PT PP London Sumatra Tbk. (LSIP) membukukan laba bersih sebesar Rp269.3 miliar pada kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia | Emiten produsen minyak goreng Bimoli PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) mencetak laba bersih Rp307.10 miliar sepanjang kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia | Laba bersih PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam anjlok 85.66% menjadi Rp238.37 miliar pada kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia | PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) membukukan pendapatan sebesar $103.31 juta pada kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia

Cara Menggunakan Stop Order Indodax untuk Trading Kripto

Nandini 15 Mar 2022
Dibaca Normal 5 Menit
kripto > strategi-trading > #stop-order #trading-kripto #indodax
Untuk meminimalisir loss dan memaksimalkan profit pada trading kripto, fitur Stop Order dari Indodax ini bisa dimanfaatkan. Bagaimana cara menggunakannya?

DI

Pesona mata uang kripto memang tak ada matinya. Masih banyak orang yang tergiur untuk memiliki koin-koinnya, terutama Bitcoin dan Ethereum. Bisa dibayangkan, satu koin saja sudah bernilai ratusan juta rupiah. Siapa yang tidak tertarik?

Kunjungi juga: Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Demi kesuksesan trading kripto, strategi khusus yang sesuai dengan tujuan trading kita harus dipersiapkan. Sayangnya, kita tidak selalu bisa memantau pasar setiap saat. Ada kalanya kita perlu mengurusi hal-hal lain dan tak sempat memelototi harga tiap detiknya. Apalagi, pasar kripto terkenal dengan volatilitasnya. Jika kita terus dibayangi kekhawatiran, tentu saja aktivitas sehari-hari jadi terganggu, kan?

Untuk mengatasi problem ini, trader pada umumnya menggunakan fitur order seperti Stop Loss dan Take Profit. Namun belum semua platform exchange memiliki fitur ini. Di Indonesia, Indodax meluncurkan fitur Stop Order untuk menjawab tantangan tersebut. Nah, seperti apa sih cara menggunakan Stop Order Indodax?

Pengertian Stop Order

Stop Order adalah sebuah fitur di mana kita bisa mengatur perintah untuk menjual atau membeli aset di saat harganya mencapai titik tertentu. Karena bisa diset secara otomatis, Stop Order akan terpicu sesuai pengaturan trader bahkan ketika trader tidak sedang memantau chart sekalipun.

Manfaat dari adanya fitur ini adalah untuk memaksimalkan profit dan meminimalisir risiko dengan lebih mudah. Seperti yang kita ketahui, pasar kripto bergerak sangat liar. Sedetik harga bisa naik drastis, sedetik pula harga bisa merosot tajam. Dengan demikian, Stop Order yang ditawarkan oleh Indodax bisa membantu trader menangkap peluang trading bahkan saat sedang offline.

Namun karena transaksinya berlangsung secara instan, maka diberlakukan tarif untuk penggunaan Stop Order sebesar 0.3% dari nilai transaksi. Dilihat dari segi manfaatnya, biaya ini bisa dikatakan cukup sebanding.

Simak Juga: Cara Trading Bitcoin di Indodax dan Kiat Suksesnya

Cara Menggunakan Fitur Stop Order

Fitur Stop Order tergolong fitur yang lumayan baru, sehingga tidak bisa diaplikasikan ke semua mata uang kripto. Saat awal peluncurannya, fitur ini hanya berlaku untuk Bitcoin. Namun sekarang, fitur ini telah dikembangkan ke banyak koin kripto di pasar rupiah, seperti Ethereum, DOGE, USDT, TRON, dan masih banyak lainnya.

Nah, jika tertarik untuk mengaplikasikannya, kalian bisa memperhatikan cara kerjanya seperti di bawah ini:

Stop Order Saat Membeli

Fitur Stop Order digunakan saat harga diperkirakan akan bergerak ke atas level yang tertera saat ini. Ketika ingin mengatur Stop Order, kalian akan diminta memasukkan level harga (di atas level terkini) yang diinginkan pada kolom Stop Price.

Contohnya, harga Bitcoin terakhir tercatat sebesar Rp200,000,000. Nah, dengan adanya fitur baru Indodax ini, kalian bisa memasukkan Rp201,000,000 di kolom Stop Price.

Transaksi beli akan tereksekusi otomatis saat harga sudah mencapai nilai Stop Price yang sudah diatur (lebih tinggi) di Rp201,000,000. Jangan lupa, akan ada tambahan fee sebesar 0.3% yang dibebankan.

Simak Juga: Spot Trading Kripto, Bagaimana Untung dan Ruginya?

Stop Order Saat Menjual

Perintah Sell kurang lebih juga sama seperti perintah Buy. Akan tetapi, kondisinya berbanding terbalik karena perintah transaksi dipasang pada level yang lebih rendah dari harga saat ini. Jadi apabila kalian meyakini jika harga akan turun setelah mencapai level tertentu, maka Stop Order untuk transaksi jual bisa dimanfaatkan untuk menangkap peluang tersebut.

Stop Loss dan Take Profit

Selain Stop Order yang berkaitan dengan entry, ada pula fitur Stop Loss dan Take Profit yang sebaiknya diaplikasikan dengan baik agar strategi exit terencana dengan baik.

Stop Loss

Katakanlah kalian membeli Bitcoin seharga Rp200,000,000 beberapa waktu yang lalu. Tidak disangka, harga Bitcoin kemudian mencapai Rp198,000,000 dan diperkirakan akan terus merosot.

