Apa Pengaruh IHSG pada Reksadana?

Intan 20 May 2022
Dibaca Normal 5 Menit
bisnis > reksadana >   #ihsg   #reksadana
Sebagai investor, banyak faktor yang harus diperhatikan demi keselamatan portofolio kita. Simak di sini untuk mengetahui pengaruh IHSG pada reksadana.
DI

Berinvestasi dalam aset apapun, kalian harus menyadari faktor-faktor yang melandasi pergerakannya. Contohnya saja jika investasi di reksadana dan saham, kondisi pasar dan pergerakan IHSG menjadi faktor yang perlu diperhatikan. 

Kira-kira, sebesar apa ya pengaruh IHSG pada reksadana yang kita miliki? Simak penjelasannya di sini. 

 

Korelasi Antara IHSG dengan Pasar Saham

IHSG adalah akronim dari Indeks Harga Saham Gabungan dan mencerminkan harga dari seluruh saham yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Jika kalian ingin cek level terbaru dari IHSG di Google, simbol yang digunakan adalah IDX: Composite.

Cek harga IHSG

Cara menghitung level IHSG adalah dengan menjumlahkan seluruh harga saham yang ada, lalu membaginya dengan jumlah emiten tercatat. Jika level IHSG turun, berarti harga saham yang turun lebih banyak daripada yang naik. Sebaliknya, jika level IHSG menunjukkan kenaikan, ini merupakan indikasi bahwa saham-saham di dalamnya banyak diborong.

Simak Juga: Perbandingan Reksadana dan Saham, Lebih Untung Mana? 

Bagi investor saham jangka panjang, tentu yang diharapkan adalah harga sahamnya terus naik. Meskipun begitu, ada juga investor yang menganggap penurunan IHSG adalah momen emas untuk serok bawah. Strategi ini juga bisa kalian terapkan ketika investasi reksadana, tapi tidak semua reksadana ya!

 

Sudah Tahukah Kalian Soal Jenis-Jenis Reksadana Ini?

Reksadana merupakan alternatif investasi yang cocok untuk pemula. Berbeda dengan investasi saham atau kripto yang mengajak kalian melakukan jual beli aset secara langsung, kalian akan dibantu oleh Manajer Investasi (MI) ketika berinvestasi reksadana.

Secara umum, reksadana yang tersedia di Indonesia meliputi Pasar Uang (RDPU), Campuran, Pendapatan Tetap, dan Saham. Semua reksadana ini mewakili aset-aset yang dikelola di dalamnya. Satuan harga untuk reksadana disebut Nilai Aktiva Bersih (NAB) atau versi internasional disebut Net Asset Value (NAV). 

Jika kalian berinvestasi pada RDPU, MI akan mengalokasikan dana kalian untuk membeli surat berharga dengan jatuh tempo di bawah satu tahun. Di RD pendapatan tetap, MI akan membelanjakannya pada obligasi pemerintah dan BUMN.

korelasi ihsg dan reksadana

Ketika investasi di reksadana saham, maka sebagian besar dana investasi kalian (hingga 80%) akan dibelanjakan pada saham-saham yang dinilai potensial oleh MI. Di sinilah pengaruh IHSG pada reksadana akan sangat besar. 

 

Mengulik Pengaruh IHSG pada Reksadana Saham 

Dibandingkan reksadana yang lain, reksadana saham memiliki risiko yang paling tinggi. Hal ini karena pasar saham sendiri sangat aktif dan tidak selalu hijau.

Ketika IHSG mengalami penurunan level, hal ini mengindikasikan bahwa banyak pelaku pasar yang menjual emitennya. Sesuai hukum pasar, supply yang lebih tinggi daripada demand akan menyebabkan penurunan harga. Kemungkinan besar, saham yang di-hold oleh MI di reksadana saham kalian harganya juga tengah mengalami aksi jual.

Itu artinya, kalian harus siap dengan kemungkinan portfolio aset menjadi minus atau mengalami penurunan. Berbeda dengan portofolio saham yang di update secara real-time, NAB diperbaharui setelah penutupan pasar dan bisa kalian cek H+1.

Simak Juga: Reksadana Sedang Profit Atau Loss? Begini Cara Menghitungnya

Hal ini perlu menjadi perhatian khusus, karena kalian tidak bisa mengambil aksi secepat trading saham. Jika kalian merasa bahwa IHSG turun karena terjadi koreksi sehat, maka tidak perlu melakukan aksi apapun. Ingat kembali bahwa reksadana saham merupakan investasi dengan risiko cukup tinggi. 

Di samping itu, Manajer Investasi yang mengelola dana kalian biasanya memiliki batas risiko masing-masing. Karena itu, penting untuk memilih Manajer Investasi yang sudah berpengalaman dan handal. Caranya adalah dengan mempelajari fact sheet dan prospektus yang terlampir.

