Panduan Setting EMA Terbaik Untuk Scalping

Cahyaning 23 Dec 2021Dibaca Normal 6 Menit
forex>scalping>   #scalping   #ema   #panduan
Menggunakan strategi EMA terbaik untuk scalping bisa memudahkan Anda saat mencari posisi buy maupun sell. Artikel ini membahas penggunaan 3 EMA beda periode yang bisa Anda manfaatkan.

EMA atau Exponential Moving Average merupakan salah satu indikator teknikal yang paling populer di kalangan trader. Sama seperti indikator Moving Average lainnya, EMA merupakan lagging indikator. Maksudnya, sinyal yang dikirimkan oleh EMA bergantung pada harga sebelumnya untuk bisa memprediksi arah trend yang akan datang. Meskipun memiliki sifat yang lagging, EMA bisa membantu trader untuk memahami pergerakan harga sehingga mereka dapat membuat strategi trading yang solid.

Karena kesederhanaanya, EMA juga bisa dimanfaatkan untuk scalping. Lalu seperti apakah setting EMA terbaik untuk scalping?

 

3 EMA Untuk Scalping

Agar scalping semakin sukses, Anda bisa menggunakan 3 macam EMA. Dengan demikian, sinyal yang muncul juga akan semakin akurat. Lalu, EMA apa saja yang dibutuhkan?

  1. EMA 9: Moving Average ini berfungsi sebagai indikator jangka pendek. Jika garis EMA 9 melintas ke atas garis EMA 21, tetapi masih berada di atas EMA 55, itu berarti pasar akan uptrend dan ada kesempatan untuk buy. Sebaliknya, jika EMA 9 melintas ke bawah EMA 21 dan EMA 55, maka pasar akan downtrend dan Anda bisa sell.
  2. EMA 21: Ini adalah indikator jangka menengah. Apabila garis EMA 21 berada di bawah EMA 9 dan di atas EMA 55, maka pasar akan uptrend. Sebaliknya, jika EMA 21 berada di atas EMA 9 dan 55, maka pasar akan downtrend.
  3. EMA 55: Sebagai indikator jangka panjang, EMA 55 menunjukkan sinyal downtrend apabila posisinya berada di bawah EMA 9 dan 21. Tetapi, jika posisinya berada di atas EMA yang lain, maka tren akan berubah menjadi bearish.

Strategi EMA untuk Scalping

Sebelum mempelajari cara menggunakan strategi EMA untuk scalping, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Ketika EMA terkecil mulai menjauh dari yang lain, itu berarti ada kesempatan untuk memasuki pasar.
  • Saat semua indikator saling berjajar, itu berarti sedang ada tren yang sangat kuat.

Setelah Anda memahami kondisi pasar, akan lebih mudah untuk menganalisis pergerakan harga menggunakan strategi 3 EMA di bawah ini:

 

1. Untuk Buy

  • Tunggu hingga EMA 9 menyilang di atas EMA 55, lalu EMA 9 dan EMA 21 berada di atas EMA 55.
  • Perhatikan swing high yang muncul sebelumnya, beli hanya jika candlestick lebih tinggi dari swing high tersebut.

Strategi EMA untuk scalping buy

Contoh di atas menggunakan pair XAU/USD dengan time frame 30 menit. Awalnya terjadi crossing EMA 9 (garis biru gelap) terhadap EMA 55 (garis kuning). Kemudian tunggu hingga EMA 9 dan EMA 21 (garis biru muda) berada di atas EMA 55. Setelahnya tinggal menunggu kemunculan candlestick yang posisinya lebih tinggi dari swing high sebelumnya.

Baca juga: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat, Tak Perlu Hafalan

 

2. Untuk Sell

  • Pastikan bahwa EMA 9 telah menyilang di bawah EMA 55. Tunggu sampai EMA 9 dan EMA 21 berada di bawah EMA 55.
  • Anda bisa sell pada candlestick yang muncul setelah persilangan. Namun, posisinya harus berada di bawah swing low.

Strategi EMA untuk Scalping sell

Setelah kemunculan crossing EMA 9 ke bawah EMA 55, tunggu sampai EMA 9 dan EMA 21 berada di bawah EMA 55. Sell pada candlestick yang muncul usai terjadi crossing, namun posisinya harus menembus batas bawah dari swing low yang muncul sebelumnya.

