ja! Perihal mengapa ga ada free swap mngkn bsa langsung ngehubungin MIFX utk dpt penjelasan dan ini kyknya kebijakan broker sndiri sihh
 Martha |  24 Oct 2023
Halaman: Panduan Deposit Mifx Menggunakan Ovo
Bagi trader pro aja nihh (buat agan2 yg udah pro), kira2 yg paling berpengaruh trhdp biaya trading itu apa? Apakah spread ato komisi? Krna klo berdebat tnntng spread dan komisi ini ga bakal abis2nya. Ane perhtiin aja, di beberapa artikel di INbizia serta website international kyk brokerxplorer gitu, di bagian broker, selalu ada broker yg nawarin spread rendah tetapi komisi tinggi, bgitu jga sebaliknya. NGerti sihh ini adlaah salah satu pricing dri broker shngga bsa mempertahankan usaha yg dimiliki agar ga mengalami kerugian. Tetapi dri sisi trader sndiri terutama pemula, psti bakakl mengalami kebingungan aja. Apa memilih spread rendah ato komisi rendah.
 Hanif |  24 Oct 2023
Halaman: Perbandingan Biaya Trading Maxco Vs Asiatrade Futures
Tono: Jadi begini, saat trading, kita lihat profit dalam bentuk pip. Pip adalah perubahan kecil di harga. Misalnya, jika harga naik dari 1.1000 ke 1.1001, itu artinya naik 1 pip. Untuk menghitung profit dalam dollar, kita pakai rumus sederhana. Kita lihat berapa pip perubahan harga, lalu kita kalikan dengan ukuran trading kita (biasanya dihitung dalam "lot"). Hasilnya kita bagi dengan nilai 1 pip. Contoh: Kamu trading 1 lot. Harga berubah 10 pip. Kalau 1 pip bernilai $10 (ini tergantung mata uang dan pair yang kamu trading). Profit (dalam dollar) = (1 lot x 10 pip) / $10 = $10 Jadi, profitnya sekitar $10. Itu hanya contoh sederhana, profit sesungguhnya tergantung pada banyak faktor, tapi ini memberi gambaran bagaimana cara menghitungnya. Oh ya, kalau brokermu punya spread minimal 0.5 pip, itu biaya yang akan mempengaruhi profit kamu dimana biasanya di Metatrader kita, kita akan langsung minus -0.5 pips ketika kita buka perdagangan. Cara perhitungan ke US Dollar juga sama dengan cara perhitungan pips tadi ya! Semoga membantu!
 Reka |  24 Oct 2023
Halaman: Langkah Aman Trading Modal Kecil Ala Broker Hsb

Kamus Forex

Overtrading, Over Trading, Overtrade

Melakukan trading secara berlebihan, baik dengan membuka satu posisi trading dalam jumlah lot besar, atau membuka terlalu banyak posisi dalam satu waktu. Disebabkan oleh emosi trading yang kurang stabil, overtrading disebabkan oleh salah satu atau kedua skenario berikut:

  1. Serakah mengejar profit.
  2. Bernafsu mengganti kerugian dari posisi loss.
Accomodation Trading

Termasuk aktivitas trading ilegal karena satu pedagang mengakomodasi yang lain dengan memasukkan order pada harga yang tidak kompetitif.

Swing Trading

Strategi trading yang menargetkan keuntungan semaksimal mungkin, dan dilakukan dengan menempatkan posisi Buy atau Sell pada titik pembalikan harga.

Sinyal Trading

Update analisa trading yang memberikan saran untuk membuka posisi trading (buy/sell) pada harga dan jangka waktu tertentu. Sinyal trading biasanya ditawarkan oleh broker atau analis forex, baik secara berbayar maupun gratis.

Day Trading

Strategi yang dilakukan trader dengan membuka dan menutup posisi trading dalam hari yang sama, sehingga kepastian Loss/Profit dapat diketahui segera.

