Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 4 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 4 jam lalu, #Saham Indonesia   |   PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 4 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 4 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Cara Mudah Deteksi Kondisi Jenuh Pasar Ala Broker Monex

Kiki R 8 Mar 2023
Dibaca Normal 8 Menit
forex > broker > panduan >   #broker   #monex
Entry pada kondisi jenuh menawarkan peluang trading dengan rasio risk and reward yang lebih bagus. Buat keputusan trading Anda lebih baik dengan mendeteksi kondisi jenuh pasar ala broker Monex.

Cara Mudah Mengidentifikasi Kondisi Jenuh Pasar

Trading adalah aktivitas transaksi jual beli aset keuangan seperti saham, forex, dan komoditas yang memungkinkan Anda untuk memperoleh keuntungan. Namun, di balik potensi keuntungan trading tersebut, tentu akan selalu ada tantangan yang harus mampu dihadapi oleh seluruh trader. Salah satu tantangan terbesarnya yaitu, memprediksi pergerakan pasar yang selalu berubah-ubah. Kondisi pasar yang bisa bergerak naik turun dalam waktu singkat, mengharuskan seorang trader mampu mengidentifikasi kondisi pasar sebelum membuat keputusan transaksi untuk meminimalisir risiko kerugian.

Menurut salah satu broker lokal terbaik Monex, harga aset yang telah bergerak terlalu jauh dari nilai seharusnya, cenderung akan mengalami koreksi dalam waktu dekat. Namun, mengidentifikasi kondisi jenuh pasar bukan perkara yang mudah, Anda harus mampu membaca dan menganalisis menggunakan indikator teknikal dengan benar. Beberapa indikator teknikal yang sering digunakan untuk mengidentifikasi kondisi jenuh pasar antara lain, RSI (Relative Strength Index), Stochastic Oscillator, dan MACD (Moving Average Convergence Divergence).

Artikel ini akan membahas cara mudah mendeteksi kondisi jenuh pasar ala broker Monex, yang dapat membantu Anda meningkatkan keuntungan dan mengurangi risiko. Selain itu, Anda juga akan mempelajari contoh penggunaan indikator teknikal dan fundamental untuk mengidentifikasi kondisi jenuh pasar dalam trading. Dengan menguasai teknik deteksi kondisi jenuh pasar, Anda dapat mencari peluang keuntungan lebih besar karena mempunyai rasio risk and reward yang lebih bagus.

 

Apa Itu Overbought dan Oversold?

Overbought dan oversold adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana harga telah mencapai tingkat ekstrim dalam periode waktu tertentu. Overbought mengacu pada situasi di mana harga aset melambung tinggi secara signifikan dan kemungkinan besar akan mengalami koreksi harga ke bawah. Di sisi lain, oversold merupakan situasi di mana harga aset jatuh mendalam secara signifikan dan kemungkinan besar akan mengalami koreksi harga ke atas.

Dari penjelasan singkat mengenai kedua kondisi jenuh pasar tersebut, Anda dapat menggunakannya sebagai sinyal untuk masuk dan keluar dari posisi trading. Sebagai contoh, jika pasar sudah dalam kondisi overbought, Anda dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi jual (sell) atau menutup posisi beli (buy). Begitupun sebaliknya, jika pasar telah dalam kondisi oversold, Anda dapat mempertimbangkan untuk membuka posisi buy atau melepas posisi sell.

Meski demikian, kondisi overbought dan oversold juga tidak selalu menandakan sinyal pembalikan atau reversal arah tren harga. Menurut broker Monex, pasar dapat tetap berada dalam kondisi overbought atau oversold untuk jangka waktu yang lama, sehingga Anda harus bisa menggunakan indikator teknikal lainnya ketika membuat keputusan trading.

Baca Juga:

Overbought and Oversold in Forex Trading

 

Ciri-ciri Kondisi Pasar Jenuh

Sebelum masuk lebih dalam mengenai cara mendeteksi kondisi pasar jenuh, Anda harus mengetahui ciri-cirinya secara umum terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri umum dari kondisi pasar jenuh:

  1. Perubahan arah harga atau reversal
    Perubahan arah harga kerap menjadi tanda paling jelas dari kondisi pasar jenuh. Ketika harga aset telah naik atau turun dalam periode waktu yang cukup lama, maka harga seringkali mengalami perubahan arah harga atau reversal. Ini dapat terjadi karena para pelaku pasar mulai menjual atau membeli aset tersebut untuk mengambil keuntungan atau membatasi kerugian. Namun, perlu diingat bahwa harga dapat berbalik arah hanya karena ada faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pasar.

  2. Pergerakan harga yang sangat cepat
    Ketika harga instrumen keuangan tiba-tiba naik atau turun dengan sangat cepat dalam waktu yang singkat, ini dapat menjadi pertanda bahwa pasar sedang dalam kondisi jenuh. Kondisi ini seringkali terjadi ketika para pelaku pasar mulai panik dan mencoba untuk keluar dari posisi mereka dengan cepat. Broker Monex telah menyediakan fitur Daily Top Mover untuk memudahkan Anda melihat volatilitas suatu aset.

  3. Volume perdagangan yang tinggi
    Volume perdagangan juga dapat menjadi pertanda kondisi pasar jenuh. Ketika pasar sedang dalam kondisi jenuh, volume perdagangan cenderung meningkat secara signifikan. Ini dapat terjadi karena banyak pelaku pasar yang mencoba untuk membeli atau menjual aset tersebut secara bersamaan, sehingga memicu peningkatan volume perdagangan. Dengan fitur Top Volume yang disediakan di aplikasi MIFX Mobile, Anda bisa memantau volume perdagangan di mana dan kapan saja.

  4. Indikator teknikal menunjukkan keadaan overbought atau oversold
    Beberapa indikator teknikal, seperti RSI (Relative Strength Index) atau Stochastic Oscillator, dapat membantu Anda untuk melihat apakah pasar sudah dalam kondisi overbought atau oversold. Jika indikator menunjukkan kondisi overbought atau oversold, maka ini dapat menjadi sinyal bahwa pasar sedang dalam kondisi jenuh.
Baca Juga:

Intro to Relative Strength Index (RSI) for Trading

 

Mengidentifikasi Kondisi Overbought dan Oversold Dengan RSI

Untuk mengidentifikasi kondisi pasar jenuh dengan lebih pasti, trader seringkali menggunakan indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI). RSI merupakan indikator oscillator yang membantu trader menentukan kapan pasar sedang overbought atau oversold.

Untuk menggunakan RSI, Anda dapat memasang indikator ini pada platform trading yang digunakan, seperti MIFX Mobile atau MetaTrader 4. Anda cukup mengamati pergerakan garis RSI di bagian bawah grafik harga. Konfirmasi overbought bisa diperoleh jika garis RSI melewati level 70, sementara oversold dapat dikonfirmasi jika garis RSI melewati level 30.

Untuk membuka posisi sell setelah terjadi overbought, Anda harus menunggu hingga garis RSI kembali turun dan memotong level 70 dari atas ke bawah. Sebaliknya, untuk membuka posisi buy setelah terjadi oversold, Anda harus menunggu hingga garis RSI kembali naik dan memotong level 30 dari bawah ke atas. Berikut ini contoh kondisi overbought dan oversold yang terjadi pada grafik harga menggunakan indikator RSI:

Contoh Overbought dan Oversold Menggunakan RSI

Pada grafik EUR/USD time frame H1 di atas, kondisi overbought dikonfirmasi oleh indikator RSI yang berada di atas angka 70 sedangkan oversold dikonfirmasi angka RSI yang berada di bawah 30. Bisa terlihat bahwa kondisi overbought dan oversold memberikan peluang entry dengan potensi risk and reward yang bagus. Anda bisa padukan kondisi overbought dan oversold ini dengan strategi yang Anda gunakan agar mendapatkan profit yang lebih besar.

Namun, sebaiknya Anda tidak hanya mengandalkan RSI sebagai satu-satunya indikator teknikal untuk mengambil keputusan trading. RSI sebaiknya dipadukan dengan indikator teknikal lain sebagai konfirmasi, seperti Moving Average (MA) atau MACD. Dengan begitu, Anda dapat memperoleh konfirmasi yang lebih kuat dan mengurangi risiko kesalahan dalam mengambil keputusan trading.

Baca Juga:

Moving Average and MACD Combo Strategy

 

Tips Trading Di Kondisi Jenuh Pasar

Kondisi jenuh pasar terjadi ketika harga aset mengalami kenaikan atau penurunan yang tajam dan mendadak. Pada kondisi ini, harga aset dianggap sudah mencapai level ekstrim yang dapat menyebabkan terjadinya pembalikan arah atau reversal. Namun, sebelum Anda membuka posisi trading di kondisi jenuh pasar, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan.

  • Tunggu konfirmasi
    Jangan terburu-buru membuka posisi trading ketika harga mencapai kondisi overbought atau oversold. Dalam hal ini, indikator teknikal atau price action dapat menjadi alat konfirmasi yang berguna untuk memastikan apakah harga benar-benar akan mengalami reversal atau tidak. Indikator teknikal seperti RSI atau Stochastic Oscillator dapat membantu Anda untuk mengkonfirmasi kondisi jenuh pasar. Sedangkan, price action dapat membantu Anda untuk melihat pola candlestick yang menunjukkan sinyal pembalikan arah.

  • Gunakan Stop Loss
    Kedua, gunakan Stop Loss. Stop Loss adalah fitur yang sangat penting untuk membatasi risiko kerugian dalam trading. Dalam kondisi jenuh pasar, harga dapat bergerak dengan cepat dan tiba-tiba mengalami pembalikan arah. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu menggunakan Stop Loss dan menempatkannya di level yang tepat agar Anda dapat membatasi kerugian jika harga tidak bergerak sesuai dengan prediksi Anda.

  • Tetap waspada
    Ketiga, tetap waspada. Meskipun harga sudah mencapai kondisi jenuh, tetap perhatikan pergerakan harga secara seksama dan jangan lengah. Pasar selalu bergerak dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, tetap waspada dan siap untuk mengambil tindakan jika terjadi pergerakan harga yang tidak diinginkan.

Anda harus selalu ingat bahwa trading tidak selalu berjalan sesuai dengan prediksi Anda. Oleh karena itu, gunakan tips trading di kondisi jenuh pasar ini dengan bijak dan selalu terus belajar untuk meningkatkan kemampuan trading Anda.