 

Cara Mengantisipasi Pengaruh IHSG pada Reksadana Saham

Lalu, apa yang harus investor lakukan ketika IHSG turun dan berdampak pada portofolionya? Langkah pertama adalah: Tetap tenang dan perhatikan kondisi perekonomian sekitar. Bisa jadi, IHSG mengalami penurunan karena sudah overbought.

Di samping itu, kalian bisa menerapkan hal-hal berikut:

 

Lakukan Diversifikasi Portofolio Reksadana

Selalu ingat untuk tidak menaruh telur hanya dalam satu keranjang. Misalnya saja kalian memiliki dana sebesar Rp500,000, maka bisa dialokasikan 30% untuk RDPU yang pergerakannya lebih stabil, 30% pada reksadana campuran, lalu 40% untuk reksadana saham. 

Perhitungan diversifikasi tersebut hanya ilustrasi. Dalam penerapannya, bisa kalian sesuaikan dengan profil risiko masing-masing. Jika kalian mudah gelisah ketika melihat portofolio menurun, sebaiknya hindari dulu investasi di reksadana saham.

 

Pilih Reksadana yang Sesuai Profil Risiko

Di poin atas, kalian sudah sedikit mendapat informasi soal profil risiko. Sebenarnya, ini adalah langkah paling awal yang harus dilakukan sebelum berinvestasi.

Cek juga: Seperti Apa Profil Risiko Investasi Saya?

Pada umumnya, investasi memiliki prinsip high risk, high return. Sementara itu, profil risiko dibagi menjadi: Konservatif, Moderat, dan Agresif. Bagi pemilik profil investasi risiko konservatif, tidak perlu memaksakan diri berinvestasi pada reksadana saham yang lebih cocok untuk investor berprofil risiko agresif.

 

Dengan mengetahui pengaruh IHSG pada reksadana, diharapkan kalian bisa lebih bijaksana untuk berinvestasi. Yang jelas, jangan FOMO hanya karena kata “saham” terdengar keren, tapi pertimbangkan juga apa tujuan awal investasi kalian.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Karina |  14 Apr 2021

Mau coba-coba ikut investasi yang lagi ngetren sekarang, antara investasi reksadana dan P2P Lending, mana yang lebih menguntungkan dan recommended ya kak? Kebetulan saya ingin mengalokasi dana saya ke salah satu investasi tersebut antara Reksadana atau P2P Lending. Budget estimasi 20jt. Mohon sarannya.

Lihat Reply [9]

@ Tristan:

Dari informasi yang kami dapatkan, investasi di P2P lending, atau sebagai pemberi pinjaman (lender) prospeknya cukup menjanjikan karena saat ini sedang jadi tren. Hanya saja Anda harus menggunakan penyelenggara fintech P2P lending yang sudah terdaftar atau mendapatkan ijin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) agar dana Anda aman.

- … Dan butuh modal berapa jika ingin investasi di P2P lending?
Dari informasi yang kami dapatkan, dengan modal mulai Rp 100 ribu, Anda sudah bisa terdaftar sebagai pemberi pinjaman (lender).

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021

@ Karina:Mengenai P2P lending, saya pribadi belum pernah berinvestasi, dan setahu saya jenis investasi ini masih relatif baru sehingga belum banyak diketahui apa saja kelebihan dan kekurangannya. Untuk produk reksadana sudah dikenal secara luas dan banyak yang mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di reksadana. Kalau saya pribadi lebih memilih berinvestasi di reksadana.

Mengenai bisnis P2P lending, silahkan baca:

Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   15 Apr 2021

Numpang tanya juga, kalo dalam investasi reksadana. Bank kustodian ini siapa ya? Apakah seperti BCA, BRI, BNI, dll gitu?

Susilo   16 Apr 2021

@ Susilo:

Bank kustodian adalah pihak yang bekerja sama dengan manager investasi perusahaan penerbit reksadana untuk menyimpan modal reksadana para investor. Modal ini berarti seluruh aset yang diinvestasikan oleh investor, termasuk semua jenis saham, obligasi, dll.

Bank kustodian juga harus mendapatkan ijin dari Bank Indonesia sebagai bank yang bertanggung jawab untuk menyimpan aset investasi reksadana para investor. Bank kustodian juga bertanggung jawab atas administrasi yang berhubungan dengan investor, seperti pengurusan surat konfirmasi jual beli, perhitungan unit, pengalihan, dan pengiriman laporan.

Di Indonesia ada beberapa bank kustodian diantaranya BCA, CIMB Niaga, Citibank, Bank Danamon, Bank DBS Indonesia, dll. Selengkapnya bisa Anda lihat pada daftar bank Kustodian yang terdaftar di OJK berikut.

M Singgih   17 Apr 2021

Lama investasi di Reksadana paling ideal berapa tahun pak?

