3 Teknik Trading EUR/USD Paling Sederhana

Anna 7 May 2019 8561

Trading forex itu susah, rumit, dan membingungkan. Pendapat itu hampir pasti pernah menghampiri benak para trader pemula saat baru mengenal dunia forex, karena belum tahu bagaimana caranya menyusun suatu teknik trading yang handal. Padahal, ada banyak cara trading forex yang simpel dan mudah diterapkan oleh siapapun. Diantaranya, tiga teknik trading EUR/USD paling sederhana berikut ini.

 

1. Teknik Trading EUR/USD dengan Strategi London Breakout

Sesuai namanya, strategi London Breakout mengandalkan terjadinya breakout pada awal sesi London. Kapankah sesi London itu? Sesuai dengan pembagian sesi trading forex, sesi London dibuka pukul 7:00 GMT dan ditutup pukul 15:00 GMT atau antara pukul 13:00-22:00 WIB.

Untuk menerapkan teknik trading EUR/USD yang satu ini, Anda perlu membuka grafik pada time frame Hourly (H1), kemudian memastikan model grafik berupa Candlestick. Setelah itu, ikuti petunjuk step-by-step ini:

Strategi London Breakout

 

2. Teknik Trading Jam 7 Pagi

Sama dengan strategi London Breakout, teknik trading EUR/USD yang ini juga berbasis pada breakout dalam timeframe Hourly. Bedanya, yang ini dilaksanakan dengan acuan harga awal sesi Asia, yaitu sekitar pukul 12:00 GMT, atau 07:00 WIB. Langkah-langkahnya:

Strategi Trading Jam 7 Pagi

 

3. Teknik Trading EUR/USD dengan Exponential Moving Averages (EMA)

Berbeda dengan kedua strategi di atas, teknik trading EUR/USD ketiga ini memanfaatkan indikator Exponential Moving Average (EMA) yang diterapkan pada grafik time frame 5 Menit (M5). Namun, aturannya sama sederhananya dengan kedua strategi sebelumnya. Berikut ini langkah-langkahnya:

Teknik Trading EURUSD dengan EMA

Mudah sekali bukan!? Coba praktikkan berbagai teknik trading EUR/USD ini pada akun demo, lalu manfaatkan teknik yang paling cocok bagi Anda dalam akun riil. Penjelasan secara visual bisa Anda lihat pada video berikut:

 

Untuk meningkatkan kualitas trading Anda, tak ada salahnya untuk menyimak juga tips-tips trading forex lainnya.

Kirim Komentar/Reply Baru
Advertisement


konfirmasi pola candle three black crows dan three white soldiers
mlm coach SF....mau nanya nih kalau misalnya ada pola candle three black crows/three white soldiers, untuk konfirmasi valid tdknya pola tersebut apakah hanya dgn melihat closing 1 candle bar berikutnya?
apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut? mohon penjelasannya.mks

Oji 10 Jan 2018

Reply:

M Singgih (12 Jan 2018 08:35)

@ Oji:

- … untuk konfirmasi valid tdknya pola tersebut apakah hanya dgn melihat closing 1 candle bar berikutnya?

Jawaban:

Tidak, harus dikonfirmasi juga dengan minimal 2 indikator, bisa MACD dan RSI. Agak berbeda dengan pin bar yang hanya 1 candle, pola three white soldiers dan three black crows terdiri dari 3 candle yang mencerminkan arah trend, jadi harus dikonfirmasi dengan indikator trend seperti MACD. Candle setelahnya bisa dilihat setelah terkonfirmasi oleh indikator.
Berikut contoh pada EUR/USD H4:



Pada A terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak diatas kurva sinyal dan OSMA diatas level 0.00) dan kurva indikator RSI diatas level 50.0, jadi masih bullish.

Pada B terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya tidak terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD gagal menembus kurva sinyal dan OSMA masih dibawah level 0.00), jadi bullish tidak berlanjut.

Pada C terbentuk pola three black crows. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak dibawah kurva sinyal dan OSMA dibawah level 0.00) dan kurva indikator RSI dibawah level 50.0, jadi masih bearish.

- … apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut?

Jawaban:
Mengenai closing candle berikutnya tidak harus ditunggu karena akan terlambat entry. Yang perlu dilihat adalah tertembusnya level tertinggi dari candle terakhir untuk pola three white soldiers, atau tertembusnya level terendah dari candle terakhir untuk pola three black crows. Tetapi candle berikutnya tidak menjamin validitasnya jika tidak terkonfirmasi oleh indikator.

Oji (12 Jan 2018 13:47)

ok terimakasih atas penjelasannya coach....
Jujun Kurniawan 46