 

Akhir Kata

Kondisi pasar jenuh dapat menjadi momen yang baik untuk membuka posisi dan meraih potensi profit. Anda dapat menemukan kondisi jenuh ini dengan memanfaatkan garis trendline dan indikator RSI. Namun, perlu diingat bahwa kondisi jenuh pasar juga memiliki risiko yang tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, trader perlu berhati-hati dan selalu memperhatikan pergerakan harga secara seksama. Selalu gunakan Stop Loss untuk membatasi risiko kerugian jika harga ternyata tidak bergerak sesuai dengan prediksi Anda. Jangan lupa juga untuk menjaga emosi dan disiplin dalam trading, serta selalu belajar mengembangkan kemampuan trading Anda dengan Akun Demo MIFX terlebih dahulu untuk meminimalkan risiko kerugian.

 

Penggunaan rasio risk and reward pada strategi ini sangat berkaitan erat dengan manajemen risiko. Agar dapat memperoleh profit maksimal, kenali macam-macam manajemen risiko terbaik menurut broker MIFX.

Terkait Lainnya
 
Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 4 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 4 jam lalu, #Saham Indonesia

PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 4 jam lalu, #Saham Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 4 jam lalu, #Saham Indonesia

Menurut analis ING, GBP/USD berpotensi menguji level terendah 14 Februari di kisaran harga 1.2530, 22 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas turun dari Level tertinggi lebih dari dua pekan di tengah kenaikan dolar AS, 23 jam lalu, #Emas Teknikal

EUR/GBP menguat mendekati level 0.8540 menjelang pidato ECB Lagarde, 23 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CAD mencoba memantul dari level 1.3500 karena penguatan dolar As dan penurunan harga minyak, 23 jam lalu, #Forex Teknikal

Setelah ditutup di bawah harga pembukaan minggu lalu, Indeks Dolar membentuk Pin Bar bullish, 1 hari, #Forex Teknikal

Momentum bullish Dolar masih bertahan dalam jangka pendek karena turunnya ekspektasi pasar terhadap prospek pemotongan suku bunga The Fed, 1 hari, #Forex Fundamental

Resistance AUD/USD berada di sekitar 0.6590. Penolakan dari level tersebut akan memicu pergerakan bearish, 1 hari, #Forex Teknikal

USD/JPY membentuk support di harga 149.70, dan berpotensi menguat lagi karena Yen masih relatif melemah, 1 hari, #Forex Teknikal

Sejumlah rilis data penting AS yang akan mempengaruhi EUR/USD akan dirilis pada hari Selasa-Kamis pekan ini, 1 hari, #Forex Fundamental

Laporan Consumer Confidence dijadwalkan terbit pada hari Selasa, GDP AS pada hari Rabu, dan Inflasi PCE pada hari Kamis, 1 hari, #Forex Fundamental

Para pelaku pasar meyakini jika koreksi bearish EUR/USD tidak akan melampaui level 1.08000, 1 hari, #Forex Teknikal

Reli Bitcoin tertahan dalam kisaran sideways setelah menembus level kunci $50,000, 1 hari, #Kripto Teknikal

BTC/USD masih berusaha menembus resistance $52,000 untuk mengkonfirmasi kenaikan lebih lanjut, 1 hari, #Kripto Teknikal

Kapitalisasi pasar Bitcoin kembali melesat di atas $1 triliun, namun dominasinya terhadap Altcoin turun ke 48.6%, 1 hari, #Kripto Fundamental

Ethereum sukses menembus $3000, level yang terakhir kali tercapai pada April 2022 lalu, 1 hari, #Kripto Teknikal

Solana menjadi salah satu Altcoin yang berbias positif setelah berhasil mempertahankan posisi di atas $100, 1 hari, #Kripto Teknikal

Saham emiten produsen beras, PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) dan PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) terpantau tengah melejit seiring dengan kenaikan harga beras, 1 hari, #Saham Indonesia

Top losers LQ45 terdiri dari: PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -3.23%, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -2.27%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -1.86%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini, sebesar 0,47% ke 7,261, 1 hari, #Saham Indonesia

Industri semen tanah air mencatat kinerja positif di awal tahun 2024. Volume penjualan semen nasional sepanjang Januari 2024 mencapai 5.06 juta ton, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Tria Sinulingga |  30 Oct 2015

Salam master,,,

saya tertarik belajar trading price action dari Nial Fuller yang hanya menggunakan pin bar, inside bar, atau fakey bar.

Tetapi ada perbedaan bentuk candle antara broker yang satu dngan yng lainnya.misalnya, pada broker A telah terbentuk pin bar, tapi pada broker B tidak terbentuk pin bar.

gimana cara antisipasinya master??
apa price action hanya bisa diterapkan pada broker tertentu aja?

Lihat Reply [15]

@agung:

Memang harga penutupan daily untuk setiap broker berbeda, tergantung dari lokasi server broker tersebut. Tetapi formasi price action dan pola pergerakan harga pada chart trading antar broker tidak jauh berbeda dan jika dianalisa seharusnya memberikan kesimpulan yang sama.

Dalam hal ini para trader profesional biasanya menggunakan harga penutupan pasar New York sebagai patokan. Jam penutupan pasar New York berbeda 12 jam dari WIB (untuk bulan Nopember - Maret) atau 11 jam dari WIB (Maret - Nopember). Kalau Anda menggunakan platform Metatrader 4 dan trading pada broker yang servernya mengikuti waktu New York maka saat ini beda waktu Metatrader Anda dengan WIB adalah 11 jam (waktu Metatrader = WIB - 11 jam).
Untuk keterangan bisa baca: How To Trade ‘End Of Day’ Price Action Strategies at New York Close

M Singgih   21 Apr 2016

@ Muhammad Yusuf:

Bentuk candle antar broker tidak berbeda jauh. Arah pergerakannya tetap sama. Misal broker A arahnya naik maka pada waktu yang bersamaan broker B arahnya juga naik. Jadi price action yang terbentuk juga sama.

… jika broker A menunjukkan bentukan pin bar, namun broker B tidak….
- Bisakah Anda tunjukkan perbedaan kedua broker tersebut disini? Disertai dengan gambar chart dan nama brokernya, pada jam yang sama saat terjadi perbedaan price action tsb.

…. lalu seringkali ATR untuk menentukan stop loss berbeda2
- Jelas berbeda-beda Pak, karena tinggi rendahnya volatilitas setiap saat nggak sama. Pada saat volatilitas sedang rendah Average True Range-nya tentu akan lebih rendah dibandingkan saat volatilitas sedang tinggi.

M Singgih   6 Apr 2018

@ Tria Sinulingga:
Nial Fuller hampir selalu trading pada time frame daily, dan pada time frame daily antar broker biasanya jarang terjadi perbedaan, yang sering berbeda adalah pada time frame H1 (1 jam) kebawah (30 menit, 15 menit dsb). Tetapi meskipun terjadi perbedaan, arah pergerakan harganya tetap akan sama dan sinyal yang diberikan dari pergerakan candlestick seharusnya juga sama.

Formasi candlestick (price action) antara 2 broker mungkin ada keterlambatan tetapi bukan perbedaan, misal pada broker A sudah terbentuk pin bar sementara broker B belum, tetapi akan terbentuk juga nantinya.  
Untuk trading hendaknya berpatokan pada satu broker saja, jika Anda trading pada broker A ikutilah pergerakan candle pada broker A, demikian juga jika Anda trading pada broker B. Biasanya pergerakan harga antara broker-broker yang teregulasi dengan benar tidak jauh berbeda.

M Singgih   3 Nov 2015

seperti yang kita tahu master, bentuk candle di setiap broker dapat berbeda2 akibat perbedaan waktu buka server mereka. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara mengatasi problem ini bagi seorang price action trader? jika broker A menunjukkan bentukan pin bar, namun broker B tidak. apa yg harus kita lakukan? lalu seringkali ATR untuk menentukan stop loss berbeda2 jumlahnya pak. mhon bantuannya

Muhammad Yusuf   5 Apr 2018

Bagaimana kita bisa trading dengan price action jika closed candle tiap broker berbeda sehingga bentuk candle juga berbeda? jam berapa sebetulnya closed candle D1 waktu WIB?

Agung   20 Apr 2016

Apakah ada buku-buku tentang forex yang membahas tentang price action sebagai bahan belajar forex?

Bima   20 Jul 2022

@Bima: Banyak namun sebagian besar ditulis dalam bahasa Inggris. Berikut ini beberapa buku yang menjadi rujukan para analis teknikal di seluruh dunia.

1. Japanese Candlestick Charting Techniques oleh Steve Nison

2. Technical Analysis of Financial Markets oleh John Murphy

3. Technical Analysis Explained oleh Marting Pring

4. Trading Price Action Trend oleh Al Brooks

5. Encyclopedia of Chart Patterns oleh Thomas N. Bulkowski

Kiki R   21 Jul 2022

Kapan saat yang tepat menggunakan sinyal Price Action, dan kapan waktu untuk mengabaikan sinyal dari price action?

Efendi   22 Nov 2022

Price action adalah metode, Anda akan selalu menggunakan price action mulai dari melakukan pemilihan pair sampai ke tahan entry market.

Sama halnya jika Anda mempunyai metode lain, Anda tentu akan selalu menggunakan metode tersebut dalam melakukan trading.

Jadi, price action bukanlah hal yang bisa kita gunakan dan tidak gunakan.

Pertanyaan ini lebih tepat jika ditanyakan mengenai strategi, seperti strategi menggunakan pola candletick bullish pin bar.

Contoh pertanyaannya:

"Kapan saat yang tepat menggunakan sinyal dari bullish pin bar dan kapan saatnya untuk mengabaikan sinyal dari pola tersebut?"

Kalau ini yang ditanyakan, maka kami akan menjawab seperti apa kriteria-kriteria yang cocok untuk pola candlestick ini.

Kiki R   22 Nov 2022

Price Action itu esensinya adalah menganalisis harga suatu aset berdasarkan riwayat pergerakan harga aset tersebut. Perhatikan, "Price Action" dalam bahasa Indonesia adalah "Pergerakan atau Tindakan Harga".

Jadi, kapan saat yang tepat menggunakan sinyal Price Action? Ya, bisa kapan saja. Toh, kita tidak mungkin menganalisis teknikal maupun fundamental tanpa menengok riwayat pergerakan harga.

Kapan waktu untuk mengabaikan sinyal price action? Ini juga bisa kapan saja. Umpamanya, ada sinyal price action yang tidak terkonfirmasi, maka ada baiknya menunggu sampai muncul konfirmasi.

Aisha   15 Dec 2022

@Efendi:

Price Action seperti apa dahulu yang bapak tanyakan di sini? Berupa pola Candlestick? Chart Pattern? Atau jenis lainnya? Mungkin bisa lebih jelas terlebih dahulu pertanyaannya.