Quantitative Trading

Strategi trading yang bergantung pada perhitungan matematis untuk mendeteksi peluang trading. Fokus Quantitative Trading biasnaya tertuju pada Harga dan Volume. Termasuk dalam jenis strategi ini adalah High-Frequency Trading dan Algorithmic Trading yang sering diaplikasikan oleh institusi finansial dan lembaga Hedge Fund.

Platform Trading

Fasilitas trading yang memungkinkan trader mengatur dan mengeksekusi order secara real-time di pasar forex. Platform trading biasanya dipasang sebagai aplikasi di PC atau Smartphone, bisa pula dibuka sebagai halaman web di browser. Fasilitas ini wajib disediakan broker forex untuk para tradernya. Selain memiliki fitur untuk mengatur dan memasang order, platform juga umum dilengkapi dengan chart harga real-time dan berbagai tool analisa.

Contoh platform yang umum ditawarkan adalah MetaTrader (dari MetaQuotes), cTrader (dari SpotWare), dan jenis platform yang dikembangkan sendiri oleh broker (proprietary).

Dolar Komoditas, Commodity Dollar, Comdoll

Istilah untuk menyebut mata uang komoditas, yaitu mata uang yang nilainya sangat dipengaruhi oleh harga komoditas tertentu yang menjadi sumber pendapatan utama suatu negara. Mata uang yang termasuk Comdoll antara lain AUD (Dolar AUstralia), NZD (Dolar New Zealand), dan CAD (Dolar Kanada).

Carry Trade, Carry Trading

Strategi trading yang lebih memanfaatkan selisih suku bunga antara dua mata uang yang diperdagangkan, daripada perubahan nilai tukar.


Komentar[22]    
  Helmi   |   10 Mar 2023

hrs gw blng klu artikel ini bagus sihh, gini gw ga pernah mendengar trading minyak dan perak, tpi emas emang pling sering didngr. Sebagai pemula, gw agak kurang mengerti beberapa istilah yg author MIFX gunakan dlm artikel. Terutama tentang diversifikasi asset. BTW apa yg dimaksud dngn diversifikasi asset, dan mengapa harga aset selalu berkolerasi negatif dngn kebanyakan aset lainnya??

DAn diantara ketiga asset yg di offer ama MIFX, antara emas, perak , dan minyakk, sebagai pemulaa lebih baik memilih aset yg mana serta resiko lebih besar diaset yg mana yaa?? Dtggu penjelasannya! Makasih

  Sisca   |   10 Mar 2023

Helmi: Ini pndpat pribadi aku ya. Setau aku krna emas dianggap sbgai aset yg aman dan dapat digunakan untuk ngelindungi nilai investasi dari krisis. Jdi sbtulnya sihh harganya cenderung stabil dan ga gt bergejolak kyk aset lain seperti minyak.

Sdngkn Perak cenderung lebih volatile daripada emas dan krna itu dapat memberikan keuntungan yang lebih besar, tetapi juga memiliki risiko yang lebih tinggi jga.

Sdngkn minyak merupakan salah satu komoditas paling sering diperdagangkan di dunia. Harga minyak mentah bnr bnr sangat volatile dan sering bnyk dipengaruhi oleh peristiwa global. Dlm arti kata, ada kjdian dikitt ajaa mengenai kondisi negara trntu bahkan musim panas dan dingin jga mempengaruhi harga minyak mentah.

Dri ketiga tsb, emas mngkn lbh cocok utk pemula.

Sumber bacaan yg mngkn bsa dipelajari oleh pemula tntng ketiga aset ini sbb :

  Agus Setiawan   |   10 Mar 2023

Helmi: izin nyanggah, kyknya mbak sisca lupa jelasin mengenai diversifikasi aset. Jdi diversifikasi yaa kyk namanya adalah investasi di aset yg berbeda beda dngn tujuan agar megnhindari resiko trading pada 1 jenis aset. Dalam istilah sederhana, "jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang".