Subastian   22 Apr 2021

@ Subastian:

Karena reksadana merupakan jenis investasi jangka panjang, menurut kami bisa ditahan minimal setahun.

 

M Singgih   22 Apr 2021

Bunga kompetitif yang ideal untuk bisnis P2P Lending itu di kisaran berapa ya pak?

Wahyono   29 Apr 2021

Mohon maaf, apakah maksud Anda berapa besar bunga yang cocok untuk diterima pendana atau penerima dana?

Tidak ada acuan tentang bunga kompetitif yang ideal secara umum untuk bisnis P2P Lending. Bagi pendana, yang terpenting bunga lebih tinggi daripada bunga deposito bank terkini. Bagi penerima dana, tergantung bisnisnya mampu menanggung bunga berapa besar. Itu saja.

Anna   3 May 2021

Apakah bisnis atau investasi pada P2P lending bagus untuk jangka panjang? Dan butuh modal berapa jika ingin investasi di P2P lending?

Tristan   13 Apr 2021
 Bilqis |  11 May 2021

Apakah saham dengan reksadana saham memiliki cara kerja yang sama? Dan juga ada istilah trading saham, kalau di reksadana saham apakah juga ada trading reksadana saham?

Lihat Reply [37]

@ Bilqis:

- Apakah saham dengan reksadana saham memiliki cara kerja yang sama?

Dalam hal trading saham, investor atau trader mengelola sendiri dananya dengan membeli saham-saham pilihan yang listing di Bursa efek Indonesia (BEI) sesuai dengan hasil analisanya. Bedanya dengan reksadana saham: Reksadana saham adalah instrumen investasi yang menempatkan sebagian besar atau seluruh portofolionya dalam saham yang listing di BEI. Pengelolaan dana pada reksadana dilakukan oleh manajer investasi dari perusahaan penerbit produk reksadana . Investor reksadana bisa memantau NAB (Nilai Aktiva Bersih) dari reksadana yang dibeli, yang nilainya bisa berubah setiap waktu. 

Dengan demikian cara kerjanya berbeda dalam hal pengelolaan dananya. Kalau trader saham mengelola dananya sendisi sedangkan investor reksadana dananya dikelola oleh manajer investasi.


- Dan juga ada istilah trading saham, kalau di reksadana saham apakah juga ada trading reksadana saham?

Trading saham artinya membeli atau menjual sejumlah saham perusahaan yang listing di suatu bursa lewat perusahaan pialang saham (broker saham). Untuk reksadana saham tidak ada istilah trading reksadana seperti halnya trading saham atau forex. Dalam hal reksadana, Anda bisa membeli atau menjual suatu produk reksadana baik secara offline maupun online di perusahaan sekuritas (broker saham), bank, atau lembaga keuangan lainnya yang menawarkan produk reksadana.

M Singgih   14 May 2021

@ Fahrudin:

PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa) dan PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) adalah portal marketplace reksadana yang memperjual-belikan produk investasi Reksadana secara online. Keduanya telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi legalitasnya jelas.

Di Bareksa, ada banyak pilihan produk Reksadana yang berasal dari berbagai perusahaan management investasi, sementara Bibit membrikan rekomendasi portofolio Reksadana terbaik.

Menurut kami baik Bareksa maupun Bibit sama saja, keduanya adalah perusahaan yang sudah berpengalaman dalam memberikan rekomendasi produk Reksadana.

 

M Singgih   20 Jun 2021

tapi kalau dari review-reviewnya, katanya pilihan manajer investasinya lebih banyak di Bareksa ya kak?

Fahrudin   22 Jun 2021

@ Fahrudin:

Mengenai hal tsb saya kurang tahu, karena saya pribadi bukan pengamat Reksadana. Mungkin ada pembaca yang lebih tahu silahkan sharing di sini.

 

M Singgih   23 Jun 2021

Nitip pertanyaan juga, misalnya kita punya dana 12 juta, dan mau diinvestasikan ke reksadana. Bagusnya 12 juta langsung dibelikan semuanya di awal atau dibagi menjadi 12x dalam setahun, jadi sebulan invest 1 juta? 

Aprilio   2 Jul 2021

@ Aprilio:

Menurut kami, jika ada waktu sebaiknya tidak dibelikan sekaligus. Bisa dicicil sambil mengamati naik turunnya nilai investasi reksadana Anda melalui NAB (Nilai Aktiva Bersih).
Baca juga: Reksadana Sedang Profit Atau Loss? Begini Cara Menghitungnya

 

M Singgih   5 Jul 2021

Nitip tanya juga dong, kalau untuk SUKUK apakah cara investnya juga sama dengan reksadana?