Namun khusus untuk pola Candlestick, pola akan bekerja dengan baik jika terjadi pada level-level penting seperti Support dan Resistance, Supply And Demand, level pada indikator. Selain itu, selalu perhatikan tren dan arah pada time frame besarnya. Jika sejalan dengan arah time frame besar, maka probabilitas pola tersebut juga akan meningkat.

Nur Salim   25 Dec 2022

Jujur saya masih ijo dan bingung dengan banyaknya istilah. Mungkin awal mau tau soal ini aja dulu...

Apakah trader pengguna price action boleh pakai indikator pak? Atau justru indikator bakal mengganggu analisa price action tersebut? Terus juga adakah broker yang menyediakan materi analisa price action?? boleh dalam bentuk analisa ato webinar gitu, mohon sharenya

Hamdani Hariyanto   14 Jan 2023

@ Hamdani Hariyanto:

- Apakah trader pengguna price action boleh pakai indikator pak? Atau justru indikator bakal mengganggu analisa price action tersebut?

Indikator teknikal terutama indikator trend diperlukan untuk mengkonfirmasi validitas price action yang terbentuk. Tanpa indikator teknikal, trader tidak tahu apakah price action yang terbentuk benar-benar valid.

Misal terbentuk bullish engulfing candle dan titik indikator parabolic SAR berada di bawah bar candlestick dan kurva indikator MACD berada di atas kurva sinyal, maka bullish engulfing candle tsb bisa dianggap valid.

M Singgih   19 Jan 2023

Jawaban untuk Hamdani Hariyanto:

  • Apakah trader pengguna price action boleh pakai indikator pak? Atau justru indikator bakal mengganggu analisa price action tersebut? 

Boleh, trader pengguna price action boleh pakai indikator. Biasanya indikator tersebut hanya sebagai konfirmasi tambahan, bukan inti yang menentukan valid atau tidak valid.

  • Terus juga adakah broker yang menyediakan materi analisa price action?? boleh dalam bentuk analisa ato webinar gitu,

Ada. Saat ini hampir semua broker menyediakan materi analisa price action.

Broker lokal saat ini hampir semua menyediakan webinar atau analisa, bukan hanay metode price action tapi untuk metode yang lain juga.

Kiki R   20 Jan 2023

@ Bima:

Ada. Banyak dijual di market place. Silahkan Anda cari di beberapa market place. Yang banyak beredar seperti ini, price action untuk pasar yang sideways (trading range), price action untuk mengetahui keadaan reversal, dan price action untuk diterapkan dalam scalping:

Apa Price Action Hanya Di Broker Tertentu Saja

M Singgih   27 Oct 2023
 Jimmy |  13 Nov 2020

Mengapa banyak broker besar banyak yang melarang US Client? Terus bagaimana jika kita berdomisili di luar US, ingin gabung broker AS? Terima kasih

Lihat Reply [14]

@ Jimmy:

- Mengapa banyak broker besar banyak yang melarang US Client?

Pada tahun 2010 presiden AS Barack Obama menanda-tangani peraturan yang disebut Dodd-Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act yang melarang semua penduduk AS (bukan hanya warga negara AS) melakukan transaksi dengan semua broker baik broker forex, saham, CFD, futures maupun komoditi yang tidak teregulasi oleh badan regulator AS yaitu CFTC) dan NFA.

Peraturan ini dimaksudkan untuk melindungi penduduk AS dari maraknya penipuan dari broker-broker dan mencegah terjadinya pencucian uang (money laundring).
Akibat peraturan tersebut semua broker yang tidak teregulasi CFTC dan NFA menganjurkan klien dari AS agar tidak trading di perusahaannya.

- … Terus bagaimana jika kita berdomisili di luar US, ingin gabung broker AS?

Biasanya dialihkan ke perwakilannya yang berada di luar AS.

M Singgih   16 Nov 2020

Apakah jika kita gabung di broker cabangnya tersebut, kualitasnya sama dengan perusahaan utamanya? Seperti broker IG dan Forex.com. Mohon arahannya...

Widodo   3 Dec 2020

@ Widodo:

Apakah yang Anda maksud dengan kualitas? Setahu kami management-nya sama, hanya saja tidak kena peraturan yang diterapkan di AS yaitu tidak boleh hedging dan kena sistem FIFO (First In First Out). Jadi yang diluar AS boleh hedging dan tidak terjena aturan FIFO.

M Singgih   4 Dec 2020

Pak, saya lihat kadang broker itu lisensinya bukan CFTC aja, kadang juga punya FCA, ASIC...kalo begitu, emang broker ga masalah kah punya banyak setifikat? Apa memang buat pamer2 an aja?

Wijayanto Putra   27 Jul 2021

@ Wijayanto Putra:

CFTC khusus untuk broker yang ada di Amerika Serikat. Suatu broker bisa teregulasi oleh beberapa badan regulator, tujuannya untuk memenuhi persyaratan dari suatu negara jika ingin beroperasi di negara tersebut. Misal broker yang beroperasi di Inggris (UK) biasanya akan teregulasi oleh FCA UK, walaupun mungkin dia juga beroperasi di Australia dan telah teregulasi oleh ASIC.

M Singgih   28 Jul 2021

Wijayanto Putra: Bro, sebenarnya punya banyak sertifikat atau lisensi itu nggak cuma buat pamer-pameran doang, tapi ada alasan serius di baliknya. Lisensi itu penting banget dalam dunia forex. Coba, gue jelasin nih:

  • Kepercayaan dan Keamanan: Lisensi dari badan pengawas ternama itu bikin trader merasa aman dan percaya sama broker. Lisensi itu menandainya broker udah melewati ujian ketat dan udah sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku. Jadi, kita tahu brokernya beroperasi dengan jujur dan transparan.

  • Perlindungan buat Trader: Lisensi ini juga melindungi kepentingan trader. Ada peraturan yang melindungi dana trader, kayak aturan pemisahan dana, perlindungan dana klien, dan cara penyelesaian masalah. Jadi, kalo ada masalah sama broker, kita bisa melaporkan dan ada jalan untuk menyelesaikannya.

  • Penegakan Hukum: Lisensi juga memberikan badan pengawas wewenang untuk nindak hukum kalo broker melanggar peraturan atau curang. Jadi, ini jadi tambahan perlindungan buat trader dan ngejaga integritas pasar.

Andre   9 Jun 2023

Bagaimana cara broker memverifikasi kewarganegaraan klien mereka dan mengidentifikasi apakah mereka berasal dari Amerika Serikat?

Indira   12 Jun 2023

@ Indira:

Dari kartu identitas atau paspornya kan tahu trader tsb warga negara mana. Biasanya broker kan mensyaratkan kartu identitas atau paspor untuk registrasi.

 

M Singgih   13 Jun 2023

Indira:

Semua broker mengharuskan calon klien untuk mengirim bukti identitas dan bukti tempat tinggal dalam proses pendaftaran.

  • Bukti identitas itu dapat berupa salinan KTP, paspor, atau SIM.
  • Bukti tempat tinggal itu dapat berupa salinan buku rekening bank, tagihan kartu kredit, tagihan listrik/air/internet, atau berkas lain sesuai ketentuan broker (bisa berbeda-beda).

Nah, bukti identitas itu bertujuan untuk mengonfirmasi kewarganegaraan klien.

Di samping itu, beberapa broker tertentu juga dapat meminta nomor NPWP atau salinan laporan SPT kepada klien sebagai salah satu syarat untuk menarik dana dari akun (withdrawal). Aturan pajak setiap negara tentunya berbeda-beda, dan broker juga bisa mengidentifikasi kewarganegaraan klien dengan cara ini.

Aisha   13 Jun 2023

Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat? Dibdningkan dngn Indonesia, rata2 jga make broker luar meskipun laman web nya terkadang kena blok lahh ato berbagai cara blokir dah dilakuin ama pemerintah, tetap aja trader bsa trading tanpa ada sanksi2 yg menanti gitu.

Kmudian balik ke Indonesia, sbnrnya apakah kita disarankan utk trading dngn broker lokal ato justru sah2 aja utk trading dngn broker luar? mengapa pemerinta Indonesia bnyk yg blokir broker luar ya? pdhl lisensi regulator merka jga ga main2 lho.

Jonathan   18 Jun 2023

@ Jonathan:

- Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat?

Maaf, saya tidak tahu.

- … sbnrnya apakah kita disarankan utk trading dngn broker lokal ato justru sah2 aja utk trading dngn broker luar?

Setahu saya pemerintah menyarankan untuk trading di broker lokal karena yang dianggap legal dan terdaftar di Bappebti.

- … Mengapa pemerinta Indonesia bnyk yg blokir broker luar ya? pdhl lisensi regulator merka jga ga main2 lho

Karena broker-broker luar negeri dianggap tidak legal karena tidak terdaftar di Bappebti.

M Singgih   21 Jun 2023

Jawaban untuk Jonathan

1. Maaf saya kurang paham mengenai hal ini.

2. Trader di Indonesia sah-sah saja tradng di broker luar namun pemerintah menyarankan agar trading di broker lokal. Pemerintah memblokir broker luar karena broker tersebut tidak mempunyai izin dari lembaga terkait (Bappepti).

Kiki R   25 Jun 2023

Jonathan:

Pemerintah AS tidak melarang warga negaranya untuk bergabung dengan broker luar. Tapi masalahnya di sini, apakah broker di luar AS yang tidak punya izin di AS, mau menerima warga negara AS? Nggak ada yang mau.

Kalau AS sampai tahu bahwa mereka merekrut warga negara AS tanpa izin operasional di AS, maka mereka bakal diburu FBI. Itulah sebabnya mengapa banyak sekali broker yang menolak US clients.

Aisha   28 Jun 2023

Jonathan: Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat?

Sebelum trader AS ngotot untuk trading dngn broker dluar regulator AS, Broker sendiri pasti udah menolak trader dari Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan konsekuensi yang dapat terjadi apabila broker ketahuan menerima trader AS. Untuk trading2 berjangka ini, AS sndiri menerapkan kebijakan cukup ketat yg ngatur tentang keuangan seperti kebijakan FATCA.

FATCA (Foreign Account Tax Compliance Act) adalah undang-undang yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2010. Tujuan utama FATCA adalah untuk melawan penghindaran pajak dan penggelapan pajak oleh warga negara atau penduduk AS melalui kepemilikan aset di luar AS.

FATCA memerlukan lembaga keuangan di seluruh dunia, termasuk bank dan broker, untuk melaporkan informasi keuangan tentang klien mereka yang merupakan warga negara atau penduduk AS kepada Internal Revenue Service (IRS), yaitu badan pajak AS. Lembaga keuangan yang tidak mematuhi persyaratan pelaporan FATCA dapat dikenakan sanksi keuangan oleh IRS.

