Ulasan Rekeningku(Reku), Investasi Aset Digital Dengan Program Cashback

Evan 25 Mar 2022
Dibaca Normal 9 Menit
kripto > exchange >   #exchange   #exchange-kripto   #kripto   #rekeningku   #reku   #review
Demi menarik minat masyarakat Indonesia, Reku menawarkan program cashback untuk transaksi jual beli kripto. Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.
DI

Saat awal-awal Bitcoin mulai dikenal di Indonesia, hanya demi memperoleh beberapa microbitcoin senilai 0.000001 BTC dibutuhkan usaha luar biasa. Dulu, para pecinta kripto harus bersabar untuk mendapatkannya, dengan cara menambang (membeli Antminer sendiri atau menyewa layanan cloud mining) hingga menyelesaikan captcha job di situs faucet kripto.

Rekeningku Platform Jual Beli Kripto

Platform jual beli kripto pada waktu itu pun sangat terbatas dan belum legal. Sehingga tentu perasaan tidak aman masih menyelimuti bila hendak membeli atau menjual mata uang kripto di exchange. Namun, situasinya sangat berbeda sekarang. Di Tanah Air, sudah ada 10 bursa legal yang terus berkembang pesat jumlahnya dari tahun ke tahun.

Demi memudahkan masyarakat Indonesia bertransaksi aset digital, Rekeningku.com memudahkan masyarakat menjualbelikan kripto dengan menggunakan Rupiah.

Pada Oktober 2022, exchange ini rebranding menjadi Reku setelah mendapat suntikan dana investasi seri A sebesar 11 juta Dolar atau senilai 163 miliar Rupiah dari AC Ventures, Coinbase Ventures, dan Skystar Capital. Hal ini tentu karena Reku memiliki berbagai fitur unggulan dan menjadi daya tarik yang tidak bisa diremehkan.

Bagaimana dengan Keamanan Reku?

Reku telah memegang sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi khusus Marketplace Cryptocurrency dari CBQA Global Indonesia, dengan nomor sertifikat ISMS1001079. Exchange ini juga merupakan anggota dari Asosiasi Blockchain Indonesia dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia.

Lalu apakah Reku adalah exchange yang legal? Ya, platform ini terjamin dari segi legalitas karena telah resmi terdaftar sebagai calon pedagang fisik aset kripto di KOMINFO dan BAPPEBTI dengan nomor 006/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 30 Maret 2020.

Baca Juga: Ini Dia Exchange Kripto Terdaftar Bappebti yang Terpercaya

Reku dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis untuk akun penggunanya. Berikut keamanan berlapis yang bisa digunakan agar akun Anda tidak mudah diretas:

  • Aktifkan fitur Two-Factor Authentication (2FA) dengan menggunakan SMS ataupun Google Authenticator untuk setiap kali masuk akun dan penarikan saldo. Jangan lupa menyimpan Back-up Key untuk recovery 2FA, jaga-jaga apabila smartphone Anda hilang atau aplikasi Google Authenticator terhapus.
  • Agar lebih aman lagi, Anda bisa menambahkannya dengan fitur PIN, sidik jari, dan pengenalan identitas wajah. Semua fitur ini digunakan agar dapat masuk ke akun Anda.

Fitur Unggulan Reku

Sebagai platform jual beli kripto lokal dengan volume perdagangan sebesar $24,822,442 per hari, tentu ada fitur unggulan yang mendukung hal tersebut. Apa saja fitur andalan Reku? Berikut jawabannya:

1. Program Cashback Untuk Deposit via E-Wallet

Bila Anda punya OVO, DANA, atau Shopee Pay, Reku sering mengadakan program cashback berupa kripto untuk pengisian saldo melalui e-wallet, tergantung masa promo. Sampai penulisan ini selesai, program cashback yang masih berlaku hingga 31 Maret 2022 adalah cashback Rp75,000 berupa SLP untuk deposit melalui OVO. Anda bisa melihat pengumuman program seperti di halaman website resmi Reku

2. Terima dan Kirim Kripto Sesama Pengguna Reku Tanpa Biaya

Member Reku bisa melakukan internal transfer rupiah ke sesama member. Berikut adalah cara untuk melakukan internal transfer:

  • Menerima Kripto

1. Klik menu "Wallet". Kemudian pada bagian "IDR", pilih "Deposit".

2. Pada tab deposit, pilih "Internal Transfer".

3. Anda dapat pindai Barcode, atau copy alamat wallet.

  • Mengirim Kripto

1. Klik menu "Wallet". Kemudian pada "IDR", pilih "Withdraw".

2. Pada tab withdraw, klik pilihan "Withdraw melalui", lalu pilih "Internal Transfer".

3. Masukan nominal Rupiah yang ingin ditransfer, lalu isikan alamat wallet tujuannya. Masukan juga OTP atau kode authenticator, kemudian klik "Withdraw". Pastikan penarikannya memenuhi batas minimal dan maksimal internal transfer. Reku akan mengirimkan email konfirmasi internal transfer.

4. Klik "Konfirmasi Withdraw" pada email konfirmasi yang dikirimkan.

3. Program Referral

Reku menyediakan referral program di mana setiap member berkesempatan mendapatkan tambahan penghasilan dengan cara mereferensikan Reku ke orang lain agar mereka bertransaksi di Reku

Untuk bonus referral yang didapatkan adalah sebesar 33% dari total pendapatan Reku yang berasal dari biaya transaksi jual beli dan biaya withdraw saldo IDR (kecuali withdraw internal saldo IDR ke sesama member Reku).

4. Kupon Reku

Kupon berfungsi memberikan Airdrop dan berbagai Reward Bonus yang akan diselenggarakan oleh Reku secara berkala. Anda bisa mendapatkan coupon dari Event Coupon yang diselenggarakan dan diumumkan melalui website dan media sosial Reku.

Keunggulan dan Kelemahan Reku

Sama seperti di platform jual beli kripto lainnya, keungulan di satu sisi harus dikompensasikan dengan kelemahan di sisi lain. Jadi, berikut adalah daftar kelebihan dan kekurangan dari Reku yang bisa jadi bahan pertimbangan.

Keunggulan Reku

  • Mudah digunakan, baik aplikasi maupun website memiliki tampilan UI/UX yang sangat intuitif.
  • Proses verifikasi Know Your Customer (KYC) sangat cepat.
  • Terdapat informasi lengkap terkait trading, yaitu analisis teknis, chart, serta order book.
  • Adanya berbagai fitur pendukung seperti sidik jari, PIN, 2FA, dan pengenalan identitas wajah sebagai pengamanan.
  • Minimal pembelian aset kripto mulai dari Rp30,000 saja.
  • Gratis mengirim dan menerima kripto bila menggunakan internal transfer dengan sesama pengguna.
  • Sering membuat program cashback untuk deposit melalui e-wallet.
  • Menyediakan 41 pilihan koin kripto untuk dijualbelikan.

Kelemahan Reku

  • Pilihan deposit via transfer bank dan virtual account hanya menggunakan Bank Permata.
  • Ada biaya deposit bila menggunakan e-wallet.

Cara Mendaftar Reku

Anda memerlukan akun terlebih dahulu supaya mampu berinvestasi di Reku. Ada dua cara untuk mendaftar, melalui situs web dan aplikasi smartphone. Berikut langkah-langkah untuk membuat akun melalui situs web atau aplikasi seluler:

Via Website

1. Buka situs website resmi Reku.

2. Klik tombol Daftar pada halaman utama Reku.

Reku.id

3. Isi data yang diperlukan dalam proses registrasi akun seperti nama lengkap yang sesuai dengan identitas (KTP, SIM, atau Paspor), email dan password yang akan digunakan untuk mengakses Reku.

4. Beri tanda centang pada kotak "I agree with the terms and condition" yang ada di Reku.

5. Klik tombol "Buat Akun" dan Reku akan mengirimkan email yang digunakan untuk mengaktivasi akun.

Reku.id

6. Silakan membuka email sesuai yang telah Anda daftarkan, dan klik "Aktivasi Account" (Jika tidak ada di dalam Kotak Masuk atau Inbox, silahkan mengecek di bagian Spam).

Reku.id

7. Akan muncul notifikasi "Sukses" apabila registrasi Anda telah berhasil.

8. Cobalah untuk login ke akun Anda.

Via Mobile App

1. Pada halaman "Settings", kemudian klik "Login" or "Register".

Reku.id

2. Kemudian klik Daftar.

Reku.id

3. Isi data yang diperlukan dalam proses registrasi akun seperti nama, email, alamat dan password yang akan digunakan untuk mengakses Reku.

4. Beri tanda centang pada kotak "Saya menyetujui Syarat dan Ketentuan".

5. Klik tombol "Buat Akun" dan Reku akan mengirimkan email yang digunakan untuk mengaktivasi akun.

Reku.id

6. Silakan membuka email sesuai yang telah Anda daftarkan, dan klik "Aktivasi Account" (Jika tidak ada di dalam Kotak Masuk atau Inbox, silahkan mengecek di bagian Spam).

7. Cobalah untuk login ke akun Anda.

Cara Verifikasi KYC

Setelah berhasil masuk ke akun, Anda masih belum bisa bertransaksi. Sebelum bisa deposit, akun harus telah lolos verifikasi KYC atau data diri dulu. Berikut cara mudah untuk melakukan verifikasi data diri di website Reku:

1. Klik menu Settings pada menu utama Reku.

2. Klik sub menu Verifikasi Akun.

Reku.id

3. Unggah foto identitas dan foto selfie.

  • Pada kolom foto identitas, silakan unggah foto e-KTP bagi Warga Negara Indonesia dan bagi Warga Negara Asing dapat mengunggah foto PASPOR dan KITAS/KITAP.
  • Pada kolom foto selfie, silakan unggah foto selfie Anda.

Pastikan pengambilan foto dilakukan pada tempat dengan pencahayaan yang baik agar didapat hasil foto yang terlihat jelas dan mempermudah pengecekan sistem Biometrik.

Reku.id

4. Status anda akan berubah menjadi Menunggu Verifikasi.

Reku.id

5. Setelah proses verifikasi disetujui oleh Team Verifikasi Reku, akan ada pemberitahuan melalui email.

Deposit dan Penarikan Saldo di Reku

Setelah akun terverifikasi, kini Anda bebas untuk memanfaatkan fasilitas Reku sepuasnya. Namun pertama-tama, isilah saldo Anda melalui langkah-langkah mudah di bawah ini:

Deposit di Reku

Setelah akun telah lolos verifikasi, barulah Anda bisa melakukan deposit. Ada beberapa metode deposit Rupiah di Reku, seperti transfer bank, virtual account, dan e-wallet (OVO, Shopee Pay, dan DANA). Deposit Rupiah menggunakan e-wallet dikenakan biaya 1.65% dari total setor. Berikut adalah cara deposit Rupiah melalui transfer bank di aplikasi:

1. Buka menu "Wallet", kemudian pilih "Deposit".

2. Pilih "IDR (Indonesian Rupiah)".

3. Pada metode deposit pilih "Transfer Bank". Untuk saat ini, bank yang digunakan oleh Reku masih hanya Bank Permata. Bila Anda memiliki rekening Bank Permata, tidak akan dikenakan biaya administrasi transfer antar bank.

4. Isi jumlah deposit yang diinginkan. Setelah itu klik "Deposit". Minimal deposit pada platform ini adalah Rp100,000.

5. Setelah melalui proses di atas, akan tampil detail deposit yang Anda lakukan, dimohon untuk lakukan transfer Rupiah untuk dapat menyelesaikan proses deposit IDR (Indonesian Rupiah)

6. Lakukan transfer sesuai dengan jumlah nomimal dan nomor rekening bank yang ada pada di detail deposit.

7. Cek saldo pada akun Anda.

Buka Akun Reku

Withdraw di Reku

Jumlah minimal penarikan saldo Rupiah di Reku terbilang cukup kecil, yaitu sebesar Rp30,000. Sedangkan untuk batas maksimalnya Rp500,000,000 per hari dan biaya penarikan Rupiah hanya Rp6,500. Berikut adalah langkah-langkah penarikan Rupiah di Reku:

1. Klik menu "Wallet".

2. Klik "Withdraw" pada bagian "IDR".

3. Masukkan jumlah yang ingin dicairkan. Pastikan jumlah yang Anda masukan memenuhi batas minimal dan maksimal penarikan rupiah.

4. Pilih bank tujuan untuk withdraw.

5. Masukkan kode 2-Factor Authentication (SMS atau Google Authenticator).

6. Setelah kolom terisi semua, lalu klik "Withdraw".

7. Tunggu ada pemberitahuan melalui email.

Biaya Trading dan Kirim Kripto di Reku

Minimal transaksi trading, untuk beli atau jual sama-sama Rp30,000 per order. Untuk biaya trading aset kripto di Reku, baik order market maupun order limit semuanya dikenakan biaya sama, yaitu 0.1% dari total transaksi jual beli.

Sedangkan untuk penarikan aset kripto, seperti exchange kripto pada umumnya, Anda akan dikenakan gas fee atau biaya gas yang dinamis tergantung kepadatan lalu lintas jaringan blockhain. Menariknya, pengiriman koin ke sesama pengguna Reku tidak akan dikenakan biaya apa pun.

Secara keseluruhan, Reku layak dianggap sebagai platform perdagangan kripto pilihan. Kualitas layanan yang handal memastikan pengalaman pengguna lebih nyaman dan aman dalam perdagangan mata uang kripto.

Buka Akun Reku

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Adiyaksa |  10 May 2021

Halo admin Inbizia, apakah GRANDPRIX Indonesia aman di ikuti? ini situsnya gpfxseries.com

Makasih

Lihat Reply [5]

@ Adiyaksa:

Maaf, kami tidak bisa membuka web yang Anda cantumkan di atas.

 

M Singgih   10 May 2021

Situsnya bisa kok pak, ini coba tak klik langsung menuju halaman situsnya. 

gpfxseries

Adiyaksa   18 May 2021

@ Adiyaksa:

Kalau saya pribadi tidak berani ikutan. Dari keterangan pada situs tsb, tidak jelas siapa penyelenggaranya, bagaimana mekanisme tradingnya, apakah dilempar ke liquidity provider tertentu, atau ditahan (bandar).

M Singgih   19 May 2021

Hemm begitu ya pak.

Kalau bandar yang memainkan, apakah user akan pasti rugi?

Adiyaksa   20 May 2021

@ Adiyaksa:

Kemungkinan besar.

 

M Singgih   21 May 2021
 Nia Fitriani |  25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [19]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

M Singgih   30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza   14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

M Singgih   17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

macd-btc

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

pin-barPenjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim   28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

1

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

fakeout

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim   6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik   11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R   13 May 2022

Apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani   20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah   20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq   27 Jan 2022

Mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta   12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis   29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti   6 Apr 2022

Cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra   25 Feb 2022

Ijin bertanya, bagaimana cara memasukkan indikator custom yg ada di mt4 agar bisa digunakan pada kripto seperti btc? saya baru beli indikator kemarin senilai 10 jt, dan saya rasa harusnya cocok dan akan dpt profit besar jika bisa digunakan untuk btc. Trims

Septiawan RT 05   15 Aug 2022

@Septiawan Rt 05: Caranya cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya.

1. Copy indikator custom yang sudah Anda beli.

2. Masuk ke platform MT4 yang Anda gunakan, klik "File" pada pojok atas, lalu klik "Open Data Folder".

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

3. Setelah muncul, klik folder MQL4.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

4. Klik lagi folder Indicators.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

5. Paste (atau bisa juga gunakan shortcut Ctrl + V) indikator yang sudah Anda copy (di nomor 1) ke folder ini.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

6. Close tab saat ini lalu buka kembali platform metatrader 4.

7. Klik menu "insert", klik "indicators" lalu pilih "custom".

8. Klik indikator yang Anda inginkan.

Kiki R   16 Aug 2022
 Ryan |  2 Jul 2022

Kalau menurut kalian, antara Indodax dan TokoCrypto mana exchange terbaik untuk trader pemula. Saya mau daftar tapi bingung pilih mana. Minta rekomendasi ya teman-teman. 

Lihat Reply [12]

Exchanger kripto sekarang makin kompetitif ya...

Bahkan pemain lama mungkin harus putar otak agar tetap relavan dalam persaingan.
Saya kenal Crypto pertama kali di Indodax. Tapi jika ada company menawarkan lebih (secara pelayanan, biaya-biaya, dll) tentu saya mau pindah

Tapi...

TokoCrypto sekrang ini kaya Indodax jaman jadul. Verifikasi lama saat bullish market. Bisa dimaklumi karena TokoCrypto masih baru dan masalah verifikasi ini butuh banyak tenaga kerja.

Untuk saat ini , saya lebih memilih Indodax sebagai metode deposit dan kirim crypto ke exchange lain.

Sutresno   3 Jul 2022

Karena aku udah jadi member indodax lebih dari 4 tahun, jadi aku milihnya indodax aja...haha..

Kelvin Anggara   4 Jul 2022

Indodax lebih sederhana, sepertinya memang didesain untuk lokal, sedangkan TokoCrypto lebih ribet sekaligus lengkap...hehe

Terlebih lagi, di TokoCrypto jika ingin melakukan transaksi ada pair nya masing-masing, misalnya mau beli suatu koin tidak semuanya bisa di beli dgn IDR.

Terus saat melakukan transaksi di TokoCrypto selalu ada sisa coin, ini cukup menguras saldo jika sering membeli banyak coin. Thanks

Dion   7 Jul 2022

@Ryan:

Secara legalitas, keduanya sama-sama sudah masuk dalam daftar Platform kripto legal di Indonesia kok pak. Jadi untuk masalah keamanan, bisa dipastikan keduanya terjaga. Setahu saya keduanya juga saat ini menjadi platform dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Saya pribadi juga aktif menggunakan keduanya. Namun kalau untuk pemula saya sarankan mungkin bisa coba ke Tokocrypto terlebih dahulu saja. Selain Interface-nya yang ramah untuk pemula, biaya transaksi, komisi, dll sedikit lebih murah jika dibanding Indodax. Untuk info lebih lanjut, mungkin bisa dibaca pada artikel kami berikut:

Nur Salim   14 Jul 2022

Apakah di Indodax menyediakan fitur staking koin kayak di TokoCrypto?