Simak juga: Prediksi Cryptocurrency 2022: Masihkah Menguntungkan?

Di sini, kalian dapat memasang Stop Loss di angka Rp197,000,000. Dengan demikian, posisi beli akan tertutupsecara saat harga terus merosot hingga menyentuh level Rp197,000,000 ke bawah. Hal ini bisa mengamankan akun kalian terutama jika Bitcoin masih terus melemah. Dengan kata lain, Stop Loss digunakan untuk membatasi kerugian agar tak membengkak.

Take Profit

Kebalikan dari Stop Loss, Take Profit hanya terpicu setelah posisi mengumpulkan keuntungan di kisaran yang telah ditargetkan trader.

Contohnya, kalian telah membeli Bitcoin di level Rp200,000,000. Chart harga menunjukkan harga saat ini mencapai Rp202,000,000. Untuk mengamankan keuntungan dari risiko penurunan yang bisa terjadi, kalian bisa memasang Take Profit di harga Rp203,000,000. Dengan setting tersebut, kalian bisa memaksimalkan keuntungan sesuai dengan target yang telah ditentukan.

Tahukah Anda? penggunaan Stop Order dalam transaksi jual biasanya berkaitan dengan strategi breakout karena menggunakan level di atas atau di bawah harga saat ini sebagai acuan entry. Sebenarnya, apa itu strategi breakout?

Terkait Lainnya
PT PP London Sumatra Tbk. (LSIP) membukukan laba bersih sebesar Rp269.3 miliar pada kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia

Emiten produsen minyak goreng Bimoli PT Salim Ivomas Pratama Tbk. (SIMP) mencetak laba bersih Rp307.10 miliar sepanjang kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia

Laba bersih PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) atau Antam anjlok 85.66% menjadi Rp238.37 miliar pada kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) membukukan pendapatan sebesar $103.31 juta pada kuartal I/2024, 1 jam lalu, #Saham Indonesia


Forum Terkait

Nia Fitriani | 25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [19]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

M Singgih 30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza 14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

M Singgih 17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

Penjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim 28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim 26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim 28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim 6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim 12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik 11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R 13 May 2022

Apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani 20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah 20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq 27 Jan 2022

Mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta 12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis 29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti 6 Apr 2022

Cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra 25 Feb 2022

Ijin bertanya, bagaimana cara memasukkan indikator custom yg ada di mt4 agar bisa digunakan pada kripto seperti btc? saya baru beli indikator kemarin senilai 10 jt, dan saya rasa harusnya cocok dan akan dpt profit besar jika bisa digunakan untuk btc. Trims

Septiawan RT 05 15 Aug 2022

@Septiawan Rt 05: Caranya cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya.

1. Copy indikator custom yang sudah Anda beli.

2. Masuk ke platform MT4 yang Anda gunakan, klik "File" pada pojok atas, lalu klik "Open Data Folder".

3. Setelah muncul, klik folder MQL4.

4. Klik lagi folder Indicators.

5. Paste (atau bisa juga gunakan shortcut Ctrl + V) indikator yang sudah Anda copy (di nomor 1) ke folder ini.

6. Close tab saat ini lalu buka kembali platform metatrader 4.

7. Klik menu "insert", klik "indicators" lalu pilih "custom".

8. Klik indikator yang Anda inginkan.

Kiki R 16 Aug 2022
Idha Kusbiyanto | 11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [11]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim 13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim 15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim 28 Apr 2022

Bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti 28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia 15 Apr 2022

Bagaimana cara mengenalisa candlestick kripto dan forex? Apakah ada perbedaan mendasar?

Suwandi 15 Sep 2022

Tidak ada perbedaan secara candlestick.

Yang berbeda adalah karakter pergerakan harga antara kripto dan forex.

1. Kripto jauh lebih volatil dibandingkan dengan forex.

2. Kripto lebih trending daripada forex karena dapat dijadikan sebagai investasi sedangkan forex tidak.

Oleh karena itu, karakter pergerakan pair forex cenderung lebih banyak sideways karena tujuannya diperdagangkan, bukan untuk investasi.

Kiki R 15 Sep 2022

Kalau trading kripto di broker forex, ya strateginya bisa sama saja lah ya dengan trading forex. Tapi, bagaimana kalau kita mau trading kripto di broker lokal seperti Ajaib dan Pluang? Nggak ada metatrader-nya, nggak bisa langsung sell tanpa buy juga... Adakah strategi trading yang sudah terbukti ampuh?

Indah 29 Sep 2022

@indah:

Pada dasarnya kakak tetap bisa mengamati pergerakan harga dan indikator pada Platform Third Party seperti TradingView yang menyediakan layanan lengkap.Jadi analisa dilakukan pada Platform tersebut, dan sinyal dieksekusi pada platform trading yang digunakan. Hanya saja jika memang sulit, kakak mungkin bisa menerapkan strategi seperti pola Candlestick ataupun Chart Pattern.

Pada pola Candlestick misalkan pola Morning Star, tidak diperlukan bantuan indikator apapun kecuali bentuk Candlestick itu sendiri untuk menganalisa. Contoh:

Nur Salim 4 Oct 2022

@ Amelia Nuryanti:

Cara mengamati arah trend pada semua instrumen trading sama saja, termasuk mata uang kripto. Kalau pada chart terjadi level-level higher high dan higher low, berarti harga sedang bergerak uptrend. Kalau pada chart terjadi level-level lower high dan lower low, berarti harga sedang bergerak downtrend.

M Singgih 24 Aug 2023

@ Suwandi:

Analisa pergerakan harga secara teknikal sama saja untuk semua instrumen trading, baik itu forex, komoditi, futures maupun crypto currency. Semua instrumen trading yang pergerakan harganya direpresentasikan dalam bentuk candlestick cara analisanya sama. Yang lazim adalah dengan pengamatan price action dan indikator teknikal.

M Singgih 29 Aug 2023
Samsul Muafi | 9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [31]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta 17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori 23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki 23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis 23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto.

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta 25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti"

Ananta 25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

Ananta 25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri 22 Jun 2022

Untuk exchanger lokal, yang menyediakan fitur Staking antara lain Triv, Tokocrypto, dan Zipmex.

Anda bisa membaca detail mengenai staking pada platform-platform tersebut di sini:

Ketika staking, jangan lupa perhatikan masa penawaran dan masa lockingnya. Exchanger Indodax juga sempat memberikan penawaran DEP Airdrop pada bulan Februari 2022 silam, dengan masa locking 1 bulan.

Jadi, tidak menutup kemungkinan di masa depan bakal ada momen staking lagi di exchanger ini dan exchanger-exchanger lain.

Ananta 29 Jun 2022

Di Indonesia, aplikasi trading kripto mana yang menyediakan pair trading kripto paling lengkap?

Marshall 8 Aug 2022

@Marshall:

Untuk saat ini setahu saya hanya Indodax dan Tokocrypto yang memiliki jumlah Supported Crypto terbanyak dari pada Exchange lainnya. Indodax dengan 68 Supported Crypto sedangkan Tokocrypto dengan 53 Supported Crypto. Namun, dalam hal jumlah market dan fitur yang lebih lengkap, Tokocrypto jauh lebih unggul dengan banyaknya pilihan-pilihan mata uang Fiat yang tergabung karena koneksinya dengan Binance. Sementara Indodax lebih unggul dengan BIDR-nya.

Nur Salim 9 Aug 2022

Aplikasi trading kripto dan metatrader apakah sama?

Yendri 8 Sep 2022

Metatrader adalah platform untuk trading secara CFD (Contract for Difference). Jadi, kalau kamu mau trading kripto secara CFD, maka kamu bisa pakai Metatrader.

CFD yang dimaksud di sini adalah transaksi buy/sell pada platform dengan leverage (margin) yang tidak melibatkan aset fisik. Pembeli dan penjual hanya memperdagangkan kontrak yang tercatat secara elektronik untuk memperoleh keuntungan dari naik-turun harga.

Tapi kalau kamu ingin jual-beli kripto secara fisik atau kontrak non-CFD lain, maka kamu harus pakai platform trading yang disediakan oleh bursa kripto kamu (crypto exchange). Metatrader tidak memfasilitasi jual beli kripto secara fisik atau non-CFD. Berikut ini artikel tentang beberapa platform trading kripto yang sah di Indonesia.

Aisha 9 Sep 2022

Apakah di Indonesia ini ada aplikasi trading kripto yang tanpa persyaratan KYC? Saya khawatir dengan keamanan data pribadi kalau harus kirim id card dan selfie seperti itu. Mohon infonya.

Syahrul C 30 Sep 2022

Semua penyedia layanan jasa keuangan dan perdagangan berjangka di Indonesia harus melaksanakan prosedur KYC. Oleh karena itu, semua aplikasi berizin di Indonesia tentu memberlakukan ketentuan tersebut.

Kalau kamu tidak mau memenuhi syarat KYC, kamu dapat bergabung dengan aplikasi mancanegara atau aplikasi lokal yang tidak teregulasi.

Aisha 1 Oct 2022

Exchanger lokal PINTU juga bisa staking. Nggak ada jatuh tempo staking, jadi bisa unstake sewaktu-waktu. Nggak ada syarat minimalnya juga, pokoknya asal udah punya token PTU di PINTU

Andian 19 Dec 2022

Apakah Metatrader 4/5 bisa digunakan untuk trading BTC ataupun kripto lainnya? Dan apa perbedaannya dengan trading di platform seperti Tokocrypto, Indodax, dll?

Teguh Pras 10 Jan 2023

@Teguh Pras:

Jika broker yang bapak gunakan menyediakan layanan instrumen kripto, maka ya. Trading kripto bisa dilakukan dengan menggunakan Metatrader. Hanya saja berbeda dari dengan trading di Exchange. Jika menggunakan broker forex pada umumnya trading akan dilakukan dengan menggunakan dana yang telah ditopang dengan Leverage. Dengan Leverage, modal kecil Anda dapat digunakan untuk melakukan transaksi yang jauh lebih besar. Hal ini berbeda dengan Exchange kripto, dimana tidak penopang Leverage yang dapat digunakan.

Nur Salim 13 Jan 2023

Kak kalau exchange kripto bukannya teregulasi di OJK ya? Mohon pencerahannya....

Bagas Alam 13 Jan 2023

@ bagas alam, Aset kripto ditangani oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) karena dianggap sebagai komoditas berjangka.

Sedangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengatur lembaga keuangan dan jasa keuangan di Indonesia, seperti bank, asuransi, dan perusahaan efek.

BAPPEBTI mengatur perdagangan aset kripto sebagai komoditas berjangka, sedangkan OJK yang mengatur lembaga keuangan yang menawarkan layanan perdagangan aset kripto.

Beberapa exchanger bisa jadi memiliki 2 regulasi tersebut, tergantung layanan apa saja yang diberikan. Tapi menurut berita per Desember 2022 kemarin, akan ada update lagi:

Ananta 14 Jan 2023

@Syahrul C:

Saya rasa hingga saat ini tidak ada Exchange seperti itu dan mungkin tidak akan pernah ada. Beberapa Exchange tidak mengharuskan untuk menggunakan Selfie hanya saja untuk ID Card pasti selalu diperlukan untuk keperluan konfirmasi. Hal ini sebenarnya juga merupakan bentuk keamanan yang diperlukan oleh Exchange terhadap Anda. Bukan hanya Anda yang khawatir, tapi pihak Exchange juga tentu saja khawatir jika ada klien yang menipu atau berbuat curang.

Nur Salim 16 Jan 2023

@Teguh Pras:

Metatrader 4/5 bisa digunakan untuk trading BTC dan kripto lain. Tapi, kondisinya berbeda dengan trading langsung di crypto exchange seperti Indodax dkk.

Apa bedanya?

Trading kripto yang tersedia via MT4/MT5 adalah berbasis kontrak CFD. Jadi kita hanya trading untuk memperkirakan harga naik/turun saja, tetapi tidak benar-benar memiliki aset kriptonya. Kita bisa untung/rugi tergantung pada akurasi prediksi kita, tetapi tidak ada pembeli/penjual lain yang menghadapi order kita.

Sedangkan ketika trading kripto via exchange, kita benar-benar memiliki aset kriptonya. Order beli/jual yang masuk ke platform akan benar-benar dipertemukan dengan pembeli/penjual lain atau dihadapi oleh pihak exchange itu sendiri.

Aisha 17 Jan 2023

Syahrul C: Mengenai data pribadi apakah aman di broker, tentu aman kak! Broker itu punya tanggung jawab untuk menjaga privasi data pribadi kita saat kita melakukan proses KYC. Mereka akan meminta dokumen-dokumen seperti paspor dan bukti alamat untuk memastikan bahwa kita adalah orang yang sah dan untuk mencegah aktivitas penipuan dan ilegal di pasar keuangan.

Nah, sekali lagi, dokumen-dokumen itu akan disimpan dengan aman dan rahasia oleh broker, dan hanya digunakan untuk verifikasi dan pengecekan KYC. Proses KYC sndiri adalah aturan dari regulator sehingga mau tidak mau, broker juga harus mematuhi peraturan dan undang-undang berlaku. Dan perlu diketahui jga broker juga harus mengikuti aturan yang berkaitan dengan privasi dan perlindungan data pribadi, jadi kamu bisa tenang aja bahwa data pribadi kamu akan dijaga dengan baik.

Tapi, kamu juga harus memilih broker yang terpercaya dan diatur dengan baik, supaya kamu bisa yakin bahwa data pribadi kamu tetap aman dan tidak disalahgunakan. Jadi, pastikan kamu melakukan penelitian sebelum memilih broker untuk trading ya!

Cindys 19 Mar 2023

Yendri:

Secara umum aplikasi trading kripto dan Metatrader berbeda pak. Seperti yang telah dijelaskan kak Aisha di atas secara lengkap, Metatrader umumnya beroperasi di area CFD dan memungkinkan untuk trading beberapa jenis aset CFD sekaligus. Metatrader ini sendiri biasanya banyak digunakan sebagai alat transaksi broker-broker forex.

Nur Salim 23 Mar 2023

Halo saya tertarik dengan investasi kripto karena kabarnya sangat menguntungkan tetapi katanya ada resiko yang mengintai juga. Pada awalnya saya agak susah menemukan aplikasi platform apa yg bisa digunakan sbagai sarana untuk ngakses kriptonya sehingga lama kealmaan menghindari kripto krna hal tsb dan sekarng malah menjamur dimana2 sehingga rasa ketertarikan saya muncul lagi. Untuk memulai kripto, saya mau tanyakan beberapa hal yakni :

Dari segi modal apakah lebih baik berinvestasi di kripto dengan CFD atau dengan memiliki aset? dan perbandingan resiko antara modal dan resiko, untuk pemula yang baru berinvestasi sebaiknya memilih trading CFD kripto atau exchange? Terima kasih

Budi 23 Mar 2023

Budi:

Pemula sebaiknya menjajal kripto exchange, bukan CFD. Coba dulu pada aplikasi kripto lokal, seperti Pluang atau Pintu.

Modal juga relatif murah, jauh lebih murah daripada trading CFD kripto. Bisa beli kripto mulai dari Rp 5ribu di Pluang, atau 50ribu di Pintu. Aplikasi kripto lokal lainnya juga murah meriah.

Kalau sudah bisa dan untung di lokal, baru coba-coba yang lain-lain.

Aisha 23 Mar 2023

Budi:

Kalau niatnya untuk investasi maka pilihan terbaik tentu saja ada dengan memiliki asetnya secara langsung dengan membeli dan menjual pada Exchange langsung dan tidak melalui CFD. Jika tujuannya untuk mencari keuntungan dalam jangka pendek atau trading, bapak bisa langsung dengan CFD. Seperti yang disampaikan kak Aisha di atas, di Exchange lokal sudah bisa bertransaksi dengan minimal modal 5 ribu saja. Sementara jika ingin mencoba CFD mungkin saran saya bisa mencoba dengan akun demo terlebih dahulu untuk merasakan perbedaannya.

Nur Salim 28 Mar 2023

Septian Fikri:

Sepengalaman saya pribadi baru TokoCrypto yang menyediakan. Itupun hanya di beberapa coin tertentu saja. Namun mengingat banyaknya Exchange baru yang saat ini muncul, seharusnya sudah ada Exchange lain yang menyediakan.

Nur Salim 7 Apr 2023

Marshall:

Kalau soal jumlah, sepertinya masih Indodax dan Tokocrypto juaranya. Di Indodax ada 246 coin, di Tokocrypto juga ada 200+ koin. Dari segi fitur juga keduanya bersaing.

Untuk pertimbangan, bisa membaca artikel berikut:

Indodax VS Tokocrypto

Ananta 7 May 2023

Aplikasi crypto yg memiliki leverage tertinggi apa ya?

Bhio 11 Jun 2023

Bhio:

Untuk aplikasi yang secara khusus menangani kripto dan terdaftar sebagai aplikasi trading kripto, PrimeXBT masih tercatat sebagai platform yang menyediakan margin terbersar dengan Leverage hingga 1:1000. Tapi mohon maaf saya sendiri belum pernah mencoba trading di sana jadi tidak bisa memberikan Review bagaimana kinerja serta pelayanannya.

Saran saya sendiri jika memang ingin fokus pada margin trading dengan mencari Leverage yang besar, bapak mungkin bisa mendaftar pada platform-platform forex yang juga menyediakan aset kripto. Banyak broker forex yang memiliki margin tinggi dengan leverage 1:500 hingga 1:3000.

Nur Salim 13 Jun 2023
Ryan | 2 Jul 2022

Kalau menurut kalian, antara Indodax dan TokoCrypto mana exchange terbaik untuk trader pemula. Saya mau daftar tapi bingung pilih mana. Minta rekomendasi ya teman-teman.

Lihat Reply [21]

Exchanger kripto sekarang makin kompetitif ya...

Bahkan pemain lama mungkin harus putar otak agar tetap relavan dalam persaingan.
Saya kenal Crypto pertama kali di Indodax. Tapi jika ada company menawarkan lebih (secara pelayanan, biaya-biaya, dll) tentu saya mau pindah

Tapi...

TokoCrypto sekrang ini kaya Indodax jaman jadul. Verifikasi lama saat bullish market. Bisa dimaklumi karena TokoCrypto masih baru dan masalah verifikasi ini butuh banyak tenaga kerja.

Untuk saat ini , saya lebih memilih Indodax sebagai metode deposit dan kirim crypto ke exchange lain.

Sutresno 3 Jul 2022

Karena aku udah jadi member indodax lebih dari 4 tahun, jadi aku milihnya indodax aja...haha..

Kelvin Anggara 4 Jul 2022

Indodax lebih sederhana, sepertinya memang didesain untuk lokal, sedangkan TokoCrypto lebih ribet sekaligus lengkap...hehe

Terlebih lagi, di TokoCrypto jika ingin melakukan transaksi ada pair nya masing-masing, misalnya mau beli suatu koin tidak semuanya bisa di beli dgn IDR.

Terus saat melakukan transaksi di TokoCrypto selalu ada sisa coin, ini cukup menguras saldo jika sering membeli banyak coin. Thanks

Dion 7 Jul 2022

@Ryan:

Secara legalitas, keduanya sama-sama sudah masuk dalam daftar Platform kripto legal di Indonesia kok pak. Jadi untuk masalah keamanan, bisa dipastikan keduanya terjaga. Setahu saya keduanya juga saat ini menjadi platform dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Saya pribadi juga aktif menggunakan keduanya. Namun kalau untuk pemula saya sarankan mungkin bisa coba ke Tokocrypto terlebih dahulu saja. Selain Interface-nya yang ramah untuk pemula, biaya transaksi, komisi, dll sedikit lebih murah jika dibanding Indodax. Untuk info lebih lanjut, mungkin bisa dibaca pada artikel kami berikut:

Nur Salim 14 Jul 2022

Apakah di Indodax menyediakan fitur staking koin kayak di TokoCrypto?

Zunisa 18 Jul 2022

Apakah BIDR di Tokocrypto sama dengan stablecoin USDT?

Kharisma 19 Jul 2022

BIDR adalah Stablecoin Binance Chain (BEP-2) yang dipatok ke Rupiah Indonesia (IDR).

Nilai dari 1 BIDR setara dengan 1 IDR. Pengguna yang deposit rupiah ke Tokocrypto, akan langsung menerima BIDR. 1 BIDR nilainya sekitar 15,000 rupiah, mengikuti kurs USD/IDR.

Jadi, BIDR berbeda dengan USDT walau sama-sama stablecoin. Karena acuan BIDR adalah rupiah sementara USDT memakai Dolar AS. Nilai 1 BIDR = 0.00006671 USDT

Pelajari di sini: Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto

Ananta 20 Jul 2022

@Zunisa:

Setahu saya untuk saat ini belum bisa pak. Stacking saat ini setahu saya masih terbatas pada layanan Exchange yang berbasis di luar negeri. Memang ada beberapa Exchange lokal yang katanya bisa digunakan untuk "Staking", hanya saja koin yang dapat digunakan juga terbatas.

Nur Salim 21 Jul 2022

Kalo dari segi promosi, lebih menarik yang mana ya antara tokocrypto sama indodax? Maklum HODLer receh gini cari peluang cuan tambahan, hehe

Azka 2 Aug 2022

@Azka:

Mengenai ini sendiri sejujurnya saya kurang mengerti. Seharusnya banyak promosi yang berlangsung dari keduanya terutama untuk membidik user-user baru ataupun user lama untuk bertransaksi pada kedua Platform. Kabar terakhir yang saya tahu sendiri, keduanya sempat menghilangkan Fee transaksi untuk beberapa koin. Namun, kalau saya lihat secara sekilas di Feed Instragram maupun Blog Post keduanya, Indodax menurut saya tergolong lebih aktif dalam menyuarakan promo-promo yang sedang ada di Feed.

Promo seperti Cashback saat deposit, kuis-kuis kecil berhadiah, hingga Review aplikasi berhadiah secara berkala di posting di Feed mereka. Di TokoCrypto sendiri isinya lebih banyak perihal edukasi dan info market saat ini. Informasi terakhir yang saya dapat ya hanya pembebasan Fee saat transaksi BTC.

Namun perlu diingat, ini hanya pendapat saya yang dinilai dari Feed Instagram serta Blog Post yang bersangkutan mengingat saya tidak terlalu Update tentang promo. Untuk informasi lebih lanjut sendiri mungkin bapak bisa langsung menanyakan CS yang bersangkutan.

Nur Salim 3 Aug 2022

Kalau bicara soal tools, antara indodax sm tokocrypto lebih lengkap yang mana ya? Terus juga apakah ada event kumpul2 sesama trader dan program afiliasi? Kebetulan saya punya banyak temen yang suka nyobain invest2 aset baru gini

William 30 Oct 2022

Dari segi Tools, Tokocrypto lebih canggih daripada Indodax.

Dari segi member/trader, Indodax jauh lebih maju daripada Tokocrypto. Sebuah laporan pada akhir tahun 2021 menyebutkan jumlah member Indodax sekitar 5 juta, sedangkan Tokocrypto cuma 2 jutaan.

Dari segi event, keduanya sebenarnya sama-sama sering mengadakan. Hanya saja, Tokocrypto masih dalam fase yang lebih agresif, sedangkan Indodax sudah lebih kalem.

Dari segi program afiliasi, Tokocrypto dan Indodax juga sama-sama punya. Untuk membandingkan reward-nya, silakan kunjungi situs masing-masing yang memberikan info lebih aktual.

Informasi lain tentang perbandingan Indodax dan Tokocrypto dapat disimak pada artikel berikut ini.

Aisha 25 Nov 2022

@William:

Untuk sisi Tools, TKO mengungguli Indodax cukup jauh. Untuk aset juga setahu saya TKO masih berada di atas Indodax. Biaya transaksi sepengalaman saya juga TKO masih lebih baik daripada Indodax.

Untuk kumpul-kumpul member sendiri setahu saya tidak ada dari keduanya. Mungkin hanya ada beberapa Webinar di Zoom yang dilakukan dengan tujuan edukasi dasar yang bersifat promosi saja.

Untuk Affliasi sendiri, kedua bursa kripto ini memiliki tingkat Return yang berbeda. TKO menerapkan Rate yang bisa Anda pilih antara 0-10% sedangkan Indodax menerapkan Fix Rate sebesar 10%.

Nur Salim 3 Jan 2023

Permisi numpang nanya, exchange kripto dengan broker Forex apakah memiliki fungsi dan mekanisme operasional yang sama tidak? Terus apakah broker Forex yang menyediakan trading kripto bisa dikatakan sebagai exchange crypto juga? Atau apakah exchange kripto hanya menerima jasa penukaran kripto saja?

Asya 3 Jan 2023

@Asya:

Keduanya memiliki sistem yang berbeda. Dalam kripto, total aset yang dapat dibeli bergantung pada total dana yang dimiliki. Sedangkan pada broker Forex, total aset yang dimiliki bergantung pada total dana yang dimiliki serta Leverage yang digunakan pada akun. Interaksi antara total dana dan Leverage ini yang kita kenal dengan Margin Trading. Dengan Margin Trading, kita dapat membeli total aset yang lebih besar daripada tidak menggunakan margin.

Selain penukaran kripto, banyak fungsi dan fitur lain yang disediakan oleh Exchange kripto. Anda bisa melakukan Stacking, Lending, berinteraksi di NFT Marketplace, bahkan beberapa Exchange kripto di luar negeri juga ada yang telah menyediakan margin trading.

Nur Salim 10 Jan 2023

Sebenernya sich, saya sebagai pemula gak butuh fitur yang muluk2... Pokoknya depo-WD lancar aja cukup deh. Kira2, exchanger mana yang menyediakan fitur deposit pake kripto juga? Biar praktis gitu hasil trading kita langsung diputer jadi modal.

Faye 30 Jan 2023

Faye:

Dari pengalaman pribadi saat ini, saya menggunakan indodax dan TKO, keduanya bisa digunakan untuk deposit ataupun Withdraw dengan menggunakan kripto. Seharusnya untuk Exchange lain juga memiliki fitur ini. Untuk lama prosesnya sendiri dari pengalaman memindahkan satu asset dari kripto ke kripto yang lain terbilang selesai dalam hitungan menit saja dari kedua Exchange yang saya coba di atas.

Nur Salim 6 Feb 2023

Azka:

Tokocrypto dan Indodax adalah dua exchanger dalam negeri yang cukup agresif dalam menawarkan layanannya. Promosinya juga cukup banyak, jadi para Cryptobros bisa pilih mana yang paling sesuai buat mereka.

Per Februari 2023, Tokocrypto menawarkan promo sebagai berikut:

  • Tulis Pengalaman Terbaikmu Menggunakan Aplikasi
  • Tokocrypto, Hadiah sebesar 22 Juta Rupiah
  • Jadi Komunitas Tokocrypto dan Ikut Misi Harian, Total Hadiah hingga Rp25juta
  • Cermat Kriptoversity: total hadiah lebih dari Rp25 juta
  • Tokocrypto TikTok Star
  • Kompetisi dapat iPhone 13

Tak mau kalah, Indodax juga punya penawaran menarik:

  • Promo Pengguna baru cashback USDT 50k
  • Promo pengguna lama SCBD cashback 50K USDT minimal deposit 500k
  • Ajak kawan dapat cashback 200k
  • Kasih ucapan ultah bisa dapat total 9 juta USDT

Mau mendaftar ke dua2nya untuk memperbesar peluang dapat hadiah-hadiah pun tak masalah, yang penting depo dan memenuhi aturan mainnya.

Ananta 6 Feb 2023

Asya:

-->Exchange kripto dengan broker Forex apakah memiliki fungsi dan mekanisme operasional yang sama tidak?

Exchange kripto berbeda dengan broker forex. Sesuai namanya, EXCHANGE adalah BURSA, yakni tempat yang mempertemukan penjual dan pembeli. Sedangkan broker adalah PERANTARA yang menghubungkan penjual dan pembeli, serta sewaktu-waktu bisa bertindak menjadi penjual/pembeli.

-->Terus apakah broker Forex yang menyediakan trading kripto bisa dikatakan sebagai exchange crypto juga? Atau apakah exchange kripto hanya menerima jasa penukaran kripto saja?

Broker forex yang menyediakan trading kripto tidak bisa disebut sebagai exchange.

Kembali lagi ke pengertian di atas: exchange adalah bursa, yakni tempat yang mempertemukan penjual dan pembeli. Transaksi kripto via exchange berlangsung "on the spot" dan secara langsung antara kedua belah pihak.

Sedangkan broker itu berbeda. Dalam transaksi spot, ia bergerak sebagai agen (perantara). Broker juga bisa menyediakan layanan trading CFD saja, sehingga malah tidak ada jual/beli kripto secara riil sama sekali.

Untuk memahami perbedaan broker dan exchange kripto, lebih mudah bayangkan begini:

Sebuah pameran properti itu mirip dengan exchange. Dalam pameran itu ada banyak lapak dari berbagai pihak, termasuk agen-agen properti (broker), developer, juga para pemilik properti yang ingin jual asetnya.

Kalau berminat beli rumah, kita bisa bertemu langsung dengan developer dan penjual properti yang datang ke pameran itu. Kita juga bisa menghubungi agen properti untuk minta dicarikan rumah idaman.

Aisha 13 Feb 2023

Faye:

Semua exchange kripto sewajarnya menyediakan e-wallet, sehingga mereka juga menerima deposit dalam kripto. Perbedaannya hanya terletak pada jenis kripto apa yang diterima. Ada yang hanya terima BTC saja, ETH saja, atau lainnya.

Kalau exchange kripto nggak menyediakan e-wallet, yaa...perlu dipertanyakan itu status exchange-nya. Mungkin aslinya bukan exchange. Lha wong "exchange" kan tempat jual-beli kripto secara spot, sehingga perlu menyediakan "e-wallet" buat nampung kripto yang dibeli juga.

Anjasmara 17 Feb 2023

Kharisma:

Secara fungsional keduanya sama pak yaitu sebagai Stable Coin yang harganya akan selalu mengikuti mata uang Fiat yang menjadi basisnya. Bedanya seperti yang telah dijelaskan pak Ananta di atas, BIDR mewakili Rupiah sedangkan USDT mewakili Dollar AS.

Nur Salim 19 Feb 2023

Komentar @inbizia

Kalau dari penjelasan di atas, yang menarik untuk pemula adalah Indodax dan Zipmex.

Indodax penggunanya juga udah banyak kayak lebih 5 juta user jadi kemungkinan sustainable-nya panjang. Karena penggunanya yang banyak itu, kayak bisa saling berdiskusi antara trader lainnya.

Kalau Zipmex sepertinya dipake juga di Singapura, Australia, sama Thailand ya min?

Deposit di dua platform ini berapa ya Min?

Mika | 22 Nov 2022
Halaman: Platform Trading Kripto Legal Di Indonesia

iya, dulu awal saya liat sekilas kayak cuma perbedaan istilah aja. Tapi sekarang saya tau kalau perbedaan mendasar terletak di teknologinya. Kalau broker forex, kita bisa cek siapa Liqudity providernya, leveragenya lebih besar, terus juga untuk broker-broker forex Indonesia banyak marketing offline. Marketing offline ini bahkan ada sertifikat Wakil Pialang Berjangkanya (WPB).

Kalau exchanger kripto, full online dan gaada informasi soal liquidity provider karena teknologinya terdesentralisasi. Kita cuma bisa tahu teknologi siapa yang dipakai, kayak misalnya yang paling terkenal Binance Cloud. Pendek kata, investasi kripto ini memang target pasarnya lebih ke generasi muda yang sudah melek teknologi.

Kalau cuma fokus ke kripto, lebih baik pakai exchanger yang menyediakan fitur trading lengkap saja. Ada beberapa exchanger yang udah dilengkapi dengan aplikasi trading, program edukasi, chartnya juga bisa disetting untuk pasang indikator. Contohnya seperti Indodax, Luno, Pintu, dsb.

Sumber: 7 Exchange Kripto Berbasis Android untuk Trader Indonesia

Anyaaaa | 24 Nov 2022
Halaman: Pahit Tapi Nyata Ini Fakta Tersembunyi Exchange Kripto

Halo kak Tono,

Kemungkinan itu transaksi yang memang tidak di-privat atau bisa jadi transaksi tersebut berasal dari CEX (Centralized Exchange) seperti Tokecrypto, Indodax, Triv, dan lain-lain, bukan DEX (Decentralized Exchange) atau antar wallet.

Baca Juga: Ini Dia Exchange Kripto Terdaftar Bappebti yang Terpercaya

Inbizia Support | 15 Dec 2022
Halaman: Mengenal Monero Koin Kripto Untuk Pecinta Privasi

Gua sih ga tau ya mengapa regulator Indonesia itu sering kali ngelarang terms yg udah advance gitu ke user2 Indonesia. Seperti misalnya kripto dngn aturan yang agak "lelet" shngga trading kripto di Indonesia itu ga ada pdhl diluar sna udah bnyk kali broker yg menawarkan trading kritpo. Oke, gua sih ga ngbahas kripto krna emang mgnkn risk yg besar ya.

Tetapi bagaimana dngn ECN, ya gua ga tau maksud dari Bappebti sndirilahh mengapa melarang broker yg udah teregulasi itu, menawarkan akun ECN. PDHL, akun ECN sndiri kan menawarkan trading dngn transparansi jga. So, gua mau nnya apa aja sih kekurangan dari ECN itu sndiri?

Lucas | 28 Apr 2023
Halaman: Spread Pips Di Broker Hfx Mitos Atau Fakta

gue bantu jawab ye! Mengenai Instant Execution sama Pending Order itu kayak gini : Jadi, Instant Execution itu kayak langsung eksekusi tradingnya saat klik tombol Buy/Sell. Sedangkan, Pending Order itu lo atur dulu level harganya, trus kalo harga udah sampe level yang lo set, baru deh ordernya terisi.

Fungsinya juga beda-beda, Instant Execution lebih cocok buat kondisi pasar yang volatil atau saat lo pengen cepet eksekusi trading. Sementara, Pending Order lebih cocok buat lo yang pengen ngatur trading dengan lebih spesifik, misalnya mau beli di harga tertentu atau jual di harga tertentu.

Oh iya, selain Instant Execution dan Pending Order, ada juga tipe execution lainnya di trading, yaitu Market Execution dan Stop Order. Tapi, gue nggak mau bikin bingung, jadi kalo pengen tau lebih lanjut bisa baca di artikel ini mengenai tipe ekskusi : Pilih Mana : Eksekusi Pasar atau Eksekusi Instant

Terus, kalo soal tipe order, ada beberapa macem, seperti Buy Limit, Sell Limit, Buy Stop, Sell Stop. Intinya, tiap tipe order punya kegunaan dan cara penggunaannya masing-masing, jadi tergantung kebutuhan lo saat trading. Jadi, lo bisa eksplorasi dan coba-coba sendiri, tapi jangan lupa pake akun demo dulu ya biar ga rugi!

Nadeo | 9 May 2023
Halaman: Teknik Mengatur Risiko Trading Ala Broker Finex

Halo thor, saya mau tanya. Jadi saran dari author sndiri adalah mnggunakan stop order pada atau sekitar level Support dan Resistance yang sebelumnya, hal ini dikatkaan utk menghindari kerugian dri ga jadinya breakout, shngga kyk nekan kerugian gitu lah yaa. Nah, kbtulan saya sndiri sering menggunakan stop order tetapi ga gitu efektif.

Nah, perihal saran yg udah dipaoparkan ama author itu. Apakah para trader2 selalu menggunakan stop order di sekitar leel support dan resistance sblmnya? selain memakai tips dari author sndiri, ada ga cara lain ato metode lain yg mngkn lbh mudah digunakan dan cocok utk pemula? Selain itu apakah ada cara utk melihat support dan resistance scara gampang tidak?

Dino | 3 Jun 2023
Halaman: Kiat Sukses Memahami Breakout Ala Broker Finex
Komentar[2]
Arumi | 17 Jun 2022

Di indodax ada slippage juga nggak ya? seperti di forex itu, kalau pending order kena slippage kan bisa dapat harga yang beda

Intan | 21 Jun 2022

Definisi dari Slippage adalah kondisi ketika order yang kita buat tereksekusi pada harga berbeda dengan harga permintaan. Momen "kepleset" ini memang bisa sangat merugikan.

Slippage ini bisa terjadi pada semua jenis aset, terutama ketika pasar sedang bergerak liat. Jadi, kita cuma bisa meminimalisir risikonya.

Di Indodax, ada fitur OTC (over-the-counter) yang bisa meminimalisir slippage. Likuditasnya lebih tinggi, tapi perlu diingat juga, syarat minimal transaksinya cukup besar (1M).