Sonny   29 Jun 2023
 Alexia |  29 Dec 2020

Untuk trading jangka panjang, lebih baik di broker lokal atau di broker luar negeri gan?

Lihat Reply [26]

Lebih Baik Di Broker Lokal, yang Legalitas nya jelas....

Fadil   30 Dec 2020

@ Alexia:

Menurut kami sama saja, asalkan broker tersebut telah teregulasi dengan benar. Untuk broker dari luar negeri, telah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA. Sementara untuk broker lokal, telah mendapatkan regulasi dari Bappebti.

Badan regulator yang kredibel akan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

Sebagai pertimbangan tambahan, Anda juga bisa memfilter broker sesuai ratingnya. Salah satu referensi bisa dilihat di situs rating broker terlengkap.

M Singgih   3 Jan 2021

Apakah broker lokal, ordernya benar-benar diteruskan ke pasar? Atau justru di olah sendiri oleh sistem mereka?

Oziek   11 Jan 2021

@ Oziek:

Mengenai hal ini, kita tidak akan tahu kecuali kita ikut kerja pada broker tersebut sehingga tahu dengan pasti apakah order dari nasabah dilempar ke pasar atau ditahan.

 

M Singgih   12 Jan 2021

@ Abas Choy:

Silahkan Anda pilih broker yang telah mendapatkan regulasi dari Bappebti, di daftar broker (pialang berjangka) resmi Bappebti.

M Singgih   4 Aug 2021

Terima kasih pak infonya...

Abas Choy   11 Aug 2021

Mengapa broker lokal tidak mau menyediakan lot micro ya pak? Padahal kan kalo dari peminat pasti jauh lebih banyak..terbukti banyak trader lokal yang memilih trading di broker mancanegara. 

Rossi   1 Nov 2021

@ Rossi:

Dengan akun micro yang mana minimal bisa trading dengan 0.01 lot, maka tentunya perolehan broker akan relatif kecil, terutama komisi per lot yang biasanya diterapkan oleh broker-broker lokal.

 

M Singgih   2 Nov 2021

@ Barry:

Setahu kami hampir semua broker lokal memperbolehkan trading dengan robot atau EA, termasuk robot atau EA dari trader.

 

M Singgih   2 Jan 2022

Pastikan broker diatur. Untuk sinyal forex tidak menggunakan broker, mereka tidak peduli jika Anda menang atau kalah

Assan   20 Jan 2022

Mohon maaf, dapatkah Anda menyampaikan broker mana yang dimaksud?

Setiap broker dapat memberikan nama berbeda-beda untuk akun yang disediakannya. Secara sepintas, "gold account" mungkin akun khusus untuk trading emas. Sedangkan "standard account" mungkin akun trading forex dengan ukuran lot standar. Namun, ini hanya perkiraan. Broker mungkin memberikan deskripsi berbeda untuk akun mereka, sehingga kita hanya akan tahu apa perbedaan persis account gold dan standard jika kita tahu nama brokernya.

Aisha   8 Feb 2022

@ Ngadiono:

Untuk broker lokal, setahu saya deposit minimum sekitar Rp. 5 juta, seperti misalnya broker Monex ini.

M Singgih   15 Apr 2022

Saat ini, tidak ada broker lokal yang menawarkan program bonus tanpa deposit (no deposit bonus). Promosi yang lazim diadakan broker lokal antara lain: spread rendah, bebas biaya komisi broker, training gratis, dan rebate. Namun, tidak tertutup kemungkinan jika kelak akan ada broker lokal yang menawarkan bonus semacam itu.

Aisha   19 Apr 2022

Gimana ya caranya memilih broker lokal yang berkualitas? Kalau ada rekomendasinya juga ya pak...makasih

Abas Choy   4 Aug 2021

Mohon rekomendasi broker lokal dengan modal kecil?

Ngadiono   13 Apr 2022

Apakah ada broker lokal yang menawarkan program no deposit bonus?

Dhafir Abdullah   14 Apr 2022

Apakah broker lokal juga meyani trading dengan robot atau EA?

Barry   31 Dec 2021

Mohon rekomendasi broker akun mikro terbaik. Low comm, low spread, low swap. Fair price feed. 

Tanta   23 Dec 2021

Apa bedanya account gold dan setandard di broker forex?

Cahyadi   4 Feb 2022

Lot micro ditujukan untuk mereka yang ingin trading dengan ukuran super kecil. Jika pada umumnya broker memberikan syarat trading 1 lot di akun standard, di akun micro trading bisa dimulai dari 0.01 lot.

Di Indonesia masih sangat jarang ada broker yang bisa memberikan akun micro. Salah satunya adalah Monex (MIFX). Untuk spreadnya floating, tidak ada fixed. Minimal depositnya mulai dari 500ribu rupiah.

Cek di sini: Review broker monex

Fathoni   21 Jun 2022

Mengapa banyak broker luar yang bagus tapi sulit masuk ke Indonesia? Kebanyak malah diblock...kan aneh

Giring   6 Jul 2022

Definisi "bagus" ini sangat relatif, tapi jika yang Anda maksud adalah broker-broker dengan spesifikasi: modalnya kecil, leverage besar, spread tipis, banyak promosi menarik dan menyediakan modal gratis, memang akan sulit masuk ke Indonesia karena tidak sesuai dengan regulasi.

Bappebti sebagai badan yang bertanggung jawab mengawasi aktivitas trading di Indonesia telah menetapkan bahwa seluruh perusahaan broker dalam negeri tidak boleh memberikan promosi yang berlebihan. Di samping itu, ada juga batasan leverage maksimal1:200, syarat minimal modal, jumlah pegawai, serta kejelasan kantor operasional, untuk melindungi trader yang masih awam.

Jadi alasan banyak broker luar yang "ogah" mendaftar di Indonesia, selain kendala bahasa, juga kendala pada kondisi tradingnya yang memang harus menyesuaikan. Akibatnya, mereka jadi tidak bisa menawarkan fitur-fitur yang terlihat bagus tersebut.

Ananta   8 Jul 2022

Kalau trading di broker luar negeri, yang menjamin soal keamanan dananya siapa ya? Kan kalo di Indonesia ada OJK begitu

Dory   8 Jul 2022

Sebagai informasi awal, OJK tidak memiliki kewenangan dalam menjamin dana trading, karena itu merupakan ranah Bappebti yang meregulasi aktivitas perdagangan berjangka. 

Jika trading di broker luar negeri, tentu mengikuti regulasi yang berlaku di negara tempat perusahaan brokernya terdaftar. Misalnya saja broker yang terdaftar di Australia, aktivitas perusahaan tradingnya diawasi oleh ASIC. Namun perlu digarisbawahi, regulator hanya menjamin dana dari trader dari negara yang sama.

Bisa dibaca di sini: Cara Mudah Memahami Regulasi Broker Forex

Karena itu, jika trader Indonesia trading di broker luar negeri, harus menanggung risikonya sendiri. Keamanan yang ada sebatas "penempatan dana terpisah" (segregated account), berbeda dengan trading di broker lokal yang bisa didatangi kantornya dan diproses sesuai hukum Indonesia. 

Ananta   19 Jul 2022

Mengenai dana pak, bila terjadi hal yang tidak diinginkan misalkan broker ga mampu membayar dana yang ingin kita withdraw nih, Untuk broker lokal kan bisa tuh kita datangin kantornya kan buat selesain permasalahan kita. Kalau luar negeri gimana pak? Apakah bisa diselesaikan di kantornya yang tertera alamatnya didalam negeri kita pak?

Nion   20 Dec 2022

@ Nion:

Untuk broker lokal bisa juga diadukan ke Bappebti sebagai badan regulator, jika masalah tidak bisa selesai di broker. Untuk membuat pengaduan ke Bappebti, silahkan baca halaman ini.

Untuk broker luar negeri juga bisa mengajukan pengaduan ke badan regulator, dengan disertai dengan bukti-bukti berupa screen shoot dsb. Kalau broker tsb ada perwakilannya di Indonesia, bisa juga dicoba melalui kantor perwakilan, atau mungkin IB-nya. Jika tidak bisa diselesaikan, bisa ke badan regulator.

 

M Singgih   20 Dec 2022
 Sofyan |  14 Jul 2021

Minta tolong penjelasannya min, tentang fitur netting dari broker. Saya sudah baca dari beberapa ulasan di Google, masih kurang paham cara kerjanya. Makasih

Lihat Reply [3]

@ Sofyan:

Fitur netting dalam trading artinya Anda hanya bisa punya satu posisi pada satu pair (buy atau sell) pada saat yang sama. Misal Anda buka posisi buy EUR/USD sebesar 3 lot, kemudian beberapa saat kemudian membuka posisi sell EUR/USD sebesar 2 lot, maka posisi buy sebelumnya yang masih open akan otomatis di-close 2 lot, dan pada akhirnya Anda hanya akan punya satu posisi, yaitu posisi buy EUR/USD sebesar 1 lot.

M Singgih   16 Jul 2021

Namun fitur ini di setiap broker ada atau tidak ya pak? Dan juga fitur ini tidak bisa dibuat scalping berarti ya?

Sofyan   19 Jul 2021

@ Sofyan:

- Namun fitur ini di setiap broker ada atau tidak ya pak?

Tidak.


- Dan juga fitur ini tidak bisa dibuat scalping berarti ya?

Bisa, tetapi kalau ada hedging pada pair yang sama maka ukuran lot dari posisi yang sebelumnya akan ditutup otomatis sesuai dengan besarnya lot yang baru dibuka. Kalau posisi barunya sama maka ukuran lotnya akan dijumlahkan dengan ukuran lot posisi sebelumnya.

M Singgih   21 Jul 2021
 Romadona |  2 Nov 2021

Saya pendatang baru, baru kemarin daftar, bisa gak sekarang saya wd lagi dlu dananya?

Lihat Reply [37]

@ Beynaldi:

Solusinya silahkan menghubungi Cstomer Support (CS) broker Anda.

Saran dari kami:
Untuk keamanan trading dan dana Anda, kami sarankan untuk memilih broker yang sudah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

 

M Singgih   8 Jan 2022

Bisa dijelaskan lebih detail lagi pak, bapak daftar di broker apa dan alasannya langsung di wd itu kenapa? Terima kasih

Admin   3 Nov 2021

Untuk Anon,

Perihal saldo bertambah (diluar dari deposit) itu umumnya adalah dana rebate/cashback/bonus/atau dana promosi lain yang diberikan oleh broker. Dana tersebut memang diberikan oleh broker ke trader yang memang berhak menerimanya dan bisa ditarik oleh trader yang bersangkutan.

Argo Gold Spotter   28 Dec 2021

@ Nano Nano:

Setahu saya belum ada broker lokal yang memberikan no deposit bonus.

 

M Singgih   9 Mar 2022

Dilihat dari informasi websitenya, Broker HFX tidak menyebutkan soal deposit fixed rate, tetapi deposit withdrawalnya bebas biaya. Di samping itu, mereka memiliki fitur akun free swap dan menawarkan spread ketat mulai dari nol koma.

Ananta   31 May 2022

Mohon info broker forex lokal yang memberikan no deposit bonus? Trims

Nano Nano   8 Mar 2022

Apakah HFX tersedia fix rate saat Deposit?

Lingga   2 Apr 2022

Apakah deposit di broker Monex bisa dengan Kartu kredit dan berapa minimal pembayarannya?

Shafi   20 Jan 2022

Kalo kasus tiba-tiba di Mt4 acc balance bertambah, dan dana tsb bisa di WD. Apakah broker tsb bisa menuntut nasabah karena kebocoran dana dari broker?

Anon   25 Dec 2021

Saldo akun riil saya ditarik oleh orang tanpa sepengetahuan saya dengan nomor rekening yg berbeda. Harusnya satu akun satu rekening bukan? Saya rugi 3.500.000 IDR 

Minta solusinya...

Beynaldi   7 Jan 2022

Jika dilihat dari informasi di website resminya, metode deposit di Monex per Juni 2022 hanya bisa melalui bank transfer dan virtual account. Minimal pengisian dananya berbeda-beda tergantung jenis akun.

  • akun Standard dan Ultra Low: mulai dari Rp500 Ribu
  • akun Multilateral: Rp1 Juta
  • akun Pro: 250 juta

Anda juga bisa memeriksa kondisi trading broker Monex melalui review di halaman ini

Nasida   21 Jun 2022

Bisa diinfokan apakah ada broker Indonesia yang menyediakan withdrawal instan dan bisa lebih dari 1x sehari? Kalau yang bisa nerima deposit2 doank kan banyak tuch. Saya mau ngetest broker mana yg gercep kalo soal pencairan.

Farizh   5 Jul 2022

Apakah trader bisa mengalami rugi melebihi jumlah deposit?

Felix   5 Jul 2022

Semua broker forex lokal Indonesia biasanya memperbolehkan withdrawal setidaknya 2x dalam sehari. Namun, withdrawal instan tidak memungkinkan mengingat keterbatasan fasilitas transfer payment antarbank di Indonesia.

Sesuai lazimnya transaksi perbankan lokal, penarikan dana biasanya dapat dieksekusi dalam hari yang sama jika instruksi withdrawal dikirim pada hari kerja dan sebelum jam 11 siang (atau jam lain yang ditentukan oleh pihak bank). Instruksi withdrawal setelah jam yang ditentukan itu akan dieksekusi pada hari kerja berikutnya.

Aisha   5 Jul 2022

Ya, trader bisa mengalami rugi melebihi jumlah deposit.

Kenapa begitu? Karena trader forex menggunakan fitur leverage. Leverage itu meningkatkan daya beli modal kita dengan bantuan modal "pinjaman" dari broker. Karena kita trading dengan dana berjumlah lebih besar dari modal kita sendiri, maka sewajarnya kita dapat mengalami kerugian melebihi modal kita sendiri.

Tapi, tak semua broker akan mempermasalahkan kerugian yang melebihi jumlah deposit. Broker forex biasanya memiliki "proteksi saldo negatif (negative balance protection)" yang akan me-nol-kan semua kerugian yang berjumlah lebih dari jumlah deposit trader.

Aisha   5 Jul 2022

Ada broker yang menyediakan kurs tetap untuk depo wd nya. Menurut para master sekalian, depo wd begitu lebih baik pakai kurs mengikuti pasar apa kurs tetap saja ya? Pemula takut salah langkah,. 

Adianto Parwa   30 Sep 2022

Depo WD dengan kurs tetap itu cocok buat pemula, karena mempermudah menghitung profit/loss. Para broker forex umumnya juga menyediakan fitur itu untuk pemula. 

Trader berpengalaman tentunya bisa menganalisis dan memperhitungkan kapan kira-kira waktu yang lebih menguntungkan untuk depo dan WD, sehingga dapat memperoleh cuan lebih besar dari kurs pasar. Tapi pemula biasanya belum paham soal ini, sehingga akan lebih simple dan praktis dengan kurs tetap.

Aisha   1 Oct 2022

Kenapa ya broker-broker koq memberikan syarat minimal penarikan dana? Padahal kan itu uang kita sendiri. Apalagi kadang jumlahnya tidak masuk akal. Seolah-olah memaksa kita untuk isi deposit terus? Mohon pencerahannya. 

Nayla Farhana   23 Dec 2022

Pakai GIC kak Daftar Terus Ikut Webinar Maka Akan Dapat NDB 10 GIC resmi lokal aman

Anonim   24 Dec 2022

1. Perlu diketahui, tidak semua broker mempersyaratkan minimal withdraw tertentu. Ada yang menentukan, juga ada yang tidak. Diantara yang menentukan pun, jumlahnya berbeda-beda (ada yang banyak, ada yang sedikit).

2. Kenapa ada broker yang meminta minimal withdraw tertentu? Ada beberapa faktor.

Pertama, penarikan dana itu sendiri perlu menempuh proses yang panjang. Mulai dari approval oleh bagian keuangan broker, lalu diproses ke bank/payment gateway lain yang dipakai oleh broker, lanjut ke bank/payment gateway yang kita pakai. Butuh energi dan sumber daya untuk memprosesnya, sehingga broker mungkin enggan mengerahkan energi dan sumber daya dalam proses yang panjang itu untuk penarikan dana recehan berulang-ulang kali.

Kedua, broker mungkin berkeinginan untuk meningkatkan retensi klien (client retention). Retensi klien itu mengacu pada lamanya seorang klien bergabung dengan suatu perusahaan. Kalau dana sedikit saja mudah ditarik, maka retensi klien bisa jadi sangan rendah. Tapi kalau ada batas minimum penarikan, maka broker dapat mengendalikan retensi klien pada tingkat yang lebih baik.

3. Bagaimana jika syarat minimal penarikan itu sangat banyak dan seperti memaksa kita untuk deposit terus?

Nah, ini adalah salah satu warning yang semestinya perlu diperhatikan sebelum bergabung dengan broker. Pilihlah broker yang punya syarat penarikan kecil, bukan yang syarat penarikannya terlalu banyak.

Aisha   27 Dec 2022

Tergantung ketentuan WD broker gan. Bila modal yang didepositkan melebihi minimal withdraw bisa kok melakukannya tapi sekali lagi tergantung ketentuan broker ya. Ada juga broker yang tidak memperbolehkan withdraw dalam kurun waktu tertentu, ada juga yang mengenakan biaya transaksi, dll. Di coba aja dulu apakah bisa dan lihat syarat dan ketentuan withdraw juga.

Saran aja, untuk deposit dan trading Forex jangan memakai uang "panas" seperti uang pengeluaran bulanan ataupun dana yang dialokasikan untuk kebutuhan mendadak.

Vincent   20 Jan 2023

Jawaban untuk Felix:

  • Apakah trader bisa mengalami rugi melebihi jumlah deposit?

Ya, trader dapat mengalami kerugian melebihi jumlah deposit mereka jika mereka menggunakan leverage yang tinggi. Leverage dapat meningkatkan potensi keuntungan, tapi juga meningkatkan potensi kerugian. Jika trader membuka posisi dengan leverage yang tinggi dan pasar bergerak melawan posisi mereka, kerugian mereka akan meningkat dengan cepat dan dapat melebihi jumlah deposit mereka.

Namun saat ini broker forex sudah biasanya mempunyai fitur "proteksi saldo negatif (negative balance protection)" yang akan melindungi semua kerugian yang jumlahnya lebih besar dari jumlah deposit.

Kiki R   21 Jan 2023

@ Adianto Parwa:

Menurut saya lebih fair menggunakan floating rate atau kurs yang sesuai dengan pasar, karena dengan fixed rate atau kurs yang tetap, maka jika kurs Rupiah (USD/IDR) berubah, maka jumlah dana yang diwithdraw tidak akan disesuaikan dengan kurs yang sebenarnya.

Meski demikian, hal itu tergantung dari keinginan trader, karena dengan kurs yang floating berarti secara tidak langsung kita juga trading USD/IDR. Kalau Rupiah melemah (USD/IDR naik) trader akan profit dan sebaliknya kalau Rupiah menguat (USD/IDR turun) trader akan dirugikan dengan fluktuasi kurs. Saya pribadi memilih yang floating rate.

M Singgih   22 Jan 2023

@Farizh:

Untuk broker lokal sendiri saya kurang tahu bagaimana proses dan serta waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses Withdrawal. Jika ingin mencoba, saran saya coba dicari broker yang memiliki fasilitas deposit dan Withdrawal dengan menggunakan kripto sebagai alat pembayarannya jika ingin bisa instan atau waktu yang relatif cepat. Untuk penggunaan Bank Konvensional sendiri setahu saya ada batasan-batasan seperti yang dijelaskan kak Aisha di atas.

Nur Salim   23 Jan 2023

Nayla Farhana: Banyak alasan yang mendasarinya. Salah satunya adalah kebijakan dari pihak bank. Jangankan broker, kita menarik dana dari hasil penjualan e-commerce atau transfer antar bank saja kadang ada minimal transaksinya.

Syarat minimal withdrawal ini biasanya dijadikan solusi untuk memaksimalkan resource mulai dari listrik, koneksi internet, teknologi keamanan yang semuanya harus dialokasikan saat sebuah transaksi terjadi. 

Kalau Anda menemukan syarat minimal withdrawal yang jumlahnya dirasa tidak masuk akal bahkan terkesan memaksa untuk isi deposit terus, sebaiknya pindah broker saja dan ke depannya jangan lupa membaca syarat penarikan terlebih dahulu sebelum melakukan deposit. 

Ananta   13 Feb 2023

Mohon info gan, kenapa selalu terjadi gagal withdraw dengan alasan money laundry? Apakah ada yang tau platform idleinn.com?

Bagaimana solusi mengatasi gagal withdraw?

Diah   13 Aug 2023

@ Diah:  

- … kenapa selalu terjadi gagal withdraw dengan alasan money laundry?

Dalam hal ini siapa yang mengatakan bahwa itu money laundring?

- … Apakah ada yang tau platform idleinn.com?

Itu salah satu platform trading crypto currency.

- … Bagaimana solusi mengatasi gagal withdraw?

Silahkan penuhi syarat-syarat untuk withdrawal. Kalau syarat-syaratnya sudah lengkap tetapi masih belum bisa, silahkan menghubungi broker Anda.