Wijanarko   13 Jul 2021

@ Wijanarko:

Mengeai caranya, silahkan menghubungi salah satu mitra distribusi Sukuk berikut ini:
PT. Bank Central Asia Tbk
PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT. Bank Permata Tbk
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT. Bank Danamon Indonesia Tbk
PT. Bank Maybank Indonesia Tbk
PT. Bank Panin Tbk
PT. Bank CIMB Niaga Tbk
PT. Bank DBS Indonesia
PT. Bank OCBC NISP Tbk
PT. Bank HSBC Indonesia
PT. Bank Commonwealth
PT. Bank UOB Indonesia
PT. Bank Mega Tbk
PT. Bank Syariah Mandiri.
PT. Bank BRISyariah Tbk
PT. Bank Muamalat Tbk
PT. Bank BNI Syariah
PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
PT. Danareksa Sekurita
 PT. Bahana Sekuritas
PT. Mandiri Sekuritas
PT. Sinarmas Sekuritas
PT. Bareksa Portal Investasi (Bareksa)
PT. Star Mercato Capitale (Tanamduit)
PT. Nusantara Sejahtera Investama (Invisee)
PT. Investree Radhika Jaya
PT. Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku)
PT. Lunaria Annua Teknologi (Koinworks).

 

M Singgih   14 Jul 2021

@ Paman Joe:

Biasanya yang volatilitas NAB-nya tinggi adalah reksadana saham., Jika IHSG sedang drop memang NAB bisa turun.  Dari informasi yang kami dapatkan, penurunan NAB tahunan (selama setahun) ada yang mencapai 26.72%. Informasinya bisa dibaca di halaman ini.

 

M Singgih   25 Jul 2021

Hemmm gt ya pak....nah pada saat minus sampai sebanyak itu, apakah itu sinyal untuk di-cut pak?

Paman Joe   26 Jul 2021

@ Paman Joe:

Mengenai apakah reksadana Anda layak untuk dicairkan (dijual) karena telah mengalami kerugian, silahkan Anda berkonsultasi dengan manager investasi dari perusahaan penerbit reksadana tersebut, karena pihak manager investasi yang bisa memberikan rekomendasi berdasarkan pengalamannya mengelola portofolio reksadana.

 

M Singgih   27 Jul 2021

Apakah saldo kita yang terkumpul di manager investasi reksadana, akan ditradingkan sebagian ke forex juga?

Piloo   3 Aug 2021

@ Piloo:

Tergantung Anda milih reksadana jenis apa. Kalau reksadana saham ya hanya ditradingkan di saham. Kalau reksadana campuran bisa dimainkan di deposito, obligasi dsb.

 

M Singgih   4 Aug 2021

Iya pak, saya main di reksadana campuran. Untuk tau modal kita ditradingkan di instrumen apa aja gimana ya pak caranya? Makasih sebelumnya

Piloo   4 Aug 2021

@ Piloo:

Silahkan tanya langsung pada manager investasi perusahaan reksadana tsb. 

 

M Singgih   4 Aug 2021

Pak Investasi Reksadana melalui bareksa apakah aman?

Mr Tan   24 Sep 2021

@ Mr Tan:

Bareksa adalah sebuah marketplace khusus untuk produk-produk finansial dan investasi pertama di Indonesia, yang telah mendapat lisensi resmi sebagai agen penjual reksadana dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Dengan demikian membeli atau berinvestasi reksadana melalui Bareksa tentunya aman.

 

M Singgih   26 Sep 2021

Kok penjual saham/reksada regulasinya dari OJK, tapi kok forex yang ngatur itu Bappebti ya pak?

Jerome   4 Nov 2021

@ Jerome:

Karena forex termasuk dalam perdagangan berjangka, maka diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), sementara perdagangan saham di pasar modal yang bukan perdagangan berjangka diatur oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bapepam). Sejak tahun 2013, tugas dan fungsi Bapepam berpindah ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

M Singgih   5 Nov 2021

Reksadana termasuk investasi yang tak membutuhkan investasi minimal dalam jumlah besar. Kita bisa mulai berinvestasi hanya dengan modal Rp10 ribu saja melalui aplikasi investasi reksa dana seperti Ajaib, Tanamduit, dan lain-lain.

Tapi, berapa minimal investasi reksa dana yang ideal? Hal ini tergantung rencana dan tujuan investasi masing-masing.

Mari ambil contoh dari pengalaman saya. 

Saya punya beberapa jenis reksa dana. Ada reksa dana yang ditujukan untuk dana darurat, ada yang ditujukan untuk mengimbangi risiko trading saham & forex, dan lain-lain.

Untuk dana darurat, saya memilih jenis reksa dana pasar uang (RDPU). Awalnya saya setor dana setara pengeluaran 3 bulan ke dalam RDPU tersebut. Setelah itu, saya menyetor uang Rp20 ribu tiap minggu ke dalam reksa dana tersebut. 