Jdi klu uang agan ditaruh smua di gold misalnya maka klu terjadi kerugian, yaa uang agan bkl habis smuaa. Lain hal klu taruh di beberapa aset, jdi klu satu aset rugi, yg lain blm tentu rugi. (diversifikasi bsa baca disini : 5 tips diversifikasi portofolio investasi)

Sementara itu, kolerasi negatif biasa dah trjadi di trading di trading forex. Jadi klu ada aset yg negatif, ada harga aset yg naik ada yg turun.

  Justin   |   10 Mar 2023

Menarik yaa! Kita bsa trading dengan aset yg berbeda beda bahkan emas, silver, dan jga minyak. Kita sihh sebagia trader, bisa memilih beberapa aset buat trading bisa dikataakan menarik sihh. Btw nihh ada beberapa hal yg ingin saya tanyakan di antara tabel-tabel diatas. Terutama pada kolom size tick, long swap dan short swap.

Ada yg bisa jelasin ga klu size tick, long swap, dan short swap itu apa? Dan mengapa komoditas minyak ga ada long swap dan short swap yaa??

  Wilson   |   10 Mar 2023

Justin: Halo kak bantu jawab yaa,

Size tick adalah ukuran minimum perubahan harga yang dlm kontrak di trading. Setiap kontrak pnya ukuran tick yang berbeda-beda. Misalnya, dlm gold kan 0.01, minyak 0.01 dan perak 0.001. Size tick pling gampang dilihat dari harganyaa. Dlm gold itu bisa dilihat harganya selalu desimal 2 diblkng koma sdngkan perak 3 desimal diblakang koma. Cth liat spesifikasi aset di MIFX berikut :

Kupas Tuntas Trading Komoditas Di

Sdngkan Long swap dan short swap adalah biaya swap dimana bakal dikenakan pada posisi terbuka di pasar forex. Long swap adalah biaya yang dikenakan jika trading sebuah mata uang dengan suku bunga lebih rendah daripada mata uang yang dijual. Bila suku bunga tinggi maka sbliknyaa akan dapat profit.

Short swap adalah biaya yang dikenakan jika trading sell mata uang dengan suku bunga lebih tinggi daripada mata uang yang dibeli. (selengkapnya biaya swap baca disini : Panduan Lengkap Tentang Biaya Swap dan Cara perhitungannya)

Untuk komoditas minyak, setau sy ada broker sprti MIFX yang nawarin biaya swap yg udah dimasukkan di kontrak saat pembukaan posisi trading, ato dngn kata lain biaya untuk memegang posisi terbuka kontrak pada hari berikutnya sudah dihitung dalam harga kontrak, sehingga tidak diperlukan swap.

  Bobon   |   11 Mar 2023

Maaf mau nannya mengenai kondisi trading di MIFX. Jadi kan ada 3 jenis akun dan akun ini sepertinya beda beda tujuannya. Di artikel bilng klu akun ultra low buat trader yg cr spread rndh, sdngkn standard buat yg cri komisi kcil. Sdngkn klu pro tentunya buat pro pastinyaa. Ini kan ane msh pemula n agak sdikit bingung aja dlm pemilihan akun trutama di MIFX dimana broker lain biasanya klu akun satu dngn yg lainnya beda di deposit jdi gampang bngt dibedain, lu yg pemula enakan yg mana, n lu yg udah pengalaman sbaiknya dimana. Prmslhnnya di akun ultra low maupun standard smaa2 deposit RP 500.00 saat ku cba cri review broker MIFX dri link artikel diatas. Nah gw bingung nihh enakan gw ambil yg manaa n komisi kecil itu biasa utk trading style apa..

  Hansi   |   11 Mar 2023

Gan, utk tentuin akun mana yg lbh baik diambil sebaiknya sih klu saya bilang, sesuain ama rencana trading agan aja. Jdi ga ada jawabn pasti mengenai pemilihan akun. Dan menurut saya, utk akun ultra low maupun standard it cocok kok utk pemula, dri sisi deposit dan leverage jga sama aja, cuman beda aj di berapa lot yg blh dibuka. Mnrut sy, ultra low cocoknya buat trding style yg sring buka tutup posisi trading sprti scalping, klu standard biasa ditujukan ke yg skli trading atau buka posisi lbh besar volume tradingnya. Mislkn swing trading dngn metode buka 0.1 lot atau 0.5 lot.