Zunisa   18 Jul 2022

Apakah BIDR di Tokocrypto sama dengan stablecoin USDT?

Kharisma   19 Jul 2022

BIDR adalah Stablecoin Binance Chain (BEP-2) yang dipatok ke Rupiah Indonesia (IDR).

Nilai dari 1 BIDR setara dengan 1 IDR. Pengguna yang deposit rupiah ke Tokocrypto, akan langsung menerima BIDR. 1 BIDR nilainya sekitar 15,000 rupiah, mengikuti kurs USD/IDR.

Jadi, BIDR berbeda dengan USDT walau sama-sama stablecoin. Karena acuan BIDR adalah rupiah sementara USDT memakai Dolar AS. Nilai 1 BIDR = 0.00006671 USDT

Pelajari di sini: Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto

Ananta   20 Jul 2022

@Zunisa:

Setahu saya untuk saat ini belum bisa pak. Stacking saat ini setahu saya masih terbatas pada layanan Exchange yang berbasis di luar negeri. Memang ada beberapa Exchange lokal yang katanya bisa digunakan untuk "Staking", hanya saja koin yang dapat digunakan juga terbatas.

Nur Salim   21 Jul 2022

Kalo dari segi promosi, lebih menarik yang mana ya antara tokocrypto sama indodax? Maklum HODLer receh gini cari peluang cuan tambahan, hehe

Azka   2 Aug 2022

@Azka:

Mengenai ini sendiri sejujurnya saya kurang mengerti. Seharusnya banyak promosi yang berlangsung dari keduanya terutama untuk membidik user-user baru ataupun user lama untuk bertransaksi pada kedua Platform. Kabar terakhir yang saya tahu sendiri, keduanya sempat menghilangkan Fee transaksi untuk beberapa koin. Namun, kalau saya lihat secara sekilas di Feed Instragram maupun Blog Post keduanya, Indodax menurut saya tergolong lebih aktif dalam menyuarakan promo-promo yang sedang ada di Feed.

Promo seperti Cashback saat deposit, kuis-kuis kecil berhadiah, hingga Review aplikasi berhadiah secara berkala di posting di Feed mereka. Di TokoCrypto sendiri isinya lebih banyak perihal edukasi dan info market saat ini. Informasi terakhir yang saya dapat ya hanya pembebasan Fee saat transaksi BTC.

Namun perlu diingat, ini hanya pendapat saya yang dinilai dari Feed Instagram serta Blog Post yang bersangkutan mengingat saya tidak terlalu Update tentang promo. Untuk informasi lebih lanjut sendiri mungkin bapak bisa langsung menanyakan CS yang bersangkutan.

Nur Salim   3 Aug 2022

Kalau bicara soal tools, antara indodax sm tokocrypto lebih lengkap yang mana ya? Terus juga apakah ada event kumpul2 sesama trader dan program afiliasi? Kebetulan saya punya banyak temen yang suka nyobain invest2 aset baru gini

William   30 Oct 2022

Dari segi Tools, Tokocrypto lebih canggih daripada Indodax.

Dari segi member/trader, Indodax jauh lebih maju daripada Tokocrypto. Sebuah laporan pada akhir tahun 2021 menyebutkan jumlah member Indodax sekitar 5 juta, sedangkan Tokocrypto cuma 2 jutaan.

Dari segi event, keduanya sebenarnya sama-sama sering mengadakan. Hanya saja, Tokocrypto masih dalam fase yang lebih agresif, sedangkan Indodax sudah lebih kalem.

Dari segi program afiliasi, Tokocrypto dan Indodax juga sama-sama punya. Untuk membandingkan reward-nya, silakan kunjungi situs masing-masing yang memberikan info lebih aktual.

Informasi lain tentang perbandingan Indodax dan Tokocrypto dapat disimak pada artikel berikut ini.

Aisha   25 Nov 2022
 Arista |  28 Jul 2022

Jika uang kripto itu banyak yang bilang hanya spekulatif belaka, mengapa banyak orang yang membeli uang kripto ya kak? Terima kasih

Lihat Reply [10]

Alasan orang membeli kripto sangat beragam. Pasar kripto tidak hanya berisi spekulan, melainkan juga para pedagang besar, pedagang kecil (ritel), hingga affiliator.