Untuk mengimbangi risiko trading, saya memilih jenis reksa dana pendapatan tetap (RDPT). Saya menganut prinsip portofolio berimbang 50:50, sehingga dana yang disetorkan ke RDPT adalah sama besarnya dengan dana yang disetorkan ke akun trading.

Aisha   2 Apr 2022

Perbedaan mendasar antara investasi saham dan reksa dana sama ada tiga:

  • Pengelolaan Dana Investasi

Untuk investasi saham, kita harus menganalisis sendiri dan membeli saham sendiri. Kita bisa memilih saham yang cocok dengan minat dan tujuan investasi kita, tetapi kita harus rajin belajar dan menganalisis sendiri.

Sedangkan kalau berinvestasi melalui reksa dana saham, kita cukup setor dana untuk kemudian dikelola oleh Manajer Investasi. Manajer Investasi belum tentu membeli saham yang kita inginkan, tetapi kita jelas tidak perlu repot menganalisis sendiri.

  • Kebutuhan Modal

Untuk investasi saham, kita harus menyiapkan modal sesuai dengan harga saham per lot yang ingin kita beli. Umpama harga saham BBCA Rp7700 per lembar, maka kita harus menyiapkan modal minimal Rp770.000 per lot.

Sedangkan dalam reksa dana, kita dapat berinvestasi mulai dari Rp10 ribu atau Rp100 ribu saja. Kita tidak harus memiliki seluruh dana yang dibutuhkan untuk membeli 1 lot saham dulu.

  • Potensi Risiko dan Return

Kalau berinvestasi saham sendiri, kita dapat memperoleh keuntungan dari capital gain dan dividen secara langsung. Semua itu akan masuk ke rekening efek, yang kemudian bisa langsung ditarik ke rekening bank kita.

Sedangkan dalam reksa dana saham, keuntungan dari hasil pengelolaan Manajer Investasi akan tertampung dalam reksa dana itu. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana akan meningkat, sehingga dana investasi kita bertumbuh. Tapi kita tidak akan menerima capital gain dan dividen secara langsung dari reksa dana saham.

Jadi, mana yang lebih untung antara investasi saham dan reksa dana saham? Hal itu tergantung kebutuhan kamu sendiri. Bagi seorang pemula, reksa dana saham mungkin lebih baik karena tidak perlu menganalisis sendiri dan bisa dijadikan bahan belajar. Tapi bagi investor berpengalaman, investasi saham langsung jelas akan jauh lebih menguntungkan. 

Perlu diketahui, rata-rata kinerja tahunan reksa dana saham di Indonesia biasanya lebih rendah daripada kinerja IHSG. Reksa dana saham juga sering tersangkut skandal saham gorengan yang berakhir fatal seperti Asabri dan Jamsostek.

Aisha   20 Apr 2022

bagaimana dengan reksadana saham, reksadana saham apa yg bagus?

Ansharullah El Rahman   18 May 2022

saya baru mendengar istilah "Sukuk", sukuk itu apa ya? mohon infonya. trims

Paprika Merah   18 May 2022

tips agar terhindar dari investasi saham abal2?

Rahayu Pujiwati   20 May 2022

apakah investasi saham yang dimaksud disini sama dengan trading saham?

Erni Puspikasari   20 May 2022

kak.. bantu rekomendasi reksadana yang bagus saat ini apa? trims

Naufal Zidane   20 May 2022

@ Paprika Merah:

Sukuk adalah salah satu bentuk surat utang negara yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia untuk membantu membiayai pembangunan Negara. Jadi termasuk obligasi.
Silahkan baca juga: Ragam Jenis Obligasi di Indonesia yang Harus Anda Ketahui

 

M Singgih   21 May 2022

@ Ansharullah El Rahman:

Silahkan lihat perubahan NAB (Nilai Aktiva Bersih) dalam periode waktu tertentu. Jika NAB setelah periode waktu tertentu mengalami kenaikan, berarti reksadana tsb menguntungkan.

Untuk penjelasan mengenai return (imbal hasil) dari reksadana, silahkan baca:
Cara Mudah Menghitung Return Reksadana
Cara Menghitung NAB Reksadana

 

M Singgih   21 May 2022

Asalkan kamu buka rekening efek pada sekuritas yang sudah terdaftar di OJK dan BEI, maka kamu tidak akan kena modus investasi saham abal-abal.

Aisha   24 May 2022

Istilah "investasi saham" mengarah pada beli saham untuk disimpan dalam jangka panjang, dengan target keuntungannya mencakup dividen dan capital gain.

Sedangkan istilah "trading saham" mengarah pada beli saham untuk dijual demi keuntungan dalam jangka pendek. Target keuntungan biasanya hanya capital gain. 