M Singgih   18 Aug 2023

@ Shafi:

Menurut Customer Support (CS)-nya bisa, tetapi panduan deposit dengan menggunakan kartu kredit belum tersedia. Jadi untuk deposit dengan kartu kredit sebaiknya Anda tanyakan langsung ke CS-nya.

Berikut chatting kami dengan CS-nya:

Masalah Deposit Dan Withdrawal Di Broker

M Singgih   21 Aug 2023

@ Farizh:

Setahu saya hampir semua broker lokal maupun luar negeri memperbolehkan withdraw lebih dari sekali dalam sehari, asalkan memenuhi syarat-syarat withdrawal yang ditentukan. Kalau nggak bisa begitu brokernya nggak laku. Persaingan antar broker saat ini semakin ketat.

Masalah withdraw-nya bisa instan atau tidak itu tergantung dari peraturan masing-masing broker dan cara withdrawal yang digunakan. Meski demikian, biasanya tetap dibutuhkan waktu untuk verifikasi, klarifikasi, dsb.

 

M Singgih   23 Aug 2023

Jawaban untuk Diah: Apakah rekening yang Anda gunakan untuk withdraw sama dengan rekening yang Anda gunakan untuk deposit?

  • Kalau sama, maka Anda perlu menanyakan detail kepada broker tersebut melalui dukungan pelanggan atau customer service alasan kenapa Anda terkena money laundry atau dicurigai money laundry.
  • Sedangkan kalau rekeningnya berbeda maka Anda tidak punya cara lain selain withdraw menggunakan rekening yang sama pada saat deposit.
Kiki R   23 Aug 2023

Halo saya mengalami masalah perihal penarikan, dikatakan bahwa saya harus merefund dana sebagian atau seluruh dana yang telah saya depositkan, saya mendepositkan dana menggunakan Credit Card, seterusnya setelah proses tersebut dana sudah kembali ke CC saya dan saya coba depositkan kembali, kemudian saya coba depositkan kembali dan tetap sama saja di suruh merefund kembali dananya, apakah ada solusi ? Saya menggunakan broker ex***

Yestoya   27 Aug 2023

@ Yestoya:

Silahkan Anda tanyakan langsung pada brokernya.

M Singgih   1 Sep 2023

@ Anon:

Setahu saya tidak ada istilah kebocoran dana dari broker. Balance bisa bertambah di luar profit yang diperoleh, mungkin karena ada bonus dari broker, dan itu bisa untuk trading atau di-withdraw. Silahkan Anda tanyakan ke broker.

M Singgih   4 Sep 2023

Jawaban untuk Yestoya: Saya kurang memahami apa tujuan broker Anda menyuruh untuk refund? Mungkin bisa diberikan konteks yang lebih jelas, seperti apa kronologinya hingga harus merefund dana.

Kiki R   5 Sep 2023

@ Felix:

Misal Anda deposit USD 1000, kemudian Anda melakukan trading dengan membuka posisi dan ternyata Anda profit sebesar USD 700 hingga balance atau equity  mencapai USD 1700. Kemudian buka posisi lagi dan mengalami kerugian sebesar USD 1500 hingga balance atau equity  mencapai USD 200. Dalam hal ini kerugian Anda lebih besar dari yang Anda depositkan, yaitu USD 1500 vs USD 1000 (yang Anda depositkan).

Tetapi jika Anda deposit USD 1000, kemudian Anda melakukan trading dengan membuka posisi dan ternyata Anda mengalami kerugian, maka besar kerugian Anda tidak akan bisa melebihi dana yang Anda depositkan (USD 1000), karena sebelum modal Anda habis, Anda akan terkena Margin Call (MC) jika Margin Level Anda telah mencapai dari level MC yang ditetapkan broker.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

M Singgih   5 Sep 2023

Jawaban untuk Beynaldi: Benar, seharusnya saldo akun Anda hanya bisa ditarik dengan rekening Anda sendiri.

Ini merupakan pelanggaran berat, Anda bisa laporkan ke lembaga pengawas terkait agar dapat diproses.

Kiki R   7 Sep 2023

Jawaban untuk Adianto Parwa: Beberapa broker menyediakan kurs tetap untuk memudahkan kliennya melakukan deposit dan withdrawal.

Anda boleh saja menggunakan kurs tetap namun belajarlah pelan-pelan tentang perbedaan nilai tukar agar kedepannya bisa menggunakan kurs floating.

Menggunakan kurs floating untuk deposit dan withdrawal adalah hal yang normal dalam trading forex.

Kiki R   7 Sep 2023
 

Komentar @inbizia

Halo Trader, Saat mencari artikel ini, aku terkejut menemukan broker yang menawarkan Autochartist, yaitu GKInvest dan Monex. Autochartist adalah alat pemindai pasar yang ampuh untuk membantu trader menemukan peluang trading terbaik dan pada akhirnya membuat keputusan terbaik tentang apa dan kapan harus trading. Tapi aku masih pemula, jadi saya tidak tahu. Alat ini bertujuan untuk membantu pedagang belajar tentang peluang pasar dari perspektif teknis yang berbeda. Tapi aku masih penasaran. Seberapa akurat Autochartist, dan haruskah trader yang tidak berpengalaman hanya mengandalkan Autochartist? Dengan kata lain, jika saya baru memulai sebagai trader forex, apakah aku dapat mengandalkan autochartist untuk menghasilkan profit yang besar?
 Raihan |  26 Aug 2023
Halaman: Cari Broker Terbaik Pilih Monex Atau Gkinvest
Hai agan-agan semua…
Mohn maaf yee sblmnya, krn gw adlh pndatang baru alias newbie di dunia trading ini. Kebetulan gw baca artikel ini, krn msh baru, gw krg ngerti tuh tentang scalping, jd gw mau nanya nih, sbnrnya spt apa sih scalping itu? Maaf ya agan-agan semua, dan harap maklum krna gw msh pendatang baru. Thanks sblmnya.
 Davin |  22 Sep 2023
Halaman: Memilih Aplikasi Trading Terbaik Mifx Atau Hsb
Halo selamat malam para senior trader, walaupun masih sebatas membaca artikel tentang dunia trading, saya sangat bersemangat apabila mendengar dan membaca hal yang berkaitan dengan informasi trading dan petunjuk lainnya yang bikin saya menjadi trader yang sukses. Saya tertarik dengan artikel yang disampaikan penulis ini, sangat bermanfaat, lugas dan pemilihan katanya ,mudah dipahami oleh pembaca trader walaupun yang membaca itu pemula like me.
Sebenarnya dari sekian banyak broker trading yang saya ketahui, hanya Monex yang sering muncul di benak saya, namun tidak ada salahnya sih mengathui broker lainnya, seperti DIDIMAX. Seperti yang dijelaskan, Setiap broker yang sering saya baca selalu menyuguhkan kalo mereka tuh aman terpercaya dan sudah teregulasi dari BAPPEBTI. Apasih ya untungnya broker itu diregulasi Bappebti ini, apa kah dana kita akan aman dan terhindar dari penipuan? mengapa selalu ditonjolkan, memangnya kalo tidak diregulasi Bappebti ini, kita nggk bisa memilih trading di situ gitu? karena kadang saya sering liat broker yang tidak diregulasi Bappebti itu justru menawarkan platform dan layanan trading yang menjanjikan bagi penggunanya. Mohon baantuannya ya kakak kakak yang sudah pro.
 Whalen |  24 Sep 2023
Halaman: Monex Vs Didimax Mana Yang Terbaik Untuk Scalping
pgi all, numpang nanya nih, apa emang ada broker yg bner2 nawarin spread 0 pips? soalnya gw nanya2 ke temen2 trader yg udh pd pengalaman katanya itu gak bener dan gak ada broker yg bener2 nerapin zero spread. Trus klo misal ada broker yg nawarin zero spread cocoknya dipake utk strategi trading apa ya? mgkin ada senior2 disini yg bs ngebantuin. maksh sblmnya.
 Alan |  30 Oct 2023
Halaman: Mengungkap Jenis Broker Spread Rendah Dan Manfaatnya
Alan: pagi juga bro, jd gini bro zero spread itu sbnrnya 0 pip yg dikenakan olh broker, tp bukan berarti bener2 0 pip. nah biasanya broker2 yg nawarin zero spread itu mksd mereka adalah spread yg dibawah 1 pips. Jd pr broker tsb tetap akan menerapkan nol koma pips misalnya 0,5 atau 0,2 dan bisa juga 0,1 tergantung dr kebijakan broker tsb. Emang bener klo ada broker yg nawarin zero spread itu bohong aja, soalnya klo broker2 itu bener nerapin 0 spread trus untung mereka dr mana, mungkin bs juga sih dr komisi, tp itu keuntungan yg sngat kecil bagi mereka. dan perlu diingat juga klo zero spread itu jg gak bakal stagnan disitu aja tp pasti akan ada naik turunnya.
 Tiny |  30 Oct 2023
Halaman: Mengungkap Jenis Broker Spread Rendah Dan Manfaatnya
klo diperhatikan cr withdraw di semua broker lokal hampir sama hanya berbeda caranya saja sih, cm dlm artikel tdk semua disebutkan brapa jumlah minimum dana yg bs ditarik dan maksimalnya. sbnrnya ada gak sih batasan maksimal penarikan dana? trus sy jg mau nanya nih knpa batas waktu penarikan hrs dibatasi gak bisa 24 jam gitu, pdhl sbnrnya kan bisa kita ajukan tarik dana kmdian dana tsb lgsung masuk ke rekening kita yg udah ditentuin. klo dibatasi waktunya gitu kan kita jd was-was nunggunya, misal kita ajukan tarik dana jam 13.00 WIB nah masih hrs nunggu tuh ampe besok paginya. yaah wlpun gw percaya sih ama broker2 yg disebutin di artikel, cm kan was2 aja gitu.
 Abby |  31 Oct 2023
Halaman: Broker Lokal Yang Menyediakan Withdrawal Instan
Promosi

Spektacuan MIFX

01 Januari 2024 - 29 Februari 2024
iPhone 15

Monex

Maxco New Year Reward 2024

01 Februari 2024 - 29 Februari 2024
Emas dan Voucher MAP

Maxco

Promo Berlipat Cuan

01 Februari 2024 - 29 Februari 2024
Bonus hingga 5000 Poin MIFX Rewards

Monex

Kamus Forex

Broker Forex

Adalah perusahaan, institusi, agen, ataupun individu yang bertugas mempertemukan pihak penjual dan pembeli. Broker forex secara khusus artinya perusahaan yang menghubungkan trader dengan pasar interbank untuk bertrading forex.

Introducing Broker, IB

Sistem kerjasama yang paling sederhana antara broker dengan pihak ketiga untuk memasarkan produk dan merekrut klien (nasabah). Tugas utama pihak ketiga (IB) yaitu mengumpulkan klien untuk broker. Sebagai gantinya, IB akan memperoleh imbalan (reward).

Broker Forex


Komentar[19]    
  Raffa   |   10 Mar 2023

Min, untuk mendeteksi pasar jenuh selain RSI apa lagi ya? Saya pakai RSI tapi kok rasanya kurang cepat ngasih sinyalnya.

  Rizki Rosadi   |   15 Mar 2023

Raffa:

Terkait dengan pertanyaan Anda mengenai indikator teknikal yang dapat digunakan untuk mendeteksi pasar jenuh selain RSI, terdapat beberapa indikator teknikal yang bisa Anda gunakan sebagai alternatif atau kombinasi dengan RSI.

1. Stochastic Oscillator
Stochastic Oscillator adalah indikator momentum yang memperlihatkan level harga saat ini terhadap kisaran harga tertinggi dan terendah dalam periode waktu tertentu. Indikator ini menghitung perbandingan antara harga penutupan saat ini dengan kisaran harga tertinggi dan terendah dalam periode waktu tertentu, biasanya dalam 14 periode waktu. Indikator ini menunjukkan apakah pasar sedang overbought atau oversold.

Stochastic Oscillator memiliki kelebihan dalam memberikan sinyal yang lebih cepat dibandingkan dengan RSI. Oleh karena itu, indikator ini sering digunakan sebagai konfirmasi sinyal trading yang diberikan oleh RSI. Jika Stochastic Oscillator menunjukkan bahwa pasar sudah overbought atau oversold, sementara RSI belum memberikan sinyal trading yang jelas, Anda bisa mempertimbangkan untuk menunggu konfirmasi dari Stochastic Oscillator sebelum membuka posisi trading.

2. Moving Average Convergence Divergence (MACD)
MACD adalah indikator tren yang menunjukkan perbedaan antara dua Moving Average dari harga aset. Indikator ini terdiri dari dua garis Moving Average dan garis sinyal. Garis pertama adalah Moving Average cepat (biasanya 12 periode waktu) dan garis kedua adalah Moving Average lambat (biasanya 26 periode waktu). Garis sinyal adalah garis Moving Average dari perbedaan antara garis cepat dan garis lambat (biasanya 9 periode waktu).

MACD menunjukkan arah dan kekuatan tren yang sedang terjadi di pasar. Jika garis MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas, ini menunjukkan tren bullish. Sebaliknya, jika garis MACD memotong garis sinyal dari atas ke bawah, ini menunjukkan tren bearish.

MACD bisa digunakan sebagai konfirmasi sinyal trading yang diberikan oleh RSI. Jika RSI menunjukkan bahwa pasar sedang overbought atau oversold, sementara MACD belum memberikan sinyal trading yang jelas, Anda bisa mempertimbangkan untuk menunggu konfirmasi dari MACD sebelum membuka posisi trading.

3. Bollinger Bands
Bollinger Bands adalah indikator volatilitas yang membantu mengidentifikasi apakah harga suatu aset sudah mencapai level yang ekstrim atau tidak. Indikator ini terdiri dari tiga garis, yaitu garis atas (Upper Band), garis bawah (Lower Band), dan garis tengah (Middle Band). Garis tengah adalah Moving Average yang dihitung dari harga aset dalam periode waktu tertentu. Garis atas dan garis bawah adalah dua standar deviasi dari Moving Average tersebut.

Bollinger Bands menunjukkan apakah harga aset sedang dalam kondisi normal atau sedang berada di luar kisaran normalnya. Jika harga aset melewati garis atas Bollinger Bands, ini menunjukkan bahwa harga aset sedang overbought. Sebaliknya, jika harga aset melewati garis bawah Bollinger Bands, ini menunjukkan bahwa harga aset sedang oversold.

Bollinger Bands bisa digunakan sebagai konfirmasi sinyal trading yang diberikan oleh RSI atau indikator teknikal lainnya. Jika RSI menunjukkan bahwa pasar sedang overbought atau oversold, sementara Bollinger Bands belum memberikan sinyal trading yang jelas, Anda bisa mempertimbangkan untuk menunggu konfirmasi dari Bollinger Bands sebelum membuka posisi trading.

4. Commodity Channel Index (CCI)
CCI adalah indikator yang mengukur seberapa jauh harga aset telah bergerak dari rata-ratanya dalam periode waktu tertentu. Indikator ini memperlihatkan apakah harga aset sedang overbought atau oversold. Jika CCI menunjukkan nilai positif yang tinggi, ini menunjukkan bahwa harga aset sedang overbought. Sebaliknya, jika CCI menunjukkan nilai negatif yang tinggi, ini menunjukkan bahwa harga aset sedang oversold.

CCI bisa digunakan sebagai konfirmasi sinyal trading yang diberikan oleh RSI atau indikator teknikal lainnya. Jika RSI menunjukkan bahwa pasar sedang overbought atau oversold, sementara CCI belum memberikan sinyal trading yang jelas, Anda bisa mempertimbangkan untuk menunggu konfirmasi dari CCI sebelum membuka posisi trading.

Namun, perlu diingat bahwa tidak satu pun indikator teknikal dapat memberikan sinyal yang 100% akurat dan sebaiknya digunakan bersama dengan analisis pasar dan manajemen risiko yang tepat. Selain itu, penting untuk mencoba beberapa indikator teknikal yang berbeda dan menemukan yang terbaik sesuai dengan gaya trading Anda.

  Rioyanto   |   11 Mar 2023

Halo min, sblmnya saya mau bercerita kalau di Forex itu ternyataa diperlukan banyak indikator agar dapat memahami apa yang terjadi di pasar. Seperti yang dibahas oleh MIFX disaat pasar jenuh sekalipun kita membutuhkan indikator seperti RSI dan Stochastic dalam menentukan apa benar pasar saat ini adalah pasar jenuh. Kemudian bisa menggunakan daily top mover juga yang disediakan oleh MIFX kepada tradernya untuk melihat volume perdagangan di pasar Forex juga.

Selain dari fitur daily top mover, Bagaimana kita bisa memakai/mengakese RSI, Stochastic, dan MA di MIFX Mobile? Saya sempat mendaftar di MIFX dan mendownload MIFX Mobile tetapi belum memakainya sama sekali.

  Neuer   |   11 Mar 2023

Bantu jawab ya min. Untuk cara mengakses indikator tools di MIFX Mobile saya listkan ya :

  • agan bs lnsg klik tanda plus (trade) setelah membuka MIFX Mobile
  • Cari menu "grafik" atau tanda candlestick pada pojok kanan atas layar H, diklik.
  • Kemudian agan akan diarahkan ke halaman chart.
  • Untuk cri indikator tools, klik di menu "indikators" kemudian ketikan indikator tools yg diinginkan
  • Klik sekali aja tools yg diinginkan maka akan muncul pada chart

Untuk nambahin indikator lain bsa dengan cr yg sama jga. Tips aja, jngn search satu satu krna memakan waktu. indikator tools di MIFX buanyak buanget, bakalan ssh, mending langsung ketikin aja indikator yg diinginkan. Smoga membantu!

  Timo   |   11 Mar 2023

Maaf, mau nanya mengenai pasar jenuh di Forex. Ada beberapa hal yang menurut saya masih kurang dapat saya mengerti . Dimana kata pasar jenuh ini pada awalnya sebelum saya membaca artikel ini, pasar jenuh itu sperti menandakan pasar tidak bergerak naik ataupun turun tetapi pd kenyataannya tidak sperti itu. SElain itu saya kurang bisa membedakan pasar jenuh isitiliah sideway? Apakah kedua istiliah ini sama? Kemudian dikatakan oleh MIFX bahwa harga aset yg harganya bergerak jauh akan mengalami koreksi dlm waktu dekat. Bukannya ada suatu waktu dimana harga akan brgerak naik terus? Mengapa trjadi koreksi klu begitu?

  Rendy   |   11 Mar 2023

Bntu jawab ya, pasar jenuh dan sideway itu sbnrnya serupa tpi tidak sama. Pasar dikatakan sedang sideway ketika harga aset bergerak dalam kisaran yang sempit dan tidak ada tren yang jelas, bisa naik turun dalam range tertentu. Sedangkan pasar dikatakan jenuh ketika harga aset sudah mengalami pergerakan yang signifikan ke satu arah (naik atau turun) dalam waktu yang cukup lama dan kemungkinan besar akan mengalami koreksi dalam waktu dekat.

Simplenya, gw analogikan kalau pasar sideway itu seperti air laut yang tenang dengan ombak kecil tetapi pasar jenuh itu seperti air laut dngn sesekali ada ombak yang besar. Konsep ini gw terapin ketika ngelihat chart pasar, sbagai trader pasti bsa bedain mana itu sideway mana itu jenuh secara ksat mata.

Tentang harga yang terus naik, ya memang bisa terjadi. Namun, perlu diingat bahwa pergerakan harga juga dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi dan politik, sehingga tidak selalu bergerak naik terus tanpa henti. Koreksi sendiri terjadi ketika pasar bergerak ke arah yang berlawanan dengan tren utama yang terjadi, biasanya untuk mencari level support atau resistance yang baru.

  Vensen   |   11 Mar 2023

Numpang nyanggah ya. Ini kesimpulan gue yah, bahwa pasar jenuh ini memiliki strategi yang beda ama pasar trend. Dikatakan ama MIFX klu pasar jenuh kerap kali terjadi pembalikan harga. Jadi bisa aja waktu sekarang lagi naik, 1 jam kemudian bisa turun. Shngga mnimbulkan potensi keuntungan dngn cara membuka posisi yang berlawanan dengan pergerakan pasar. Simplenya disaat harga naik, kita buka posisi sell krna kita udah tau bahwa pasar ini lagi jenuh dan pasti cepat lambat akan ngalamin koreksi.

Sedangkan, klu di pasar tren kita membuka posisi trading yang searah dengan tren saat itu. Kalau tren naik maka pasang posisi buy. Ini jadi satu sinyal lagi bbuat gue kalau trading bisa dilakukan bukan hnya saat pasar tren tetapi jenuh juga. Terima kasih MIFX udah share pengetahuan trading!

  Mufroni   |   13 Mar 2023

Cocok nih, saya sering pakai RSI dengan kombinasi stochastic, emang enak apalagi pas trending, bisa pergi jauh.
Cuman kalau pakai aplikasi andorid MIFX, gimana cara masukin indikator ini ya?

  Rizki Rosadi   |   18 Mar 2023

Mufroni:

Jika Anda ingin menambahkan indikator RSI dan stochastic pada aplikasi MIFX, Anda dapat mengikuti beberapa langkah sederhana berikut ini.