Jdi balik lg ke agan, mauny trding sprti apa dn waktu utk trading ada ga? It jga pengaruh lhod dan klu msh bngng cb aja di akun demo ajaa

  Mumun   |   11 Mar 2023

Klu saran dri ane nih ada baiknya pemula ngambil ultra low aje. Wong jga pemula ga mngkn trading dngn lot yg gede gede. Paling biasa coba di 0.01 lot. Dan kan syng bngt ambil yg standard smntra paling lu trading total plingan 2 3 posisi aja dngn Rp 500.000, dripada kena spread gede, mending ambil ultra low yg spreadnya mulai dri 0. N setuju yaa klu waktu trading uga pengaruhh. Klu elo kerjaannya full time, ga ada wktu. Sbaiknya swing trading aja krna ngawasin trading aja ga perlu analisis tiap kali. Paling saat buka posisi barulah ambil waktu buat analisa, klu elo part time ato pengangguran, ya day trading dan scalping bisa jadi pilihan bagus. Ini pendapat ane, jadi bisa aja beda ama trader lain. Coba aja saran dari @Hansi untuk coba trading demo sbelum terjun ke Forex real kalau ga mau uang elo abis sekejap. Selain itu coba baca aja artikel ini biar ga bingung tentuin akun MIFX : Manakah Akun MIFX Yang Tepat Untuk Anda

  Mira   |   11 Mar 2023

saya tertuju ke Long Swap dan Short Swap yang ada di masing masing aset trading yang dibahas di artikel ini. Sebetulnya kan biaya swap itu adalah beban bunga yang didpatkan krna buka posisi semalaman. Dan kalau tdk salah dipengaruhi sama suku bunga suatu pasangan mata uang. Misalkan EUR/USD maka yang pengaruh adalah suku bunga Euro dan Suku bunga USD. Nah sementara itu trading di komiditas kan setau saya emas, silver, dan minyak itu kan sebenarnya aset komoditi yaitu berbentuk barang. Bukannya barang ini tidak ada bunga yang berlaku? Mengapa masih ada bunga swap yang diberlakukan seperti di emas dan perak?

  Lukito   |   11 Mar 2023

Nyanggah ya kak, sebetulnya bunga swap memang berdasarkan suku bunga. Dan memang betul dalam perdagangan emas, minyak dan perak itu ga ada yang namanya swap. Tetapi dengan catatn, perdagangannya dalah riil menggunakan uang dan mendapatkan brng.

Sdngkn klu make trading ala CFD, yakni dengan it ada berlakuin swap krna ada penggunaan mata uang yg terlibat didalamnya. Dimana currency pairs yg diberikan broker di emas dan silver adalah XAU/USD dan XAG/USD. Jadi secara tidak langsung, bunga swap langsung diberlakukan akibat dari suku bunga USD. Selain itu, suku bunga emas dan perak jga terlibat didalamnya dimana sbnrnya emas dan perak tidak ada suku bunga tetapi diterapkan krna suku bunga emas dan perak yang diterapkan pada trading emas merupakan biaya yang harus dibayar oleh trader yang memegang posisi long (beli) pada emas, yang biasanya akan dibebankan jika perbedaan suku bunga antara mata uang yang mendasari dan harga emas itu sendiri negatif atau negatif net. Atau singkatnya bisa dibialng swap emas itu biaya atau kompensasi untuk membiayai posisi trading pada aset emas dalam jangka waktu tertentu.

  Minimano   |   31 Mar 2023

Kebtulan artikel ini nge-pop up di Inbizia. N gw pemula gitu dan emang lagi nyari broker buat jadiin tmpt buat buka akun demo terlebih dahulu.