Kita bisa membandingkan investasi saham dengan reksa dana saham, karena dua-duanya sama-sama untuk jangka panjang. Tapi "trading saham" dan reksa dana saham tidak bisa diperbandingkan, karena targetnya berbeda. 

Aisha   24 May 2022

Aplikasi reksa dana online biasanya sudah dilengkapi dengan alat untuk menyaring reksa dana berdasarkan kinerjanya. Kamu bisa dapat rekomendasi reksa dana yang bagus dengan memanfaatkan alat yang tersedia di sana, sehingga real-time berdasarkan reksa dana yang bagus pada saat kamu mau beli.

Aisha   24 May 2022

Apa perbedaan mendasar investasi saham vs reksadana saham? MAna yang lebih menguntungkan untuk investor jangka panjang?

Zaenal Mustofa   18 Apr 2022

Berapa ya minimal investasi yang ideal untuk reksadana? Trm ksh

Reisa Bawazir   28 Mar 2022

Bagaimana cara diversifikasi investasi reksadana yang benar?

Bondan   15 Dec 2021

Saya mau tanya, Reksadana saham saya minus lebih dari 10% apakah memang masih tahap wajar? Makasih

Paman Joe   23 Jul 2021

Saya baru belajar mengenai Reksadana, antara Bareksa dan Bibit mana yang lebih cocok untuk pemula? 

Fahrudin   18 Jun 2021

Cara diversifikasi investasi reksa dana yang benar adalah yang sesuai dengan tujuan investasi kamu.

Setiap investor bebas menentukan cara diversifikasi sendiri yang sesuai dengan tujuan investasi masing-masing. Jadi, tidak ada istilah "cara diversifikasi reksadana yang benar". Semua cara itu benar, asalkan sesuai dengan tujuan investasi kamu.

Contohnya: Investor saham ternama Lo Kheng Hong berinvestasi paling besar dalam saham, tetapi ia juga menyimpan sejumlah dananya dalam reksa dana pendapatan tetap (RDPT). Tujuannya melakukan diversifikasi reksa dana seperti ini adalah karena likuiditas yang bagus, sehingga dana dapat disimpan dalam RDPT dulu sebelum diinvestasikan ke dalam saham.

Orang lain pun tentu bisa punya strategi diversifikasi reksa dana berbeda yang sama-sama jitunya. Contoh lain: seorang ibu rumah tangga menyimpan sebagian besar uangnya dalam reksa dana pasar uang (RDPU) dengan niat menabung dana darurat keluarga. Kemudian sebagian lagi diinvestasikan dalam reksa dana pendapatan tetap (RDPT), karena ingin mendapatkan return lebih tinggi tapi tak mau menanggung risiko saham.

Aisha   3 Jun 2022
 Nur Hadi |  15 Jul 2021

Untuk pemula, lebih disarankan investasi di obligasi dan reksadana? Butuh rekomendasi dan alasan mendasarnya min. Soalnya baru masuk di dunia investasi. Makasih

Lihat Reply [5]

@ Nur Hadi:

Menurut saya tidak juga. Obligasi dan deposito adalah instrumen investasi dengan pendapatan tetap tetapi returnnya kecil. Reksadana returnnya bisa lebih besar tetapi bisa mengalami kerugian. Kalau ingin aman, memang bisa investasi pada obligasi atau deposito.

Silahkan baca:

M Singgih   16 Jul 2021

Wah terima kasih banyak pak rekomendasi bacaannya.

Jangka waktu investasi deposito idealnya berapa tahun pak, kebetulan saya memiliki modal 10 juta dan saya memutuskan menaruh uang saya di Deposito. Terima kasih

Nur Hadi   16 Jul 2021

@ Nur Hadi:

Kalau menurut saya, lebih enak yang jangka waktunya satu bulan dengan kondisi diperpanjang otomatis (Automatic Roll Over atau ARO). Memang yang jangka waktu satu tahun mungkin bunganya lebih tinggi, tetapi pada kondisi saat ini terpautnya tidak begitu besar. Selain itu kalau jangka waktunya satu bulan, kita bisa lebih cepat menarik dananya jika kita butuh untuk investasi lainnya yang lebih menguntungkan.

 

M Singgih   19 Jul 2021

Hemmm gt....investasi lainnya ini maksutnya investasi di obligasi jenis lainnya gt ya pak?

Saya juga mau tanya, apakah berita fundamental memiliki pengaruh besar terhadap obligasi seperti pada forex dan saham? Matur suwun

Nur Hadi   21 Jul 2021

@ Nur Hadi:

Jenis obligasi ada obligasi pemerintah dan obligasi perusahaan.

Pengaruh berita fundamental terhadap harga obligasi tidak signifikan seperti halnya pada forex. Yang berpengaruh terutama adalah pengumuman rating dari lembaga pemeringkat utang.

 

M Singgih   22 Jul 2021
 

Komentar @inbizia

halo gan selamat siang. saya butuh data historis indeks harga saham sektor properti. jadi yang udah disatuin macam IHSG cuma di sektor properti aja. bukan per emiten. itu saya bisa dapat data itu dari web mana ya? terima kasih
 Veronica |  19 Jan 2017
Halaman: Data Historis Saham
Ya, beta saham bisa berubah-ubah. Untuk mengetahui data beta saham tahun lalu, terus terang saja kami tak bisa membantu. Pada dasarnya, Reuters menyediakan data secara premium. Artinya, data yang ditampilkan hanyalah "trailer", sedangkan jika ingin menyaksikan lebih jauh lagi maka harus membayar langganan data secara premium dan biasanya hanya bisa ditanggung oleh perusahaan besar.
Jika Anda membutuhkan data beta saham untuk skripsi, penelitian, dan sejenisnya, ada baiknya menghitung sendiri beta saham setiap tahunnya, daripada mengandalkan sumber eksternal. Bisa di-set mudah di Excel dengan menginput perubahan harga saham tiap emiten dan perubahan IHSG, plus rumus menghitung beta saham.
 Admin |  1 May 2018
Halaman: Apa Itu Indikator Beta Saham
Rumus beta saham (β) = Covariansi (return asset, return market) ÷ Variansi (return market)
Langkah2 :
- Menemukan tingkat suku bunga bebas risiko (risk free rate)
- Menentukan imbal hasil saham (stock’s return)
Rumus Imbal hasil saham = (Harga Saham Periode n+1 – Harga Saham Periode n) ÷
- Menentukan imbal hasil pasar (Market’s return)
Rumus Return IHSG Periode n = (Harga IHSG Periode n+1 – Harga IHSG Periode n) ÷ Harga IHSG Periode n *100
- Mengurangi masing - masing return dengan tingkat suku bunga bebas risiko
Covariansi = Imbal hasil saham – tingkat suku bunga bebas risiko (risk free rate)
Variansi = Imbal hasil pasar – tingkat suku bunga bebas risiko (risk free rate)
 Lian |  22 Sep 2021
Halaman: Apa Itu Indikator Beta Saham
Untuk beli reksadana, bisa melalui marketplace reksadana yang tersedia di Playstore. Contohnya saja Bareksa, Bibit, Tanamduit, Ipotfund atau Ajaib. Marketplace reksadana ini menyediakan berbagai jenis reksadana mulai dari yang syariah maupun konvensional. Di Indonesia sendiri sudah ada puluhan marketplace reksadana yang terdaftar. Bisa cek di sini: 5 Marketplace Reksadana Yang Cocok Untuk Investor Milenial Untuk standar keamanannya, pastikan sudah mendapatkan ijin dari OJK.
 Ananta |  27 May 2022
Halaman: Apa Pengaruh Ihsg Pada Reksadana
Untuk yang persis IHSG dalam versi Syariah belum ada, tetapi untuk semacam indeks LQ45 yang berisi saham-saham paling liquid, Anda bisa cek JII (Jakarta Islamic Index) dan ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia), kedua indeks tersebut merangkum pergerakan harga saham-saham syariah paling liquid yang melantai di BEI. Di aplikasi Ajaib, Anda bisa mengakses pergerakan saham-saham syariah ini sesuai dengan time frame yang diinginkan. Ada 470 emiten di ISSI, sementara JII mencakup 30 emiten. Untuk membelinya, sama seperti membeli reksadana pada umumnya. Melalui marketplace reksadana, lalu Anda bisa memilih filter "reksadana syariah"
 Ananta |  27 May 2022
Halaman: Apa Pengaruh Ihsg Pada Reksadana
Kalau kita beli reksadana saham, berarti saham2nya akan dibeli oleh manajer investasinya kan ya? Apakah kita bisa tahu uang itu dibelikan saham apa saja?
 Jerim |  28 May 2022
Halaman: Apa Pengaruh Ihsg Pada Reksadana

Komentar[13]    
  Asminarti   |   23 May 2022

Kalau beli reksadana itu lewat mana ya? Terus standar keamanannya apa saja? Trims

  Ananta   |   27 May 2022

Untuk beli reksadana, bisa melalui marketplace reksadana yang tersedia di Playstore. Contohnya saja Bareksa, Bibit, Tanamduit, Ipotfund atau Ajaib. Marketplace reksadana ini menyediakan berbagai jenis reksadana mulai dari yang syariah maupun konvensional.

Di Indonesia sendiri sudah ada puluhan marketplace reksadana yang terdaftar.

Bisa cek di sini: 5 Marketplace Reksadana Yang Cocok Untuk Investor Milenial

Untuk standar keamanannya, pastikan sudah mendapatkan ijin dari OJK.

  Hassan Baiq   |   24 May 2022

Apakah ada IHSG dan reksadana yang versi syariah? Bagaimana cara membelinya?

  Ananta   |   27 May 2022

Untuk yang persis IHSG dalam versi Syariah belum ada, tetapi untuk semacam indeks LQ45 yang berisi saham-saham paling liquid, Anda bisa cek JII (Jakarta Islamic Index) dan ISSI (Indeks Saham Syariah Indonesia), kedua indeks tersebut merangkum pergerakan harga saham-saham syariah paling liquid yang melantai di BEI.

Di aplikasi Ajaib, Anda bisa mengakses pergerakan saham-saham syariah ini sesuai dengan time frame yang diinginkan. Ada 470 emiten di ISSI, sementara JII mencakup 30 emiten.

Apa Pengaruh Ihsg PadaApa Pengaruh Ihsg Pada

Untuk membelinya, sama seperti membeli reksadana pada umumnya. Melalui marketplace reksadana, lalu Anda bisa memilih filter "reksadana syariah"

  Jerim   |   28 May 2022

Kalau kita beli reksadana saham, berarti saham2nya akan dibeli oleh manajer investasinya kan ya? Apakah kita bisa tahu uang itu dibelikan saham apa saja?

  Olan   |   6 Jun 2022

Ada beberapa manajer investasi yang memberitahu ada juga yang enggak.

  Ananta   |   6 Jun 2022

Anda bisa mengetahui informasinya dengan membaca fact sheet yang tersedia di setiap reksadana. Biasanya, fact sheet ini berbentuk file pdf dan bisa diunduh secara gratis pada aplikasi investasi.

Sebagai contoh, di bawah ini adalah fact sheet dari Sucorindo Sharia Equity Fund.Pada bagian "Alokasi Efek Terbesar", tertulis nama-nama emiten yang dibeli oleh manajer investasi terkait.

reksadana fact sheet

  Desi Mumtaz   |   10 Jun 2022

Apakah bisa beli reksadana yang berbeda-beda? Minimal modal awalnya berapa?

  Samuel Fritz   |   10 Jun 2022

Bisa. Untuk minimal modal tergantung dari aplikasi dan manajer investasinya, tapi paling rendah yang pernah saya temukan itu Rp10,000 di aplikasi OVO Invest

  Intan   |   4 Jul 2022

Rata-rata swalayan reksadana menyediakan berbagai macam produk yang bisa dipilih mulai dari reksadana pasar uang, campuran, pendapatan tetap, dan pasar saham.

Bahkan yang terbaru ini ada juga yang menyediakan ETF dan reksadana Indeks. Contohnya saja di Bareksa, Anda bisa langsung memilih yang sesuai dengan kebutuhan:

bareksa 1

Minimal modal awalnya beragam, ada yang mulai 10 ribu, 50 ribu, atau 100 ribu. Contohnya saja jika ingin beli reksadana BNI-AM Dana Pasar Uang Kemilau, modal yang dibutuhkan sebesar 100 ribu rupiah

investasi reksadana

Sementara itu, Anda hanya membutuhkan 10 ribu rupiah di Batavia Dana Kas Syariah:

bareksa 2

Agar investasi makin mantap, simak juga: Cara Investasi Reksadana Untuk Pemula Mulai Dari Nol

  Solihun   |   14 Jun 2022

Apa beda investasi saham dengan reksadana saham? Kalau untuk pemula belom pernah investasi, sebaiknya ambil yang mana?

  Ali Sofyan   |   14 Jun 2022

Apa Pengaruh Ihsg PadaNtuh perbedaannye. Kalo bwt pemula saran ane, ambil reksadana aje.

  Fayrin   |   4 Jul 2022

Perbedaan antara investasi saham dengan reksadana saham yang paling utama terletak pada pengelolaan dananya.

Jika Anda berinvestasi secara mandiri, maka Anda harus secara aktif mengawasi porftolio dan update dengan kondisi pasar saham. Penentuan besar risiko dan keuntungan juga harus kalian tentukan sendiri. Otomatis, waktu yang dibutuhkan untuk mempelajari itu semua lebih banyak.

Sementara itu, jika berinvestasi reksadana saham, ada Manager Investasi yang akan mengelola dana Anda. Manajer Investasi ini biasanya orang-orang yang memang sudah memiliki pengalaman dalam menentukan batas-batas risiko, membelanjakan dana yang ada pada saham-saham rekomendasi dan unggulan, serta mencurahkan waktunya untuk mempelajari pasar keuangan.

Bagi pemula, lebih direkomendasikan untuk investasi reksadana terlebih dahulu. Jika sudah paham dengan dinamika pasar, boleh lah terjun menjadi investor saham dengan modal yang disesuaikan. Jangan langsung terburu-buru setor dana besar.

Simak juga: 4 Tips Investasi Saham Anti Gagal Untuk Pemula