 

Jangan Lupa Pasang Stop Loss

Sebetulnya, ada banyak cara untuk menempatkan stop loss dalam strategi ini. Tetapi, Anda harus memastikan agar jarak stop loss tidak terlalu sempit, sehingga harga masih memiliki ruang untuk bergerak. Anda juga harus konsisten saat menentukan stop loss.

Strategi EMA untuk scalping

Saat buy, Anda bisa menempatkan stop loss setidaknya 2-5 pips di bawah Low candlestick yang menembus titik swing high. Anda juga dapat meletakkan stop loss beberapa pips di bawah garis support terdekat (jika ada). Sedangkan untuk sell, Anda bisa memasangnya 5 pips di atas titik high candlestick entry.

Baca juga: Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

 

Tips Penting Tentang Scalping

Selain menggunakan strategi EMA untuk scalping, ada beberapa hal yang berperan penting dalam memastikan kesuksean trading Anda. Faktor-faktor berikut ini mungkin terkesan remeh, tetapi memiliki peran yang cukup besar pada kegiatan scalping yang Anda lakukan.

 

1. Memilih Broker

Perlu diingat bahwa tidak semua broker memperbolehkan kegiatan scalping. Beberapa broker melarang scalping karena dapat berpengaruh pada kelancaran server. Semakin banyak trader yang melakukan scalping, semakin besar pula kemungkinan server terganggu. Broker juga bisa kewalahan mengantisipasi order klien. Jadi, sebelum Anda memutuskan untuk scalping, sebaiknya cari broker yang memperbolehkan atau bahkan mendukung strategi tersebut.

Baca juga: 5 Broker Lokal Untuk Scalping Yang Wajib Anda Ketahui

 

2. Kecepatan Platform

Scalping sangat bergantung pada kecepatan eksekusi order, karena hal ini menentukan apakah posisi Anda bisa dieksekusi dengan tepat atau tidak. Oleh karena itu, kecepatan eksekusi yang dimiliki oleh platform trading Anda sangat menentukan kesuksesan scalping.

 

3. Pilih Waktu yang Tepat

Harga sering bergejolak ketika ada rilis berita high impact. Jika Anda ingin scalping, sebaiknya hindari melakukannya saat sedang ada berita berdampak tinggi terhadap aset yang diperdagangkan. Selain itu, Anda juga wajib memilih waktu trading yang tepat agar profit yang didapatkan bisa semakin maksimal. Kebanyakan scalper lebih memilih trading pada saat sesi Asia, tetapi ada juga yang mengincar waktu menjelang dibukanya sesi Eropa (sekitar pukul 12:00 s/d 15:00 WIB) dan Amerika (sekitar pukul 20:00 s/d 22:00 WIB).

Baca juga: 3 Cara Menentukan Waktu Trading Forex Terbaik

 

Akhir Kata

Seperti halnya strategi trading yang lain, memanfaatkan strategi EMA untuk scalping tak bisa menjamin bahwa semua posisi trading Anda akan langsung sukses. EMA juga memiliki beberapa kekurangan, tetapi karena strategi ini sangat sederhana, penggunaannya sangat cocok untuk trader pemula. Selain itu, memanfaatkan strategi EMA untuk scalping bisa menjadi sangat efektif jika diaplikasikan secara tepat.

Jadi selain menerapkan aturan-aturan strategi di atas dengan disiplin, pastikan Anda juga menerapkan stop loss untuk mengantisipasi kerugian, memilih broker yang tepat, trading di platform yang dapat diandalkan, serta menyesuaikan waktu trading dengan baik. Apabila sudah memahami kunci strategi ini, Anda bisa mencoba kombinasi 3 EMA dengan periode lain dan menguji efektivitasnya di akun demo terlebih dulu.