Para spekulan dan pedagang yang bermodal besar, pada umumnya melirik pasar kripto sebagai salah satu "keranjang" telurnya. Prinsip diversifikasi portofolio menjadi alasan mereka untuk membeli uang kripto.

Banyak tokoh-tokoh ternama yang dulunya skeptis dengan kripto, sekarang justru menambahkan kripto dalam portofolio asetnya. Hal ini karena mereka berorientasi pada cuan, selama ada kesempatan mendapat untung, maka mereka akan ikut gabung. Tentu saja dengan memperhitungkan risiko dan reward yang akan diraih.

Selanjutnya, ada pedagang ritel dan pemula. Mereka memiliki motivasi yang mirip dengan para spekulan, hanya saja modalnya lebih terbatas. Mereka stay di pasar kripto dengan harapan kecipratan hoki dari pergerakan cryptocurrency yang liar.

Selain orientasi cuan, banyak juga yang membeli uang kripto karena FOMO. Melihat sekitarnya membahas soal Bitcoin, beberapa orang ikut membeli karena tidak mau ketinggalan. Sayangnya, orang-orang seperti inilah yang seringkali menjadi korban dari pasar.

Ananta   29 Jul 2022

Apa manfaat investasi cryptocurrency?

Raziq   9 Aug 2022

Sama seperti aset investasi lainnya, manfaat dari investasi cryptocurrency mendapatkan imbal hasil (pertambahan nilai) dari investasi kita. Potensi return yang dihasilkan oleh mata uang kripto cenderung lebih besar daripada investasi pada aset lain karena volatilitasnya yang tinggi. 

Di samping itu, mata uang kripto memiliki keunggulan antara lain:

  • Penyebarannya lebih luas. Dibandingkan aset saham atau obligasi yang cakupan transaksinya hanya dalam 1 negara, mata uang kripto bisa digunakan di beragam belahan dunia dan exchanger manapun.
  • Cepat dan mudah, dalam artian aksesnya tidak terbatas waktu dan lokasi. Selama kita memiliki koneksi internet dan gadget, investasi kripto bisa dilakukan dari mana saja.
  • Transparan. Seluruh exchanger mata uang kripto memiliki situs internet dan aplikasi yang bisa diakses kapan saja, sehingga laporan transaksinya jelas tanpa perlu menunggu proses cetak data dan sebagainya.

Baca juga: Alasan Nabung Kripto Cocok Bagi Milenial

Ananta   10 Aug 2022

Mengapa di Indonesia MUI mengharamkan mata uang kripto digunakan untuk transaksi?

Randu   19 Aug 2022

Peraturan MUI pada umumnya perlu memerhatikan peraturan pemerintah Indonesia juga, mengingat pemerintah Indonesia merupakan ulil amri (pemimpin). MUI bisa saja mengharamkan suatu hal yang diperbolehkan di Indonesia, misalnya jual beli miras. Namun, MUI biasanya tidak menghalalkan hal yang sudah dilarang oleh pemerintah RI.

Pemerintah RI telah menegaskan bahwa mata uang kripto tidak boleh dipergunakan sebagai alat pembayaran ataupun alat layanan jasa keuangan. Oleh karena itu, MUI sewajarnya juga melarang penggunaan mata uang kripto dalam transaksi.

Aisha   22 Aug 2022

Apa keunggulan kripto dibading aset investasi obligasi atau reksadana?

Marco   29 Aug 2022

Harga aset kripto itu sangat fluktuatif. Naik-turun harga harian biasa bisa mencapai puluhan persen. Ini berarti, kalau kamu beli kripto, kamu bisa mendapatkan untung atau rugi sampai puluhan persen pula dalam hitungan hari

Sedangkan obligasi dan reksa dana itu umumnya punya return dalam hitungan satu digit. Ambil contoh Sukuk Ritel SR017 yang sedang dalam masa penawaran saat ini, cuma menawarkan imbal hasil 5,9 persen per tahun. 

Buat orang yang ambisius untuk mendapatkan untung, 5,9 persen itu recehan dan nggak menarik. Oleh karena itu, mereka memilih kripto.

Lalu, kenapa ada yang memilih obligasi dan reksa dana? Karena kedua aset itu memang tidak menawarkan kenaikan yang sangat pesat, tetapi sangat aman. Kamu tidak akan mengalami rugi sekian puluh persen dalam obligasi dan reksa dana. Pengembalian obligasi bahkan terjamin oleh undang-undang, sehingga kamu pasti mendapatkan semua bunga plus dana pokok kamu pada akhir masa jatuh tempo.