Jadi gw mau bertanya mengenai keamanan dlam trading serta izin dari MIFX. Jadi kan pas banget ya gw orang pernah kerja di Emas, jadi pas buka toko Emas itu sbnrnya pemilik butuh beberapa persyaratan seperti misalkan izin usaha, sertifikat keaslian emas, perpajakan, standard keamanan toko emas juga diperhatiin, dan izin lingkungan setempat kepada Badan Lingkungan Hidup.

Nah, di MIFX yg notabene broker jga menawarkan trading emas mesikpun katanya ga ada asetnya tpi tetap dong chartnya jga sesuai ama pasar emas. Nah, sebetulnya trading komoditi seperti emas itu butuh izin ga ya, dan MIFX ada izin nya ga ya?

  Arden   |   31 Mar 2023

Izin jawab ya pak. Sebagai broker yg beroperasi di Indonesia, MIFX harus memiliki izin dari regulator yang berwenang di Indonesia. MIFX ato Monex itu diatur ama Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) yg merupakan badan pengawas perdagangan berjangka komoditi di Indonesia.

MIFX telah terdaftar dan diakui sebagai anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) serta anggota Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sehingga klien MIFX terlindungi oleh asuransi kliring yang dikeluarkan oleh KBI. Selain itu, BBJ sendiri adalah lembaga yg ngeluarin izin terkait dngn trading seperti komoditas, saham , dan produk derivatif lainnya n slh satunya adalah emas. (baca : Mengenal JFX atau BBJ dalam Regulasi Broker). Sehingga broker yg terdaftar di BAPPEBTI sekalipun ga bisa nawarin trading emas klu ga terdaftar di BBJ. So, keamanan di broker MIFX jga berlapis2 shngga bsa dikatakan sangat aman ya pak.

  Lorient   |   31 Mar 2023

Gan, klu trading emas di Broker kan itu nyesuain ama minimal deposit ya berrti klu di Monex, dgr2 cuma Rp 500.000 aja nih. Sedangkan harga emas antam aja dah mencapai Rp 1.080.000 sekian lah gtu.

Nah, apakah nilai emas, silver, maupun oil itu klu di broker itu dikurangin ato gmana gt karena kan dngn rp 500.000 aja udah bisa trading emas sedangkan utk beli 1 gram emas 24 K aja butuh Sejuta lebih dikit.

Kira2 ada penjelasannya ga mengapa bsa dngn Rp 500.000 dah bsa trading emas yg ktanya asli.

  Mendy   |   31 Mar 2023

Maaf kyknya elo salah sangka deh. Emang emas apapun itu mao fisik ato kontrk itu smua mengacu ke pasar emas dunia. Dan dlm trading emas CFD itu biasanya memakai satuan T ounce ato troy ounce dimana 1 troy ounce itu adalah kisaran 31 gr. Di pasar emas saat ini (tgl 31 maret), itu 1 troy ounce = $1980.8. Klu diubah ke gram ya tinggal dibagi aja 1980.8/31 = $64 ato klu dijadiin Rupiah ya sekitar Rp 960.000/ gr. Dalam hal ini ANTAM udah dimasukkan biaya produksi emas batangan jga makanya agak mahal.

Sehingga, bisa dikatakn trading emas CFD dan trading gold fisik sbnrnya memiliki harga yang sama. Dan mengapa trading emas CFD lbh minimum modal yg dikeluarkan. Itu krna murni leverage, kontrak, dan minimal lot. Sesimple itu!

  Heru   |   31 Mar 2023

Izin nyanggah, mengapa gold CFD lbh murah? Ya krna murni leverage, dimana leverage yg ditawarkan oleh MIFX itu kisaran 1:100. Brrti $1 itu bsa setara $100; dalam hal ini Rp 500.000 klu di konvert ke Dollar, bisa dibilang kisaran $33 dan dengan bantuan leverage 1:100 maka kekuatan buying power sebesar $3,300 ato Rp 49.500.000

Nah kbyngkan mengapa dibutuhkan deposit lbh rendah, modal yg dipake jga rendah dan malah krna itu kontrak, bisa profit lbh cepat dan dua arah jga. Ini smua karna leverage dan sistem CFD itu sndiri gan.

Moga clear ya smpai sini. Makasih!

  Deden   |   8 May 2023

Mowning agan2 senior yg gw hormati ijin gabung komen plus nanya2 ya

Artklnya ckp menarik dan jls dlm pemaparannya jd gw bs lbh mdh mngrti. Tp gini agan2 senior, gw msh awam nih tntang trading emas, perak atau minya di forex.

Nah yg pengen gw tanyain nih sebenarnya lbh untung mana sih antara trading emas atau perak? Soalnya gw udh nanya2 ke bbrapa org ktnya emas lebh menguntungkan drpd perak.

Kt org2 apalagi di indonesia lbh bnyak trader yg memilih emas drpd perak krna hrganya selalu cnderung naik drpd perak.

Jd gw butuh saran dr agan2 nih sblm gw tntukan investasi mana yg cocok dan lbh mengntungkan. Makash bnyk sblmnya gan.

  Amira   |   8 May 2023

Siang bro deden... Min gw cb bantu jawab yaa

Klo mslh investsi emas atau perak yg lbh menguntungkan sbnrnya slma menguntungkan tp dg catatan investasi jangka panjang dan dlm bntuk batangan bukn trading online.

Krn nilai emas dlm jangka wkt yg panjang akn smakn naik jd mmbuat nilai investasi jg naik, perak jg tdk jauh berbeda smkin lma hrga smkin naik.

Tp sbnrnya klo investasi emas atau perak batangan, hrga prak dlm periode tertntu bs naik lbh tinggi dr emas. Tp itu klo kita investasi batangan lho.

Berbeda klo kita investasi dg cr online atau trading online. Investor emas atau perak bs dpt keuntungan dr naik turunnya harga di pasar. Nah di sini investasi emas jauh lbh aman krna volatilitas hrg emas di pasar cndrung stabil, sdgkan perak volatilitasnya lbh tinggi.

Jd sbnrnya kedua komoditas tsb bs menjadi investsi yg cukup menguntungkan. Tinggal km aja yg mnentukan mn yg lbh aman dan menguntungkan.

Ok bro smg jwbn gw bs mmbantu, tks ya min.

  Alex   |   18 May 2023

Halo, klu berbicara komoditas kan, di benak saya itu pasti adalah kopi, jagung, beras, gula dan lain2. Nah, ternyata klu trading di berjangka, istilah komoditas ini berubah jadi emas, perak dan minyak mentah ya?

Tetapi, saya juga sering menemukan bahwa ada broker yang menawarkan trading komoditas tetapi bukan hanya 3 hasil tambang tadi, tetapi juga ada hasil pertanian seperti beras, kopi, gula dan juga jagung. Kemudian, di komoditas itu juga ternyata cukup banyak jenis yang ditawarkan.

So, apa bedanya trading berjangka hasil perkebunan dengan traidng berjangka hasil tambang seperti emas, silver, dan juga minyak?

  Jeremy   |   21 May 2023

Alex : sbnrnya istilah komoditas itu mencakup hasil perkebunan, pertambangan dan jga hasil hutan. Jdi, klo broker emang menyediakan trding komoditas brupa emas dan perak itu ga ada salahnya kok.

Dan klu ditanya perbedaan trading komoditas hasil perkebunan dn pertambangan, secara aset yg ditawarkan psti beda. Dimana, setau ane ya, trading komiditas hasil perkebunan dan hutan lbh ke arah trading Futures

Ane jelasin ya, Pertama-tama, perlu diketahui bahwa trading futures itu dilakukan dengan cara membeli atau menjual kontrak futures yang memiliki tanggal kedaluwarsa tertentu di masa depan. Kontrak futures ini biasanya berisi komitmen untuk membeli atau menjual suatu aset tertentu dengan harga yang telah ditetapkan sebelumnya. Nah, yg uniknya kita bsa ngebeli aset trsbt secara fisik ato bsa dngn cara seperti trading berjangka pada umumnya tergntng dari kontrak yg diikuti gan, seperti hasil perkebunan itu bsa dapatin aset fisiknya smntara emas dll itu hnya pergerakan harganya aja

