Mencari Peluang Kripto dengan Indikator ATR

Evan 15 Jul 2022
Dibaca Normal 8 Menit
kripto > strategi-trading >   #indikator   #kripto   #peluang   #atr
Berkat kemampuannya mengukur kekuatan volatilitas, ATR sering dijadikan sebagai indikator untuk mencari peluang kripto. Bagaimana caranya?
DI

Bisa memprediksi kapan volatilitas pergerakan harga meletus, adalah kemampuan yang tentu para trader ingin pelajari. Sebab, dengan mengetahui waktu meningginya volatilitas, Anda akan bisa menjadi lebih siap untuk peluang entry dan exit, apalagi kalau itu adalah peluang kripto.

Karena pasar kripto masih tergolong baru, tentu bukan perkara mudah untuk mempelajari indikator mana yang cocok buat mencari peluang kripto. Namun sekarang, dari sekian banyaknya indikator analisa teknikal, Anda tidak perlu bingung harus menggunakan yang mana lagi untuk bisa mengenali volatilitas dan mendapat peluang kripto. Indikator apakah itu?

Average True Range atau sering disingkat ATR, merupakan indikator yang dapat mengukur volatilitas. Meskipun tergolong sebagai indikator lagging, para trader sering menggunakan ATR sebagai alat manajemen risiko kripto untuk menentukan level stop loss terbaik.

Peluang Kripto

Tidak bisa dipungkiri bahwa stop loss atau SL sering menjadi momok bagi para trader. Apabila meletakkan SL terlalu jauh, maka Anda akan berisiko kehilangan uang lebih banyak daripada yang bisa diterima. Sedangkan bila terlalu dekat, Anda juga berisiko keluar cepat dari market dengan kerugian.

Kunci keberhasilan ATR dalam mencari peluang kripto adalah harus digabungkan dengan strategi trading yang lain, agar Anda dapat menunggangi volatilitas bukan melawannya. Maka, artikel ini akan membahas pemahaman dasar, serta beberapa contoh strategi cuan mudah dari peluang kripto yang mungkin bisa Anda kembangkan sendiri di masa depan.

 

Apa Itu Average True Range?

Seperti dijelaskan di atas, pada dasarnya, Average True Range merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur volatilitas pasar. ATR dapat digunakan pada berbagai time frame, sekaligus bisa bekerja dengan baik di semua jenis pasar, mulai dari saham, forex, hingga kripto.

Tujuan ATR adalah untuk memberikan informasi kepada trader tentang seberapa banyak aset dapat bergerak dalam periode tertentu. Informasi tersebut bisa Anda dapatkan dengan cara memprediksi seberapa besar volatilitas di pasar.

Selain itu, indikator ini sebenarnya digunakan untuk menentukan kemungkinan target harga, serta alat untuk menempatkan order stop loss, agar memiliki manajemen risiko yang solid.

Indikator ini sesuai dengan pasar kripto terutama karena sifatnya yang fluktuatif. ATR sangat cocok untuk mengidentifikasi peluang kripto, mulai dari memprediksi kemungkinan kisaran harga, hingga membantu Anda dalam mengelola risiko aset. Hal-hal yang harus Anda perhatikan ketika volatilitas meningkat yaitu, besaran lot, target take profit, dan manajemen risiko stop loss.

 

Cara Kerja ATR Untuk Mencari Peluang Kripto

Pada umumnya, seluruh indikator yang ada di pasar forex ataupun saham, bisa diadopsi dalam trading kripto, tak terkecuali indikator ATR. Indikator ini bekerja sangat baik dalam membantu Anda mengukur perubahan harga (volatilitas) kripto yang amat tinggi. Misal, pada periode tertentu harga Bitcoin bisa naik hingga 990% dalam setahun. Namun, harga juga bisa jatuh secara drastis.

Nah, fakta menarik tentang ATR adalah jangan pernah digunakan sebagai sinyal beli atau jual. Mengapa demikian? Karena indikator ini hanya memberikan besaran rentang pergerakan yang mungkin terjadi pada periode tertentu, bukan untuk menentukan apakah kisaran rentang tersebut akan terjadi ke atas atau ke bawah. Berikut contohnya.

Peluang Kripto

Lalu, bagaimana cara menentukan posisi entry Anda kalau begitu? Inilah kenapa ATR tetap tidak bisa digunakan sebagai satu-satunya indikator saja, namun harus dikombinasikan dengan strategi trading yang menggunakan ATR sebagai penyaring sinyal entry.

Apa itu artinya ATR bisa memberikan informasi mengenai arah tren? Tentu tidak. Seperti yang telah tertulis di atas, ATR hanya mengukur volatilitas saja dan tidak ada yang bisa tahu arah pasti dari volatilitas.

Jadi, kalau hanya untuk mengukur volatilitas, mengapa ATR dianggap penting? ATR tak hanya digunakan sebagai filter sinyal entry saja, melainkan merupakan alat memasang stop loss dan target keuntungan.

 

Menemukan Peluang Kripto Menggunakan ATR

Seperti yang telah disebutkan di atas, indikator ATR utamanya digunakan untuk mengukur range volatilitas pasar. Namun sebenarnya, ATR punya berbagai manfaat lain. Apa saja?

 

1. Menentukan Stop Loss

Sebagian besar trader menggunakan indikator ATR untuk menentukan level Stop Loss (SL) pada sebuah posisi. ATR biasanya digunakan sebagai sistem Trailing SL karena memungkinkan penggunaan volatilitas sebagai ukuran untuk melindungi posisi saat ini di pasar. Selain itu, Trailing SL membantu menahan perdagangan untuk waktu yang lebih lama dan mendapatkan hasil maksimal dari pasar yang sedang tren.

Trailing SL hanya boleh dipindahkan untuk mendukung posisi trading Anda yang masih terbuka. Trailing SL dirancang untuk membatasi risiko dan mengunci keuntungan. Dengan begini, Anda tidak lagi menyia-yiakan peluang kripto yang menguntungkan.

Setelah harga memicu entri pendek saat pecahnya bendera bearish dan pasar bergerak sesuai keinginan, maka Anda harus memproyeksikan level Trailing SL. Ini dihitung berdasarkan jumlah harga penutupan saat ini dan satu kali* ATR saat ini:

  • Level Trailing Stop Loss untuk posisi short = (Harga Penutupan Saat Ini + 1ATR*)
  • Level Trailing Stop Loss untuk posisi long = (Harga Penutupan Saat Ini – 1ATR*)

*Catatan: Anda bisa mengubahnya menjadi 2 atau 3 ATR, tergantung pada gaya trading.

Grafik Bitcoin time frame 15 menit di bawah ini adalah contoh penggunaan ATR untuk menempatkan Trailing SL. Disarankan memakai platform TradingView agar bisa menggunakan script ATR yang telah dimodifikasi seperti Running ATR SL.

Peluang Kripto

Dalam contoh khusus ini, level Trailing SL digambar oleh indikator yang memproyeksikan level secara otomatis (garis merah). Dengan begitu, Anda hanya tinggal memindahkan stop-loss order berdasarkan referensi tersebut.

Perhatikan bagaimana sistem Trailing SL tersebut memberikan jarak yang cukup untuk membiarkan posisi berjalan dan mengambil hasil maksimal dari pergerakan downtrend, sebelum reversal terjadi.

 

2. Menentukan Target Take Profit

Keuntungan utama menentukan target Take Profit (TP) menggunakan ATR adalah mengetahui target harga wajar berdasarkan volatilitas. Dengan demikian, indikator ATR memberikan perkiraan yang adil mengenai kemungkinan kisaran hari ke depan.

Namun, untuk menyempurnakan hal tersebut, Anda membutuhkan lebih dari sekadar indikator ATR, seperti level Support dan Resistance, titik HH/HL/LH/LL sebelumnya, Moving Average, dan lainnya. Berikut adalah contoh menentukan TP dari peluang kripto yang muncul.

Peluang Kripto

Sebagai contoh, lihat bagaimana setelah harga membuat Double Bottom, dua target utama adalah level resistance A dan B. Saat kondisi fluktuasi pasar sedang yang kuat, Anda bisa menggunakan beberapa ATR sebagai titik untuk TP. Apabila ATR Bitcoin harian saat ini adalah $200, maka Anda mampu menempatkan target TP dari 2 hingga 3 kali nilai ATR atau sekitar $400 hingga $600.

 

3. Menemukan False Breakout

Kegunaan lainnya dari indikator ATR adalah untuk melihat false breakout. Menemukan false breakout itu rumit, itu biasanya terjadi ketika harga menembus sementara di atas atau di bawah pola market yang sedang berkonsolidasi, level support atau resistance, swing high sebelumnya, atau swing low, namun kemudian segera berubah arah.

Cara termudah mengatasi masalah false breakout adalah dengan menggunakan ATR sebagai indikator utama. Aturan nomor satu dalam trading false breakout adalah mencari sinyal divergensi antara indikator ATR dan pergerakan harga. Dengan kata lain, jika ada perbedaan antara indikator ATR dan pergerakan harga, maka harga tersebut berpotensi menghadapi false breakout.

Baca Juga: Strategi False Breakout: Peluang Dari Sebuah Kepalsuan

Misalnya, jika breakout tidak disertai dengan kenaikan ATR, hal tersebut kerap menjadi false breakout. Secara umum, false breakout cenderung terjadi ketika nilai ATR sedang rendah. Dengan dapat menemukan false breakout, berarti juga telah menemukan peluang kripto yang menguntungkan.

Peluang Kripto

Kesimpulannya, untuk menemukan penembusan palsu menggunakan indikator ATR cukup cari petunjuk ini:

  • Harga telah mencapai kisaran sebenarnya rata-rata harian atau berada di atas batas atas kisaran.
  • Penembusan tersebut tidak disertai dengan kenaikan ATR.

 

Cara Mengeksekusi dan Mengelola Peluang Kripto dengan ATR

Sering kali, cara terbaik untuk memahami suatu konsep adalah melalui contoh praktis. Maka, berikut ini adalah contoh yang menunjukkan bagaimana peluang kripto dapat dieksekusi dan dikelola.

Peluang Kripto

Berdasarkan grafik di atas, entry didasarkan pada persilangan kedua indikator SMA. Penempatan SL bisa beberapa pips dari sumbu candle sebelumnya. Setelah posisi menguntungkan, pemindahan Trailing SL harus berdasarkan pada ATR, yaitu garis hijau. Trailing SL harus selalu dipindahkan sampai harga menyentuh SL.

 

Kesimpulan

ATR adalah indikator yang bagus untuk membawa hasil trading Anda ke tingkat yang lebih tinggi. Namun, batasan utamanya adalah ia hanya memberikan informasi mengenai volatilitas, bukan untuk mendapatkan sinyal entry yang tepat. Dengan kata lain, ATR selalu bergantung pada strategi trading Anda.

Namun apabila Anda telah menemukan strategi trading yang tepat, indikator ATR dapat memberikan parameter manajemen risiko yang pas dan target harga yang wajar.

 

Selain Average True Range, masih ada banyak indikator yang dapat membantu Anda mengukur volatilitas aset kripto, mulai dari Bollinger Bands hingga Parabolic Stop and Reverse. Pelajari lebih lengkap di artikel berjudul, "Kiat Sukses Trading Dengan Volatilitas".

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Mas Sinar |  1 May 2018

Selamat sore, saya baru belajar tentang trading pada daerah ranging dan breakout. Dan saya menemukan indikator bollinger bands dan donchian channel. masing-masing punya parameter sendiri. Saya ingin bertanya, mana yang lebih baik ya? menggunakan level high/low seperti donchian atau standar deviasi seperti bb? thx

Lihat Reply [19]

@ Mas Sinar:

Untuk breakout berdasarkan daily range, Donchian channel lebih akurat. Richard Donchian merancang indikator ini berdasarkan level high / low periode 20 hari, jadi akurasinya akan lebih baik kalau digunakan pada time frame daily.

Kalau Bollinger Bands lebih ke volatilitas untuk melihat kekuatan trend. Standard deviasi perhitungannya tetap, tidak berdasarkan level high / low pada periode tertentu. Kalau harga melewati batas atas (upper band) atau batas bawah (lower band) maka harga sedang bergerak uptrend atau downtrend dengan kuat.

Entrynya dilihat dari breakout pada middle band, tetapi untuk kondisi sideways kurang akurat. Ketika harga break diatas middle band diasumsikan sedang bergerak uptrend dan sebaliknya. Jadi untuk deteksi arah trend. Pada kondisi sideways bisa untuk deteksi overbought dan oversold

Kalau Anda ingin trading dengan cara breakout berdasarkan daily range, bisa dibantu juga dengan indikator ADR (Average Daily Range)

M Singgih   3 May 2018

Kalau untuk strategi breakout support dan resistance trendline bagaimana pak?

Erwin Tembesi   23 Jun 2018

@ erwin tembesi:

Breakout garis trend (trendline) maupun breakout garis horisontal support dan resistance, harus dikonfirmasi oleh price action dan indikator teknikal, baik indikator trend (MACD, parabolic SAR, ADX, Bollinger Bands) maupun indikator momentum (RSI, stochastic, CCI). Minimal ada 2 indikator yang conform.

Kenapa indikator trend, karena kita membicarakan arah trend, apa lagi jika arah trend tampak jelas dari garis trend yang telah di-plot. Konfirmasi indikator momentum juga diperlukan karena kita ingin entry pada saat (momen) yang tepat.

Contoh:

Pada garis trend 1:

Price action: terjadi bullish engulfing candle yang menembus garis trend, berarti kemungkinan akan bullish. Dalam hal ini kita harus menunggu sampai engulfing candle selesai terbentuk, dan kita lihat candle berikutnya (candle A).. Jika dikonfirmasi oleh indikator, maka kita bisa entry buy. Tampak dari indikator MACD, parabolic SAR dan RSI telah conform (RSI di atas level 50), jadi kita bisa entry buy.

Pada garis trend 2, meskipun telah menembus garis trend (candle B), tetapi dari price action tidak jelas, dan ke 3 indikator tidak conform, jadi kita seharusnya tidak entry sell pada candle B.

M Singgih   26 Jun 2018

kalau dari sisi price action sendiri apakah ada pola candlestick trtentu yg menunjukkan harga akan breakout support/resistance??

Gio   6 Jul 2018

@ Gio:
Harga akan breakout jika formasi candlestick yang Anda maksudkan terjadi di dekat level support atau resistance.
Akan breakout level support jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bearish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi uptrend termasuk doji atau gravestone doji dan shooting star (1 candle)
- Formasi bearish engulfing (2 candle)
- Formasi dark cloud cover (2 candle)
- Formasi atau pola evening star (3 candle)
- Formasi atau pola three black crows (3 down bar yang berurutan)

Akan breakout level resistance jika formasi candlestick yang terjadi menunjukkan kemungkinan pergerakan bullish, yang sering terjadi adalah: 
- Bentuk pin bar yang terjadi pada kondisi downtrend termasuk doji atau dragonfly doji dan hammer (1 candle)
- Formasi bullish engulfing (2 candle)
- Formasi piercing line (2 candle)
- Formasi atau pola morning star (3 candle)
- Formasi atau pola three white soldiers (3 up bar yang berurutan)

M Singgih   7 Jul 2018

Halo pak, saya masih pemula jdi saya tidak ngerti apa breakout itu pak. Mohon info nya pak

Jefri   3 Aug 2018

Untuk Jefri,

Break artinya diam/istirahat, Out artinya keluar. Dalam istilah trading, Break Out diartikan penembusan pada suatu level harga, setelah bergerak diam, istirahat atau sideways pada area yang sempit.


sideways

Anda bisa memilih Mata uang apa saja, dengan menetukan Time Frame terlebih dahulu. Cari level – level sempit dimana harga bergerak. Sebagai contoh pada GBP/USD, di TF 30. 

Cara diatas adalah order pending, pada GBP/USD. Dengan Buy Stop di 1.40867 dan Sell Stop 1.40485. Dengan harapan harga bisa menembus salah satunya.

Terima kasih.

Basir   4 Aug 2018

Bagaimana mendeteksi terjadinya breakot tanpa menggunakan indikator trading?

Ihsan   23 Jun 2022

@Ihsan: Mendeteksi breakout tanpa menggunakan indikator artinya kita menggunakan harga itu sendiri atau biasa disebut dengan price action.

Cara paling sederhana mendeteksi breakout adalah dengan melihat 2 variabel: 1) Harga 2) Volume

1) Harga

Ciri-ciri breakout yang bagus ada 2, pertama break harga harus kuat dan ditandai dengan adanya candlestick dengan body panjang pada saat break. 

Kedua, tidak adanya shadow berlawanan yang panjang dengan arah body candle tersebut.

2 hal ini menandakan bahwa breakout tersebut valid dan kemungkinan harga akan melanjutkan arah breakout cukup besar.

2) Volume

Selain dari bentuk candlestick (harga), breakout yang valid biasanya ditandai dengan adanya volume yang membesar. Waspadai apabila breakout yang terjadi mempunyai volume yang rendah.

Kiki R   23 Jun 2022

Kalau breakout tapi volume kecil memang kenapa ya pak?

Ihsan   24 Jun 2022

@Ihsan: Breakout dengan volume kecil menandakan seller/buyer yang menjadi pendorong harga tersebut break tidak kuat.

Akibatnya breakout yang punya volume kecil punya kemungkinan besar berbalik (false breakout).

Oleh karena itu, jika Anda adalah trader yang tipe mengikuti trend dengan menggunakan breakout, perhatikan baik-baik saat harga break termasuk volumenya.

Breakout yang paling bagus terlihat dari candle break yang besar panjang dan shadow yang pendek serta volumenya besar.

Kiki R   24 Jun 2022

Lantas, bagaimana jika yang terjadi malah fake out. Skenario trading seperti apa yang bisa dilakukan? 

Restu   4 Jul 2022

@Restu: Kalau terjadi fakeout, ikuti arah fakeoutnya. Sedangkan kalau sudah entry sebelum fakeout, segera keluar/exit.

Kiki R   5 Jul 2022

Bagaimana cara mengkonfirmasi breakout false trading forex?

Restu Dian   18 Jul 2022

@Restu Dian: Konfirmasi false breakout adalah dengan melihat pergerakan harga setelah breakout.

Kalau harga berhasil nahan untuk tidak kembali setelah breakout, maka breakout valid.

Namun, apabila setelah harga break ternyata berbalik dan masuk kembali ke S&R, artinya false breakout menjadi valid.

Kiki R   19 Jul 2022

Ini timeframe berapa bang yang digunakan? Kalau saya pakai timeframe 15 menit....

Wahid   23 Aug 2022

@Wahid: Bisa digunakan di semua time frame.

Kiki R   24 Aug 2022

Selamat malam pak, kalau untuk di chart pattern seperti triangle, pennant, flag juga bisa terjadi false breakout?

Tiara Cahyani   8 Sep 2022

Bisa, saat pola ini false breakout, maka akan jadi bentuk yang lain lagi.

Sebagai contoh, ada pola symmetrical triangle (segitiga sama sisi) yang mengerucut ke tengah, saat terjadi break ke atas lalu dilanjutkan oleh false breakout, maka bentuknya bisa menjadi channel turun.

Kiki R   10 Sep 2022
 Yogi Syahputra |  26 Feb 2021

Nama Indikator yang di bawah ini apa ya pak? Dan fungsinya sebagai apa? Mohon pencerahannya

indikator trading

Lihat Reply [12]

AO = Awesome Oscillator

Garis S&R dibuat sendiri, termasuk garis divergence

Xtra   27 Feb 2021

@ Yogi Syahputra:

Itu adalah indikator Awesome Oscillator (AO) yang termasuk dalam kelompok indikator buatan Bill Williams. Di platform Metatrader termasuk indikator bawaan. Gunanya untuk mengetahui arah trend pergerakan harga.

indikator Awesome Oscillator (AO)Semoga membantu.

M Singgih   1 Mar 2021

Maaf melenceng dari topik. Kalau pasang order sigini banyaknya, bagaimana ya cara melakukannya.

order dalam jumlah banyak

Ini chat nemu dari group. Matur suwun.

Winda   16 Mar 2021

@ Winda:

Bisa dilakukan dengan Instant Execution order atau Pending Order, asalkan Free Margin masih cukup untuk mengcover margin yang diperlukan pada setiap posisi yang dibuka.

 

M Singgih   17 Mar 2021

Saya mau juga tanya, ini indikator yang digunakan trader ini apa ya..Kok sepertinya menarik. Matur nuwun

Menebak Indikator Yang Digunakan Trader

Brejal   6 May 2021

@ Brejal:

Itu bukan indikator, tetapi garis-garis yang ditarik trader setelah melihat adanya pola tertentu pada pergerakan harga. Dalam hal ini adalah pola harmonic (harmonic pattern). Pada chart tsb harmonic pattern yang terbentuk adalah pola ABCD.

Harmonic pattern ditemukan oleh Gartley, sehingga disebut juga pola Gartley. Dalam menentukan pola harmonic digunakan teori Fibonacci retracement dan extension.

M Singgih   9 May 2021

Lebih akuratan mana pak, menggambar chart seperti itu atau menggunakan indikator trading?

Jafar   12 Aug 2021

@ Jafar:

Jika terbentuk pola chart tertentu, validitasnya (agar akurat) bisa dikonfirmasikan dengan indikator teknikal.

 

M Singgih   14 Aug 2021

@ Frengky Paulus:

Semua indikator teknikal mudah untuk digunakan karena sudah jadi dan tinggal diaplikasikan sesuai dengan parameter yang diinginkan. Trader hanya perlu tahu bagaimana membaca penunjukkan indikator tsb, dan itu mudah dilakukan karena sudah ada petunjuknya.

Dalam trading, trader biasanya menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga, sementara indikator momentum digunakan untuk menentukan saat entry yang tepat.

Indikator trend yang sering digunakan trader adalah moving average (SMA atau EMA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Indikator momentum berupa oscillator, yaitu RSI, stochastic, dan juga CCI.

M Singgih   27 Apr 2022

indikator trading apa yang paling mudah dan simple dlm penggunaannya?

Frengky Paulus   25 Apr 2022

Indikator apa ya yang paling akurat?

Brody   24 Jun 2022

@Brody: Tidak ada yang paling akurat, karena setiap indikator mempunyai "kondisi spesifik" bagaimana indikator tersebut digunakan.

Sebagai contoh, indikator MA cukup akurat jika digunakan pada market trending. Namun indikator ini kurang akurat pada market sideways/ranging.

Dengan demikian, jawaban yang paling tepat adalah setiap indikator akan akurat jika digunakan pada "kondisi" yang tepat.

Kiki R   27 Jun 2022
 Nia Fitriani |  25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [19]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

M Singgih   30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza   14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

M Singgih   17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

macd-btc

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

pin-barPenjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim   28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

1

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

fakeout

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim   6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik   11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R   13 May 2022

Apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani   20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah   20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq   27 Jan 2022

Mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta   12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis   29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti   6 Apr 2022

Cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra   25 Feb 2022

Ijin bertanya, bagaimana cara memasukkan indikator custom yg ada di mt4 agar bisa digunakan pada kripto seperti btc? saya baru beli indikator kemarin senilai 10 jt, dan saya rasa harusnya cocok dan akan dpt profit besar jika bisa digunakan untuk btc. Trims

Septiawan RT 05   15 Aug 2022

@Septiawan Rt 05: Caranya cukup sederhana. Berikut langkah-langkahnya.

1. Copy indikator custom yang sudah Anda beli.

2. Masuk ke platform MT4 yang Anda gunakan, klik "File" pada pojok atas, lalu klik "Open Data Folder".

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

3. Setelah muncul, klik folder MQL4.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

4. Klik lagi folder Indicators.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

5. Paste (atau bisa juga gunakan shortcut Ctrl + V) indikator yang sudah Anda copy (di nomor 1) ke folder ini.

Indikator Terbaik Untuk Trading Kripto

6. Close tab saat ini lalu buka kembali platform metatrader 4.

7. Klik menu "insert", klik "indicators" lalu pilih "custom".

8. Klik indikator yang Anda inginkan.

Kiki R   16 Aug 2022
 Samsul Muafi |  9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [15]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta   17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori   23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki   23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis   23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto. 

 

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta   25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti 

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti" 

Ananta   25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

 

Ananta   25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri   22 Jun 2022

Untuk exchanger lokal, yang menyediakan fitur Staking antara lain Triv, Tokocrypto, dan Zipmex.

Anda bisa membaca detail mengenai staking pada platform-platform tersebut di sini:

Ketika staking, jangan lupa perhatikan masa penawaran dan masa lockingnya. Exchanger Indodax juga sempat memberikan penawaran DEP Airdrop pada bulan Februari 2022 silam, dengan masa locking 1 bulan.

Jadi, tidak menutup kemungkinan di masa depan bakal ada momen staking lagi di exchanger ini dan exchanger-exchanger lain. 

Ananta   29 Jun 2022

Di Indonesia, aplikasi trading kripto mana yang menyediakan pair trading kripto paling lengkap? 

Marshall   8 Aug 2022

@Marshall:

Untuk saat ini setahu saya hanya Indodax dan Tokocrypto yang memiliki jumlah Supported Crypto terbanyak dari pada Exchange lainnya. Indodax dengan 68 Supported Crypto sedangkan Tokocrypto dengan 53 Supported Crypto. Namun, dalam hal jumlah market dan fitur yang lebih lengkap, Tokocrypto jauh lebih unggul dengan banyaknya pilihan-pilihan mata uang Fiat yang tergabung karena koneksinya dengan Binance. Sementara Indodax lebih unggul dengan BIDR-nya. 

Nur Salim   9 Aug 2022

Aplikasi trading kripto dan metatrader apakah sama?

Yendri   8 Sep 2022

Metatrader adalah platform untuk trading secara CFD (Contract for Difference). Jadi, kalau kamu mau trading kripto secara CFD, maka kamu bisa pakai Metatrader.

CFD yang dimaksud di sini adalah transaksi buy/sell pada platform dengan leverage (margin) yang tidak melibatkan aset fisik. Pembeli dan penjual hanya memperdagangkan kontrak yang tercatat secara elektronik untuk memperoleh keuntungan dari naik-turun harga.

Tapi kalau kamu ingin jual-beli kripto secara fisik atau kontrak non-CFD lain, maka kamu harus pakai platform trading yang disediakan oleh bursa kripto kamu (crypto exchange). Metatrader tidak memfasilitasi jual beli kripto secara fisik atau non-CFD. Berikut ini artikel tentang beberapa platform trading kripto yang sah di Indonesia.

Aisha   9 Sep 2022

Apakah di Indonesia ini ada aplikasi trading kripto yang tanpa persyaratan KYC? Saya khawatir dengan keamanan data pribadi kalau harus kirim id card dan selfie seperti itu. Mohon infonya. 

Syahrul C   30 Sep 2022

Semua penyedia layanan jasa keuangan dan perdagangan berjangka di Indonesia harus melaksanakan prosedur KYC. Oleh karena itu, semua aplikasi berizin di Indonesia tentu memberlakukan ketentuan tersebut.

Kalau kamu tidak mau memenuhi syarat KYC, kamu dapat bergabung dengan aplikasi mancanegara atau aplikasi lokal yang tidak teregulasi.

Aisha   1 Oct 2022
 Cokro Raharjo |  7 Jan 2021

bagaimana cara membaca candlestick kripto untuk melihat signal entry?

Lihat Reply [26]

@ Rizqy Bagus:

Pergantian candle per hari akan tampak jika Anda mengamati pergerakan harga pada time frame daily. Pergantian candle per hari (pada time frame daily) terjadi setiap hari dari hari Senin hingga Jum’at setiap jam 00:00 waktu server. Untuk menyesuaikan dengan waktu WIB, Anda harus tahu perbedaan waktu antara WIB dan waktu server.

 

M Singgih   15 Apr 2021

kalau untuk hari sabtu kripto masih bisa trading ya pak? 

Abdul Malik   24 May 2021

@ Abdul Malik:

Ada beberapa broker yang server untuk mata uang kriptonya masih aktif pada hari Sabtu dan Minggu. Jika menggunakan platform Metatrader, untuk mengetahui jam trading suatu pair, bisa klik kanan pada pair yang ada di Market Watch, kemudian klik “Specification”.

 

M Singgih   24 May 2021

Wah sama nih, saya juga bertanya-tanya mengenai ini. Akhirnya ketemu juga jawabannya.

Saya juga nitip tanya, kalo untuk spreadnya, di crypto exchange dan broker forex itu sama juga kah pak?

Gama   9 Jul 2021

@ Gama:

Untuk pair kripto, spread-nya jauh lebih besar dari pair forx. Silahkan lihat di paltform trading Anda.
Berikut ini perbandingan spread dari broker yang saya gunakan untuk Bitcoin dan pair forex:

Pergantian Candle Pada Mata Uang Crypto

M Singgih   11 Jul 2021

@Supriadi

Pertama-tama seblum pembahasan saya lanjutkan lebih dalam, dalam time berapa sejatinya bapak menemukan Pin Bar dan melakukan transaksi Buy? Karena sejatinya, semakin kecil time frame yang digunakan sebagai dasar analisa Candlestick, maka semakin besar pula sinyal itu hanya muncul karena adanya Noise pergerakan harga. Selain itu, meskipun menggunakan time frame Daily sekaligus, tentu saja masih banyak faktor lain yang perlu diperhatikan dan tidak bisa sembarangan membuka posisi karena adanya Pin Bar.

Umumnya, Pola Candlestick biasanya digunakan sebagai salah satu konfirmasi untuk pembukaan posisi. Bukan berarti tidak bisa digunakan secara mandiri, hanya saja akurasi dari pola itu meningkat jika digabungkan dengan Technical Tools lain. Pin Bar yang baik sendiri, biasanya muncul sebagai konfirmasi pada level-level penting yang ada dalam pasar seperti Support dan Resistance, Supply dan Demand, bahkan sekedar Moving Average juga sudah cukup untuk menemani kemunculan Pin Bar. Contohnya sebagai berikut:

pin-bar-2

Pin bar bisa muncul di mana dan kapan saja dalam pasar. Bukan berarti sinyalnya bisa diikuti semua dan akan mendatangkan untung semua. Kalau tempatnya salah, ujung-ujungnya bukan Reversal yang muncul pak tapi Continuation. Inilah pentingnya menyaring Pin Bar yang muncul ini nanti. Bisa lewat Trend, yang berarti saat Trend sedang naik kita hanya akan mengincar Pin Bar Buy saja. Atau juga diikuti dengan Key Level seperti yang disebutkan di atas. Salah satu contohnya sebagai berikut:

pin-bar-1

Contoh kedua ini bahkan saya ambil dari Pin Bar yang muncul di tf H1 dengan patokan Pin Bar muncul sebagai Rejection MA. Saya tidak tandai semua, tapi bisa dilihat selain Pin Bar yang ditandai, banyak Pin Bar lain di sana yang tidak berada pada Key Level yang ditentukan.

Jadi bukan berati karena Pin Bar-nya tidak bekerja, pasar kripto disimpulkan penuh manipulasi. Pertama kita perbaiki dulu cara trading dengan Pin Bar-nya. Kalau cara tradingnya sudah benar, dan tidak bekerja, bisa jadi pasanya memang tidak cocok atau kemungkinan terburuk ada manipulasi seperti yang bapak bilang.

Jika ingin belajar lebih dalam lagi, mungkin coba bisa dipelajari artikel tentang Pin Bar pada kripto BTC. Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   21 Jan 2022

@Surya Jatmiko

Betul pak, umumnya Candlestick bisa digunakan sebagai salah satu Technical Tools untuk memprediksi pergerakan harga ke depannya. Namun, jika tujuannya digunakan untuk mencari koin mana yang selanjutnya akan terbang saya rasa agak sulit. Kondisi suatu aset atau koin kripto yang terbang tinggi ini biasanya disebabkan oleh 2 hal pak.

1. Karena memang valuasi dari koin tersebut meningkat hasil dari transaksi jual beli yang normal berdasarkan asas Supply And Demand. Untuk Point nomor satu ini penggunaan analisa Technical seperti Candlestick tentu saja dapat digunakan dengan baik karena kondisi pasarnya yang normal. Contohnya pada kenaikan Doge di tahun 2019 berikut:

cs-1

Dari grafik dapat terlihat bahwa harga yang sedang dalam kondisi Sideway pasca penurunan membentuk pola Candlestick Morning Star dengan Candle ke-2 berupa Doji yang mengindikasi bahwa akan ada Reversal atau putar balik harga. Posisi bisa diambil setelah pola Candlestick terbentuk dengan resiko SL ditempatkan pada harga Low di pola yang terbentuk. 

2. Karena adanya manipulasi dari satu atau lebih pihak yang sengaja melakukan pembelian besar-besaran pada koin. Untuk point yang berikutnya ini yang saya rasa sulit mengaplikasikan Technical Tools, mengingat cuitan-cuitan bapak "Tesla" yang mengangkat harga to the moon muncul tanpa adanya peringatan terlebih dahulu alias random. Berikut contoh dari Chart koin Doge pada hari salah satu cuitan bapak "Tesla" muncul:

cs-2 Jika dilihat dari grafik, harga memang terlihat membentuk pola Candlestick Bullish Engulfing saat harga naik. Sayangnya, pola ini selesai saat harga telah sangat tinggi sehingga tingkat risiko yang diambil untuk masuk saat pola ini selesai juga tinggi. Berbeda lagi kalau tujuannya memang investasi di koin meme satu ini ya. Jatuhnya sah-sah saja untuk membeli walau harga sudah sangat tinggi.

Pendekatan yang mungkin berhasil itu adalah dengan menggunakan Chart Pattern. Terlihat pada Chart di atas, ada pola Flag yang terbentuk sebelum kenaikan harga yang drastis. Pola Flag ini merupakan salah satu pola Chart Pattern dengan yang cocok untuk Day trading.

Namun hal ini juga cukup dipaksakan mengingat harga penutupan yang terbentuk juga sudah jauh berada titik Breakout pola Flag itu.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   23 Jan 2022

@Dyah Purnama:

Lihat pada Platform mana? Umumnya memang kalau di halaman Home atau awal tampilan atau pergerakan harga kripto hanya akan menampilkan Line Chart. Tujuannya tentu saja agar para user baru yang mengakses Platform lebih nyaman dan tidak ada tekanan karena harga Candlestick sekilas tampak lebih ribet. Selain itu, ada juga kepentingan orang-orang yang hanya perlu tahu posisi dan kondisi harga saat ini, dan tidak tertarik melihat pergerakannya secara detail.  Ini juga mengapa pada sebagian Platform bahkan harga hanya ditampilkan dalam bentuk bola yang berwarna hijau/merah yang menandakan kondisi ringkas market saat itu. Contohnya pada halaman harga kripto kami berikut:

btc-usd-1

Betul, Candlestick Chart memang lebih unggul daripada Line Chart secara umum. Hanya saja masing-masing tetap memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Contohnya misal kita ingin mencari level SNR, dalam kasus ini akan lebih mudah melihatnya dengan Line Chart karena tidak komponen harga lain seperti Open, High, Low, yang bisa mengganggu objektifitas. Kalau ingin melihat struktur harga dengan detail, Candlestick menawarkan pola-pola yang jelas dan teruji untuk kepentingan analisa pergerakan harga ini. Contohnya dapat dilihat pada gambar grafik berikut BTC/USD yang memanfaatkan gabungan antara SMA 50 dan pola Candlestick Pin Bar:

pin-bar-1

Nur Salim   25 Jan 2022

@Aris Hakim:

Tentu saja bisa pak. Chart Pattern umumnya hanya sebuah kumpulan dari Candelstick atau Bar yang membentuk suatu pola tertentu. Jadi bisa digunakan secara mandiri atau dengan perpaduan konfirmasi dengan pola Candlestick seperti Engulfing, Morning/Evening Star ataupun Pin Bar dalam analisa BTC/USD.

Kalau mengenai jenis-jenis yang paling sering saya lihat sih biasanya ada Flag, Wedge, Channel, HnS, Rectangle, dll. Biasanya pola-pola ini cukup sering muncul kok di time frame Daily ke bawah. Sebagai contoh berikut Chart BTC/USD Time Frame H1 ketika jawaban ini dituliskan. Di sini cuma saya bisa melihat 3 pola, tapi seharusnya ada lebih dari itu.

chart-pattern

Sebagai pedoman, mungkin bisa coba dibaca-baca artikel 3 pola yang menguntungkan di Intraday. Pola ini juga bisa digunakan tidak hanya di BTC, tapi pada semua koin kripto pada umumnya, serta pasar lain seperti Forex, Stock, dll.

Nur Salim   3 Feb 2022

@Eki Safitri:

Untuk penentuan tempat dimana posisi harus ditutup saat sedang mendapatkan keuntungan sebenarnya ada berbagai macam cara kak. 

1. Menggunakan patokan garis Support dan Resistance:

Cara yang paling mudah adalah menutup posisi di garis Support dan Resistance terdekat dari posisi harga dibuka. Jika posisi yang dibuka Buy, maka posisi bisa ditutup pada garis Resistance-nya, begitu pula sebaliknya. Perlu diingat, garis patokannya adalah Support dan Resistance terdekat ya, bukan garis Support dan Resistance yang sifatnya major dan jaraknya berada jauh sekali dari posisi dibukanya harga.

Kelebihan menggunakan garis Support dan Resistance terdekat ini biasanya Winrate yang dicapai akan cukup tinggi karena utamanya harga pasti bergerak dari satu garis Support dan Resistance ke garis Support dan Resistance lainnya. Kekurangannya sendiri, kalau posisinya kurang baik, ratio antara Risk:Reward yang didapat biasanya tergolong kecil.

2. Menggunakan Risk:Reward Ratio

Metode menentukan target profit yang paling sering digunakan lainnya adalah menggunakan perbandingan Risk:Reward Ratio 1:2. Penggunaannya mudah, cukup tempatkan Take Profit sejauh 2x jarak Stop Loss yang digunakan. Misal Stop Loss-nya 40 pips, maka Take Profitnya harus 80 pips.

candle-rr

Kelebihan dari penggunaan metode ini sendiri ada pada letak kemudahan dalam menghitung parameter-parameter hasil performa trading seperti Expectancy, Average Net Profit, Average Loss, dll.

Kelemahannya sendiri pada tingkat Win Rate yang lebih kecil jika dibandingkan dengan metode pertama. Namun tidak perlu khawatir, meskipun Win Rate-nya kecil, keuntungan bisa tetap diraih dari besarnya Reward yang 2x lipat dari Risk yang dirisikokan.

3. Menunggu sinyal pembalikan dari pola Candlestick berlawanan:

Metode ketiga ini yang cukup sering dianjurkan dan dicontohkan pada buku-buku Classic Candlestick. Karena posisi dibuka berdasarkan hasil dari analisa menggunakan pola Candlestick, maka penutupan posisi pun lebih baik jika menggunakan Candlestick pula. Contohnya saat posisi Buy sedang mengalami keuntungan dan muncul pola Candle Reversal Shooting Star, maka posisi harus ditutup saat pola tersebut sudah valid terbentuk. Ini juga berlaku untuk segala jenis pola Candlestick yang mengindikasikan reversal.

candle-reversal

Kelebihan dari metode ini adalah kita sepenuhnya bersinkronisasi dengan market mengenai kapan dan dimana posisi harus dibuka dan ditutup.

Kelemahannya sendiri ada dua setahu saya. Pertama, sisi psikologis atau otak yang manusia yang menolak untuk menutup posisi yang sedang mengalami keuntungan meskipun sudah diberi tanda bahwa harga berpotensi berbalik arah. Kedua, sering terjadi kesalahpahaman antara pola Candlestick yang memberikan sinyal pembalikan arah dengan pola Candlestick yang memberikan sinyal pelemahan dari pergerakan harga. Hal ini bisa membuat posisi ditutup terlalu dini sehingga profit yang didapat kurang maksimal.

Mengenai mana yang paling baik, kakak bisa coba ujikan terlebih dahulu satu per satu. Atau silahkan dipilih yang konsepnya sesuai dengan pribadi kakak.

Terima kasih, semoga membantu. 

Nur Salim   7 Feb 2022

@Anthony W:

Betul pak, Three White Soldiers dan Three Black Crows memang merupakan beberapa pola Candle yang sering muncul di aset-aset kripto terutama kripto. Umumnya sih terjadi karena lonjakan dari para Buyer atau Seller yang masuk setelah mendapatkan konfirmasi. Makanya, biasanya pola tersebut muncul setelah diawali pola Candle reversal pada harga seperti Shooting Stars, Bullish/Bearish Engulfing, dll.

Untuk indikator sendiri sebenarnya tidak dibutuhkan lagi jika ingin trading dengan pola Candle ini. Pola ini sudah cukup powerful meskipun berjalan sendirian. Hanya saja jika ingin menambahkan indikator, saya sarankan untuk menambahkan indikator berbasis Trend yang memiliki banyak Key Level seperti Bollinger Bands, Donchian Channel, ataupun Double/Triple Moving Average bisa juga bapak tambahkan Pivot Point. Selain untuk melihat trend, fungsi utamanya indikator-indikator ini sebagai konfirmasi kalau pola Candle Three Black Crows ataupun White Soldiers-nya terbentuk setelah membentuk Momentum/Breakout pada Key Level tertentu. Bisa dilihat pada contoh di bawah ini:

tws-1

Pola Candle yang sukses membawa harga naik, biasanya juga diikuti dengan Breakout yang terjadi setelah penembusan level-level tertentu. Jika menggunakan Bollinger Bands seperti contoh di atas, maka Level-nya adalah Top BB, Mid BB dan Low BB. Selain pola Three White Soldiers dan Black Crows, Bollinger Bands juga bisa dimanfaatkan dengan metode Price Action lainnya. Jadi akan sangat berguna jika bapak tambahkan.

Mengenai kapan waktu yang bagus untuk masuk ke dalam pasar setelah pola terbentuk sendiri itu tergantung preferensi bapak. Semua ada kelebihan dan kekurangannya baik itu langsung masuk atau menunggu harga kembali ke sekitaran pola. Saran saya pribadi, lebih baik menunggu harga untuk kembali saja ke sekitaran Candlestick nomor 1 dan 2 pada pola White Soldiers dan Black Crows, lalu tambahkan pola-pola lain yang bisa dimanfaatkan seperti pola tersebut. Sehingga meskipun tidak bisa masuk pada pola yang diinginkan, masih banyak peluang-peluang lain yang bisa bapak manfaatkan.

Terima kasih, semoga membantu. GBU too.

Nur Salim   20 Feb 2022

@Paku Sudrajat:

Untuk di Exchange sendiri seperti di TKO atau sejenisnya saya kurang tahu. Tapi untuk Third Party atau dari pihak luar Exchange ada banyak sekali layanan gratis maupun berbayar yang bisa bapak manfaatkan. Untuk yang gratis sendiri rekomendasi dari saya adalah menggunakan indikator "All Candlestick Pattern" pada Web Platform TradingView. Indikator ini akan secara otomatis menampilkan Candlestick Pattern yang ada pada Chart yang dipilih termasuk kripto. Tampilannya sebagai berikut:

indi-cp-1

Selain pola di atas, bapak juga bisa mengatur beberapa pola lain pada Setting indikatornya. Ada cukup banyak jenis Candlestick Pattern yang bisa dideteksi dan akurasinya pendeteksiannya juga baik menurut saya.

indi-cp-2

Kami juga memiliki halaman pendeteksi otomatis Candlestick Pattern. Namun, untuk saat ini pendeteksian masih terbatas pada instrumen di Forex Major seperti EUR/USD, GBP/USD, XAU/USD, dll. Kedepannya mungkin fitur ini akan kami kembangkan hingga ke ranah kripto agar bisa dimanfaatkan lebih luas lagi oleh pengguna.

Saran saya pribadi, daripada memanfaatkan indikator untuk mendeteksi Candlestick Pattern. Ada baiknya bapak mempelajarinya secara lebih mandalam hingga bisa hapal diluar kepala. Faktanya sendiri, indikator-indikator yang dirancang atau digunakan biasanya diprogram berdasarkan Text Book Based Candlestick Pattern atau hanya sesuai dengan teori yang ada di buku. Tapi pada kondisi aktual di market, bentuk-bentuk ini kadang akan menyimpang dan tidak akan sama persis seperti yang tampak di buku. Sehingga akan cukup banyak pola yang mungkin akan terlewatkan ataupun tidak terdeteksi pada indikator. Bapak mungkin bisa mulai dengan membaca panduan lengkap Candlestick Pattern di Crypto serta tips cara membaca Candlestick Pattern tanpa hapalan berikut ini.

Terima kasih atas pertanyaannya, dan semoga jawaban kami bisa sedikit membantu. Terima kasih.

Nur Salim   20 Mar 2022

@Doaibu:

Mohon maaf, kalau menurut saya pribadi trading kripto kurang cocok dilakukan untuk pemula. Alasannya cukup banyak diantaranya pergerakan harga yang cenderung ekstrim, volatilitasnya tinggi, biaya komisi tinggi, terlalu banyak koin dan token yang beredar, dll. Terlebih lagi saat ini banyak kasus penipuan atau scam yang beredar jadi harus lebih ekstra hati-hati lagi jika ingin memulai untuk trading di kripto.

Namun tentu saja pemula tidak akan berkembang jika tidak pernah mencoba. Jadi saran saya, pelajarilah dulu dasar-dasar untuk memulai trading kripto baik dari sisi teknologi yang digunakan, proses pembelian atau penukaran di exchange, teknikal analisis, fundamental analisis, dll. Jika sudah merasa ilmu yang didapatkan cukup, ibu bisa coba untuk membuka akun di beberapa Exchange teregulasi di Indonesia. Selalu ingat untuk tidak menggunakan uang kebutuhan hidup sehari-hari atau tabungan masa depan untuk melakukan proses trading.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   8 Apr 2022

@Adi Gunawan:

Sebelumnya saya harus meluruskan terlebih dahulu pola candlestick apa yang dimaksud di sini pak. Jika pola yang dimaksud adalah pola candlestick harga secara keseluruhan, maka ya kita bisa melihat dan menentukan trend yang sedang terjadi dari pola harga yang terbentuk saat itu. Hal ini bisa bapak lihat dari harga yang terus menerus membentuk Higher High dan Lower High pada trend naik, atau Lower Low dan Lower High pada trend turun.

Namun kalau yang bapak maksud pola candlestick secara khusus seperti Bullish Engulfing, Doji, Pin Bar, dll. Maka jawabannya tidak bisa. Mengapa tidak bisa? Umumnya pola candlestick baik itu Continuation ataupun Reversal hanya terdiri dari 1-3 buah Candlestick, ada beberapa pola yang memiliki penyusun lebih namun hal tersebut sangat jarang ditemukan. Karena hanya tersusun dari beberapa Candlestick saja, pola-pola tersebut tidak bisa digunakan sebagai patokan yang valid dalam menentukan trend. Seperti contohnya pada gambar di bawah ini:

be-trend

Harga terlihat menunjukkan Bullish Engulfing yang kuat. Hanya saja dapat diperhatikan bahwa struktur harga sebelumnya sedang turun dengan kuat. Jadi apakah 2 buah Candlestick Bullish Engulfing tersebut dapat dikatakan representasi trend saat itu jika dibandingkan puluhan bahkan ratusan Candlestick sebelumnya yang terus menerus membentuk penurunan yang lebih rendah? Tentu saja tidak bukan. Pola Candlestick Bullish Engulfing di sana hanya berfungsi sebagai pertanda, bahwa mungkin akan ada Reversal yang terjadi pada penurunan yang terjadi sebelumnya. Reversal ini kemudian yang akan berujung pada terbentuknya trend baru. Inilah mengapa pola Candlestick secara mandiri tidak dapat digunakan untuk menentukan trend yang terjadi saat itu.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu,

 

Nur Salim   23 Apr 2022

@Cokro Raharjo:

Pembacaan pola Candlestick sendiri mengacu pada 4 komponen utama dari Candlestick tersebut, nilai Open, High, Low dan Close. Keempat nilai ini akan saling membentuk satu kesatuan yang akan mencari Candlestick dengan Body dan Wick-nya. Pola Candlestick nanti akan bekerja dengan mengamati susunan dari Body dan Wick yang terbentuk dalam 1-3 buah Candlestick.

Contohnya pada salah satu pola Candlestick yang terkenal Bullish Engulfing.

be

Bullish Engulfing terbentuk dari buah Candlestick dengan ketentuan Candlestick pertama merupakan Candlestick Bearish ( Close lebih rendah dari Open) dan Candlestick kedua merupakan Candlestick Bullish (Close lebih tinggi dari Open) yang menelan penuh Body Candlestick Bearish sebelumnya (perhatikan gambar). Hal ini menandakan terdapat pelemahan terhadap kekuatan Seller dan momentum market sedang berpindah ke arah Buyer. Mengetahui hal tersebut, Entry yang paling baik dilakukan setelah terbentuknya Candlestick Bullish Engulfing adalah Buy. Untuk contoh pada market bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

bullish-engulfing-market

Untuk memperkuat dan meningkatkan Win Rate, bapak juga bisa menambahkan beberapa indikator yang berfungsi sebagai Key Level tempat pola Candlestick tersebut muncul. Faktanya, pola-pola ini bisa muncul dimana dan kapan saja dan dapat menjadi False Signal. Dengan membatasi tingkat kemunculannya hanya pada level-level penting saja, Win Rate yang dihasilkan juga akan meningkat jauh.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa membantu.

Nur Salim   13 May 2021

permisi master, adakah indikator untuk mendeteksi pola candlestick di koin kripto seperti BTC, ETH, dll? thanks

Paku Sudrajat   20 Mar 2022

Selamat sore kak, saya dengar bahwa analisa dengan Candlestick bisa digunakan untuk menebak kemana harga bergerak selanjutnya? apa ini juga bisa digunakan untuk mencari koin-koin yang akan terbang juga? thx

Surya Jatmiko   23 Jan 2022

saya mencoba buy di akun demo btc setelah terbentuk pin bar buy, tapi kenapa harga justru semakin turun? apakah memang benar pasar kripto itu banyak manipulasi? mohon pencerahan

Supriadi   20 Jan 2022

apa saja pola chart terbaik untuk trading forex dan kripto?

Revki Fajar   28 Apr 2022

apakah kita bisa menentukan trend yang sedang berlangsung di kripto hanya dengan melihat pola candle yang terbentuk?

Adi Gunawan   23 Apr 2022

Minta pencerahan kak, baru belajar. Kan banyak yg bilang kalau candlestick jauh lebih baik dari line chart, tapi kenapa di platform-platform kripto lebih banyak yg pakai line chart? biasanya harus diganti dlu bahkan beberapa tidak bisa diganti. Mengapa demikian ya?

Dyah Purnama   25 Jan 2022

Apakah trading kripto cocok digunakan untuk pemula?

Doaibu   7 Apr 2022

malam, cara menentukan target profit dari hasil analisa pergerakan harga kalau di kripto bagaimana ya? analisa saya menggunakan pola candlestick seperti doji, pinbar dll.

Eki Safitri   7 Feb 2022

Selamat malam pak, saya barusan mengamati harga BTC/USD time frame H4 di tradingview, saya menemukan banyak sekali muncul pola Three White Soldiers dan Three Black Crows disitu n akurasinya jg cukup lumayan ketika saya lihat. Yang saya ingin tanyakan, adakah indikator yang bisa saya gabungkan dengan pola itu agar akurasinya meningkat? lalu  kalau saya langsung beli/jual setelah pola terbentuk, Stop Lossnya jadi sangat panjang, tapi kalau menunggu harga kembali saya lihat sering tidak dapat.

Terima ksih, GBU

Anthony W   20 Feb 2022

master, apakah kita bisa menggunakan chart pattern di bitcoin? lalu kira-kira chart pattern apa yang bisa kita manfaatkan untuk trading intraday di bitcoin

Aris Hakim   3 Feb 2022

Kapan dan jam berapa Candle pada cryptocurrency berganti per hari ?

Rizqy Bagus   15 Apr 2021
 

Komentar @inbizia

Kalau saya akan mencoba dulu di akun demo. Bisa langsung dipraktekkan di metatrader. Belajar dulu konsep-konsep dasar forex, strategi dasar, analisis fundamental dan analisis teknikal juga harus dipelajari dengan benar. Trial dan error dulu disana, baru boleh maju ke dunia forex yang sebenarnya. Kalau tidak mengerti dasar-dasar forex dan berspekulasi pasti akan mengalami kerugian. Seperti artikel ini yang membahas shadow dari candlestick. Buat orang awam pasti ga akan ngerti sebenarnya shadow itu kayak gimana, tapi untuk trader wajib mengerti supaya trader bisa menentukan langkah selanjutnya apakah akan open posisi atau justru menunggu terlebih dahulu melihat ada signal buy dengan melihat pola candlestick terlebih dahulu serta mempertimbangkan berita berita yang akan mempengaruhi pergerakan pasar forex. Dari hal tersebut kita lebih aware dan bergerak hati-hati karena keputusan apapun dengan menggunakan emosi tidak akan berujung baik pada akhirnya.
 Anwar |  18 Oct 2022
Halaman: Apa Yang Dimaksud Shadow Candle Forex
Wah baru tau ya saya kalau pasar kripto buka juga di hari sabtu dan minggu. Berarti pasar kripto bergerak full 24 jam 7 hari nonstop membuat banyak peluang yang tidak bisa didapatkan di forex. Dan berarti dengan pasar yang buka tiap hari sangat cocok dijadikan part time karena bisa full fokus kripto di weekend. Kalau forex ga bakalan bisa karena ngikutin jadwal kerja kebanyakan orang. Jadi akan susah bagi waktu
 Frendy L |  23 Nov 2022
Halaman: Waktu Yang Tepat Untuk Trading Bitcoin
Menurut gue potensi peluang dan ancaman akan selalu ada di hal yang baru di dunia. Seperti dulu ketika e-commerce diperkenalkan maka peluang ekspedisi pengiriman barang terbuka lebar sehingga perkembangan itu terjadi dimana-mana. Sedangkan ancamannya adalah toko offline banyak yang tidak mampu bersaing karena e-commerce sendiri menawarkan kemudahan dalam berbelanja. Sama seperti metaverse, potensi peluang bisnis akan semakin lebar dan kurasa karena metaverse merupakan dunia virtual maka e-commerce bisa bergeser ke arah penjualan virtual di dunia metaverse. Ini melibatkan antara penjual dan pembeli secara langsung. Jadi kita sudah tidak perlu buka aplikasi e-commerce tetapi langsung berkunjung ke toko virtual yang ada di metaverse. Peluang potensi tersebut akan sangat besar, mengingat jasa tur sudah menggunakan metaverse dengan fitur tur virtual dan sudah dilakukan di beberapa negara.
 Yogi Pratama |  24 Nov 2022
Halaman: Metaverse Ancaman Atau Peluang Bisnis Masa Depan
Di artikel sudadh dijelaskan kalau keunggulannya Valbury terletak di pilihan instrumen beragam, ada tim edukasi dan riset yang kompeten, lalu platform tradingnya gampang buat dipahami pemula karena pakai metatrader4 standar. Tapi keunggulan Valbury yang paling utama terletak di umur brokernya sih kalau saya bilang. Dia sudah pemain lama di dunia perbrokeran, trus layanannya juga nggak di forex aja. Aplikasinya juga bisa dipakai untuk trading saham. Terus juga layanan investasinya yang lain seperti Valbury Capital buat korporat2 gede.
 Aliyudin |  24 Nov 2022
Halaman: Cara Deposit Withdrawal Di Valbury
iya, dulu awal saya liat sekilas kayak cuma perbedaan istilah aja. Tapi sekarang saya tau kalau perbedaan mendasar terletak di teknologinya. Kalau broker forex, kita bisa cek siapa Liqudity providernya, leveragenya lebih besar, terus juga untuk broker-broker forex Indonesia banyak marketing offline. Marketing offline ini bahkan ada sertifikat Wakil Pialang Berjangkanya (WPB). Kalau exchanger kripto, full online dan gaada informasi soal liquidity provider karena teknologinya terdesentralisasi. Kita cuma bisa tahu teknologi siapa yang dipakai, kayak misalnya yang paling terkenal Binance Cloud. Pendek kata, investasi kripto ini memang target pasarnya lebih ke generasi muda yang sudah melek teknologi. Kalau cuma fokus ke kripto, lebih baik pakai exchanger yang menyediakan fitur trading lengkap saja. Ada beberapa exchanger yang udah dilengkapi dengan aplikasi trading, program edukasi, chartnya juga bisa disetting untuk pasang indikator. Contohnya seperti Indodax, Luno, Pintu, dsb. Sumber: 7 Exchange Kripto Berbasis Android untuk Trader Indonesia
 Anyaaaa |  24 Nov 2022
Halaman: Pahit Tapi Nyata Ini Fakta Tersembunyi Exchange Kripto
Menurut saya sistem memberikan kripto lewat Faucet mungkin bisa dibilang pengenalan terhadap kripto saja. Uang yang didapat juga dikitnya keterlaluan banget. Saya setuju dengan penulis sih, kripto yang didapat faucet benaran dikit banget. Bisa dikatakan ga worth it untuk dilakukan. Tapi buat yang suka iseng-iseng boleh dicoba juga dan kayaknya bisa ditukarkan dengan uang deh tapi dengan jumlah tertentu.
 Rio Jhon |  30 Nov 2022
Halaman: Situs Faucet Crypto Gratis Terbaik Versi Coinmarketcap
Suku Bunga Deposito
BANK DANAMON INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK RAKYAT INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK RAKYAT INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK RAKYAT INDONESIABANK OCBC NISP BANK RAKYAT INDONESIABANK MEGA BANK RAKYAT INDONESIABANK PANIN BANK RAKYAT INDONESIABNI 46 BANK RAKYAT INDONESIABANK MANDIRI BANK RAKYAT INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK RAKYAT INDONESIABANK BTPN BANK RAKYAT INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK MANDIRI BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK BTPN BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK MEGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BNI 46 BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BNI 46 BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BNI 46 BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK RAKYAT INDONESIA BNI 46STANDARD CHARTERED BANK BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK MEGA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK HSBC INDONESIA BNI 46BANK PANIN BNI 46BNI 46 BNI 46BANK CIMB NIAGA BNI 46BANK MANDIRI BNI 46BANK BTPN BNI 46BANK CENTRAL ASIA BNI 46BANK OCBC NISP BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BNI 46BANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK RAKYAT INDONESIA BANK CENTRAL ASIASTANDARD CHARTERED BANK BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK MEGA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK HSBC INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK PANIN BANK CENTRAL ASIABNI 46 BANK CENTRAL ASIABANK CIMB NIAGA BANK CENTRAL ASIABANK MANDIRI BANK CENTRAL ASIABANK BTPN BANK CENTRAL ASIABANK CENTRAL ASIA BANK CENTRAL ASIABANK OCBC NISP BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK CENTRAL ASIABANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK RAKYAT INDONESIA BANK MANDIRISTANDARD CHARTERED BANK BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK MEGA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK HSBC INDONESIA BANK MANDIRIBANK PANIN BANK MANDIRIBNI 46 BANK MANDIRIBANK CIMB NIAGA BANK MANDIRIBANK MANDIRI BANK MANDIRIBANK BTPN BANK MANDIRIBANK CENTRAL ASIA BANK MANDIRIBANK OCBC NISP BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK MANDIRIBANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK RAKYAT INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARASTANDARD CHARTERED BANK BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK MEGA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK HSBC INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK PANIN BANK TABUNGAN NEGARABNI 46 BANK TABUNGAN NEGARABANK CIMB NIAGA BANK TABUNGAN NEGARABANK MANDIRI BANK TABUNGAN NEGARABANK BTPN BANK TABUNGAN NEGARABANK CENTRAL ASIA BANK TABUNGAN NEGARABANK OCBC NISP BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK TABUNGAN NEGARABANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK RAKYAT INDONESIA BANK OCBC NISPSTANDARD CHARTERED BANK BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK MEGA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK HSBC INDONESIA BANK OCBC NISPBANK PANIN BANK OCBC NISPBNI 46 BANK OCBC NISPBANK CIMB NIAGA BANK OCBC NISPBANK MANDIRI BANK OCBC NISPBANK BTPN BANK OCBC NISPBANK CENTRAL ASIA BANK OCBC NISPBANK OCBC NISP BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK OCBC NISPBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK RAKYAT INDONESIA BANK BTPNSTANDARD CHARTERED BANK BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK MEGA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK HSBC INDONESIA BANK BTPNBANK PANIN BANK BTPNBNI 46 BANK BTPNBANK CIMB NIAGA BANK BTPNBANK MANDIRI BANK BTPNBANK BTPN BANK BTPNBANK CENTRAL ASIA BANK BTPNBANK OCBC NISP BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK BTPNBANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK DANAMON INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK MEGA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK PANIN BANK DANAMON INDONESIABNI 46 BANK DANAMON INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK DANAMON INDONESIABANK MANDIRI BANK DANAMON INDONESIABANK BTPN BANK DANAMON INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK DANAMON INDONESIABANK OCBC NISP BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK DANAMON INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK MEGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBNI 46 BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK RAKYAT INDONESIA BANK PANINSTANDARD CHARTERED BANK BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK MEGA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK HSBC INDONESIA BANK PANINBANK PANIN BANK PANINBNI 46 BANK PANINBANK CIMB NIAGA BANK PANINBANK MANDIRI BANK PANINBANK BTPN BANK PANINBANK CENTRAL ASIA BANK PANINBANK OCBC NISP BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK PANINBANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK RAKYAT INDONESIA BANK HSBC INDONESIASTANDARD CHARTERED BANK BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK MEGA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK HSBC INDONESIA BANK HSBC INDONESIABANK PANIN BANK HSBC INDONESIABNI 46 BANK HSBC INDONESIABANK CIMB NIAGA BANK HSBC INDONESIABANK MANDIRI BANK HSBC INDONESIABANK BTPN BANK HSBC INDONESIABANK CENTRAL ASIA BANK HSBC INDONESIABANK OCBC NISP BANK HSBC INDONESIABANK DANAMON INDONESIA BANK HSBC INDONESIA
BANK 12 bulan 12 bulan
  Rupiah USD
BRI 2.50% 0.175%
BNI 46 2.50% 0.175%
BCA 2.10% 0.175%
MANDIRI 4.50% 0.375%
OCBC NISP 4.00% 0.225%
BTPN 5.00% 0.150%
DANAMON 4.25% 0.225%
PANIN 5.00% 0.100%
HSBC INDONESIA 4.25% 0.225%
Lihat Bank Lain
Suku Bunga Kredit
BANK Korporasi Ritel KPR
BRI 8.00% 8.25% 7.25%
BNI 8.00% 8.25% 7.25%
BCA 7.95% 8.20% 7.20%
Mandiri 8.00% 8.25% 7.25%
BTN 8.00% 8.25% 7.25%
OCBC NISP 8.25% 8.50% 8.00%
BTPN 6.17% 9.57% -
Danamon 8.25% 9.00% 8.00%
CIMB Niaga 8.00% 8.75% 7.25%
HSBC Indonesia 6.25% 8.75% 8.00%
Lihat Bank Lain

Kamus Forex

Indikator Ekonomi

Data statistik yang digunakan oleh analis dan pelaku pasar untuk mengetahui kondisi ekonomi terkini maupun memproyeksikan peluang ekonomi di masa depan. Indikator ekonomi juga dapat digunakan untuk menentukan sehat-tidaknya perekonomian suatu negara.

Indikator Teknikal

Alat yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis atas histori harga, volume, atau minat pasar terhadap sebuah instrumen investasi atau kontrak keuangan. Penggunaan indikator teknikal bertujuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan.


Kirim Komentar Baru