Aisha   31 Aug 2022

Dalam kondisi setelah pandemi seperti saat ini, lebih baik investasi di aset apa ya? Atau mungkin ada pandangan cara membagi porsinya, berapa persen di kripto? 

Venty   13 Sep 2022

@Venty:

Semua bentuk investasi sejujurnya sangat baik kak untuk saat ini. Jika memiliki dana berlebih yang cukup besar, saya pribadi akan menginvestasikannya kearah property ataupun emas. Sampai saat ini setahu saya belum ada yang bisa mengalahkan tingkat stabilitas dan keamanan kedua aset tersebut dalam jangka panjang. Jika dananya menengah kebawah, saya sendiri akan lebih memilih menempatkannya pada reksadana dan saham-saham bluechip. Sedangkan jika dananya sangat kecil, lebih baik jika diinvestasikan ke ilmu dengan membeli buku ataupun mengikuti kursus yang bisa mendatangkan kemampuan dan pendapatan tambahan.

Untuk porsi sendiri sebenarnya jg relatif kak besarannya sesuai dengan individu masing-masing. Untuk ukuran individu yang konservatif besaran yang saya pribadi anjurkan ada di kisaran 5-10% total aset. Untuk ukuran individu dengan toleransi risiko wajar, rentan 10-15% saya rasa cukup. Sedangkan untuk individu dengan tingkat toleransi risiko tinggi dan sedang mencari pertumbuhan portofolionya, angka 20-25% bisa dijadikan patokan.

Nur Salim   16 Sep 2022

Ini pendapat pribadi aku sendiri sebagai investor kripto dan mengapa mau membeli uang kripto dikarenakan kripto memiliki sistem penambangan dengan pembatasan jumlah yang dapat ditambang.

Dalam dunia nyata tuh kayak emas, minyak bumi, dan sumber daya alam lainnya yang terbatas dimana pengguna/peminatnya akan bertambah banyak tetapi jumlah yang beredar semakin sedikit mengakibatkan harga kripto akan naik. Nah, dari situ lah saya tertarik invest di kripto selain itu urusan pembayaran juga lebih aman dan mudah dilakukan karena desentralized istilahnya atau tanpa campur pihak ketiga.

Karena faktor diatas jadi aku tertarik menyimpan sebagian kecil dana aku di kripto.

Kalau omongin spekulatif, dalam dunia berjangka nih semua juga pasti ada unsur spekulatifnya. Banyak juga yang bilang kalau saham dan forex sebagai sesuatu yang spekulatif dan "judi" bagi sebagian pihak.

Paula   5 Nov 2022
 Arifin |  19 Oct 2022

Aku sering denger seputar DeFi, namun belum mendapatkan pemahaman yang cukup jelas dan bagaimana juga cara kerjanya? Mohon Penjelasannya

Lihat Reply [3]

@Arifin:

Konsep DeFi (Decentralization Finance) ini secara simpelnya dibuat agar setiap orang dapat mengakses layanan keuangan dengan transparansi dan kemudahan kapanpun dan dimanapun. Cara kerjanya yang dimaksud di sini apa pak? Saya kurang bisa menangkap maksud dari pertanyaannya.

 

Nur Salim   23 Oct 2022

Maksud saya, apakah cara kerjanya itu seperti perbankan? Terus bagaimana jika mau pinjam aset kripto di platform DeFi?

Arifin   26 Oct 2022

@Arifin:

Cara kerjanya kurang lebih sama dengan sistem perbankan konvensional pak. Hanya saja, sistem defi ini bekerja pada jaringan Blockchain yang tidak memerlukan perantara seperti sistem perbankan konvensional. Kelebihan utama berjalannya sistem keuangan di atas Blockchain ini sendiri ada pada transparansi, kecepatan serta kemudahan layanan. Dengan defi, transaksi keuangan dengan jumlah besar antar individu ataupun bisnis dapat dilakukan dalam hitungan detik.

Untuk proses peminjaman sendiri saya kurang tahu bagaimana teknisnya berhubung saya pribadi belum pernah mencoba. Tapi sepengetahuan saya prosesnya kurang lebih sama dengan proses peminjaman konvensional. Hanya saja, tidak seperti peminjaman konvensional tidak ada sistem bunga, kredit, serta kemudahan proses pengajuan dan pembayaran.

Nur Salim   31 Oct 2022
 

Komentar @inbizia

Untuk transaksi dan investasi, sebenarnya sederhana saja. Langkah pertama adalah cek regulasi dan perijinan yang dimiliki oleh aplikasi kripto tersebut. Di Indonesia, badan yang meregulasi jual beli kripto adalah Bappebti, sementara investasi aset diatur oleh OJK. Anda juga bisa membaca di artikel: Ini Dia Exchange Kripto Terdaftar Bappebti yang Terpercaya Exchange dan aplikasi kripto yang bagus tentu memiliki transparansi data, informasi yang mudah diakses, serta memberikan persetujuan pengguna lengkap. Jangan malas untuk membaca setiap syarat dan ketentuan mulai dari cara deposit, withdraw, serta pengungkapan risiko. Perlu dicatat juga, semua prinsip investasi adalah jangan menaruh dana yang kerugiannya tidak bisa Anda tanggung. Jadi sebaiknya dimulai dari angka yang kecil terlebih dahulu, kalau sudah nyaman, bisa ditingkatnya jumlah transaksi dan investasinya.
 Ananta |  31 Aug 2022
Halaman: Pahit Tapi Nyata Ini Fakta Tersembunyi Exchange Kripto
Syarat untuk bisa investasi dan bertransaksi di Rekeningku adalah berumur 18 tahun dan sudah memiliki KTP/paspor/SIM. Biasanya untuk SMA masih belum berumur 17 tahun ya, jadi belum bisa pakai identitas sendiri. Solusinya bisa dengan meminta identitas orang tua atau kakak yang berumur di atas 18 tahun. Nanti kalau sudah punya KTP sendiri, buat akun baru dengan data pribadi kamu.
 Michella |  30 Oct 2022
Halaman: Cara Beli Dan Simpan Aset Kripto Di Wallet Rekeningku
Peluang peluang kerja bertambah lagi, semoga kedepannya bakal ada lebih banyak tambahan peluang di metaverse. Keliatannya poin terakhir semua orang bisa ambil peluang jadi tour guide virtual. Keren sih, karena covid semua berandai-andai mengunjungi tempat wisata, dan setelah pandemi selesai kurasa tour guide di metaverse bisa diubah fungsi jadi semacam preview sebelum benar-benar pergi ke tempat wisata tersebut. Ya keuntungan lainnya, ga perlu kuasain koding segala sih, ga perlu juga banyak perhitungan. Kurasa jadi pemandu wisata virtual ini bisa jadi ladang pekerjaan baru buat orang-orang banyak dan mungkin aja kedepannya bakal ada konser virtual dll. Saya kepikiran apakah mungkin ya dunia virtual ini kelak bisa menghubungkan dengan dompet crypto, jadi bisa sekalian belanja langsung dengan dompet crypto kita seperti yang kita lakuin di dunia nyata.
 Jihan |  2 Nov 2022
Halaman: Peluang Pekerjaan Dalam Industri Metaverse
Sebenarnya bisa dibilang broker Forex masuk ke kripto juga. Jadi awalnya hanya berfokus di Forex dan kemudian merambah ke kripto. Secara taking profit juga kurang lebih sama, bisa saat position buy/long maupun sell/short. Dan pastinya aturan broker dan instrumen yang diterapkan sesuai dengan regulasi yang ada jadi menurut saya kalau untuk trading ya gpp sih makai broker forex aman-aman saja. Tapi saya rasa kalau lebih fokus ke kripto rasanya lebih tepat pakai exchange kripto saja.
 Andri |  12 Nov 2022
Halaman: Pahit Tapi Nyata Ini Fakta Tersembunyi Exchange Kripto
Tidak selalu. Fundamental kripto tidak hanya melulu berdasarkan kekuatan dolar saja, namun nilai Bitcoin yang naik turun dengan cepat juga bisa dipengaruhi 7 faktor, yaitu 1. Ketidakseimbangan Supply dan Demand; 2. Penggunaan dan Infrastruktur; 3. Ongkos Penambangan Bitcoin; 4. Adanya insiden yang dialami exchange besar; 5. Regulasi dari Pemerintah; 6. Media dan Influencer; 7. Faktor Psikologis

Untuk penjelasan lebih lengkapnya, Anda bisa baca di artikel berikut ini.
 Inbizia Support |  15 Nov 2022
Halaman: Pasca Penurunan Inflasi The Fed Fokus Pada Target Suku Bunga
Ya betul, Anda bisa coba cek artikel-artikel review broker kami untuk informasi yang lebih lengkap mengenai broker-broker di atas. Berikut link-nya.
 Inbizia Support |  30 Nov 2022
Halaman: Daftar Broker Lokal Dengan Biaya Trading Termurah

Broker Forex


Kirim Komentar Baru