Pertama, buka aplikasi MIFX Mobile dan cari tanda plus (trade) yang terletak di bagian bawah layar. Setelah itu, klik tanda tersebut dan cari menu grafik atau tanda candlestick yang terletak di pojok kanan atas layar. Dari sana, Anda akan diarahkan ke halaman chart di mana Anda dapat menambahkan berbagai macam indikator tools.

Untuk menambahkan indikator RSI dan stochastic, klik menu indikator dan ketikkan RSI atau stochastic. Setelah itu, pilih pilihan yang muncul di layar dengan sekali klik dan indikator tersebut akan muncul pada chart. Anda dapat melakukan langkah ini untuk menambahkan indikator lain seperti MACD, bollinger bands, dan CCI pada aplikasi MIFX.

Meskipun begitu, sebaiknya hindari mencari indikator satu per satu karena akan memakan waktu yang lama, lebih baik untuk langsung mengetikkan nama indikator yang diinginkan untuk mempercepat proses pencarian. Dengan mengetahui cara menambahkan indikator pada aplikasi MIFX Mobile, Anda dapat lebih memaksimalkan penggunaan platform trading untuk meningkatkan peluang trading yang menguntungkan. Selamat mencoba.

  Erwin   |   28 Mar 2023

oh iya mau menanyakan sdikit mengenai tingkar resiko kerugian yg mngkn terjadi pada saat pasar jenuh. Jdi intinya kan klu pasar lgi trend itu istilahnya klu naik/turun kemungkinan bakal akan berlanjut trus cma klu di pasar jenuih, yg gw baca di artikel ini kyknya pasarnya lagi naik dan turun gitu shingga rasanya gw sbagai pemula rasanya ga gt klop ama jenis pasar ini, tpi balik lgi krna ini artikel jga memberitahukan klu pasar jenuh itu momen yg baik utk buka posisi dan jga bisa ada profit jga, ya gw sebagai trader pemula jga ga bsa mengabaikannya sih.

Jadi balil lgi ke pertanyaan gw, tingkat resiko pasar jenuh dibandingkan pasar trend, lebih resiko yg mana?

  Adam   |   28 Mar 2023

Bntu jawab ya gan. Sebenarnya emang utk pasar jenih itu memiliki resiko yg agak tinggi krna sulit diprediski. Utk itulah artikel ini menyarankan beberapa trading tools yg mngkn bisa ngebantu kita memprediksi pasar jenuh apakah kemungkinan turun ato nik berdasarkan permintaan dan penawaran yg terjadi.

Selain itu udah dijelasin jga di artikel, kita sbagai trader hrs mengetaui overbought ato oversold jga dengan RSI agar mengetahui overbought dan oversold jga. Dan jga disarankan utk mengombinasikan beberpa indikator jga agar benar2 terkonfirmasi bahwa pasar akan bergerak ke arah mana.

Ya, sebaiknya sih cba2 dlu di akun demo krna bsa nguji strategi ini cocok ga n akurat ga buat agan.

  Raflan   |   28 Mar 2023

Minta tanya dong, penggunaan RSI ini sbaiknya di timeframe mana n enakan cock utk trading style sperti apa. Krna dalam artikel emang ngejalasin cara utk ngebaca ini RSI, klu nyentuh 30 maka bisa buy krna pasar dlm keadaan oversold dan akan segara bounce back bgitu jga sebaliknya.

Tpi, setau aku kan, terkadang indikator2 kyk gini selain perlu indikator lain, diperlukan jga timeframe yg tepat bukan? Seingat aku, terkadang nih misalkan aku di TF 1H bisa aja berubah di TF 15 menit.

Nah, apakah bsa mnta saran, misalkan day trading gt stylenya. Apakah RSI ini bisa dipakai, dan di TF brapa serta indikator tambahan misalkan MA bsa setting ke angka brapa, dan bagaimana cra ngeliat/ngebacanya? makasih

  Dwi A   |   28 Mar 2023

utk timeframe sih tergantung preferensi trader ya, di saya sndiri ga bsa nyaranin di TF berapa. Tpi intinya TF semakin kcil ato singkat maka keakuratannya jga akan berkurang alias terlalu sensitif jdi perlu ada indikator lain. Klu saya pribadi sndiri sih memakai RSI dan MACD sbagai penguat sinyal dri pasar. Saya sndiri menciba di TF 30, dan ini benaran tergntnung preferensi trader ya. Dan saya mengikuti langkah2nya di artikel ini : Cara Melihat Peluang Pasar Dengan MACD dan RSI.

Intinya klu baca MACD, bila kedua garis MACD menyilang, maka sinyal utk berbalik arah itu ada dtambah dngn oversold/overbought diwaktu bersamaan di RSI maka jdi konfirmasi utk segera masuk ke pasar. Utk langkah2 lengkapnya bsa cba baca dan dipraktekin langsung di akun demo kak.

  Raflan   |   28 Mar 2023

Wah, makasih ya kak utk artikel yg dibagiin. Aku memang agak mudet dah klu soal indikator teknikal. Dan klu berdasarkan pemaparan kakak dan jga di artikel, dengan menggunakan beberapa indikator itu brrti menguatkan sinyal apakah balik arah ato tidak ya kak. RSI dan MACD trnyta bisa digabungkan jga tohh.

Brrti misalkan 1 indikator menyatakan dah waktunya buy krna harga bakalan naik, trus indikator lain jga nyatakan gitu berrrti langsung kta masuk ke psaar ya? Brrti sbnrnya teknik indikator itu sulit tetapi kl dah tau caranya mngkn bsa mudah digunakan ya. Sekali lgi makasih ya kak!

  Nadeo   |   26 Jul 2023

Ingin bertanyaa, apakah dlm Forex itu sbnrnya terdapat batas harga yg harusnya ga blh ditembus ya? Klu ngeliat dari istilah oversold dan overbought yg dijelaskan di artikel ini dimana oversold dikatakan adalah kondisi ekstrim harga terendah dan komdisi over bought itu harga terlalu tinggi, aku simpulkan berrti dlm Forex itu sbrnnya ada harga tertinggi dan terendah yg ga bolh ditembus ato ada yg ngebalancing harga gitu.

Nah, mengapa dalam Forex itu selalu tembus harga yg seharusnya ga blh ditembus shngga menyebabkan istilah breakout? Dan dalm pasar lain yg nyata misalkan harga beras dabn harga minyak itu ada istilah oversold dan overbought juga? Mohon penjelasannya yg simple konsep oversold dan overbought ini

  Afgan   |   27 Jul 2023

Bantu jawab ya! Jadi begini, di Forex tuh gak ada batasan harga yang "gak boleh ditembus". Harga valuta asing itu bergerak terus karena dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran dari banyak orang.

Istilah oversold dan overbought itu cuma nandain kondisi harga yang ekstrem, tapi gak selalu berarti harga bakal balik arah. Oversold itu harga yang dianggap sangat rendah, mungkin bakal naik lagi. Sedangkan overbought itu harga yang dianggap sangat tinggi, mungkin bakal turun lagi.

Tapi perlu diingat, gak ada harga pasti yang nunjukin oversold atau overbought. Harga bisa bergerak naik dan turun tergantung dari situasi pasar.

Dan tentang istilah breakout, itu terjadi saat harga nembus level penting. Breakout bisa jadi tanda awal tren baru.

Istilah oversold dan overbought juga bisa dipake di pasar lain, kayak harga beras atau harga minyak. Tapi tiap pasar beda-beda, ya!

  Edianto   |   28 Jul 2023

Setuju dengan bro @Afgan! Istilah oversold dan overbought hanyalah konsep dan tidak ada level harga tertentu yang secara mutlak menunjukkan kondisi tersebut. Selain itu, pasar Forex tidak selalu bergerak dalam kondisi oversold atau overbought, karena harga bisa terus bergerak naik dan turun sesuai dengan dinamika pasar.

Terkait dengan istilah breakout, itu terjadi ketika harga menembus level support (garis bawah) atau resistance (garis atas) yang dianggap penting. Breakout bisa terjadi setelah periode konsolidasi, di mana harga bergerak dalam kisaran terbatas, dan ini bisa menandakan awal dari tren baru. Dan di tren baru tersebut, akan muncul oversold dan overbought yang baru lagi dengan level harga yang tentunya bisa berbeda dari trend sebelumnya

  Reka   |   26 Jul 2023

Oh iyaa diartikel disebutkan juga untuk mendeteksi oversold dan overbought ini, bberapa indikator teknikal, seperti RSI (Relative Strength Index) atau Stochastic Oscillator, dapat membantu kita utk melihat apakah pasar sdh dlm kondisi overbought atau oversold. Jika indikator menunjukkan kondisi overbought atau oversold, maka ini dapat menjadi sinyal bahwa pasar sdng dalam kondisi jenuh.

Nah, aku ingin bertanya mengenai apakah perbedaan antara RSI dan Stochastic Oscillator? Soalnya kedua indikator ini , sekilas aku ngeliat sama aja antara RSI dan Oscillator, krna sama2 ada grafik yg ngenunjukkin oversold dan overbought dan sama2 nunjukin dngn cara yg sama cma bedanya RSI itu 70 30 dan Oscillator itu 80 20. Nah, sbnrnya bedanya itu apa ya?

  Leon   |   27 Jul 2023

RSI dan Stochastic Oscillator ini adalah dua indikator yang bantu kita lihat apakah harga sudah terlalu tinggi (overbought) atau terlalu rendah (oversold).

  • RSI mengukur kekuatan atau kelemahan harga dengan membandingkan kenaikan dan penurunan harga dalam periode tertentu. Nilainya dari 0 hingga 100. Kalau nilainya di atas 70, artinya harga sudah overbought dan mungkin turun. Kalau nilainya di bawah 30, artinya harga oversold dan mungkin naik.
  • Stochastic Oscillator juga bantu lihat kondisi overbought dan oversold dengan membandingkan harga penutupan terakhir dengan kisaran harga dalam periode tertentu. Nilainya juga dari 0 hingga 100. Kalau nilainya di atas 80, artinya harga sudah overbought dan mungkin turun. Kalau nilainya di bawah 20, artinya harga oversold dan mungkin naik.

Intinya, mereka beda cara hitung tapi sama-sama nunjukin kondisi harga yang ekstrem. Dua-duanya bisa dipake barengan dan dikombinasikan dengan analisis lain buat bantu ambil keputusan trading yang lebih baik. Ingat, indikator ini gak selalu sempurna, jadi tetap gunakan dengan bijaksana dan atur manajemen risiko dengan baik, ya! Semoga membantu, Bro!