  Alex   |   2 Jun 2023

Nah dikatkan di artikel bahwa trading komoditas sering menjadi pilihan populer untuk melakukan diversifikasi aset dan hal Itu di karenakan harga aset komoditas berkorelasi negatif dengan kebanyakan aset tradisional lainnya, terutama Dolar AS. Yg jadi pertanyaan saya adalah bagaimana berkolerasi negatif itu bsa melakukan diversifikasi aset?

Dan apakah dalam diversifikasi gitu, diperlukan jga kita utk mengetaui korelasi pair2 dan jenis aset yg dipilih? klu emang ada, utk cara mengetaui bahwa korelasi bisa negatif ato sebaliknya psoitif itu sprti apa ya?

Kmudian utk meakukan diversifikasi aset, apakah kita sebagai pemula gitu, cocok untuk melakukan trading dngn diversigikasi aset? Dan apakah diversifikasi ini prlu modal besar?

  Hito   |   30 Jun 2023

Alex:Oke, gue akan jelasin nih tentang diversifikasi aset dan korelasi negatif. Jadi, diversifikasi aset itu penting untuk mengurangi risiko dalam trading. Dengan memiliki berbagai jenis aset, seperti komoditas, saham, dan mata uang, lo bisa membagi risiko dan menghindari ketergantungan pada satu aset saja.

Perhatikan, harga aset komoditas sering berkorelasi negatif dengan aset tradisional lainnya, terutama Dolar AS. Artinya, ketika harga komoditas naik, nilai Dolar AS cenderung turun, dan sebaliknya. Korelasi negatif ini memungkinkan lo untuk melakukan diversifikasi dengan memasukkan komoditas ke dalam portofolio trading lo.

Mengetahui korelasi antara pasangan mata uang atau jenis aset yang lo pilih memang penting dalam diversifikasi. Korelasi bisa negatif (berlawanan arah) atau positif (searah). Korelasi negatif antara komoditas dan Dolar AS memberikan manfaat diversifikasi yang signifikan, karena ketika salah satu aset turun nilainya, yang lain cenderung naik. Dengan begitu, lo bisa melindungi portofolio lo dari pergerakan harga yang merugikan.

Tapi gak perlu khawatir, bro. Sebagai pemula, lo juga bisa melakukan diversifikasi aset dalam trading. Pentingnya adalah memahami karakteristik masing-masing aset dan melakukannya secara proporsional sesuai kemampuan modal lo. Diversifikasi tidak selalu memerlukan modal besar, tapi lebih ke pengelolaan risiko dan alokasi modal yang bijak.

Untuk mengetahui korelasi antara aset, lo bisa menggunakan alat analisis seperti korelasi pair atau software yang menyediakan data korelasi. Biasanya, korelasi diukur dalam rentang -1 hingga +1, di mana -1 menunjukkan korelasi negatif sempurna, +1 menunjukkan korelasi positif sempurna, dan 0 menunjukkan tidak ada korelasi.

  Endang   |   3 Jul 2023

Maaf ini mngkn pertanyaan agak mendasar aja. Jd gini, aku tau nya klo trading ama broker Forex itu taunya trading dua arah, dimana kita bsa untng saat pasar naik dan jga untung selama pasar turun. Berbeda dngn saham lahh, yg cma bsa untung pas dividen ato naik aja.

Jadi, sbnrnya cara kerja broker berjangka itu sprti apa? Dan mngapa bsa dua arah kyk gitu, terutama di pasar komoditas. Soalnya klu Forex msh masuk akal sihh bsa untung dua arah, krna ada perbedaan antara pasangan mata uang, Klo EUR naik maka USD turun misalnya, itu bsa untung dua arah. Ane ngerti soal itu, cma komoditas gitu kok bsa gitu dua rah untungnya