 

Moving Average merupakan salah satu indikator terbaik jika Anda ingin trading mengikuti tren. Selain untuk scalping, ada beberapa cara lain menggunakan indikator Moving Average yang dianggap cukup efektif. Bagaimana ulasan lengkapnya? Simak di 3 Cara Trading dengan Moving Average.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Aryo |  16 Apr 2012

mas bos, mau tanya lagi...apa boleh scalping di instaforex?trus ada kiat2 khusus ndak?n paling ideal trading di tf brapa kalo mau scalping?matur nuwun sanget

Lihat Reply [2]

 Ardo |  6 Jul 2012

Master, saya kok bingung diberitakan bahwa ECB memangkas suku bunga, tp knapa kok EURO malah anjlok ? tolong saya di beri penjelasan yang detail tentang apa itu scalping. thx

Lihat Reply [2]

 Cl |  6 Aug 2015
apa kelebihan scalping dibanding trading lain? kenapa banyak trader yang scalping? apakah keuntungannya bsar?

Lihat Reply [3]

 Fajar |  31 Aug 2016

master, pair yang paling cocok untuk scalping apa aja ya? dan jam tradingnya paling aman jam berapa?

Lihat Reply [10]

 Nebukadz |  20 Apr 2018
Kapan dan bagaimana cara pemakaian dan penentuan nilai S/L dan T/P?

Lihat Reply [2]

 

Komentar @inbizia

Bisa aja karena broker tersebut belum unya teknologi, tools, atau pengalaman scalping. Jadi platform mereka masih lemot kalau dipakai scalping.
 Dyeva |  16 Feb 2021
Halaman: Cara Mudah Mengenali Ciri Broker Forex Terbaik Untuk Scalping
Scalping adalah teknik trading yang menargetkan pips yang relatif kecil. Sedangkan news selalu menyebabkan pergerakan yang besar
Menurut saya, Trading dengan mengikuti News pada dasarnya hanya bagus jika digunakan untuk trading Intraday atau longterm
 Rasyaka |  12 Oct 2021
Halaman: Cara Sukses News Trading Untuk Trader Pemula
Penasaran, ada nggak sih trader asal Indonesia yang berhasil dengan teknik scalping ini? Siapa tau ybs bisa diajak sharing ato daa channel yutubnya, boleh donk bagiin. Thx.
 Simi |  19 Apr 2022
Halaman: Mengenal Strategi Scalping Dalam Trading Forex
"Anton memiliki saldo 3 BTC yang dibeli di harga Rp4,300,000. Namun, saat ini harganya menjadi Rp4,200,000. Jika Anton memaksa menjualnya, maka akan rugi Rp300,000. Namun, Anton memprediksi harga akan cenderung turun sampai Rp3,900,000. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk menjualnya di harga Rp4,200,000 dan mendapatkan cash sebesar Rp12,600,000. Uang tersebut lantas digunakan untuk membeli Bitcoin di harga Rp4,000,000, sehingga Anton memiliki 3.15 BTC sekarang. Esoknya, harga kembali naik mencapai Rp4,200,000, dimana harga penjualan 3.15 BTC bernilai Rp13,230,000. Artinya, Anton mendapatkan profit senilai Rp630,000."

Andai semudah itu memprediksikan naik turunnya harga.
 Adhi |  20 Apr 2022
Halaman: Strategi Trading Bitcoin Dari Perintis Indodax
Keren, gamer pun gak boleh dipandang sebelah mata. Pantes aja anak jaman sekarang kalo ditanya cita2nya apa, pengen jadi yutuber gaming. Semoga saja karir menjadi konten kreator seperti ini semakin diakui, kan yang penting menghasilkan uang.
 Alucard |  22 Apr 2022
Halaman: Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Beberapa buku dalam list ini sudah ada terjemahan bahasa Indonesianya seperti Come In to My Trading Room dan How I Made $2,000,000 in the Stock Markets.
 Cahyaning |  26 Apr 2022
Halaman: Buku Terbaik Untuk Belajar Money Management Trading

Kamus Forex

Scalping

Metode trading yang menargetkan profit kecil dengan frekuensi tinggi, melalui cara buka tutup posisi beberapa kali dalam sehari. Untuk memperoleh hasil yang diinginkan, trader umumnya berpatokan time frame rendah (M15-H1) sehingga Scalping dianggap sebagai strategi trading jangka pendek dalam forex.

Emas Hitam

Sebutan untuk komoditas minyak mentah. Emas hitam juga disebut sebagai minyak bumi, dalam bahasa Inggris diistilahkan dengan Crude Oil.

Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip